Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN KEGIATAN

KELOMPOK KERJA PEMUNGUTAN DAN PERHITUNGAN


SUARA
TANGGAL 01 FEBRUARI 2017 SAMPAI 30 FEBRUARI 2017

PANITIA PENGAWAS KECAMATAN GADINGREJO


KABUPATEN PRINGSEWU PADA PEMILIHAN BUPATI DAN
WAKIL BUPATI KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2017
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH


Dalam rangka penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati kabupaten
pringsewu tahun 2017 maka perlu diadakan pengawasan terhadap salah satu
tahapan pemilihan yaitu tahapan pemungutan dan penghitungan suara.
Pengawasan penyelenggaraan pemungutan dan penghitungan suara dilakukan
untuk memastikan Akurasi Data Pemilih dan Penggunaan Hak Pilih,
Ketersediaan Perlengkapan Pemungutan Suara dan Dukungan Perlengkapan
Lainnya, dan Ketaatan dan Kepatuhan terhadap Tata Cara Pemungutan dan
Penghitungan Suara .

Pengawasan dilakukan dalam upaya pencegaan pelanggaran yang dilakukan


oleh penyelenggara atau oleh pasangan calon bupati dan wakil bupati
pringsewu. Kenyataannya di lapangan masih di temukan beberapa pemilih
yang belum masuk dalam daftar pemilih. Selain dari pada itu dari pihak
pasangan calon bupati dan wakil bupati masih belum tertib dalam
melaksanakan kegiatan kampanye. Oleh karenanya laporan ini di susun untuk
melaporkan kelompok kerja Pemungutan Dan Perhitungan SuaraTanggal 01
Februari 2017 Sampai 30 Februari 2017

B. DASAR
Undang-undang republik indonesia Nomor 10 tahun 2016 Tentang Perubahan
kedua atas undang-undang nomor 1 tahun 2015 tentang penetapan peraturan
pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan
gubernur, bupati, dan walikota menjadi undang-undang.

PKPU Nomor 14 tahun 2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Komisi


Pemilihan Umum nomor 10 Tahun 2015 tentang Pemungutan dan
Perhitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan
Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

Peraturan badan pengawas pemilihan umum Nomor 11 tahun 2016 Tentang


Pengawasan pemungutan dan penghitungan suara di tempat pemungutan
suara dalam pemilihan gubernur Dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati,
Serta walikota dan wakil walikota
.
BAB II
PEMBAHASAN

A. Kegiatan Secara Umum


Dalam tahapan pemungutan dan penghitungan suara, panwascam gadingrejo
dan PPL memastikan : Keakurasian data Pemilih dan penggunaan hak pilih
yang dilakukan oleh KPPS dan PPS. PPL dan Pengawas TPS melakukan
pengawasan ketersediaan perlengkapan pemungutan suara dan dukungan
perlengkapan lainnya dalam pelaksanaan pemungutan dan penghitungan
suara yang dilakukan oleh KPPS dan PPS.

PPL dan Pengawas TPS mengawasi kepatuhan KPPS dalam proses


pemungutan suara dengan caraseperti: memastikan pelaksanaan pemungutan
dilaksanakan sesuai dengan waktu yang ditentukan, memastikan saksi yang
hadir pada rapat Pemungutan Suara dilarang mengenakan atau membawa
atribut yang memuat nomor, nama, foto, Pasangan Calon dan simbol/gambar
Partai Politik, dan wajib membawa surat tugas/mandat tertulis dari Pasangan
Calon/tim kampanye; memastikan proses pemungutan dilakukan sesuai
dengan agenda rapat Pemungutan Suara dimulai dari pengucapan sumpah atau
janji Anggota KPPS dan petugas ketertiban TPS, pembukaan perlengkapan
Pemungutan dan Penghitungan Suara, dan penjelasan mengenai tata cara
pelaksanaan Pemungutan dan Penghitungan Suara, menandatangani Surat
Suara pada tempat yang telah ditentukan untuk kemudian diberikan kepada
Pemilih yang akan dipanggil, memanggil Pemilih untuk memberikan suara
berdasarkan prinsip urutan kehadiran Pemilih, memberikan Surat Suara
kepada Pemilih dalam keadaan terbuka, mengingatkan dan melarang Pemilih
membawa telepon genggam dan/atau alat perekam gambar lainnya ke bilik
suara, memastikan Pemilih yang terdaftar dalam DPPh yang pindah memilih
pada kabupaten/kota yang berbeda tetapi masih dalam provinsi yang sama,
hanya diberikan 1 (satu) Surat Suara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil
Gubernur, memastikan Ketua KPPS memberikan Surat Suara pengganti
apabila Pemilih menerima surat suara dalam keadaan rusak atau keliru
dicoblos hanya 1 (satu) kali dan mencatat Surat Suara yang rusak atau keliru
dicoblos tersebut dalam berita acara, memastikan Pemilih yang tidak terdaftar
dalam DPT dan DPTb-1 dapat menggunakan hak pilihnya dengan
menunjukkan Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, Paspor atau Identitas
Lain, memastikan Ketua KPPS mengumumkan pelaksanaan pemungutan
berakhir pada pukul 13.00 waktu setempat kecuali Pemilih yang telah terdaftar
sebelum pukul 13.00 waktu setempat. PPL dan Pengawas TPS juga
mengawasi kepatuhan KPPS dalam pelaksanaan penghitungan suara dan
memastikan penyerahan kotak suara dan surat suara hasil pemungutan dan
penghitungan suara dari TPS oleh PPS kepada PPK.

C. Teknik Pengawasan Panwascam


Dalam rangka mensukseskan pemilu kepala daerah pringsewu tahun 2017
maka untuk menjalankan tahapan pengawasan yang telah disebutkan di atas
maka perlu diadakannya teknik pengawasan yang dapat memudahkan PPL
dalam melaksanakan tugasnnya untuk mengawasi tahapan pemungutan dan
penghitungan suara. teknik pengawasan yang dimaksud antara lain:
1. Menerangkan kepada PPL sub sub pengawasan yang akan di awasi oleh
PPL .
2. Memisahkan tahapan pengawasan menjadi pengawasan sebelum
pemungutan dan penghitungan suara dan pengawasan pada saat
pemungutan dan penghitungan suara
3. Menguatkan pemahaman kepada PPL apa saja yang perlu di awasi secara
intensif dan apa saja yang di awasi secara garis besarnya saja supaya PPL
mudah dalam mengawasi tahapan pemungutan dan penghitungan suara.

D. Koordinasi Dengan PPL


Koordinasi dengan PPL dilakukan dalam rangka memberikan arahan dalam
pengawasan pemungutan dan penghitungan suara. Persiapan ini perlu
dilakukan agar PPL bisa mengkondisikan dirinyauntuk mengawasi
rekapitulasi dan hasil . Dalam rangka koordinasi dengan PPL maka
panwascam gadingrejo mengadakan rapat koordinasi dengan PPL pada
tanggal 05 Februari 2017 dan tanggal 11 Februari 2017 untuk membahas
teknis pengawasan rekapitulasi dan hasil di sekretariat panwascam
gadingrejo. Pada rapat koordinasi tersebut yang dibahas di antaranya:
1. Panwascam gadingrejo mengukur kemampuan PPL dalam memahami apa
itu tahapan Tungsura? Dan apa saja yang di awasi di dalamnya.
2. Bahwa untuk menyatukan persepsi dan supaya PPL satu dan PPL yang
lainnya satu komando dan satu pemahaman maka panwascam gadingrejo
memberikan penjelasan mengenai tahapan Tungsura dan tata cara atau
teknis pengawasan yang mudah agar PPL tidak kebingungan.
3. Panwascam gadingrejo membagi menjadi 2 tahapan dalam
penyelenggaraan kegiatan tungsura. Diantaranya adalah:
a) Tahapan pengawasan sebelum Tungsura
Dalam tahapan pengawasan ini, panwascam gadingrejo menjelaskan
kepada PPL apa saja yang diawasi supaya mempermudah dan
memaksimalkan kinerja PPL dalam proses pengawasan Tungsura.
Kegiatan pengawasannya antara lain: pengawasan pendistribusian
Logistik baik itu logistik dalam kotak atau logistik luar kotak,
pengawasan pendistribusian C6 KWK dan pengawasan pendirian
TPS. PPL diminta untuk fokus kepada 3 pokok pengawasan yang
disebutkan tersebut. Untuk pendistribusian logistik yang meliputi
pendistribusian di dalam kotak dan diluar kotak maka perlu
pemeriksaan kelengkapannya supaya tidak terjadi pelanggaran. Untuk
pendistribusian C6 KWK PPL dibantu pengawas TPS mengawasi
pendistribusian C6 KWK sampai mencatat berapa C6 KWK yang
kembali supaya tidak di salahgunakan oleh pihak manapun.
Kemudian pengawasan tempat pemungutan suara dilakukan guna
memastikan pada hari pemungutan sudah tersedia tempat dan layak
dipakai sebagai tempat pemungutan suara.

b) Tahapan pengawasan pada saat Tungsura


Dalam tahapan ini, panawascam gadingrejo menjelaskan hal yang
harus diawasi yaitu: pengawasan proses pemungutan suara dan
pengawasan proses penghitungan suara, kemudian panwascam
memberikan gambaran mengenai pengawasan di tahap ini.
Pengawasan pada saat pemungutan suara meliputi pengawasan
kepatuhan penyelenggara dalam menjalankan tugasnya. Kepatuhan
penyelenggara meliputi:
1) memastikan saksi yang hadir sesuai surat mandat,
2) Memastikan Ketua KPPS bersama-sama Anggota KPPS, dan
Saksi yang hadir melaksanakan kegiatan:
memasang salinan DPT dan daftar Pasangan Calon di tempat
yang sudah ditentukan
menerima surat mandat dari Saksi;
memberikan salinan DPT kepada Saksi dan PPL/Pengawas
TPS.
hadir secara langsung di TPS dan memastikan pelaksanaan
kegiatan pemungutan dan penghitungan suara sesuai
ketentuan mengenai tata cara dan prosedur pemungutan dan
penghitungan suara, dan
kepatuhan kepatuhan lainnya yang disebutkan dalam peraturan
bawaslu no 11 tahun 2016 tentang pengawasan pungut hitung.
PPL juga memastikan berjalannya proses penghitungan suara
dengan benar dengan cara dibantu oleh pengawas TPS mengawasi
jalannya prooses penghitungan suara.
4. Panwascam menyampaikan Time Line kegiatan untuk dijadikan panduan
dan jadwal PPL serta pengawas TPS dalam mengawasi kegiatan
pemungutan dan penghitungan suara untuk mempermudah PPL dan
Pengawas TPS dalam melakukan kegiatan pengawasan dan focus
pengawasan.

E. Hasil Pengawasan
Berdasarkan kinerja yang dilakukan PPL dan pengawas TPS dan sesuai
dengan arahan panwascam gadingrejo dalam mengawasi tahapan pemungutan
dan penghitungan suara dan sesuai dengan Time line yang diberikan kepada
PPL, maka diperoleh hasil pengawasan diantaranya:
1. PPL mengawasi distribusi logistik diawasi mulai tanggal 7 sampai tanggal
14 Februari 2017. PPL melakukan pengawsan dokumen dengan cara
mendapatkan berita acara serah terima dari PPK ke PPS dan KPPS
sebagai bukti bahwa logistik telah distribusikan sesuai ketentuan. Tidak
ada pelanggara yang dilakukan oleh penyelenggara karena distribusi
logistik sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan sesuaai dengan time
line nya.
2. PPL mengawasi jumlah C6 KWK yang di distribusikan dan berapa C6
KWK yang kembali. PPL dan pengawas TPS melakukan pengawasan
langsung pendistribusian C6 . PPL dan pengawas TPS mencatat seluruh
C6 yang kembali guna untuk mensinkronisasikan jumlah surat suara yang
di distribusikan dan DPT yang ada. Hasil di catat dalam D2 KWK dan
kemudian direkap dan di lampirkan pada laporan ini.
3. PPL dan pengawas TPS dalam mengawasi proses pemungutan dan
penghitungan suara mengawasi kepatuhan penyelenggara dalam
menjalankan tugasnya. Beberapa KPPS melakukan rapat pemungutan
suara tanpa dihadiri salah satu saksi dari paslon karena saksi paslon
belum hadir, rapat dilakukan Pukul 07.00 WIB. Dan ada beberapa KPPS
memulai rapat KPPS pukul 07.15 Wib. Kemudian pada saat penghitungan
suara ditemukan beberapa kesalahan KPPS dalam menuliskan hasil
penjumlahan dalam penulisan form C1 seperti di pekon Tulung Agung,
Blitarejo, dan Bulurejo. PPL langsung memberikan teguran, namun ada
beberapa TPS yang diketahui ada kesalahan penulisan setelah kotak suara
sudah di segel sehingga PPL melaporkan kepada panwascam agar bisa di
sampaikan kepada PPK saat rekapitulasi dan hasil.

F. PENUTUP
Demikian laporan kegiatan Kelompok Kerja Pemungutan dan Penghitungan
Suara, kemudian kami minta maaf apabila dalam penyampaian masih terdapat
kekurangan atau kesalahan. Untuk itu kami siap menerima saran dan kritik
membangun.

Gadingrejo, 2 Maret 2017


Panitia Pengawas
Kecamatan Gadingrejo kabupaten Ketua
pringsewu POKJA DPT DAN
Ketua, KAMPANYE
IRWAN PANCA MUNANDAR, S.AB AGUS PRIYADI, S.IP