Anda di halaman 1dari 2

1

BAB I
PENDAHULUAN

Sindrom Steven-Johnson (SSJ) merupakan suatu reaksi mukokutaneus

yang bersifat mengancam jiwa.Insidensi sindrom ini diperkirakan berkisar antara

1-6 kasus/juta populasi per tahun. SSJ dapat menyerang segala usia dengan risiko

meningkat pada usia di atas dekade ke 4 serta pada keadaan immunodefisiensi dan

penderita kanker. Bentuk yang berat dapat menyebabkan kematian, dengan angka

mortalitas berkisar 5-12%. Oleh karena itu, perlu penatalaksanaan yang tepat dan

cepat sehingga jiwa pasien dapat ditolong.1

Sindrom Steven Johnson merupakan sindrom yang mengenai kulit, selaput

lendir di orifisium dan mata dengan keadaan umum bervariasi dari ringan sampai

berat, kelainan pada kulit berupa eritema, vesikel/bula dan dapat disertai purpura.1

Definisi lain menyatakan bahwa SSJ termasuk penyakit kulit dan mukosa yang

akut dan berat yang diakibatkan oleh reaksi intoleran terhadap obat dan beberapa

infeksi.3,4

Sekitar 50% disebabkan oleh alergi obat. Obat yang tersering ialah

analgetik/antipiretik (45%), disusul carbamazepin (20%) dan jamu (13,3%).

Sebagian besar jamu dibubuhi obat. Kausa yang lain ialah amoksisilin,

kotrimoksazol, dilantin, klorokuin, seftriakson dan adiktif.2 Dalam referensi lain

menyebutkan bahwa obat-obatan peringkat tertinggi yang menimbulkan SSJ

adalah obat golongan sulfonamide, antikonvulsan aromatic, NSAID: derivate

oxicam & diclofenac, lamotrigine & nevirapine. Obat-obatan peringkat rendah:

antibiotic golongan aminopenicillin, quinolon, sefalosporin dan tetrasiklin.1

1
2

Penyebab lain di antaranya ialah infeksi (virus Herpes simpleks, Mycoplasma

pneumonia), makanan (coklat) dan vaksinasi.1,5 Faktor fisik (suhu dingin, sinar

matahari, sinar X) rupanya berperan sebagai faktor pencetus.5

Diagnosis SSJ 90% ditegakkan berdasarkan :

1. Anamnesis yang cermat untuk mengetahui penyebab SSJ terutama obat

yang diduga sebagai penyebab.

2. Pemeriksaan klinis berupa pemeriksaan gejala prodromal, kelainan kulit,

mukosa mulut serta mata.

3. Pemeriksaan adanya infeksi yang mungkin sebagai penyebab SSJ.4,5