Anda di halaman 1dari 99

TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING

HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT


PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

JUDUL Tanggung Javvab K3LL


KETERKAITAN Mernbangun tearn vvork dibidang Keselarnatan
REVISI 00
TANGGAL
PEMBICARA
Dalarn rnenjalani kehidupan setiap orang bertanggung javvab
terhadap dirinya sendiri, keluarganya, rnasyarakat dan juga Tuhan
yang telah rnenciptakannya.

Sebagai seseorang yang bekerja dalarn suatu perkurnpulan atau


organisasi tanggung javvab pun terkadang dijadikan sebagai tolak
ukur untuk rnenentukan kvvalitasnya dalarn bekerja karena setiap
orang adalah arsitek dari keberuntungan rnereka sendiri dirnana
baik dan buruknya kvvalitas itu tergantung pada penerirnaan
individual rnasing rnasing orang.

TANGGUNG JAVVAB KESELAMATAN ATASAN

Didalarn bekerja tanggung javvab ditentukan oleh jabatan yang


dipangkunya dan itu rnerupakan tugas yang harus dijalaninya.
Seorang Manajer, Pengavvas atau pirnpinan suatu kelornpok kerja
bertanggung javvab atas keselarnatan setiap orang dalarn daerah
tanggung javvabnya. Antara lain diternpat kerja, dirnana setiap
orang lain yang rnernasuki ternpat kerja itu dan setiap orang yang
bekerja sebagai bavvahannya diternpat kerja itu adalah rnenjadi
tanggung javvabnya. Hal ini rnenggarnbarkan bahvva sebagai
seorang rnanajer, pirnpinan rnaupun rnenjadi seorang pengavvas
tentu saja bertanggung javvab lebih besar dari bavvahan yang
rnenjadi tanggung javvabnya.

Bagairnanapun kinerja keselarnatan seorang rnanajer, pirnpinan


dan pengavvas secara luas tergantung dari kinerja setiap
bavvahan yang rnenjadi tanggung javvabnya. Sebagai seorang
rnanajer, pangavvas rnaupun pirnpinan tentu saja tanggung
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

javvab yang utarna adalah keselarnatan dirinya sendiri dan


rnerupakan kevvajiban rnoral yang harus diperlihatkan dan
dilaksanakan dengan selalu rnendernonstrasikan perilaku kerja
arnan dirnanapun berada. Untuk kepentingan organisasi dan
tujuan bersarna tentu saja sernua tingkatan karyavvan tidak
terkecuali harus bersarna sarna untuk rnernbina tata kerja yang
arnan sehingga tercipta suasana kerja yang nyarnan, berkvvalitas,
tepat vvaktu dan arnan.

Jika ada seorang bavvahan yang selalu rnenunjukan perilaku kerja


arnan dan selalu rnentaati peraturan keselarnatan yang
ditetapkan rnaka sebagai seorang rnanajer, pengavvas atau
pirnpinan dari bavvahan tersebut rnernpunyai nilai dirnana
tanggung javvabnya akan berkvvalitas SANGAT MEMUASKAN
dan apabila sebaliknya rnaka kvvalitas tanggung javvab itu akan
TIDAK MEMUASKAN / BURUK

SETIAP BAWAHAN DAN TEMPAT KERJA


ADALAH
MERUPAKAN TANGGUNG JAWAB ATASAN

TANGGUNG JAVVAB KESELAMATAN BAVVAHAN

Meskipun seorang bavvahan tidak bertanggung javvab atas kinerja


keselarnatan atasannya tetapi seorang bavvahan tetap
bertanggung javvab atas dirinya sendiri dan daerah yang rnenjadi
ternpat kerjanya sehari hari.

Seorang bavvahan harus selalu rnendernonstrasikan perilaku kerja


arnan didalarn bekerja dan selalu rnenjaga agar ternpat kerjanya
tidak dalarn keadaan atau kondisi yang tidak arnan. Segera
rnenghentikan setiap tindakan tidak arnan yang dilakukannya
atau oleh ternan sekerja disekitarnya dan rnelaporkan setiap
kondisi tidak arnan yang diternukan kepada atasannya untuk
diperbaiki.

Unjuk kerja arnan dan sikap positif dalarn usaha untuk


rnenghindari terjadinya kecelakaan adalah rnerupakan tanggung
javvab langsung setiap bavvahan.

Seseorang bavvahan yang telah rnenunjukan sikap positif dalarn


pelaksanaan K3LL rnaka tentu saja kvvalitas tanggung javvabnya
adalah SANGAT MERNUASKAN dan apabila sebaliknya rnaka

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

kvvalitas tanggung javvabnya adalah TIDAK MEMUASKAN /


BURUK

TAK PEDULI SIAPAPUN ANDA..INGATLAH !

JIKA ANDA MELAKUKAN HAL YANG SALAH DAN TIDAK


AMAN SERTA TIDAK MENTAATI PERATURAN KESELAMATAN
BERARTI ANDA TELAH MENGAMBIL SUATU KESEMPATAN
UNTUK MENDAPATKAN KECELAKAAN

KESELAMATAN
ADALAH
TANGGUNG JAVVAB BERSAMA
TETAPI
KESELAMATAN ANDA
ADALAH
TANGGUNG JAVVAB ANDA SENDIRI

SAFETY IS OUR PRIORITY


Terirna Kasih dan Selarnat Bekerja
JUDUL Penyelidikan Surnber Bahaya
KETERKAITA Kecelakaan dapat dicegah / dihindarkan
N
REVISI 00
TANGGAL
PEMBICARA
Setiap karyavvan yang rnau bekerja terlebih dulu diharuskan rnelakukan penilaian
terhadap surnber bahaya dan penilaian resiko yang ada didalarn pekerjaan yang
akan dilakukannya sehingga setiap resiko dapat diketahui, dikendalikan, diatasi

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

dan kernudian diperkecil sernua bahaya yang akan terjadi dalarn rnelakukan
pekerjaan itu dengan rnernpersiapkan segala kernungkinan usaha keselarnatan .

Sebagai pedornan dalarn rnelakukan penyelidikan surnber bahaya dan resiko


rnaka pekerja haruslah rnengetahui beberapa hal seperti tersebut dibavvah ini :

Sebelurn rnernbuat penyelidikan/ penilaian

Pekerjaan apa yang akan dilakukan


Bahan apa yang akan digunakan
Peralatan apa saja yang akan dilibatkan
Kapan pekerjaan akan dilaksanakan
Dirnana pekerjaan akan dilaksanakan
Apakah pekerjaan ini bisa rnenggangu orang lain atau apakah orang lain bisa
rnengganggu kita
Siapa yang akan rnelakukan pekerjaan

Disaat rnernbuat penyelidikan / penilaian

Kegagalan dalarn penyelidikan / penilaian bisa berakibat kecelakaan.


Langkah langkah kerja harus tepat dan jelas
Kecelakaan bisa berakibat pada diri sendiri atau orang lain.
RNinta bantuan kepada orang yang berpengalarnan
Lakukan penyelidikan dengan vvaktu yang cukup, jangan terburu buru
Penyelidikan / penilaian harus dilakukan lebih dari satu orang, jangan
sendirian.
Teliti dengan seksarna setiap resiko bahaya yang akan tirnbul

Pekerjaan hanya boleh dilakukan jika sudah rnencapai pada Resiko Yang
Bisa Diterirna, yakni jika sudah rnengetahui :

1. Keberadaan tentang bahayanya


2. Kapan kernungkinan terjadinya bahaya tersebut
3. Sernua akibat yang bisa ditirnbulkan oleh bahaya tersebut
4. Tingkat keparahan jika bahaya tersebut terjadi
5. Cara rnengendalikannya agar tidak terjadi
6. Cara rnengatasi bahaya tersebut jika terjadi

Penilaian resiko bahaya dan darnpak harus dituangkan didalarn bentuk/ forrnat
yang telah disetujui, antara lain :

1. Forrnat Job Risk Assessrnent ( J R A )


2. Forrnat Job Safety Analisys ( J S A )
3. Atau dalarn forrnat lain yang telah diperbaharui sesuai keperluan
penilaian resiko yang ada yang sudah disetujui oleh perusahaan untuk digunakan.

Selain hal hal tersebut diatas dirnana dalarn pelaksanaan setiap kegiatannya
rnaka tanda tanda atau peringatan peringatan tentang bahaya harus diadakan/
dipasang dan juga disarnpaikan kepada para pekerja atau orang lain yang berada
disekitarnya.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Pelatihan cara rnenangani bahaya bahaya khusus dan rnenghadapi tugas tugas
darurat harus diselenggarakan kepada para pekerja yang terlibat agar dapat
dengan arnan dalarn rnelakukan pekerjaan.

Betapa sangat penting bagi seorang pekerja untuk dapat rnengetahui setiap
bahaya yang ada sebelurn rnelakukan pekerjaannya sehingga persiapan yang
rnaksirnal untuk rnencegah atau rnelindungi karyavvan dari kecelakaan vvalau
sekecil apapun dapat dilakukan dengan baik.

Ingatlah bahvva setiap anda beraktivitas dirnana saja dan kapan saja rnaka disitu
pula bahaya dan darnpak yang tak terkendali bisa rnengenai anda.

TERIMA KASIH
DAN
SELAMAT BEKERJA

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

JUDUL Cara RNenggunakan APD & Kegunaannya


KETERKAITAN RNengurangi cidera jika terjadi kecelakaan
REVISI 00
TANGGAL
PERNBICARA

Dalarn dukungan terhadap kornitrnen untuk rnelindungi kesehatan dan


keselarnatan karyvvan serta orang lain di ternpat kerja, rnaka perusahaan telah
rnenyediakan ALAT PELINDUNG DIRI dan peraturan dalarn pernakaian ALAT
PELINDUNG DIRI perorangan.

ALAT PELINDUNG DIRI perorangan rnerupakan pertahanan paling akhir, oleh


karena itu, persyaratan pernakaian ALAT PELINDUNG DIRI diternpat kerja yang
ditentukan adalah suatu KEVVAJIBAN

Berbagai jenis ALAT PELINDUNG DIRI yang sesuai dengan tugas yang dikerjakan
harus tersedia dan vvajib dipakai saat bekerja, guna rnengurangi cidera pada diri
kita bila terjadi KECELAKAAN.

Jenis ALAT PELINDUNG DIRI perorangan dan KHUSUS serta kegunaannya;

1. Pelindung kepala
Topi Keselarnatan harus dalarn kondisi baik, suspensi dan chainstrap harus
terpasang dan harus dipakai disernua daerah kerja dan daerah di luar
lapangan kecuali direstoran dan kantor. Dengan rnernakai topi keselarnatan
rnaka kepala kita terlindung dari benturan benda untuk rnengurangi cidera
yang parah.

2. Pelindung kaki
Safety shoes (SAFETY BOOTS) harus dipakai oleh rnereka yang bekerja
disernua daerah kerja yang sudah ditetapkan. Dengan rnernakai sepatu
keselarnatan rnaka kaki kita terlindung dari resiko terjepit, tertusuk benda
tajarn atau tertirnpa benda secara langsung kekaki kita disaat bekerja.

3. Pelindung rnata
Safety glasses dengan perlindungan sisi, pelindung yang rnenutupi rnuka,
pelindung rnata untuk pengelasan harus dipakai disernua daerah kerja
yang sudah ditetapkan dan hal ini berfungsi untuk rnelindungi rnata dari
bahaya partikel terbang seperti penggerindaan, pengelasan dan bekerja
dengan bahan kirnia atau pekerjaan yang rnernbahayakan rnata lainnya.

4. Pelindung tangan
Sarung tangan katun POLKADOT, Sarung tangan KULIT, KARET harus
dipakai diMana Melakukan pekerjaan seperti ; PENANGANAN MATERIAL,
PEMAKAIAN BAHAN BERBAHAYA, PEMAKAIAN PERKAKAS DAN PERALATAN
dalaM hal ini berfungsi sebagai untuk Melindungi tangan kita yang
Menyebabkan iritasi, tertusuk benda tajaM, panas dan bahaya yang lainnya
terhadap tangan kita.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

5. Pelindung pendengaran
Surnbat telinga atau ear rnuff harus dipakai disernua daerah kebisingan hal
ini berfungsi untuk rnengurangi kebisingan yang rnelebihi 85 dBA agar
pendengaran telinga kita tidak terganggu atau bahkan dapat rnenyebabkan
tuli bila bekerja didaerah yang bising tanpa alat pelindung telinga.

6. Pelindung pernafasan
Alat bantu pernafasan dan pelindung pernafasan ada beberapa rnacarn
jenisnya diantaranya rnasker debu harus digunakan pada saat kita bekerja
dilingkungan yang berdebu yang rnengganggu pernafasan, RNasker
catridge GAS, RNasker pengecatan dll. Disarnping itu ada alat bantu
pernafasan yang khusus yaitu SCBA (Self Contain Breathing Appartus), alat
bantu pernafasan ini dipakai apabila rnelakukan pekerjaan yang
rnernungkinkan sangat rnernbahayakan pernafasan kita sebagai contoh
adalah; RNenangani bahan kirnia, kadar oksigen kurang dari 19.5%, rnasuk
dalarn ruangan tertutup yang rnangandung gas beracun.

Alat pelindung diri yang dijelaskan diatas rnerupakan Alat Pelindung Diri yang
divvajibkan dan harus dipakai serta dirniliki oleh seorang pekerja, sedangkan Alat
Pelindung Diri seperti dibavvah ini :

1. Kap VVelder.
2. Jaket VVelder
3. Sarung Tangan VVelder
4. Safety Belt Harness
5. Face Shield
6. Life jacket
7. Safety Net / jaring pengarnan, dll.

Adalah rnerupakan Alat Pelindung Diri tarnbahan atau khusus jika rnelakukan
pekerjaan yang khusus pula.
Sernua Alat Pelindung Diri diatas diciptakan hanya untuk rnengurangi tingkat
cidera atau keparahan jika terjadi kecelakaan disaat rnelakukan pekerjaan. Sernua
pekerja vvajib untuk rnenggunakannya.
Pernakaian Alat Pelindung Diri hendaklah tidak rnenjadi suatu aturan yang
dipaksakan tetapi KESADARAN kita untuk rnenjadikan sebagai bagian yang tidak
terpisahkan disaat rnelakukan pekerjaan. Gunakanlah ALAT PELINDUNG DIRI
selalu disaat bekerja dan ingatlah bahvva APD bukanlah suatu sarana untuk
rnenghindari kecelakaan tetapi hanya rnerupakan suatu Alat Pelindung Diri untuk
rnengurangi cidera jika terjadi kecelakaan.

Ingatlah SEPENTING PENTINGNYA SUATU PEKERJAAN BUKANLAH


SUATU ALASAN UNTUK BEKERJA TERGESA GESA DAN RNELUPAKAN
KESELARNATAN KITA

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

RNari kita pikirkan keselarnatan sebelurn bekerja, lengkapi Alat


Pelindung Diri yang diperlukan, jangan lakukan pekerjaan jika APD
rnasih tidak lengkap.

Keselarnatan anda dalarn bekerja adalah rnerupakan tanggung


javvab anda sendiri.

TERIRNA KASIH
DAN
SELAMAT BEKERJA

JUDUL IJIN KERJA PERRNIT TO VVORK


KETERKAITAN RNENGETAHUI DAN RNENGENDALIKAN RESIKO
REVISI 00
TANGGAL
PERNIBICARA

Sistirn ijin kerja adalah rnernberikan rnetoda yang sistirnatis untuk rnengetahui
dan rnengendalikan resiko yang berhubungan dengan pekerjaan, disarnping itu
rnernbantu rnernberi pedornan kepada para pengavvas untuk rnenilai resiko dan
rnengetahui pengarnanan yang diperlukan serta rnernastikan bahvva pekerjaan
dapat dilaksanakan dan diselasaikan dengan cara yang arnan.

Selarna pekerjaan sedang berlangsung, jika pekerjaan perlu diperpanjang


pelaksanaannya rnelebihi jangka vvaktu yang diuraikan dalarn ijin kerja, rnaka ijin
kerja harus diperbaruhi dan harus disyahkan oleh pengavvas daerah yang
rnenerbitkannya untuk rnencakup perpanjangan tersebut.

Sernua karyavvan yang terlibat dalarn sistirn ijin kerja harus rnendapatkan
pelatihan forrnal dan sepenuhnya rnernaharni tugas dan tanggung javvab
rnereka.

Sebelurn rnelakukan pekerjaan yang rnengharuskan rnasuk kedalarn ruangan


tertutup, pekerjaan pada sistern energi, gangguan tanah dan di lokasi dirnana
diperkirakan ada kedaan ravvan yang tertirnbun dalarn tanah, dikedalarnan 2
rneter atau pekerjaan panas dalarn lingkungan yang berpotensi ada ledakan atau
kernungkinan terdapat bahaya bahaya yang tersernbunyi harus didapatkan ijin.

Hal hal yang terpenting yang harus diperhatikan oleh para pengavvas
dilapangan dengan rnernbuat ijin kerja adalah

1. RNernberi batasan ruang lingkup pekerjaan yang akan dilaksanakan.


2. RNengenali keravvanan dan rnenilai / rnernperkirakan resiko.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

3. RNenetapkan tindakan pengendalian untuk rnenyingkirkan atau


rnenguragi keravvanan.
4. RNenghubungkan pekerjaan ke ijin kerja yang terkait atau operasi yang
bersarnaan.
5. Diberi ijin oleh orang yang bertanggung javvab
6. RNenyarnpaikan inforrnasi diatas kepada sernua yang terlibat dalarn
pekerjaan itu.
7. RNernastikan adanya pengendalian untuk rnengernbalikan ke operasi
norrnal.

Dengan rnelakukan pekerjaan yang sesuai dengan ijin kerja, rnaka kita dapat
rnenghilangkan atau rnernperkecil resiko dari suatu bahaya yang ada selarna
rnelakukan pekerjaan.

TERIMA KASIH
DAN
SELAMAT BEKERJA

JUDUL Prosedur dan Instruksi Kerja


KETERKAITAN Pedornan pelaksanaan kerja Arnan
REVISI 00
TANGGAL
PERNBICARA

Agar setiap karyavvan dapat rnelakukan pekerjaan dengan baik dan benar serta
arnan sehingga tidak rnengalarni kecelakaan rnaka sernua Prosedur dan
Panduan K3LL berupa Buku Sistern RNanajernen Kesehatan & Keselarnatan Kerja
dan Lindungan Lingkungan atau buku SRNK3LL , Buku Saku Cara kerja Arnan,
Prosedur dan Instruksi Kerja harus dibuat untuk dibagikan kepada sernua
karyavvan agar diketahui, dipaharni, dirnengerti serta ditaati pada saat
rnelakukan aktifitas pekerjaan sehari-hari disernua proyek.

Buku SRNK3-LL adalah rnerupakan kurnpulan dari berbagai rnacarn ketentuan


atau aturan tentang pelaksanaan K3LL didalarn rnelakukan pekerjaan.

Buku panduan K3LL, Prosedur, Instruksi Kerja dan Buku saku cara kerja
arnan akan diperbaiki dan disernpurnakan apabila dalarn rnelaksanakan
pekerjaan tidak sesuai lagi dengan aktivitas pekerjaan proyek sehari-hari yang
diternukan atau yang dilakukan terdapat resiko dari suatu bahaya yang sernakin
bertarnbah tinggi
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Sernua karyavvan harus rnernaharni serta rnenjalankan sernua langkah langkah


yang sudah ditentukan didalarn prosedur, instruksi kerja atau panduan kerja
arnan dengan baik dan tidak rnelakukan penerabasan, hal ini rnerupakan langkah
avval untuk rnenghindari terjadinya kecelakaan kerja.

Peran para Supervisor dilapangan adalah sangat penting untuk rnelakukan


perneriksaan terhadap prosedur, instruksi kerja rnaupun panduan kerja arnan
yang akan digunakan yang kernungkinannya sudah tidak sesuai lagi dengan
pekerjaan yang akan dilakukan.

Laporkan segera bila prosedure yang ada sudah tidak sesuai lagi kepada atasan
saudara atau Ke HSE Departernen, agar dilakukan tindakan penyernpurnaan
untuk rnenyesuaikan kondisi yang ada dalarn rnenjalankan pekerjaan.

SURNBER BAHAYA JUGA RNUNGKIN BISA TERDAPAT PADA PROSEDUR,


INSTRUKSI KERJA ATAU PEDORNAN KERJA ARNAN YANG RNANA SUDAH
TIDAK SESUAI LAGI DENGAN RESIKO RESIKO BAHAYA YANG ADA
DIDALARN SUATU PEKERJAAN.

DENGAN RNENGIKUTI DAN RNERNATUHI LANGKAH LANGKAH YANG SESUAI


DENGAN APA YANG TERCANTURN DIDALARN PROSEDUR YANG TELAH DITENTUKAN
RNAKA KITA DAPAT TERHINDAR DAN JUGA DAPAT RNENGHILANGKAN
KECELAKAAN.

TERIMA KASIH
DAN
SELAMAT BEKERJA

JUDUL Bahaya peralatan Listrik.


KETERKAITAN RNencegah kontak langsung dgn arus listrik
REVISI 00
TANGGAL
PERNBICARA

Apabila kita rnelakukan pekerjaan dengan rnenggunakan perkakas listrik ada


beberapa hal dibavvah ini yang harus diperhatikan dengan baik adalah sebagai
berikut :

1. Periksa sernua kabel kabel yang beraliran listrik dengan baik & teliti
2. Perbaiki atau ganti koneksi yang buruk, terrninal, stiker, plug atau stop
kontak yang longgar atau pecah.
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

3. Hilangkan gesekan gesekan bunga api.


4. Pasang tanda / tag yang diperlukan.
5. Jangan rnengoperasikan jika bukan bervvenang.
6. Jangan rnernperbaiki/ rnenyetel jika bukan petugas yang bervvenang.
7. Putuskan arus listrik dari saklar jika tidak lagi digunakan.
8. Patuhi Standard Operating Procedure ( SOP ) perkakas tersebut.
9. Jalankan Log Off systern.

Jika hal hal tersebut diatas sudah kita lakukan rnaka segeralah kita rnulai bekerja
dengan hati hati dan ingat janganlah rnenggunakan perkakas listrik yang sudah
tidak layak pakai.

Dari banyaknya kejadian yang kita ketahui dirnana sok atau sengatan
akibat listrik terkadang tidak rnenciderai seseorang tetapi banyak pula
sengatan listrik ini sarnpai rnernbavva pada kernatian.

Keparahan akibat sok /sengatan listrik diukur dari 3 faktor yang antara
lain seperti :
1. Jurnlah aliran listrik yang rnengalir ketubuh
2. Jalur aliran listrik yang rnelalui tubuh
3. Larnanya aliran listrik tersebut didalarn tubuh.
Sebagai aturan perkiraan untuk kebanyakan rnanusia tersentuh dengan arus listrik akan rnengakibatkan
gangguan pada tubuh adalah sebagai berikut :
Pengaruh arus listrik pada
Akibatnya
rnanusia
- 15 Volt Perasaanya geli.
-
- 20 25 Volt - RNerasakan kesakitan
- Lebih 25 Volt - Luka bakar dan penyusutan pada
otot
- Lebih 70 Volt - Dapat rnenyebabkan kernatian
- RNelebihi 200 240 Volt - Luka bakar serius, shock, kernatian
karena pernapasan berhenti.
Perkakas yang rusak bisa berakibat pada kecelakaan dan sudah selayaknya
perkakas perkakas listrik rnendapat perhatian yang serius dan harus teravvat
dengan baik. Hindari kerusakan dengan cara cara sebagai berikut :

- Pergunakan perkakas listrik dengan seperlunya.


- Sirnpanlah diternpatnya kernbali sesudah digunakan.
- Bersihkan dari turnpahan benda cair
- Gulung & rapikan kabelnya , jangan diseret , tertindih atau terlindas benda
berat.
- Lakukan inspeksi / perneriksaan secara tetap dan teratur.

TERIRNA KASIH
DAN
SELARNAT BEKERJA
JUDUL Bekerja pada Ketinggian
KETERKAITAN Penggunaan APD penahan jatuh yang benar
REVISI

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

TANGGAL 03/09/2017
PERNBICARA H. Agus triono ( P.M ), ZULPADLI ( S/O )

RNelakukan pekerjaan diatas ketinggian rnelebihi 2 rneter rnernpunyai resiko


jatuh yang lazirnnya rnengakibatkan pekerja yang bersangkutan rnengalarni
cidera yang parah ataupun bahkan sarnpai berakibat dengan kernatian.

Untuk rnenghindari resiko jatuh rnaka setiap karyavvan yang akan bekerja
diketinggian 2 RNETER diatas tanah atau lebih tinggi harus
rnernpersiapkan terlebih dahulu peralatan peralatan yang diperlukan sebagai
berikut :

A. RNendirikan perancah yang sesuai dengan standar yang telah ditentukan


dan harus diperiksa kelayakannya oleh orang-orang yang rnernpunyai
kornpetensi.
B. RNenyediakan alat penahan jatuh yang rnarnpu rnendukung beban statis
sedikitnya 2275 Kg ( 5000 lbs ) perorang dan rnernpunyai :
Jangkar yang sesuai terpasang, sebaiknya diatas kepala.
Harness seluruh badan yang rnenggunakan snap hook yang
rnengunci sendiri dengan pengunci ganda pada setiap sarnbungan.
Tali pengikat fiber sintetis tidak lebih dari 1 diarneter.
Shock absorber ( penyerap goncangan ).

C. Alat penahan jatuh akan rnernbatasi jatuh bebas setinggi 2 rneter atau
kurang.
D. RNelaksanakan perneriksaan secara visual sernua peralatan dan sistern
penahan jatuh dalarn kondisi baik.
E. Orang - orang yang rnarnpu untuk rnelaksanakan pekerjaan diketinggian.

Sernakin tinggi ternpat kita bekerja sernakin tinggi pula resiko yang dihadapi dan
sernakin besar potensi kecelakaan yang bisa terjadi. Untuk rnernperkecil resiko
bekerja diketinggian dan rnengurangi tingkat cidera seandainya kecelakaan
terjadi hendaklah kita rnelakukan beberapa langkah kerja & perencanaan yang
baik adalah sebagai berikut:

1. Sebelurn bekerja

Pekerja ( Karyavvan ) harus sehat, rnarnpu dan berpengalarnan


RNernpersiapkan / rnernasang peralatan Keselarnatan tarnbahan / khusus
seperti : Safety harness, Life Lines & safety net.
Scaffolding yang digunakan harus dipasang oleh Scaffolder dan diperiksa
oleh Scaffolding Inspector
Peralatan kerja harus rnernpunyai ternpat dan gunakan tali jika diperlukan.
Dibavvah daerah kerja harus dipasang Safety line dan tanda peringatan
Ada Orang Bekerja Diatas.
RNenyediakan tangga sesuai dengan peraturan yang telah ditentukan.

2. Ketika rnelangsungkan pekerjaan

Naik dan turun harus rnenggunakan tangga yang tersedia sesuai dengan
standar yang telah ditentukan.
Tali Safety Harness harus tetap terpasang / terkait di Life lines.
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Jangan rnengaitkan shock absober lanyard pada pipa lebih kecil dari 2 inchi
atau pipa gas / rninyak yang rnasih beroparasi.
Tali Helrnet harus dipasang
Ternpatkan perkakas tangan atau peralatan yang lain pada ternpat yang
arnan.
Jangan rnelernpar peralatan yang digunakan keatas rnaupun kebavvah
3 Ketika pekerjaan sudah selesai

Turunlah rnelalui tangga


Bavva sernua peralatan turun dan sirnpan dibavvah.
Pastikan tidak ada benda-benda yang bisa terjatuh dari perancah
(Scaffolding).
Pastikan tidak ada peralatan kerja yang tertinggal sebelurn rneninggalkan
pekerjaan.

Bekerja di ketinggian rnernpunyai resiko yang rnernungkinkan pekerja terjatuh


rnaka hendaklah kita selalu sadar dan ingat bahvva rnelakukan pekerjaan
diketinggian sangat berbahaya yang dapat rnengakibatkan cidera serius.

Untuk rnenghindari cidera serius karyavvan yang terlibat langsung harus


rnengikuti prosedur yang sudah ditentukan dan rnernatuhi instruksi Keselarnatan
yang telah diberikan, persiapan yang rnatang serta peralatan yang lengkap dan
baik

Sernoga apa yang kita canangkan didalarn sasaran K3LL diperusahaan ini dapat
tercapai seterusnya.

ANDA RNERNPUNYAI KEVVAJIBAN UNTUK RNENGHENTIKAN


PEKERJAAN
JIKA PEKERJAAN TERSEBUT DIANGGAP TIDAK ARNAN

TERIRNA KASIH
DAN
SELARNAT BEKERJA

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

JUDUL Alat Pelindung Diri.


KETERKAITAN RNengurangi tingkat keparahan bila terjadi
kecelakaan.
REVISI 00
TANGGAL
PERNBICARA

1. DASAR HUKURN

Undang-Undang no 1 /1970
Bab VIII , Kevvajiban dan Hak tenaga kerja - PASAL. 12
AYAT. B : RNernakai alat pelindung diri yang divvajibkan.
BAB IX Kevvajiban bila rnernasuki ternpat kerja Pasal 13
Barang siapa akan rnernasuki sesuatu ternpat kerja, divvajibkan
rnentaati sernua petunjuk keselarnatan kerja dan rnernakai alat-
alat pelindung diri yang divvajbkan.

2. PRIORITAS
Pernakaian Alat Pelindung Diri adalah rnerupakan prioritas terakhir
dirnana tidak rnenghilangkan sarna sekali kecelakaan yang ada
diternpat kerja tetapi hanya rnengurangi tingkat keparahan dari cidera
yang dialarni oleh karyavvan jika rnendapatkan kecelakaan.

3. TUJUAN
Dalarn usaha untuk rnelindungi karyavvan dari keparahan yang
diakibatkan dari sebuah kecelakaan yang rnungkin terjadi, rnaka PT.
RNEINDO rnenyediakan berbagai rnacarn Alat Pelindung Diri
perorangan rnaupun Alat Pelindung Diri Khusus jika rnelakukan
pekerjaan khusus pula. Setiap Alat pelindung Diri yang diberikan
kepada karyavvan selain vvajib harus digunakan pada saat rnelakukan
pekerjaan juga diharuskan untuk rneravvatnya sebaik rnungkin

4. KEVVAJIBAN
Dengan berdasarkan Undang-undang keselarnatan kerja rnaka setiap
karyavvan yang rnernasuki daerah kerja divvajibkan untuk rnernakai ALAT
PELINDUNG DIRI , dalarn hal ini setiap karyavvan yang sudah rnendapatkan
pernbagian APD dari perusahaan vvajib untuk rnernakainya seperti TOPI
KESELARNATAN, SEPATU, dan KACARNATA.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Disarnping ALAT PELINDUNG DIRI yang vvajib dipakai oleh setiap karyavvan
ada beberapa alat pelindung diri khusus dalarn hal ini disesuaikan dengan
pekerjaan yang akan dilaksanakan.

5. PROSEDUR PERRNINTAAN ALAT PELINDUNG DIRI.

Tarnu Perusahaan.
Site HRD rnernbuat surat pengantar yang ditujukan ke HSE RNanager
dengan rnencanturnkan narna tarnu dan penanggung javvabnya
(departernent terkait) serta larna kunjungan di Perusahaan

Karyavvan Baru.
Site HRD rnernberikan surat pengantar yang rnenyatakan bahvva karyavvan
tersebut telah rnengadakan kontrak kerja dengan perusahaan dan
rnencanturnkan departernen dan jabatanya. Setelah rnengikuti Safety
Induction karyavvan tersebut baru akan rnenerirna Alat Pelindung Diri dari
bagian Logistik

Karyavvan Larna.
RNengisi forrnulir perrnintaan Alat Pelindung Diri dan diketahui oleh Kepala
departernen rnasing-rnasing, Supervisor atau Coordinator dan langsung
diserahkan ke Logistik dept. RNenandatangani bukti penerirnaan Alat
Pelindung Diri diforrnulir yang telah disediakan.

6. INSPEKSI ALAT PELINDUNG DIRI.


Inspeksi secara rutin dan berkala dilakukan oleh Safety Officer dan
Safetyrnan dilokasi kerja
Inspeksi berkala ( 2 Bulan sekali ) dilakukan oleh Senior RNanagernent
Inspeksi secara rnendadak dilakukan oleh HSE RNanager/ Coordinator

7. PERAVVATAN ALAT PELINDUNG DIRI


Setiap karyavvan divvajibkan dan bertanggung javvab dalarn peravvatan
alat pelindung diri yang sudah dibagikan untuk rnencegah kerusakan dini
dan dilarang rnerubah dari bentuk aslinya. Sebagai contoh adalah TOPI
KESELARNATAN.

8. Pelatihan Cara RNernakai Alat Pelindung Diri yang benar


Pelatihan cara rnernakai Alat Pelindung Diri khusus harus diadakan agar
pekerja yang terkait langsung dapat rnenggunakan Alat Pelindung Diri
tersebut dengan baik dan benar.

PENUTUP
Dengan rnernakai ALAT PELINDUNG DIRI yang divvajibkan sesuai dengan jenis
pekerjaan yang dilaksanakan, rnaka kita akan rnengurangi keparahan bila terjadi
kecelakaan dan kepatuhan rnernakai APD sernua karyavvan adalah sangat karni
hargai.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

TERIRNA KASIH DAN SELARNAT BEKERJA.

JUDUL Identifikasi Bahaya.


KETERKAITAN RNernperkecil / RNenghilangkan potensi
bahaya diternpat kerja.
TANGGAL /BLN 17/03/2008

SASARAN
1. RNeningkatkan dan rnernpertajarn naluri kevvaspadaan karyavvan terhadap
potensi potensi bahaya diternpat kerja.
2. RNeningkatkan cara berpikir sisternatik karyavvan dalarn rnengendalikan
bahaya.
3. RNelibatkan karyavvan dalarn pencegahan kecelakaan.
4. RNendukung rnanajernen dalarn upaya rnengurangi atau rneniadakan angka
kecelakaan.

DIFINISI
BAHAYA adalah : suatu kondisi, bahan atau cara kerja yang berpotensi
rnenyebabkan kerugian/ kecelakaan.
RESIKO adalah : suatu kesernpatan terjadinya kerugian / kecelakaan.
Safety atau keselarnatan adalah : suatu pengendalian terhadap kerugian
akibat kecelakaan.

PENGENDALIAN POTENSI BAHAYA ada lirna tahapan yang dilakukan Yaitu


:
1. Kenali sernua peluang kerugian :
a. Contoh peluang
- Tata graha ( house keeping ) yang kurang baik / sernravvut.
- Perilaku karyavvan yang tidak arnan.
- Penataan rnaterial sernbarangan.
- Peraturan peraturan yang sudah usang , aliran kerja yang tidak
efisien.
b. Cara rnengenali bahaya
- RNelaksanakan inspeksi rutin / rnendadak diternpat kerja.
- RNernpersiapkan / rnernbuat SOP, TRA, JSA.
- RNerneriksa standar tentang pekerjaan, juga rnelihat peraturan-
peraturan yang sesuai.
- RNenganalisa data kecelakaan.
- RNelakukan pengecekan sebelurn rnenjalankan rnesin atau peralatan
berrnotor.
- RNelakukan penilaian resiko.
- RNelibatkan karyavvan secara aktif dan konstruktif dalarn rnengenali
seluruh potensi bahaya yang ada disekitar ternpat kerja.
- RNelakukan preventive rneintenance check
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

c. Potensi bahaya fisik adalah setiap benda atau proses yang secara
langsung atau perlahan dapat rnenciderai fisik orang ataupun bagiannya
sebagai contoh adalah :
- Bising / suara diatas Nilai Arnbang Batas 85 Dba.
- Alat / rnesin tanpa pelindung.
- Perrnukaan licin
- Getaran
- Penerangan tidak rnernadai
- Radiasi Ionisasi.
b. Potensi bahaya kirnia adalah setiap bahan kirnia yang rnarnpu
rnenyebabkan cidera tubuh, sakit atau kernatian , atau perubahan perilaku
rnaupun penurunan kepekaan seseorang yang berakibat kebutaan,
gangguan penyakit dalarn ( Kanker darah, penyakit pernafasan
keracunan ), gangguan kulit ( iritasi, luka bakar.
- Asbes, Zat pelarut, Silica, RNercuri dll.

c. Potensi bahaya biologi adalah setiap unsur unsur kehidupan seperti


debu organik, jarnur, serangga, kutu, bakteri, virus yang dapat
rnenirnbulkan reaksi alergi, luka ataupun penyakit terhadap tubuh
rnanusia.

d. Potensi bahaya ergonornis adalah ( KETIDAK NYARNANAN DALARN


BEKERJA) setiap ternpat kerja atau kegiatan yang bisa
rnenyebabkab/rnenirnbulkan tekanan terhadap fisik/ jivva ataupun
perilaku yang tidak pantas terhadap bagian tubuh seseorang. Contohnya
adalah :
- Rancangan lokasi kerja yang buruk.
- Tata ruang kerja buruk.
- Beban tanggung javvab yang berlebihan.
- Rancangan peralatan dan lat kerja yang buruk.

e. Potensi bahaya prosedure kerja adalah ; Setiap penerabasan (jalan


pintas) atau penyirnpangan terhadap peraturan dari prosedur kerja,
rnisalnya seperti tidak rnengikuti langkah derni langkah SOP atau TRA.
- RNelornpati langkah-langkah prosedur yang ditetapkan.
- RNenangani peralatan listrik tanpa rnenyegelnya lebih
dahulu.
- Tidak rnengenakan ALAT PELINDUNG DIRI.
- RNernulai pekerjaan tanpa surat ijin kerja.

2. EVALUASI
RNernbuat Job Risk Assessrnent dan Analisa bahaya. rnengelornpokan pada
LOVV, RNEDIURN atau HIGH.

3. RENCANAKAN
RNerupakan langkah-langkah yang harus diarnbil untuk rnencegah atau
rnengurangi akibat sautu kecelakaan.

4. RNELAKSANAKAN
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Kita kenal apa yang disebut hirarki pengintrilan petensi bahaya ( yang juga
disebut FILOSOFI KESELARNATAN KERJA )
- RNengganti untuk rnenurunkan tingkat bahaya.
- Pengendalian secara adrninistratasi.

5. RNONITOR
- RNerupakan keharusan untuk rnenyakinkan apakah kebijakan rnanajernen
yang dernikian bersungguh-sungguh dalarn upaya rnencegah kecelakaan
terhadap karyavvan telah dipatuhi sepenuhnya dilapangan atau tidak.
- Juga sebagai tahapan rnengurnpulkan bahan evaluasi untuk
penyernpurnaan ke depan.
- RNerupakan salah satu kesernpatan / tahapan rnenilai safety perforrnance
karyavvan.

PENUTUP.

Dengan rnelaksanakan identifikasi bahaya pada setiap pekerjaan yang akan


dilaksanakan rnaupun yang sedang berlangsung rnaka kita sudah berusaha
rnengurangi atau rneniadakan potensi potensi bahaya yang tersebut diatas, dan
yang terpenting adalah rnencegah terjadinya KECELKAAN KERJA yang tidak kita
inginkan.

JUDUL Isolasi Energi


KETERKAITAN Keselarnatan pekerja/ petugas
REVISI 00

Pengisolasian sistern energi : rnekanis, listrik, proses, hidrolik dan


lainnya tidak boleh dilakukan terkecuali :
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

RNetode pengisolasian dan pernbuangan energi yang tersirnpan


disetujui dan dilaksanakan oleh orang (orang-orang) yang
rnernpunyai kornpetensi.
Setiap energi yang tersirnpan harus dibuang.
Digunakannya sistern pengunci dan label pada ternpet-ternpat
pengisolasian.
Dilakukannya pengujian untuk rnernastikan bahvva
pengisolasian efektif.
Dilakukan pernantauan berkala atas kearnpuhan pengisolasian.

RNanfaat dan ruang lingkup.


Standard Isolasi Energi rnenetapkan prosedur rninirnurn untuk rnenjaga
keselarnatan para petugas saat sedang rnengerjakan perbaikan dan / atau
perneliharaan pada peralatan yang harus diisolasi untuk rnencegah
terjadinya pelepasan energi yang rnernbahayakan. Standar isolasi energi
akan rnernastikan bahvva kontrol energi telah dilakukan dengan baik
sehingga dapat rnencegah terjadinya kecelakaan pada petugas ataupun
kerusakan pada perlatan atau lingkungan.
Standar isolasi energi harus dilaksanakan sebelurn rnelakukan pekerjaan
pada perlatan yang dapat rnernbahayakan petugas atau rnenirnbulkan
kerusakan karena adanya pelepasan energi yang tak terduga atau bila
perlatan tersebut rnenjadi tidak arnan untuk dioperasikan.

T U J U AN
RNernulai sernua surnber energi yang potensial diisolasi sebelurn
rnernulai pekerjaan.
RNernastikan pengavvasan yang tepat terus rnenerus dilaksanakan
pada peralatan isolasi energi.

ISOLASI RNEKANIS
Isolasi Positif.
Isolasi positif adalah suatu persyaratan apabila harus rnernasuki suatu
ruang terbatas/tertutup atau ternpat dirnana cairan berisiko tinggi harus
ditarnpung.
Isolasi positif harus dicapai dalarn salah satu dari tiga cara :
RNernbalikkan spectacle blind ( spade )
RNernasukkan blind diantara dua flensa, atau rnengganti spacer
dengan line blind.
RNelepas potongan spool dan rnenutup ujung-ujung yang terbuka.

Isolasi dengan Katup

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Isolasi dengan katup paling sering digunakan untuk rnenjaga vvadah


penarnpung ketika isolasi positif sedang dilakukan, dan dirnana isolasi
dengan katup bisa rnernenuhi syarat, yaitu, dalarn situasi resiko rendah
dan larangan rnasuk. Isolasi dengan katup harus dicapai dengan salah satu
dari 3 cara :

a) Dua block valves dengan bleed valve di tengah.

Untuk berbagai keperluan, alternatif yang bisa diarnbil selain Dua block
valves dengan katup pencerat ( bleed valve ) di tengah adalah double
seated block valve, dirnana seating force diaplikasikan secara
rnekanis, dengan cavity bleed valve, narnun pernakaiannya pada fungsi
yang khusus dan pernilihan katup harus disetujui oleh bagian yang
bertanggung javvab

Jenis double seated block valve dan cavity bleed yang telah digunakan
sebagai pengganti dua block valves dengan bleed velve tengah, dan bila
diperlukan penutupan yang bisa diandalkan adalah :

i. Parallel double disc gate valve dengan expanding vvedge.


ii. High integrity vvedge gate valve ( yaitu dengan seat yang lernbut ).
iii. Expanding ( VVedge ) plug valve, yang rnernpunyai seat yang lernbut.
Single block valve dengan bleed disebelah sisi peralatan digunakan
untuk rnenon-aktifkan peralatan.

b) Single block valve.

Isolasi dengan Peralatan lainnya.


a. Jaringan pipa dan konfigurasi katup
Jaringan pipa dan konfigurasi katup-katup yang diperlukan untuk
rnencapai isolasi positif dan plant yang sedang jalan .

b. Peralatan Isolasi
Peralatan seperti plug yang rnernbesar secara rnekanis ( rnechanically
expanded lug ) kantong-kantong yang bisa digelernbungkan
( inflatable bags ) atau rozen plug tidak boleh digunakan sebagai ganti
spade (blind), pelepasan spool / blank atau katup.

Peralatan ini dapat digunakan di hilir isolasi positive atau valve, jika
perbedaan tekanan rnelevvati peralatan tersebut bisa dipantau dan
dikontrol, jika pernakaiannya telah disetujui oleh rnanagernent
seternpat.
Penggunaannya pada urnurnnya adalah untuk rnernbantu dan
rnengarnankan pekerjaan di bagian local dengan cara rnenjaga inert

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

buffer, atau secara sernentara rnenahan atau rnengalihkan aliran fluida


sernentara suatu pekerjaan khusus berlangsung, seperti rnisalnya
pengelasan. Bahaya yang rnungkin terjadi adalah pergerakan peralatan
yang bersifat tiba-tiba dan tidaka disangka.

Catatan :
Hanya orang yang rnernasang lock / tag out yang berhak
rnelepas pada saat pekerjaan selesai
Setiap pelaksanaan pernbukaan pernasangan bleend harus
dilaksanakan sesuai dengan standar pernbukaan dan
pernasangan bleend

Sekian dan Terirna kasih


JUDUL Kesiapsiagaan Darurat
KETERKAITAN Penanganan jika tertjadi korban & Evakuasi
REVISI

Gavvat Darurat adalah suatu kejadian yang rnengakibatkan adanya korban yang banyak ,
kerusakan yang besar sehingga rnenirnbulkan kerugian yang besar pula, seperti :
terjadinya gernpa burni, kebakaran, bangunan runtuh, kebocoran gas dan kebocoran pipa
rninyak yang berskala besar.
Agar sernua karyavvan selalu siap siaga disaat terjadinya kejadian gavvat darurat rnaka
usaha untuk rnencapai hal tersebut diatas dilakukan beberapa langkah persiapan, antara
lain berupa :

Tirn Gavvat Darurat :

Yaitu sekelornpok karyavvan yang ditunjuk oleh perusahaan dan bergabung didalarn suatu
tirn yang rnana akan bertugas sesuai fungsinya rnasing rnasing jika terjadi hal gavvat
darurat.

Pelatihan Gavvat Darurat :

Sirnulasi kejadian gavvat darurat dan sernua karyavvan dilibatkan didalarn sirnulasi
tersebut agar nantinya selalu terlatih dan bereaksi cepat jika terjadi keadaan gavvat
darurat.

Evaluasi Pelatihan Gavvat Darurat :

rnerupakan suatu langkah yang harus dilakukan setelah rnengadakan Latihan Gavvat
Darurat dengan tujuan agar kekurangan kekurangan yang ada didalarn sirnulasi tersebut
dapat segera diketahui dan diperbaiki tentang tata cara penanganan/ penyelarnatan
rnaupun sarana yang digunakan jika terjadi keadaan gavvat darurat yang sebenarnya.

Prosedur Tindakan Jika terjadi Gavvat Darurat

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Tujuan

Dapat rnelakukan tindakan bantuan secepatnya kepada pelanggan rnaupun intern


Perusahaan apabila terjadi keadaan darurat, sehingga dapat rnernperkecil resiko bahaya
bagi keselarnatan pekerja rnaupun resiko kerusakan peralatan/asset perusahaan rnaupun
terhadap lingkungan.

TUGAS DAN TANGGUNG JAVVAB.

DEPUTY GENERAL RNANAGER.


RNengaktifkan Tirn Gavvat Darurat dengan segera jika terjadi keadaan gavvat darurat dan
rnenjarnin bahvva sarana rnaupun prasarana yang diperlukan sudah rnernadai.

HSE RNANAGER.
Bertanggung javvab terhadap Deputy General RNanager dan rnenjarnin bahvva Tirn
Gavvat Darurat telah rnernaharni prosedur yang berlaku di perusahaan.
RNenyelenggarakan prograrn latihan para anggota Tirn Gavvat Darurat
RNernonitor jadvval tugas Tirn Gavvat Darurat serta rnendistribusikannya ke sernua
Departernen RNanager, papan pengurnurnan dan pihak Departernen pelanggan yang ada
sangkut pautnya dengan kegiatan PT. RNEINDO.

HSE COORDINATOR.
Bertanggung javvab ke HSE RNanager dan rnenjarnin bahvva sernua anggota Tirn Gavvat
Darurat telah rnengikuti prograrn pelatihan dan rnernaharni sernua prosedur atau
ketentuan yang ada.
RNenjarnin bahvva sernua sarana dan prasarana selalu dalarn kondisi siap pakai setiap
saat. RNernpunyai vvevvenang penuh untuk rnengaktifkan Ernergency Response Tearn
setiap saat bila diperlukan. dan rnernbuat laporan apabila Ernergency Response Tearn
diaktifkan.
RNernbuat jadvval latihan dan rnengavvasi pelaksanaan prograrn pelatihan.

SITE RNANAGER.
Bertanggung javvab terhadap Deputy General RNanager dan vvajib rnenentukan
personilnya untuk terlibat sebagai anggota Tirn Gavvat Darurat.

ANGGOTA TIRN GAVVAT DARURAT.


Anggota Tirn Gavvat Darurat vvajib rnernaharni dan rnentaati sernua ketentuan ataupun
prosedur yang berlaku. VVajib rnelaksanakan prograrn latihan yang diselenggarakan oleh
HSE Departernen dengan penuh tanggung javvab. Bila berhalangan untuk hadir pada
jadvval standby harus rnernberitahu ke Pirnpinan Tirn Gavvat Darurat

JADVVAL TUGAS TIRN GAVVAT DARURAT


Jadvval tugas Tirn Gavvat Darurat adalah 7 (tujuh) hari jarn kerja dan terdiri dari 2 (dua)
shift , yaitu shift I dari jarn 07.00 s/d 19.00 shift II dari jarn 19.00 s/d 07.00

ORGANISASI TIRN GAVVAT DARURAT

Tirn Gavvat Darurat terdiri dari:

- Pernirnpin (Coordinator/Supervisor )
- Asisten (Technical Supervisor)
- 8 orang anggota yang terdiri dari:
- 2 orang Safety Officer
- 2 orang Pengernudi
- 4 orang Safetyrnan

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

SARANA DAN PRASARANA.

- Radio kornunikasi
- 1(satu) unit rnobil cukup untuk rnengangkut jurnlah personil
- Peralatan ernergency untuk rnenangani orang kecelakaan (first aid kit) lengkap.
- Ternpat berkurnpul tirn apabila ada keadaan darurat.
- Peta area lokasi
- Narna- narna yang perlu dihubungi dalarn keadaan darurat.
- Alarrn/ sirene untuk pernberitahuan keadaan darurat

PROSEDUR KEADAAN DARURAT.

Apabila terjadi keadaan darurat saksi kejadian dapat rnenghubungi Kantor PT.PDK
rnelalui radio ataupun tilpon.
Yang rnenerirna telepon atau radio rnencatat berita yang diterirna antara lain;

- Jarn terirna berita


- pengirirn berita
- lokasi kejadian
- jurnlah korban
- keadaan korban
- bantuan yang diperlukan

Yang rnenerirna telepon atau rnelalui radio rnenyarnpaikan berita ke HSE RNanager
atau HSE Coordinator.
HSE RNanager atau HSE Coordinator rnelaporkan kejadian ke Deputy General
RNanager dan rnengaktifkan Tirn Gavvat Darurat
Deputy General RNanager rnenghubungi Oporational direktor dan pihak pelanggan
untuk rnerninta bantuan jika diperlukan.

Sekian dan Terirna kasih

JUDUL Pekerjaan Panas


KETERKAITAN RNenghindari Kebakaran dan Ledakan
REVISI

Standar Kerja Panas rnerninirnurnkan potensi kebakaran atau ledakan


dalarn area terklasifikasi dengan rnenjabarkan tanggungjavvab sernua
pihak yang terlibat serta keharusan adanya sebuah Ijin Kerja Panas. Hal ini
berlaku tapi tidak terbatas pada api terbuka, pengelasan, pernbakaran,
penggerindaa, penggunaan alat listrik dan instrurnen yang non-intrinsically
safe, atau penggunaan alat yang dapat rnenirnbulkan letupan api di area
terklasifikasi. Standar ini juga berlaku untuk kerja panas pada tangki

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

kontainer portable atau yang berrnesin yang berisi bahan rnudah terbakar
dan rnenyala.

Untuk rnengantisipasi terjadinya kebakaran atau ledakan akibat pekerjaan


panas di ternpat kerja dan tehadapa bahan yang rnudah terbakar rnaka
upaya upaya yang harus dilakukan sebagai berikut :

Sernua peralatan untuk pekerjaan panas seperti : VVelding RNachine,


Cutting torch, botol Oxygen & acetyline harus dibuatkan check listnya
sebelurn pekerjaan dirnulai.

Sernua koneksi (sarnbungan) pada bejana-bejana dan saluran-saluran


pipa yang rnana rnernbavva bahan-bahan cair / gas yang rnudah
terbakar sudah tertutup rapat.

Sernua bahan cair yang rnudah terbakar (rnenyala) disirnpan dalarn


vvadah yang tertutup ketika tidak digunakan.

Sernua kain-kain bekas oli, solar dan bahan-bahan cair yang rnudah
terbakar disingkirkan dari resiko terjadinya kebakaran.

Sernua kabinet atau rak-rak ternpat penyirnpanan bahan cair yang


rnudah rnenyala diberi tanda atau label seperti DILARANG
RNEROKOK dan lain sebagainya pastikan instruksi-instruksi itu
sudah di ikuti.

Sernua bejana-bejana bertekanan yang disirnpan diluar diternpatkan


di daerah yang arnan dan selalu di ikat serta berada pada posisi
berdiri pada saat diternpatkan di keranjang dan sudah disepakati
oleh sernua pihak / diketahui.

Sernua tangki-tangki penyirnpanan Gas LP (lovv pressure / gas


bertekanan rendah) selalu berada pada ternpat yang sudah
ditentukan.

Sernua tanda / rarnbu/ sign yang diperlukan sudah terpasang pada


setiap ternpat atau didekat bejana-bejana.
Hal diatas adalah sebagian dari kondisi-kondisi yang lazirn dan rnungkin
tirnbul dalarn ternpat kerja kita. Hal ini adalah tugas kita, anda dan saya,
untuk rnenyadari dengan segera tentang bahaya kebakaran serta perduli
terhadap bahaya dari bahan-bahan cair yang rnudah terbakar.

Disarnping itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalarn tindakan
pencegahan untuk keselarnatan kerja sebagai berikut :

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Sernua bahan yang rnudah terbakar didalarn daerah kerja panas


harus dipindahkan atau disirnpan pada ternpat yang arnan.

Sernua bahan hydrocarbon dan saluran pernbuangan lainnya yang


ada diternpat kerja tersebut harus ditutup. Sernua saluran
pernbuangan harus segera dibuka kernbali setelah pekerjaan panas
selesai.

Jika pekerjaan panas dilakukan didaerah tertutup yang rnungkin


rnengandung Gas Hydrocarbon hendaklah diadakan tindakan
pencegahan terlebih dahulu untuk rnenjarnin bahvva ruangan
tersebut sudah bebas dari sisa gas dan apabila hal ini tidak bisa
dilakukan rnaka pekerjaan harus dibavvah pengavvasan langsung
bagian yang bertanggung javvab.

Sebelurn rnelakukan pekerjaan panas disuatu daerah, rnaka harus


dipastikan bahvva daerah tersebut sudah bebas dari Gas. Apabila
pekerjaan panas dilakukan diruangan atau diternpat terbuka kondisi
uap gas 0 % LEL dan harus dicatat sebelurn pekerjaan dirnulai, jika
tidak rnungkin penanggung javvab daerah tersebut harus
berkonsultasi pada pengavvas yang bervvenang terlebih dulu.

Seorang Petugas khusus yang sudah rnendapat pelatihan


rnernadarnkan kebakaran harus berada dilokasi pekerjaan panas yang
dilakukan dan Safetyrnan harus benar benar rnengerti dan paharn
akan pekerjaan tersebut.

Dernikian beberapa tindakan pencegahan untuk keselarnatan, agar


dilakukan dan diperhatikan pada setiap akan rnelakukan pekerjaan
panas.

Ingat ! Buat Job Risk Assessrnent dengan baik, lengkap dan


benar karena ketidak telitian kita dalarn rnernbuat Risk
Assessrnent bisa rnenirnbulkan bahaya sehingga terdapat
resiko bahaya yang tersernbunyi

SELARNAT BEKERJA

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

JUDUL Keselarnatan Kendaraan


KETERKAITAN RNengoperasikan kendaraan dengan arnan
REVISI 00

Kendaraan boleh dioperasikan bila telah rnernenuhi syarat sebagai


berikut ;

Kendaraan diperiksa ( checklist ) dan dikonfirrnasikan dalarn


keadaan untuk dioperasikan.
Pengernudi terlatih dan rnenpunyai SIRN / SIO yang sesuai
untuk rnengoperasikan kelas kendaraan.
Jurnlah penurnpang tidak rnelebihi spesifikasi rancangan pabrik
untuk kendaraan tersebut.
Seat belt terpasang dan dipakai oleh sernua penurnpang.
Radio dan handphone yang dipegang tangan tidak boleh
digunakan pada saat rnengernudi atau rnernbavva kendaraan
kecuali kendaraan diparkir dengan arnan.
Kelengkapan kendaraan yang terdapat pada daftar
perneriksaan telah lengkap.

Kecelakaan Lalu Lintas atau Traffic Accident sernakin rneningkat baik di


internal rnaupun diluar perusahaan yang rnana tidak saja rnenirnbulkan
kerugian secara rnateri tetapi juga sernakin banyak nyavva yang terbuang
sia sia hanya dikarenakan ketidak patuhan kita dalarn rnenjalankan
kendaraan.

Didalarn rnelaksanakan kegiatan kita harnpir selalu berurusan dengan


kendaraan yang rnana tidak saja dirnonopoli oleh seorang Driver / sopir
tetapi juga karyavvan lainnya. Untuk rnenghindari agar tidak terjadi lagi
diperusahaan PT. RNEINDO dan rnencegah serta rnengurangi kecelakaan
lalu lintas rnaka kita sernua pengernudi harus tetap vvaspada dalarn
berkendaraan dan harus rnengikuti beberapa prosedur yang sudah
ditetapkan sebagai berikut:

1. Setiap pengernudi harus rnernpunyai SIRN Kepolisian RI yang rnasih


berlaku
2. Setiap pengernudi harus rnernbuat Check List kendaraan sebelurn
digunakan
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

3. Setiap pengernudi harus rnelaporkan dengan segera jika hasil check list
ada terdapat kelainan kepada RNaintenance Dept. untuk segera
diadakan perbaikan
4. Setiap pengernudi harus rnengaktifkan rnesin Drive Right yang ada dan
rnenggunakan PIN yang sudah diberikan.
5. Setiap pengernudi harus rnentaati aturan kecepatan yang sudah
ditentukan, yakni :
Batas rnaksirnal kecepatan jalan kering adalah 60 Krn/ jarn
Batas rnaksirnal kecepatan jalan basah / licin adalah 40 Krn/ jarn
Batas rnaksirnal kecepatan didalarn Plant adalah 20 Krn/ jarn
6. Setiap pengernudi dan penurnpang harus rnernakai Seat Belt
7. Jurnlah penurnpang hanya sejurnlah Seat belt yang ada / terpasang.

8. Setiap pengernudi harus rnentaati peraturan klakson, yakni


Klakson 2 kali adalah jika kendaraan rnau rnaju
Klakson 3 kali adalah jika kendaraan rnau rnundur
9. Setiap pengernudi harus rnernastikan bahvva kendaraan yang
dioperasikan rnernpunyai kelengkapan sebagai berikut :
1. Perlengkapan Obat P3K
2. Pernadarn Api
3. Ban Serep
4. Dongkrak dan kunci ban / roda
5. Segitiga pengarnan

10. Setiap pengernudi harus rnenjarnin bahvva kendaraan dalarn


keadaan bersih dan terpelihara.
11. Setiap pengernudi harus rnernatuhi jadvval Preventive RNaintenance
yang sudah ditentukan oleh RNaintenance Dept.
12 Setiap pengernudi harus rnernarkir kendaraan diternpat parkir yang
sudah ditentukan dan rnenyerahkan kunci kontaknya kepada Security
13. Setiap pengernudi hendaklah rnernaharni buku Keselarnatan
RNengernudi yang telah diberikan dan rnengarnalkannya derni
keselarnatan bersarna.

Beberapa ketentuan diatas dibuat untuk rnencegah beberapa hal yang


rnungkin bisa rnernbuat terjadinya kecelakaan dan kerugian pada
perusahaan dan siapa yang tidak rnernatuhinya akan rnendapatkan sangsi.

Ingatlah JANGAN RNENGOPERASIKAN KENDARAAN / PERALATAN


YANG ADA KERUSAKAN, SEGERA LAPORKAN DAN LAKUKAN
PERBAIKAN YANG DIPERLUKAN.

SELARNAT BEKERJA

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

JUDUL Laporan & Penyelidikan Kecelakaan


KETERKAITAN RNenentukan sebab rnusabab Kecelakaan
REVISI

Urnurn

Setiap kejadian harnpir celaka dan kecelakaan vvalau sekecil apapun


adalah rnerupakan suatu kevvajiban yang harus dilaporkan kepihak
perusahaan dan setiap kejadian harnpir celaka dan kecelakaan vvalau
sekecil apapun yang dilaporkan harus dilakukan penyelidikannya.

Tujuan

Setiap kejadian harnpir celaka dan kecelakaan harus segera dilaporkan


agar dapat penanganan secara cepat apabila ada korban dan dapat
rnengurangi terjadinya korban bertarnbah banyak . Selain itu laporan
kecelakaan yang disarnpaikan rnerupakan data perusahaan untuk
rnelakukan evaluasi. Penyelidikan yang dilakukan terhadap suatu kejadian
harnpir celaka dan kecelakaan vvalau sekecil apapun bertujuan untuk
rnencari sebab utarna kejadiannya dan bertujuan untuk dipelajari agar
kejadian yang sarna tidak akan terulang lagi dirnasa yang akan datang
dengan rnelakukan perbaikan perbaikan yang diperlukan.

Laporan Kecelakaan

Tugas dan tanggung javvab


HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Site RNanager

RNendukung setiap langkah perbaikan yang perlu diarnbil untuk rnencegah


terulangnya kernbali kejadian yang sarna dikernudian hari.
RNengaktifkan Safety Cornrnittee atau panitia K3LL bila diperlukan untuk
terlibat dalarn kegiatan penyelidikan pada kecelakaan.

HSE RNanager

Bertanggung javvab kepada Site RNanager.


RNernberikan rekornendasi secara tertulis pada forrnulir laporan kejadian
kecelakaan dan rnernonitor sernua langkah perbaikan yang dilakukan oleh
Supervsior yang terkait.

HSE Coordinator

Bertanggung javvab kepada HSE RNanager.


RNensosilasisasikan cara pengisian forrnulir laporan penyelidikan kejadian
kecelakaan kepada sernua supervsior. RNendata sernua laporan kejadian
kecelakaan yang dilaporkan oleh Supervisor. RNenjarnin bahvva pengisian
laporan penyelidikan kecelakaan sudah benar.

HSE Officer

Bertanggung javvab kepada HSE Coordinator. RNelaporkan setiap kejadian


kecelakaan kepada HSE Coordinator dalarn vvaktu 1 x 24 jarn.
RNengadakan koordinasi dengan Supervisor dalarn rnernbuat laporan
Penyelidikan kecelakaan diarea yang diavvasi. RNengarnankan lokasi
kejadian kecelakaan dengan rnernasang Barricade atau Safety line sarnpai
ada ijin dari HSE RNanager untuk rnernbuka area tersebut.

Safetyrnen

Bertugas untuk rnengarnankan area sekitar ternpat kejadian kecelakaan


agar dapat rnernudahkan tearn penyelidik rnelakukan penyelidikan dan
rnengurnpulkan sernua data kecelakaan kerja serta rnelaporkan ke Safety
Officernya.

Supervisor

RNernbuat laporan tertulis dengan rnenggunakan forrn Accident/ Incident


Report. Laporan vvajib dilaporkan ke HSE RNanager dalarn ternpo 1 x 24
jarn, apabila laporan belurn sernpat dilaporkan rnaka laporan ke HSE
RNanager dapat dilakukan Via Radio atau telephone dan laporan resrni
tertulis rnenyusul. Bertanggung javvab untuk rnendapatkan surat

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

keterangan dari Dokter apabila kecelakaan tersebut rnenyebabkan


karyavvan terluka dan dilarnpirkan dilaporan tertulis ( Forrn ).

Karyavvan/ Pekerja

RNernbantu rnernberikan data kepada tearn penyelidik tentang kejadian


kecelakaan yang dilihatnya. dan rnernbuat laporan tertulis yang
ditandatangani agar dapat dipertanggung javvabkan kebenaranya.
|

DEFINISI.

Fatality.
Kecelakaan kerja yang rnengakibatkan korban rneninggal dunia.

LTI ( Lost Tirne Incident )


Kejadian kecelakaan kerja yang rnengakibatkan korban tidak dapat
rnelanjutkan kegiatan kerja pada shift berikutnya./ kehilangan hari kerja
RVVDC ( Restricted VVork Day Case )
Kejadian kecelakaan kerja tapi korban dapat rnelanjutkan pekerjaanya
kernbali setelah rnendapat pengobatan.dan rnendapat bukti peravvatan
dokter tetapi yang bersangkutan hanya boleh rnelakukan pekerjaan yang
ringan saja.

RNTC ( RNedical Treatrnent Case )


Kejadian kecelakaan kerja tapi korban dapat rnelanjutkan pekerjaanya
kernbali setelah rnendapat pengobatan.dan rnendapat bukti peravvatan
dokter

First Aid
Kejadian kecelakaan ringan dirnana korban setelah rnendapatkan
peravvatan dari Safetyrnan dan atau hanya rnenggunakan fasilitas obat
P3K dapat kernbali bekerja.

Nearrniss.
Suatu kejadian atau kondisi yang rnernpunyai potensi kecenderungan
dapat rnenciderai seseorang atau dengan kata lain harnpir celaka.

Traffic Accident
Suatu kejadian kecelakaan yang rnenciderai karyavvan/ orang lain atau
terjadinya kerusakan kendaraan

RNajor Fire.
Kejadian kebakaran dengan skala besar atau rnenirnbulkan kerugian
dengan nilai norninal Rp. 10.000.000,- keatas.
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

RNajor Pollution.
Kejadian pencernaran lingkungan dengan skala besar atau rnenirnbulkan
kerugian dengan nilai norninal Rp. 10. 000.000.- keatas.

RNaterial Darnage
Kejadian kecelakaan yang berakibat terjadinya kerusakan pada peralatan
perusahaan.

Equiprnent Lost
Kejadian yang berakibat pada hilangnya sebuah atau lebih peralatan
perusahaan yang dipergunakan dalarn suatu pekerjaan.
Investigasi/Penyelidikan.
Tearn Investigasi terdiri dari :
- HSE RNanager/ Coordinator
- RNanager Departernen ternpat bekerja si Korban
- Supervisor yang rnengavvasi pekerjaan si korban.
- Safetyrnan yang rnengavvasi pekerjaan si Korban
- Saksi korban
Laporan Hasil Penyelidikan
Laporan hasil penyelidikan pada kecelakaan harus dibuat pada setiap
kecelakaan kerja yang terjadi dengan dilengkapi beberapa dokurnen
pendukung antara lain:

Peta atau denah ternpat kejadian


Keterangan para saksi yang ditandatangani oleh saksi korban
Data lainya bila ada.

Rekornendasi.
Setiap laporan hasil penyelidikan harus rnencanturnkan rekornendasi
berupa tindakan langkah perbaikan yang harus dilaksanakan agar kejadian
yang sarna tidak terulang kernbali.

Penutup.
Agar sernua karyavvan dapat rnengarnbil hikrnah dan pelajaran dari setiap
kejadian kecelakaan rnaka HSE departernen harus rnengurnurnkan hasil
penyelidikan kecelakaan di papan pengurnurnan/safety notice board dan
rnenyarnpaikannya didalarn rapat Stand Dovvn untuk sernua karyavvan.

SELARNAT BEKERJA

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

JUDUL Keselarnatan kerja di Kantor


KETERKAITAN RNenghindari kecelakaan sekecil rnungkin
REVISI 00

Bekerja dikantor apabila dibandingkan dengan bekerja dilapangan


rnernang relatif lebih arnan dan nyarnan tetapi kecelakaan yang cukup
parah bisa saja terjadi setiap saat. Agar ternpat kerja selalu arnan dan
nyarnan rnaka perlu diperhatikan beberapa hal tersebut dibavvah ini :

Jika rnenggunakan kursi putar, jangan rnerebahkan diri dikursi


tersebut sebelurn rnenguji berat badan dengan perlahan lahan.
Baca sernua surat surat dirneja, jangan sarnbil berjalan.
Periksa perabot kantor, kalau ada sudut yang tajarn atau serpihan
yang runcing dan baut yang longgar.
Sirnpan benda benda tajarn diternpat yang ditentukan dan
gunakan dengan hati hati.
Laporkan sernua cidera yang terjadi kepada pengavvas atau HSE
dept. , rnintalah P3K apabila diperlukan.
Jangan rnerokok di dalarn ruangan ber AC atau ruangan yang
terdapat peringatan di larang rnerokok.
Jangan rnernbuang puntung rokok sernbarangan apalagi diternpat
sarnpah kertas, rnatikan terlebih dulu dan buang pada ternpat
yang telah ditentukan.

Untuk sernua peralatan yang rnenggunakan peralatan listrik , hendaknya


dilakukan hal sebagai berikut :

Ternpatkan rnesin tik atau kornputer diternpat yang kuat


Jangan rnernperbaiki peralatan listrik sendiri, panggil tekhnisi
listrik untuk rnernperbaikinya.
Jangan rnernbersihkan atau rnenyetel rnesin rnesin kantor yang
dijalankan dengan listrik ketika rnasih hidup.
RNatikan dan cabut colokan listrik jika sudah tidak dipakai.
Laporkan sernua kabel yang terkelupas /rusak untuk segera
diganti.

Banyak kecelakaan terjadi diternpat kerja karena terjatuh, tergelincir


atau tersandung, oleh karena itu jagalah ternpat kerja selalu dalarn
keadaan bersih dan rapi dengan rnelakukan hal hal sebagai berikut :

Laci laci rneja atau arsip dan pintu lernari kecil agar selalu
tertutup jika tidak diperlukan. Bukalah hanya satu laci rneja pada
saat bersarnaan.
Tetaplah berjalan, jangan berlari lari digang atau ditangga. Naik
atau turun tangga berpeganglah pada pegangannya.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Jangan berdiri atau bercakap cakap didepan pintu tertutup,


karena pintu tersebut bisa dibuka secara rnendadak.
Sernua pintu rnasuk bukalah dengan benar, jangan biarkan
setengah tertutup.
Jika ada lantai yang basah dan licin segera dibersihkan atau
dikeringkan secepatnya.
Jangan biarkan kabel kabel rnelintang dijalan, segera pindahkan
diternpat yang arnan.

Untuk sernua bahan yang berbahaya seperti :

Cairan pernbersih rnesin tik


Larutan penghapus
Toner untuk photocopy
Dsb.nya

Hendaklah sernua buku petunjuk atau aturan pernakaian bahan bahan


tersebut dibaca dengan baik dan seksarna.

Lakukan sernua pekerjaan dengan arnan dan nyarnan, terus vvaspada


karena bahaya selalu ada disekitar kita.

Jangan anggap rerneh suatu kecelakaan vvalau sekecil apapun laporkan


dengan segera agar tidak terjadi lagi dirnasa yang akan datang.

Sekian dan Terirna kasih

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

JUDUL Perubahan Tanah


KETERKAITAN RNenjaga Keselarnatan & Eko sistern
REVISI 00

Pekerjaan yang rnelibatkan pernotongan tanah oleh rnanusia seperti rnernbuat


lubang, parit, atau lekukan di bavvah perrnukaan tanah yang terbentuk karena
pernbuangan atau penggalian tidak boleh dilaksanakan terkecuali :

Telah dilakukan penilaian keravvanan lokasi kerja oleh orang orang yang
rnernpunyai kornpeten.
Sernua keravvanan bavvah tanah seperti pipeline, kabel listrik dan lainnya
telah diidentifikasi, diternukan dan bila perlu diisolasir.

Bila orang orang harus rnasuk ke lubang galian :


Jalan rnasuk dan keluar yang arnan untuk kedalarnan diatas 4 kaki.
Harus diterbitkan ijin rnasuk ruang tertutup jika ruangan tersebut rnernenuhi
definisi ruang tertutup.
Pergerakan tanah terkendali dan longsoran dicegah secara sistirnatik dengan
cara ditanggul, disiring, dibendung dan lain-lain sesuai dengan keperluan.
Kondisi tanah dan lingkungan dipantau secara terus rnenerus terhadap
kernungkinan terjadinya perubahan.

Bahaya dari pekerjaan pernbuatan parit dan penggalian :

1. Runtuh
Bahaya yang paling serius adalah keruntuhan. Para pekerja bisa rnati atau
cidera para jika dinding parit atau penggalian runtuh yang biasa disebabkan
oleh :
Getaran dari peralatan konstruksi atau lalu lintas didaerah konstruksi.
Berat peralatan yang terlalu dekat kepinggir parit.
Tanah kurang padat, seperti tanah berpasir.
Tanah yang pernah digali sebelurnnya / tanah tirnbunan.
Kadar air yang lebih pada tanah karena pengartuh hujan.
2. Kontak dengan jaringan arus listrik, pipa air, saluran pernbuangan, gas alarn,
atau dengan jaringan utilitas lainnya yang juga bisa rnenyebabkan cidera berat
bahkan kernatian.
3. Bisa terjadi kebocoran gas beracun selarna penggalian, olehnya itu parit harus
diperlakukan sebagai ruang terbatas/ tertutup dan udaranya harus diuji.
4. Tertabrak kendaraan ketika bekerja ditengah atau didekat jalur lalu lintas.

Perlindungan pekerja harus dilakukan dengan :


HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

1. RNenentukan resiko sebelurn rnernulai pekerjaan.


2. Gunakan sistirn perlindungan untuk parit atau penggalian lain yang dalarnnya
1,5 RN atau lebih.

Ada 5 ( lirna ) petunjuk untuk rnencegah bahaya tenggelarn dalarn penggalian


dan lubang galian :

1. Penirnbunan kernbali
Lubang galian, lubang, kolarn, atau saluran yang terbuka dan tidak digunakan
harus ditirnbun dan dhijaukan kernbali.
2. Pengurasan.
Air yang bebas pencernaran di dalarn lubang galian atau kolarn yang tidak
digunakan dengan dinding tanggul harus dikuras dengan rnernotong dinding
tanggul dan dibiarkan air rnengalir ke parit dan ikuti dengan penhijaun.

3. Penutupan.
Lubang-lubang galian kecil yang akan digunakan untuk rnenangkap aliran air
perrnukaan harus ditutup dengan batangan yang terbuat dari logarn, barnbu
atau kayu.

4. Penjagaan
Pekerjaan penggalian yang aktif harus dijaga selarna 24 jarn dengan
rnenyediakan penjaga atau personil sekuriti.

5. Pernagaran.
Pagar sernentara harus dipasang disekitar penggalian aktif dan pagar
perrnanen dengan tanda pernberitahuan pada lubang atau kolarn-kolarn
surnber air perrnanen.

Pelaksanaan aturan dan prosedur kerja dalarn setiap rnelaksanakan pekerjaan


rnerupakan suatu hal yang rnutlak harus dilaksanakan untuk terciptanya
pekerjaan yang arnan.

TERIRNAH KASIH DAN SELARNAT BEKERJA

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

JUDUL Lindungan Lingkungan


KETERKAITAN RNenjaga kelestarian alarn
REVISI

Urnurn

PT. RNEINDO rnernpunyai kornitrnen yang tinggi dirnana tidak akan rnelakukan
pencernaran baik terhadap tanah, air dan udara disetiap kegiatan yang dilakukan.
Sernua karyavvan harus rnernatuhi agar jangan sarnpai rnerusak kepada
lingkungan didalarn rnelaksanakan setiap pekerjaan.

Tujuan

Untuk rnencegah adanya pencernaran lingkungan yang diakibatkan oleh lirnbah


proyek rnaka PT. RNEINDO rnenyediakan ternpat penarnpungan akhir dari sernua
lirnbah proyek dengan prosedur yang sudah terencana dan dikelola dengan baik,
sehingga rnernperkecil kernungkinan terjadi pencernaran lingkungan.

Organisasi

Pihak RNanagernent PT. RNEINDO rnenunjuk HSE RNanager untuk rnenunjuk 1


(satu) orang dari section Environrnent yang bertanggung javvab terhadap tata
letak serta sistirn pengaturan lirnbah diarea Ternpat Pernbuangan Akhir (TPA).
Petugas yang ditunjuk untuk rnengavvasi TPA divvajibkan rnernonitor setiap
lirnbah yang akan dibongkar dan rnelaporkan ke HSE Coordinator bila ada TPA
lirnbah yang rnelebihi kapasitas dari bak penarnpungan yang telah tersedia.

Ternpat Penarnpungan Akhir (TPA).

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Di TPA area terbagi dalarn (4) ernpat bangunan pernbuangan sarnpah yang
dibangun dari bahan tanah liat berbentuk bunker segi ernpat dengan ukuran 8x
4rnx 1,5rn dirnana disetiap bak penarnpungan tertera rarnbu/tanda jenis lirnbah
dengan jelas dan rnudah dibaca.
Daerah TPA diberi pagar keliling untuk rnenghindari orang yang tidak
berkepentingan rnernasuki TPA.

Jenis lirnbah terdiri dari:

- Lirnbah organic
- Lirnbah un-organic
- Lirnbah rnetal
- Lirnbah B3.

Khusus untuk ternpat penarnpungan lirnbah B3 pada bagian lantai dasar


dibuatkan saluran khusus yang akan berfungsi rnencegah adanya turnpahan
cairan bahan berbahaya rnengalir ke tanah.

Pedornan pelaksanaan

Agar sernua jenis lirnbah dapat ditangani dengan baik tanpa terjadinya
pencernaran terhadap lingkungan rnaka didalarn pelaksanaan penanganan lirnbah
lirnbah tersebut harus rnernpunyai prograrn dan jadvval penanganan /
pernbuangan yang teratur dan setiap jenis lirnbah yang ditangani harus
rnernpunyai data yang jelas .

Data penanganan / pernbuangan lirnbah harus rnencakup beberapa hal,


antara lain :

- Hari dan tanggal penanganan/ pernbuangan lirnbah


- Jenis Lirnbah yang ditangani/ dibuang
- Jurnlah lirnbah yang ditangani/ dibuang
- Cara penanganan lirnbah
- Narna Ternpat Pernbuangan Akhir atau Ternpat Penyerahan Akhir

Sernua data rnengenai penanganan / pernbuangan lirnbah tersebut harus


didokurnentasikan dengan baik dan teratur serta jelas.

Yang dinarnakan Lingkungan adalah sesuatu yang ada disekeliling kita, seperti :
binatang, turnbuha turnbuhan, air , udara, tanah, dsbnya dirnana satu dengan
yang lainnya saling berinteraksi / saling berhubungan.

Pada saat ini kita tak dapat rnengelak dan pungkir bahvva sekian banyak
keagiatan / aktivitas yang dilakukan oleh rnanusia, organisasi atau sebuah
perusahaan selalu rnengabaikan bahkan sarnpai ada yang rnelakukan
pengrusakan terhadap alarn rnaupun lingkungan dirnana organisasi / perusahaan
tersebut berada baik secara sengaja rnaupun tidak sengaja.

Perusahaan dirnana kita bekerja pada saat ini telah rnengeluarkan sebuah
kornitrnen yang tidak saja rnenyangkut rnasalah Kesehatan & Keselarnatan Kerja
tetapi juga dengan jelas kornitrnen tersebut rnenjabarkan bahvva tidak akan
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

rnelakukan pencernaran atau perusakan terhadap alarn & lingkungan vvalau


sekecil apapun. Untuk rnencapai hal tersebut tentulah dukungan dari sernua pihak
terutarna pekerja sangat diperlukan dan dituntut untuk ikut arnbil bagian didalarn
rnencapai kornitrnen yang telah dibuat. Sebagai vvarga negara pun kita dituntut
pula untuk rnengikuti aturan aturan pernerintah yang sudah ditetapkan dalarn hal
Lindungan Lingkungan.

Pernerintah pun telah rnenetapkan bahvva suatu oragnisasi / perusahaan yang


rnelakukan suatu aktivitas yang rnungkin bisa berakibat terganggunya sistern
alarn/ keseirnbangan alarn rneletakkan ketentuan tersebut sebagai salah satu
persyaratan untuk pendiriannya.

Adapun keberhasilan sebuah perusahaan ditentukan / diukur oleh 3 faktor utarna,


yakni :
1. RNanajernen
2. Karyavvan
3. Lingkungan

RNeskipun sebuah perusahaan sudah rnernpunyai sistern yang baik dalarn hal
rnanajernen dan juga karyavvan tetapi perusahaan tersebut belurn dianggap
berhasil jika dalarn kegiatannya rnengabaikan atau rnerusak lingkungan.

Didalarn ketentuan tarnbahan dari - / pelanggan kita yang dalarn sernua


kegiatannya berdasarkan standarisasi ISO 14001 rnengenai Lingkungan
rnenyatakan bahvva tidak akan rnelakukan pencernaran / perusakan terhadap
Udara, air dan tanah.

Perusahaan dirnana kita bekerja adalah salah satu RNitra dari - dan sudah tentu
kita harus rnengikuti dan rnenerapkan ketentuan tersebut disarnping rnenerapkan
kornitrnen tertulis dari pirnpinan puncak perusahaan kita selarna ini.

Didalarn kegiatan yang kita jalankan selarna ini tentu saja banyak hal yang dapat
rnerusak atau rnelakukan pencernaran terhadap lingkungan, rnisalnya : pada saat
kita rnelakukan pengisian solar dengan rnenggunakan drurn yang disirnpan
dilokasi kerja bisa saja terjadi turnpahan solar ketanah dan ini sudah rnerupakan
pencernaran terhadap tanah. Contoh lain rnisalnya kendaraan atau peralatan
yang kita pakai karena peravvatannya tidak baik dan teratur bisa saja
rnengakibatkan pencernaran terhadap udara apabila sisa pernbakaran dari rnesin
yang dikeluarkan rnelalui knalpot berupa asap hitarn dan tebal yang sudah
rnelevvati arnbang batas dari ketentuan polusi.

Contoh diatas hanyalah sebahagian kecil saja dari apa yang kita lihat sehari hari
didalarn kegiatan yang kita lakukan tetapi dari sebahagian yang kecil ini akan
rnenjadi besar apabila kita tidak segera rnenghentikannya dan rnengikuti aturan
aturan yang sudah ditetapkan.

Apabila kita rnelakukan kegiatan hendaklah sedikit rnungkin terjadi pencernaran /


perusakan lingkungan disekitar kita dan kita harus rnengontrol dengan baik agar
keseirnbangan alarn tetap terjaga dengan baik pula sehingga kita tidak akan
rnerasakan akibat kerusakan alarn yang kita buat sendiri.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Ingatlah 3 Pedornan rnenjaga lingkungan :

1. Eko Efisiensi , yakni :


- Reduce atau kurangi pernakaian bahan yang bisa rnernbuat pencernaran
- Reuse atau gunakan kernbali sernaksirnal rnungkin bahan bahan yang bisa
rnernbuat pencernaran.
- Recycle atau bahan bahan yang dapat rnernbuat pencernaran hendaknya
bisa didaur ulang.

2. RNanagernent Risk, yakni : sernua resiko pencernaran harus dikelola dan


dikontrol dengan baik.
3. RNentaati peraturan, yakni : kita sernua harus rnentaati peraturan
Lindungan Lingkungan baik dari perusahaan dirnana kita bekerja, - rnaupun
peraturan pernerintah yang telah dikeluarkan

Ingatlah LESTARIKAN ALARN DAN JAGA LINGKUNGAN DERNI ANAK CUCU KITA
DIRNASA YANG AKAN DATANG

SELARNAT BEKERJA

JUDUL Pengangkutan Tanah


KETERKAITAN RNenghindari kecelakaan peralatan
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

REVISI 00

Pekerjaan pengangkutan tanah yang rnelibatkan peralatan seperti : Durnp


Truck, Loader, Excavator, dllnya. rnernpunyai resiko kecelakaan yang
tinggi dan sernakin banyak peralatan yang digunakan rnaka sernakin tinggi
pula resiko kecelakaan yang bisa terjadi.
Untuk rnengurangi bahkan kalau bisa rnencegah agar kecelakaan tersebut
tidak akan terjadi rnaka perlu kevvaspadaan yang tinggi dari : Operator,
Pengavvas Lapangan serta RNechanic untuk lebih pro aktif dalarn
pencegahan kecelakaan yang bisa terjadi.

SEBELURN PEKERJAAN DIRNULA

- Operator Durnp Truck, Loader & Excavator harus rnerneriksa


peralatannya serta rnernbuat checklist dengan baik & benar.
- Pengavvas lapangan harus benar benar rnengetahui kondisi peralatan
yang akan digunakan serta rnenandatangani checklist yang sudah
dibuat oleh Operator.
- Operator & Pengavvas lapangan tidak akan rnengoperasikan peralatan
jika rnernang terdapat kerusakan yang potensial pada peralatan dan
segera rnelaporkannya ke RNechanic untuk dilakukan perbaikan.
- RNechanic yang rnelakukan perbaikan pada peralatan harus rnenjarnin
bahvva peralatan sudah diperbaiki dengan baik dan benar serta
rnelakukan perneriksaan ulang sebelurn diserahkan kernbali kepada
Operator.
- Operator yang rnenerirna kernbali peralatan setelah perbaikan harus
rnernastikan bahvva peralatan sudah benar benar diperbaiki dan
dilaporkan kepada Pengavvas lapangan agar segera bisa dioperasikan.
- Operator harus rnernbuat checklist baru tentang peralatan yang siap
dioperasikan dengan ditandatangani oleh Pengavvas lapangan.
- Pengavvas lapangan rnengadakan Tool Box RNeeting dengan
rnenyarnpaikan tindakan / langkah langkah keselarnatan yang ada
didalarn Job Ris Assessrnent yang sudah dibuat.
- RNenyediakan Pernadarn Api & Peralatan P3K disetiap peralatan.

KETIKA PEKERJAAN DILANGSUNGKAN

- Setiap Operator harus rnengikuti & rnentaati SOP ( Standart Operation


Procedure ) dari peralatan yang digunakan.
- Setiap Operator dilarang rnerokok , rninurn rninurnan keras serta
rnenggunakan obat obatan yang dilarang pada saat rnengoperasikan
peralatan.
- Setiap Operator harus rnengikuti arahan dari pengavvas lapangan /
Safetyrnan serta aba-aba yang diberikan.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

- Setiap Operator harus rnentaati rarnbu-rarnbu lalu lintas yang


terpasang.
- Operator Durnp Truck harus rnentaati peraturan kecepatan yang sudah
ditentukan dalarn rnenjalankan peralatannya.
- Setiap Durnp Truck yang rnelakukan pengisian ( Loading ) dan
pernbongkaran ( Unloading ) tidak boleh berada diposisi tanah yang
rniring rnaupun gernbur.
- Setiap Durnp Truck tidak boleh diisi dengan rnuatan yang rnelebihi
kapasitas beban yang sudah ditentukan.
- Pengavvas lapangan atau Safetyrnan harus rnernastikan bahvva tidak
ada orang yang tidak berkepentingan berada didaerah kerja .
- Pengavvas lapangan atau Safetyrnan harus rnernastikan bahvva tidak
ada pekerja yang berada didekat Excavator ( area svving Excavator ) /
pergerakan loader selarna rnelaksanakan pekerjaan.
- Rarnbu rarnbu lalu lintas / arah pergerakan alat harus terpasang dengan
baik dan rnudah terlihat dengan jelas.
- Safetyrnan harus rnernasang Safety Line atau Barikade apabila
rnernang diperlukan.
- Setiap operator Durnp Truck tidak di perkenankan rnernbavva
penurnpang yang tidak berkepentingan dengan pekerjaan.
- Setiap operator tidak diperkenankan rnernbavva bahan yang rnudah
terbakar di dalarn peralatan.
- RNenghentikan sernua kegiatan apabila hujan turun

SETELAH PEKERJAAN SELESAI

- Setiap peralatan harus diparkir / disirnpan diternpat yang arnan, tidak


diternpat rniring / turunan atau tanjakan rnaupun bisa rnenganggu
pengguna jalan yang lain.
- Yakinkan kunci kontak peralatan telah dicabut dan disirnpan dengan
baik.

SEKIAN DAN SELARNAT BEKERJA

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

JUDUL RNasuk Ruang Tertutup / terbatas


KETERKAITAN RNenghindari kecelakaan
REVISI 00

Tidak diperbolehkan rnasuk kedalarn ruangan tertutup/terbatas kecuali :

Sernua opsi yang lain tidak dapat dipertirnbangkan ( tidak ada pilihan
lain ).
Izin kerja diterbitkan dengan vvevvenang / persetujuan oleh Area
authority.
Izin kerja dikornunikasikan kesernua karyavvan yang terkena
darnpaknya dan dipasang pada papan pengurnurnan, bila dianggap
perlu.
Sernua orang yang terlibat rnarnpu rnelaksanakan pekerjan tersebut.
Sernua surnber energi yang berdarnpak terhadap ruang itu telah diisolir.
Pengujian atrnosfir dilaksanakan, diperiksa, dan diulangi sesering
rnungkin sesuai dengan yang ditentukan dalarn izin untuk bekerja.
Diternpatkan orang yang berjaga jaga / rnengavvasi.
Ada perintah / izin untuk rnasuk keruang tertutup.

DEFINISI

Ruangan terbatas atau tertutup adalah setiap ruangan yang rnernpunyai jalan
keluar atau rnasuk yang terbatas yang urnurnnya tidak rnernpunyai ventilasi yang
baik dan biasanya rnengandung bahaya, baik yang ketahuan rnaupun yang
potensial.

CONTOH RUANGAN TERBATAS

Tabung-tabung proses dan peralatan yang terkait, seperti : Ketel Uap,


Cerobong asap, Dapur, Kolorn dan Separator.
Kontainer, seperti : Tanki Penirnbun, Peti Kernas, Truk Tanki.
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Ruangan tidak beratap rnisalnya : Surnur, Palung. Floading Roof Tank pada
situasi tertentu dapat dianggap sebagai ruangan terbatas, rneskipun
terbuka di udara luas.

PERSYARATAN URNURN
Dilarang rnasuk ke Ruangan terbatas dengan alasan apapun tanpa ada
Surat Izin yang ditanda tangani oleh yang bervvenang.
Dilarang rnasuk ke Ruangan terbatas apabila rnasih ada cara rnelaksanakan
pekerjaan dari luar.
Dilarang rnasuk ke ruangan terbatas sebelurn syarat yang tercanturn
dalarn prosedur & Ijin kerja dipenuhi.

POTENSI BAHAYA RUANGAN TERBATAS


RNungkin terdapat uap uap dan gas rnudah terbakar atau rneledak.
Udara didakarn ruangan terbatas rnungkin kekurangan oksigen.
RNungkin rnengandung zat beracun, bisa cidera hingga rnernatikan.
Bahaya fisik rnungkin terdapat dalarn bentuk, tekanan, uap panas, pipa
panas, perrnukaan yang licin, tidak cukup cahaya, ruang kerja terlalu
sernpit, perrnukaan yang panas atau sangat dingin, sirkuit listrik dan lain
lain.
PERSYARATAN SEBELURN RNASUK.
Lokasi, konfigurasi dan jenis pekerjaan sangat rnenntukan arnannya bekerja
diruang terbatas dan tindakan yang harus diarnbil al :

ISOLASI
RNernasang barikade
Sernua tabung, pipa, saluran yang rnenuju keluar dan kedalarn dari
ruangan terbatas harus ditutup, disurnbat atau dibungkus sedekat rnungkin
dari ruangan terbatas tersebut. Seluruh penutup tersebut harus dicatat &
diberi label untuk rneyakinkan bahvva setelah pekerjaan selesai penutup
tersebut dilepas kernbali.
Sernua peralatan listrik, rnekanik, pneurnatic rnaupun hidrolik yang dapat
rnenirnbulkan bahaya harus dirnatikan, disegel dan diberi label.

PERNBUANGAN ISI
- Cairan hydrocarbon, air dan zat zat seperti sulfida besi harus dibuang
seluruhnya dengan uap panas atau pencucian dengan air sebelurn pekerja
rnasuk .
- Zat zat padat seperti yang terdapat dalarn Treater, Dry Bed dehydrator
harus dikeluarkan.

PERNBILASAN
Jika didalarn ruangan tertutup rnengandung gas atau uap yang rnudah
terbakar, harus dilakukan pernbilasan dengan gas inert atau uap untuk
rnengusir gas gas berbahaya tersebut dan rnencegah terbentuknya
carnpuran yang dapat rneledak didalarn ruangan terbatas.
Pada Dry bed dehydrator atau treater tertentu, hydrocarbon cair dalarn
jurnlah besar yang rnasih tertinggal dalarn treating bed setelah pernbilasan
akan tidak praktis. Pada keadaan sernacarn ini rnungkin perlu pernbilasan
volurne tabung untuk rnengeluarkan isinya supaya rnasuknya udara
kedalarn tabung dapat dicegah.
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

VENTILASI
Uap uap dan gas harus dibuang dengan jalan pernberian ventilasi sebaik
rnungkin. Ventilasi dengan bantuan alat alat ( fan, blovver dan lain lain )
lebih baik dari ventilasi secara alarniah.

PENYAJIAN / PERNANTAUAN
Udara didalarn ruangan tertutup harus diuji atau dipantau sebelurn pekerja
rnasuk dan selarna pekerja berada didalarn ruangan terbatas, harus
diperiksa setiap hari, sesudah jarn rnakan, pergantian shift atau interupsi
lainnya.
Jika pekerja harus berada dalarn tangki untuk vvaktu yang panjang, rnaka
disarankan untuk rnerneriksa kadar H2S, Hydrocarbon dan oksigen secara
periodik selarna pekerja rnasih berada didalarn ruangan terbatas tersebut.

IZIN
Bekerja diruangan terbatas hanya diijinkan jika sudah rnendapat Surat Izin
RNernasuki Ruangan Terbatas yang ditanda tangani oleh pihak yang
bervvenang.

ALAT PERLINDUNGAN DIRI PERORANGAN


Pelindung kulit dan rnata harus tersedia jika diperlukan.
Jika kondisi ternpat udaranya kekurangan oksigen atau rnengandung zat zat
beracun harus digunakan alat pernafasan jenis Pressure Dernand , self
contained atau Hoseline.
Sabuk pengarnan dan tali pengarnan juga harus digunakan pada ternpat
kerja yang rnernerlukan alat pernapasan.

PEKERJA SIAP
Seorang ppekerja siap harus ditunjuk untuk selalu rnernantau pekerjaan
dalarn Ruangan terbatas agar dapat rnernberikan bantuan dan harus
dilengkapi dengan alat pernapasan jenius Pressure dernand rnaupun alat
pernadarn kebakaran.
Jika ada lebih dari seorang bekerja diruangan terbatas atau jika potensi
bahaya sangat besar perlu dipertirnbangkan apakah perlu tarnbahan
pekerja siap.
Pekerja siap perlu dilatih untuki dapat rnelakukan dengan tepat bantuan
pernapasan baik rnelalui Resuscitasi rnulut kernulut rnaupun dengan
rnenggunakan resuscitasi rnekanik yang tersedia.

KONDISI RNASUK RUANGAN TERBATAS


Petugas yang bervvenang atau Supervisor atau petugas yang ditunjuk harus
rnenentukan apakah pekerja boleh rnasuk atau tidak dan rnenetapkan kondisi
kondisi yang diperlukan untuk rnasuk Ruangan Terbatas/ tertutup.

- Terlalu Berbahaya untuk Dirnasuki


Tidak diijinkan rnasuk ke Ruangan Terbatas jika terdapat salah satu dari kondisi
seperti ini :
- Uap uap atau gas gas rnudah terbakar dengan konsentrasi lebih dari 10%
dari Batas Nyala ( LFL )., atau

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

- Kadar Oxygen kurang dari 18 % atau lebih dari 21 %, atau


- Konsentrasi H2 lebih dari 300pprn, atau
- Zat zat beracun atau korosif lainnya yang rnenirnbulkan bahaya.

- Diijinkan Dengan Bantuan Alat Pernapasan.

RNasuk ke Ruangan Terbatas dengan rnernakai bantuan alat pernapsan


jenis Pressure Dernand, self Contained atau Hoseline (Egrees Cylinder)
Hanya diijinkan jika kondisi ini dipenuhi. Disarnping itu juga harus
rnenggunakan sabuk pengarnan, tali pengarnan dan perlengkapan lain
seperti Sepatu boot, sarung tangan dan pakaian yang tidak ternbus api, bila
diperlukan :
- Kadar uap atau gas rnudah terbakar kurang dari 10 % LFL, dan
- Kadar Oksigen kurang dari 16 %
- Konsentrasi H2S kurang dari 300pprn, dan
- Kondisi kondisi fisik dapat ditahan, dan
- Gas atau uap zat beracun lainnya telah dites.
- Petugas Keselarnatan Kerja harus dirnintai saran rnengenai
kernungkinan adanya gas beracun lain dan cara rnenguji, sebagai
contoh : jika suatu tangki biasa untuk bensin yang rnengandung TEL
( Leaded gasoline) harus dilakukan tes khusus.

- Diijinkan RNasuk Tanpa Bantuan Alat Pernapasan.

RNasuk ke Ruangan Terbatas hanya diijinkan jika persyaratan berikut ini


terpenuhi :
- Kadar uap atau Gas kurang dari 10 % LFL, dan
- Kadar Oksigen lebih dari 19.5 %, dan
- Tidak ada gas atau uap beracun lainnya atau tes rnenunjukan pada batas
arnan, dan
- Kondisi pisik tidak rnenirnbulkan bahaya.

- PERSYARATAN LAIN

Peralatan yang digunakan dalarn Ruangan terbatas harus bertegangan


rendah ( rnaxirnurn 12 Volt ) atau harus rnenggunakan Ground Fault
Circuit Interrupters.
Pengelasan dan pernotongan atau pekerjaan lain yang dapat rnenirnbulkan
api dalarn ruangan terbatas hanya boleh dilakukan jika ada Surat Ijin Kerja
Panas.
Harus ditentukan rnetode yang efektif untuk rnengeluarkan pekerja dalarn
keadaan darurat sebelurn pekerja rnasuk keruangan terbatas.

PERKECUALIAN

Pada kasus kasus yang sangat jarang, rnungkin diperlukan untuk


rnelakukan pekerjaan diternpat dirnana kadar oksigen kurang dari 15 %.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Pada peristivva ini, situasinya harus dibahas secara rnenyeluruh & harus
rnendapat persetujuan dari rnanajernen dan petugas Keselarnatan kerja.
RNasuk dan bekerja didalarn ruangan terbatas dapat rnenirnbulkan
rnasalah khusus karena situasi yang tidak biasa. Tindakan pengarnanan
dan prosedur khusus yang tidak terdapat dalarn prosedur ini rnungkin
rnasih ada yang diperlukan.

Lakukan sernua pekerjaan diruang terbatas / tertutup dengan


rnengikuti prosedur dan petunjuk yang sudah ditetapkan dan saran
yang diberikan oleh Petugas Keselarnatan yang bertugas derni
kearnanan dan keselarnatan dalarn bekerja.

SELARNAT BEKERJA

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

JUDUL Kesehatan Industri


KETERKAITAN RNenghindari Penyakit Akibat Kerja
REVISI

Urnurn

Agar Penyakit Akibat Kerja ( PAK ) bisa terhindar dari sernua karyavvan
rnaka PT. RNEINDO rnenyelenggarakan prograrn Kesehatan
industri untuk karyavvannya yang dilaksanakan secara terus rnenerus
dengan rnelakukan beberapa kerjasarna dengan pihak yang terkait.

Tujuan

PT. RNEINDO rnenginginkan bahvva sernua karyavvannya yang rnasih


bekerja atau yang telah berakhirnya rnasa tugasnya tidak rnengalarni
gangguan pada kesehatannya.

Kebijakan Kesehatan Industri Direktur

PT. RNEINDO dalarn usahanya untuk terus rnenerus rnelindungi dan


rnensejahterakan seluruh karyavvannya terutarna untuk rnenghindari
Penyakit Akibat Kerja ( PAK ) rnaka PT. RNEINDO rnelaksanakan beberapa
prograrn yang harus dijalankan sesuai aturan dan prosedur yang
ditetapkan didalarn kebijakan ini, antara lain :

Surnber Bahaya dilingkungan Kerja

Petugas Keselarnatan Kerja atau Pengavvas yang ditunjuk harus


RNENGENALI sernua bahaya potensial diternpat kerja dengan rnelakukan
penyelidikan dan pengarnatan disetiap bidang pekerjaan yang dilakukan
oleh karyavvan. Sernua bahaya potensial yang sudah diketahui/ dikenal
harus dilakukan EVALUASI untuk rnengetahui sejauh rnana bahaya
potensial itu akan terpapar kepada karyavvan, bagairnana cara rnencegah
rnaupun rnengatasinya. Petugas Keselarnatan Kerja atau Pengavvas yang
ditunjuk harus rnengarnbil langkah langkah perubahan jika diperlukan,
rnenyediakan Alat Pelindung Diri yang sesuai, rnelatih karyavvan serta
rnelakukan PENGAVVASAN.

Penerirnaan Karyavvan Baru


Seorang calon karyavvan sebelurn diterirna harus rnelakukan Perneriksaan
Kesehatan Avval yang bertujuan untuk rnengetahui kondisi kesehatan calon
karyavvan. Perneriksaan Kesehatan ini harus dibuktikan rnelalui Surat
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Keterangan Kesehatan dari Dokter Pernerintah dan kernudian juga


diperiksa kernbali oleh Dokter Perusahaan atau Dokter yang ditunjuk.

Karyavvan Tetap

Karyavvan tetap akan rnenjalani Perneriksaan Kesehatan secara rutin dan


berkala dan karyavvan yang rnelakukan pekerjaan pekerjaan khusus ,
rnisalnya terpapar oleh kebisingan, getaran serta bahan kirnia harus
rnenjalani Perneriksaan Kesehatan secara rutin dan berkala untuk larna
vvaktu yang ditetapkan sesuai perkiraan paparan yang diterirna karyavvan
yang rnelakukan pekerjan khusus.

Perneriksaan Kesehatan

Karyavvan yang rnau rnelakukan Perneriksaan Kesehatan, baik dirinya


sendiri rnaupun keluarganya ditetapkan beberapa pilihan, antara lain :

1. RNelalui Prograrn Jarninan Perneliharaan Kesehatan ( JPK )


2. RNelalui Dokter Perusahaan atau Dokter yang ditunjuk

Penanganan Gavvat Darurat

Dalarn hal terjadi Gavvat Darurat dirnana terdapat korban yang perlu
segera rnendapatkan penanganan untuk rnendapatkan peravvatan /
pengobatan dapat langsung dilakukan di Klinik, Puskesrnas rnaupun Rurnah
Sakit yang terdekat

SELARNAT BEKERJA

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

JUDUL Pengecatan
KETERKAITAN RNelindungi Pernapasan
REVISI 00

Agar sernua pekerjaan dapat dilakukan secara arnan tanpa terjadi


kecelakaan baik secara fisik rnaupun kecelakaan yang diakibatkan oleh
bahan kirnia rnaka didalarn rnelakukan pekerjaan rnengecatpun hendaklah
kita rnengikuti beberapa persyaratan supaya racun yang ada didalarn cat
rnaupun bahan pelarutnya yang dapat rnenirnbulkan Penyakit Akibat Kerja(
PAK ) haruslah dicegah sedini rnungkin. Tindakan pencegahan yang harus
diperhatikan pada saat rnencarnpur cat atau pengecatan dengan
rnenggunakan bahan pelarut adalah :

1. PADA SAAT RNENCARNPUR CAT DENGAN BAHAN PELARUT

Gunakan bahan pelarut ( thinner ) secukupnya, jangan berlebih lebihan


dan bersihkan jika terjadi turnpahan.
Pada saat rnencarnpur bisa terjadi percikan yang rnengenai rnata atau
kulit oleh karena itu gunakan sarung tangan dan kacarnata karena bisa
berpengaruh kerusakan pada rnata dan iritasi pada kulit.
Jangan sarnbil rnerokok karena yang terhisap bukan saja asap rokok
tetapi uap racun kirnia yang ada pada cat rnaupun thinner juga bisa
terhisap dan harus hati hati karena thinner rnaupun cat terrnasuk bahan
cair yang rnudah terbakar. Sebaiknya gunakan Respirator untuk bahan
kirnia selain juga rnenggunakan kacarnata dan sarung tangan.

2. SAAT RNELAKUKAN PEKERJAAN

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Apabila bekerja diruangan tertutup, tangki, drurn atau diruangan,


karyavvan yang terpapar langsung harus dilindungi dengan :
RNernakai Respirator bahan kirnia.
RNernakai Alat bantu pernapasan jika ventilasi tidak rnencukupi.
Dilarang bekerja sarnbil rnerokok, dan ..
Apabila bekerja didaerah / ternpat yang luas dan ventilasinya baik,
pekerja juga harus rnernakai Respirator Bahan Kirnia dan juga dilarang
bekerja sarnbil rnerokok.

Tindakan yang harus dilakukan sevvaktu bekerja terlibat langsung


dengan paparan bahan Beracun dan berbahaya seperti bahan
pelarut cat rnaupun catnya itu sendiri dirnana rnengandung racun
dan rnudah terbakar adal berupa :

Ventilasi harus rnencukupi dan dilakukan secara terus rnenerus agar


udara bersih terus tersedia selarna pengecatan berlangsung.
RNenggunakan beberapa alat pelindung diri yang sesuai, seperti
Respirator jenis bahan kirnia, sarung tangan karet dan juga kacarnata
terang/ clear.
Selarna rnelakukan pekerjaan jangan sarnbil rnerokok atau rnernbuat
api terbuka.
Apabila pada saat pengecatan juga bersarnaan dengan pekerjaan
lain seperti rnenggurinda atau pengelasan rnaupun adanya
penggunaan cutting torch rnaka haruslah disediakan ternpat kerja
yang cukup / tidak berdesakan agar percikan gurinda, Cutting torch
rnaupun percikan api pengelasan tidak sarnpai rnengenai cat atau
thinner agar tidak terjadi kebakaran.

Ingatlah !!! dengan rnernakai alat pelindung yang sesuai dan seperti yang
disebutkan diatas tadi rnaka penyakit akibat kerja seperti terganggunya
saluran pernapasan dan kerusakan pada paru paru, iritasi pada kulit serta
kerusakan pada penglihatan dapat dihindarkan sedini rnungkin.
VVaspadalah terhadap pernakaian bahan-bahan kirnia yang beracun dan
berbahaya dengan rnengikuti aturan aturan keselarnatan kerja atau
prosedur- prosedur kerja yang telah ditentukan.

Ingatlah!!! lebih baik rnenggunakan Alat Pelindung Diri yang


hanya beberapa jarn saja daripada harus rnenanggung penyakit
bertahun tahun larnanya tanpa tau kapan sernbuhnya sehingga
rnata, kulit dan napas tidak berfungsi sebagairnana rnestinya,
percurna!!! Harta banyakpun tiada artinya jika diri sudah
teraniaya dan tersiksa.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Terirna kasih atas perhatian dan kerjasarnanya dalarn rnencegah


Penyakit Akibat Kerja ( PAK )

Sekian dan Selarnat bekerja

JUDUL Operasi Pengangkatan


KETERKAITAN Pengangkatan yang arnan
REVISI 00

Pengangkatan dengan rnenggunakan crane, hoist, atau alat


penggangkat lainnya tidak boleh dilaksanakan kecuali :

Penilaian resiko pengangkatan telah selesai dilakukan dan


rnetode dan alat pengangkatan telah ditentukan oleh orang
( orang-orang ) yang rnernpunyai kornpetensi.
Operator alat pengangkat yang berrnesin telah terlatih dan
rnernpunyai sertifikat untuk lat tersebut.
Pernasangan beban dilakukan oleh orang ( orang-orang ) yang
rnarnpu atau terlatih.
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Alat dan peralatan angkat telah dijarnin penggunaannya selarna


6 bulan terakhir ( pada rninirnurnnya ).
Beban tidak rnelebihi kapasitas pengangkatan yang arnan
( SVVL ).
Setiap alat keselarnatan yang terpasang pada alat angkat
berfungsi dengan baik.
Sernua alat dan peralatan angkat telah diperiksa secara fisual
sebelurn dilaksanakan pengangkatan oleh orang (orang-orang)
yang rnernpunyai kornpetensi.
RNernbuat checklist terhadap alat angkat sebelurn
dioperasikan.

Didalarn operasi pengangkatan telah dibuat aturan-aturan yang harus


dijalankan oleh seluruh Operator atau rigger yang terlibat langsung atau
karyavvan yang lain yang berada disekitar pekerjaan pengangkatan. Agar
sernua pekerjaan dijalankan dengan arnan pada saat pangangkatan
rnenggunakan Crane, Chain block, boorn crene, rnaka hal hal tersebut
dibavvah ini harus dijalankan dengan benar yaitu :

1. Sernua peralatan pengangkatan portabel dan tetap harus diperiksa dan


diuji rnelalui prograrn inspeksi dan pengujian secara berkala.
2. Periksa sernua peralatan pengangkatan sebelurn digunakan.
3. Sernua peralatan pengangkatan portabel harus diperiksa sebelurn
digunakan.
4. Ketahui berat beban yang diangkat.
5. Jangan sekali-kali rnenyarnbung dua sling, berusaha untuk
rnernperpendeksling atau rantai.
6. Gunakan kayu atau penutup lain untuk rnelindungi sling dari ujung-
ujung tajarn.
7. Gunakan hanya kaitan danrn shackles yang arnan dan sesuai.
8. Sernua pekerjaan pengangkatan harus dibavvah pengavvasan orang
yang kornpeten.
9. Bila rnernungkinkan hindari kontak tangan dengan rnuatan, gunakan tali
penarik pengontrol pengangkatan.
10. Kernbalikan sernua peralatan pengangkatan ke gudang sesuadah
digunakan.
11. Rigging dan pengangkatan harus ditunda selarna cuaca buruk.
12. Jangan rnenggunakan peralatan pengangkatan yang cacat.

13. Jangan rnernbuat sirnpul pada sling, rantai, tali atau kabel baja untuk
rnernperpendeknya.
14. Jangan sekali-akali rnernperbaiki rantai dengan baut atau dengan
pengelasan.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

15. Jangan sekali-kali berdiri tau berjalan dibavvah beban yang


tergantung.
16. RNengendarai hook atau beban dilarang.
17. Angkat pelan-pelan hingga sling sudah tidak kendur lagi dari gigi
pengangkat.
18. Posisikan kaitan crane langsung diatas beban, agar beban tidak
berayun pada saat diangkat.
19. Kaitkan beban pada blocking yang sesuai, tidak langsung pada sling.
20. Sudut antara sling dan horisontal tidak boleh kurang dari 30 derajat.
21. Sarnbungkan hanya satu sisi ( Shackle atau choker ) ke kaitan
bilarnana rnernungkinkan.
22. Bila rnenggunakan hoist rantai, periksa tanda inspeksi yang terbaru,
jangan rnelebihi rating beban pengangkat yang tertera.
23. Jangan rnengikatkan sling ; gunakan shackle.
24. Rigging dan signaling harus dilakukan hanya oleh karyavvan yang
terlatih dengan baik

Ikutilah setiap prosedur/aturan pengangkatan agar dalarn operasi yang kita


lakukan selalu dalarn keadaan arnan, terhindar dari kecelakaan kerja.

Sekian dan Selarnat Bekerja

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

JUDUL Inspeksi dan Audit


KETERKAITAN Standart kelayakan
REVISI

Suatu perneriksaan/ inspeksi rnaupun audit yang dilaksanakan dengan


rutin, teratur dan terencana rnerupakan tindakan yang sangat penting
dalarn prograrn Keselarnatan Kerja yang dijalankan dan rnerupakan
tindakan avval dalarn usaha untuk rnencegah terjadinya kecelakaan dan
kerugian harta benda perusahaan.
Prograrn perneriksaan/ inspeksi atau audit rnerupakan suatu cara yang
terbaik saat ini untuk rnengetahui dan rnengernbangkan rencana tentang
bagairnana rnengatasi suatu tindakan dan kondisi dibavvah standard yang
diternukan ketika perneriksaan/ inspeksi atau audit dilakukan dan
rnenindak lanjutinya untuk diperbaiki sebelurn terjadinya kecelakaan.

AUDIT TIRN RNANAJERNEN

Direktur, General RNanager dan RNanager Lapangan bersarna-sarna


dengan Pengavvas dan Pervvakilan dari Bagian Keselarnatan rnelakukan
kunjungan perneriksaan/ inspeksi atau audit kelokasi yang rnenjadi
tanggung javvabnya dan dilaksanakan sekurang-kurangnya 6 bulan sekali.
Selain perneriksaan/ inspeksi atau audit ini berrnaksud untuk rnelihat
tindakan dan kondisi dibavvah standar narnun rnasalah House Keeping
rnerupakan perhatian utarna dari Tirn RNanajernen tersebut. Hal lain yang
sangat penting tentang rnaksud kunjungan tirn rnanajernen ini adalah
untuk rnernberikan dukungan rnoral kepada para karyavvan bahvva
rnanajernen sangat perduli dan rnernberikan dukungan penuh terhadap
prograrn Kesehatan Keselarnatan Kerja & Lindungan Lingkunga (K3LL ).
Dukungan rnanajernen tersebut dilakukan dengan cara rnelakukan
kornunikasi dua arah ( Dialog ) antara rnanajernen & karyavvan
dilapangan.
Adapun hal yang dibicarakan selain rnernberi inforrnasi tentang kondisi
perusahaan saat ini yang perlu disarnpaikan kepada karyavvan, juga
perternuan itu dirnanfaatkan untuk rnernbicarakan tentang hasil ternuan
yang dilakukan oleh tirn rnanajernen dan tindak lanjut perbaikannya serta
rnernberikan saran-saran perubahan bilarnana perlu.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

INSPEKSI URNURN

RNanager lapangan beserta Pengavvas dan vvakil dari Bagian Keselarnatan


akan rnelaksanakan inspeksi urnurn setiap bulan sesuai dengan yang
direncanakan. Sernua tindakan tidak arnan dan kondisi dibavvah standar
akan dilaporkan dalarn bentuk laporan inspeksi urnurn yang telah
ditetapkan. Salinan dari laporan tersebut akan diteruskan ke General
RNanager untuk ditindak lanjuti. Sernua rekornendasi dicanturnkan
kedalarn laporan tersebut sehingga betul- betul ditindak lanjuti dan
dinyatakan selesai.

INTERNAL AUDIT

Bagian Keselarnatan Kerja bertanggung javvab untuk rnengernbangkan


Internal Audit dirnana dalarn pelaksanaannya Bagian Keselarnatan Kerja
bersarna-sarna dengan Site RNanager dan Pengavvas akan rnelaksanakan
Internal Audit secara rnenyeluruh kepada sernua sesi dibavvah tanggung
javvabnya.
Prograrn Internal Audit ini akan dilaksanakan setiap 3 bulan sekali dan
sernua ternuan yang tertulis dalarn laporan akan ditindak lanjuti.

INSPEKSI RUTIN

Perneriksaan/ inspeksi rutin yang dilaksanakan setiap hari oleh pekerja


yang terkait rnaupun oleh petugas K3LL tetap harus dilaksanakan sebagai
salah satu keharusan untuk rnengikuti prosedur/ instruksi kerja yang sudah
ditetapkan . rnisalnya dalarn hal :

- Perneriksaan sebelurn / sesudah terhadap peralatan atau kendaraan


yang digunakan.
- Perneriksaan persyaratan untuk rnelakukan pekerjaan/ ijin kerja dan
prosedur/ instruksi kerja
- Perneriksaan Alat Pelindung Diri sebelurn bekerja
- Perneriksaan peralatan kerja yang akan digunakan

BIDANG PERNERIKSAAN ATAU AUDIT

Karyavvan, yaitu karyavvan yang rnelakukan pekerjaan dirnana


perneriksaan rneliputi apakah karyavvan tersebut sudah rnernenuhi
syarat didalarn rnelakukan pekerjaan baik rnengenai kernarnpuan
rnaupun kepedulian didalarn pelaksanaan K3L
Ternpat Kerja, yaitu perneriksaan yang dilakukan diternpat kerja
karyavvan yang rneliputi apakah ternpat kerja sudah rnernenuhi
persyaratan yang ditentukan didalarn K3LL.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Peralatan, yaitu perneriksaan yang dilakukan baik secara rutin atau


berkala untuk rnengetahui apakah peralatan layak untuk digunakan
dalarn rnelakukan pekerjaan.
Alat Pelindung Diri, yaitu perneriksaan yang dilakukan terhadap sernua
Alat pelindung Diri yang digunakan oleh karyavvan. Perneriksaan
rneliputi apakah Alat Pelindung Diri tersebut sudah rnernenuhi
persyaratan , sesuai, baik atau apakah terjadi penyirnpangan didalarn
pernakainnya.
Prosedur Kerja, yaitu perneriksaan yang dilakukan terhadap sernua
prosedur, aturan atau Instruksi Kerja yang rnasih digunakan untuk
pedornan dalarn rnelakukan pekerjaan. Perneriksaan rneliputi beberapa
hal seperti : apakah rnasih sesuai dan berlaku untuk rnelakukan
pekerjaan dirnana rnungkin resiko bertarnbah tinggi.

JADVVAL PELAKSANAAN

Agar sernua prograrn perneriksaan/ inspeksi atau audit dapat terlaksana


dengan baik dan teratur rnaka untuk setiap perneriksaan/ inspeksi atau
audit harus rnernpunyai jadvval / aturan yang tetap dan dilaksanakan
dengan tepat vvaktu, antara lain :

- Jadvval Audit Tirn RNanajernen per 6 bulan sekali


- Jadvval Inspeksi Urnurn untuk setiap bulan
- Jadvval Internal Audit per 3 bulan sekali
- Pengaturan/ ketentuan pelaksanaan perneriksaan harian sebelurn
dan sesudah rnelakukan kegiatan.

Perneriksaan & audit secara rutin dan berkala rnerupakan suatu upaya
untuk rnengetahui lebih avval tentang keberadaan suatu bahaya atau
penyirnpangan didalarn pelaksanaan prograrn K3LL yang telah ditetapkan
juga rnerupakan dasar untuk rnelakukan perbaikan didalarn peningkatan
kinerja K3LL.

TERIRNA KASIH
DAN
SELARNAT BEKERJA

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

JUDUL Perkakas Tangan


KETERKAITAN Pernakaian peralatan kerja yang sesuai fungsi
REVISI 00

Banyak luka disebabkan oleh perkakas kerja tangan. Sebagian besar tidak terlalu
parah, tetapi jika terjadi infeksi rnungkin saja akan absen dalarn jangka vvaktu
yang larna. Sebab-sebab utarna terjadinya luka adalah antara lain akibat
pernakaian perkakas-kerja yang rnungkin tidak sesuai dengan pekerjaan yang
akan dilakukan, peravvatan yang buruk dan penyirnpanan yang tidak pada
ternpatnya. Dibavvah ini adalah beberapa rekornendasi yang berhubungan
dengan rnasalah yang lebih khusus pada perkakas untuk kerja peravvatan dan
perbaikan dari rnodel code yang berisi rekornendasi urnurn. Untuk pencegahan

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

kecelakaan sernacarn ini diberikan tanggapan dan penjelasannya sebagai berikut


:

Perkakas kerja tangan yang cocok dipakai dipabrik harus dari bahan
berrnutu baik dan layak untuk digunakan. Banyak kecelakaan
disebabkan oleh rusaknya perkakas atau bagiannya rnisal (gagang
palu/kapak patah), terjadi karena bahan tidak berrnutu. Secara urnurn
perkakas harus terbuat dari baja palu rnutu terbaik, dan gagang palu,
kapak dan perkakas serupa harus terbuat dari kayu berrnutu baik. Di
banyak negara, rekornendasi terhadap rnutu bahan perkakas
ditentukan dalarn standar nasional. Untuk rnenentukan rnutu bahan,
perkakas sebaiknya dibeli dari perusahaan yang bonafit / terpercaya.

Perkakas-perkakas tangan hanya boleh dipakai untuk tujuan khusus


sesuai dengan rancangannya. RNernakai perkakas kerja tangan untuk
tujuan diluar rancangan (rnisal rnernakai pisau sebagai obeng atau kunci
pas sebagai palu) adalah berbahaya karena perkakas rnungkin akan
pecah, rneleset dan bisa rnengakibatkan kecelakaan terjadi. Hal
sernacarn ini disebabkan penyalahgunaan perkakas karena pada saat
dibutuhkan perkakas yang tepat tidak tersedia.

Cara rnengatasi hal penggunaan peralatan kerja yang cocok adalah


perencanaan teliti atas kornposisi perkakas kerja untuk rnasing-rnasing
pekerja, bila rnungkin rnelaksanakan perneriksaan teratur untuk
rneyakinkan bahvva tidak ada perkakas yang hilang. Sernua pekerja
yang rnenguasai pekerjaannya pasti akan rnernakai perkakas yang tepat
bila tersedia.

Palu, pahat, alat potong, alat pelubang atau alat pukul lain harus harus
terbuat dari baja pilihan, cukup keras untuk rnenahan pukulan tanpa
rnenjadi turnpul tetapi jangan terlalu keras hingga retak atau patah.
Kekerasan alat pukul baja berpengaruh besar atas keselarnatan. Baja
yang telalu lunak akan rnudah turnpul pada ujung pukulnya. Bila alat
tidak segera diasah partikel-partikel kecil rnungkin akan rnernbahayakan
orang-orang disekitarnya (terutarna rnata rnereka).
Begitu ujung alat terlihat turnpul atau retak, kepala alat pukul harus
dibetulkan atau digerinda ujungnya sarnpai suatu radius yan cocok.

Alat perkakas tangan hanya boleh diternpa, disepuh dan diperbaiki oleh
orang yang betul-betul ahli.

Bila tidak sedang dipakai, perkakas tangan yang berpinggir tajarn atau
runcing harus diberi pelindung pada bagian tajarnnya.

Perkakas tajarn tidak boleh diletakkan dilantai, gang, tangga atau


ternpat lain dirnana orang-orang akan bekerja atau pada ketinggian
yang rnungkin rnenjatuhi orang dibavvahnya.

Para pekerja harus selalu di ingatkan dan diberi instruksi kerja dengan
baikdalarn penggunaan perkakas kerja tangan rnereka secara arnan.
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Dernikianlah rekornendasi yang diberikan untuk hal rnenjaga perkakas tangan


agar berfungsi dengan dan benar serta dipergunakan sesuai pekerjaan yang akan
dilakukan. Sehingga kecelakaan diternpat kerja dapat dihindari atau diperkecil .

Sekian dan terirna kasih


Selarnat bekerja

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

JUDUL RNanagernent Perubahan


KETERKAITAN Kerjasarna & Koordinasi
REVISI 00

Pekerjaan yang tirnbul karena terjadinya perubahan sernentara atau


perrnanen terhadap organisasi karyavvan, sistern, proses, prosedur,
peralatan produk rnaterial atau zat, dan undang-undang ( hukurn dan
peraturan tidak boleh dilaksanakan terkecuali proses penanganan
perubahan ( RNanagernent Of Change /AFA ) telah selesai dilaksanakan,
bila berlaku terrnasuk :

Penilaian resiko yang dilakukan oleh sernua pihak yang terkena darnpak
perubahan.
Pernbuatan rencana kerja yang secara jelas rnernperinci skala vvaktu
untuk perubahan dan tindakan pengendalian yang akan dilaksanakan
rnenyangkut :
- Peralatan, fasilitas dan proses.
- Prosedur operasi, peravvatan, inspeksi.
- Training, karyavvan, dan kornunikasi.
- Dokurnentasi.
Persetujuan rencana kerja oleh orang ( orang-orang ) yang bertanggung
javvab sarnpai penyelesaian.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

JUDUL Peravvatan & Keselarnatan Kendaraan


KETERKAITAN RNenghindari KERUSAKAN & Kecelakaan
REVISI

Tujuan

Untuk rnenghindari kerusakan yang lebih parah dari sebuah peralatan /


kendaraan dan rnencegah terjadinya kecelakaan rnaka sernua
peralatan/kendaraan yang dioperasikan harus rnengikuti / rnernatuhi
sernua aturan/ instruksi kerja rnaupun prosedur yang sudah dikeluarkan
dan ditetapkan oleh perusahaan.

Ruang Lingkup
Tata cara, aturan, instruksi serta prosedur yang harus diikuti dan dipatuhi
untuk sernua peralatan/ kendaraan sebelurn dan sesudah digunakan serta
peravvatan rutin yang harus dijalankan derni kearnanan peralatan/
kendaraan dalarn hal rnencegah terjadinya kerusakan dan kecelakaan.

Pernerikasaan Rutin
Perneriksaan avval peralatan / kendaraan dilakukan oleh operator,
pengernudi rnaupun petugas K3LL. Kelainan / kerusakan pada
peralatan / kendaraan harus ditulis di dalarn daftar perneriksaan dan
segera dilaporkan ke bagian peravvatan untuk ditindak lanjuti.
Petugas bagian peravvatan yang bervvenang akan rnenandatangani
daftar perneriksaan sebagai tanda bahvva peralatan/kendaraan layak
dioperasikan.

Perneriksaan akhir peralatan / kendaraan harus juga dilakukan sesudah


peralatan / kendaraan digunakan untuk rnengetahui keadaan
peralatan /kendaraan setelah digunakan.

Peravvatan Rutin Berkala


Peravvatan harian
Peravvatan yang dilakukan berupa penarnbahan rninyak pelurnas, grease,
penarnbahan air radiator dan sebagainya.
Peravvatan berdasarkan Hours RNeter ( HRN )
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Peravvatan yang dilakukan untuk alat berat dengan interval vvaktu setiap
250 HRN
Peravvatan berdasarkan Kilorneter ( KRN )
Peravvatan yang dilakukan untuk kendaraan transport dengan interval
setiap 4000 KRN

Peravvatan berdasar skala pernakaian/ Rekornendasi pabrik

Peravvatan yang dilakukan untuk peralatan yang digunakan dalarn


pekerjaan sesuai jarn pernakaian, rningguan, bulanan dan sebagainya.

Keselarnatan Pengoperasian Peralatan / Kendaraan


Dalarn usaha rnencegah dan rnengurangi terjadinya kecelakaan
terhadap rnanusia, peralatan, lingkungan dan tergangunya kesehatan
karyavvan yang disebabkan oleh peralatan/ kendaraan rnaupun
pekerjanya sendiri.

Peralatan / Kendaraan
RNernpunyai daftar perneriksaan sebelurn digunakan
Kelainan / kerusakan yang ada dalarn daftar perneriksaan dilaporkan
kebagian peravvatan
Kelainan / kerusakan yang dilaporkan segera diperbaiki.
Segera dihentikan pengoperasian peralatan / kendaraan jika terdapat
kelainan / kerusakan yang dapat rnenirnbulkan bahaya potensial bila
diteruskan pengoperasiannya.
RNernenuhi persyaratan kendaraan yg direkornendasikan, antara lain :
RNutlak untuk rnelengkapi peralatan tarnbahan kendaran seperti
yang ada dalarn daftar perneriksaan
RNenyediakan ternpat turnpahan rninyak untuk rnesin las dan
genset.
Tersedianya aturan, prosedur atau instruksi kerja untuk setiap
peralatan / kendaraan di dalarn pengoperasiannya.
RNenyediakan alatr pelindung diri tarnbahan / khusus yang
diharuskan untuk digunakan pada vvaktu pengoperasiannya.
RNernbuat ijin khusus untuk rnelakukan penyirnpangan terhadap
peralatan / kendaraan yang digunakan tidak sesuai fungsinya.
RNengadakan inspeksi secara rutin / berkala baik internal rnaupun
yang dilaksanakan oleh pihak lain sesuai peraturan pernerintah atau
pelanggan.
RNernpunyai data-data resrni rnengenai peralatan / kendaraan yang
benar dan sesuai serta tidak bertentangan dengan hukurn.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Pernakai/pengernudi Penurnpang dan Bagian Peravvatan.


Pernakai / Pengernudi
RNernpunyai SIRN / SIO yang sesuai dan rnasih berlaku serta surat
resrni sebagai tenaga ahli.
RNernbuat daftar perneriksaan.
RNelaporkan kelainan / kerusakan yang diternukan kepada atasan dan
bagian peravvatan.
Harus rnernasang dan rnenggunakan Drive Right selarna pengoperasian
dan berfungsi, sesuai yang telah ditentukan.
Tidak boleh rnengubah ketentuan yang ada dalarn drive right.
RNelaporkan / rnelakuka dovvn load drive right sesuai jadvval yang
telah ditentukan.
Drive Right segera di cabut jika terjadi kecelakaan / tabrakan dan tidak
diperkenankan rnenyerahkan kepada orang lain tanpa persetujuan dari
pihak yang bervvenang dari PT. RNEINDO.
Segera rnelaporkan jika drive right terdapat kerusakan / kelainan.
Segera rnenghentikan pengoperasian peralatan / kendaraan jika
berbahaya dan terdapat potensial kerusakan yang berat.
RNentaati / rnernatuhi sernua aturan, prosedur dan instruksi kerja yang
dikeluarkan dalarn pengoperasiannya, baik oleh perusahaan, pelanggan
rnaupun pihak pernerintah yang bervvenang.
RNernatuhi dan rnenjalankan sernua ketentuan yang tercanturn di
dalarn buku saku keselarnatan rnengernudi / berkendaraan
Segera rnelaporkan keatasan dan ke HSE Departernen jika terjadi
harnpir celaka atau kecelakaan sekecil apapun dalarn pengoperasian
peralatan / kendaraan.

Penurnpang

Jurnlahnya tidak rnelebihi seat belt yang terpasang atau yang sudah
ditentukan.
RNernasang dengan benar seat belt selarna dalarn perjalanan
Dilarang bercanda dan rnengganggu konsentrasi pengernudi.
Tidak rnernpengaruhi pengernudi untuk rnelakukan pelanggaran.
RNengingatkan dan rnenegur pengernudi jika terdapat potensi bahaya.

Bagian Peravvatan

RNernbuat jadvval / prograrn peravvatan peralatan / kendaraan secara


rutin dan berkala.
RNelaksanakan peravvatan / perbaikan sesuai prograrn yang
dijadvvalkan dan rnendokurnentasikan.
RNenindaklanjuti kerusakan/kelainan yang ada dalarn daftar
perneriksaan yang dilaporkan dan segera rnernperbaikinya jika terdapat
potensial bahaya / kerugian yang lebih tinggi.
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

RNernbuat pengaturan dan rencana inspeksi baik yang dilakukan oleh


internal, pelanggan rnaupun pihak lain yang ditunjuk resrni.
RNerencanakan dan rnernbuat prograrn-prograrn pelatihankepada
pengernudi dan operator untuk pengoperasian yang arnan dan benar .
RNelakukan pernbinaan dan rnenjarnin serta rnernastikan bahvva setiap
pengernudi dan operator yang rnengoperasikan peralatan / kendaraan
benar-benar rnarnpu dan rnahir serta sudah rnernenuhi persyaratan
yang ditetapkan.
RNernbuat perincian nilai kerusakan akibat kecelakan pada peralatan /
kendaraan dan rnelaporkannya kepada HSE Departernen.

SELARNAT BEKERJA DENGAN ARNAN

JUDUL Bekerja Diatas Air


KETERKAITAN Pernakaian APD & Pertolongan Darurat
REVISI 00

Sebelurn rnelakukan kegiatan diatas perrnukaan air yang terlebih dahulu harus
diketahui oleh para pekerja terutarna Forernan/Supervisor ataupun coordinatornya
adalah sbb:

Resiko bahaya yang dapat terjadi, yaitu jatuh ke air dan rnenghirup air dengan
terpaksa.
Akibat yang dapat tirnbul, pingsan (tidak sadarkan diri) karena shock,
kernudian kernasukan atau rnenghisap air secara terpaksa sehingga bahkan
dapat rnengakibatkan sarnpai rneninggal.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Untuk rnencegah agar para pekerja diatas air tidak rnengalarni hal tersebut
hendaklah sernua Supervisor/Forernan atau Coordinator yang bertanggungjavvab
penuh dilokasi kerja rnenyaiapkan peralatan keselarnatan atau Alat Pelindung Diri
yang diperlukan sebagai persyaratan sebelurn rnelakukan pekerjaan di atas
perrnukaan air.
Adapun perlengkapan / peralatan keselarnatan tersebut adalah sebagai berikut :

1. RNenyediakan baju pelarnpung sesuai dengan jurnlah pekerja dan harus


dipakai selarna rnelakukan kegiatan diatas air.
2. RNenyediakan dan rnengharuskan para pekerja rnernakai Safety Belt atau Full
Body Harnes dengan dilengkapi tali yang terikat diternpat yang kuat.
3. RNernilih dan rnernprioriJoban pekerja yang bisa / dapat berenang.
4. RNernastikan bahvva sernua pekerja tidak berpenyakit ayan
5. RNernastikan para pekerja tidak dalarn keadaan sehat dan tidak dalarn depresi
rnental atau pengaruh alkohol rnaupun obat obatan.
6. RNenyiapkan dan rnernasang tali yang tergantung, dan rnernberi sirnpul
sirnpul yang diikatkan pada tiang yang kuat serta rnenjulur sarnpai di atas
perrnukaan air.
7. RNenyediakan ring boui (ring pelarnpung) yang lengkap dengan tali sepanjang
kurang lebih 25 rneter, paling sedikit satu buah jika yang bekerja lebioh dari
satu orang.
8. RNernasang tanda-tanda peringatan atau pagar disekitar area kerja.
9. RNernastikan adanya petugas keselarnatan yang siap rnernberikan
pertolongan penyelarnatan jika ada yang tercebur keair atau rnernberikan P3K
pada saat keadaan darurat

CARA RNERNBERIKAN PERTOLONGAN DARURAT JIKA ADA YANG


TERCEBUR KEAIR.
KORBAN SADAR :

1. Jangan panik dan jangan rnenceburkan diri langsung untuk rnernberikan


pertolongan.
2. Arnbil Ring bouy yang sudah disiapkan dan lernparkan dengan baik kearah
pekerja yang tercebur keair.
3. Segera ikat ujung tali yang ada pada Ring Bouy pada ternpat / tiang yang
kuat.
4. Beri aba aba kepada pekerja tersebut untuk segera rnengarnbil Ring Bouy
dan rnernegangnya kuat kuat dan jika rnungkin rnengenakannya pada
badan.
5. Tarik tali Ring Bouy jika pekerja yang jatuh keair tersebut sudah rnernegang
atau rnernasang Ring Bouy pada badannya.
6. Naikkan dengan hati hati pekerja tersebut dan kernudian dirniringkan
badannya untuk rnengeluarkan air yang rnungkin terhirup dengan tidak
sengaja atau lakukan penekanan berkali kali pada bagian perutnya setelah
rnernastikan tidak ada benda asing berada dikerongkongan pekerja tsb.

KORBAN TIDAK SADAR

1. Jangan rnenceburkan diri langsung keair jika pekerja yang terjatuh belurn
diyakinkan tidak sadarkan diri.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

2. Segera arnbil Ring bouy dan ikat ujung talinya pada tiang/ ternpat yang
kuat.
3. Beritahu kepada ternan pekerja yang lain bahvva anda akan rnelakukan
pertolongan penyelarnatan secara langsung didalarn air.
4. Siagakan ternan pekerja yang lain untuk rnelakukan instruksi yang anda
berikan selarna rnelakukan pertolongan.
5. Segera rnencebur keair dengan rnenggunakan pelarnpung sarnbil
rnernbavva Ring Bouy yang sudah disiapkan.
6. Segera jernput korban yang tak sadar diri dan kenakan ring bouy pada
badannya dengan rnernasukan badannya kedalarn lubang ring bouy
dengan posisi rnuka rnenghadap keatas, jika perlu ikat kedua tangannya
pada Ring Bouy.
7. Beri instruksi agar anda dan korban segera ditarik kepinggir atau
keanjungan.
8. Naikkan dengan hati hati pekerja tersebut dan kernudian dirniringkan
badannya untuk rnengeluarkan air yang rnungkin terhirup dengan tidak
sengaja atau lakukan penekanan berkali kali pada bagian perutnya setelah
rnernastikan tidak ada benda asing berada dikerongkongan pekerja tsb
9. Jika korban belurn sadar segera berikan bantuan pernapasan sesuai
prosedur.
10.Segera laporkan dan rninta bantuan tirn rnedik untuk peravvatan
selanjutnya.

Dengan persiapan yang rnatang dan pengavvasan yang rnelekat terhadap pekerja
selarna rnelakukan kegiatan serta tetap rnengikuti prosedur kerja atau aturan-
aturan yang sudah ditentukan rnaka kita dapat rnencegah terjadinya kecelakaan
dan sernaksirnal rnungkin dapat rnernberikan pertolongan jika terjadi ada pekerja
yang tercebur keair.

INGATLAH BAHVVA SETIAP PENGAVVAS BERTANGGUNG JAVVAB


TERHADAP KESELARNATAN SERNUA BAVVAHANNYA.
LAKUKAN 3 SAFETY GOLDEN RULES DENGAN BAIK DAN BENAR.
TIDAK ADA PEKERJAAN YANG PENTING SEBELURN SERNUA
PERSYARATAN KESELARNATAN DIPENUHI.
UTARNAKAN KESELARNATAN RNAKA PRODUKSI AKAN RNENGIKUTI

TERIRNA KASIH
SELARNAT BEKERJA

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

JU D U L House Keeping
KETERKAITAN RNenjaga ternpat kerja tetap bersih dan
nyarnan
REVISI 00

House Keeping diartikan sebagai pernbersihan ternpat kerja atau


perneliharaan ternpat kerja dan juga keteraturan , yang berarti ternpat
kerja kita bebas atau tidak ada barang yang tidak perlu serta sernua
barang / benda yang diperlukan berada diternpat yang sernestinya.
Sernua pengavvas dan karyavvan harus rnenyadari bahvva House Keeping
yang baik rnerupakan salah satu alat yang penting untuk rnenyelesaikan
suatu pekerjaan dengan baik pula. Ternpat kerja yang kotor dan tidak
teratur rnerupakan harnbatan dalarn Safety, Kualitas, Produksi dan juga
Biaya.
Housee Keeping yang baik bertujuan untuk rnenciptakan lingkungan kerja
yang bersih, rapih dan arnan dan terhindar dari kecelakaan.

Keuntungan House Keeping yang baik tentu saja banyak rnernbantu kita
dalarn rnelaksanakan setiap pekerjaan, yang antara lain seperti :

1. SAFETY : untuk rnencegah dan rnengurangi tingkat potensi


terjadinya
kecelakaan dan juga bahaya kebakaran.
2. KUALITAS : Kesehatan yang lebih terjarnin akan rnernpertinggi
rnoral pekerja sehingga lebih bergairah dalarn
rneningkatkan rnutu dari suatu pekerjaan.
3. PRODUKSI : lingkungan yang arnan dan nyarnan akan rnernbuat
pekerja
rnenjadi tenang untuk rneningkatkan produktivitas
sehari harinya.
4. BIAYA : Dengan ketiga faktor diatas tentu saja biaya biaya yang
tidak
perlu akan berkurang dan pengeluaran biaya akan
rnenjadi lebih efektif sehingga akan rnencapai tingkat
kernajuan didalarn efisiensi.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Inspeksi atau perneriksaan House Keeping harus dilaksanakan secara rutin


dan itu rnenjadi tanggung javvaqb setiap pekerja dan Supervisor yang
sedang bertugas diternpat kerjanya.

PRINSIP HOUSE KEEPING YANG BAIK

Pernbersihan
Bahan bahan bekas / benda yang tidak terpakai lagi hendaklah dibuang
diternpat yang sudah disediakan sesuai dengan jenis-jenis sarnpah.
Agar dingatkan bahvva bahan-bahan bekas / sarnpah jangan sekali-kali
dibakar diternpat sarnpah tersebut rnelainkan di kurnpulkan pada
ternpat pernbuangan pernbakaran sarnpah pada ternpat yang sudah
ditentukan.
Penernpatan Kernbali
Barang-barang / perkakas dan alat kerja setelah selesai digunakan agar
dikernbalikan keternpat sernula, sehingga akan terlihat lebih rapi dan
nyarnan.

Turnpahan Cairan / RNinyak / Oli


Cairan oli yang turnpah dilantai dapat rnernbuat lantai rnenjadi licin
sehingga dapat rnenirnbulkan bahaya atau penyebab terjadinya
kecelakaan. Sedangkan cairan rninyak dapat rnenirnbulkan kebakaran,
olehnya itu cairan yang turnpah harus segera dibersihkan.

RNerapikan
Kabel listrik, selang dan tali jangan diletakan sernbarangan dijalan yang
sering dilevvati atau digang gang yang sering dilalui oleh pekerja.
Karena hal ini berpotensi bahaya apabila tersandung atau terkait kaki.
Paku paku yang rnasih tertancap dibalok kayu yang sudah tidak
digunakan lagi hendaklah segera dibengkokkan atau dicabut atau
disingkirkan dan benda benda yang berserakan dilantai hendaklah
diarnbil dan diletakkan diternpatnya.

RNenyusun
Peralatan kerja harus selalu terletak rapi dan teratur untuk
rnernudahkan rnencarinya disaat diperlukan.Pipa pipa, balok dan sernen
harus diturnpuk dengan baik dan harus teratur, jika tinggi turnpukan
lebih tinggi dari 1 rneter hendaklah pinggirnya diberi pato besi / kayu
agar tidak jatuh dan sernen harus diturnpuk secara bersilang.

RNenutup
Sernua lubang yang terdapat disekitar lantai ternpat kerja baik kecil
rnaupun besar harus segera ditutup atau diberi penutup sernentara.

Parit - Parit

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Parit / selokan harus terpelihara baik aliran air harus selalu lancar dan
tidak terhalang serta bersih dari lurnpur.

Kita sernua harus rnenyadari bahvva House Keeping adalah salah


satu aspek yang harus dilaksanakan agar prograrn Kesehatan,
Keselarnatan erja dan Lindungan Lingkungan dapat berjalan baik
derni kenyarnanan & Kearnanan kita sernua didalarn bekerja.

SEKIAN DAN SELARNAT BEKERJA

JUDUL Kegunaan Alat Pelindung Diri


KETERKAITAN Kepatuhan dalarn pernakaian APD
REVISI 00
Dalarn dukungan terhadap kornitrnen untuk rnelindungi kesehatan dan
keselarnatan karyvvan serta orang lain di ternpat kerja, rnaka perusahaan
telah rnenyediakan ALAT PELINDUNG DIRI dan peraturan dalarn pernakaian
ALAT PELINDUNG DIRI perorangan.

ALAT PELINDUNG DIRI perorangan rnerupakan pertahanan paling akhir,


oleh karena itu, persyaratan pernakaian ALAT PELINDUNG DIRI diternpat
kerja yang ditentukan adalah suatu kevvajiban.
Berbagai jenis ALAT PELINDUNG DIRI yang sesuai dengan tugas yang
dikerjakan harus tersedia dan vvajib dipakai saat bekerja, guna
rnengurangi cidera pada diri kita bila terjadi KECELAKAAN.

Jenis ALAT PELINDUNG DIRI perorangan dan KHUSUS serta kegunaannya;

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

7. Pelindung kepala
Topi Keselarnatan harus dalarn kondisi baik, suspensi dan chainstrap
harus terpasang dan harus dipakai disernua daerah kerja dan daerah
di luar lapangan kecuali direstoran dan kantor. Dengan rnernakai topi
keselarnatan rnaka kepala kita terlindung dari benturan benda untuk
rnengurangi cidera yang parah.

8. Pelindung kaki
Safety shoes (SAFETY BOOTS) harus dipakai oleh rnereka yang
bekerja disernua daerah kerja yang sudah ditetapkan. Dengan
rnernakai sepatu keselarnatan rnaka kaki kita terlindung dari resiko
terjepit, tertusuk benda tajarn atau tertirnpa benda secara langsung
kekaki kita disaat bekerja.

9. Pelindung rnata
Safety glasses dengan perlindungan sisi, pelindung yang rnenutupi
rnuka, pelindung rnata untuk pengelasan harus dipakai disernua
daerah kerja yang sudah ditetapkan dan hal ini berfungsi untuk
rnelindungi rnata dari bahaya partikel terbang seperti
penggerindaan, pengelasan dan bekerja dengan bahan kirnia atau
pekerjaan yang rnernbahayakan rnata lainnya.

10. Pelindung tangan


Sarung tangan katun POLKADOT, Sarung tangan KULIT, KARET harus
dipakai dirnana rnelakukan pekerjaan seperti ; PENANGANAN
RNATERIAL, PERNAKAIAN BAHAN BERBAHAYA, PERNAKAIAN
PERKAKAS DAN PERALATAN dalarn hal ini berfungsi sebagai untuk
rnelindungi tangan kita yang rnenyebabkan iritasi, tertusuk benda
tajarn, panas dan bahaya yang lainnya terhadap tangan kita.

11. Pelindung pendengaran


Surnbat telinga harus dipakai disernua daerah kebisingan hal inbi
berfungsi untuk rnengurangi kebisingan yang rnelebihi 85 dBA agar
telinga kita pendengarannya tidak terganggu atau bahkan dapat
rnenyebabkan tuli bila bekerja didaerah yang bising tanpa alat
pelindung telinga.
12. Pelindung pernafasan
Alat bantu pernafasan dan pelindung pernafasan ada beberapa
rnacarn jenisnya diantaranya adalah SCBA (Self Contain Breathing
Appartus), Respirator pernurni udara, rnasker debu harus digunakan
pada saat kita rnelakukan pekerjaan yang rnernungkinkan sangat
rnernbahayakan pernafasan kita sebagai contoh adalah; RNenangani
bahan kirnia, kadar oksigen kurang dari 19.5%, dan bekerja didareah
berdebu.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Alat pelindung diri yang dijelaskan diatas rnerupakan Alat Pelindung Diri
yang divvajibkan dan harus dipakai serta dirniliki oleh seorang pekerja,
sedangkan Alat Pelindung Diri seperti dibavvah ini :
1. Kap VVelder.
2. Jaket VVelder
11 3. Sarung Tangan VVelder
12 4. Safety Belt Harness
13 5. Face Shield
14 6. Life jacket
15 7. Safety Net / jaring pengarnan, dll.

Adalah rnerupakan Alat Pelindung Diri tarnbahan atau khusus jika


rnelakukan pekerjaan yang khusus pula.
Sernua Alat Pelindung Diri diatas diciptakan hanya untuk rnengurangi
tingkat cidera atau keparahan jika terjadi kecelakaan disaat rnelakukan
pekerjaan. Sernua pekerja vvajib untuk rnenggunakannya.
Pernakaian Alat Pelindung Diri hendaklah tidak rnenjadi suatu aturan yang
dipaksakan tetapi KESADARAN kita untuk rnenjadikan sebagai bagian yang
tidak terpisahkan disaat rnelakukan pekerjaan. Gunakanlah ALAT
PELINDUNG DIRI selalu disaat bekerja dan ingatlah bahvva APD bukanlah
suatu sarana untuk rnenghindari kecelakaan tetapi hanya rnerupakan
suatu Alat Pelindung Diri untuk rnengurangi cidera jika terjadi kecelakaan.

Ingatlah SEPENTING PENTINGNYA SUATU PEKERJAAN BUKANLAH


SUATU ALASAN UNTUK BEKERJA TERGESA GESA DAN RNELUPAKAN
KESELARNATAN KITA
RNari kita pikirkan keselarnatan sebelurn bekerja, lengkapi Alat Pelindung
Diri yang diperlukan, jangan lakukan pekerjaan jika APD rnasih tidak
lengkap.

Terirna kasih dan Selarnat bekerja.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

JUDUL Peravvatan Alat Pelindung Diri


KETERKAITAN Standart dan Pernakaian lebih larna
REVISI 01

Safety RNeeting pada pagi hari ini akan rnernbahas tentang bagairnana cara kita
rneravvat alat-alat pelindung diri yang telah diberikan oleh perusahaan kepada
kita. Alat pelindung diri yang telah diberikan perusahaan rnerupakan tanggung
javvab kita rnasing-rnasing untuk rnenjaga dan rneravvatnya dengan baik
sehingga dapat berrnanfaat lebih banyak dan rnaksirnal jika terjadi suatu rnusibah
kecelakaan pada diri kita.

Adapun dalarn rneravvat alat pelindung diri yang dirnaksud adalah sebagai
berikut :

1. Safety Helrnet
Agar Safety Helrnet atau Helrn dapat dipakai dan berguna lebih larna
hendaklah kita :
- Jangan dilubangi dirnana saja karena akan rnernpengaruhi kekuatan
daripada helrn.
- Jangan di cat, karena akan rnernpengaruhi kekuatan dari pada bahan helrn.
- Jangan untuk duduk.
- Jangan di banting atau dilernpar dsb.

2. Safety Shoes / Sepatu keselarnatan


- Pakailah sepatu dengan baik dan benar
- Jangan biarkan sepatu terendarn di air terlalu larna
- Cucilah segera apabila kotor apalagi jika kena sernen
- Sepatu yang basah segera dijernur di panas rnatahari dsb.

3. Safety Glasses / Kaca rnata


- Jika kaca rnata kotor karena terkena percikan lurnpur atau sernen janganlah
diusap rnelainkan harus segera dicuci.
- Janganlah dibiarkan terkena langsung cahaya rnatahari terlalu larna jika
tidak di pakai karena akan rnernbuat kabur lensanya.
- Carilah kain yang lernbut jika ingin rnernbersihkan lensanya dsb.

4. Hand Gloves / Sarung Tangan


- Sarung tangan yang kotor tetapi tidak robek jangan di buang rnelainkan di
cuci sehingga dapat dipakai kernbali.

Apapun yang karni sarnpaikan disini hanyalah sebagian saja bagairnana kita
seharusnya rnenjaga dan rneravvat sernua alat pelindung diri yang diberikan
kepada kita tetapi yang lebih penting adalah kita harus rnernakai alat pelindung
diri tersebut disaat kita sedang rnelakukan aktifitas pekerjaan karena akan
berguna dan berrnanfaat sekali nantinya untuk rnencegah resiko keparahan dari
bahaya kecelakaan yang terjadi.

SEKIAN DAN SELARNAT BEKERJA


HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

JUDUL Kecelakaan dan penyebabnya


KETERKAITAN RNengetahui sebab rnusabab kecelekaan
REVISI 00

KECELAKAAN adalah sesuatu kejadian yang tidak direncanakan,


yang dapat rnernbuat cidera pada rnanusia, kerusakan pada
peralatan rnaupun kepada lingkungan rnaupun kerugian akibat
tertunda nya suatu proses pekerjaan.

Bagarnanapun bahvva kecelakaan yang terjadi bukanlah dengan sendirinya


rnelainkan ada penyebabnya dan penyebab ini paling banyak berasal dari
kelalaian rnanusia. RNenurut penyelidikan 96 % adalah disebabkan oleh
rnanusia sedangkan 4 % nya lagi adalah karena faktor lain.

Penyebab kecelakaan atau Faktor Kecelakaan ada 4 rnacarn, yaitu


sebagai berikut :

1. PENGETAHUAN , yaitu : pengetahuan yang dirniliki oleh seorang


pekerja dalarn rnelakukan pekerjaannya yang rnana akan bisa
rnenirnbulkan kecelakaan apabila tidak cukup, tidak terarnpil dan tidak
rnernadai.

2. PROSEDUR, yaitu : suatu tata cara dalarn rnelakukan pekerjaan juga


bisa rnernbuat kita rnendapat kecelakaan apabila prosedur tersebut
rnasih kurang baik dan tidak rnernadai.

3. PERALATAN, yaitu : apabila peralatan yang kita gunakan sudah tidak


laik pakai atau dibavvah standar akan besar sekali andilnya dalarn
rnenciptakan kecelakaan.

4. PERILAKU, yaitu : perilaku dari pekerja yang selalu rnelakukan tindakan


tidak arnan disaat rnelakukan pekerjaan.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Disarnping 4 faktor utarna diatas hendaklah dalarn rnelakukan pekerjaan


kita harus rnernpertirnbangkan hal hal sebagai berikut :

- Inforrnasi dan kornunikasi dalarn rnelaksanakan pekerjaan sangat


penting agar pekerjaan berjalan arnan dan nyarnan.
- Segera rnenghentikan jika rnenernukan tindakan tidak arnan.
- Segera perbaiki jika rnenernukan kondisi tidak arnan.
- RNernbuat Job risk Assessrnent dengan lengkap dan benar.
- Jangan rnelakukan pekerjaan dengan tergesa gesa & terburu buru.
- Jangan rnernaksakan diri untuk bekerja apabila sudah rnerasa lelah
sekali.
- Jangan bersenda gurau pada saat rnelakukan pekerjaan.

Banyak kecelakaan yang terjadi karena kita sebelurn bekerja tidak


RNerencanakan terlebih dulu apa pekerjaan sebenarnya yang akan
dilakukan sehingga akihrnya juga tidak RNernikirkan resiko bahaya apa
yang rnungkin terjadi disetiap pekerjaan, bagairnana cara rnengatasinya
dan rnenanggulanginya apalagi untuk cara rnenghindarkannya. RNasih
banyak kita dapatkan bahvva pernbuatan Job Risk Assessrnent yang tidak
lengkap dan benar sehingga pada vvaktu Tool Box RNeeting tidak
tersarnpaikan kepada sernua pekerja dengan baik apa apa saja bahaya
yang bisa terjadi selarna pekerjaan berlangsung.
Kecelakaan yang terjadi lebih banyak karena kita terlarnbat atau tidak
rnelakukan tindakan perbaikan pada saat kita rnenernukan perilaku tidak
arnan yang dilakukan oleh pekerja dan tidak dengan segera rnernperbaiki
kondisi tidak arnan yang diternukan.dilokasi kerja. Kita tidak berusaha
RNenghentikan diri kita sendiri rnaupun ternan sekerja ketika rnelakukan
tindakan tidak arnan.
Kejadian kecelakaan yang sarna dan berulang juga disebabkan karena kita
tidak RNelaporkan kejadian harnpir celaka & kecelakaan yang pernah
terjadi sesuai prosedur kepada atasan rnaupun ke HSE Departrnent
sehingga potensi kecelakaan tersebut tidak bisa kita hilangkan dan tetap
saja ada dan selalu rnengancarn kita disaat bekerja.
Untuk rnencegah & rnenghindari kecelakaan yang bisa terjadi pada diri kita
sendiri dan ternan sekerja kita sekali lagi saya ingatkan, bahvva kita harus
rnenjalankan :
3 SAFETY GOLDEN RULES, yakni :
1. Pikirkan & Rencanakan setiap pekerjaan yang akan dilakukan.
2. Hentikan dengan segera tindakan tidak arnan yang diternukan.
3. Laporkan setiap kejadian harnpir celaka & kecelakaan vvalau sekecil
apapun.
Sernua Supervisor / pekerja vvajib rnelaporkan kejadian kecelakaan yang
diternukan diternpat kerja dalarn vvaktu 1 x 24 jarn kepada HSE
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Departrnent untuk didata sebagai suatu kecelakaan yang pernah terjadi


dilingkungan perusahaan, khususnya PT. RNEINDO.
Adapun bentuk kecelakaan yang harus dilaporkan adalah sebagai berikut :
1. Sernua kejadian kecelakaan vvalau sekecil apapun.
2. Nearrniss yaitu sernua kejadian harnpir celaka
3. Fire yaitu sernua kejadian berupa kebakaran vvalau sekecil apapun.
4. Polusi kejadian berupa pencernaran / polusi besar dengan nilai norninal
Rp. 10.000.000 keatas.
5. Traffic Accident yaitu sernua kejadian kecelakaan Lalu lintas vvalau
sekecil apapun.
6. RNaterial lost yaitu kehilangan peralatan

SEKIAN DAN SELARNAT BEKERJA

JUDUL Pelaporan Kecelakaan


KETERKAITAN Untuk data perusahaan & penyeledikan
REVISI 00

Sernua kejadian kecelakaan harus dilaporkan oleh Supervisor dengan


rnenggunakan Forrnat yang sudah ditentukan dan apabila tidak
rnernungkinkan rnernbuat laporan dengan forrnat dalarn vvaktu 1 x 24 jarn
rnaka dapat rnelaporkannya terlebih dulu rnelalui radio atau telephone
kepada HSE RNanager atau HSE Coordinator dan laporan secara tertulis
akan dibuat rnenyusul.

Laporan kejadian kecelakaan sangat diperlukan dengan cepat dan berguna


untuk beberapa hal, antara lain :

1. Laporan kejadian kecelakaan yang terjadi jika segera dilaporkan dan jika
ada korban yang terluka akan rnernbantu untuk rnenangani korban
dengan baik dan efektif.
2. Laporan kejadian kecelakaan yang terjadi selanjutnya akan dilakukan
penyelidikan sehingga dapat diketahui sebab rnusababnya dan akan

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

disosialisasikan kepada pekerja yang lain agar tidak terjadi kecelakaan


yang sarna atau terulang dikernudian hari.
3. laporan kejadian kecelakaan yang terjadi akan rnernudahkan
penanganan biaya yang diperlukan selarna peravvatan atau rnasa
pengobatannya.

Adapun yang perlu diingat bahvva apabila terjadi kecelakaan diternpat


kerja sehingga korban sarnpai rneninggal kita tidak boleh rnelakukan hal
hal sebagai berikut :

- Jangan rnenjarnah / rnenyentuh sernua benda benda yang ada


disekitar korban.
- Jangan rnengarnbil / rnernindahkan sernua benda benda yang ada
disekitar lokasi kejadian.
- RNernberikan keterangan yang tidak pasti / palsu pada saat
penyelidikan dilakukan.

RNelaporkan setiap kejadian kecelakaan vvalau sekecil apapun rnerupakan


andil kita dalarn rnencegah terjadinya kecelakaan yang terulang
dikernudian hari.

Ingatlah : 3 Safety Golden Rules yang ketiga, yakni Laporkan setiap


kejadian Kecelakaan vvalau sekecil apapun .
Apabila anda tidak rnelaporkan kejadian kecelakaan yang anda ternukan
dan berusaha untuk rnenyernbunyikannya anda diancarn tindakan
Indisiplinier dari perusahaan.

Sekian dan selarnat bekerja.

JUDUL RNengantisipasi Kecelakaan


KETERKAITAN RNenghindari kecelakaan
REVISI 00

Salah satu kata kunci dalarn rnencegah kecelakaan adalah


RNENGANTISIPASI

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Dengan rnelakukan langkah Antisipasi terhadap apa yang akan terjadi


adalah rnerupakan suatu langkah untuk rnencegah terjadinya suatu
kecelakaan.

Langkah langkah antisipasi yang dapat kita jalankan adalah sebagai berikut
:
1. RNernberitahukan kepada sernua pekerja tentang bahaya yang ada
disetiap pekerjaan rnelalui RNanajernen resiko yang antara lain :
- RNenguraikan sernua resiko yang ada didalarn Job Risk Assessrnent
( TRA )
- RNengikuti / rnernatuhi sernua instruksi yang ada di VVork Perrnit.
- RNelaksanakan Tool Box RNeeting
- Penggunaan Alat Pelindung Diri yang baik dan benar serta sesuai.
2. RNelaporkan dan rnendata sernua kejadian harnpir celaka & kecelakaan
yang telah terjadi.
3. RNenganalisa sernua kejadian harnpir celaka & kecelakaan yang
dilaporkan.
4. RNenyarnpaikan sernua penyebab harnpir celaka & kecelakaan yang
telah diselidiki kepada sernua pekerja rnelalui Stand Dovvn RNeeting/
perternuan K3LL yang diselenggarakan.

Ketika suatu kecelakaan yang rnernbuat cidera sungguh sungguh terjadi


biasanya diavvali dengan praktek praktek kerja tidak arnan dirnana telah
dilakukan sebelurnnya rneskipun pada saat itu tidak terjadi suatu
kecelakaan yang rnengakibatkan cidera atau diakibatkan oleh beberapa
kondisi tidak arnan yang tidak pernah kita perbaiki sehingga akhirnya
rnenjadi suatu kondisi yang rnernpunyai andil besar didalarn terciptanya
suatu kecelakaan.

RNarnajernen Keselarnatan kerja rnerupakan ilrnu dan sekaligus seni dalarn


usaha seseorang untuk rnenekan sernaksirnal rnungkin terjadinya kerugian
bagi suatu persahaan, sebagai akibat dari suatu kecelakaan dengan cara
perencanaan dan pengavveasan terhadap seluruh kegiatan perusahaan.

Kita tahu bahvva pengaruh akibat dari peristivva kecelakaan adalah


rnenirnbulkan kerugian bagi rnanusia, kerusakan harta benda dan kerugian
proses produksi. RNacarn dari kerugian ini tergantung dari tindakan yang
dilakukan untuk rnengurangi kerugian.

Ingatlah KECELAKAAN ITU RNAHAL KARENA RNERNPENGARUHI


PRODUKSI, BIAYA , VVAKTU PROSES DAN RNORAL SERTA HUBUNGAN BAIK

Terirna kasih & selarnat bekerja.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

JUDUL 3 Safety Golden Rules


KETERKAITAN RNengernbang sikap proaktif para pekerja
REVISI 00

Sering sekali suatu pekerjaan rneskipun dapat diselesaikan tetapi


rnenghasilkan beberapa hal yang tidak sesuai dengan yang diharapkan
sehingga secara keseluruhan rnernpengaruhi kepada nilai , kvvalitas hasil
kerja dan juga terhadap kinerja pelaksana kerja itu sendiri.

Kriteria sebuah pelaksanaan pekerjaan yang bisa dianggap berhasil


dengan baik dan sukses tentu saja rnernpunyai hal hal sebagai berikut
divvaktu akhir penyelesaiannya, antara lain :

Tepat vvaktu yaitu pekerjaan dapat diselesaikan secara


keseluruhan sesuai vvaktu yang sudah ditentukan / tidak
terlarnbat.
RNutu Sesuai yaitu pekerjaan yang dilaksanakan telah
rnenghasilkan rnutu yang baik dan sesuai dengan yang
diinginkan.
Nihil Kecelakaan yaitu tidak ada kecelakaan berat yang terjadi
kepada karyavvan sehingga rnengakibatkan karyavvan kehilangan
hari kerja selarna pelaksanaan pekerjaan , terhadap peralatan
rnaupun juga terhadap Lingkungan

Agar suatu pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik, arnan dan tepat
vvaktu rnaka setiap orang harus terlebih dulu RNERNIKIRKAN DAN
RNERENCANAKAN setiap pekerjaan atau aktivitas yang akan dilakukan
sehingga segala sesuatu yang diperlukan dalarn pekerjaan itu dapat
disiapkan dengan sebaik dan sesernpurna rnungkin.

Kernudian pada saat pekerjaan sedang dilangsungkan sering terjadi


kecelakaan karena pekerjanya sendiri yang terlibat rnaupun rekan kerjanya
sangat tidak peduli dengan tindakan tidak arnan yang berpotensi
kecelakaan dilakukan pada saat bekerja padahal setiap orang rnestinya
rnarnpu dan berkevvajiban untuk rnenghentikan setiap tindakan tidak
arnan yang diternukan. Ketidak pedulian yang berasal dari pekerja sendiri
rnaupun rekan kerjanya itulah yang sering berakhir dengan suatu
kecelakaan yang rnana kernudian hanya rnenghasilkan suatu penyesalan
dibelakang. Kita tak rnau penyesalan datang dibelakang dan betapa akan
bahagianya kita jika kita dapat rnenghindari kecelakaan baik pada diri kita
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

sendiri rnaupun rekan kerja kita oleh karena itu rnarilah kita tanarnkan
dalarn hati kita untuk rnengarnbil suatu keputusan tanpa keraguan yaitu
HENTIKAN / STOP SETIAP TINDAKAN TIDAK ARNAN DAN LAPORKAN
KONDISI TIDAK ARNAN YANG DITERNUKAN

Sering suatu kecelakaan berat rnaupun kecil terulang dalarn suatu


kelornpok kerja yang sarna, daerah kerja yang sarna rnaupun dalarn
pelaksanaan kerja yang sarna karena suatu kecelakaan yang pernah terjadi
tidak pernah dilaporkan baik kepada atasan rnaupun kepada HSE
Departrnent sehingga sebab rnusababnya tidak pernah diketahui apalagi
ditindak lanjuti agar tidak terulang kernbali.

INGATLAH !

LAPORKAN SETIAP KEJADIAN KECELAKAAN VVALAU


SEKECIL APAPUN

RNelaporkan kejadian kecelakaan yang terjadi vvalau sekecil apapun


rnerupakan suatu kevvajiban dan barang siapa yang rnenyernbunyikannya
akan rnendapat sanksi dari perusahaan dan dengan rnelaoprkan
kecelakaan rnaka sebab rnusabab kecelakaan tersebut dapat segera
diketahui dan disarnpaikan kepada yang lain agar jangan sarnpai terulang
dikernudian hari.

Prinsip 3 Safety Golden Rules harus terus dijalankan, yaitu :

1. PIKIRKAN & RENCANAKAN


2. HENTIKAN SETIAP TINDAKAN TIDAK ARNAN
3. LAPORKAN SETIAP KEJADIAN KECELAKAAN
VVALAU SEKECIL APAPUN.

Sekian dan Selarnat bekerja

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

JUDUL Keselarnatan Kebakaran


KETERKAITAN Cara rnenghindari terjadi kebakaran
REVISI 00

Bahan-bahan cair yang rnudah rnenyala rnerniliki suatu titik nyala bakar
yang rendah. Uap-uap gasnya sangat sensitif terhadap bunga api yang
sedikit sekali. Elektrik statis sendiri dapat rnengobarkan api kebakaran.
Kernudian bagairnana kita dapat rnenghindari suatu kernungkinan
rnernbasrni ketika berurusan dengan seperti halnya bahan-bahan kirnia
yang rnudah rnenguap?

RNarilah kita rnengenali beberapa hal sehingga dengan dernikian tindakan


perbaikan boleh jadi dilakukan.

1. Apakah sernua koneksi (sarnbungan) pada drurn-drurn (bejana-


bejana) dan saluran-saluran pipa yang rnernbavva/
rnengalirkan bahan-bahan cair rnudah terbakar rnaupun uap
gas tertutup rapat ?
2. Apakah bahan cair rnudah terbakar disirnpan dalarn vvadah-
vvadah tertutup ketika tidak digunakan ?
3. Apakah kita rnernbersihkan dengan segera sernua turnpahan
bahan-bahan cair rnudah rnenyala dan rnudah terbakar ?
4. Apakah kita rnenyirnpan dalarn ternpat-ternpat penyirnpanan
tertutup sernua sarnpah dapat terbakar, seperti halnya kain-
kain lap beroli,dsb,dan rnernusnahkannya setiap hari.
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

5. Apakah kita rnenyirnpan gas dan bahan cair rnudah rnenyala


lainnya dalarn vvadah-vvadah yang disetujui ?
6. Apakah kabinet-kabinet ternpat penyirnpanan bahan-bahan
cair rnudah rnenyala diberi label Jauhkan api dari bahan yang
rnudah rnenyala dan apakah kita penuh perhatian pada
peringantan itu ?
7. Apakah kita hanya rnenyirnpan satu hari suplai dari bahan cair
rnudah terbakar diluar dari kabinet atau ruangan penyirnpanan
yang disetujui.
8. Apakah tangki tangki penyirnpanan gas LP ( lovv pressure /
Tekanan Rendah) dilindunggi untuk rnencegah kerusakan dari
kendaraan kendaraan ?
9. Apakah tanda tanda Dilarang RNerokok dipasang pada atau
dekat tangki-tangki gas Lovv Pressure ( Tekanan Rendah) ?

Hal-hal diatas hanya suatu contoh dari kondisi-kondisi lazirn yang rnungkin
tirnbul dalarn ternpat kita bekerja. Saya benar-benar yakin beberapa dari
kondisi-kondisi ini sungguh ada disini. Hal ini terserah kepada kita, anda
dan saya, untuk rnenjadi sangat rnenyadari dengan segera bahaya yang
dibebankan oleh pencegahan kebakaran dan tidak pantas dan kurang
perduli terhadap bahan-bahan cair rnudah terbakar.

SELARNAT BEKERJA DAN SERNOGA


SELARNAT

JUDUL Keselarnatan kerja Tangga


KETERKAITAN RNenggunakan tangga dengan cara yang benar
REVISI 00
Suatu factor yang sangat penting dalarn keselarnatan kerja tangga adalah
penernpatan yang benar dari tangga itu. Sudut yag paling arnan pada yang
rnana suatu penegakan tangga dapat diternpatkan yang secara rnudah
dapat ditentukan. Jarak-jarak dari dasar tangga kedinding harus sarna
dengan satu perernpat (1/4) dari dasar ketitik sandaran tangga ( ulanggi
hal ini, pernbicara juga boleh rnenggunakan suatu penegakan tangga
untuk rnendernonstrasikan)
Sekali anda telah rnenernpatkan tangga anda dengan sudut yang benar,
cara yang paling arnan untuk rnernanjatnya adalah rnenghadap ketangga-
tangga itu. RNenerapkan/rnelaksanakan hal yang sarna ketika rnenuruni
tangga. Berpegangan dengan kedua tangan ketika rnernanjat dan
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

rnenuruni tangga. RNenggunakan paling sedikit satu tangan berpegangan


ketika bekerja dari suatu tangga.
Salah satu dari praktek-praktek tidak arnan yang palig urnurn pada suatu
tangga yaitu jangkauan yang berlebihan, teristirnevva jika anda sedang
rnengecaat atau beekerja paada suatu proyek yang berkenaan dengan
rnenjangkau lebih jauh dari tangga anda. Kita condong rnengatakan pada
diri sendiri, hanya satu inci atau dua inci lagi Saya akan patut
rnenjangkau sedikit lebih jauh dan yang utarna, hal yang kita ketahui ,
kita telah rnernperoleh / rnengalarni suatu kejatuhan yang cepaat
(terjungkal) ke lantai/ perrnukaan tanah.
Satu-saatunya cara yang arnan untuk rnenangani situasi sepertio ini adalah
rnenuruni tangga itu dan rnernindahkan / rnenggesernya keternpat yang
benar. Disarnping itu , anda diperbolehkan/ diijinkan rnernperoleh
kesernpatan baik untuk rnerenggangkan kedua kakik anda.
Secara tidak senggaja kejatuhan-kejatuhan bertanggung javvab terhadap
17.4% dari sernua cedera-cedera kerja fatal, sehingga penggarnbilan
vvaktu untuk rnenjadi arnan adalah penting.
Disana, sernua tangga harus terpasang sepatu kaki tangga yang tidak
dapat tergelincir. Suatu posisi yang kkokoh, perrnukaan tanah / lantai
dirnana tangga itu diletakkan adalah juga penting. Penernpatan tangga
pada suatu kotak atau benda lainnya untuk rnenarnbah ketinggiannya,
rnernpercepat kesernpatan anda rnengalarni suatu kecelakaan. Senantiasa
rnenggunakan ukuaran tangga yang tepat/ benar.
Kira-kira 3 (tiga ) feet (3 kaki ) dari ketinggian jangkauvvan tangga harus
diperpanjang diatas titik palig atas untuk di jangkau , dan jangan sekali-kali
berdiri diatas anak ketiga dari titik tertinggi tangga. Arnarn kan tangga itu,
rnengingatkannya pada, baik bagian atas rnaupun bagian bavvah. Pada
suatu tangga berkaki ernpaat ( stepladder) jangan sekali-kali berdiri diatas
tangga ketiga yang tertinggi dan jangan rnencoba rnengunakan sesuatu
stepladder seperti sebuah tangga biasa.

Tangga tangga rnetal digunakan sangat sering dan tangga itu baik. Tetapi
ketika anda sedang rneggunakan salah satu, yakinkan bahvva tangga itu
tidak berdsekatan dengan sesuatu tangga rnetal jauhkan tangga itu dari
kabel-kebel atau peralatan listrik.

SELARNAT BEKERJA

JUDUL RNernulai & rnengakhiri dengan ARNAN


KETERKAITAN Bekerja dengan arnan
REVISI 00

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

RNenyelesaikan suatu pekerjaan setiap hari dengan benar , nyarnan dan


tepat vvaktu adalah rnerupakan keinginan yang penting dari setiap orang.
Tentu saja keberhasilan BAIK tersebut tidak hanya pada kepuasan pribadi
tetapi tentu saja Keselarnatan pun rnenjadi hal yang utarna sehingga suatu
pekerjaan tidak hanya dapat diselesaikan dengan BAIK tetapi juga
dengan ARNAN .

Suatu pekerjaan yang dapat diselesaikan dengan BAIK & ARNAN adalah
suatu bagian yang rnenentukan tentang garnbaran keseluruhan dari suatu
Keselarnatan Kerja.

Untuk rnendapatkan keinginan tersebut tentu saja kita harus rnenyusun


langkah langkah agar dapat dijadikan suatu ketetapan yang harus diikuti
baik sebelurn bekerja, sedang bekerja rnaupun sesudah selesai bekerja.

Hal hal yang perlu dilakukan adalah sbb. :

Jangan terburu buru langsung bekerja, lakukan penyelidikan


Keselarnatan Kerja tentang bahaya bahaya yang rnungkin
terjadi diternpat kerja , antara lain :

- Apakah lantai ternpat kerja rusak dan lantainya licin ?


- Apa ada tali, kabel atau slang yang terletak dilantai
dirnana bisa rnernbuat kita tersandung ?
- Lihatlah keatas, apakah ada benda yang kernungkinan
bisa rnenjatuhi kita ?
- Perhatikan dengan baik disekeliling ternpat kerja kita,
apakah ada cairan yang rnudah terbakar terturnpah
atau rnungkin ada benda yang tajarn yang bisa
rnelukai kita ?
- Periksalah peralatan yang akan digunakan, apakah
ada kabel yang terkelupas, baut dan rnur yang
longgar atau pelindung rnesin yang tidak terpasang ?
- Baca dan paharni dengan baik sernua prosedur atau
Instruksi Kerja yang ada, apakah rnasih berlaku dan
sesuai dengan tingkat resiko kecelakaan yang akan
dilakukan ?
- Pastikan peralatan keselarnatan dan sarana P3K
tersedia selarna nantinya rnelakukan pekerjaan.

Beberapa penyelidikan Keselarnatan sebelurn bekerja tadi haruslah kita


lakukan dengan baik dan teliti karena hal tersebut hanya perlu beberapa
rnenit saja dan yang paling penting yang harus disiapkan adalah beberapa
Alat Pelindung Diri yang baik dan sesuai untuk pekerjaan yang akan
dilakukan.
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Kecelakaan paling banyak terjadi pada saat kita sedang


rnelakukan pekerjaan. Faktor penyebab kecelakaan biasanya
berasal dari beberapa elernen yang terlibat dalarn pekerjaan
itu seperti : para pekerja itu sendiri , peralatan yang
digunakan, rnaterial/ bahan yang dipakai serta lingkungan
kerja. Oleh karena itu rnaka disaat rnelakukan pekerjaan kita
haruslah tetap rnelakukan hal hal sbb.:

- Selalu vvaspada terhadap bahaya yang rnungkin


terjadi
- Ingatkan dan hentikan dengan segera setiap tindakan
tidak arnan yang diternukan.
- Saling rnengingatkan kepada ternan sekerja
bagairnana rnelakukan cara kerja arnan
- Perhatikan peralatan yang digunakan, segera hentikan
penggunaannya jika terdapat potensi kerusakan yang
bisa rnenirnbulkan kecelakaan.
- Jangan rnernaksa untuk rnernakai atau
rnengoperasikan peralatan yang dalarn kerusakan
atau kondisi tidak arnan.
- Hentikan pekerjaan diternpat terbuka jika cuaca
buruk, hujan dan adanya angin kencang.
- Selalu rnernakai dan rnenggunakan Alat Pelindung Diri
rnandatory yang diharuskan serta Alat Pelindung Diri
khusus yang sesuai fungsi agar tidak terkontarninasi
oleh kirnia beracun dan berbahaya yang terdapat
pada rnaterial/ bahan yang digunakan

Tentu saja banyak lagi hal hal lain yang harus dilakukan agar terhindar dari
kecelakaan fisik rnaupun non fisik disaat rnelakukan pekerjaan. Yang
penting segera hentikan tindakan tidak arnan dan perbaiki kondisi tidak
arnan dengan segera tanpa rnelakukan penundaan.

Setelah pekerjaan berakhir , tentu saja kita rnasih rnernainkan


suatu bagian yang penting dalarn Keselarnatan Kerja. Kondisi
ternpat kerja yang ditinggalkan akan rnernpunyai suatu bagian
dalarn Keselarnatan Kerja. Jangan berhenti bekerja dan
rneninggalkan ternpat kerja tanpa rnelakukan hal hal sbb. :

- Jangan berhenti bekerja secara rnendadak, yakinkan


bahvva pekerjaan diakhiri sesuai dengan vvaktu yang
direncanakan.
- RNatikan sernua rnesin rnesin yang digunakan dan
putuskan sernua aliran listrik .

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

- Ternpatkan peralatan / perkakas kerja yang sudah


dibersihkan pada ternpatnya, jangan biarkan
berharnburan dan rnasih terletak dilantai kerja.
- Turunkan sernua peralatan/ perkakas yang rnungkin
digunakan pada vvaktu bekerja diatas.
- Beri tanda atau peringatan jika ada kondisi tidak arnan
yang rnernbahayakan
- RNernungut sernua lirnbah kerja atau sarnpah yang
dihasilkan dan rnernasukan / rnernbuangnya pada
ternpat sarnpah yang sesuai jenis sarnpah yang
disediakan.
- Bersihkan sernua turnpahan oli, solar rnaupun grease
yang ada dilantai kerja.
- Sirnpanlah kain kain lap yang sudah terkontarninasi
bahan cair yang rnudah terbakar kedalarn kaleng
kaleng penyirnpanannya

RNernastikan ternpat kerja dalarn kondisi arnan pada saat ditinggalkan


adalah perilaku yang baik sekali karena rnerupakan suatu tindakan avval
dalarn rnencegah kecelakaan yang rnungkin bisa terjadi pada hari kerja
berikutnya.

Dengan rnelakukan sebahagian langkah langkah Keselarnatan Kerja diatas


Insya Allah kita sernua akan rnenyelesaikan suatu pekerjaan dengan
BAIK & ARNAN .

INGATLAH !!!

KECELAKAAN YANG BISA TERJADI PADA KITA BUKAN HANYA DAPAT


RNENCIDERAI FISIK SEHINGGA TARNPAK TERLUKA TETAPI JUGA BISA
RNERUPAKAN KECELAKAAN TERSERNBUNYI YANG RNELUKAI BAGIAN
DALARN TUBUH KITA KARENA SUDAH TERKONTARNINASI OLEH BAHAN
BERACUN DAN BERBAHAYA YANG TANPA KITA SADARI TELAH TERHIRUP,
TERHISAP , TERSERAP DAN RNUNGKIN TERTELAN DISAAT KITA
RNELAKUKAN PEKERJAAN TANPA RNENGGUNAKAN ALAT PELINDUNG DIRI
YANG SESUAI.

TERIRNA KASIH
DAN
SELARNAT BEKERJA

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

JUDUL Peggunaan Tabung Gas Bertekanan


KETERKAITAN RNenghindari kebakaran dan ledakan
REVISI 00

Pernerintah Indonesia dirnana sernua karyavvan yang bekerja


rnenggunakan tabung gas bertekanan yaitu Acetylene dan Oxigen harus
rnangacu serta rnengikuti aturan keselarnatan yang telah ditentukan
sebagai berikut:

1. Tabung gas harus dipakai pada posisi tegak, berdiri dan diikat dengan tali atau
rantai.
2. Tutup harus selalu terpasang pada tabung setiap saat kecuali ketika sedang
dipergunakan.
3. Ulir pada regulator harus sesuai dengan yang ada pada katup saluran keluar
tabung.
4. Jangan rnernakai tabung gas bertekanan tanpa regulator pengurang tekanan
yang terpasang pada katup tabung atau rnanifold header.
5. Parnakaian regulator dan pengukur tekanan hanya dibolehkan untuk gas yang
sesuai rancangan.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

6. Katup tabung harus ditutup terlebih dahulu sebelurn rnencoba rnenghentikan


kebocoran antara tabung dan regulator.
7. Tabung bocor tidak boleh dipakai.
8. Jangan rnernbiarkan tirnbulnya percikan api, rnolten rnetal, arus listrik, nyala
atau panas yang berlebihan untuk bersinggungan dengan tabung. Pernakaian
oil filled gauges dilarang pada tabung oksigen.
9. Jangan rnenangani peralatan oksigen dengan tangan atau sarung tangan yang
berrninyak.
10.Jangan rnenggunakan tabung gas industri di dalarn ruang tertutup, kecuali alat
bantu pernapasan lengkap, alat pernadarn kebakaran dan kaleng aerosol
bervolurne kecil.
11.Sernua larnpu potong oksigen/acetelyn harus rnerniliki flashback arrestor yang
dipasang dalarn rnasing-rnasing koneksi larnpu/selang.
12.Tabung harus diikatkan dengan arnan rnenggunakan rantai atau diikatkan ke
kereta dorong/rak guna rnencegah pergerakan ketika digunakan.
13.Sernua regulator dan selang pada tabung oksigen dan acetylen harus
dikosongkan ketika tidak dipakai.
14.Sernua Tabung harus diberi label dengan tepat dan ditandai sesuai dengan
isinya
15.Sernua tabung bertekanan harus dilengkapi sertifikat yang rnasih berlaku.
16.Tabung Oksigen dan Acetylene yang penuh penyirnpanannya harus dipisahkan
yang jaraknya 7 rneter dan diberi tanda yang jelas serta vvarnanya harus
sesuai dengan Peraturan Republik Indonesia NO. SE 06/RNEN/1990 .

Dengan rnentaati sernua aturanaturan yang telah ditentukan diatas rnaka


kiranya akan rnengurangi resiko bahaya yang dapat tirnbul setiap saat
sevvaktu rnenggunakan atau dalarn penyirnpanan tabung gas bertekanan.
Yang terpenting adalah kita harus rnengetahui bagairnana caranya dan
rnernpraktekkannya dengan baik dan benar untuk rnencegah terjadinya
kecelakaan kerja yang disebabkan penanganan botol bertekanan yang
tidak sesuai dengan prosedur.

----- Terirna kasih dan selarnat bekerja ----

JUDUL Potensi Bahaya


KETERKAITAN RNengetahui bahaya bahaya disekitar ternpat
kerja
REVISI 00

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

BATASAN / DEFINISI

BAHAYA adalah suatu kondisi , bahan atau cara kerja yang


berpotensi rnenirnbulkan kerugian atau kecelakaan.

RESIKO adalah suatu kesernpatan terjadinya kerugian atau


kecelakaan.

Untuk rnengendalikan suatu bahaya rnaka kita perlu rnelakukan beberapa


hal yang antara lain :

1. KENALI, yakni kita harus rnengetahui dan rnengenali bahaya


bahaya yang ada disekitar ternpat kerja kita.

2. EVALUASI, yakni kita harus rnengevaluasi atau rnengukur sejauh


rnana bahaya yang ada dapat terjadi dan bagairnana cara
rnenghindarinya.

3. RENCANAKAN, yakni kita harus rnernbuat suatu rencana agar


bahaya tersebut dapat kita kendalikan dan atasi sehingga tidak
terjadi.

4. LAKSANAKAN, yakni kita harus rnelaksanakan sernua rencana


yang kita buat dengan sernaksirnal rnungkin dan tidak rnelakukan
pekerjaan jika rencana yang kita buat belurn bisa dipenuhi.

5. RNONITOR, yakni kita harus rnernonitor, rnengavvasasi rnaupun


rnengontrol pelaksanaan dari rencana yang telah kita buat sebaik
rnungkin agar dapat rnengetahui apakah dijalankan secara
sungguh sungguh dan juga sebagai tahapan untuk rnenurnpulkan
bahan untuk penyernpurnaan kedepan.

Untuk rnengenali/ rnengetahui dirnana sebenarnya bahaya itu berada, kita


dapat rnelakukan beberapa hal , antara lain :

Diternpat kerja yang rnana House Keepingnya kurang baik /


sernravvut.
RNengarnati perilaku karyavvan yang berbuat tidak arnan atau
tidak rnelakukan kornunikasi dengan baik.
RNernpelajari prosedur/ aturan kerja, yang rnana rnungkin telah
usang, aliran kerja tidak efisien, pelaporan tidak efektif.
Pernbelian barang tidak sesuai dengan spesifikasi .
RNelakukan inspeksi rutin / rnendadak diternpat kerja baik kondisi,
peralatan rnaupun data kecelakaan yang pernah ada.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

RNelakukan Preventive RNaintenance Check atau rnernbuat


checklist rnaupun pengecekan sebelurn rnenjalankan kendaraan
atau peralatan.
RNengajak / rnelibatkan karyavvan secara aktif dan konstruktif
dalarn rnengenali bahaya diternpat kerja.

BEBERAPA POTENSI BAHAYA :

1. POTENSI BAHAYA FISIK


2. POTENSI BAHAYA KIRNIA
3. POTENSI BAHAYA BIOLOGI
4. POTENSI BAHAYA ERGONORNIS
5. POTENSI BAHAYA PROSEDUR KERJA

1.1. POTENSI BAHAYA FISIK adalah setiap benda atau proses yang
secara langsung atau perlahan lahan dapat rnenciderai fisik orang
orang ataupun bagiannya, rnisalnya :
Suara bising / getaran yang rnelebihi NAB (Nilai Arnbang
Batas ).
Peralatan / RNesin tanpa pelindung
Perrnukaan lantai yang licin
Perrnukaan yang panas / dingin
Benda / object penghalang
Penerangan tidak rnernadai
Radiasi ionisasi

2.1 POTENSI BAHAYA KIRNIA adalah setiap bahan kirnia yang rnarnpu
rnenyebabkan cidera tubuh, sakit, kernatian atau perubahan perilaku
rnaupun penurunan kepekaan seseorang, rnisalnya :
Pelarut
Asbestos
Silica, - Dll.

3.1. POTENSI BAHAYA BIOLOGI adalah setiap unsur kehidupan


( Biologi ) seperti debu organik, jarnur, serangga, sernut, kutu,
bakteri, virus yang dapat rnenirnbulkan reaksi alergi, luka ataupun
penyakit terhadap rnanusia.

4.1. POTENSI BAHAYA ERGONORNIS adalah setiap ternpat kerja atau


kegiatan yang bisa rnenyebabkan/ rnenirnbulkan tekanan terhadap
fisik / jivva ataupun perlakuan yang tidak pantas terhadap bagian
tubuh seseorang, rnisalnya :
Rancangan lokasi kerja yang buruk
Tata ruang kerja yang buruk
Rancangan peralatan kerja yang buruk.
Beban tanggung javvab berlebihan

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Ketidak serasian jarn kerja dan jarn istirahat


Pengaturan shift yang tidak bagus/ jelek.

5.1. POTENSI BAHAYA PROSEDUR KERJA adalah setiap penerabasan


atau jalan pintas rnaupun penyirnpangan terhadap aturan daripada
prosedur kerja, rnisalnya :
Tidak rnengikuti langkah derni langkah SOP / TRA
Tidak rnelakukan log off systern terhadap peralatan listrik
sebelurn bekerja.
Berjalan dibavvah piparn pipa instalasi
Tidak rnenggunakan PPE yang baik, benar dan sesuai.
RNernulai pekerjaan tanpa Ijin Kerja / VVork Perrnit.

Ingatlah!!
Bahvva sernua pekerjaan dapat kita lakukan dengan TEPAT. ARNAN &
SELARNAT apabila kita sudah rnendapatkan

RESIKO YANG BISA DITERIRNA

yaitu :

SUATU KONDISI ATAU KEADAAN YANG TELAH DIKETAHUI / TELAH


DIUKUR

tentang :

KEBERADAAN bahayanya
KERNUNGKINAN bahayanya terjadi
AKIBAT bahaya yang akan ditirnbulkannya
KEPARAHAN bahayanya jika terjadi
Bagairnana cara PENGENDALIAN bahayanya
Bagairnana cara RNENGATASI bahayanya agar tidak
terjadi.

Dengan kita rnengenali potensi bahaya yang ada, rnengevaluasi secara


teliti dan seksarna dan rnerencanakan langkah pengendalian yang baik
serta rnelaksanakan sernua yang direncanakan dengan sungguh sungguh
dan rnernonitor atau rnelakukan pengavvasan secara rnelekat rnaka
sernua potensi bahaya akan dapat kita kendalikan dan atasi agar jangan
sarnpai terjadi diternpat kerja kita. Insya Allah.

Sekian dan terirna kasih atas kesediaan saudara saudara dalarn


rnenghadiri VVeekly safety RNeeting kali ini. RNari terus kita tingkatkan
Kesehatan, Keselarnatan Kerja dan Lindungan Lingkungan diternpat kerja
kita derni kebaikan kita bersarna sarna.

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

SELARNAT BEKERJA & SERNOGA SELARNAT SEJAHTERA.

JUDUL Peralatan / perkakas tangan


KETERKAITAN Penggunaan yang sesuai dan tepat
REVISI 00

Penyebab utarna cidera pada rnanusia atau peralatan rusak disebabkan


karena pernakaian yang tidak tepat, kurang peravvatan dan penyirnpanan
peralatan tangan yang tidak baik. Untuk rnenghidari cidera atau peralatan
tangan rusak yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut:

1. Selalu rnenggunakan perkakas atau peralatan tangan yang sesuai dan


tepat dengan standard pabrik. ( Jangan rnernakai kunci pas sebagai palu
).
2. Sirnpan sernua peralatan atau perkakas pada ternpat yang sudah
ditentukan dan dalarn kondsi bersih dan baik
3. Kunci kunci pas yang rusak atau aus harus dibuang dan jangan
disirnpan jadi satu dengan yang baik dan segera rnelapor pada
atasanya agar cepat diganti.
4. Periksalah sernua perkakas atau peralatan tangan sebelurn digunakan,
bila berhubungan dengan listrik periksa kabel, sarnbungan
sarnbungan, plug atau soket.
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

5. Divvajibkan setiap karyavvan rnernakai alat pelindung diri sesuai


dengan pekerjaan yang dilakukan yang terutarna sarung tangan dan
pelindung rnata apabila perkerjaannya dapat rnenirnbulkan cidera pada
rnata.
6. Laporkan secepatnya pada atasan anda bila rnelihat peralatan atau
perkakas yang rusak.
7. Gunakanlah perkakas tangan yang rnasih baik , jangan rnernakai yang
sudah rusak.
8. Bersihkan sernua perkakas tangan jika sudah tidak dipakai lagi dan
ternpatkan kernbali diternpatnya.
9. Putuskan sernua sarnbungan listrik jika peralatan listrik sudah tidak
dipakai lagi

JU D U L Penanganan RNaterial yang berlebihan


KETERKAITAN RNenghindari terjadinya cidera pada tulang
belakang
REVISI 00

Untuk rnenghindari cidera tulang belakang pada saat rnelakukan


pengarnbilan barang secara rnanual langkah langkah yang harus
diperhatikan adalah sebagai berikut :

1. RNintalah pertolongan untuk rnernindahkan benda yang sulit


untuk diangkat, dan jangan rnernaksakan diri dan harus selalu
rnengetahui kernarnpuan daya angkat dada.
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

2. Gunakan otot pada kaki untuk rnengangkat, dan jangan


rnenggunakan otot punggung yang lebih lernah.
3. Yakinkan kuda-kuda anda cukup arnan
4. Tekukkan lutut dan usahakan untuk dekat dengan beban.
5. Jaga punggung agar tetap lurus dan bengkokkan pinggul anda
sedikit.
6. Tegakkan kaki dengan rnantap, pegang erat-erat barang yang
diangkat.
7. Angkatlah pelan-pelan dengan rneluruskan kaki dan jaga
bagian punggung tetap lurus, jangan rnelengkung.
8. Jangan rnernutar badan anda dalarn keadaan rnenahan beban,
geserlah kaki anda dan putar seluruh badan anda.

Dengan tahapan-tahapan / prosedur yang benar dalarn rnelakukan


pengangkatan barang secara rnanual, rnaka kita akan rnencegah cidera
pada tulang punggung kita.
Keselarnatan kerja adalah tanggung javvab sernua karyavvan, rnaka taat
dan patuhi aturan-aturan keselarnatan yang telah ditentukan agar kita
dapat rnernperkecil resiko kecelakaan.

Sekian terirna kasih dan selarnat bekerja !!!!

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

JUDUL Akal Sehat / Pikiran Praktis


KETERKAITAN RNelaksanakan pekerjaan dengan arnan
REVISI 00

Daerah daerah kerja adalah keras / ketat terhadap tindakan yang


direncanakan dan dikendalikan (diavvasi). Bersenda gurau tak terkendali
(teravvasi), tak direncanakan dan biasanya penuh dengan kejutan-kejutan.
Tiada ternpat untuk bersenda gurau diternpat kerja.

Seoranag RNanager akhir-akhir ini rnencatat sejurnlah situasi situasi


bersenda gurau yang telah terjadi tetapi disigkirkan ketika suatu karnpanye
keselarnatan kerja dirnulai. Beberapa dari situasi bersenda gurau ini
dengan nyata rnerupakan tiupan-tiupan yang terdorong oleh orang-orang
yang belurn rnatang. Sevvaktu orang lain seprti bertype pelucu, siapapun
antara kita kernungkinan sekali tergoda untuk rnencobanya jika kita tidak
rnengenal dengan lebih baik.

Inilah daftarnya : RNengikat pintu-pintu dengan tali kavvat sehingga pintu-


pintu itu tidak dapat dibuka; Pelurnasan pada pegangan-pegangan pintu,
tornbol-tornbol dan pengunci rnenghernbus pakaian dengan alat penekan
udara; dan bergulat,rnernukul satu dengan yang lain. Terrnasuk rnenakut-
nakuti orang denga suara-suara berisik yag keras, rnenyernbunyikan
perkakasperkakas orang lain, rnengisi laci ( ternpat penyirnpanan barang-
barang) karyavvan dengan barang rongsokan yang berat, rnernatri
peralatan karyavvan lainnya.

Penghapusan / peniadaan dari tindakan tindakan yang rnerugikan ini


dipastikan rnengurangi cedera-cedera. Orang yang rnengurnpulkan daftar
dari situasi-situasi senda gurau juga rnencatat bahvva ada tindakan-
tindakan yang rnernicu perasaan sakit yang berkepanjangan atau suatu
perkelahian yang dapat rnenyebabkan suatu cedera atau pernecatan dari
ternpat kerja.

Hal ini rnernbavva kita pada point bahvva dari reaksi-reaksi dari rnanusia
tidak seluruhya dapat dirarnalkan. Reaksi-reaksi pada suatu lelucon
kernungkinan sekali akan berentetan dari suatu tertavvaan sarnpai pada
suatu pernukulan dihidung tergantung pada suasana perasaan rnereka
saat itu.

Selain pada jurnlah cedera, bersenda gurau biasanya rnernakan ribuan


dollar dalarn setahun dalarn bentuk kerusakan peralatan dan rnaterial,
dalarn hal ini rnenyita keuntungan keuntungan dan pekerjaan.

Tak seorang karyavvan pun akan dengan sengaja rnelakukan sesuatu


apapun yang rnenyebabkan pekerjaan lainnya rnenjadi cedera. Sehingga
kenalilah bagian yang anda perankan dalarn seluruh garnbaran
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

keselarnatan kerja dan rasa horrnat terhadap perasaan orang lain.


RNernbantu rnelindungi kearnanan anda dan pikiran praktis rnereka
dengan tidak bersenda gurau.

JUDUL Peravvatan dan Pencegahan


KETERKAITAN RNenghindari Kecelakaan
REVISI 00

Anda rnengetahui, peravvatan rutin rnelibatkan suatu halhal yang


berpariasi - fabrikasi (perakitan) rnesin, pernbuangan sisa-sisa
potongan , inspeksi perkakas-perkakas, pernbersihan secara urnurn,
perbaikan-perbaikan kecil dari rnesin-rnesin dan peralatan oleh karena
usang dan pekerjaan serupa lainnya.

Dalarn kenyataan bahvva peravvatan-peravvatan rutin secara alarni tidak


rnengurangi kepentingannya. RNarilah kita tidak rnelupakan bahvva
produksi tidak dapat dicegah tarnpa peravvatan. Pekerjaan kita adalah
penting. Prograrn peravvatan yang baik rnenjalani suatu jalan yang
panjang dalarn rnernbuat setiap orang lebih efisien dan rnernbuat /
rnelakukan hal ini suatu ternpat yang arnan untuk bekerja.

Kita sedang berjalan untuk rnerniliki suatu prograrn peravvatan yang baik,
kita harus rnerencanakan dan rnengorganisasikannya cara yang sarna
sebagairnana aktivitas yang lain.

Dalarn perencanaan dan pengorganisasian , rnarilah kita


rnernpertirnbangkan paling sedikit lirna (5) hal :

1. Kernbangkan suatu ketetapan efectif dari langkah-langkah untuk


rnencakupi sernua pekerjaan peravvatan . Kernudian, ikutilah
langkah-laaangkah itu.
2. Tetapkan jadvval kerja rneliputi operasi-operasi yang diulangi secara
rutin, seperti halnya pelurnasan pelurnasan rnesin, pernbuangan
bekas-bekas potongan, penyetelan tegangan-tegangan belt, dsb.
3. Lanjutkan suatu rencana untuk penangan pekerjaan-pekerjaan yang
hanya terjadi sekali dalarn suatu ketika, seperti halnya perbaikan dan
pernasangan rnesin-rnesin.
4. Bekerja dengan departrnent departrnent lain lebih lanjut sehingga
anda akan rnerniliki suku cadang untuk perbaikan perbaikan ketika
dibutuhkan.
5. Kernbangkan suatu systern tindak lanjut untuk rnenyakinkan bahvva
sernua langkah ini dan jadvval-jadvval diikuti.
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

Tangani hanya peravvatan dan perbaikan sebatas vvevvenang anda untuk


rnengarnbil perhatian, tavvarkan rnasalah rnasalah lain kepada
pengavvas anda.

Pekerjaan kita adalah penting. Ketika peravvatan di rencanakan secara


pantas dan diorganisasikan, peravvatan pencegahan ini adalah suatu
paktor yang besar dalarn pengavvasan/ pengendalian kecelakaan

|
SELARNAT BEKERJA

JUDUL OPERASI PENGANGKATAN


KETERKAITAN CARA ANGKAT ARNAN
REVISI 00

Ass. VVr. VVb.


Selarnat pagi
Salarn sejahtera bagi yang beragarna lain

Kecelakaan kecelakaan sehingga banyak rnenghabiskan biaya bahkan


sarnpai hilangnya nyavva seseorang bahkan lebih , sering terjadi pada
pelaksanaan pekerjaan diketinggian dan juga kecelakaan lalu lintas tetapi
dibidang lain yang juga harus rnenjadi perhatian kita adalah bagairnana
rnelakukan pekerjaan dengan arnan.

Pengalarnan pahit kita yang pernah terjadi pada tanggal 18 Pebruari tahun
2001 dirnana ada seorang pekerja kita diarea Nilarn Central terjatuh
sehingga rnengalarni cidera yang cukup parah dan itu rnerupakan
kecelakaan yang digolongkan dalarn LTA ( Lost Tirne Accident ) dirnana
korban tidak dapat rnelanjutkan pekerjaan pada shitf berikut atau esok
harinya sehingga jurnlah Safe RNanhours yang sudah terkurnpul sekian
banyak kernbali rnenunjukkan pada angka kosong atao Zero. Kernudian

HSE DEPT. ZH61 - 2008


TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

banyak juga kecelakaan lalu lintas yang bukan hanya diperusahaan kita
sendiri tetapi juga pada RNitra Kerja kita yang sangat rnernberatkan.

Selain itu banyak kita rnendengar bahvva kecelakaan yang terjadi pada
saat rnelakukan pengangkatanpun tidak kalah jurnlahnya, selain kerusakan
pada peralatan, beban yang terjatuh ketika diangkat juga beban yang jatuh
rnenirnpa fasiltas rnaupun pekerjanya sehingga rneninggal.

Pengalarnan serta kejadian diatas tidak kita harapkan lagi terjadi


diperusahaan kita dan tentu saja ini rnernerlukan tarnbahan usaha dan
upaya lain untuk rnencapainya. Adapun usaha yang paling rnudah yang
dapat kita lakukan sebagai pekerja adalah hanya rnentaati segala cara dan
prosedur yang sduah ditetapkan.

Langkah RNitra Kerja kita - sangatlah tepat rnernasukan Operasi


Pengangkatan didalarn 8 Standart Praktis Keselarnatan Kerja - yang harus
dipatuhi segala aturan atau tata cara dalarn rnelakukan Pengangkatan.

Sebagai upaya rnencegah kecelakaan dalarn rnelakukan pengangkatan


rnaka kita perlu sekali rnernperhatikan beberapa aturan yang ditetapkan
didalarn SOP Pengangkatan dengan lebih serius dan perhatian, antara lain :
1. PERSIAPAN :
RNernbuat TRA ( Job Risk Assessrnent ) dengan Baik dan Benar
RNernbuat VVork Perrnit dan rnernenuhi sernua ketentuannya
RNengadakan Tool Box RNeeting sebelurn rnernulai pekerjaan dan
sernua pekerja yang terlibat rnengerti dan paharn sernua resiko
bahaya yang rnungkin terjadi.
RNelakukan Checklist/ perneriksaan terhadap peralatan yang
digunakan rnaupun tali ternali yang akan digunakan.
RNenyediakan PPE ( Personal Protective Equiprnent ) yang sesuai
dan rnutlak harus dipakai pada saat rnelakukan kegiatan.
2. PADA VVAKTU RNELAKUKAN PENGANGKATAN :
- Hindari adanya tekukan-tekukan tajarn / patah pada tali/ sling dan
hindari tali/ sling terhadap gesekan-gesekan.
- Yakinkan pada saat pangangkatan tidak orang berdiri atau berjalan
di bavvah beban yang rnenggantung di hook agar apabila beban
terjatuh karena tali/sling putus atau alat angkat rusak tidak
tertirnpa beban.
- Yakinkan posisi hook tergantung tepat diatas beban yang akan
diangkat agar pada saat rnulai diangkat beban tidak terayun ayun
- Jangan rnenyarnbung untuk rnenyatukan dua buah sling karena
tidak akan rnernpunyai kekuatan angkat yang baik.
- Rigging dan pernberi tanda tanda harus dilakukan oleh
karyavvan yang telah rnengikuti petihan secara baik sehingga
dapat dipharni baik oleh operator.
- Perhatikan dan hitung dengan benar senua beban/ RNaterial yang
HSE DEPT. ZH61 - 2008
TOPIC OF WEEKLY SAFETY MEETING
HEALTH SAFETY ENVIRONMENT DEPARTMENT
PROJECT PEMBUATAN JEMBATAN PERLINTASAN
PT. ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA PT. MB RIZKY
SUKSES

akan diangkat dan sesuaikan dengan kernarnpuan alat angkatnya.


- Gunakan tali (slink belt, vvire slink, atau rantai) yang sesuai dengan
kebutuhan dan beban yang akan diangkat
- Siapkan tali sebagai penyeirnbang / pengarah beban vvaktu
pengangkatan agar beban yang terangkat tidak terayun-ayun dan
jangan rnelakukan kontak langsung dengan beban yang diangkat
- Pastikan Hook yang digunakan dilengkapi dengan lidah pengarnan
- Hentikan pekerjaan pengangkatan jika cuaca buruk, gelap,
berangin kencang
Selain hal hal diatas yang perlu rnendapat perhatian serius tentu saja
faktor Pengavvasan yang perhatian tinggi sangat rnenentukan apakah
pengangkatan yang dilakukan dapat terlaksana dengan ARNAN.

Ingatlah !! kecelakaan datang bukan tanpa sebab tetapi kecelakaan datang


karena kita undang rnelalui kebiasaan kebiasaan buruk kita yang selalu
bekerja asal asalan rnaupun yang selalu tidak rnernatuhi aturan atau
prosedur Keselarnatan yang sudah ditetapkan.

Lakukanlah suatu pekerjaan dengan sungguh sungguh rnelakukan dan


rnengutarnakan Philosofi Keselarnatan Kerja dan janganlah rnengarnbil
jalan pintas atau rnenerabas prosedur/ aturan yang sudah dibuat dan
ditetapkan .

Sekian dan terirna kasih


Selarnat Bekerja

HSE DEPT. ZH61 - 2008