Anda di halaman 1dari 4

FORMULASI OBAT TRADISIONAL

KELOMPOK 4
Faridah Putri A 151510483020
Tiara Maulina N 151510483021
Durrotul H M` 151510483022
Firda Ayu K D S 151510483023

BEDAK DINGIN

A. Resep
- Alat
Timbangan Baskom
Gelas ukur Parutan
Penumbuk Sendok
Pisau Kain saring
Wadah transparan Ayakan
Tempat penjemuran
- Bahan
Resep asli(1)
Tepung Beras 100 gram
Pati Bengkoang 50 gram
Serbuk Kunyit 15 gram
Air Secukupnya
Resep modifikasi
Tepung Beras 100 gram
Pati Bengkoang 50 gram
Serbuk Kunyit 15 gram
Serbuk Cendana 15 gram
Air secukupnya

B. Cara pembuatan
1. Menyiapkan alat dan bahan.
2. Menimbang semua bahan sesuai takaran.
3. Pembuatan tepung beras
- Menimbang beras sesuai takaran
- Mencuci beras sampai bersih, lalu merendam beras 12 hari dengan air
secukupnya sampai beras menjadi lunak.
- Mengganti air pada saat pagi dan sore, kemudian beras yang telah keluar
patinya kemudian disaring dengan kain sampai pati beras bersih.
- Mengeringkan beras dengan oven suhu 40.
- Menumbuk beras yang sudah kering dengan penumbuk sedikit demi sedikit
sampai halus.
4. Pembuatan tepung bengkoang

FORMULASI OBAT TRADISIONAL


- Mencuci bersih bengkoang lalu mengupas kulit bengkoang.
- Memarut bengkoang, lalu memasukkan parutan bangkoang ke dalam wadah.
Menambahkan air secukupnya lalu diremas-remas.
- Menyaring bengkoang untuk memisahkan ampas dan airnya. Lalu
mendiamkan sampai terbentuk endapan pati bengkoang
- Setelah terbentuk endapan, memisahkan air dan tepung bengkoang. Ambil
tepungnya lalu menjemur di bawah sinar matahari hingga kering.
- Mengayak tepung bengkuang sehingga menghasilkan tepung yang halus.
5. Pembuatan serbuk kunyit
- Menumbuk simplisia rimpang kunyit
- Mengayak serbuk kunyit agar menghasilkan serbuk yang halus
6. Pembuatan serbuk cendana
- Menumbuk simplisia kulit cendana
- Mengayak serbuk cendana agar menghasilkan serbuk yang halus
7. Pembuatan bedak dingin
- Menimbang tepung beras sebanyak 100 gram, tepung bengkoang 50 gram,
serbuk kunyit 15 gram, dan serbuk cendana 15 gram.
- Mencampurkan tepung beras dengan tepung bengkoang, serbuk kunyit, dan
serbuk cendana sedikit demi sedikit sambil terus diaduk sampai tercampur
keseluruhan. Lalu tambahkan air sedikit demi sedikit kedalam campuran bedak
dingin hingga terbentuk seperti adonan kue yang kalis (semi padat)
- Membentuk bulatan seperti kelereng dengan ukuran yang sama besar,
kemudian mengeringkan bedak basah dibawah sinar matahari atau oven
sampai kering dan dilakukan pembalikan bedak beberapa kali selama
pengeringan.

C. Khasiat
Membantu mengangkat sel-sel kulit mati, membantu menghilangkan jerawat dan
membantu mencerahkan kulit.

D. Cara Pemakaian
1. Membersihkan wajah dengan air hangat lalu mengeringkan dengan handuk lembut.
2. Ambil 3-5 butir bedak dingin, masukkan ke dalam wadah yang bersih, lalu larutkan
bulatan bedak dingin dengan air secukupnya dan aduk rata.
3. Oleskan pada seluruh wajah dan leher hingga mengering. Setelah itu basuh dengan air
hingga bersih, lalu keringkan dengan cara ditepuk-tepuk dengan handuk kering.

E. Uraian Bahan Baku


Beras (Oryza sativa) (2)
Kandungan : amilosa, amicopectin, asam kojik.

FORMULASI OBAT TRADISIONAL


Khasiat : mencerahkan kulit.
Bengkoang (Pachyrrizus erosus (L.) Urban) (3)
Kandungan : amilum.
Khasiat : melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar matahari (sebagai
tabir surya)
Rimpang Kunyit (Curcuma longa L.)
Kandungan : Kurkuminoid (3,0-5,0%) dan minyak atsiri (2,5-6,0%), zat pati,
lemak, protein, kamfer, resin, damar, gom, kalsium, fosfor dan zat besi.(4)
Khasiat : antioksidan, antibakteri, anti-peradangan(5)
Kayu Cendana (Santalum album L.) (6)
Kandungan : minyak atsiri (santalol)
Khasiat : antibakteri, anti kanker kulit.

F. Penyimpanan
Simpan pada tempat sejuk (tidak terkena sinar matahari secara langsung), tertutup,
bersih, dan aman. Dapat disimpan dalam lemari pendingin (bukan freezer).

G. Peringatan
Selama pemakaian, hindari pada daerah mata, mulut, dan bagian kulit yang terluka.
Tidak untuk digunakan setiap hari.

H. KIE
1. Hentikan pemakaian jika terjadi reaksi alergi atau iritasi.
2. Lakukan satu minggu sekali secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

I. Daftar Pustaka
1. Wirakusuma, Emma S. Cantik Awet Muda dengan Sayur dan Herbal. Jakarta :
Penebar Plus
2. Sulistianigrum, fitriana, maspiyah. 2014. Pengaruh Perbedaan Persentase Tepung Biji
Buah Pinang Terhadap Kualitas Sediaan Masker Kulit Wajah Berbahan Dasar Tepung Beras
Sebagai Kosmetika Tradisional. Surabaya : e- Journal. Volume 03 Nomer 02, hal 16 22 ,
Universitas Negeri Surabaya.
3. Zulkarnain, Abdul Karim. 2013. Aktivitas Amilum Bengkuang (Pachyrrizus Erosus(L.) Urban)
Sebagai Tabir Surya pada Mencit dan Pengaruh Kenaikan Kadarnya Terhadap Viskositas
Sediaan. Yogyakarta : Department of Pharmaceutic, Faculty of Pharmacy UGM.
4. Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri, 2013, Khasiat kunyit
sebagai obat tradisional dan manfaat lainnya, Volume 19 no. 2, Jakarta.
5. Simanjuntak, P. 2012. STUDI KIMIA DAN FARMAKOLOGI TANAMAN
KUNYIT (Curcuma longa L) SEBAGAI TUMBUHAN OBAT SERBAGUNA.
Bogor : LIPI. Agrium, April, Volume 17 No 2

FORMULASI OBAT TRADISIONAL


6. Andria Agusta dan Yuliasri Jama. 2001. FITOKIMIA DAN FARMAKOLOGI
CENDANA (Santalum album L.). Edisi Khusus Masalah Cendana NTT. Berita
Biologi, Volume 5, Nomor 5, Agustus 2001

FORMULASI OBAT TRADISIONAL

Anda mungkin juga menyukai