Anda di halaman 1dari 8

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah
memberikan karunia dan bimbingan-Nya sehingga penyusunan buku pendahuluan
mengenai magnetic resonance imaging (MRI) atau resonansi magnetik inti dapat
diselesaikan. Buku ini disusun untuk memenuhi tugas perkuliahan dari mata
kuliah Instrumen Spektroskopi untuk bapak Prof. H. Muhammad Nurdin, M.Sc. di
Kendari. Selain itu buku ini juga digunakan untuk memberikan pengenalan mengenai
MRI bagi rekan-rekan mahasiswa Universitas Halu Oleo, Kendari.
Pada kesempatan ini penulis juga menyampaikan rasa terima kasih yang
sebesar- besarnya kepada bapak Prof. H. Muhammad Nurdin, M.Si. yang telah
membagikan pengetahuannya mengenai Instrumen Spektroskopi. Tidak lupa pula
penulis mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan sekerja penulis di
Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Kendari yang
telah memberikan bantuan dan dukungan dalam penulisan buku ini.
Meskipun penulis telah berusaha menyusun tugas kuliah ini dengan sebaik-
baiknya dan semaksimal mungkin, namun penulis menyadari akan adanya
kemungkinan kesalahan dan ketidaksempurnaan dalam penyusunan buku ini. Untuk
itu segala saran dan kritik dari berbagai pihak sangat penulis harapkan demi
perbaikan penulisan diktat kuliah ini.
Akhir kata, semoga buku ini dapat berkenan dan bermanfaat bagi pembaca
serta pihak-pihak yang membutuhkannya.

Kendari, 20 September 2014

Penulis,
RINGKASAN

Resonansi magnetik inti adalah teknik pencitraan diagnostik medis yang


berkerja berdasarkan prinsip resonansi megnetik inti (nuclear magnetic resonance /
NMR). Pesawat MRI dapat menghasilkan gambar diagnostik bagian tubuh manusia
baik dalam potongan sagital, koronal, transversal, dan oblik dengan tidak
menggunakan radiasi ionisasi (Sinar-X) dan juga tidak menggunakan zat radioaktif.
Sehingga pengaruh bahaya radiasi dapat dihindari. MRI juga dapat menggambarkan
pembuluh darah, cairan sumsum tulang belakang, cartilage, bone marrow, jaringan
otot, jaringan pengikat, dan jaringan-jaringan lunak tubuh manusia lainnya.
Untuk melakukan pemeriksaan dengan pesawat MRI, pasien diletakan dalam
suatu medan magnet yang sangat kuat (0,2 1,5 Tesla). Kemudian gelombang radio
dipancarkan melaui kumparan yang berfungsi sebagai antena ke bagian tubuh yang
akan diperiksa. Hal ini akan mengakibatkan atom-atom pada bagian tersebut akan
beresonansi. Maka setelah gelombang radio eksternal dimatikan, atom-atom ini akan
memancarkan kembali gelombang elektromagnetik sesuai dengan karakteristik dari
atom-ataom tersebut. Gelombang inilah yang kemudian ditangkap oleh antena
pemerima yang selanjutnya diolah oleh komputer menjadi gambar 2 dimensi atau 3
dimensi.
DAFTAR TABEL

Nomor Halaman

Tabel 2.1 Konstanta Gyromagnetik ................................................................. 8


DAFTAR GAMBAR

Nomor Halaman

Gambar 2.1 Penemu fenomena resonansi magnetik inti7

Gambar 2.2 Spin sebuah proton yang menimbulkan momen magnetik 8

Gambar 2.3 Nukleon dan Elektron9

Gambar 2.4 Gerakan Presesi ............................................................................... 9

Gambar 2.5 Diagram Zeeman ........................................................................... 11

Gambar 2.6 Magnetisasi Netto Paket Spin ....................................................... 13

Gambar 2.7 Magnetisasi Proton dalam keadaan biasa...................................... 14

Gambar 2.8 Pengaruh medan magnet luar terhadap proton.............................. 15

Gambar 2.9 Gelombang Elektromagnetik (RF) karena induksi dari kumparan 16

Gambar 2.10 Sudut Simpangan Vektor Magnetisasi M ..................................... 16

Gambar 2.11 Simpangan vektor Magnetisasi M akibat pulsa 90 & 180 ......... 17

Gambar 2.12 Sinyal FID ..................................................................................... 17

Gambar 2.13 Sinyal RF dan Sinyal NMR .......................................................... 18

Gambar 2.14 Gelombang Elektromagnetik ........................................................ 19

Gambar 2.15 Superposisi Gelombang Elektromagnetik..................................... 19

Gambar 2.16 Proses presesi dan spektrum NMR ............................................... 20

Gambar 2.17 Komponen longitudinal MBzB dan komponen transversal


MBxyB ....... 20
Gambar 2.18 Proses terjadinya Relaksasi T1 dan grafik T1
............................... 21

Gambar 2.19 Proses terjadinya Relaksasi T2 dan grafik T2


............................... 24

Gambar 2.20 Spin Echo ...................................................................................... 27

Gambar 2.21 Waktu relaksasi T2* dan T2 .......................................................... 28

Gambar 2.22 T1 (Spin Lattice Relaxation) & T2 (Spin-Spin Relaxation)


.......... 28

Gambar 3.1 Medan magnet keseluruhan bila diberikan gradien magnetik GByB .
30

Gambar 3.2 Eksitasi selektif untuk memilih potongan transversal................... 31

Gambar 3.3 Penyimpanan informasi spatial dalam phase sinyal NMR............ 33

Gambar 3.4 Urutan pulsa RF dan gradien untuk pembentukan sinyal NMR ... 34

Gambar 3.5 Matriks Data Mentah .................................................................... 35

Gambar 3.6 Pixel dan Voxel ............................................................................. 36

Gambar 3.7 Kolerasi antara matriks data mentah dengan matriks gambar ...... 37

Gambar 3.8 Transformasi Fourier terhadap matriks data mentah lengkap....... 38

Gambar 3.9 Transformasi Fourier terhadap matriks data mentah bagian luar.. 38

Gambar 3.10 Transformasi Fourier terhadap 20% matriks data mentah ............ 38

Gambar 4.1 Rangkaian pulsa RF pada metoda SR ........................................... 42

Gambar 4.2 Rangkaian pulsa SR dengan TR yang panjang dan dengan TR

yang pendek .................................................................................. 43


Gambar 4.3 Rangkaian pulsa RF pada metoda SE ........................................... 45

Gambar 4.4 Rangkaian pulsa RF pada metoda Spin Echo ............................... 45

Gambar 4.5 Rangkaian pulsa RF pada metoda IR ............................................ 46

Gambar 4.6 Metoda pengukuran Inversion Recovery ...................................... 47

Gambar 5.1 Komponen-komponen yang menentukan kualitas gambar ........... 50

Gambar 5.2 Parameter-parameter yang mempengaruhi intensitas sinyal......... 51

Gambar 5.3 Parameter yang mempengaruhi resolusi gambar .......................... 52

Gambar 5.4 Perbandingan ukuran matriks dengan resolusi.............................. 52

Gambar 5.5 Contoh gambar yang berderau (noisy) .......................................... 53

Gambar 5.6 Perbandingan gambar dengan nilai SNR yang berbeda ................ 54

Gambar 5.7 Faktor-faktor yang mempengaruhi kontras ................................... 55

Gambar 5.8 Perbandingan antara sebelum dan sesudah diberikan kontras ...... 57

Gambar 5.9 Parameter untuk optimisasi hasil MRI .......................................... 58

Gambar 6.1 Blok diagram peralatan sistem MRI ............................................. 59

Gambar 6.2 Magnet Permanen, tersusun dari potongan-potongan magnet yang


direkatkan ...................................................................................... 62

Gambar 6.3 Jenis pesawat MRI yang menggunakan magnet resitif ................. 63

Gambar 6.4 Magnet Superkonduktor................................................................ 64

Gambar 6.5 Saddle RF coil ............................................................................... 68

Gambar 6.6 Selenoid RF Coil ........................................................................... 68


Gambar 6.7 Pasangan kumparan Maxwell atau Kumparan Helmholtz ............ 70

Gambar 6.8 Konfigurasi kawat lurus menghasilkan gradien magnetik GBxB


...... 70

Gambar 6.9 Konfigurasi kawat lurus menghasilkan gradien magnetik GByB


...... 71

Gambar 6.10 Kumparan Golay: (a) Gradien X, (b) Gradien Y .......................... 72