Anda di halaman 1dari 3

OSTEOARTRITIS

No. Dokumen :
No. Revisi :0
SOP
Tanggal Terbit : 3 Januari 2017
Halaman : 1/3
PUSKESMAS dr.Hj.Markani Daharu
BARINGENG 19770626 200502 2 003

1.Pengertian Osteoartritis adalah penyakit sendi degeneratif yang berkaitan dengan kerusakan
cartilago sendi. Ditandai dengan kehilangan cartilago sendi progresif dan terbentuknya
tulang baru pada trabecula sub condrial dan tepi tulang (osteofit).

2.Tujuan Sebagai pedoman tugas untuk menegakkan diagnosis dan penatalaksanaan


osteoarthritis
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Nomor Tahun 2017 tentang Pemberian
Layanan Klinis
4. Referensi 1. Buku Pedoman Pengobatan Dasar di Puskesmas 2011
2. Peraturan Menteri Kesehatan No.514 Tahun 2015 Tentang Panduan Praktik Klinis
Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama
5. Langkah- 1. Petugas melakukan anamnesis (keluhan utama, riwayat penyakit sekarang,
Langkah
riwayat penyakit dahulu, riwayat alergi, dan riwayat penyakit keluarga) apakah
nyeri sendi, hambatan gerakan sendi, kaku pagi, krepitasi, pembesaran sendi,
perubahan gaya berjalan.
2. Petugas melakukan pemeriksaan vital sign yang diperlukan.
3. Petugas melakukan pemeriksaan fisik yang diperlukan / yang sesuai.
4. Jika ada indikasi, petugas melakukan pemeriksaan penunjang.
5. Petugas menegakkan diagnosa dan atau differential diagnosa berdasarkan
hasil anamnesa, pemeriksaan vital sign, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan
penunjang (jika diperlukan).
6. Jika diperlukan petugas memberikan terapi dengan :
NSAID (oral) Dosis Keterangan
Non selective
(COX 1)
Na Diclofenak Dewasa : Tidak
25 50 mg tiap 8 -12 jam (75 direkomendasiakan
150 mg/hari) untuk anak usia < 6
Anak : tahun
16 18 tahun ; 0,3 1 mg/kgbb
tiap 8 jam ( maks 50 mg)

1/3
K Diclofenak Dewasa : Tidak direkomendasikan
25 50 mg tiap 8 12 untuk anak usia < 14
jam ( 75 150 mg/hari) tahun
Anak :
14 18 tahun ; 25 50
mg tiap 6 8 jam
(maks 75 100
mg/hari)
Ibuprofen Dewasa :
200 400 mg tiap 6
8 jam
Anak :
1 6 bulan ; 5mg/kgbb
tiap 6 8 jam
6 bulan 2 tahun ; 50
mg tiap 6 8 jam
2 7 tahun ; 200 mg
tiap 6 8 jam (maks 40
mg kg/bb/ hari)
Asam 3 x 250 500 mg Tidak direkomendasikan
Mefenamat untuk usia < 14 tahun
Metamfiron 3 x 250 500 mg

NSAID (oral) Dosis Keterangan


Swlective (COX 2)
Meloxicam 7,5 15 mg tiap 24 Tidak
jam direkomendasiakan ntuk
usia <12 tahun

7. Petugas memberikan edukasi kepda pasien dan atau keluarganya untuk tetap
menggunakan sendinya dan melindungi sendi yang sakit.
8. Jika pasien mempunyai kelebihan berat badan, petugas memberikan edukasi
untuk menurunkan berat badan.
9. Jika ada indikasi petugas melakukan rujukan ke pelayanan kesehatan yang
lebih tinggi (rumah sakit) jika ada komplikasi (deformitas permanent) atau
komplikasi terapi COX 1.
10. Petugas memberikan resep kepada pasien untuk diserahkan ke sub unit
farmasi.

Petugas mendokumentasikan semua hasil anamnesis, pemeriksaan diagnosa,


terapi, rujukan yang telah dilakukan dalam rekam medis pasien.

2/3
6. Diagram Alir
Pemeriksaan
Anamnesa
Tanda Vital

Penegakan Pemeriksaan Pemeriksaan


Diagnosa/Diffe penunjang Fisik
rential
Diagnosa
Edukasi
Pemberian Pendokumentasian
Terapi di rekam medik

7. Hal-Hal yang
1. . Gejala-gejala komplikasi pemberian obat,bisa perdarahan saluran cerna
harus diperhatikan
8. Unit Terkait Sub unit BP umum
Sub unit Farmasi
Sub unit Laboratorium
9. Dokumen Terkait Rekam Medis
Formulir Rujakan Eksternal
Formulir Blangko Resep
Formulir Pemeriksaan Penunjang..
10.Rekaman NO Yang Berubah Isi Perubahan Tanggal Mulai
Historis Perubahan
diberlakukan

3/3