Anda di halaman 1dari 59

Fungsi: mengoksidasi NO menjadi NO2 dan menyerap NO2 dengan H2O menjadi larutan HNO3

Alat : menara penyerap dengan bahan isian


Kondisi operasi:
P = 7 atm = 7.09275
T = 120 C = 393.15
Asumsi-asumsi yang diambil:
1) Hanya NO2 yang terserap, kelarutan gas-gas yang lain dalam air sangat kecil sehingga dapat diabaikan
2) sifat fisis gas dan air tetap pada kondisi operasi menara

Neraca Massa Absorber


masuk (kg/jam) keluar (kg/jam)
senyawa
atas (g) bawah (l) make up atas (g) bawah (l)
NH3 14.86051172 - - 14.8605117231 -
H2O - 108.7510131455 932.103083953 - 794.2039407676
O2 1249.481816 - - 610.8781901115 -
N2 9865.381732 - - 9865.381732131 -
NO 1221.818162 - - 435.5199571187 -
NO2 93.59062868 - - 38.5915210586 -
HNO3 - 4.4974901656 - - 1731.048584485
Total 13490.4844373955 13490.4844373955

*komposisi gas umpan absorber


Senyawa BM kmol/jam yi (fraksi mol) kg/jam fraksi massa
NH3 17 0.8741477484 0.0020094548 14.8605117231 0.0011940822
O2 32 39.046306748 0.0897580411 1249.481815937 0.1003992349
N2 28 352.3350618618 0.809933323 9865.381732131 0.7927100378
NO 30 40.7272720552 0.0936221749 1221.818161656 0.0981763856
NO2 46 2.0345788844 0.0046770061 93.5906286842 0.0075202595
total 435.0173672979 1 12445.13285013 1

*komposisi gas keluar absorber


Senyawa BM kmol/jam yi (fraksi mol) kg/jam fraksi massa
NH3 17 0.8741477484 0.0022549607 14.8605117231 0.0013552392
O2 32 19.089943441 0.0492446175 610.8781901115 0.055710467
N2 28 352.3350618618 0.9088872066 9865.381732131 0.8996965875
NO 30 14.517331904 0.037449061 435.5199571187 0.0397182623
NO2 46 0.83894611 0.0021641542 38.5915210586 0.0035194441
total 387.6554310652 1 10965.23191214 1

1) Mencari sifat fisis umpan gas


*kapasitas panas gas
T = 393.15 K
Data Kapasitas Panas gas Cpg = A + BT + CT^2 + DT^3 (Cp = Joule/(mol K), T - K)
Komponen A B C D E
NH3 33.573 -1.2581E-02 8.8906E-05 -7.1783E-08 1.8569E-11
O2 29.526 -8.8999E-03 3.8083E-05 -3.2629E-08 8.8607E-12
N2 29.342 -3.5395E-03 1.0076E-05 -4.3116E-09 2.5935E-13
NO 33.227 -2.3526E-02 5.3156E-05 -3.7858E-08 9.1197E-12
NO2 32.791 -7.4294E-04 8.1722E-05 -8.2872E-08 2.4424E-11
total

*Konduktivitas panas gas


kgas = A + BT + CT^2 (W/m.K)
komponen A B C k(J/s.m.K) k (KJ/jam.m.K)
NH3 0.00457 2.3239E-05 1.4810E-07 0.0365977741 0.1317519867
O2 0.00121 8.6157E-05 -1.33E-08 0.0330197744 0.1188711878
N2 0.00309 7.5930E-05 -1.10E-08 0.0312394794 0.1124621259
NO 0.00176 8.2369E-05 -1.25E-08 0.0322071125 0.115945605
NO2 -0.01289 1.0390E-04 -2.1445E-08 0.0246435973 0.0887169504
0.1577077377 0.5677478559

*Densitas gas
=( . _)/( . ) R = 8.21E-05 m3atm/Kkmol

komponen (kg/m3) camp. (kg/m3) Tc Tc.yi Pc


NH3 7.41 0.0148945406 405.65 0.8151353505 112.78
O2 623.23 55.9394777602 154.58 13.8747979985 50.43
N2 4920.72 3985.458244942 126.1 102.1325920313 33.94
NO 609.43 57.0558794312 180.15 16.8660348122 64.85
NO2 46.68 0.2183309996 431.35 2.0174265852 101.33
4098.6868276737 135.7059867777

*Viskositas gas
gas = A + BT + CT^2 micropoise
komponen A B C (micropoise) (cP)
NH3 -7.874 3.6700E-01 -4.4700E-06 135.7211358564 0.0135721136
O2 44.224 5.6200E-01 -1.1300E-04 247.7082377575 0.0247708238
N2 42.606 4.7500E-01 -9.8800E-05 214.081038057 0.0214081038
NO 39.921 5.3700E-01 -1.2400E-04 231.87625161 0.0231876252
NO2 -372.375 2.33E+00 -2.15E-03 211.345616625 0.0211345617

Mencari sifat fisis umpan cair


*kapasitas panas (CP)
Data Kapasitas Panas Liquid Cpl = A + BT + CT^2 + DT^3 (Cp = Joule/(mol K), T - K)
Komponen A B C D Cp (Kj/kmol.K)
H2O 92.053 -3.9953E-02 -2.1103E-04 5.3469E-07 76.2192546051
HNO3 214.478 -7.6762E-01 1.4907E-03 -3.0208E-07 124.7443152865
*Konduktivitas panas (k)
k = A + BT + CT^2 (W/m.K)
Komponen A B C yi k (J/s.m.K)
H2O -0.2758 4.6120E-03 -5.5391E-06 0.9987669619 0.6812461596
HNO3 -0.2535 2.94E-03 -3.69E-06 0.0012330381 0.3314619838
1

*Densitas ()
= A.B^-(1-(T/Tc))^n (gr/ml)
komponen A B n Tc yi
H2O 0.3471 0.274 0.28571 647.13 0.9987669619
HNO3 0.43471 0.2311 0.1917 520 0.0012330381
1

*Viskositas ()
log10 = A + B/T + CT + DT^2 (cP)
Komponen A B C D cP
H2O -10.2158 1.7925E+03 1.7730E-02 -1.2631E-05 0.2300081381
HNO3 -3.5221 7.29E+02 3.96E-03 -2.24E-06 0.3513893548

2) Jenis Absorbent
Absorben yang akan dipakai untuk menyerap NO2 adalah air. Air digunakan karena kelarutan NO2 dalam air sangat tinggi
sedangkan untuk gas-gas lain kelarutannya dalam air relatif rendah. Air juga mempunyai sifat-sifat tidak volatile, tidak beracun,
tidak mudah terbakar, mempunyai viskositas yang rendah dan stabil. Selain itu, air memiliki harga yang murah dan mudah dida

3) Jumlah Absorbent
*Penentuan konstanta Henry
Diinginkan semua gas NO2 terserap kedalam cairan, akan tetapi jumlah yang terserap dibatasi oleh kesetimbangan. Kesetimban
pada gas dan cairan dijabarkan dalam persamaan Henry
y = H*x
dengan:
H = Konstanta Henry
y = Fraksi NO2 di fase gas
x = Fraksi NO2 di fase cair
Konstanta Henry dipengaruhi oleh suhu. Persamaan untuk mencari nilai H pada suhu tertentu dipaka dari Betterton and Hoffm
sebagai berikut:
=_0 [(1/_ 1/_0 )]

Untuk NO2, C = 6300


H0 = 18.166 mol/kg.bar
Tc = 393.15 K
T0 = 298.15 K
Popp = 7 atm
= 7.09275 bar
maka didapat: 0.6242521739
H = 0.1101035863 mol/kg.bar
= 0.7809372119 mol/kg
= 0.0169768959 (dijadikan tak bersatuan)

*Penentuan L minimum
=_0/(_0)

y0 (fraksi mol gas umpan) = 0.0075202595


yh (fraksi mol gas keluar) = 0.0035194441
xh (fraksi mol cair umpan) = 0
x0 (y0/H) = 0.4429702314
G = 12445.1328501309 kg/jam
sehingga dpat dihitung minimum sebagai berikut:
_=((_0_)/(_0_ ))

= 112.4018623 kg/jam

*Menghitung L yang digunakan


Overdesign yang digunakan dalam penentuan L0 adalah 20%
Maka Lo yang digunakan adalah:
Lo = 134.8822347672 kg/jam

4) Bahan Isian
Dalam absorber akan terbentuk HNO3 yang memiliki sifat korosif sehingga akan lebih baik bahan isian yang digunakan
jenis rasching rings ceramic. Jika menggunakan bahan isian metal dikhawatirkan akan terjadi korosi pada packing.
Untuk diameter kolom yang lebih besar dari 0.9 m digunakan packing dengan ukuran 50 - 75 mm (2-3 in).
Dipakai ukuran packing 51 mm (2 in).
Data untuk packing rasching rings ceramic dengan diameter 51 mm adalah:
>Diameter packing (Dp) = 0.051 m
>Packing Factor (Fp) = 65
> Surface Area (ap) = 95 m2/m3
>Rho bulk = 651 kg/m3

5) Diameter Absorber
Diameter dan luas penampang Absorber dihitung dengan menggunakan fig. 11.44 Coulson (1983) yang menghubungkan
kecepatan aliran dan sifat fisis cairan dan gas dengan laju aliran massa gas per luas tampang kolom absorber pada kondisi
floading dan pressure drop sebagai parameter.
persamaan K4 dan Flv pada fig. 11.44 adalah:
_=_/_ (_/_ )

_4=(42.9 ^2 _ (_/_ )^0.1)/(_ (__ ) )


dengan,
Ltotal : Kecepatan massa cairan total (kg/s) = 134.8822347672 kg/jam
Gtotal : kecepatan massa gas total (kg/s) = 12445.13285013 kg/jam
GK : kecepatan aliran massa gas per satuan luas penampang menara (kg/m2.s)
Fp : faktor packing
sehingga:
Flv = 0.4432123154 (sumbu x)

Dari fig 11.44 diperoleh:


K4 flooding = 0.8 (sumbu y)
Kecepatan aliran massa gas per satuan luas menara:
_=((_4. _ . (__ ))/(42,9 . _ . (0.00065/1000)^0.1 ))

= #VALUE! kg/s.m2 (rho gas terlalu besar)


= kg/jam.m2

Luas Penampang Menara


=_/

A= #DIV/0! m2

Diameter Menara :
=(4/)

D= #DIV/0! m

6 ) Koefisien Transfer Massa


menentukan bilangan Schmidt dan Reynolds
Bilangan Schmidt dihitung dengan menggunakan persamaan :
_=/
(._ )

dengan = kg/m.jam
= kg/m3

Dab dihitung dengan persamaan Wilke Chang sebagai berikut :

_=(7,4 . 10 ^(8).
(._2 )^(1/2).)/(_2._1 )
_=(7,4 . 10 ^(8).
(._2 )^(1/2).)/(_2._1 )

dengan ,
Dab = difusivitas gas dalam cairan (cm2/s)
= untuk solven yang punya ikatan hidrogen = 2.26
M2 = berat molekul komponen (solven) = 18 kg/kmol
V1 = volume molar komponen 1/solut sebagai cairan pada titik didihnya = cm3/mol

Sehingga didapat nilai Dab = cm2/s


Maka nilai bilangan Schmidt (Sc) = #DIV/0!

Menghitung bilangan Reynold


=(..)/ atau Re=/(.)

dengan G = 12445.13285 kg/jam


Maka Re =

Dari Tabel 3.3 Treybal untuk Re = 4000-60000 , digunakan persamaan :


_=0,23 ^(
017)
Jd = #NUM!

Selanjutnya menghitung koefisien transfer massa,


Dari Tabel 3.2 Treybal Pers. Chilton-Colburn :
= . . (kmol/m2.s)
^(2/3)
=/ (kmol/m2.s.atm)

Dan = _ (kmol/m3.s.atm)

dengan , a = luas per volum packing


GK = 0 kg/jam.m2
Sehingga kg = #NUM! kmol/m2.s
Kg = #NUM! kmol/m2.s.atm

Dipakai ukuran packing 51 mm (2 in),


data surface area untuk packing raschig rings ceramic dengan diameter 51 mm adalah 95 m2/m3
ap = 95 m2/m3
maka koefisien transfer massa
Kga = #NUM! kmol/m3.s.atm

7 ) Tinggi Packing
Tinggi Packing dicari dengan perhitungan yang umum dipakai dalam mekanisme penyerapan fisis tanpa reaksi kimia
kenaikan suhu yang terjadi di dalam absorber selama proses berlangsung di turunkan dengan menggunakan
lapisan jaket pada dinding absorber sehingga perubahan suhu dalam absorber dapat diabaikan
dalam proses perhitungan tinggi packing nantinya.

Perhitungan tinggi packing ini menggunakan persamaan :


=/(_..)
25_(=0)^(=)/
(^ )

Untuk menyelesaikan integral menggunakan metode trapezoidal


PERANCANGAN ABSORBER

bar
K

yi.BM
0.0341607321
2.8722573163
22.6781330442
2.8086652477
0.215142281
28.6083586213

yi.BM
0.0383343313
1.5758277614
25.4488417846
1.1234718315
0.0995510909

Cp (Kj/kmol.K) Cp (KJ/kg.K) Cp camp (KJ/kg.K)


38.4502290976 2.2617781822 0.0045449411
30.1422682178 0.9419458818 0.0845472172
29.2520507531 1.0447160983 0.8461503811
30.1112361808 1.0037078727 0.093969314
40.6779788391 0.8843038878 0.0041358947
168.6337630883 6.1364519228 1.0333477481

k camp. (KJ/jam.m.K)
0.0002647497
0.010669645
0.0910868233
0.0108550797
0.0004149297
0.1132912274

Pc.yi
0.2266263154 Pr = 0.182861368
4.5264980144 Tr = 2.897071893
27.4891369829 z = 1
6.0713980437 R = 0.08314472 L.bar/K.kmol
0.473921029 densitas = 22005.82
38.7875803854

(kg/m.s) camp. (kg/m.s)


1.3572113585643E-05 2.727254915324E-08
2.477082377575E-05 2.2233806193924E-06
2.14081038057E-05 1.7339136654653E-05
2.3187625161E-05 2.1708758988446E-06
2.11345616625E-05 9.8846474009778E-08
2.1859512196053E-05

n (kmol/jam) yi Cp (KJ/kg.K) Cp camp (KJ/kg.K)


57.8252276166 0.9987669619 4.2344030336 4.2291818534
0.0713887328 0.0012330381 1.9800684966 0.0024414999
57.8966163494 1 6.2144715302 4.2316233533
k (KJ/jam.m.K) k camp. (KJ/jam.m.K)
2.4524861745 2.4494621656
1.1932631417 0.0014713389
2.4509335045

rho (gr/ml) rho (kg/m3) rho camp. (kg.m3)


0.4013297251 401.3297251342 400.8348702996
0.4655332711 465.5332711016 0.5740202518
0.8668629962 866.8629962358 401.4088905514

(kg/m.s) camp. (kg/m.s)


0.0002300081 0.0002297245
0.0003513894 4.3327645607676E-07
0.0002301578

am air sangat tinggi


k volatile, tidak beracun,
g murah dan mudah didapat.

etimbangan. Kesetimbangan NO2

dari Betterton and Hoffman 1988


yang digunakan

(Coulson 1983)

g menghubungkan
orber pada kondisi
pa reaksi kimia
BM senyawa
NH3 = 17 kg/kmol
O2 = 32 kg/kmol
NO2 = 46 kg/kmol
NO = 30 kg/kmol
H2O = 18 kg/kmol
HNO3 = 63 kg/kmol
N2 = 28 kg/kmol

Konversi satuan
1 KJ = 0.947817 BTU 1 (W/m.K) =
1 ft^2 = 0.092903 m^2 1m =
1in^2 = 144 ft^2 1J =
1 kg = 2.20462 lb 1 ft =
1 cP = 2.419088 lbm/ft.jam 1F =
1 ft = 12 in 1 jam =
1F = 255.928 K 1J =
1m3 = 35.3147 ft3 1 gr =
1 atm = 14.6959 psia 1 ml =
1 in = 0.0254 m 1L =
1 cP = 0.001 kg/m.s 1 ml =
1 atm = 1.01325 bar
L.bar/K.kmol
3.28084 ft
0.000948
0.083333
255.928 K
3600 s
0.000948 BTU
0.002205 lb
3.53E-05 ft3
0.035315 ft3
0.000001 m3
Fungsi: mengoksidasi NO menjadi NO2 dan menyerap NO2 dengan H2O menjadi larutan HNO3
Alat : menara penyerap dengan bahan isian
Kondisi operasi:
P = 7 atm =
T = 120 C =

Neraca Massa Absorber


masuk (kg/jam) keluar (kg/jam)
senyawa
Bawah (g) bawah (l) make up atas (g)
NH3 14.09102801 - - 14.0910280102
H2O 3.04818E-07 1099.544762 18.1721265404 3.04817961811732E-07
O2 1184.7831081 - - 579.2466536865
N2 9354.5480068 - - 9354.548006754
NO 1158.5518897 - - 412.9685457074
NO2 88.744465524 - - 36.5932354367
HNO3 1.949776E-09 4.2646081811 - -
Total 12922.6999951521 12922.6999951521

*gas masuk absorber (G1)


Senyawa BM kmol/jam yi (fraksi mol) kg/jam
NH3 17 0.8288840006 0.0020094548 14.0910280102
H2O 18 1.693433E-08 4.105372231158E-11 3.04817961811732E-07
O2 32 37.024472127 0.0897580411 1184.7831080554
N2 28 334.09100024 0.809933323 9354.548006754
NO 30 38.618396325 0.0936221749 1158.5518897365
NO2 46 1.9292275114 0.0046770061 88.7444655241
total 412.49198022 1 11800.718498385

*gas keluar absorber (G2)


Senyawa BM kmol/jam yi (fraksi mol) kg/jam
NH3 17 0.8288840006 0.0022549607 14.0910280102
H2O 18 1.693433E-08 4.606947501961E-11 3.04817961811732E-07
O2 32 18.101457928 0.0492446175 579.2466536865
N2 28 334.09100024 0.9088872066 9354.548006754
NO 30 13.76561819 0.037449061 412.9685457074
NO2 46 0.7955051182 0.0021641542 36.5932354367
total 367.58246549 1 10397.4474698995

*liquid masuk kolom (L2) = 1121.9814967671


Senyawa BM kg/jam kmol/jam yi (fraksi mol)
HNO3 63 4.2646081811 0.0676921934 0.0010889454
H2O 18 1117.7168886 62.0953826992 0.9989110546
total 1121.9814968 62.1630748926 1
*liquid keluar kolom (L1)
Senyawa BM kg/jam kmol/jam yi (fraksi mol)
HNO3 63 1641.4141414 26.0541927209 0.3466666667
H2O 18 883.83838384 49.1021324355 0.6533333333
total 2525.2525253 75.1563251563 1

Bahan isian:
keramik Rasching Ring (RR) 1,5"
Dari Treyball, tabel 6.3 didapat:
Cf = 95
Wall thickness = 4.8 mm
Cd = 181.8
gc = 4.18E+08
ap = 125 m2/m3
= 38 ft2/ft3

1) Menghitung diameter atas kolom


*gas keluar absorber (G2)
laju alir = 10397.44747 kg/jam
= 22922.420641 lb/jam

BM campuran = 28.286026799 lb/lbmol


rho G2 = 0.4969904002 lb/ft3

*liquid masuk kolom (L2)


laju alir = 1121.9814968 kg/jam
= 2473.5428474 lb/jam
rho L2 pada 120C
= A.B^-(1-(T/Tc))^n (gr/ml)
komponen A B n Tc
H2O 0.3471 0.274 0.28571 647.13
HNO3 0.43471 0.2311 0.1917 520

_=1/((_1/_1 )+(_2/_2 ) )

= 58.395143363 lb/ft3

Mencari L2
pada T = 248 F
L2 = 0.18 cP (kern, fig.14)
= 0.43543584 lb/ft.jam

*mencari rate mass pada saat flooding (Gf)


_1/_1 (_/(__ ))^(1/2)
= 0.01

dari Treyball, fig. 6.34 hal. 195:


= 0.375
^2._. _ ^0.1.)/(_._ (__ ) )=

sehingga Gf:
^2._. _ ^0.1.)/(_._ (__ ) )=

(( . _ . _ (__))/(_ . _ ^(0.1 ). ) " " )^0.5

dimana:
J = 1.502
(fig. 6.34 Treyball hal. 195)
gc = 4.18E+08

Gf = 5859.9837216 lb/jam.ft2

Goperasi = 40%-70% Gf
diambil Goperasi = 50%
sehingga Gf operasi = 2929.9918608 lb/jam.ft2

*Luas penampang kolom


=_2/_

= 7.8233734871 ft2

*Diameter kolom
_=((4 . )/)^0.5

= 3.1569100201 ft
= 4 ft

=_/30

= 0.1333333333 ft
= 1.6 in
jadi, diameter kolom bagian atas = 4 ft

2) Menghitung diameter bagian bawah kolom


*Data fisis G1
G1 = 26016.100016 lb/jam
BM G1 = 28.608358621 lb/lbmol
G1 = 0.5026538262 lb/ft3
*Data fisis L1
L1 = 5567.2222222 lb/jam
*mencari L1
= A.B^-(1-(T/Tc))^n (gr/ml)
komponen A B n Tc
H2O 0.3471 0.274 0.28571 647.13
HNO3 0.43471 0.2311 0.1917 520

_=1/((_1/_1 )+(_2/_2 ) )

= 65.065898061 lb/ft3

*mencari
pada T = 248 F
H2O = 0.18 cP (kern, fig.14)
0.43543584 lb/ft.jam
HNO3 = 0.5 cP
= 1.209544 lb/ft.jam

_=(_1 . _ ^(1/3) )+ (_2 . _ ^(1/3))

= 0.8645573148 lb/ft.jam

*mencari
_1/_1 (_/(__ ))^(1/2)
= 0.02
dari Treyball, fig. 6.34:
= 0.32
^2._. _ ^0.1.)/(_._ (__ ) )=

sehingga Gf:
^2._. _ ^0.1.)/(_._ (__ ) )=

(( . _ . _ (__))/(_ . _ ^(0.1 ). ) " " )^0.5

dimana:
J = 1.502
(fig. 6.34 Treyball hal. 195)
gc = 4.18E+08

Gf = 5555.8925826 lb/jam.ft2
Goperasi = 40%-70% Gf
diambil Goperasi = 50%
sehingga Gf = 2777.9462913 lb/jam.ft2

*Luas penampang kolom


=_1/_

= 9.3652278654 ft2

*Diameter kolom
_=((4 . )/)^0.5

= 3.4540160075 ft
= 4 ft

=_/30

= 0.1333333333 ft
= 1.6 in
jadi, diameter kolom bagian bawah = 4 ft

3) Menghitung tinggi kolom packing


*koefisien perpindahan massa fase liquid (KL.a)
_.=_ . . (/_ )^(1) . (_/. _ )^0.5

untuk Rasching Ring 1",


= 100
n = 0.22

(,2)= 1.17310 ^(16)(_ )^(1/2)/(_ _ ^0.6 )

dimana,
kL.a = koefisien perpindahan massa fase liquid (/jam)
L = laju alir (ft3/ft2.jam)
L = viskositas air (lb/ft.jam)
DAB = difusivitas gas NO2 dalam air (ft2/jam)
A = volum molar solute NO2 pada titik didih
= densitas air (lb/ft3)
Mb = berat molekul air (lb/lbmol)
T = suhu operasi (K)
= association dari air = 2.6

dari tabel 6.3-2 hal.402, Geankoplis:


NO2
N = 15600 m3/kmol
O = 7400 m3/kmol
nilai A untuk NO2:
A = 0.0156 + 2*(0.0074)
= 0.0304 m3/kmol

nilai difusivitas gas NO2:


L2 = 0.18 cP
= 1.80E-04 Pa.s = kg/m.s
= 0.4354353641 lb/ft.jam

DAB, NO2 = 1.42555E-08 m2/s


= 0.0005524013 ft2/jam
maka, nilai kLa:
laju alir air (L2) = 2473.5428474027 lb/jam
luas penampang kolom (A) = 1/4 . . D2
= 12.56 ft2
laju alir volumetrik = laju alir/densitas
= 42.3723927245 ft3/jam
laju alir (L) = 3.3735981469 ft3/ft2.jam
_.=_ . . (/_ )^(1) . (_/(._ ))^0.5

= 1.0021971699 jam-1

*koefisien perpindahan massa fase gas (KG)


untuk RR 1" berlaku:
_/=1.07/.((_ )/)^(0.41).((.)/_ )^(0.41).(_/(_._ ))^(2/3)

dimana,
KG = koefisien perpindahan massa fase gas (lb/ft2.jam.atm)
G = rate gas (lb/ft2.jam)
Pf = rata-rata logaritmik tekanan parsial gas inert (atm)
M = BM gas (lb/lbmol)
G = viskositas gas (lb/ft.jam)
G = densitas gas (lb/ft3)
d= 1 in
= 0.0833 ft

dari fig.15 kern:


senyawa (cP) (lb/ft.jam) yi camp.
NH3 0.013 0.031448144 0.0020094548 6.31936247490773E-05
O2 0.024 0.058058112 0.0897580411 0.0052111824
N2 0.022 0.053219936 0.809933323 0.0431045996
NO 0.0195 0.047172216 0.0936221749 0.0044163655
NO2 0.018 0.043543584 0.0046770061 0.0002036536
total 1 0.0529989947

rate gas (G) = G1/A


= 2071.3455427 lb/ft2.jam

*) Nilai difusivitas gas


7) ^1.75 (1_ +1_ )^(1/2))/( ((_ )^(1/3)+(_ )^(1/3)) ^2 )

dimana,
DAB = difusivitas gas A dan B (m2/s)
T = suhu operasi (K)
M = berat molekul(kg/kmol)
= volum diffusion

untuk NO2-H2O
N = 5.69
(Geankoplis tabel 6.2-2, hal. 396)
O = 5.48
nilai A untuk NO2:
A = 16.65
MA = 46 kg/kmol
B = 12.7
MB = 18 kg/kmol
sehingga DAB:
DAB, NO2-H2O = 5.773467E-06 m2/s
= 0.2237220862 ft2/jam

*) Rata-rata logaritmik tekanan parsial gas inert (pf)


> pada bagian bawah kolom
fraksi mol gas inert (N2) = 0.809933323
tekanan parsial gas inert = 5.6695332608 atm
> pada bagian atas kolom
fraksi mol gas inert (N2) = 0.9088872066
tekanan parsial gas inert = 6.3622104459 atm
)/( ( )/( ))

= 6.0092196382 atm

Pf/G = 0.0029011189
KG*Pf/G = 0.0003838205
KG = 0.1323008613 lb/ft2.jam.atm
rasching ring = 1.6 in
= 0.1333333333 ft
KG.a = 0.0176401148 lb/ft3.jam.atm

*bagian bawah kolom


Tekanan parsial gas NO2 (Pa) = 0.0327390428 atm
Kg.a * Pa = 0.0005775205 lb/ft2.jam

Rate massa:
HNO3 (L1) = 1641.4141414 kg/jam
3618.6944444 lb/jam =
H2O (L1) = 883.83838384 kg/jam
1948.5277778 lb/jam

campuran = 65.065898061 lb/ft3


_=( )/_

= 85.562827658 ft3/jam

Konsentrasi HNO3 (Cb) = lbmol/V campuran


= 0.6713148213 lbmol/ft3

KL.a * Cb = 0.672789814 lbmol/ft3.jam


= 42.385758281 lb/ft3.jam
(memenuhi jika KL.a*Cb > KG.a*Pa)

*Bagian atas kolom


Tekanan parsial gas NO2 (Pa) = 0.0151490791 atm
Kg.a * Pa = 0.0002672315 lb/ft2.jam

Rate massa:
HNO3 (L1) = 4.2646081811 kg/jam
9.4018404883 lb/jam =
H2O (L1) = 1117.7168886 kg/jam
2464.1410069 lb/jam =

campuran = 58.395143363 lb/ft3


_=( )/_

= 42.358708361 ft3/jam

Konsentrasi HNO3 (Cb) = lbmol/V campuran


= 3.2318436493 lbmol/ft3

KL.a * Cb = 3.2389445589 lbmol/ft3.jam


= 58.3010021 lb/ft3.jam
(memenuhi jika KL.a*Cb > KG.a*Pa)
karena KL.a*Cb > KG.a*Pa memenuhi pada bagian atas maupun bagian bawah maka yang mengontrol adalah
tahanan fase liquid.

*Untuk menghitung tinggi kolom packing


=(/(_ . . _ )) _/_

dimana,
H = tinggi kolom packing, ft
G = Rate massa gas, lb/ft2.jam
KL.a = koefisien perpindahan massa fase liquid, lb/jam.ft3.atm
Cb = konsentrasi, lb/ft3
Yb = fraksi mol H2O pada bagian bawah kolom
Yt = fraksi mol H2O pada bagian atas kolom
sehingga:
G= 2071.3455427 lb/ft2.jam
KL.a * Cb = 42.385758281 lb/ft3.jam
Yt = 0.9989110546
Yb = 0.6533333333
H= 20.748674947 ft
6.3241959216 m
*Menghitung Pressure Drop
L2 = 196.93812479 lb/ft2.jam
G1 = 2071.3455427 lb/ft2.jam
gas = 0.5026538262 lb/ft3
liquid = 58.395143363 lb/ft3

untuk rasching ring 1,5 in didapatkan : (Perry, hal 18-24)


m= 12.08
n= 0.00398
/= . ( 10 ^(8) ) . ( 10 ^(.2/) ). _1 ^2/_

= 1.06 lb/ft2.ft
memenuhi jika < 2,6 lb/ft2.ft

*Menghitung Tebal Kolom


Dipilih menurut Brownell, tabel 13.1
bahan konstruksi stainless steel SA 240 Grade S
_=( )/( 0.6 )+

spesifikasi bahan yang digunakan :


faktor keamanan = 20 %
Poperasi = 7 atm
P design = 8.4 atm
= 123.44556 psia
Tegangan yang diizinkan (f) = 18750 lb/in2
efisiensi sambungan, E = 0.8 (double welded butt joint, tabel 13.2 P.254)
radius tangki bagian dalam, r (IDs)= 2 ft
= 24 in
faktor korosi, C = 0.125 in
E = joint efficiency

sehingga ts:
ts= 0.3234930193 in
maka ts standar = 3/8 = 0.375 in 0.03125

*tebal head
Bentuk Atap = elliptical dished head

*Menghitung Tebal Tutup


Dari Brownell and Young pers. 7.57 :
=(..)/(2..0,2)
+

=(2+^2)
/6

=/

=/2
= 24 in

=/4
= 12 in

Jadi, k = 2 in
V= 1
t= 0.3226755771 in
t standar = 0.375 in

*Tinggi Head
dari tabel 5.11 brownell & young
sf = 3 in
tinggi head = (ID/4)+sf+t = 15.375 in
= 1.28125 ft

*Distributor cairan
Distributor cairan berfungsi untuk mengalirkan cairan secara merata ke seluruh penampang menara. Untuk operasi ini dipilih d
central open feed pipe with spray nozzle (Coulson, 1983). Bahan distributor yang digunakan adalah satainless steel.
spesifikasi distributor yang digunakan:
jenis : orifice-type
bahan : stainless steel
jumlah trough : 1

*Packing support
Packing support berfungsi untuk menahan berat packing basah dan membantu aliran gas dan cairan. Packing support yang dig
grid plate dengan bahan metal.
Data hubungan antara diameter dalam menara dengan ukuran grid plate yang digunakan, dapat dilihat pada table berikut:
Load Capacity (lb/ft2)
Diameter Absorber Support ring Tinggi Packing Support
Carbon steel Stainless steel
6" - 11.75" Clips 1170 1400 1"
12" - 17.75" 0.75" 780 930 1"
18" - 22.75" 1" 580 690 1"
24" - 29.75" 1.25" 580 690 1.25"
30" - 59.5" 1.5" 550 660 2"
60" - 89.5" 2" 340 400 2.5"
90" - 119.5" 2.5" 550 660 2"
120" - 179.5" 2.5" 510 610 2.5"
(Process Fabricator Inc.)
Packing support digunakan setiap 20-30ft tumpukan packing (Coulson, 1983) sehingga untuk ukuran absorber yang kecil
hanya butuh 1 buah packing support saja.
berat 1 buah grid plate = 12 lb/ft2
luas kolom bawah = 9.3652278654 ft2
jadi, berat grid plate = 112.38273438 lb
= 50.97601146 kg
spesifikasi packing support yang digunakan:
jenis = grid plate
bahan = stainless steel
berat = 112.38273438 lb
= 50.97601146 kg
diameter absorber = 48 in
support ring = 1.5 in
tinggi packing support = 2 in

*Hand Hole
Hand hole merupakan jalan masuk peralatan untuk membersihkan internal menara. Hand hole ini terletak pada sisi ruang koso
antara packing support dan redistributor cairan. Hand hole dengan flange berdiameter 12in. Jumlah hand hole tidak boleh terl
karena dapat menurunkan kekuatan shell menara. Dimensi hand hole mengikuti standard ASA B16E-1939 untuk blind flange, s
jenis = blind
nominal pipe size = 12 in
diameter luar flange = 19 in
tebal flange minimum = 1.25 in
diameter luar raised face = 15 in
(Brownell, 1979)

*Man Hole
Man hole merupakan jalan masuk orang ke dalam menara, umumnya dengan tujuan untuk membersihkan bagian dalam mena
Man hole terletak pada bagian bawah packing support. Man hole dengan flange berdiameter 24 in. Dimensi flange mengikuti
standard ASA B16E-1939.
Jenis = blind
Ukuran = 24 in
Diameter luar flange = 32 in
Tebal flange = 1 7/8 in
Diameter luar raised face = 27.25 in
(Brownell, 1979)

*Tinggi Absorber
Tinggi packing = 6.3241959216 m
over design 20% = 7.5890351059 m
tinggi packing support = 0.0508 m
jumlah packing support = 2 buah
total tinggi packing support = 0.1016 m
tinggi ruang diatas distributor cairan = 0.3047999902 m
tinggi ruang dibawah packing = 0.3047999902 m
tinggi head = 0.781049975 m
tinggi absorber = 9.0812850614 m

*Menghitung Spesifikasi Jaket


Suhu Operasi = 120 C
Tekanan Operasi = 7 atm =

Data steam
Steam pada suhu 170 C, 7 atm
Qsteam = 304801.74372 kJ/jam

untuk tekanan 7 atm dan pada suhu 170 C dari geankoplis 3rd edition App. A, 2-9 hal. 858, didapat :
1/ = 0.2428 m3/kg
= 4.118616145 kg/m3
saturated vapor = 2768.7 kJ/kg
enthalpy liquid = 719.21 kJ/kg
enthalpy sat evap, = 2049.49 kJ/kg
steam yang dibutuhkan = 110.15205223 kg/jam

rate volumetrik steam = kebutuhan massa steam/ steam


= 26.744918281 m3/jam =

Tebal shell = 0.375 in =


OD shell = ID shell + (2 x tebal shell)
= 1.23905 m
kecepatan alir steam (v) = diambil = 1
Rate volumetrik = Axv
0.007429144 m3/s = /4 x (ID jaket^2 - OD shell^2) x v
0.007429144 m3/s = /4 x (ID jaket^2 - 1,23905^2) x 1 m/s
ID jaket = 1.24286314 m
Tebal jaket = ID jaket - OD shell
= 0.00381314 m
OD jaket = ID jaket + (2 x tebal jaket)
= 1.25048942 m

Luas yang dilalui air pendingin (A)

=/4 (^2^2 )

A = 0.0223559263 m2 = 0.2406391909

Kecepatan air pendingin (v)


=/
= 1196.3234222 m/jam 3.3231206172
(kern hal. 717)
Tebal dinding jaket (tj)
Tinggi jaket = tinggi reaktor = 9.0812850614 m
g= 32.174 lb/ft2
gc = 32.174 lbm.ft/lbf.s2

Phidrostatik = 37.402327271 psi


Pdesign = 44.882792725 psi

Bahan Carbon Steel, SA-285, Grade A


joint efficiency (E) = 0.8
Allowable stress (S) = 18750 psia
Faktor korosi (C) = 0.125 in
radius bagian dalam (R) = 24 in

()=( )/(0,6)
+
tj = 0.196941626 in 0.0050023173 m

Dipilih tebal jaket standar = 1/4 in = 0.635 cm

TEB
Tabsorber = 338 F 170
Bahan isolasi
Dari tabel 8.20, Walas dipilih:
bahan = asbestos
k isolator = 0.042 Btu/hr.ft.F 0.0007264224
densitas = 16 lb/ft3
Bahan konstruksi jaket
bahan = carbon steel
densitas = 7897 kg/m3
Cp = 0.452 KJ/kg.C
k = 73 W/m.C
ID = 4 ft 1.219199961
OD = 4.03125 ft 1.2287249607
H = 9.0812850614 m
Tu = 30 C 303.15

T1 T2 T3

R1

R2

R3
T4
q1
q2
q3
q4

Xs Xis
T1 = suhu dinding dalam menara
T2 = suhu dinding tangki bagian luar
T3 = suhu isolasi luar = Ts
T4 = suhu udara luar = Tu
r1 = jari-jari dalam shell
r2 = jari-jari luar shell
r3 = jari-jari luar setelah diisolasi

Perpindahan panas melalui tiap lapis tahanan dihitung dengan hukum Fourier dan A = 2rL, diperoleh :
Jika perpindahan panas disertai koveksi dan radiasi, maka perpindahan panas disertai konveksi dan radiasi, maka persamaan di

Jika diaplikasikan dalam perhitungan perancangan tangki maka diperoleh :

Untuk menghitung perpindahan panas dari luar ke dalam shel, harus dihitung terlebih dahulu suhu kesetimbangan radiasi pad
dinding luar yang terkena sinar matahari pada suhu udara lingkungan sekitar shell. Pada keadaan keseimbangan radiasi, jumlah
terabsorpsi dari matahari oleh suatu material sama dengan panjang gelombang radiasi yang bertukar dengan udara sekelilingn
Suhu permukaan dinding luar dihitung dengan persamaan berikut:

Suhu isolasi permukaan luar


Isolasi yang digunakan akan dilapisi dengan cat (pigmen) berwarna putih. Berdasarkan Tabel 8.4 (Holman, hal 453), diperoleh d
(/)_= 700 W/m2

_= 0.12
_( )= 0.9
= 5.669E-08 W/m2.K4
T3 316.95241072 K 43.8024107174 C

Tf = (Ts+Tu)/2 Tf 310.05120536 K
b = 1/Tf b 0.001297486 1/R
f 1.1413362752 kg/m3
Cpf 1.0063633796 KJ/kg.C 1006.3633795537
f 1.8912E-05 kg/m.s
v 1.67E-05 m2/s
kf 0.0270018814 W/m.C
L=Htotal= 9.0812850614 m
DT = Tf-Tu 13.802410717 C
56.844339291 F
517.51433929 R

Untuk konveksi bebas:


Gr = bilangan Grashoff Gr = 1.7968E+13
Pr = bilangan Prandtl Pr = 0.704848497
Ra = bilangan Rayleigh Ra = 1.2665E+13
OD/L = 0.1353029833

OD/L > 35 / (Gr^1/4) 0.0169998355

Menghitung koefisian perpindahan panas secara konveksi


Untuk Ra > 1E+09 (turbulent), maka hc = 1.31 * (DT^(1/3)) Holman tabel 7.2, hal 346
hc = 3.1423624597 W/m2.C

e = emisivitas bahan isolasi e = 0.96


s = konstanta Stefan Boltzman s = 5.669E-08 W/m2.K4

hr = e * s * (Ts4 Tu4) / (Ts - Tu)


hr = 6.4916196043 W/m2.K W/m2C q4 = (hc + hr) * (2 * phi * L * R3) * (T3-

Menghitung q tiap lapisan


Trial r4 =
q4 = 2 * phi * L * ( T3-T4) * kisolasi / (ln(R4/R3)) q4 =
q3 = 2 * p * L * (T1-T2) * ks / (ln(R2/R1)) q2 =
q2=q4 selisih =
q4 = q2 = 2 * p * L (T1-T2) * ks / (ln(R2/R1))
T2 = T1 - q4 * ln (R2/R1) / (2 * p * L * kbahan) T2 =
Xis = R5 - R4 tebal isolasi (X,is) =
diameter total Ab =
7.09275 bar
393.15 K

keluar (kg/jam)
bawah (l)
-
883.8383838384
-
-
-
-
1641.414141414
2922.6999951521

fraksi massa yi.BM


0.0011940822 0.034160732
2.583045785E-11 7.38967E-10
0.1003992349 2.872257316
0.7927100378 22.67813304
0.0981763856 2.808665248
0.0075202595 0.215142281
1 28.60835862

fraksi massa yi.BM


0.0013552392 0.038334331
2.931661475E-11 8.292506E-10
0.055710467 1.575827761
0.8996965874 25.44884178
0.0397182623 1.123471831
0.0035194441 0.099551091
1 28.2860268

kg/jam
fraksi massa yi.BM
0.0038009612 0.068603559
0.9961990388 17.98039898
1 18.04900254
fraksi massa yi.BM
0.65 21.84
0.35 11.76
1 33.6

xi rho (gr/ml) rho (kg/m3) rho (lb/ft3)


0.9989110546 0.935100366 935.100366446 58.3762843766
0.0010889454 1.329354604 1329.35460356 82.9887198843
1 2.26445497 2264.45497 141.3650042609
6.34 Treyball hal. 195)
xi rho (gr/ml) rho (kg/m3) rho (lb/ft3)
0.6533333333 0.935100366 935.100366446 58.3762843766
0.3466666667 1.329354604 1329.35460356 82.9887198843
1 2.26445497 2264.45497 141.3650042609

6.34 Treyball hal. 195)


1.22 m
1.16686168 m2
plis tabel 6.2-2, hal. 396)
57.4395943563 lbmol/jam

0.1492355633 lbmol/jam

136.8967226064 lbmol/jam

*mencari L2
= A.B^-(1-(T/Tc))^n (gr/ml)
komponen A B n Tc
H2O 0.3471 0.274 0.28571 647.13
HNO3 0.43471 0.2311 0.1917 520

_=1/((_1/_1 )+(_2/_2 ) )
= 58.3951433632 lb/ft3

*MECHANICAL DESIGN
ft
Untuk operasi ini dipilih distributor jenis
tainless steel.

Packing support yang digunakan berjenis

t pada table berikut:

absorber yang kecil

etak pada sisi ruang kosong


and hole tidak boleh terlalu banyak
939 untuk blind flange, sebagai berikut:
hkan bagian dalam menara.
imensi flange mengikuti

1 ft
1 ft

Menghitung Jaket Pendingin


Jumlah steam = 304801.74
densitas steam = 4.1186161
709.275 kPa laju alir steam (Qw) = 74005.863
ditetapkan jarak jaket () = 1
= 0.0254
diameter absorber (d) = diameter dalam + (2 x tebal dinding)
d= 48.75 in
diameter (jarak jaket + absorber) (D) = 49.75
= 4.1458333
Luas yang dilalui air pendingin (A)

=/4 (^2^2 )

=_/_
A= 0.0498853841 m2
Kecepatan air pendingin (v)
=/
= 1483518
0.007429144 m3/s
Tebal dinding jaket (tj)
0.009525 m Tinggi jaket = tinggi absorber = 9.0812851
g= 32.174 lb/ft2
gc = 32.174 lbm.ft/lbf.s2
m/s
Phidrostatik = 2.3339052217 psi
Pdesign = 2.8006862661 psi

Bahan Carbon Steel, SA-285, Grade A


joint efficiency (E) = 0.8
Allowable stress (S) = 18750 psia
Faktor korosi (C) = 0.125 in
radius bagian dalam (R) = 24 in

()=( )/(0,6)
+

tj = 0.1294816001 in
ft2

m/s
0.50023173 cm

TEBAL ISOLASI
C

W/cm.oC 0.072642243 W/cm.C

kbahan (ks) 49.2 W/m.C T, 0C ks, W/m.C


100 52
200 48

m 0.60959998 m
m 0.61436248 m

q1 = konveksi pendingin ke dinding shell dalam


q2 = konduksi shell dalam ke shell luar
q3 = konduksi shell luar ke permukaan luar isolator
q4 = konveksi dan radiasi permk luar isolator ke udara
Xs = tebal dinding shell
Xis = tebal isolator
diasi, maka persamaan diatas dapat dituliskan :

setimbangan radiasi pada permukaan


imbangan radiasi, jumlah energi yang
dengan udara sekelilingnya (J.P.Holman).

man, hal 453), diperoleh data :

daftar A-5 Holman, sifat fisis udara:


T, K , kg/m3 Cp, kJ/kg.C , kg/m.s v, m2/s
300 1.1774 1.0057 1.8462E-05 1.57E-05
350 0.9980 1.0090 2.0700E-05 2.08E-05
J/kg.C
g 9.81 m/s2

7.2, hal 346

Holman, Tabel A-10 hal 664

* (2 * phi * L * R3) * (T3-T4)

0.6334283574 m r3 =
5.563128156 W
5.5631357025 W
0.00 goal seek

169.9999845707 C
0.0165647184 m 1.656 cm
0.6665577943

(/)_ _=_( .) (^4 _ ^4)


BM senyawa
NH3 = 17 kg/kmol
O2 = 32 kg/kmol
NO2 = 46 kg/kmol
NO = 30 kg/kmol
H2O = 18 kg/kmol
HNO3 = 63 kg/kmol
N2 = 28 kg/kmol

Konversi satuan
1 KJ = 0.947817 BTU
1 ft^2 = 0.092903 m^2
1in^2 = 144 ft^2
1 kg = 2.20462 lb
1 cP = 2.419088 lbm/ft.jam
1 ft = 12 in
1F = 255.928 K
1m3 = 35.3147 ft3
1 atm = 14.6959 psia
1 in = 0.0254 m
1 cP = 0.001 kg/m.s
1 atm = 1.01325 bar
1 cP = 1.00E-03 Pa.s
1 in = 0.0833 ft

*Konduktivitas panas aborber


kgas = A + BT + CT^2 (W/m.K)
komponen A B C
NH3 0.00457 2.3239E-05 1.4810E-07
H2O 0.00053 4.7093E-05 4.9551E-08
O2 0.00121 8.6157E-05 -1.33E-08
N2 0.00309 7.5930E-05 -1.10E-08
NO 0.00176 8.2369E-05 -1.25E-08
NO2 -0.01289 1.04E-04 -2.14E-08
Total

kliquid = A + BT + CT^2 (W/m.K)


komponen A B C
HNO3 -0.2535 2.94E-03 -3.69E-06
H2O -0.2758 4.61E-03 -5.54E-06
Total
*panas spesifik absorber
Data Kapasitas Panas Gas Cpg = A + BT + CT^2 + DT^3 + ET^4 (Cp = Jou
komponen A B C
NH3 33.573 -0.012581 0.000088906
H2O 33.933 -0.0084186 0.000029906
O2 29.526 -0.0088999 0.000038083
N2 29.342 -0.0035395 0.000010076
NO 33.227 -0.023526 0.000053156
NO2 32.791 -0.00074294 0.000081722

Data Kapasitas Panas Liquid Cpl = A + BT + CT^2 + DT^3 (Cp = Joule/(m


komponen A B C
HNO3 214.478 -0.76762 0.0014907
H2O 92.053 -0.039953 -0.00021103
Total
xi rho (gr/ml) rho (kg/m3) rho (lb/ft3)
0.998911055 0.9351 935.10036645 58.37628438
0.001088945 1.329355 1329.3546036 82.98871988
1 2.264455 2264.45497 141.3650043
kg/jam luas perpan yang tersedia
kg/m3 0.257002 lb/ft3 A = luas selimut reaktor + luas penampang ba
m3/jam OD x Hl + (phi/4 x OD^2)
in 12.4485127313
m 2.54
tebal dinding) luas perpan yang dibutuhkan
= 1.23825 m Ud =
in = 1.26365 m
ft ms =

lmtd =

= 0.536966 ft2
m/jam 412.0883 m/s

lbm.ft/lbf.s2

0.003288833 m 0.3288832642 cm
k, W/m.C
0.02624
0.03003
0.616863639 m
1 (W/m.K) =
1m = 3.28084 ft
1J = 0.000947817
1 ft = 0.0833333
1F = 255.928 K
1 jam = 3600 s
1J = 0.000947817 BTU
1 gr = 0.00220462 lb
1 ml = 3.53E-05 ft3
1L = 0.0353147 ft3
1 ml = 0.000001 m3
1 ft = 12 in
1 m2 = 10.7639 ft2

k (J/s.m.K) yi k (J/s.m.K)
0.0365977741 0.002009455 7.354157E-05
0.0267035585 4.105372E-11 1.09628E-12
0.0330197744 0.089758041 0.00296379
0.0312394794 0.809933323 0.025301895
0.0322071125 0.093622175 0.0030153
0.0246435973 0.004677006 0.000115258
0.1844112963 0.031469785

k (J/s.m.K) xi k (J/s.m.K)
0.3314619838 0.001088945 0.000360944
0.6812461596 0.998911055 0.68050432
0.680865264
2 + DT^3 + ET^4 (Cp = Joule/(mol K), T - K)
D E Cp (J/mol.K BM (kg/kmol) Cp (J/kg.K) yi Cp.yi
-7.1783E-08 1.8569E-11 38.4502291 17 2.2617781822 0.002009 0.004545
-1.7825E-08 3.6934E-12 34.25075523 18 1.9028197347 4.11E-11 7.81E-11
-3.2629E-08 8.8607E-12 30.14226822 32 0.9419458818 0.089758 0.084547
-4.3116E-09 2.5935E-13 29.25205075 28 1.0447160983 0.809933 0.84615
-3.7858E-08 9.1197E-12 30.11123618 30 1.0037078727 0.093622 0.093969
-8.2872E-08 2.4424E-11 40.67797884 46 0.8843038878 0.004677 0.004136
1.033348

^2 + DT^3 (Cp = Joule/(mol K), T - K)


D Cp (J/mol.K) BM (kg/kmol) Cp (J/kg.K) xi Cp.yi
-3.0208E-07 124.7443153 63 1.9800684966 0.0010889454 0.002156
5.3469E-07 76.21925461 18 4.2344030336 0.9989110546 4.229792
4.231948
ktor + luas penampang bawah reaktor

175 btu/h.ft2.F

304801.74372 kg/jam
672087.84491 lb/jam