Anda di halaman 1dari 1
KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP REPUBLIK INDONESIA JALAN DL PARIAITAN, KEBON NANAS. JAKARTA 13410, INDONESIA + KOTAK POS 7777 JAT 13000 TELEFON :021-8527148, 8580067-69 (OPERATOR) - FAKSIMILE 021-8519147 « SITUS: ww menth goid Nomer = B-62S! /Dep.IVILHAPDAL/O5/2013. 30 Mei 2013 Sifat : Biasa Hal > Klarifikasi Terkait Limbah Botol Infus Bekas Yth: Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Kementerian Kesehatan Di Tempat Menindaklanjuti berbagai masukan dan permintaan Klarifikas! dari pelaksanaan pengelolaan limbah yang berasal dari kegialan rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya pemanfaatan kembali (daur ulang) limbah botol infus bekas, maka bersama ini dapat disampaikan beberapa hal sebagai berikut: 1. Limbah botol infus bekas yang berasal dari infus makanan dan/atau obat dapat dilakukan pemanfaatan kembali (daur ulang) dan dinyatakan sebagai limbah non&3 dengan syarat: a. Telah dilakukan disinfeksi kimiawi dan/atau termal dan dicacah; dan b. Tidak dilakukan pemanfaatan kembali (daur ulang) untuk produk yang dikonsumsi. 2. Dalam hal ketentuan sebagaimana dimaksud pada angka 1 di alas tidak dapat dipenuhi, pengelolaan limbah botol infus bekas wajib dilakukan sesuai ketentuan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun. Demikian disampaikan, atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih. Deputi Bidang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun, Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, dan Sampal Dra. Masnellyarti Hilman, Mi NIP, 19530626 198103 2 001 Tembusan: 7. Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia (sebagai laporan); 2. Menteri Kesehatan Republik Indonesia.