Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN KEGIATAN SUPERVISI KOMUNITAS

TERAPI SEFT (SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TEHNIQUE)


UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA
HIPERTENSI DI RW. VI KELURAHAN PUDAK PAYUNG KECAMATAN
BANYUMANIK SEMARANG

Disusun untuk Memenuhi Tugas Laporan Praktik Keperawatan Komunitas

Dosen Pembimbing : Ns. Artika Nurrahima, S.Kep., M.Kep., Sp.Kom

OLEH:
LINDA RIANA PUTRI
22020116220114

PROGRAM PROFESI NERS ANGKATAN XXIX


DEPARTEMEN KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2017
LAPORAN KEGIATAN SUPERVISI KOMUNITAS
TERAPI SEFT (SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TEHNIQUE)
UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA
HIPERTENSI DI RW. VI KELURAHAN PUDAK PAYUNG KECAMATAN
BANYUMANIK SEMARANG

Nama mahasiswa/ kelompok :


KELOMPOK 5
Faisal Fachrur Arifin 22020116220108
Nur Lela Fitriani 22020116220109
Lisa Windhiarti 22020116220117
Canda Dewi Ratnasari 22020116220111
Luh Juita Amare P 22020116220116
Dewa Ayu Anggi G 22020116220110
Sarah Aritonang 22020116220113
Santi Widianingrum 22020116220115
Linda Riana Putri 22020116220114
Atikah Rasa Fauzia 22020116220112

Nama kegiatan : Terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom


Tehnique) untuk Menurunkan Tekanan
Darah Pada Penderita Hipertensi

A. KEGIATAN
Terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Tehnique) ini
dilakukan dengan tujuan agar warga RW. VI Kelurahan Pudak Payung
Kecamatan Banyumanik Semarang, baik penderita hipertensi maupun
kader mampu menerapkan terapi SEFT secara benar dan mandiri
sebagai salah satu bentuk intervensi untuk mengatasi masalah
hipertensi.
Terapi SEFT diharapkan dapat menjadi terapi keseharian yang
dilakukan dengan mandiri tanpa ada kesulitan dalam melakukannya.
Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi
dengan media booklet yang berisi pengertian, manfaat dan prosedur
pelaksanaan terapi SEFT.

B. TARGET AUDIENS
Target audiens pada terapi SEFT ini adalah perwakilan dari pihak kader
dan penderita hipertensi di RW. VI Kelurahan Pudak Payung
Kecamatan Banyumanik, Semarang yang tertarik untuk ikut.

C. WAKTU DAN TEMPAT


Hari : Rabu, 12 Juli 2017
Waktu : Pukul 17.00 WIB - selesai
Tempat : Balai RW. VI Kelurahan Pudak Payung Kecamatan
Banyumanik, Semarang

D. PROSES DAN HASIL PELAKSANAAN


a. Proses
Waktu Tahapan Kegiatan PJ
17.00-16.05 Pembukaa 1. Menyampaikan salam Moderator :
n 2. Menyampaikan kontrak Linda Riana P
waktu
3. Menjelaskan tujuan

17.05-17.10 Materi 1. Menjelaskan definisi dan Presentator :


manfaat terapi SEFT Linda Riana P
(Spiritual Emotional
Freedom Tehnique)
2. Menjelaskan prosedur
pelaksanaan terapi
SEFT (Spiritual
Emotional Freedom
Tehnique)

17.10-17.20 Praktik Mempraktikan dan Fasilitator :


demonstrasi langsung Faisal Fachrur
terapi SEFT (Spiritual Nurlela Fitriani
Emotional Freedom Lisa Windhiarti
Tehnique) Candra Dewi
Luh Juita Amare
Dewa Ayu Anggi
Sarah Aritonang
Waktu Tahapan Kegiatan PJ
Santi
Widianingrum
Observer :
Atikah Rasa F
17.20-17.30 Penutup 1. Meminta warga Moderator :
menjelaskan kembali Linda Riana P
tentang materi yang
disampaikan
2. Menanyakan perasaan
warga setelah dilakukan
terapi SEFT (Spiritual
Emotional Freedom
Tehnique)
3. Memberikan kesimpulan

b. Hasil Kegiatan
Hasil kegiatan ini adalah keseluruhan peserta pada hari Rabu, 12
Juli 2017 berjumlah 23 orang yang terdiri dari (1 perwakilan kader,
12 warga RW. VI penderita hipertensi, dan 10 mahasiswa) mengikuti
terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Tehnique) dari awal
hingga akhir. Semua peserta mampu melakukan kegiatan secara
bersama-sama.
c. Dokumentasi Kegiatan
E. Evaluasi
(Terlampir)

F. Daftar Hadir Peserta


(Terlampir)
LEMBAR EVALUASI TERAPI SEFT

A. LEMBAR EVALUASI AFEKTIF TERAPI SEFT


NO PROSEDUR YA TIDAK
1. Pra lansia/ lansia/ penderita hipertensi mau
melakukan the set-up (doa dan menggosok sore
spot)
2. Pra Lansia/ Lansia/ penderita hipertensi mau
melakukan the tune-in (mengulang kalimat
penanda
Keikhlasan
Kepasrahan
3. Pra Lansia/ Lansia/ penderita hipertensi mau
melakukan pengetukaan (tapping) pada 18 titik
yang
diajarkan

B. LEMBAR EVALUASI PSIKOMOTOR TERAPI SEFT


Tekanan darah sebelum : . mmHg
Tekanan darah sesudah : mmHg
NO PROSEDUR YA TIDAK
1. Menjauhkan alat/ benda yang mengganggu
konsentrasi
2. Minum air putih (dianjurkan 1 gelas)
3. Cari posisi nyaman, letakkan kedua telapak
tangan di atas paha
4. Tarik dan hembuskan nafas
5. Bayangkan berkah Tuhan mulai mengalir masuk
melalui ubun-ubun, masuk ke dada, mengalir dan
keluar melalui jari-jari
6. Memfokuskan pikiran/ energi tubuh kearah
keyakinan negatif (penyakit yang dialami:
hipertensi
7. Membaca doa sebanyak 3x dengan menggosok
area nyeri di dada (sore spot):
Masalah Fisik:
Ya tuhan, meskipun saya merasa sakit pusing,
tengkuk berat dan keluhan lain karena darah
tinggi, saya ikhlas menerimanya, saya pasrah
kepada-mu sepenuhnya atas kesembuhan darah
tinggi saya.
8. Merasakan rasa sakit yang kita alami, lalu
mengarahkan pikiran ke tempat rasa sakit
9. Memulai tune in:
Ya tuhan, saya ikhlas, saya pasrahkan
kesembuhan
saya (masalah fisik)
10. Melakukan pengetukan di 18 titik tubuh (bagian
kanan
11. Mengulangi tapping di 17 titik (hingga karate
chop)
(bagian kiri)
12. Melakukan Gamut Gamut Spot, yang terletak
diantara ruas tulang jari kelingking dan jari manis.
9 Gerakan itu adalah :
1) Menutup mata
2) Membuka mata
3) Mata digerakkan dengan kuat ke kanan bawah
4) Mata digerakkan dengan kuat ke kiri bawah
5) Memutar bola mata searah jarum jam
6) Memutar bola mata berlawanan arah jarum jam
7) Bergumam dengan berirama selama 3 detik
8) Menghitung 1, 2, 3, 4, 5
9) Bergumam lagi selama 3 detik
13. Mengambil nafas dan membuang nafas
14. Membayangkan semua penyakit keluar
bersamaan dengan nafas yang dibuang
15. Mengucapkan syukur (Alhamdulillah / Puji Tuhan)
16. Meminum air putih (Dianjurkan 1 gelas)