Anda di halaman 1dari 1

LAPORAN PENDAHULUAN

RUPTUR HEPAR

1.1 DEFINISI
Rongga abdomen memuat baik organ-organ yang padat maupun yang
berongga. Trauma Hepar tumpul kemungkinan besar meyebabkan kerusakan
yang serius organ-organ padat dan trauma hepar Tembus sebagian besar melukai
organ-organ berongga.
Ruptur hepar lebih banyak disebabkan oleh trauma tumpul yang bisa menyebabkan
kehilangan banyak darah ke dalam peritoneum. Trauma tumpul mempunyai potensi cidera
tersembunyi yang mungkin sulit dideteksi. Insiden komplikasi berkaitan dengan penanganan
trauma terlambat lebih besar dari insiden luka tembus. Trauma kompresi pada hemithorax kanan
dapat menjalar melalui diafragma & menyebabkan kontusio pada puncak lobus kanan hepar.
Trauma deselerasi menghasilkan kekuatan yang dapat merobek lobus hepar satu sama lain &
sering melibatkan vena cava inferior & vena-vena hepatik.
Mekanisme yang menimbulkan kerusakan hepar pada trauma tumpul adalah efek
kompresi dan deselerasi. Trauma kompresi pada hemithorax kanan dapat menjalar
melalui diafragma, dan menyebabkan kontusio pada puncak lobus kanan hepar.
Trauma deselerasi menghasilkan kekuatan yang dapat merobek lobus hepar satu
sama lain dan sering melibatkan vena cava inferior dan vena-vena hepatik.
Trauma tajam terjadi akibat tusukan senjata tajam atau oleh peluru. Berat
ringannya kerusakan tergantung pada jenis trauma, penyebab, kekuatan, dan arah
trauma. Karena ukurannya yang relatif lebih besar dan letaknya lebih dekat pada
tulang costa, maka lobus kanan hepar lebih sering terkena cidera daripada lobus
kiri. Sebagian besar trauma hepar juga mengenai segmen hepar VI,VII, dan VIII.
Tipe trauma ini dipercaya merupakan akibat dari kompresi terhadap tulang costa,
tulang belakang atau dinding posterior abdomen. Adanya trauma tumpul langsung
pada daerah kanan atas abdomen atau di daerah kanan bawah dari tulang costa,
umumnya mengakibatkan pecahan bentuk stellata pada permukaan superior dari
lobus kanan. Trauma tidak langsung atau contra coup biasanya disebabkan oleh
jatuh dari ketinggian dengan bagian kaki atau bokong yang pertama kali
mendarat. Jenis trauma ini menyebabkan efek pecahan pada penampang sagital
hepar dan kadang-kadang terjadi pemisahan fragmen hepar.