Anda di halaman 1dari 12

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

1) Identitas Mata Pelajaran


Satuan Pendidikan : SMP
Kelas : IX
Semester : Genap
Program : IPA
Mata Pelajaran : Fisika
Jumlah Pertemuan : 1 x Pertemuan
2) Standar Kompetensi : Memahami konsep kemagnetan dan penerapannya dalam
kehidupan sehari-hari

3) Kompetensi Dasar : Menyelidiki gejala kemagnetan dan cara membuat magnet.

4) Indikator : 1. Menunjukkan sifat kutub magnet


2. Mendemonstrasikan cara membuat magnet dan cara
menghilangkan sifat kemagnetan

5) Tujuan Pembelajaran :
Melalui percobaan, siswa dapat menunjukkan sifat-sifat
magnet.
Melalui percobaan, siswa dapat mendemonstrasikan cara
membuat magnet dan menghilangkan sifat kemagnetan.
Melalui diskusi kelompok, siswa dapat memaparkan teori
kemagnetan Bumi.
Melalui percobaan, siswa dapat menjelaskan sifat medan
magnetik secara kualitatif di sekitar kawat berarus listrik.
Melalui percobaan dan diskusi kelompok, siswa dapat
menemukan penggunakaan gaya Lorentz pada beberapa
alat listrik sehari-hari.

6) Materi Ajar : KEMAGNETAN


PETA KONSEP

Kemagnetan

Membahas

Sifat Kutub Sifat Magnet Teori Medan


Magnet Bahan Kemagnetan Magnet
Bumi

Cara membuat magnet Aplikasi

1. Menggosok
2. Aliran Arus
Listrik
3. Induksi Alat dengan
prinsip
elektromagnetik

1. Feromagnetik
1. Tarik-menarik
2. Paramagnetik
2. Tolak-menolak
3. Diamagnetik

Cara Gaya Lorentz dan


menghilangkan penggunaannya
sifat magnet
7) Alokasi Waktu : 2 JP (2 x 35 menit)
8) Model dan Metode Pembelajaran
a. Model : Pembelajaran Contekstual
b. Metode : - Diskusi informasi
- Demonstasi
- Percobaan

9) Kegiatan Pembelajaran

a. Kegiatan Pendahuluan ( 10 menit )


Fase Menyampaikan Tujuan Dan Mempersiapkan Siswa
1. Guru memotivasi siswa dengan cara memberikan pertanyaan Pernahkah kalian
melihat magnet batang? ( Pernah ). Guru melanjutkan pertanyaan Ada berapa kutub
pada magnet batang? ( dua ).
2. Guru melanjutkan pertanyaan tanpa membenarkan pertanyaan sebelumnya Apakah
yang terjadi jika kutub U didekatkan kutub S? ( Adanya gaya tarik menari antara
kutub yang tidak senama ).
3. Guru melanjutkan pertanyaan tanpa membenarkan pertanyaan sebelumnya Apakah
kita dapat membuat magnet? ( dapat ). Ada berapa cara membuat magnet? ( ada
tiga, yaitu cara sentuhan, induksi magntik dan menggunakan arus listrik ).

b. Kegiatan Inti ( 50 menit)


Fase Mendemonstrasikan Pengetahuan Dan Keterampilan
1. Guru menampilkan magnet kemudian menyebutkan bagian-bagian yang ditunjukkan.
2. Guru menjelaskan sifat-sifat magnet dan cara membuat magnet.

a. Cara Membuat magnet


Cara Sentuhan.
Cara membuat magnet yang paling sederhana adalah menyentuhkan besi atau
baja dengan magnet batang. Besi merupakan bahan yang akan dibuat menjadi
magnet. Sementara magnet batang merupakan magnet permanen ( tetap ).
Batang besi disentuh atau digosok dengan magnet permanen dari ujung ke
ujung. Penggosokan ini dilakukan dalam satu arah secara berulang-ulang.
Gambar membuat magnet dengan cara sentuhan.
Induksi Magnetik dapat juga dihasilkan dengan cara mendekatkan besi atau
baja (tanpa disentuhkan) kemagnet batang yang kuat. Cara ini disebut induksi
magnet.
Gambar membuat magnet dengan cara Induksi.

Menggunakan Arus Listrik


Kita dapat membuat magnet dengan melilitkan kabel tanpa isolasi ( misalnya
kawat tembaga ) pada paku, kemudian ujung-ujung kabel dihubungkan ke
kutub-kutub baterai. Selama arus listrik mengalir, paku dapat menerima
paku-paku kecil. Tetapi, bila arus listrik diputuskan maka paku-paku kecil
akan jatuh. Pembuatan magnet dengan cara ini disebut elektromagnet.
Gambar membuat magnet dengan cara Aliran Listrik.

b. Sifat-sifat magnet
Tarik menarik apabila didekatkan dua buah magnet yang tidak sejenis.
Tolak menolak apabila didekatkan dua buah magnet yang sejenis.

Fase Mengorganisasikan Siswa Ke Dalam Kelompok-kelompok Belajar

3. Guru membagikan siswa secara berkelompok. Dengan anggota antara 4-5 siswa.
4. Guru membagikan LKS kepada masing-masing kelompok.
5. Guru meminta masing-masing kelompok melengkapi tabel menjawab pertanyaan
pada LKS.

Fase Mengecek pemahaman Dan Memberikan Umpan Balik.


6. Guru menampilkan magnet batang, kawat besi dan paku baja untuk membuat magnet.
7. Guru mengajukan pertanyaan Bagaimana hasil dari pembuatan magnet?
8. Guru bersama-sama peserta didik mendiskusikan hasil tentang proses pembentukan
kemagnetan yang benar.
c. Kegiatan Penutup ( 10 menit )
Fase Memberikan Latihan Dan Penerapan Konsep.
1. Membimbing siswa merangkum pelajaran dan membuat peta konsep. Siswa
diminta mengisi kotak yang masih kosong.

Kemagnetan

Membahas

Sifat Kutub Sifat Magnet Teori Medan


Magnet Bahan Kemagnetan Magnet
Bumi

Cara membuat magnet Aplikasi

4. Menggosok
5. Aliran Arus
Listrik
6. Induksi Alat dengan
prinsip
elektromagnetik

4. Feromagnetik
3. Tarik-menarik
5. Paramagnetik
4. Tolak-menolak
6. Diamagnetik

Cara Gaya Lorentz dan


menghilangkan penggunaannya
sifat magnet

2. Guru memberikan tugas rumah.


10) Penilaian Hasil Belajar
a. Teknik Penilaian : Tes Harian
b. Bentuk instrumen : Tes uraian dan Tes tertulis
c. Instrumen Penilaian

- Skor Penilaian Kerja Kelompok


No Kelompok Aspek Jumlah
Penilaian
A B C
1
2

Aspek yang dinilai :

A = Ketepatan jawaban

B = Kreatifan siswa dalam kelompok

C = Kerjasama antar anggota kelompok

Kriteria Skor

3 = Baik

2 = Cukup Baik

1 = Kurang Baik

Nilai = 10

- Penerapan dan pemahaman konsep akademis


1. Jodohkan kedua magnet sesuai gambar !

Fungsi Sajian Gambar Nama alat


Menentukan sifat kutub utara dan selatan

Gambar 1 Gambar 2

Apa yang terjadi pada Gambar 1 dan Gambar 2? Jelaskan.!


2. Bagaimana cara membuat magnet?
3. Apakah bukti bahwa Bumi bersifat sebagai magnet?
4. Bagaimana cara menghilangkan sifat magnet?
5. Faktor apa yang dapat menimbulkan gaya Lorenz?

Kunci jawaban dan penskoran

No Kunci jawaban Skor


1 Pada Gambar 1, Kutubtidaksenama
akantarikmenarik. 3
Gambar 2, Kutubsenama
akantolakmenolak.
2 1. Cara Sentuhan (digosokan)
2. Induksi Magnetik 3
3. Menggunakan Arus Listrik
3 Jarum kompas selalu menunjuk arah utara
dan selatan disebabkan tertarik oleh kutub
selatan dan kutub utara bumi. Kutub utara 3
kompas tertarik oleh kutub selatan magnet
bumi yang berada disekitar kutub utara
bumi. Sedangkan kutub selatan jarum
kompas tertarik oleh kutub utara magnet
Bumi yang terdapat di sekitar kutub selatan
Bumi.
4 1. Dibakar
2. Dipukul-pukul 3
3. Menyimpan magnet dengan menyatukan
kutub senama, misalnya kutub U dan
kutub U, kutub S dan kutub S.
5 Jika sebuah penghantar yang dialiri arus
listrik berada dalam daerah medan 3
magnetik, penghantar itu akan mengalami
gaya magnetik.


Nilai = 10

- Penugasan ( PR )
a. Mengapa besi dan baja disebut benda magnet, sedangkan plastik dan kaca
disebut benda bukan magnet?
b. Apa yang dimaksud dengan medan magnetik dan garis gaya magnetik?
Kunci jawaban dan penskoran

No Kunci jawaban Skor


1 Benda-benda seperti besi, baja, nikel, dan
kobalt disebut benda magnet. Benda-benda
tersebut ditarik dengan kuat oleh magnet.
Selain itu dapat dengan mudah dibuat
menjadi magnet. Hal ini berbeda dengan 3
benda seperti plastik yang sama sekali tidak
ditarik oleh magnet. Benda yang tidak
ditarik oleh magnet disebut benda bukan
magnet. Benda bukan magnet sangat susah
dan bahkan tidak bisa dibuat menjadi
magnet.
2 Medan magnet adalah ruangan di sekitar
kutub magnet, yang gaya tarik atau gaya
tolaknya masih dirasakan oleh magnet lain.
Sedangkan garis gaya magnetik adalah garis
khayal yang keluar dari kutub utara magnet
dan masuk di kutub selatan magnet. Garis- 3
garis ini berfungsi untuk membantu
memvisualisasikan medan magnet yang ada
disekitar magnet. Bila kita letakkan magnet
batang pada serbuk besi, maka akan
terbentuk pola-pola garis yang mengarah
dari utara ke selatan. Selanjutnya disepakati
bahwa garis-garis gaya magnet keluar dari
kutub utara dan masuk di kutub selatan.


Nilai = 10

11) Alat / Bahan dan Sumber Belajar


1. Alat / Bahan : Magnet Batang
2. Sumber Belajar :
IPA Terpadu untuk Kelas IX Tim Abdi Guru, halaman
116).
Sear and Zemansky.2003.FISIKA UNIVERSITAS.Jilid
2.Edisi kesepuluh.Alih bahasa Pantur
Silaban.Jakarta:Erlangga.
LEMBAR KERJA SISWA

KEMAGNETAN
Kelompok :

Nama :

Nama anggota :

I. Tujuan : Menjelaskan sifat kutub magnet.

Menjelaskan cara membuat magnet.

Menjelaskan bukti bahwa Bumi bersifat sebagai magnet.

Menjelaskan cara menghilangkan sifat magnet.

Menjelaskan faktor apa yang dapat menimbulkan gaya Lorenz.

II. Dasar Teori

A. Pengertian Magnet

Kita dapat menggolongkan benda berdasarkan sifatnya. Beradsarkan kemampuan


benda menarik benda lain dibedakan menjadi dua, yaitu benda magnet dan benda bukan
magnet. Namun, tidak semua benda yang berda didekat magnet dapat ditarik. Benda yang
dapat ditarik magnet disebut benda magnetik. Benda yang tidak dapat ditarik magnet
disebut benda nonmagnetik.

Magnet adalah suatu benda yang dapat menarik benda-benda yang terbuat dari
besi, baja, dan logam-logam tertentu. Kata megnet berasal dari bahasa Yunani yaitu
magntis lthos yang berarti batu Magnesian. Magnesia yang bearti sebuah wilayah di
Asia kecil (sebuah kawasan diAsia barat daya yang kini disamakan dengan Turki bagian
Asia) adalah tempat pertama kali ditemukan magnet yang didalamya terkandung batu
magnet yang ditemukan sejak zaman dulu di wilayah tersebut.

Benda-benda yang dapat menarik besi disebut magnet. Magnet dapat diperoleh
degan cara buatan. Jika baja digosok degan sebuah magnet. Dan cara menggosoknya
dalam arah yang tetap, maka baja itu akan menjadi magnet. Baja atau besi dapat pula
dijadikan magnet dengan cara dialiri arus listrik. Baja atau besi itu dimasukkan ke dalam
kumparan kawat, kemudian ke dalam kumparan kawat dialiri arus listrik yang searah.
Ujung-ujung sebuah magnet disebut kutub magnet.

Kutub-kutub yang sejenis pada magnet tolak-menolak dan kutub-kutub yang tidak
sejenis tarik menarik. Kekuatan kutub sebuah magnet sama besarnya, semakin ke tengah
kekuatannya semakin berkurang. Sehubungan dengan sifat-sifat kemagnetan benda
dibedakan atas Diamagnetik dan Para magnetik.

B. Gaya Lorenzt
Interaksi medan magnet dari kawat berarus dengan medan magnet tetap akan
menghasilkan gaya magnet. Pada peristiwa ini terdapat hubungan antara arus listrik,
medan magnet tetap, dan gaya magnet. Hubungan besaran-besaran itu ditemukan oleh
fisikawan Belanda, Hendrik Anton Lorentz (1853-1928). Dalam penyelidikannya
Lorentz menyimpulkan bahwa besar gaya yang ditimbulkan berbanding lurus dengan
kuat arus, kuat medan magnet, panjang kawat dan sudut yang dibentuk arah arus
listrik dengan arah medan magnet. Untuk menghargai jasa penemuan H.A. Lorentz,
gaya tersebut disebut gaya Lorentz. Apabila arah arus listrik tegak lurus dengan arah
medan magnet, besar gaya Lorentz dirumuskan.
Dengan: F = B . I . l
F = gaya Lorentz satuan newton (N)
B = kuat medan magnet satuan tesla (T).
l = panjang kawat satuan meter (m)
I = kuat arus listrik satuan ampere (A)

Berdasarkan rumus di atas tampak bahwa apabila arah arus listrik tegak lurus
dengan arah medan magnet, besar gaya Lorentz bergantung pada panjang kawat, kuat
arus listrik, dan kuat medan magnet. Gaya Lorentz yang ditimbulkan makin besar, jika
panjang kawat, kuat arus listrik, dan kuat medan magnet makin besar.
Arah gaya Lorentz bergantung pada arah arus listrik dan arah medan magnet.
Untuk menentukan arah gaya Lorentz digunakan kaidah atau aturan tangan kanan.
Caranya rentangkan ketiga jari yaitu ibu jari, jari telunjuk, dan jari tengah sedemikian
hingga membentuk sudut 90 derajat (saling tegak lurus). Jika ibu jari menunjukan
arah arus listrik (I) dan jari telunjuk menunjukkan arah medan magnet (B) maka arah
gaya Lorentz searah jari tengah (F). Dalam bentuk tiga dimensi, arah yang tegak lurus
mendekati pembaca diberi simbol. Adapun arah yang tegak lurus menjauhi pambaca
diberi simbol.

Gaya Lorentz yang ditimbulkan kawat berarus listrik dalam medan magnet
dapat dimanfaatkan untuk membuat alat yang dapat mengubah energi listrik menjadi
energi gerak. Alat yang menerapkan gaya Lorentz adalah motor listrik dan alat-alat
ukur listrik. Motor listrik banyak dijumpai pada tape recorder, pompa air listrik, dan
komputer. Adapun, contoh alat ukur listrik yaitu Amperemeter, Voltmeter, dan
Ohmmeter.

III. Diskusikan Pertanyaan dengan kelompok masing-masing dan jawablah pertanyaan


berikut dengan benar
1. Jodohkan kedua magnet sesuai gambar !

Fungsi Sajian Gambar Nama alat


Menentukan sifat kutub utara dan selatan

Gambar 1 Gambar 2
Apa yang terjadi pada Gambar 1 dan Gambar 2? Jelaskan.!

2. Bagaimana cara membuat magnet?


3. Apakah bukti bahwa Bumi bersifat sebagai magnet?
4. Bagaimana cara menghilangkan sifat magnet?
5. Faktor apa yang dapat menimbulkan gaya Lorenz?