Anda di halaman 1dari 5

Seminar Nasional dan Expo Teknik Elektro 2014 ISSN: 2088-9984

Pemanfaat Energi Surya untuk Menggerakan


Pompa Motor DC Yang Dikontrol Mikrokontroler
ATmega8535
I Wayan Arta Wijaya, Tjok Gede Indra Partha dan I GN Janardana
Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Udayana
Jimbaran Badung Bali
e-mail: artawijaya@ee.unud.ac.id

AbstrakKebutuhan utama bagi setiap makluk hidup, termasuk manusia adalah air. Diasumsikan kebutuhan
air perorang sebanyak 100-150 liter perhari. Untuk mengangkat air yang permukaannya di bawah tempat yang
dibutuhkan, diperlukan pompa untuk mengangkat air tersebut. Untuk menggerakan pompa dibutuhka energi
listrik. Sumber energi alternatif yang memiliki potensi di Indonesia adalah tenaga matahari.. Dalam penelitian
dirancang suatu sistem pengankat air menggunakan pompa motor DC yang dikontrol mikrokontroler atmega8535,
bertujuan untuk mengetahui efisiensi dan unjuk kerja dari panel surya di bebani pompa motor DC dan untuk
mengetahui debit air yang bisa diangkat selama sehari. Pada rancang bangun pompa air menggunakan motor DC
dengan sumber listrik tenaga surya menggunakan 4 buah modul panel surya. Pompa motor DC mengangkat air dari
pukul 11.00-15.00 dengan daya listrik antara 54.23 - 76.32 Watt. Debit air yang bisa diangkat oleh pompa motor DC
adalah sebanyak 8.478 liter/menit, dalam sehari air yang bisa diangkat sebanyak 2543.4 liter.

Kata kunci: panel surya, pompa DC, debit air

I. PENDAHULUAN bangun sistem pengangkatan air menggunakan motor


DC dengan sumber listrik tenaga surya untuk mengetahui
Salah satu sumber energi alternatif yang memiliki
debit air yang bisa diangkat selama sehari. Solarsel yang
potensi yang sangat besar di tanah air adalah energi surya
digunakan dalam penelitian ini, adalah berjenis Poly-
/ tenaga matahari. Tiap tahun matahari mengeluarkan
crystalline atau multi-crystalline (Si) yang berada di
energi sebesar 745 ribu triliun kWh energi matahari
laboratorium workshop Jurusan Teknik Elektro Fakultas
sampai ke bumi. Didukung oleh letak geografis Indonesia
Teknik Universitas Udayana. Karena keluaran dari solar
pada daerah khatulistiwa yang sangat potensial, yang
cell tidak stabil (konstan) dibuatlah suatu sistem control,
mengakibatkan intensitas radiasi matahari yang bisa
berupa regulator penyetabil tegangan agar motor DC
dimanfaatkan cukup merata sepanjang tahun. Berdasarkan
mendapatkan tegangan yang konstan sehingga motor
data penyinaran yang dihimpun dari 18 lokasi di Indonesia,
DC berkerja secara optimal. Bila pompa DC berkerja
sumber energi surya di Indonesia memiliki intensitas rata-
terus menerus hidup tanpa ada air yang diangkat, maka
rata sekitar 4.8 kWh/m2/hari dan provinsi Bali memiliki
pompa DC akan cepat mengalami kerusakan. Sehingga
intensitas rata-rata sebesar 5.263 kWh/m2/hari. Hal ini
di tambahkan sistem kontrol mikrokontroler atmega8535
sangat mungkin memanfaatkan energi matahari sebagai
pada pompa DC untuk mengontrol ketinggian air. Apabila
energi alternatif yang dapat digunakan bagi kehidupan
ketinggian air tidak memenuhi syarat maka pompa DC
manusia. Keunggulan energi matahari adalah bebas dari
tidak akan bekerja.
polusi, tersedia hampir dimana-mana dan terus menerus
sepanjang tahun. Adapun salah satu pemanfaatan energi
II. KAJIAN PUSTAKA
matahari adalah sebagai pembangkit listrik untuk
penggerak pompa air. A. Potensi Matahari
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Propinsi Bali
Indonesia merupakan daerah sekitar katulistiwa
tahun 2010 dengan jumlah penduduk di Bali sebanyak
dan daerah tropis dengan luas daratan hampir 2 juta Km2
3.146.999 jiwa dan jumlah penduduk di kabupaten
, dikaruniai penyinaran matahari lebih dari 6 jam sehari
Gianyar sebanyak 469.777 jiwa dengan kebutuhan air
atau 2.400 jam dalam setahun. Pada keadaan cuaca cerah
perorang di kabupaten Gianyar sebanyak 100-150 liter
permukaan bumi menerima sekitar 1000Wh/m2[2]
perhari[4]. Berdasarkan permasalahan yang muncul di
Pemanfaatan energi surya sebagai sumber
masyarakat, dibuatlah suatu penelitian tentang rancang
energi listrik di Indonesia ditargetkan akan mencapai 25

90
Seminar Nasional dan Expo Teknik Elektro 2014 ISSN: 2088-9984

MW pada tahun 2020. Selain untuk memenuhi listrik pompa. Oleh elemen pompa fluida ini akan didorong
pedesaan, energi surya diharapkan juga mampu berperan atau diberikan tekanan sehingga fluida akan mengalir ke
sebagai salah satu sumber energi alternatif di wilayah dalam saluran tekan (discharge) melalui lubang tekan[3]..
perkotaan, yang dimanfaatkan untuk lampu penerangan Klasifikasi Pompa menurut prinsip dan cara kerjanya
jalan, penyediaan listrik untuk rumah peribadahan, sarana dapat diklasifikasikan menjadi 2 yaitu pompa kerja positif
umum, sarana pelayanan kesehatan seperti rumah sakit, (positive displacement pump) dan pompa kerja dinamis
Puskesmas, Posyandu, dan Rumah Bersalin, Kantor (non positive displacement pump).
Pelayanan Umum Pemerintah, hingga untuk pompa air
(solar power supply for waterpump) yang digunakan 2. Jenis pompa berdasarkan letak penempatannya.
untuk pengairan irigasi atau sumber air bersih[6] . Berdasarkan letak penempatan pompa dapat dibedakan
menjadi 2 jenis yaitu: Pompa Turbin Vertikal (Vertical
B. Photovoltai[1] Turbine Pump) dan Pompa Benam (Submersible Pump)
Pompa benam merupakan pompa sentrifugal yang melekat
Photovoltaic (PV) adalah suatu sistem atau cara
ke motor listrik dan beroperasi terendam dalam air. Motor
langsung (direct) untuk mentransfer radiasi matahari atau
listrik dipasang satu poros dengan impeller. Kapasitas
energi cahaya menjadi energi listrik. Sistem photovoltaic
pompa ditentukan oleh lebarnya baling-baling impeller
bekerja dengan prinsip efek photovoltaic . Efek photovoltaic
dan tekanan ditentukan oleh jumlah impeller.
adalah fenomena dimana suatu sel photovoltaic dapat
menyerap energi cahaya dan merubahnya menjadi energi
listrik. Efek photovoltaic didefinisikan sebagai suatu D. Regulator
fenomena munculnya voltase listrik akibat kontak dua Regulator adalah rangkaian regulasi atau pengatur
elektroda yang dihubungkan dengan sistem padatan atau tegangan keluaran dari sebuah catu daya agar efek dari
cairan saat diexpose di bawah energi cahaya. Energi solar naik atau turunnya tegangan jala-jala tidak mempengaruhi
atau radiasi cahaya terdiri dari biasan foton-foton yang tegangan catu daya sehingga menjadi stabil.
memiliki tingkat energi yang berbeda-beda. Perbedaan
tingkat energi dari foton cahaya inilah yang akan E. Mikrokontroler ATmega8535[3]
menentukan panjang gelombang dari spektrum cahaya.
Mikrokontroler merupakan keseluruhan sistem
Foton yang terserap oleh sel PV inilah yang akan memicu
komputer yang dikemas menjadi sebuah chip di mana
timbulnya energi listrik. Ilustrasi mekanisme sel PV secara
di dalamnya sudah terdapat Mikroprosesor, I/O, Memori
sederhana ditunjukkan pada gambar 2.1 berikut ini:
bahkan ADC, berbeda dengan Mikroprosesor yang
berfungsi sebagai pemroses data.
Mikrokontroller AVR (Alf and Vegards Risc processor)
memiliki arsitektur 8 bit, dimana semua instruksi dikemas
dalam kode 16-bit dan sebagian besar instruksi dieksekusi
dalam 1 siklus clock atau dikenal dengan teknologi
RISC (Reduced Instruction Set Computing). Secara
umum, AVR dapat dikelompokan ke dalam 4 kelas, yaitu
keluarga AT90Sxx, keluarga ATMega dan AT86RFxx.
Gambar 2.1 Skema Sederhana Sistem Sel PV.
Pada dasarnya yang membedakan masing-masing adalah
kapasitas memori, peripheral dan fungsinya.

C. Pompa III. METODE PENELITIAN


Pompa adalah suatu alat yang berfungsi untuk
mengalirkan, memindahkan dan mensirkulasikan zat Analisis data dilakukan secara deskritif, dengan
cair incompressible dengan cara menaikan tekanan dan analisa perhitungan pada data yang diperoleh dengan
kecepatan dari suatu tempat ke tempat lain, atau dengan urutan sebagai berikut:
kata lain pompa adalah alat yang merubah energi mekanik 1. Menentukan jenis pompa DC berdasarkan debit
dari suatu alat penggerak (driver) menjadi energi potensial air yang bisa diangkat sesuai dengan kebutuhan yang di
yang berupa head, sehingga zat cair tersebut memiliki perlukan.
tekanan sesuai dengan head yang dimilikinya [3]. 2. Menentukan pemasangan dan jumlah panel surya
yang akan digunakan pada rancang bangun pompa air
1. Prinsip Kerja Pompa menggunakan motor DC dengan sumber listrik tenaga
Prinsip kerja pompa adalah menghisap dan melakukan surya
penekanan terhadap fluida. Pada sisi hisap pompa 3. Pengukuran debit air yang bisa diangkat oleh
(suction) elemen pompa akan menurunkan tekanan pompa DC
dalam ruang pompa sehingga akan terjadi perbedaan 4. Daya total yang dibutuhkan pada rancang bangun
tekanan antara ruang pompa dengan permukaan fluida pompa air menggunakan motor DC dengan sumber listrik
yang dihisap. Akibatnya fluida akan mengalir ke ruang tenaga surya

91
Seminar Nasional dan Expo Teknik Elektro 2014 ISSN: 2088-9984

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN B. Pengujian Dan Pembahasan Rancang Bangun Pompa
Air Menggunakan Motor DC Dengan Sumber Listrik
Tenaga Surya
Berisikan hasil pengukuran, perhitungan dan analisan
Pengujian dan pembahasan rancang bangun pompa
dari rancang bangun pompa air menggunakan motor DC
air menggunakan motor DC dengan sumber listrik tenaga
dengan sumber listrik tenaga surya.
surya memakai mikrocontroller ATmega8535 dilakukan
A. Rancang Bangun Pompa Air Menggunakan Motor dengan menguji tiap bagian yang dibuat meliputi:
DC Dengan Sumber Listrik Tenaga Surya Memakai 1. Pengujian Rangkaian Panel Surya
Mikrocontroller ATmega8535 2. Regulator 12 Volt
3. Regulator 5 Volt
Regulator 12 Volt Relay DC 12 Volt Pompa DC
10 Amp 10 Amp 12 Volt / 5Amp 4. LCD 16 x 2
5. Sensor Tegangan
Panel Surya
Regulator 12 Volt
Mikro 6. Water Level Control (WLC)
1.5 Amp Sensor Tegangan
Atmega 8535

Regulator 5 Volt
1. Pengujian Dan Pembahasan Panel Surya
1.5 Amp LCD Water Level Panel surya merupakan suatu komponen yang
LMB162AFC Control
digunakan untuk mengkonversi sinar matahari menjadi
energi listrik dengan cara melepaskan elektron bebas
Gambar 4.1 Diagram Blok Hardware
kedalam suatu atom. Rangkaian pengujian untuk tegangan
Pada gambar 4.1 dapat dijelaskan bahwa output dari dan arus panel surya dibebani dengan tahanan 1 ohm dapat
panel surya dibebani dengan regulator 12 Volt/10 Amp, dilihat pada gambar 4.3.
12 Volt/1.5 Amp, dan regulator 5 Volt/1.5 Amp. Regulator
12 Volt/10 Amp dibebani dengan pompa DC sedangkan
regulator 12 Volt/1.5 Amp dibebani dengan relay DC 12
volt yang nantinya digunakan sebagai driver relay pompa
DC atau digunakan sebagai saklar ON/OFF pada pompa
DC. Regulator 5 Volt/1.5 Amp dibebani dengan sensor
tegangan, LCD dan sensor ultrasonik pada Water Level
Gambar 4.3 Rangkaian Pengukuran Tegangan Panel Surya Dengan Beban 1
Control (WLC). Ohm

2. Regulator 12 Volt Yang Dibebani Dengan Pompa DC


Pompa DC merupakan alat yang digunakan untuk men
c d f
gangkat air dengan penggerak motor DC.

a b e c g

Gambar 4.4 Diagram Blok Regulator 12 Volt Yang Dibebani Dengan Pompa DC

i
3. Regulator 5 Volt Yang Dibebani Dengan Sistem
Control Mikrocontroller ATmega8535
Mikrocontroller ATmega8535 merupakan komponen
Gambar 4.2 Realisasi Alat
yang digunakan sebagai control dan pengolahan data pada
sistem rancang bangun pompa air menggunakan motor
Keterangan gambar: DC dengan sumber listrik tenaga surya.
a. Input panel surya
b. Rangkain regulator 12 Volt beban Pompa
c. Rangkain regulator 12 Volt dan regulator 5 Volt
d. Rangkain sensor tegangan
e. Rangkain relay 12 Volt
f. Rangkain mikrocontroller ATmega8535
g. Rangkain LCD 2x16
Gambar 4.5 Diagram Blok Pengukuran Tegangan Regulator 5 Volt Yang
h. Sensor ultrasonik Dibebani Dengan Mikrocontroller ATmega8535
i. Pompa DC 12 Volt/5 Amp

92
Seminar Nasional dan Expo Teknik Elektro 2014 ISSN: 2088-9984

4. Regulator 5 Volt Yang Dibebani Dengan Liquid sebagai indikator ketinggian air pada bak penampung dan
Cristal Display (LCD LMB162AFC) sebagai sensor pada relay untuk melakukan kerja ON/OFF
Liquid Cristal Display (LCD) merupakan komponen pada pompa DC. Diagram blok water level control (WLC)
yang digunakan untuk menampilkan data pada sistem dapat dilihat pada gambar 4.9.
rancang bangun pompa air menggunakan motor DC dengan
sumber listrik tenaga surya baik hasil pengukuran maupun
output sensor. Diagram blok pengukuran tegangan Liquid
Cristal Display (LCD) dapat dilihat pada gambar 6.

Gambar 4.6 Diagram Blok Pengukuran Tegangan Regulator 5 Volt Gambar 4.9 Diagram Blok Dari Water Level Control (WLC).
Yang Dibebani Dengan Liquid Cristal Display (LCD)
Berdasarkan gambar 4.9 diagram blok dari water
5. Pengujian dan Pembahasan ADC Dari Mikrokontroler level control (WLC), bahwa pada rangkaian water
ATmega8535 level control hanya menggunakan sistem pemancaran
Pengujian dan pembahasan ADC pada mikrokontroler gelombang ultrasonik yang nantinya dipantulkan kembali.
ATmega8535 digunakan pada pembacaan sensor tegangan. Hasil pantulan tersebut nantinya didapatkan jarak dari
Pengujian ini dilakukan agar sensor tegangan dapat permukaan air ke sensor ultrasonik. Jarak yang didapat
dipastikan bekerja dengan baik. Diagram blok pengujian nantinya digunakan sebagai penanda pompa bekerja atau
ADC dari Mikrokontroler ATmega8535 dapat dilihat pada tidak
gambar 7.
C. Analisa Rancang Bangun Pompa Air Menggunakan
LCD 2x16 Motor DC Dengan Sumber Listrik Tenaga Surya
LMB162AFC
Pada rancang bangun pompa air menggunakan
PBO1, PBO2,..PBO7 motor DC dengan sumber listrik tenaga surya memakai
+ Trimpot
- Variable Resistor Mikrocontroler
mikrocontroller ATmega8535 menggunakan 4 buah
ATmega8535 modul panel surya. Panel surya yang digunakan adalah
berjenis Poly-crystalline atau multi-crystalline (Si) yang
Multimeter
berada di laboratorium work shop Jurusan Teknik Elektro
Gambar 4.7 Diagram Blok Pengujian ADC Pada Mikrokontroler Fakultas Teknik Universitas Udayana. Pengukuran pada
ATmega8535 rancang bangun pompa air menggunakan motor DC
dengan sumber listrik tenaga surya dilakukan setiap 1 jam
6. Pengujian dan Pembahasan LCD LMB162AFC
sekali dari pukul 07.00-18.00 untuk mengetahui keluaran
LCD merupakan suatu komponen alat yang digunakan
dari panel surya dengan alat ukur Multimeter.
untuk menampilkan output dari hasil pengukuran dan
Panel surya dibebani dengan regulator 12 Volt/ 10 Amp,
pengujian komponen-komponen lainnya dalam bentuk
regulator 12 Volt/ 1.5 Amp dan regulator 5 Volt/ 1.5 Amp.
digital. LCD yang digunakan dalam penelitian rancang
Regulator 12 Volt/ 10 Amp menggunakan IC7812 dan 4
bangun pompa air menggunakan motor DC dengan sumber
buah transistor 2N3055 dengan output tegangan sebesar
listrik tenaga surya bertipe LMB162AFC. Diagram blok
11.73 Volt yang dibebani dengan pompa DC. Sedangkan
pada pengujian LCD dapat dilihat pada gambar 4.8.
regulator 12 Volt/ 1.5 Amp menggunakan IC7812 dengan
output tegangan sebesar 11.73 dan arus sebesar 1.278 Amp
LCD 2x16 dibebani dengan relay DC 12 Volt digunakan untuk driver
LMB162AFC relay pompa DC. Regulator 5 Volt/ 1.5 Amp menggunakan
PB0.PB1..PBO7 IC7805 dengan output tegangan 4.92 Volt dan arus 1.265
Amp.
Mikrocontroller
Regulator 5 Volt dibedani dengan microcontroller
ATmega8535
ATmega8535, LCD dan sensor ultrasonik HY- SRF05.
Gambar 4.8 Diagram blok Pengujian LCD Pada sistem control menggunakan mikrocontroller
ATmega8535, dengan kebutuhan tegangan sebesar
7. Pengujian dan Pembahasan Water Level Control
4.92 Volt dan arus sebesar 0.006 Amp jadi konsumsi
(WLC)
daya sebesar 0.0295 Watt. Pada LCD ditampilkan hasil
Water level control (WLC) merupakan suatu alat yang
pengukuran tegangan dari sensor tegangan dan jarak air ke
berfungsi untuk mengetahui ketinggian air pada suatu
sensor ultrasonik. Dengan konsumsi daya listrik sebesar
tempat. Water level control (WLC) disini digunakan
0.196 Watt, tegangan sebesar 4.90 Volt dan arus sebesar

93
Seminar Nasional dan Expo Teknik Elektro 2014 ISSN: 2088-9984

0.040 Amp. buah modul panel surya berjenis Poly-crystalline atau


Water level control (WLC) menggunakan sensor multi-crystalline (Si). Berdasarkan penelitian yang
ultrasonik jenis HY- SRF05 sebagai sensor pada penanda dilakukan selama 7 hari didapatkan daya maksimum
ketinggian air dengan jarak yang bisa di deteksi oleh dari 4 buah modul panel surya adalah sebesar 131.86
sensor ultrasonik HY- SRF05 adalah sejauh 300 cm Watt. Jadi dapat disimpulkan bahwa panel surya yang
dengan persentase kesalahan pengukuran sebesar 0.33% digunakan dapat dibebani dengan pompa DC.
sampai 0.66% atau sekitar 1-2 cm. Bak penampungan air 2. Debit air yang bisa diangkat oleh pompa DC adalah
(tandon) menggunakan drum dengan tinggi 90 cm dan sebanyak 8.478 liter/menit dengan delivery head
diameter 60 cm. sejauh 300 Cm. Jadi selama 1 jam pompa DC dapat
Berdasarkan hasil penelitian rancang bangun pompa mengangkat air sebanyak 508.68 liter. Karena pompa
air menggunakan motor DC dengan sumber listrik tenaga DC dapat bekerja secara maksimal selama 5 jam
surya diatas, pompa DC dapat bekerja ketika mendapatkan dengan kondisi cuaca cerah maka dalam sehari air
supply daya listrik sebesar 39.042-76.32 Watt (Tabel 4.5) yang bisa diangkat oleh pompa DC sebanyak 2543.4
dari pukul 09.00-16.00. Pompa DC dapat mengangkat air liter.
ketika mendapatkan supply daya listrik sebesar 54.23- 3. Total konsumsi daya listrik untuk rancang bangun
76.32 Watt pada pukul 11.00-15.00 dengan haed pompa pompa air menggunakan motor DC dengan sumber
setinggi 300 cm. Pompa DC akan dapat mengangkat air listrik tenaga surya memakai mikrocontroller
apabila daya yang dibutuhkan oleh pompa DC terpenuhi ATmega8535 adalah sebesar 61.128 Watt.
dengan tegangan maksimum sebesar 12 Volt. Aplikasi
pompa DC digunakan pada saat musim kemarau dengan B. Saran
pemakaian pada pagi hingga sore hari dengan sistem
1. Apabila ingin sistem rancang bangun pompa air
tendon yang nantinya air yang ditampung pada tendon
menggunakan motor DC dengan sumber listrik tenaga
dapat digunakan pada malam hari sedangkan untuk
surya bekerja pada malam hari maka perlu ditambahkan
malam hari sistem pompa DC tidak dapat bekerja.
sumber penyimpan energi listrik (Baterai) yang
Total konsumsi daya listrik untuk rancang bangun
nantinya bisa digunakan untuk back up sistem pada
pompa air menggunakan motor DC dengan sumber listrik
malam hari
tenaga surya memakai mikrocontroller ATmega8535
2. Untuk mendapatkan Maksimum peak sun hour per day
adalah sebesar 61.128 Watt. Debit air yang bisa diangkat
dari panel surya perlu ditambahkan tracker pada sistem
oleh pompa DC adalah sebanyak 8.478 liter/menit jadi
rancang bangun pompa air menggunakan motor DC
selama 1 jam pompa DC dapat mengangkat air sebanyak
dengan sumber listrik tenaga surya
508.68 liter. Karena pompa DC dapat bekerja secara
maksimal selama 5 jam maka dalam sehari air yang
bisa diangkat oleh pompa DC sebanyak 2543.4 liter. Referensi
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Propinsi Bali tahun
[1] Messenger, R A., Ventre, J. 2004. Photovoltaic Systems
2010 dengan jumlah penduduk di Bali sebanyak 3.146.999 Engineering Second Edition. CRC Press LLC
jiwa dan jumlah penduduk di kabupaten Gianyar sebanyak
[2] Damastuti, A,P, 2011. Pembangkit Listrik Tenaga Surya, http://
469.777 jiwa maka dapat diasumsikan kebutuhan air www.panelsurya.com (diakses pada 5 April 2012)
perorang di kabupaten Gianyar sebanyak 100-150 liter
[3] Sularso. 2004. Pompa Dan Komperesor : Pemilihan, Pemakaian
perhari (Standar kebutuhan air domestik dari Departemen Dan Pemeliharaan. Bandung: PT Pradnya Paramita.
Pemukiman dan Prasarana Wilayah tahun 2003 dan SNI
[4] Wardana Lingga. 2006. Belajar Sendiri Mikrokontroler AVR
tahun 2002). Karena kebutuhan air perorang sebanyak
Seri ATMega8535 Simulasi, Hardware dan Aplikasi. Yogyakarta
100-150 liter/hari maka dengan untuk rancang bangun : Andi.
pompa air menggunakan motor DC dengan sumber listrik
[5] .2010. Luas Wilayah, Jumlah Rumah Tangga, dan Jumlah
tenaga surya sudah dapat memenuhi kebutuhan untuk 15 Penduduk Hasil Sensus Penduduk Menurut Kabupaten/Kota di
orang dalam satu kepala keluarga (KK). Bali. http://bali.bps.go.id/bali2.rss (diakses pada 10/1/2012)
[6] . 2009. Kinerja Sektor ESDM Tahun 2009. Http: //www.
V. KESIMPULAN isdm.go.id. Minggu, 31 Januari 2012.

A. Kesimpulan
1. Pada rancang bangun pompa air menggunakan motor
DC dengan sumber listrik tenaga surya menggunakan 4

94