Anda di halaman 1dari 9

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah : CSC Bintang Harapan Homeschooling

Kelas / Semester : IX ( Sembilan ) / I

Mata Pelajaran : IPA (FISIKA)

1) Standar Kompetensi : 1. Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya


dalam kehidupan sehari-hari.
2) Kompetensi Dasar : 1.2 Menganalisis perrcobaan listrik dinamis dalam
suatu rangkaian serta penerapannya dalam kehidupan
sehari-hari.
3) Indikator :Mendeskripsikan konsep arus listrik dan beda
potensial listrik.

4) Tujuan Pembelajaran :
Melalui diskusi siswa dapat membedakan jenis
alat ukur listrik.
Melalui diskusi siswa dapat menyebutkan
fungsi alat ukur listrik.
Melalui demostrasi siswa dapat menjelaskan
cara mengukur kuat arus listrik.
Melalui demonstrasi siswa dapat menjelaskan
cara mengukur tegangan listrik.
Melalui diskusi siswa dapat menuliskan
definisi kuat arus dengan benar.

5) Materi Ajar : Listrik Dinamis

PETA KONSEP

Alat ukur
listrik
1
contohnya

Ampermeter Voltmeter Ohmmeter

dipasang secara dipasang secara dipasang secara

Paralel pada
Seri pada hambatan
Paralel pada
rangkaian yang diukur
rangkaian
listrik
listrik

6) Alokasi Waktu : 2 JP (2 x 45 menit)


7) Model dan Metode Pembelajaran
a. Model : Direct Instruction (Pembelajaran Langsung)
b. Metode : - Demonstrasi
- Diskusi kelompok
- Eksperimen

8) Kegiatan Pembelajaran
a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
Fase Menyampaikan Tujuan Dan Mempersiapkan Siswa
1. Guru memotivasi siswa dengan cara memberikan pertanyaan Mengapa burung yang
berdiri dikabel yang bertegangan tinggi tidak tersengat listrik? (karena arus listrik
mengalir melalui kawat bertegangan dan kedua telapak kaki burung. Tetapi kedua telapak
kakiburung pada tegangan yang sama maka tidak dilalui arus listrik).
2. Guru melanjutkan pertanyaan Manakah yang lebih terang, dua lampu yang terangkai
secara seri atau secara parallel?( terangkai secara paralel karena tegangannya sama
semua )
3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
setelah pembelajaran diharapkan siswa dapat mengetahui arus listrik dan mengenal alat
ukur listrik serta cara membacanya.

2
b. Kegiatan Inti (70 menit)
Fase mengorganisasikan siswa kedalam kelompok-kelompok belajar
1) Guru membagi siswa secara berkelompok. Ada 8 kelompok
2) Guru membagikan LKS kepada masing-masing kelompok
3) Guru meminta masing-masing kelompok mengisi LKS tersebut

Fase mendemonstrasikan pemahaman dan keterampilan

1) Guru menampilkan gambar Amperemeter dan cara memperoleh hasil pengukuran.


2) Untuk mengukur kuat arus amperemeter dipasang secara seri kedalam suatu rangkaian
listrik seperti gambar berikut.

Pada rangkaian di atas dapat dilihat kuar arus listrik yang mengalir sebesar 0,9 A.
3) Guru menampilkan gambar voltmeter dan cara memperoleh hasil pengukuran.
4) Untuk mengukur beda potensial listrik voltmeter drangkai secara parallel kedalam suatu
rangkaian lihat seperti gambar berikut.

5) Pada rangakain diatas dapat dilihat besar beda potensial rangkaian listrik tersebut adalah
9V.

Fase Mengecek Pemahaman dan Memberikan Umpan Balik

1) Guru mengajukan pertanyaan Sebutkan beda alat ukur listrik ampermeter dan
voltmeter!
2) Guru mengajukan pertanyaan Sebutkan fungsi ampermeter dan voltmeter!

3
3) Guru menampilkan suatu rangkaian listrik dan amperemeter. Setiap kelompok diminta
untuk mengukur kuat arus rangkaian tersebut.
4) Guru menampilkan suatu rangkaian listrik dan voltmeter. Setiap kelompok diminta untuk
mengukur beda potensial listrik pada rangkaian tersebut.
5) Guru mengajukan pertanyaan apa yang dimaksud dengan arus listrik?

c. Kegiatan Penutup ( 10 menit)


Fase Memberikan Latihan Dan Penerapan Konsep

1) Guru membimbing siswa merangkum pelajaran yang telah dipelajari


2) Guru memberikan tugas rumah

9) Penilaian Hasil Belajar


a. Teknik Penilaian : Tes Uraian
b. Bentuk Instrumen : Uraian, Isian singkat
c. Instrumen Penilaian
Skor Penilaian Kerja Kelompok

Aspek Penilaian
No. Kelompok Jumlah
A B C
1
2
3

Aspek yang dinilai :


A = Ketepatan Jawaban
B = Keaktifan siswa dalam Kelompok
C = Kerjasama antar anggota kelompok
Kriteria Skor
3 = Baik
2 = Cukup Baik
1 = Kurang Baik

PENERAPAN DAN PEMAHAMAN KONSEP AKADEMIS


1. Dari gambar di bawah ini alat ini di gunakan untuk mengukur apa? Dan sebutkan fungsi alat ukur
listrik tersebut!

4
2. Gambarkan rangkaian cara mengukur arus listrik dan beda potensial pada lampu (hambatan) secara
bersamaan, pada rangkaian berikut!

3. Apa yang dimaksud dengan arus listrik?


KUNCI JAWABAN DAN PENSKORAN

NO. Kunci Jawaban Skor


1. Ampermeter, yang dipasang secara seri pada rangkaian listrik yang akan diukur arusnya. 3
Jadi fungsinya untuk mengukur arus listrik.
2. 5

3. Arus listrik adalah gerakan muatan-muatan listrik dalam suatu rangkaian listrik. 2

5
PENUGASAN (PR)

1. Alat yang tepat untuk mengukur kuat arus listrik adalah. . . . . .

2. Perhatikan gambar di bawah! Sebutkan fungsi alat ukur listrik tersebut!.

3. Hasil pengukuran yang ditunjukkan Voltmeter berikut adalah ....

4. Apakah satuan dari tegangan?

KUNCI JAWABAN DAN SKOR PENILAIAN


NO. Kunci Jawaban Skor
1. Ampermeter 2
2. Fungsinya untuk mengukur arus listrik 2
3. 4

4. Volt (v) 2

6
10) Alat / Bahan dan Sumber Belajar
1. Alat / Bahan : a. ampermeter
b. Voltmeter
c. Gambar ampermeter
d. Gambar voltmeter
2. Sumber Belajar : - Mangunwiyoto , Widagdo ; Pokok-pokok
Fisika Jilid 3 ; Penerbit Erlangga

LEMBAR KERJA SISWA

7
Kelompok :

Nama Ketua :

Nama Anggota :

I. Tujuan : Membedakan jenis alat ukur listrik.


Menyebutkan fungsi alat ukur listrik.
Menjelaskan cara mengukur kuat arus listrik.
Menjelaskan cara mengukur tegangan listrik.
Menuliskan definisi kuat arus dengan benar.

II. Dasar Teori

Ampermeter merupakan alat untuk mengukur arus listrik. Bagian terpenting dari
Ampermeter adalah galvanometer. Galvanometer bekerja dengan prinsip gaya antara medan
magnet dan kumparan berarus. Galvanometer dapat digunakan langsung untuk mengukur kuat
arus searah yang kecil. Semakin besar arus yang melewati kumparan semakin besar simpangan
pada galvanometer. Cara kerja galvanometer ini akan dibahas lebih lanjut pada saat Anda
mempelajari medan magnetik di kelas XII jurusan IPA. Ampermeter terdiri dari galvanometer
yang dihubungkan paralel dengan resistor yang mempunyai hambatan rendah. Tujuannya adalah
untuk menaikan batas ukur ampermeter. Hasil pengukuran akan dapat terbaca pada skala yang
ada pada ampermeter. Ampermeter di pasang secara seri pada rangkaian listrik yang akan diukur
arus listriknya.
Voltmeter adalah alat untuk mengukur tegangan listrik atau beda potensial antara dua titik.
Voltmeter juga menggunakan galvanometer yang dihubungkan seri dengan resistor. Coba Anda
bedakan dengan Ampermeter!

Beda antara Voltmeter dengan Ampermeter adalah sebagai berikut:


a. Ampermeter merupakan galvanometer yang dirangkai dengan hambatan shunt secara seri
Voltmeter secara paralel.
b. Hambatan Shunt yang dipasang pada Ampermeter nilainya kecil sedangkan pada Voltmeter
sangat besar.

Menggunakan Voltmeter berbeda dengan menggunakan Ampermeter, dalam menggunakan


Voltmeter harus dipasang paralel pada kedua ujung yang akan dicari beda tegangannya.

8
III. Diskusikan pertanyaan dengankelompok masing-masing dan jawablah pertanyaan berikut
dengan benar.

1. Dari gambar berikut jelaskan fungsi alat listrik tersebut!

2. Jelaskan tentang alat ukur listrik ampermeter dan voltmeter dan cara menggunakannya!
3. Tentukan hasil pengukuran yang ditunjukkan oleh ampermeter berikut ini!