Anda di halaman 1dari 6

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

DAN RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)

KEGIATAN : PEMELIHARAAN RUTIN JEMBATAN

PROVINSI : SULAWESI TENGGARA

Tahun Anggaran 2018

K E M E N T E R I AN P E K E R J A AN U M UM D AN P E R U M AH AN R AK Y AT
DI REK TO R AT J END ER AL BI N A M ARG A
PELAKSANAAN JALAN NASIONAL WILAYAH I (BARAT)
PROVINSI SULAWESI TENGGARA
KERANGKA ACUAN KERJA/TERM OF REFERENCE
KELUARAN (OUTPUT) KEGIATAN TA 2018

Kementerian Negara/Lembaga : Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat


Unit Eselon I : Direktorat Jenderal Bina Marga Balai Pelaksanaan
Jalan Nasional XIV Palu
Unit Eselon II : Direktorat Preservasi dan Direktorat Jembatan
Program : Penyelenggaraan Jalan
Hasil (Outcome) : Meningkatnya Dukungan Penyelenggaraan Jalan
Kegiatan : Paket Pemeliharaan Rutin Jembatan
Indikator Kinerja Kegiatan : Paket Pemeliharaan Rutin Jembatan, yang dikerjakan
jembatan 4.486,90 m
Jenis Keluaran (Output) : Pemeliharaan rutin jalan, Rekontruksi Jalan
Pemeliharaan rutin jembatan, Pemeliharaan berkala
jembatan, Rehabilitasi jembatan
Volume Keluaran (Output) : jembatan 4.486,90 m
Satuan Ukur Keluaran (Output) : Kilometer dan Meter

A. LATAR BELAKANG
I. Dasar Hukum
1. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang jalan;
2. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2017 tentang jasa
kontruksi;
3. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik
Indonesia Nomor : 28/PRT/M/2016 tentang Pedoman Analisis Harga Satuan
Pekerjaan Bidang Pekerjaan Umum;
4. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2015 tentang
Perubahan Keempat atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang
Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah;
5. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik
Indonesia Nomor : 31/PRT/M/2015 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan
Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 07/PRT/M/2011 tentang Standar dan
Pedoman Pengadaan Pekerjaan Konstruksi dan Jasa Konsultasi;
6. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 04/PRT/M/2013 tentang Sistem
Manajemen Mutu;
7. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2006 tentang
Jalan;

II. Gambaran Umum


Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat mempunyai wewenang dan bertanggung jawab dalam pembinaan sarana
transportasi jalan darat yang berstatus Lokal, Provinsi maupun Nasional. Melalui
sumber dana APBN MurniTahun Anggaran 2018 beberapa ruas jalan yang
terdapat di Provinsi SULAWESI TENGGARA akan mendapat penanganan untuk
Pembangunan dan Preservasi Jembatan.
Direktorat Jenderal Bina Marga memandang perlu meningkatkan efesiensi dari
sub sektor jalan dan Jembatan yang berkaitan dengan transportasi dan
penggunaan jalan.
Kegiatan pembangunan bertujuan :
Untuk lebih memudahkan dan meningkatkan pengangkutan pada ruas yang
ada di Provinsi tersebut.
Lebih melancarkan dan memudahkan hubungan lalu lintas antar Provinsi.

III. Keterkaitan Program dengan Kegiatan

Paket Pemeliharaan Rutin Jembatan, yang dikerjakan sepanjang Jalan 61,61 km


dan jembatan 521,70 m. Kondisi umum ruas jalan sedang dengan lalu lintas
tinggi.Topografi wilayah berada di dataran rendah daerah perkotaan dan
kabupaten.Pemeliharaan Rutin Jembatan ini ditujukan untuk mengurai kepadatan
lalulintas di jalur lintas tengahdan selatan Provinsi SULAWESI TENGGARA, jalur
lintas tengah tersebut merupakan jalur utama yang berada di Provinsi SULAWESI
TENGGARA menuju Provinsi Jawa Barat, sehingga frekuensi kendaraan berat
maupun ringan yang melintas akan semakin tinggi.

B. KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN


I. Uraian Kegiatan dan Keluaran
Paket Pemeliharaan Rutin Jembatanmerupakan kegiatan Satuan Kerja
Pelaksanaan Jalan Nasional WILAYAH I (BARAT) Provinsi SULAWESI
TENGGARA yang dilaksanakan Tahun 2018 melalui sumber pembiayaan
APBN. Kegiatan ini menghasilkan keluaran output Pemeliharaan Rutin
Jembatan 4.486,90 m.
II. Indikator Kinerja
Indikator kinerja dari kegiatan Paket Pemeliharaan Rutin Jembatanadalah
Pemeliharaan rutin jalan, Rekontruksi Jalan, Pemeliharaan rutin jembatan,
Pemeliharaan berkala jembatan, Rehabilitasi jembatan.

III. Batasan Kegiatan


Paket Pemeliharaan Rutin Jembatandiperlukan untuk:
a. Mendukung Pengembangan Kawasan Strategis dan Kawasan andalan
dalam Rencana Tata Ruang Provinsi SULAWESI TENGGARA.
b. Memperlancar arus orang dan barang
c. Memperpendek jarak angkut barang dan orang
d. Meningkatkan perekonomian masyarakat Provinsi SULAWESI
TENGGARA

C. MAKSUD DAN TUJUAN


I. Maksud Kegiatan
Terwujudnya sistem jaringan jalan dan jembatan yang andal, terpadu dan
berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan
sosial.
II. Tujuan Kegiatan
Paket Pemeliharaan Rutin Jembatanberperan dalam mendukung dan
meningkatkan daya saing logistik dan mobilitas antar moda untuk mendukung
pertumbuhan ekonomi serta pembangunan prasarana infrastruktur yang
berperan strategis dan penting dalam mengakomodasi pergerakan
masyarakat dan komoditas wilayah.

D. Indikator Keluaran, Volume dan Satuan Ukur


I. Indikator Keluaran
Indikator Keluaran Paket Pemeliharaan Rutin Jembatan:
E. Lingkup Pekerjaan dan Tahap Pelaksanaan Kegiatan
I. Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan Paket Pemeliharaan Rutin Jembatanmeliputi pekerjaan sebagai
berikut :
1. Mobilisasi
2. Drainase
3. Pekerjaan Tanah
4. Pelebaran Perkerasan dan Bahu Jalan
5. Pekerasan Berbutir dan Perkerasan Beton Semen
6. Perkerasan Aspal
7. Struktur
8. Pengembalian Kondisi dan Pekerjaan Minor
9. Pekerjaan Harian
10. Pemeliharaan Kinerja Jalan
11. Pemeliharaan Kinerja Jembatan
F. TEMPAT PELAKSANAAN KEGIATAN
Paket Pemeliharaan Rutin Jembatan berlokasi di jalur lintas Timur Provinsi SULAWESI
TENGGARA

G. PELAKSANA DAN PENANGGUNG JAWAB KEGIATAN


I. Pelaksana Kegiatan
Kegiatan Paket Pemeliharaan Rutin Jembatan dilaksanakan oleh Pejabat Satker
PJN Wil I Prov. Sultra.
II. Penanggung Jawab Kegiatan
Pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan Paket Pemeliharaan
Rutin JembatanJalan Nasional Provinsi SULAWESI TENGGARA adalah Satuan
Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional WILAYAH I (BARAT) Jalan Nasional Provinsi
SULAWESI TENGGARA.
III. Penerima Manfaat
Penerima manfaat adalah masyarakat pengguna jalan yang melalui Provinsi
SULAWESI TENGGARA.
H. JADWAL KEGIATAN
I. Waktu Pelaksanaan Kegiatan
Waktu pelaksanaan yang dibutuhkan adalah 12 (Dua Belas) bulan yang
dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2018.

II. Matriks Pelaksanaan Kegiatan


TAHAPAN
TAHAPAN KEGIATAN PENANGANAN
2018
Mobilisasi V
Drainase, Pekerjaan Tanah V
Pelebaran Perkerasan dan Bahu Jalan V
Perkerasan Berbutir dan Perkerasan Beton Semen V
Perkerasan Aspal dan Struktur V
Pengembalian Kondisi dan Pekerjaan Minor V
Pemeliharaan Kinerja Jalan V
Pemeliharaan Kinerja Jembatan, V
Pengembalian Kondisi dan Pekerjaan Minor, Pekerjaan V
Harian, Pemeliharaan Kinerja Jalan, Pemeliharaan Kinerja
Jembatan

I. BIAYA
Untuk pelaksanaan kegiatan ini diperlukan biaya sebesar Rp. 4.088.340.000 (Empat
milyar delapan puluh delapan juta tiga ratus empat puluh ribu rupiah) termasuk PPN,
sumber dana APBN TA. 2018.
Satker PJN Wil I (Barat)
Prov. Sulawesi Tenggara

Ir. SYAIFUL RIJAL, MSI


Nip . 19640314 195301 1 011