Anda di halaman 1dari 43

i

[DOCUMENT TITLE] KINGDOM FUNGI


ii

Kata Pengantar

Puji sukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas segala rahmat dan hidayahnya
penulis mampu menyelesaikan pembuatan modul biologi berbasis inkuiri terbimbing materi
kingdom fungi untuk SMA/ MA Kelas X semester 2. Modul ini disusun berdasarkan standar
isi tahun 2016 sehingga siswa dapat mencapai kompetensi yang diharapkan.
Modul ini berisi materi yang disusun secara lengkap dan mudah dipahami, sehingga
siswa dapat lebih mudah mempelajari modul ini. Selain itu, modul ini juga dilengkapi dengan
kegiatan belajar mengajar seperti diskusi, memuat kliping dan praktikum. Untuk memudahkan
siswa dalam mempelajari modul ini, maka penulis menyertakan petunjuk yang harus dilakukan
siswa ketika mempelajari modul ini.
Modul ini bersmanfaat bagi kalangan siswa dan guru. Dengan hadirnya modul ini
diharapkan pembaca dengan mudah memahami konsep materi yang dipelajari dalam modul
ini, sehingga pembaca dapat mengaplikasikannya dalam proses pembelajaran, mulai dari
kegiatan awal hingga akhir pelajaran.
Penulis menyadari tulisan ini masih jauh dari kata sempurna, oleh kare itu saran yang
membangun sangat diharapkan untuk kesempurnaan pada revisi selanjutnya.

Malang, 16 Oktober 2017

Penulis

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
iii

D aftarIsi

Kata Pengantar. ................................................................................................................ ii


Daftar Isi. ........................................................................................................................... ii
Tujuan Pembelajaran. ...................................................................................................... iv
Petunjuk Belajar. .............................................................................................................. v
Peta Konsep. ...................................................................................................................... vi
A. SIFAT HETEROTROF FUNGI MERUPAKAN DASAR KARAKTERISTIK
FUNGI MENJADI SATU KINGDOM MANDIRI 7
1. Ciri Umum Kingdom Fungi
2.
B. KLASIFIKASI KINGDOM FUNGI 12
C. CARA REPRODKSI KINGDOM FUNGI 19
D. PERANAN JAMUR DALAM KEHIDUPAN 24
E. SIMBIOSIS JAMUR ............................................................................................. 27

Rangkuman. ......................................................................................................................... 33
Tes Formatif. ........................................................................................................................ 34
Glosarium. ............................................................................................................................ 40
Daftar Pustaka. ....................................................................................................................41

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
1

Modul Biologi Berbasis Inkuiri Terbimbing Fungi


digunakan untuk SMA/ MA
Kelas :X
Semester :2
Kompetensi Dasar

3.7 Mengelompokkan jamur berdasarkan ciri-ciri, cara reproduksi, dan


mengaitkan peranannya dalam kehidupan

Indikator Kompetensi

3.7.1 Mengidentifikasi Ciri umum Jamur


3.7.2 Menggolongkan Jamur berdasarkan persamaan ciri morfologi yang diamati
3.7.3 Mengidentifikasi ciri umum Zygomicota berdasarkan pengamatan
3.7.4 Mengidentifikasi ciri umum Ascomicota berdasarkan pengamatan
3.7.5 Mengidentifikasi ciri umum Basidiomicota berdasarkan pengamatan
3.7.6 Mengidentifikasi ciri umum Deuteromicota berdasarkan pengamatan
3.7.7 Mengaitkan ciri ciri Jamur dengan peranannya dalam kehidupan (Peran
positif dan dan negatif)
3.7.8 Mengidentifikasi reproduksi seksual dan aseksual Zygomycota
3.7.9 Mengidentifikasi reproduksi seksual dan aseksual Ascomycota
3.7.10 Mengidentifikasi reproduksi seksual dan aseksual Basidiomycota
3.7.11 Mengidentifikasi reproduksi Deuteromycota
3.7.12Mengidentifikasi simbiosis jamur membentuk lumut kerak (lichen)
3.7.13 Mengidentifikasi simbiosis jamur membentuk mikorhiza

[DOCUMENT TITLE] KINGDOM FUNGI


2

PETUNJUK
PENGGUNAAN MODUL

Keberhasilan anda dalam mempelajari materi Kingdom Fungi menggunakan modul ini
bergantung pada ketekunan dan kedisiplinan dalam memahami dan mematuhi langkah belajar
yang ada. Belajar dengan modul ini dapat dilakukan secara kelompok ataupun mandiri, bak di
sekolah maupun di luar sekolah.
Berikut ini langkah-langkah yang perlu diikuti dalam proses mempelajari materi ekosistem
menggunakan modul ini:
1. Baca dan pahami tujuan pembelajaran yang terdapat padasetiap kegiatan. Lakukan secara
berurutan sampai pada tugas 2dan soal latihan di setiap kegiatan.
2. Bila dalam mempelajari modul tersebut mengalami kesulitan, diskusikan dengan teman-
teman yang lain. Apabila belum terpecahkan bisa ditanyakan kepada guru.
3. Setelah anda merasa paham dengan materi tersebut, kerjakan soal latihan yang tercantum
di setiap akhir kegiatan.
4. Anda dianjurkan mencari sumber informasi dari sumber lain untuk mengerjakan tugas di
dalam modul.
5. Koreksilah hasil pekerjaan soal latihan anda melalui kunci jawaban yang ada di halaman
akhir modul ini.
6. Bila dalam tingkat penguasaan anda 80% atau lebih, maka anda dapat mempelajari
kegiatan belajar berikutnya.
7. Uraian kegiatan diatas dianjurkan untuk diikuti agar mendapat tingkat penguasaan yang
tinggi.

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
3

PETA KONSEP

Lumut Kerak

Jamur
simbiosis

Berdasarkan hifa
Mikoriza

Tidak Bersekat Bersekat


meliputi
adalah

Ascomycota Basidiomycota Deuteromycota


Zygomycota
memiliki memiliki
meliputi
Askokarp Basidiokarp
Sporangiospora Zigospora
Terdiri atas Terdiri atas

Askus Basidium

Mengandung Mengandung

Askospora Basidiospora

Merupakan

Spora seksual

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
4

A. SIFAT HETEROTROF FUNGI MERUPAKAN DASAR KARAKTERISTIK


FUNGI MENJADI SATU KINGDOM MANDIRI

Coba kamu amati halaman rumahmu saat musim hujan atau


tempat-tempatlain yang lembap dan teduh. Apakah kamu menemukan
suatu organismeberbentuk payung berwarna putih? Organisme tersebut
adalah jamur ataucendawan. Apakah kamu sering melihat jamur? Atau
mungkin jamur merupakanmakanan favorit kamu?Secara sekilas,
jamur nampak seperti tumbuhan. Masih ingat dengan sistemklasifikasi
makhluk hidup? Dalam sistem klasifikasi dua kingdom,
jamurdikelompokkan sebagai tumbuhan. Namun, dalam sistem
klasifikasi limakingdom oleh Whittaker, jamur diklasifikasikan dalam
kingdom mandiri yaitukingdom Fungi (Jamur). Menurutmu kira-kira
apa dasar Whittaker melakukan halitu? Mari kita analisis bersama.

1. CIRI UMUM KINGDOM FUNGI

Fungi adalah organisme yang sudah memiliki membran inti (eukariotik). Fungi
ada yang uniseluler (bersel satu) dan ada yang multiseluler (bersel banyak).Namun, sebagian
besar fungi adalah eukariotik mutiseluler.Anggota kingdom Fungi memiliki ciri khusus, yaitu
eukariotik yang memiliki dinding sel, namun tidak memiliki klorofil. Karena tidak memiliki
klorofil seperti halnya tumbuhan, fungi tidak dapat membuat makanannya sendiri yang berupa
bahan organik. Artinya fungi bersifat heterotrof.
Lalu bagaimana fungi memperoleh makanan (nutrisi)? Fungi mengambil makanan
dengan absorpsi (penyerapan). Fungi menyerap zat organik dari lingkungannya. Bahan
organik yang diserap selain digunakan langsung untuk mempertahankan hidupnya, juga ada
yang disimpan dalam bentuk glikogen. Sebelum diserap, zat organik kompleks akan diuraikan
menjadi zat organik sederhana oleh enzim yang dikeluarkan oleh jamur. Penguraian atau
pencernaan zat organik di luar sel atau tubuh fungi disebut sebagai pencernaan ekstrasel.
Artinya fungi melakukan pencernaan ekstrasel. Fungi akan mencerna makanan di luar
tubuhnya dengan cara mensekresikan enzim-enzim hidrolitik yang sangat ampuh ke dalam
makanan tersebut. Enzim-enzim itu akan menguraikan molekul kompleks menjadi senyawa
yang lebih sederhana yang dapat diserap dan digunakan oleh fungi.
Fungi menyerap makanan melalui pencernaan ektrasel. Fungi bersifat heterotrof atau
memperoleh zat organik dari hasil sintesis organisme lain. Zat organik dapat berasal dari sisa-
sisa organisme mati dan bahan tak hidup atau dari organisme hidup. Cara memperoleh
makanan (nutrisi) yang absorptif ini menjadikan fungi terspesialisasi sebagai pengurai
(saproba), parasit, atau simbion-simbion mutualistik. Lihat gambar 1. di bawah ini

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
5

Gambar 1. Macam-macam fungi berdasarkan cara memperoleh makanan


(a) Fungi saprobik yang tumbuh pada serasah, (b) Rhizopus, fungi parasit pada buah
strawberry, (c) Fungi yang bersimbiosis dengan algae membentuk lichens.
(a) Fungi saprobik menyerap zat-zat makanan dari bahan organik yang sudah mati, seperti
pohon yang sudah tumbang, bangkai hewan, atau buangan organisme hidup. Di dalam
proses nutrisi saprobik ini, fungi menguraikan bahan organik tersebut.
(b) Fungi parasitik menyerap zat-zat makanan dari sel-sel inang yang masih hidup. Beberapa
jenis fungi parasitik, misalnya seperti spesies tertentu yang menginfeksi paru-paru
manusia, bersifat patogenik.
(c) Fungi mutualistik juga menyerap zat makanan dari organisme inang, akan tetapi fungi
tersebut membalasnya dengan fungsi yang menguntungkan bagi pasangannya dalam hal
tertentu, misalnya membantu suatu tumbuhan di dalam proses pengambilan mineral dai
tanah.

2. Habitat Fungi

Dimanakah kamu pernah melihat fungi? Apakah kamu pernah melihat fungi di lapangan
atau di hutan? Apakah kamu dapat melihat pertumbuhan berwarna putih seperti bulu pada roti
yang sudah kadaluarsa, warna putih pada tempe, dan warna orange pada oncom? Warna putih
seperti bulu pada roti yang telah kadaluarsa, warna putih pada tempe, dan warna orange pada
oncom itulah yang disebut dengan fungi.
Fungi hidup pada lingkungan yang beragam. Fungi hidup dimana pun, baik tanah maupun
air. Habitat fungi berada di darat (terestrial) dan di tempat-tempat yang lembap.Beberapa jenis
fungi juga hidup pada organismemenjadi parasit atau non parasit. Fungi bersifat
kosmopolitan, artinya fungi dapat hidup di lingkungan manapun. Fungi yang hidup
bersimbiosis dengan algae (ganggang) membentuk lichens (lumut kerak).
Fungi ada yang bersifat menguntungkan dan merugikan (parasit). Fungi dapat
menguraikan kayu, menyerang tumbuhan, merusak makanan, dan menyebabkan penyakit lain
pada manusia seperti gatal-gatal pada kaki atlet dan penyakit yang lebih buruk lagi. Akan
tetapi, ekosistem akan musnah jika tidak ada fungi yang menguraikan organisme mati,
dedaunan yang gugur, feses, dan bahan organik lain.

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
6

3. Struktur Tubuh Fungi

Apakah kamu pernah melihat fungi yang berupa benang membentuk lapisan seperti kapas,
bercak, atau embun tepung (mildew) pada buah atau makanan? Apakah kamu pernah melihat
fungi yang berbentuk seperti mangkuk, payung, setengah lingkaran, kuping, atau bulat?
Macam-macam fungi yang pernah kamu lihat memiliki struktur tubuh yang sama. Tubuh fungi
tersusun atas hifa(gambar 2).

Gambar 2. Karakteristik hifa fungi.


(a) Hifa yang memiliki septum (sekat). (b) Hifa senositik. (c) Hifa khusus yang disebut
haustoria, melakukan hubungan parasit dengan sel-sel tumbuhan
Kecuali khamir yang merupakan organisme uniseluler, tubuh fungi terdiri atas unit-unit
yang disebut hifae (tunggal, hifa). Hifa adalah benang halus yang merupakan bagian dari
dinding tubuler yang mengelilingi membran plasma dan sitoplasma. Sitoplasma mengandung
organel yang umum ditemukan pada eukariotik. Jalinan hifa akan membentuk miselium
(jamak, miselia), yaitu merupakan jaringan makan dari suatu fungi. Miselia fungi dapat
berukuran sangat besar, meskipun miselia umumnya tidak terlihat oleh mata kita karena miselia
hidup di bawah permukaan tanah.
Hifa fungi memiliki dinding sel. Sebagian besar fungi adalah organisme multiseluler
dengan hifa yang dibagi menjadi sel-sel oleh dinding yang bersilangan, atau septa (tunggal,
septum). Septa umumnya memiliki pori yang cukup besar agar ribosom, mitokondria, dan
bahkan nukleus dapat menglair dari satu sel ke sel lain. Dinding sel merupakan salah satu
komponen penting dari fungi dan merupakan 15% sampai 30% dari berat kering fungi. Dinding
sel berfungsi menyebabkan kekakuan sel dan kekuatan pada sel. Pada umumnya dinding sel
ragi lebih tebal (200-300 nm) disbanding sel kapang (200 nm).Dinding sel fungi berasal dari
kitin. Kitin (chitin) merupakan suatu polisakarida yang mengandung nitrogen yang kuat namun
fleksibel.
Apakah menurutmu fungi dapat bergerak? Fungi tidak dapatbergerak aktif. Fungi
adalah organisme yang tidak bergerak. Akan tetapi, miselium mengatasi ketidakmampuan
bergerak itu dengan menjulurkan ujung-ujung hifanya dengan cepat ke teritori baru. Miselium
fungi tumbuh dengan sangat cepat, bertambah sebanyak satu kilometer hifa setiap hari seiring
bercabangnya miselium di dalam sumber makanan. Pertumbuhan yang demikian cepat ini bisa
terjadi karena protein dan bahanbahan lain yang disintesis oleh keseluruhan miselium tersebut
disalurkan oleh aliran sitoplasmik ke bagian ujung dari hifa yang menjulur. Fungi menghimpun

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
7

energi dan sumberdayanya untuk menambah panjang hifa yang tentunya akan menambah luas
permukaan absorptif kseseluruhan, bukan ukuran diameternya.
Bagaimanakah fungi melakuakn reproduksi untuk mempertahankankelangsungan
hidupnya? 1.2 Fungi melakukan reproduksi menggunakan hifanya. Hifa fungi bercabang-
cabang dan berjalinan membentuk miselium (jamak, miselia). Sebagain miselium ada yang
berfungsi untuk menyerap makanan dan sebagian lagi untuk alat reproduksi. Miselium untuk
menyerap makanan disebut miselium vegetatif. Miselium vegetatif pada fungi tertentu
memiliki struktur hifa yang disebut haustorium (lihat gambar 2). Haustorium dapat menembus
sel inangnya. Bagian miselium ada yang berdiferensiasi membentuk alat reproduksi untuk
menghasilkan spora. Bagian miselium ini disebut miselium generatif.

THINK ABOUT IT !!!

Bacalah Artikel dibawah ini!

Armillaria Ostoyae, Organisme Terbesar di Dunia

Armillaria ostoyae atau jamur madu merupakan organisme hidup yang paling
besar yang pernah ditemukan. Jamur raksasa ini memiliki ukuran panjang hingga 5,6
kilometer. Jamur jenis ini ditemukan di taman nasional Malheur hidup sekitar 1 meter
di bawah tanah dan memiliki luas 890 hektar. Jamur ini diketahui telah berumur lebih
dari 2400 tahun. Banyak orang menyangka ini merupakan kumpulan jamur yang sangat
banyak, tetapi setelah diteliti semua miseliumnya berhubungan dan dari DNA-nya juga
menunjukan bahwa jamur ini merupakan satu organisme.
Armillaria ostoyae dimulai hanya dari satu spora yang begitu kecil jika dilihat
tanpa mikroskop. Namun jamur ini telah berkembang di hutan yang diperkirakan berusia
2400 tahun dan kemudian membunuh pepohonan. Jamur itu telah menyelimuti 880
hektar Malheur National Forest di timur Oregon.

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
8

Jamur ini telah menyebar menjadi tiga kali lipatnya ke dalam tanah. Jamur ini telah
menyelimuti wilayah sama besar dengan 1665 kali lapangan sepak bola.Penemuan ini
muncul setelah Catherine Parks, seorang ilmuwan di Pacific Northwest Research Station
di La Grande, Oregon yang mendengar kematian pohon besar yang terus berlanjut dari akar
ke akar di sebelah timur hutan kota Prairie.
Dengan menggunakan foto udara, Parks melihat bahwa area dipenuhi dengan
pepohonan yang sekarat. Dia kemudian mengidentifikasi jenis jamur dalam tes DNA.
Ia membandingkan unsur dari 12 jamur dan dia melihat bahwa 61 sampel berasal dari
organisme yang sama. Ini berarti telah ada satu jamur yang berkembang begitu besar dari
apa yang pernah dibayangkan manusia.Satu-satunya bukti di permukaan dari jamur ini
adalah munculnya bulatan berwarna keemasan saat musim gugur yang disertai hujan.
Mereka bisa dimakan namun bukan jenis makanan yang terbaik, kata Tina Dreisbach,
seorang biotani dan ahli ilmu jamur di US Forest Service in Corvallis, Oregon.
Jika menggali ke dalam akar dari pepohonan yang telah mati, maka akan tampak
seperti lukisan karet putih. Ini merupakan lapisan dari mycelium yang menggambarkan
cairan dan karbohidrat dari pepohonan yang memberi makan jamur.Tahun 1992, armillaria
ostoyae ditemukan di kota Washington di mana menyelimuti 1500 area di dekat Gunung
Adam sehingga membuat makhluk ini menjadi benda hidup paling besar sebelumnya.

ANALISISLAH!!! (Kaitkan jawaban kalian dengan materi yang sudah kalian dapatkan)

1. Bagaimana bisa jamur Armillaria ostoyae dapat tumbuh sangat banyak pada daerah
tersebut?
Jawab: . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . .. . . . . .. . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . .. . . .. . . . . .. . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . .. . . .. . . . . . . .. . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . .. . . .. . . . . . . .. . . . . . .

2. Bagaimana dampaknya bagi tumbuhan lain dan juga lingkungan jika jamur Armillaria
ostoyae ini terus dibiarkan berkembang biak?
Jawab: . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . .. . . . . .. . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . .. . . .. . . . . .. . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . .. . . .. . . . . . . .. . . . . . . 6
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . .. . . .. . . . . . . .. . . . . . .

3. Apa solusi yang bisa kalian lakukan untuk mengatasi masalah tersebut?
Jawab: . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . .. . . . . .. . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . .. . . .. . . . . .. . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . .. . . .. . . . . . . .. . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . .. . . .. . . . . . . .. . . . . . .

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
9

4. Kesimpulan apakah yang dapat anda ambil dari artikel dan materi yang telah anda baca?
Jawab: . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
............................................................... ........
......................................................... ..............
............................................................... ........
.......................................................................
............................................................... ........
.......................................................................
............................................................... ........
............................................................... ........
......................................................... ..............

B. FUNGI DIKELOMPOKKAN BERDASARKAN CIRI-CIRI DAN CARA


REPRODUKSINYA
Masih ingat dengan macam-macam bentuk fungi? Menurutmu, berapa kira-kira spesies
fungi yang ada di Indonesia atau bahkan di dunia? Banyak bukan? Lebih dari 100.000 spesies
fungi yang telah diketahui, dan para ahli mikologi (ahli biologi yang mempelajari fungi)
memperkirakan bahwa terdapat sekitar 1,5 juta spesies di seluruh dunia. Menurutmu, apa dasar
pengelompokkan (klasifikasi) fungi? Mari kita analisis bersama.

a. Divisi Zygomycetes

Pernahkah kamu melihat roti yang berjamur? Pernahkah kamu melihat tempe? Coba
perhatikan. Fungi yang terdapat pada roti dan tempe tersebut merupakan salah satu jenis fungi

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
10

Zygomycetes. Sudah berapa dalam kamu mengenal fungi dari kelompok Zygomycetes? Mari
kita analisis bersama.
Tubuh Zygomycetes terdiri atas hifa yang tidak bersekat (hifa senositik). Bagian
tertentu dari hifa berdiferensiasi membentuk sporangium yang didukung sporangiofor.
Sporangium adalah struktur penghasil spora vegetatif. Zygomycetes (zygote fungi) memiliki
zygosporangium. Zygosporangium (jamak, zygosporangia) merupakan alat reproduksi seksual
yang berdinding tebal dan berwarna kehitaman. Zygomycetes tidak memiliki tubuh buah.
Bagaimanakah peran fungi anggota Zygomycetes dalam kehidupan sehari-hari? Fungi
zygomycetes yang sudah teridentifikasi diperkirakan 600 spesies. Beberapa jenis digunakan
dalam proses pembuatan makanan. Misalnya, Rhizopus oryzae untuk pembuatan tempe dan
Mucor javanicus untuk pembuatan tape. Jenis lainnya, misalnya Rhizopus stolonifer,
Rhizopusnigricans, Mucor mucedo, dan Pilobolus merupakan pengurai saproba sisa organisme
atau bahan yang terbuat dari produk organisme seperti makanan.
Zygomycetes menyebabkan roti menjadi busuk, penyakit padabuah persik, strawberi
dan kentang, serta parasit pada hewan. Rhizopus stolonifer dapat tumbuh pada roti basi.
Hifanya yang disebut juga stolon tumbuh dipermukaan roti dengan cepat. Sebagian hifa ada
yang membentuk struktur seperti akar yang disebutrizoid. Rizoid berfungsi untuk melekat pada
substrat dan juga menyerap makanan. Roti yang ditumbuhi fungi tersebut tampak berwarna
hitam. Sedangkan Rhizopus nigricans tumbuh pada tomat dan Mucor mucedo serta Pilobolus
menguraikan kotoran hewan. Beberapa jenis dari kelompok Zygomycetes yang hidup di tanah
mengadakan simbiosis yang saling menguntungkan dengan akar tumbuhan tingkat tinggi
membentuk mikoriza. Fungi memperoleh bahan organik dari tumbuhan tingkat tinggi tersebut,
sedangkan tanaman akan dibantu dalam meningkatkan penyerapan air dan mineral dari tanah.

b. Divisi Ascomycetes

Apakah kamu pernah melihat oncom? Kamu


yang tidak mengenal oncom tentu mengenal roti kan?
Kedua jenis makanan tersebut, yaitu oncom dan roti
merupakan makanan yang diproses dengan jenis fungi
dari kelompok Ascomycetes. Sudah berapa dalam kamu
mengenal fungi dari kelompok Ascomycetes? Mari kita
analisis bersama.
Ascomycetes sebagain besar multiseluler.
Ascomycetes yang uniselulermisalnya Saccharomyces
cereviceae (khamir). Ascomycetes yang multiseluler
memiliki hifa bersekat. Ascomycetes ada yang tidak
membentuk tubuh buah, contohnya Neurospora crassa. Beberapa jenis lainnya membentuk
tubuh buah, contohnya Xylaria comosa, Nectria cinnabarina, Tuber melanosporum, dan
Morchella esculenta. Bentuk tubuh buah Ascomycetes beragam, antara lain seperti mangkuk,
bulat, dan bulat panjang. Alat reproduksi aseksualnya adalah hifa yang berdiferensiasi menjadi
konidiofor. Pada ujung konidiofor terbentuk konidiospora atau konidia (tunggal, konidium).
Konidiospora tersusun dalam bentuk rantai seperti kuas atau bergerombol bulat.
[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
11

Ascomycetes (sac fungi) memiliki asci (asco). Asci (asco) merupakan struktur seperti
kantung. Pada Ascomycetes yang memiliki tubuh buah, asci (asco) terdapat pada tubuh buah
yang disebut askokarp. Pada askokarp terdapat banyak askus (jamak, asci/asco). Setiap askus
akan menghasilkan askospora. Ascomycetes (sac fungi) memiliki asci (asco) yang
memproduksi spora pada reproduksi seksual. Dimanakah tempat hidup fungi dari kelompok
Ascomycetes? Ascomycetes hidup di laut, air tawar, dan darat. Ascomycetes umumnyahidup
saprofit pada tanah dan sisa-sisa organisme. Sebagian Ascomycetes lainnya merupakan parasit
pada tumbuhan dan hewan. Fungi Ascomycetes ada yang hidup di laut dan merupakan salah
satu saproba utama. Khamir hidup di lingkungan yang mengandung gula, misalnya pada bunga
dan buah. Jenis Ascomycetes yang hidup di tanah misalnya fungi Tuber melanosporum
danmorel (Morchella esculenta) membentuk mikoriza yang bersimbiosis dengan akar
tumbuhan tinggi. Diperkirakan sekitar separuh dari 60 ribu spesies Ascomycetes yang
teridentifikasi hidup bersimbiosis dengan ganggang membentuk lumut kerak (lichen).

c. Divisi Basidiomycetes

Gambar Struktur tubuh Basidiomycota


(Sumber : www.materi78.co.nr)
Apakah kamu suka makan bakmi, pizza, atau sup? Apakah kamu pernah mengamati
ada sejenis fungi yang dijadikan sebagai pelengkap makanan tersebut? Fungi pada makanan
tersebut adalah fungi (jamur) merang. Apakah kamu pernah melihat fungi yang berbentuk
seperti payung, kancing atau kuping (lembaran)? Fungi-fungi tersebut merupakan salah satu
jenis Basidiomycetes.
Basidiomycetes memiliki basidium. Sudah berapa dalamkamu mengenal fungi dari
kelompok Basidiomycetes? Mari kita analisis bersama. Basidiomycetes adalah fungi

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
12

multiseluler yang hifanya bersekat. Hifavegetatif Basidiomycetes terdapat dalam substratnya


(tempat hidupnya), misalya pada kulit kayu, tanah, atau serasah daun. Jalinan hifa generatif
fungi ini ada yang membentuk tubuh buah dan ada yang tidak membentuk tubuh buah. Tubuh
buah pada Basidiomycetes disebut basidiokarp. Basidiokarp berukuran makroskopis sehingga
dapat dilihat dengan mata telanjang. Bentuk basidiokarp bermacam-macam, misalnya seperti
payung, kuping, atau setengah lingkaran. Basidiokarp ada yang memiliki batang dan ada yang
tidak. Pada bagian bawah tudung basidiokarp terdapat lembaran-lembaran (bilah). Pada
lembaran ini terbentuk banyak basidium yang akan menghasilkanspora basidium (basidispora).
Basidiospora merupakan spora generatif.
Basidium pada Basidiomycetes menghasilkan basidiospora. Menurutmu apa peran
fungi dari kelompok Basidiomycetes dalam kehidupan? Basidiomycetes dapat berperan
sebagai dekomposer. Basidiomycetes merupakan pengurai penting bagi kayu dan bagian
tumbuhan lainnya. Basidiomycetes juga mencakup mutualis yang membentuk mikorhiza dan
parasit tumbuhan. Di antara semua fungi, Basidiomycetes saprobik adalah yang paling baik
dalam mengurai polimer lignin yang kompleks, suatu komponen kayu yang sangat berlimpah.

d. Divisi Deuteromycetes

Gambar Tinea versicolorpenyebab penyakit panu


(Sumber : www.materi78.co.nr)
Fungi yang tidak diketahui reproduksi seksualnya disebut fungitidak sempurna (imperfect
fungi). Fungi tidak sempurna dimasukkan kedalamkelompok Deuteromycetes.
Deuteromycetes bukan kelompok fungi yangsebenarnya dalam klasifikasi fungi. Setiap jenis
fungi yang sudah diidentifikasitetapi belum diketahui reproduksi seksualnya dikelompokkan
dalamDeuteromycetes. Fungi tidak sempurna bereproduksi secara aseksual dengancara
menghasilkan spora. Diantara fungi tidak sempurna yang lebih tidak umumadalah beberapa
fungi pemangsa yang hidup di tanah yang menjerat,membunuh, dan memakan protista dan
hewan kecil khususnya cacing gilig ataunematoda. Hal ini memberikan senyawa yang
mengandung nitrogen tambahan,yang sangat tipis persediaannya dalam kayu yang sedang
diurai.
Jika cara reproduksi suatu jenis fungi Deuteromycetes diketahui, fungitersebut
dikelompokkan ulang menjadi anggota salah satu divisi fungiZygomycota, Ascomycota, atau
Basidiomycota sesuai dengan carareproduksinya. Perubahan pengelompokkan fungi tersebut
akan mengubahnama spesiesnya. Contohnya, fungi oncom sebelumnya dikelompokkan
[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
13

dalamDeuteromycetes. Nama Monilia sitophila diubah menjadi Neurospora crassadalam


kelompok Ascomycota. Perubahan ini dilakukan setelah ditemukan bahwafungi oncom
tersebut melakukan reproduksi seksual dengan menghasilkan askospora. Beberapa fungi
Deuteromycetes lainnya yang diklasifikasi ulang menjadi Ascomycota antara lain fungi dari
genus Aspergillus, Candida, dan Penicillium. Oleh ahli mikologi, nama genus Aspergillus
diubah menjadi Eurotium, Candida menjadi Pichia, dan Penicillium menjadi Talaromyces.

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
14
Pengamatan Jamur Makroskopis

Alat dan Bahan


Alat
a. Kaca pembesar (Lup)
b. Mikroskop
c. Pinset
d. Pipet tetes
e. Cawan petri
f. Kaca Benda dan Kaca Penutup Pahamai
ya
Bahan Teman-
Macam-macam jamur makroskopis di lingkungan sekitar(jamur merang, Teman
jamur kuping, jamur kancing, jamur shittake, dll)

Tujuan Praktikum
Siswa kelas X diharapkan mampu:
1. Mengidentifikasi ciri-ciri jamur Makroskopis
2. Menggolongkan Jamur berdasarkan persamaan ciri morfologi yang
diamati
3. Mengaitkan ciri ciri Jamur dengan peranannya dalam kehidupan
(Peran positif dan dan negatif)

Alokasi Waktu
3x 45 menit

Cara Kerja

1. Mengamati jamur makroskopis berbentuk payung


a. Ambil jamur yang bentuknya menyerupai payung, misalnya jamur merang dan amati
bentuk dan strukturnya.
a. Amati tubuh buahnya yang berbentuk payung. Temukan bagian tudung, struktur yang
menyerupai lembaran / bilah, gunakan lup sebagai alat bantu.
b. Sediakan kaca benda dan tetesan air ditengahnya. Dengan menggunakan piset,ambillah
selembar bilah dan ditempatkan pada kaca benda tepat pada tetesan air. Tutup dengan kaca
penutup dan amati struktur bilah, mula-mula dengan pembesaran lemah,kemudian
pembesaran kuat.
Amati bagian basidospora dan basidium.
Temukan basidium yang banyak basidiporanya dan hitunglah berapa jumlahnya.
Bagaimana bentuk hifanya.
Lakukan langkah yang sama untuk mengamati jamur makroskopis lainnya.

2. Gambar dan sebutkan bagian-bagiannya !

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
15

Hasil Pengamatan Jamur Makroskopis

Gambar 1. Jamur .........................Perbesaran x Gambar 2. Jamur .........................Perbesaran x


Keterangan : Keterangan :
1. 1.
2. 2.
3. 3.
4. 4.

Gambar 3. Jamur .........................Perbesaran x Gambar 4. Jamur .........................Perbesaran x


Keterangan : Keterangan :
1. 1.
2. 2.
3. 3.
4. 4.

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
16

C. Cara Reproduksi Kingdom Fungi

a. Divisi Zygomycota

Zygomycota dapat bereproduksi secara aseksual dan seksual. Reproduksi secara


aseksual adalah dengan spora nonmotil yang dihasilkan oleh sporangium, sedangkan
reproduksi seksualnya dengan konjugasi. Reproduksi seksualnya sebagai berikut,

Gambar 3 Daur hidup Zygomycota


(Sumber : Campbell, 2002 )

1. Dua hifa zigofor homotalik atau heterotalik yang telah memiliki gametangium akan
saling bertemu.
2. Kedua hifa saling bertemu (singami).
3. Kedua hifa melakukan peleburan sitoplasma (plasmogami) dan pertukaran materi
genetik (fase heterokaryotik).
4. Pertemuan menghasilkan zigosporangium yang berisi zigospora.
5. Zigospora yang siap untuk disebar mengalami perkecambahan (germinasi) dan
peleburan materi genetik (karyogami), fase heterkaryotik berakhir.
6. Zigospora berkembang menjadi hifa dan terjadi reproduksi aseksual oleh
sporangiospora.
7. Dihasilkan dua hifa baru dengan jenis berbeda yang kemudian siap bertemu kembali.

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
17

b. Divisi Ascomycota

Reproduksi aseksualnya menghasilkan spora konidium yang terbentuk pada ujung hifa
khusus yang disebut konidiofor. Reproduksi seksualnya membentuk askospora di dalam
askus dengan tahapan sebagai berikut

Gambar 9 Daur hidup Ascomycota


(Sumber : materi78.co.nr )
1. Hifa dua jamur yang berbeda jenis (+/-) yang telah memiliki askogonium dan
anteridium akan saling bertemu.
2. Di bagian hifa lainnya, dapat terjadi reproduksi aseksual oleh konidiospora.
3. Hifa (+) dan hifa (-) saling bertemu (singami) dengan jembatan dari askogonium,
yaitu trikogin.
4. Hifa (+) dan hifa (-) melakukan peleburan sitoplasma (plasmogami) dan pertukaran
materi genetik (karyogami) pada askokarp dan terbentuk askus-askus berisi materi
genetik (fase dikaryotik).
5. Terjadi peleburan materi genetik (karyogami) hifa kedua jamur dan fase dikaryotik
berakhir.
6. Askospora meiosis menjadi total 4 spora.
7. Askospora mitosis menjadi total 8 spora.
8. Askus yang berisi askospora yang telah matang pecah dan menyebarkan askospora.
9. Terbentuk hifa baru, miselium baru, dan siklus berulang.

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
18

c. Divisi Basidiomycota

Reproduksi aseksual Basidiomycota dengan membentuk konidia dan


reproduksi seksualnya dengan membentuk basidium yang berbentuk gada. Tahapan
reproduksi seksual Basidiomycota sebagai berikut,

Gambar 12 Daur hidup Basidiomycota


(Sumber : Campbell, 2002 )

1. Hifa dua jamur yang berbeda jenis (+/-) akan saling bertemu.
2. Hifa (+) dan hifa (-) saling bertemu (singami).
3. Hifa (+) dan hifa (-) melakukan peleburan sitoplasma (plasmogami) dan pertukuran
materi genetik pada basidiokarp dan terbentuk basidio-basidio berisi materi genetik
(fase dikaryotik).
4. Terjadi peleburan materi genetik (karyogami) hifa jamur (+) dan hifa jamur (-), dan
fase dikaryotik berakhir.
5. Basidiospora meiosis menjadi total 4 spora.
6. Basidiospora disebar oleh basidia-basidia dan membentuk hifa baru, miselium
baru, dan siklus berulang.

d. Divisi Deuteromycota

Jamur ini bereproduksi secara aseksual dengan menghasilkan konidia atau


menghasilkan hifa khusus yang disebut konidiofor. Reproduksi seksualnya belum
diketahui. Kemungkinan jamur ini merupakan suatu peralihan jamur yang tergolong
Ascomycota ke Basidiomycota tetapi belum diketahui hubungannya.

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
19

THINK ABOUT IT !!!

Bacalah Artikel dibawah ini!

Tidur Seranjang Bersama Jamur

Jamur di tempat tidur (Sumber : Getty Images/iStockphoto)

Tidur sembarangan terutama di tempat yang tidak bersih bisa menyebabkan penyakit dan
gangguan kesehatan. Kondisi tempat tidur kita seperti kasur, bantal, atau bahkan kain pelapis
kasur menjadi beberapa indikator yang kemudian diteliti kebersihannya. Tingkat kontaminasi
jamur di tempat tidur sangat tinggi. Sebuah bantal bisa memiliki jutaan spora jamur. Serpihan
kulit manusia di tempat tidur diperkirakan menjadi sumber makanan jamur.Temuan itu
menunjukkan sebuah bantal bisa memiliki jutaan spora jamur. Rata-rata sebuah bantal bisa
mengandung 16 spesies jamur. Terus menerus menghirup spora jamur yang berbahaya pada
rentang waktu yang lama dapat menyebabkan alergi atau penyakit.
Alergi ini bisa dimanifestasikan dalam banyak bentuk, tubuh kita bisa merasakan gatal,
kemudian muncul ruam, jika bakteri atau jamur ini terhirup maka bisa menyebabkan penyakit
pernafasan. Jika kita tidur di bantal yang lama tidak diganti kainnya atau tidak dijemur, kita
bisa mengalami iritasi di kulit muka dan mata.
Ada gejala yang bisa kita kenali dari jenis-jenis jamur dalam ruang yang berbahaya.
Organisme yang berbahaya ini bisa menguasai rumah kita tanpa disadari dan dapat
menyebabkan sakit. Jika rumah Anda jarang terpapar cahaya matahari, jendela yang kerap
tertutup, sirkulasi udara yang tak lancar, kemungkinan besar rumah anda akan dihuni oleh
cendawan. Rumah yang lembab merupakan ekosistem yang sempurna bagi jamur. Hujan yang
deras, banjir, dan materi seperti kayu, karpet, dan segala yang menyerap banyak air berpotensi
menjadi tempat yang sempurna bagi jamur.

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
20

1. Analisislah hubungan antara isi artikel di atas dengan cara reproduksi dan cara
hidup jamur!
Jawab :
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
...................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
...................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
...................................................................................................................................

2. Buatlah tabel persamaan dan perbedaan mengenai cara reproduksi dari


keempat divisi jamur!
Jawab :

3. Analisislah mengapa banyak jamur dari divisi Deuteromycota akhirnya


dimasukkan ke dalam divisi lain?
Jawab :
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
1

PETUJUK: pilihlah jawaban dengan menyilang salah


dari A,B, C, D atau E yang menurut Anda paling benar.
TES FORMATIF 1
6. Daun-daun yang membusuk akan
1. Jamur merupakan organisme eukariotik,
dinding sel tersusun dari ... ditumbuuhi jamur sehingga daun
A. Lipoprotein D. Selulosa tersebut akan terurai, pada peristiwa ini
B. Peptidoglikan E. Kitin jamur disebut sebagai organisme
C. Lignin A. Parasitik D. Eukariotik
2. Perhatikan pernyataan berikut ini B.Saproba E. Heterotrof
1. Prokariotik C. Mutualisme
2. Eukariotik 7. Pernyataan yang TIDAK tepat adalah
3. Dinding sel dari selulosa A. Spora dihasilkan oleh hifa jamur
4. Dinding sel dari kitin B. Fragmentasi terjadi ketika hifa
5. Heterotrof terpisah yang kemudian tumbuh
menjadi miselium baru
6. Autotrof
C. Fragmentasi merupakan reproduksi
7. Memiliki klorofil seksual pada jamur
8. Tidak memiliki klorofil D. Pseudohifa terbentuk dari
Manakah ciri jamur yang benar? pertumbuhan tunas
A.1,3,5,6,8 D.2,4,5,7 E. Tunas merupakan salah satu
B. 2,4,5,8 E. 1,4,6,7 reproduksi aseksual pada
C. 2,3,5,7 Sacharomyces sp.
3. Jamur memperoleh nutri dengan cara 8. Perhatikan pernyataan berikut
sebagai beriku, kecuali...
1. Jamur menyerap nutrisi dengan
A. Membusukkan materi organik
B. Bersifat parasit pada tumbuhan atau hifa vegetatif
hewan 2. Hifa vegetatif pada jamur berfungsi
C. Mensekresikan enzim sehingga menghasilkan spora
makanan rusak 3. Hifa fertil merupakan hifa yang
D. Menyebarkan toksik hingga makanan pada ujungnya terdapat
beracun sporangium
E. Bersimbiosis dengan organisme lain 4. Hifa fertil pada jamur memiliki
4. Jamur dapat tumbuh di tempat-tempat fungsi yang mirip dengan akar pada
tersebut di bawah ini, kecuali... tumbuhan tingkat tinggi
A. Lingkungan kering Pernyataan yang tidak tepat adalah
B. Lingkungan yang lembab nomor...
C. Kurang sinar matahari A.1 dan 3 D. 2 dan 3
D. Lingkungan yang sedikit asam B. 2 dan 4 E. 1 dan 4
E. Mengandung zat-zat organik C. 1 dan 2
5. Perbedaan tumbuhan tingkat tinggi 9. Berikut ini pasangan yang benar adalah
dengan jamur adalah A. Plasmogami 2n
A. Jamur organisme parasit sedangkan B. Kariogami n+n
tumbuhan sprofit
C. Meiosis n+n
B. Dinding sel jamur tersusun atas
selulosa sedangkan dinding sel D. Spora n
tumbuhan tersusun atas kitin E. Miselium 2n
C. Jamur merupakan 10. Dalam siklus hidup generatif funi, ...
organismeeukariotik sedangkan biasanya terjadi setelah...
tumbuhan prokariotik A. Plasmogami, kariogami
D. Jamur mampumembuat makanan B.Meiosis, kariogami
sendirisedangkan tumbuhan tidak C. Reproduksi aseksual, reproduksi seksual
bisa D. Produksi spora, pembentukan miselium
E. Jamur merupakan organisme dikariotik
heterotrof sedangkan tumbuhan E. meiosis, mitosis
autotrof

[DOCUMENT TITLE] KINGDOM FUNGI


1

D. Peranan Jamur Dalam Kehidupan

a. Zygomycota
Beberapa spesies Zygomycota bermanfaat dalam pembuatan makanan, seperti
Rhizopus oryzae untuk membuat tempe dan Mucor javanicus untuk membuat tape.
Akan tetapi juga ada spesies yang merugikan seperti Rhizopus stolonifer pada roti basi
dan Phytophtora infestans sebagagi parasit pada daun kentang.

b. Ascomycota

Beberapa spesies Ascomycota bermanfaat dalam pembuatan makanan dan


minuman fermnetasi, seperti Saccharomyces cerevisiae untuk membuat roti dan
alkohol, Saccharomyces ellipsoideus untuk membuat minuman anggur dan Aspergillus
sojae untuk membuat kecap. Akan tetapi juga ada spesies yang bersifat parasit atau
merusak buah-buahan, seperti Aspergillus nidulansyang bersifatparasit pada telinga
dan dapat menyebabkan automikosis, Penicillium digitatummerusak buah
jeruk,danPenicillium expansumyang menyebabkan buah apel membusuk di tempat
penyimpanan.

c. Basidiomycota
Spesies dari divisi Basidiomycota banyak dimanfaatkan dan dibudidayakan
untuk dikonsumsi, seperti Auricularia polytricha (jamur kuping), Pleurotes sp. (jamur
kayu) dan Lentinus edodes (jamur shitake). Akan tetapi juga ada spesies yang
merugikan, sepeerti Amanita muscaria yang dapat menghasilkan toksin muskarin yang
dapat membunuh lalat, Amanita phalloidesbersifat beracun dan menyebabkan
gangguan hati, ginjal dan jantung, serta Puccinia graminis yang menyebabkan bercak-
bercak pada daun.

d. Deuteromycota
Beberapa spesies dari divisi Deuteromycota dapat dimanfaatkan dalam
pembuatan makanan, seperti Monilia sitophylauntuk pembuatan oncom. Beberapa
spesies dari divisi ini juga bersifat saprofit di banyak jenis materi organik, sebagai
parasit pada tanaman tingkat tinggi, dan perusak tanaman budidaya serta tanaman hias.
Jamur ini juga menimbulkan penyakit kulit pada manusia, yaitu dermatomikosis,
misalnya penyakit kurap disebabkan oleh Microsporum, Trichophyton dan
Epidermophyton. Panu disebabkan oleh Tinea versicolor dan penyakit kaki atlet
ditimbulkan oleh Epidermophyton floocosum.

[DOCUMENT TITLE] KINGDOM FUNGI


2

THINK ABOUT IT !!!

Bacalah Artikel dibawah ini!

Dahsyatnya Peran Jamur bagi Manusia

Bir dari singkong yang ada di Afrika. (Sumber : www.marcgunther.com)


Di Indonesia, jamur telah melekat dalam kehidupan sehari-hari. Nenek moyang kita
menggunakannya dalam pembuatan makanan dan minuman, seperti tempe, tape, dan tuak.
Louis Pasteur, yang terkenal dalam penemuannya mengenai cara sterilisasi susu,
menggunakannya sebagai bahan biokimia hidup dalam proses transformasi. Jamur ini juga
digunakan sebagai 'pabrik' tempat pembuatan vaksin Hepatitis B rekombinan yang pertama. S.
cerevisiae juga merupakan 'pabrik' enzim makanan pertama (chymosin, enzim yang digunakan
dalam pembuatan keju).

Tentu saja penemuan spektakuler dalam memecahkan seluruh rangkaian genom S.


cerevisiae merupakan langkah pionir yang menentukan dalam menguak misteri rangkaian
genom manusia. Hampir semua teknologi frontier, seperti genomik, proteomik, dan
nanobioteknologi, menggunakan jamur ini sebagai model.Tidak diragukan lagi bahwa inovasi
sains dan teknologi juga akan semakin melaju di bidang bioekonomi.

Di masa depan, S. cerevisiae akan menjadi sel inang yang semakin diperhitungkan
dalam pembuatan low volume, high value produk bioteknologi, seperti enzim, bahan kimia,
protein terapi, dan produk farmasi yang berdaya komersial tinggi. Mikroorganisme ini
merupakan tulang punggung dalam produksi empat komoditas fermentasi terbesar di
dunia.Keunggulan mikroorganisme ini juga terbukti mampu meningkatkan sistem imun atau
kekebalan tubuh serta membantu mengurangi tekanan dan stres.

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
3

1. Dari artikel di atas, analisislah peranan jamur dalam berbagai bidang! Dan
jamur dari divisi apa saja yang dapat berperan dalam bidang tersebut?
Jawab :
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................

2. Berdasarkan struktur tubuh jamur (materi sebelumnya), mengapa jamur dalam


divisi Basidiomycota banyak dibudidayakan dan dikonsumsi, sedangkan jamur
dari ketiga divisi lain banyak berperan dalam fermentasi atau sebagai parasit?
Jawab :
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
4

E. Simbiosis Jamur

a. Simbiosis Jamur Membentuk Lumut Kerak (lichen)

Lumut kerak (Lichens) merupakan hasil simbiosis dari:

a. Jamur mikobion (Ascomycota atau Basidiomycota), dengan


b. Alga fikobion (Chlorophyta atau Cyanobacteria).
Bentuk kehidupannya khas dan berbeda dari komponen masing-masing (jamur dan
alga). Lumut kerak tumbuh pada batang pohon, kayu busuk, bebatuan dan di atas tanah.
Lumut kerak dapat bertahan dalam keadaan panas, dingin dan sangat kering. Oleh karena itu,
lumut dianggap sebagai vegetasi perintis (pioneer).
Hifa khusus, yaitu rizoid dari jamur, berfungsi sebagai pelekat. Alga memperoleh air
dan unsur esensial dari jamur, dan sebaliknya alga memberikan makanan hasil fotosintesis
kepada jamur. Reproduksi lumut kerak dilakukan dengan fragmentasi atau dengan soredium.
Soredium terdiri atas satu atau beberapa sel alga yang terbungkus rapat oleh hifa jamur. Jika
serodium terlepas dan terbawa angin atau air ke tempat lain akan tumbuh menjadi lumut kerak
baru.
Massa halus pada permukaan alga dan jamur maisng-masing dapat menjadi individu
baru. Terjadinya simbiosis ini sebenarnya secara kebetulan saja. Jika jamur tidak berjumpa
alga, kedua organisme itu tetap dapat hidup sendiri-sendiri. Menurut bentuknya, lumut kerak
dapat dibagi menjadi 3 kelompok :
a. Krustos, bentuknya seperti bercak/kerak pada pohon, misalnya Graphis.
b. Folios, bentuknya seperti daun pada bebatuan, misalnya Umbellicaria dan Parmelia yang
tumbuh pada bebatuan.
c. Frutikos, bentuknya seperti serabut/jenggot/semak, misalnya Usnea langisima, disebut
janggut resi yang panjangnya dapat mencapai beberapa meter. Genus Cladonia dapat
menutupi luas di kutub Utara dan kawasan subarktik.

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
5

Gambar 16 Bentuk-bentuk lumut kerak


(Sumber : materi78.co.nr)

Lumut kerak bermanfaat sebagai makanan bagi hewan, sebagai bahan pewarna dan
penyamak, digunakan dalam industri parfum, produksi litmus dan indikator tingkat polusi.

1. Jamur dan alga dapat bersimbiosis membentuk lumut kerak, namun mengapa
masih terdapat jamur dan alga yang tidak bersimbiosis?
Jawab :
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................

2. Simbiosis apakah yang nampak pada lumut kerak? analisislah hubungan


tersebut!
Jawab :
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
6

b. Simbiosis Jamur Membentuk Mikoriza

Mikoriza merupakan hasil dari simbiosis akar jamur (Zygomycota, Ascomycota atau
Basidiomycota) dengan akar tumbuhan. Mekanisme simbiosis mikoriza :
a. Jamur mendapat asam amino dan glukosa dari tumbuhan, dan menyediakan air dan mineral
bagi tumbuhan, menyediakan hormon pertumbuhan bagi tumbuhan, dan melindungi akar
tumbuhan dari infeksi.
b. Tumbuhan memberikan hasil fotosintesis dan mendapat air dan mineral yang disediakan
jamur.
Mikoriza terdiri dari dua jenis, yaitu:
a. Ektomikoriza, yaitu hifa jamur hanya menembus epidermis akar, sehingga menyelubungi
akar tumbuhan. Jamur ini tubuh buahnya seperti payung, bola atau bulat, hifanya hanya
menembus epidermis akar, dan tidak sampai menembus korteks. Jamur ektomikoriza tidak
dapat tumbuh dan bereproduksi tanpa bersimbiosis dengan akar tumbuhan inangnya. Dari
tumbuhan inangnya, jamur memperoleh bahan makanan, seperti gula, vitamin, asam amino
dan makanan lainnnya, sedangkan tumbuhan inangnya mendapatkan air dan unsur-unsur dari
tanah lebih banyak tanpa memerlukan rambut akar. Jamur ektomikoriza yang bersimbiosis
dengan tanaman Pinus bentuknya seperti payung. Dengan ektomikoriza, tumbuhan pinus
lebih tahan kekeringan dan terlindung dari hama jamur.
b. Endomikoriza, yaitu hifa jamur menembus jaringan korteks, sehingga hifanya tidak
terlihat. Terdapat pada akar tumbuhan anggrek, kol, bit dan berbagai pohon. Endomikoriza
dapat hidup tanpa bersimbiosis dan terdapat pada berbagai jenis pohon, di tanah, dan tidak
memiliki inang khusus. Pada tumbuhan polong-polongan, jamur ini dapat merangsang
pertumbuhan bintil-bintil akar yang bersimbiosis dengan Rhizobium.

Gambar 17 Struktur Endomikoriza dan Ektomikoriza


(Sumber : materi78.co.nr)

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
7

1. Bagaimana hubungan antara jenis tanaman dan jenis mikroriza yang


terbentuk?
Jawab :
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
.........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................

2. Buatlah tabel persamaan dan perbedaan antara endomikoriza dan


ektomikoriza!
Jawab :

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
8

THINK ABOUT IT !!!

Bacalah Artikel dibawah ini!

Bahan-bahan Alami Ini Bisa jadi Pelindung Candi dari Kerusakan

Sejumlah pekerja berada di lorong relief candi yang berubah warna. Terlihat relief candi berwarna kecokelatan.
(Foto: Nuswantoro)

Selama ini, merawat candi dari jamur dan lumut menggunakan air dan bahan kimia
yang menimbulkan kerusakan pada relief dan dampak lingkungan lain. Kini, diupayakan
perlindungan candi menggunakan bahan-bahan alami ramah lingkungan seperti pakai serai
wangi, cengkih dan pala. Prosedurnya, pertama-tama lichen atau lumut kerak diambil untuk
diurai. Lichen simbiosis mutualisme antara jamur dan alga. Setelah berhasil dipisahkan lalu
diidentifikasi jenis jamur dan alganya. Lichen juga berbagai jenis, perlakuan pun berbeda.

Dua tahun terakhir, fokus penelitian Balai Konservasi Borobudur mencari dan
mengukur efektivitas penggunaan bahan alami menghambat pertumbuhan jamur. Untuk
menumbuhkan alga susah. Empat bulan baru berhasil. Selanjutnya, dalam cawan pembiakan
jamur dipisahkan, diberi kertas saring yang diolesi minyak. Ternyata, tidak semua minyak
efektif membersihkan keduanya. Bahan konservan mungkin menghambat jamur, tapi belum
tentu terhadap alga. Tahap kajian ini masih panjang. Kami masih mengulang-ulang percobaan,
memastikan hasil. Kami berusaha mencari bahan paling efektif. Tidak tertutup kemungkinan
mengkombinasikan.

Penggunaan bahan kimia menghambat pertumbuhan lichen selama ini memang efektif.
Biasa memakai bahan kimia AC 322, antara lain mengandung amonium bikarbonat. Meski
melekat kuat pada batu dan sulit dibersihkan, dengan diolesi bahan kimia ini jaringan lichen
menjadi lunak dan mudah terkelupas. Sayangnya ada bercak bekas pembersihan di batu candi
yang mengotori warna candi. Dengan konservan dari bahan alami diharapkan bisa
mengembalikan warna batu ke warna asli.
[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
9

Analisislah simbiosis jamur apa yang terdapat pada artikel di atas!


Jawab :
....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
10

Rangkuman

Jamur memiliki ciri-cir imempunyai dinding sel, umumnya tidak bergerak , tidak
mempunyai klorofil, tidak mampu melakukan proses fotosintesis atau menghasilkan
bahan organik dari karbondioksida dan air (Organisme heterotrof). Jamur dapat
bersifat saprofit, parasit dan simbion.
Klasifikasi Kingdom Fungi terbagi atas
1. Zygomycota
2. Ascomycota
3. Basidiomycota
4. Deuteromycota

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
1

PETUJUK: pilihlah jawaban dengan menyilang salah


dari A,B, C, D atau E yang menurut Anda paling benar.
TES FORMATIF 2 C. Jamur merupakan
organismeeukariotik sedangkan
tumbuhan prokariotik
1. D. Jamur mampumembuat makanan
sendirisedangkan tumbuhan tidak
bisa
E. Jamur merupakan organisme
heterotrof sedangkan tumbuhan
autotrof

6. Daun-daun yang membusuk akan


Dari gambar diatas, yang berfungsi ditumbuuhi jamur sehingga daun
sebagai penghasil spora adalah tersebut akan terurai, pada peristiwa ini
A. 1= basidiospora jamur disebut sebagai organisme
B. 2= basidium A. Parasitik D. Eukariotik
C. 3= cincin B.Saproba E. Heterotrof
D. 4=Akar C. Mutualisme
E. 5= tangkai 7. Pernyataan yang TIDAK tepat adalah
2. Jamur dikelompokkan berdasarkan A. Spora dihasilkan oleh hifa jamur
spora seksual yang dihasilkan. Berikut B. Fragmentasi terjadi ketika hifa
ini hubungan antara jenis jamur dan terpisah yang kemudian tumbuh
spora seksual yang dihasilkan. menjadi miselium baru
Hubungan yang tidak benar adalah... C. Fragmentasi merupakan reproduksi
A. Penicillium sp. - zigospora seksual pada jamur
B. Rhizopus stoloniferus - zigospora D. Pseudohifa terbentuk dari
C. Aspergilus sp- askospora pertumbuhan tunas
D. Neurospora sitophila - askospora E. Tunas merupakan salah satu
E. Volvariella volvacea - basidiospora reproduksi aseksual pada
3. Rhizopus sp. Menghasilkan spora haploid Sacharomyces sp.
yang tumbuh menjadi hifa haploid 8. Perhatikan pernyataan berikut
sedangkan padafase tertentu terjadi 5. Jamur menyerap nutrisi dengan
penyatuan hifa yang menghasikan... hifa vegetatif
A. Zigospora D. Hifa+ 6. Hifa vegetatif pada jamur berfungsi
B. Sporangium E. Hifa - menghasilkan spora
C. Sporangiospora 7. Hifa fertil merupakan hifa yang
4. Daritabel berikut yang merupakan ciri pada ujungnya terdapat
jenis Penicilium adalah sporangium
8. Hifa fertil pada jamur memiliki
A. fungsi yang mirip dengan akar pada
B. tumbuhan tingkat tinggi
C. Pernyataan yang tidak tepat adalah
D. nomor...
E. A.1 dan 3 D. 2 dan 3
B. 2 dan 4 E. 1 dan 4
5. Perbedaan tumbuhan tingkat tinggi C. 1 dan 2
dengan jamur adalah 11. Berikut ini pasangan yang benar adalah
A. Jamur organisme parasit sedangkan A. Plasmogami 2n
tumbuhan sprofit B. Kariogami n+n
B. Dinding sel jamur tersusun atas C. Meiosis n+n
selulosa sedangkan dinding sel D. Spora n
tumbuhan tersusun atas kitin E. Miselium 2n

[DOCUMENT TITLE] KINGDOM FUNGI


2

12. Dalam siklus hidup generatif funi, ...


biasanya terjadi setelah...
A. Plasmogami, kariogami
B. B.Meiosis, kariogami
C. Reproduksi aseksual, reproduksi
seksual
D. Produksi spora, pembentukan
miselium dikariotik
E. meiosis, mitosis

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
3

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
1

[DOCUMENT TITLE] KINGDOM FUNGI


2

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
3

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
4

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
5

DAFTAR PUSTAKA

Campbell, Nail A. dan Jane B. Reece. 2002. Biologi. Jakarta : Erlangga.


Pratiwi, D.A, dkk. 2012. BIOLOGI untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta : Erlangga.
Siswa SMAN 78 Jakarta. Fungi. (Online). Tersedia : www.materi78.co.nr. (24 September
2017).
[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI
6

[DOCUMENT TITLE]
KINGDOM FUNGI