Anda di halaman 1dari 5

FATHIMAH NUR AZIZAH

151510483006

MIGRAINE

1. DEFINISI MIGRAIN ( TCM )


Dalam pengobatan China, sakit kepala dan migrain bisa disebabkan oleh berbagai
ketidakseimbangan. Dalam istilah yang paling sederhana, ini ketidakseimbangan dapat
dicirikan sebagai terlalu banyak atau terlalu sedikit energi / zat tertentu. Jika suatu zat
kelebihan atau kekurangan, ini mengganggu aliran Qi (energi vital tubuh) dan menciptakan
rasa sakit.
a. Etiologi
- Patogen Eksternal Invasi oleh patogen eksternal adalah penyebab umum akut,
biasanya membatasi sakit kepala angin, dingin, lembab dan panas, baik secara
sendiri-sendiri maupun kombinasi bisa dilibatkan. Saluran Tai Yang dari bagian
belakang leher paling sering ditarget karena paling banyak terkena lingkungan dan
titik kontak pertama antara patogen dan inang. Dalam beberapa kasus, sakit kepala
ini akan disertai dengan tanda dan gejala eksterior, tapi kadang-kadang sakit
kepala mungkin muncul sebelum gejala lainnya. Setiap patogen menghasilkan tipe
karakteristik gangguan pada distribusi Qi dan darah melalui jaringan superfisial
kepala dan leher oleh patogen.
- Faktor emosional Emosi adalah kontributor yang signifikan terhadap sakit kepala
akut dan kronis. Rasa frustrasi, kemarahan, kekhawatiran, atau emosi internal
yang tidak terekspresikan menyebabkan stagnasi Qi yang mengarah langsung
kepada sakit kepala ketegangan umum yang menimpa sebagian besar umat
manusia. Stagnasi Qi kronis juga berkontribusi pada ketegangan otot kronis di
punggung atas dan leher yang mengarah pada perkembangan pemicu poin.
Beberapa keadaan emosional dapat melemahkan Limpa dan Paru-paru dan
menyebabkan defisiensi Qi. khawatir, obsesif pemikiran atau ruminasi menguras
Limpa Qi atau menyebabkan ketidakharmonisan hati limpa. Duka, kesedihan yang
berkepanjangan atau kehilangan bisa melemahkan paru-paru dan menguras paru-
paru. Lengan Qi yang lemah kehilangan kemampuan untuk menahan Liver
melalui siklus pengendali (pengendali mental kayu) yang mendorong baik kendala
Qi maupun yang kacau pendakian Qi.
- Diet adalah kontributor umum untuk sakit kepala. Kurangnya makanan atau
kekurangan protein dapat menyebabkan Qi dan kekurangan darah makanan atau
kebiasaan diet yang melemahkan Limpa, seperti makanan mentah dan dingin, dan
restriktif atau diet kaku, bisa menyebabkan Qi dan kekurangan darah serta
pembengkakan dan dahak. Kelebihan manis, berminyak, makanan kaya dan
produk susu langsung mengenalkan dahak lembab ke dalam tubuh. Beberapa obat
melemahkan Limpa, menguras Spleen Yang Qi, atau membuat lembab dan dahak
bila digunakan secara tidak tepat. Ini termasuk panas membersihkan herbal, agen
hipoglikemik, obat antihipertensi, obat pencahar dan antibiotik. Ketergantungan
berlebihan pada analgesik dan kerusakan Yin Perut dan Hati. Lebih dari konsumsi
makanan pemanasan, khususnya anggur merah dan roh, coklat, kopi, kerang, cabe,
Keju dan beberapa bumbu bisa memanaskan perut, hati dan kandung empedu,
yang menyebabkan pola panas atau api. Penyebab sakit kepala yang sering dan
sering diabaikan adalah dehidrasi. Hal ini terlihat pada mereka yang melakukan
manual atau pekerjaan di luar ruangan, dan juga mereka yang bekerja di
lingkungan yang panas atau di lingkungan udara yang mongering bangunan ber-
AC

2. DEFINISI MIGRAIN ( KONVENSIONAL )


Cephalgia atau nyeri kepala merupakan gejala yang paling sering dijumpai dalam
kehidupan sehari - hari, sekitar 90% dari setiap individu pernah mengalami minimal 1
kali per tahun. Nyeri kepala menduduki komposisi jumlah pasien terbanyak yang datang
berobat jalan ke dokter saraf, hasil pengamatan yang didapatkan bahwa insidensi jenis
penyakit dari praktek klinik di medan pada tahun 2003 didapatkan 10 besar penyakit
yang berobat jalan, dimana cephalgia menduduki peringkat pertama dengan presentase
jumlah 42%.[1]
Migrain sendiri merupakan salah satu jenis nyeri kepala primer yang
diklasifikasikan oleh International Headache Society (IHS) dan merupakan penyebab
nyeri kepala primer kedua setelah Tension Type Headache (TTH). Migrain ditandai
dengan nyeri kepala yang umumnya unilateral dengan sifat nyeri yang berdenyut, dan
lokasi nyeri umumnya di daerah frontotemporal. [2]
Menurut International Headache Society (IHS), migren adalah nyeri kepala dengan
serangan nyeri yang berlansung 4 72 jam. Nyeri biasanya unilateral, sifatnya
berdenyut, intensitas nyerinya sedang sampai berat dan diperhebat oleh aktivitas, dan
dapat disertai mual muntah, fotofobia dan fonofobia.
Migren merupakan ganguan yang bersifat familial dengan karakteristik serangan nyeri
kepala yang episodic (berulang-ulang) dengan intensitas, frekuensi dan lamanya yang
berbeda-beda. Nyeri kepala biasanya bersifat unilateral, umumnya disertai anoreksia,
mual dan muntah. [3]

3. PENYEBAB
Diketahui ada beberapa faktor pencetus timbulnya serangan migren yaitu :
a. Perubahan hormonal
Beberapa wanita yang menderita migren merasakan frekuensi serangan
akan meningkat saat menstruasi. Bahkan ada diantaranya yang hanya merasakan
serangan migren saat menstruasi.Istilah menstrual migraine sering digunakan
untuk menyebut migren yang terjadi pada wanita saat dua hari sebelum menstruasi
dan sehari setelahnya. Ini terjadi disebabkan penurunan kadar estrogen.
b. Kafein
Kafein terkandung dalam banyak produk makanan seperti minuman ringan,
teh, cokelat, dan kopi. Kafein dalam jumlah yang sedikit akan meningkatkan
kewaspadaan dan tenaga, namun bila diminum dalam dosis yang tinggi akan
menyebabkan gangguan tidur, lekas marah, cemas dan sakit kepala.
c. . Puasa dan terlambat makan
Puasa dapat mencetuskan terjadinya migren oleh karena saat puasa terjadi
pelepasan hormone yang berhubungan dengan stres dan penurunan kadar gula
darah.
d. Ketegangan jiwa (stres) baik emosional maupun fisik atau setelah istirahat
dari
ketegangan.
e. Cahaya kilat atau berkelip
Cahaya yang terlalu terang dan intensitas perangsangan visual yang terlalu tinggi
akan menyebabkan sakit kepala pada manusia normal. Mekanisme ini juga berlaku
untuk penderita migren yang memiliki kepekaan cahaya yang lebih tinggi daripada
manusia normal.
f. Makanan
Penyedap makanan atau MSG dilaporkan dapat menyebabkan sakit kepala,
kemerahan pada wajah, berkeringat dan berdebar-debar jika dikonsumsi dalam
jumlah yang besar pada saat perut kosong. Fenomena ini disebut Chinese
Restaurant Syndrome.Aspartam atau pemanis buatan pada minuman diet dan
makanan ringan, dapat menjadi pencetus migren bila dimakan dalam jumlah besar
dan jangka waktu yang lama.
g. Banyak tidur atau kurang tidur
Gangguan mekanisme tidur seperti tidur terlalu lama, kurang tidur, sering terjaga
tengah malam, sangat erat hubungannya dengan migren dan sakit kepala tegang,
sehingga perbaikan dari mekanisme tidur ini akan membantu mengurangi frekuensi
timbulnya migren.

4. GEJALA
Pusing dengan penglihatan kabur, gelisah, insomnia, terasa pahit dimulut, nyeri
pada hipokondria, nyeri pingang dan lutut, badan terasa lemah, sensasi kosong
dikepala, tinnitus, rasa nyeri dan lemah pada daerah lumbar dan lutut,

5. KESIMPULAN

Dalam pengobatan Cina / TM, migraine terjadi karena adanya berbagai


ketidakseimbangan dalam tubuh. Seperti terlalu banyak atau terlalu sedikit energy/zat . sehingga
dapat mempengaruhi Qi dalam tubuh dan dapat memberikan rasa sakit.
Migrain adalah nyeri kepala dengan serangan nyeri yang berlansung 4 72 jam. Nyeri
tidak ada keluhannya unilateral, sifatnya berdenyut, intensitas nyerinya sedang sampai berat dan
diperhebat oleh aktivitas, dan dapat disertai mual muntah, fotofobia dan fonofobia
Migrain merupakan penyebab nyeri kepala primer kedua terbanyak setelah Tension Type
Headache (TTH). Migrain ditandai dengan nyeri kepala yang umumnya unilateral dengan sifat
nyeri yang berdenyut, dan lokasi nyeri umumnya di daerah frontotemporal
]
SARAN
Untuk menghindari terjadinya migrain sebaiknya pola makan dijaga dengan baik,
istirahat yang cukup, olahraga, menghindari stres dan kondisi tubuh harus terjaga dengan
baik agar dapat menghalau patogen luar yang masuk.

DAFTAR PUSTAKA

1. Sjahrir, Hasan. Nyeri Kepala. Kelompok Studi Nyeri Kepala. Perhimpunan Dokter
Spesialis Saraf Indonesia. 2004
2. Price, Sylvia dan Lorraine M.Wilson. Patofisiologi edisi 6.Jakarta : EGC.2003.
3. Headache Classification Subcommitee of the International Headache Society. The
International Headache Classification Disorder: 2 nd Edition. Cephalgia 2004; 24 Suppl
1:1-160.
4. YIin, ganglin, Zhenghua Liu. 2000. Advanced Modern Chinise Acupunture Therapy.
China: New Word Press
5. Acupuncture Wellness Center LLC. Treating Headache and Migraine with TCM. New
Orleans, Los Angeles.