Anda di halaman 1dari 25

ASUHAN KEBIDANAN IBU HAMIL NORMAL

PADA NY.S G3P2A0 UMUR 34 TAHUN HAMIL 38 MINGGU


DI RSUD dr.SOEHADI PRIJONEGORO SRAGEN

Disusun Oleh :

1. Atina Hasanah Khansa (R 0312062)


2. Eka Oktaviana Dessy K (R0312073)
3. Mustika Ari Nugraheni (R0312092)

PRODI DIII KEBIDANAN


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA
2013
BAB I
PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang
Umumnya ukuran yang dipakai untuk menilai kualitas pelayanan kebidanan di suatu
Negara ialah angka kematian maternal.Menurut definisi WHO, kematian maternal ialah
kematian seseorang wanita hamil atau dalam 49 hari sesudah berakhirnya kehamilan.
(Sarwono, 2002, Ilmu Kebidanan, Jakarta : YBP-SP, hal.7)
Indonesia di lingkungan ASEAN merupakan negara dengan angka kematian ibu dan
perinatal tertinggi, yang berarti kemampuan untuk memberikan pelayanan kesehatan masih
memerlukan perbaikan yang bersifat menyeluruh dan bermutu.
Dengan perkiraan persalinan di Indonesia setiap tahunnya sekitar 5.000.000 jiwa
dapat dijabarkan bahwa penyebab angka kematian ibu adalah perdarahan 30,5%, infeksi
22,5% dan anastesi 2%. Melalui angka kematian ini dapat dikemukakan bahwa pengawasan
antenatal masih belum memadai sehingga penyulit hamil dan kehamilan resiko tinggi
terlambat atau bahkan tidak diketahui.Untuk itu salah satu cara untuk menurunkan angka
kematian melalui kunjungan antenatal care yang sesuai standar pemerintah. (Ida Bagus
Manuaba, 1998, hal.5)

1.2.Tujuan
1.2.1.Tujuan Umum
Dalam melaksanakan praktik klinik kebidanan, diharapkan mahasiswa mampu
melaksanakan asuhan kebidanan pada kasus ibu hamil normal trimester III.
1.2.2.Tujuan Khusus
Tujuan khususnya yaitu terdiri dari :
1.2.2.1.Melaksanakan pengkajian data secara lengkap pada Ny.S ibu hamil TM III.
1.2.2.2.Merumuskan identifikasi masalah / diagnosa pada Ny.S ibu hamil TM III.
1.2.2.3.Melakukan antisipasi masalah potensial pada Ny.S ibu hamil TM III.
1.2.2.4.Mengidentifikasi kebutuhan tindakan berdasarkan keadaan Ny.S ibu hamil
TM III dengan berkolaborasi dengan dokter spesialis kandungan.
1.2.2.5.Melakukan perencanaan untuk tindakan yang komprehensif dalam
memberikan asuhan kebidanan pada Ny.S ibu hamil TM III.
1.2.2.6.Melakukan pelaksanaan tindakan yang menyeluruh pada Ny.S ibu hamil
TM III.
1.2.2.7.Mengevaluasi asuhan kebidanan yang telah diberikan pada Ny.S ibu hamil
TM III.
1.2.2.8.Mendokumentasikan asuhan kebidanan pada Ny.S ibu hamil TM III.
BAB II
TINJAUAN TEORI

2.1.Definisi Kehamilan
Kehamilan (graviditas) yaitu dimulai dengan konsepsi dan berakhir dengan
permulaan persalinan (Obstetri, Fisiologi Unpad, hal. 3).
Kehamilan merupakan pertumbuhan dan perkembangan janin intra uterin mulai
sejak konsepsi dan berakhir pada saat permulaan persalinan (Sarwono, 2007).
Kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin. Lamanya hamil normal
adalah 280 hari (40- minggu atau 9 bulan 7 hari) dihitung dari hari pertama haid terakhir.
Kehamilan melibatkan perubahan fisik maupun emosional dari ibu serta perubahan sosial
di dalam keluarga. (YBP-SP, 2006: 89)
Menurut Sarwono (2007) ditinjau dari tuanya kehamilan, kehamilan terbagi atas 3
trimester yaitu:
a. Kehamilan trimester I antara 0-12 minggu
b. Kehamilan trimester II antara 12-28 minggu
c. Kehamilan trimester III antara 28-40 minggu
Dalam trimester pertama organ-organ mulai dibentuk. Trimester kedua organ telah
dibentuk, tetapi belum sempurna dan viabilitas janin masih diragukan. Sementara janin
yang dilahirkan pada trimester terakhir telah viable (dapat hidup).
Tanda pasti kehamilan dapat dilihat dari gejala dan tanda yang dirasakan oleh ibu
seperti amenorhea, nausea, emesis, anoreksia, dan juga gerakan janin yang sudah mulai
terasa pada kehamilan 18 minggu. Tetapi juga dapat dipastikan dengan menggunakan
ultrasonografi (Sarwono, 2007).

2.2. Antenatal care


2.2.1 Pengertian
Antenatal care adalah pelayanan kesehatan atau perawatan kepada ibu selama masa
kehamilan (DepKes RI, 1997).
Antenatal care adalah pengawasan terhadap lbu hamil dengan mempersiapkan
sebaik-baiknya fisik dan mental ibu dalam kehamilan, persalinan dan nifas sehingga selalu
dalam keadaan sehat dan normal.(Prawiroharjo, S, 1994)
2.2.2 Tujuan
Tujuan umum :
Antenatal Care bertujuan untuk menjaga agar ibu hamil dapat melalui masa
kehamilan, persalinan dan nifas dengan baik dan selamat serta menghasilkan bayi yang sehat.
(Dep Kes RI, 1997)
Tujuan khusus pelayanan antenatal care :
1. Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh
kembangbayi.
2. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, mental, dan sosial ibu dan
bayi.
3. Mengenali secara dini adanya ketidak normalan atau komplikasi yang mungkin
terjadi selama hamil termasuk riwayat penyakit secara umum, kebidanan dan
pembedahan.
4. Mempersiapkan persalinan cukup bulan, melahirkan dengan selamat, ibu maupun
bayinya dengan trauma seminimal mungkin.
5. Mempersiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal dan pemberian asi ekslusif.
6. Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar dapat
tumbuh kembang secara normal.
2.2.3. Kebijakan program (Dep Kes RI, 1994)
1. Kunjungan dalam pelaksanaan ANC terdapat kesepakatan adanya standar
minimal yaitu dengan pemeriksaan ANC 4 kali selama kehamilan dengan
distribusi sebagai berikut :
a. Minimal satu kali pada trimester I
b. Minimal satu kali pada trimester II
c. Minimal dua kali pada trimester III (Dep Kes RI, 1994)
2. Pelaksanaan pelayanan
Pelayanan antenatal care selengkapnya mencakup anemnesis, pemeriksaan fisik
(umum dan kebidanan), pemeriksaan laboratorium atas indikasi dasar dan
intervensi khusus sesuai dengan tingkat resiko. Dengan pelayanan/asuhan standar
minimal termasuk 7T yaitu :
a. (Timbang) berat badan
b. Ukuran (tekanan) darah, diukur setiap kunjungan
c. Ukur (Tinggi) fundus uteri, dilakukan setiap kunjungan dimana fundus uteri
mulai teraba setelah usia kehamilan > 12 minggu.
d. Pemberian imunisasi (Tetanus Toxoid) atau TT lengkap, mulai diberikan usia
kehamilan 16 minggu dengan interval pemberian selanjutnya 4 minggu.
e. Pemberian (Tablet zat besi) minimal 90 tablet selama hamil, mulai diberikan
pada usia kehamilan 20 minggu diminum 1 hari 1 tablet.
f. Tes terhadap penyakit menular sexual.
g. Temu wicara dalam rangka persiapan rujukan.
3. Kebijaksanaan teknis
Setiap kehamilan dapat berkembang menjadi masalah atau komplikasi setiap saat
itu sebabnya mengapa ibu hamil memerlukan pemantauan selama kehamilannya.
Pelaksanaan pelayanan ibu hamil secara keseluruhan meliputi :
1. Mengupayakan kehamilan yang sehat
2. Melakukan deteksi dini komplikasi, melakukan penatalaksanaan awal serta
rujukan bila diperlukan.
3. Persiapan persalinan yang bersih dan aman.
4. Perencanaan antisipasi dan persiapan dini untuk melakukan rujukan bila
terjadi komplikasi.
4. Pemberian vitamin dan zat besi
Dimulai dengan memberikan satu tablet sehari sesegera mungkin setelah rasa mual
hilang. Tiap tablet mengandung FeSO4 320 mg (zat besi 60 mg) dan asam folat 500
mg minimal masing-masing 90 tablet.Tablet besi sebaiknya tidak diminum
bersama teh atau kopi, karena akan menganggu penyerapan.

2.3 Tanda bahaya kehamilan pada trimester III


Tanda bahaya kehamilan adalah keadaan pada ibu hamil yang mengancam jiwa janin
yang dikandungnya (Saifudin, 2006).
Tanda-tandanya antara lain :
1. Perdarahan pervaginam
2. Sakit kepala yang hebat, menetap, dan tidak menghilang
3. Perubahan tanda-tanda vital secara tiba-tiba
4. Nyeri abdomen yang hebat
5. Bayi kurang bergerak seperti biasa
6. Pembengkakan pada wajah dan tangan

2.4 . Ketidaknyamanan Trimester III


a. Pusing
Penyebab yang mengakibatkan pusing yaitu adanya kontraksi, ketegangan
otot, dan keletihan. Selain itu, ada pengaruh hormon, tegangan mata sekunder
terhadap perubahan okuler kongesti hidung, dinamika cairan saraf yang berubah dan
alkholis pernafasan ringan. Cara mencegah yaitu tehnik relaksasi, memasase leher dan
otot bahu, penggunaan bungkusan hangat atau es ke leher, istirahat, mandi air hangat
(Dewi, 2010).
b. Sering BAK
Penyebab sering BAK adalah adanya tekanan uterus atas kandung kemih,
nokturia akibat ekskresi sodium yang meningkat dengan kehilangan air yang wajib
dan bersamaan, air dan sodium tertangkap di dalam tungkai bawah selama siang hari
karena statis vena, sedangkan pada malam hari terdapat kembali vena yang meningkat
dengan akibat peningkatan dalam jumlah output. Cara mencegahnya yaitu penjelasan
mengenai sebab-sebabnya, kosongkan kandung kemih saat terasa dorongan untuk
berkemih, perbanyak minum pada siang hari, kurangi minum mendekati waktu tidur
pada malam hari untuk mencegah nocturia, batasi minum bahan diuretik alamiah
(Dewi, 2010).
c. Diare
Penyebab diare mungkin dari hormon, mungkin dari makanan, efek samping
dari infeksi virus. Cara mencegahnya adalah cairan pengganti rehidrasi oral, hindari
mkanan berserat tinggi-sereal kasar, buah-buahan, sayur-sayuran, laktosa yang
mengandung makanan, makan sedikit tapi sering untuk memastikan kecukupaan gizi
(Pusdiknakes, 2003).
d. Edema
Edema disebabkan peningkatan kadar sodium dikarenakan pengaruh
hormonal, kongesti sirkuler pada ekstremitas bawah, peningkatan permeabilitas
kapiler, tekanan dari pembesaran uterus pada vena pelvik ketika duduk atau pada vena
cava inferiora ketika berbaring. Cara mencegah hindari posisi berbaring terlentang,
hindari posisi berdir untuk waktu yang lama istirahat dengan berbaring miring kekiri,
dengan kaki agak ditinggikan, tinggikan kaki jika dapat, jika perlu sering melatih kaki
untuk ditekuk ketika duduk atau berdiri, angkat kaki ketika duduk atau istirahat,
hindari kaos kaki yang ketat atau tali atau pita yang ketat pada kaki, lakukan senam
(latihan) secara teratur (Pusdiknakes, 2003).
e. Hemoroid
Penyebab konstipasi tekanan yang meningkat dari uterus gravid terhadap vena
hemorrhoidal, dukungan yang tidak memadai pada vena hemoroid di area anorectal,
kurangnya klep dalam pembuluh-pembuluh ini yangh berakibat pada perubahan
secara langsung pada aliran darah, statis, gravitas, tekanan yang meningakat dalam
vena panggul, kongesti vena, pembesaran vena-vena hemmorrid. Cara mencegah
hindari konstipasi, makan makan berserat, gunakan kompres es, kompres hangat, atau
sitz bath. Dengan perlahan masukan kembali ke dalam rektum jika perlu
(Pusdiknakes, 2003).
f. Keputihan
Penyebab hiperplasia mukosa vagina, peningkatan produksi lendir dan
kelenjar endoservikal sebagai akibat dari peningkatan kadar esterogen. Cara
mencegah tingkatkan kebersihan dengan mandi setiap hari, memakai pakaian dalam
yang terbuat dari katun lebih kuat daya serapnya. Hindari pakaian dalam dan
pantyhose yang terbuat dari nilon (Pusdiknakes, 2003).
g. Konstipasi
Penyebab peningkatan kadar progesteron yang menyebabkan peristaltik usus
menjadi lambat, penurunan motilitas sebagai akibat dari relaksasi otot-otot halus,
penyerapan air dari kolon meningkat, tekanan dari uterus yang membesar pada usus,
suplemen zat besi, diet, kurang senam, penurunan kadar cairan.Cara mengatsi
istirahat cukup, senam, membiasakan buang air secara tertaur, buang air besar segera
setelah ada dorongan, tingkatkan intake cairan, minum cairan dingin atau panas
(terutama pada saat perut kosong) (Pusdiknakes, 2003).
h. Perut kembung
Penyebab pemotolitas gastrointestinal menurun yang menyebabkan terjadinya
perlambatan waktu pengosongan (8 progesteron/9 motilitin), penekanan dari uterus
yang membesar terhadap usus besar, masuk angin. Cara mengatasi hindari makanan-
makanan yang mengandung gas, mengunyah makanan secara sempurna, lakukan
senam secara teratur, pertahankan saat kebiasaan buang air besar yang normal
(Pusdiknakes, 2003).
i. Sakit punggung atas atau bawah
Penyebabnya adalah kurcatur dari vertebra umbosacral yang meningkat saat
uterus terus membesar, spasme otot karena tekanan terhadap akar syaraf,
penambahan ukuran payudara, kadar hormon yang meningkat menyebabkan
cartilage didalam sendi-sendi besar menjadi lembek, keletihan, mekanisme tubuh
yang kurang baik, yakni menempatkan beban tegangan pada punggung, dan bukan
pada paha, pada waktu mengangkat barang dengan membungkuk, dan bukan dengan
berjongkok.
Cara mencegah
1) Gunakan body mekanik yang baik untuk mengangkat benda
a) Berjongkok, dan bukan membungkuk, untuk mengangkat setiap benda agar
supaya kaki (paha), dan bukan punggung yang akan menahan beban dan
tegangan
b) Lebarkan kaki dan letakkan satu kaki dan letakkan satu kaki sedikit didepan
kaki yang lain pada waktu membungkuk agar terdapat dasar yang luas untuk
keseimbangan pada waktu bangkit dari posisi jongkok
2) Gunakan BH yang menopang dan dengan ukuran yang rapat
3) Berlatihlah dengan cara mengangkat panggul, hindari ketidaknyamanan karena
pekerjaan sepatu dengan hak tinggi, mengngkat beban berat, dan keletihan
4) Gunakan kasur yang keras untuk tidur
Gunakan bantal waktu tidur untuk meluruskan punggung (Pusdiknakes, 2003).
BAB III
TINJAUAN KASUS

ASUHAN KEBIDANAN IBU HAMIL NORMAL


PADA NY.S G3P2A0 UMUR 34 TAHUN HAMIL 38 MINGGU
DI RSUD dr.SOEHADI PRIJONEGORO SRAGEN

Ruang : Poli Kandungan


Tanggal masuk : 17 Desember 2013
No Register : 387105

I. PENGUMPULAN/PENYAJIAN DATA DASAR SECARA LENGKAP


Tanggal 17 Desember 2013 Pukul 11.00 WIB

A. IDENTITAS IBU IDENTITAS SUAMI


1. Nama : Ny. S 1. Nama : Tn.S
2. Umur : 34 th 2. Umur : 36 th
3. Agama : Islam 3. Agama : Islam
4. Suku Bangsa : Indonesia 4. Suku Bangsa : Indonesia
5. Pendidikan : S1 5. Pendidikan : SMU
6. Pekerjaan : Ibu rumah tangga 6. Pekerjaan : Swasta
7. Alamat : Kadipiro Rt 05 7. Alamat : Kadipiro Rt 05
Kadipiro, Sambirejo Kadipiro, Sambirejo

B. ANAMNESA (DATA SUBJEKTIF)


1. Keluhan utama pada waktu masuk (alasan datang) :
Ibu mengatakan bahwa ia ingin mengetahui kepastian usia kehamilannya.
2. Riwayat menstruasi
a. Menarche : 14 tahun
b. Siklus : 28 hari
c. Lama : 7 hari
d. Banyaknya : 2-3x ganti pembalut/hari
e. Teratur/tidak teratur : teratur
f. Sifat darah : encer, merah tua
g. Dismenorhoe : tidak pernah

3. Riwayat hamil ini


a. HPHT : 26 Maret 2013
b. HPL : 31 Desember 2013
c. Keluhan-keluhan pada
- Trimester I : Mual, pusing
Penatalkasanaan/penkes : Makan sedikit-sedikit tapi sering, penkes
tentang ketidaknyamanan ibu hamil Trimester
I, dan pemberian nutrisi yang adekuat.
Obat : Obimin 1x1
- Trimester II : Pusing, lemas
Penatalaksanaan : Penkes tentang penambahan zat besi selama
kehamilan, pemberian nutrisi yang adekuat,
anjurkan ibu untuk istirahat yang cukup.
Obat : SF 60 mg 1x1, Vit C 25mg 1x1
- Trimester III : Pegal-pegal pada punggung
Penatalaksanaan : Anjurkan ibu untuk istirahat yang cukup, dan
informasikan perubahan-perubaan fisiologis
pada ibu hamil Trimester III.
Obat : Vit B12
d. Gerakan janin dirasakan pertama kali :
Ibu mengatakan merasakan gerakan janinnya pertama kali saat umur
kehamilannya 5 bulan
e. Bila pergerakan anak sudah teraba, pergerakan anak 24 jam terakhir : 12 kali
f. ANC : 13 kali teratur, di bidan
- TM I : 4x
UK : 6 mg, UK : 8+4 mg, UK : 10 mg, UK : 11+6 mg
- TM II : 4x
UK : 17+3 mg, UK : 22+5 mg, UK : 25+6 mg, UK : 27 mg
- TM III : 5x
UK : 29+5 mg, UK : 32 mg, UK : 34+6 mg, UK : 36 mg, UK : 37+5 mg
g. Penyuluhan yang pernah didapat :
Ibu mengatakan pernah mendapat penyuluhan mengenahi penambahan tablet
besi (Fe) selama kehamilan dan penyuluhan tentang persiapan persalinan
h. Imunisasi TT
Ibu mengatakan pernah mendapatkan imunisasi TT 2x saat hamil
TT I : saat UK 14 minggu pada 10 Juli 2013
TT II : saat UK 19 minggu pada 12 agustus 2013
i. Vitamin / jamu yang dikonsumsi :
Ibu mengatakan tidak pernah mengonsumsi vitamin ataupun jamu jenis
apapun kecuali vitamin dan obat-obatan yang diberikan oleh bidan.
4. Riwayat Perkawinan
a. Status perkawinan : Menikah sah kawin : 1 (satu) Kali
Umur 18 tahun, dengan suami umur 20 tahun
Lamanya perkawinan : 16 Tahun, jumlah anak 2 orang
5. Riwayat Keluarga Berencana :
TAHUN
No ALKON KELUHAN
PASANG LEPAS
1. Suntik 3 bulan 1999 2002 Ibu mengatakan haidnya tidak teratur
2. IUD 2004 2008 Tidak ada keluhan

6. Riwayat kehamilan, persalinan dan nifas yang lalu


UMUR ANAK NIFAS KEAADAAN
TGL/THN TEMPAT JENIS PENO
No KHMLN JENIS BB PB KEAD LAKTASI ANAK
PARTUS PARTUS PARTUS LONG
(bulan) (P/L) (gr) (cm) SEKARANG

1 1998 Bidan 9 spontan Bidan P 3100 50 Baik Menyusui Hidup,


2tahun usia: 15th
2 2004 Bidan 9 spontan Bidan L 3300 51 Baik Menyusui Hidup,
2tahun Usia: 9th

7. Riwayat Penyakit
a. Riwayat penyakit sekarang :
Ibu mengatakan bahwa saat ini tidak sedang menderita penyakit apapun
b. Riwayat penyakit sistemik
- Jantung :
Ibu mengatakan tidak merasakan jantung berdebar-debar, nyeri pada
dada bagian kiri dan berkeringat dingin saat aktivitas ringan.
- Ginjal :
Ibu mengatakan tidak merasakan nyeri tekan pada pinggang dan sakit
saat BAK
- Asma / TBC :
Ibu mengatakan tidak merasakan sesak napas dan batuk yang
berkepanjangan lebih dari 6 bulan
- Hepatitis :
Ibu mengatakan tidak ada warna kuning pada mata, kuku, dan kulit
serta badan terasa capek, lemas, dan nafsu makan menurun.
- DM :
Ibu mengatakan tidak mudah merasakan haus dan lapar, sering BAK,
telapak kaki sering terasa kesemutan, serta jika ada luka sulit untuk
sembuh.
- Hipertensi :
Ibu mengatakan tidak merasakan pusing yang hebat dan menetap, leher
terasa kaku, dan hasil tensinya tidak pernah lebih dari 140/90 mmHg.
- Epilepsi :
Ibu mengatakan tidak pernah mengalami kejang yang berulang, keluar
cairan dari mulut dan kontraksi otot
- Lain-lain :
Ibu mengatakan tidak mengalami gejala penyakit lainnya.
c. Riwayat penyakit keluarga :
Ibu mengatakan baik dari keluarganya maupun keluarga suaminya tidak ada
yang memiliki riwayat penyakit seperti DM, Hipertensi,epilepsi,hepatitis
serta TBC.
d. Riwayat keturunan kembar :
Ibu mengatakan baik dari keluarganya maupun suaminya tidak mempunyai
riwayat keturunan kembar
e. Riwayat operasi :
Ibu mengatakan bahwa ia tidak pernah melakukan operasi apapun.
8. Pola Kebiasaan Sehari-hari
Kebutuhan Sebelum Hamil Selama Hamil Keluhan
a. Nutrisi : 1) Frekuensi 3 kali/hari 1) Frekuensi 4 kali/hari Mual dan pusing
1) Makan 2) Jenis makan/minum : 2) Jenis makan/minum: karena pengaruh
2) Minum Nasi,sayur, Nasi,sayur,lauk,buah, hormon pada TM
lauk,teh,air putih susu,air putih I.
3) Makanan pantang : 3) Makanan pantang: Penatalaksanaan:
tidak ada tidak ada makan makanan
4) Alergi makan : tidak 4) Alergi makan : tidak yang bergizi,
ada ada sedikit-sedikit
tapi sering.
b. Eliminasi : 1) Frekuensi : 1) Frekuensi : BAK lebih sering
1) BAK 5-6 kali/hari 7-10kali/hari karena kandung
2) BAB 2) Warna urine : 2) Warna urin : kemih tertekan
kuning jernih kuning jernih rahim yang
3) Bau urin : 3) Bau urin : membesar pada
bau khas urin bau khas urin TM I dan
4) Konsistensi feces : 4) Konsistensi feces : Penurunan kepala
semi padat semi padat pada Pintu Atas
Panggul pada TM
III.
c. Istirahat 1) Tidur siang 1 Jam 1) Tidur siang 2 Jam Waktu tidur
2) Tidur malam 8 jam 2) Tidur malam 7 jam malam pada TM I
dan III berkurang
karena sering
BAK pada TM I
dan III
d. Personal 1) Mandi 2 Kali/hari 1) Mandi 2 Kali/hari Tidak ada
Higyene 2) Keramas 3 Kali/ 2) Keramas 3 Kali/
minggu minggu
3) Gosok gigi 2 3) Gosok gigi 2 kali/hari
kali/hari 4) Ganti baju dan
4) Ganti baju dan pakaian dalam 2
pakaian dalam 2 kali/hari
kali/hari
e. Pola Frekuensi 2 Kali/ minggu Frekuensi 1 Kali/ minggu Ibu merasa
seksual khawatir
hubungan seksual
akan berpengaruh
terhadap kondisi
janin diperutnya.
f. Psikososial budaya
1) Perasaan menghadapi persalinan ini :
ibu mengatakan bahwa ia merasa senang dengan kehamilannya saat ini.
2) Kehamilan ini direncanakan / tidak :
ibu mengatakan bahwa kehamilan saat ini direncakan.
3) Jenis kelamin yang diharapkan :
ibu mengatakan baik laki-laki / perempuan sama saja
4) Dukungan keluarga terhadap kehamilan ini :
ibu mengatakan bahwa seluruh anggota keluarganya sangat mendukung
kehamilannya.
5) Keluarga lain yang tinggal serumah :
ibu mengatakan tidak ada keluarga lain yang tinggal serumah, hanya tinggal
bersama suami dan kedua anaknya.
6) Pantangan makanan :
ibu mengatakan bahwa ia tidak memiliki pantangan makanan jenis apapun.
7) Kebiasaan adat istiadat dalam kehamilan :
ibu mengatakan bahwa tidak ada adat istiadat dalam kehamilannya.
g. Penggunaan obat-obatan, jamu / rokok :
ibu mengatakan tidak mengkonsumsi obat-obatan tertentu, jamu, dan rokok. Tetapi
hanya mengonsumsi vitamin dan tablet besi yang diberikan oleh bidan.

C. PEMERIKSAAN FISIK (DATA OBJEKTIF)


1. Status generalis
a. Keadaan Umum : Baik
b. Kesadaran : Composmentis
c. TTV
TD: 120/80mmHg, R: 23x/menit,
N : 82x/menit, S: 36 0C
d. TB : 155 cm
e. BB sebelum hamil : 59 Kg
f. BB sekarang : 62 Kg
g. LILA : 24 cm
2. Pemeriksaan Sistematis
a. Kepala
1) Rambut : Hitam,Bersih,tidak berketombe, tidak rontok
2) Muka : Tidak oedema,tidak pucat, ada cloasma
gravidarum
3) Mata
a) Oedema : Tidak ada oedema
b) Conjungtiva : warna merah muda
c) Sclera : warna putih
4) Hidung : tidak ada polip, tidak ada penumpukan secret.
5) Telinga : Bentuk Simetris, tidak ada penumpukan
serumen
6) Mulut / gigi / gusi : tidak ada karies dentis, tidak sariawan, gusi
tidak epulis.
b. Leher
1) Kelenjar Tyroid : Tidak ada pembengkakan
2) Pembesaran Kelenjar Limfe : Tidak ada
c. Dada dan Axila
1) Mammae
a) Membesar : Payudara membesar
b) Tumor : Tidak ada
c) Simetris : bentuk simetris
d) Areola : Hiperpigmentasi
e) Puting susu : Menonjol
f) Kolostrum : Belum keluar
2) Axila
a) Benjolan : Tidak ada
b) Nyeri : Tidak ada nyeri tekan
d. Punggung
1) Pembengkakan : Tidak ada
2) Deformitas tulang belakang : Tidak ada
3) CVAT : Tidak dilakukan
e. Ektremitas
1) Varices : Tidak ada varices pada kaki kanan dan kiri
2) Oedema : Tidak ada oedema pada tangan dan kaki
3) Reflek Patela : Tidak dilakukan
4) Kuku : Tidak pucat, bersih.
3. Pemeriksaan Khusus Obstetri (Lokalis)
a. Abdomen
1) Inspeksi
a) Pembesaran Perut : Sesuai dengan usia kehamilan
b) Bentuk perut : Memanjang
c) Linea alba / nigra :Terdapat linea alba
d) Strie Albican/Livide: Tidak terdapat strie albican
e) Kelainan : Tidak ada kelainan
f) Pergerakan janin :Aktif
2) Palpasi
a) Kontraksi : tidak ada
b) Leopold I :
TFU 2 jari dibawah processus xyphoideus, teraba bulat, lunak.
c) Leoplod II :
Teraba tahanan datar dan memanjang pada perut kiri ibu
Teraba bagian-bagian kecil pada perut kanan ibu
d) Leopold III :
Bagian bawah teraba bulat, keras, tidak melenting
e) Leopold IV :
Bagian terbawah sudah masuk PAP, penurunan kepala 4/5 bagian
f) TFU Mc Donald : 34 cm
g) TBJ :(34-11)X155 = 3565 gram
3) Auskultasi
DJJ : Punctum maximum : jelas dikuadran kiri bawah pusat
Frekuensi :136 x/menit
Teratur / Tidak : teratur
b. Pemeriksaan Panggul
1) Kesan panggul : Ginekoid
2) Distansia Spinarum : tidak dilakukan
3) Distansia Kristarum : tidak dilakukan
4) Conjugata eksterna ( Boudeloque): tidak dilakukan
5) Lingkar Panggul : tidak dilakukan
c. Anogenital
1) Vulva Vagina
a) Varices : tidak ada varices
b) Luka : tidakada luka
c) Kemerahan : vulva vagina berwarna merah muda
d) Nyeri : tidak ada nyeri
e) Pengeluaran pervaginam : tidak ada
2) Perineum
a) Bekas Luka : tidak ada bekas luka
b) Lain-lain : tidak ada
3) Anus
a) Haemorhoid : Tidak ada haemoroid
b) Lain-lain : tidak ada
4. Pemeriksaan Penunjang
a. Pemeriksaan Laboratorium : tidak dilakukan
b. Pemeriksaan penunjang lain : USG
Hasil : Janin hidup, intrauteri, tunggal, presentasi kepala, cairan amnion
cukup, usia kehamilan 38 minggu, TBJ 3565 gram.

II. INTERPRETASI DATA DASAR


Tanggal : 17 Desember 2013 Pukul : 11.00 WIB
A. Diagnosa Kebidanan
Ny S G3P2A0 umur ibu 34 tahun, umur kehamilan 38 minggu, janin tunggal,
hidup, intrauteri, letak memanjang, punggung kiri, presentasi kepala, bagian
terbawah janin sudah masuk PAP 4/5 bagian.
Data Dasar :
DS : - Ibu mengatakan haid terakhir dimulai tanggal 26 Maret 2013
- Ibu mengatakan bahwa ini adalah kehamilan ketiganya
- Ibu mengatakan bahwa usianya 34 tahun
DO :
a. Keadaan Umum : Baik
b. Kesadaran : Composmentis
c. TTV :
TD:120/80mmHg, N:82x/menit, R:23x/menit, S:36 0C
d. TB : 155 cm
e. BB sebelum hamil : 59 Kg
f. BB sekarang : 62 Kg
g. LILA : 24 cm
h. Leopold
a) Leopold I :
TFU 2 jari dibawah processus xyphoideus, teraba bulat, lunak.
b) Leoplod II :
Teraba tahanan datar dan memanjang pada perut kiri ibu
Teraba bagian-bagian kecil pada perut kanan ibu
c) Leopold III :
Bagian bawah teraba bulat, keras, tidak melenting
d) Leopold IV :
Bagian terbawah sudah masuk PAP, penurunan kepala 4/5
bagian
i. TFU Mc Donald : 34 cm
j. TBJ :(34-11)X155 = 3565 gram

B. Masalah :
- Ibu ingin memastikan usia kehamilannya
- Ibu merasa pegal-pegal, sering BAK, dan mengalami gangguan
istirahat.
C. Kebutuhan :
- Berkolaborasi dengan dokter SpOG untuk USG dan pemberian
terapi
- Motivasi dan edukasi tentang kehamilan dan persiapan
persalinan

III. IDENTIFIKASI DIAGNOSA ATAU MASALAH POTENSIAL


Tidak ada

IV. KEBUTUHAN TERHADAP TINDAKAN SEGERA


Tidak ada
V. PERENCANAAN ASUHAN YANG MENYELURUH
Tanggal : 17 Desember 2013 Pukul : 11.25 WIB

1. Informasikan kepada ibu hasil pemeriksaan tanda-tanda vital ibu dan kondisi
janin
2. Anjurkan ibu untuk tidak melakukan aktifitas yang berat dan cukup istirahat
3. Anjurkan ibu untuk melakukan olahraga ringan atau jalan-jalan
4. Informasikan pada ibu bahwa pegal-pegal dan sering BAK pada kehamilan
trimester III adalah hal yang normal
5. Informasikan tentang tanda bahaya kehamilan trimester III
6. Informasikan pada ibu tentang tanda pasti persalinan dan anjurkan untuk segera
ke Bidan apabila menemui tanda tersebut
7. Berikan vitamin atau obat-obatan pada ibu dan anjurkan ibu meminumnya
secara teratur
8. Berikan informasi pada ibu tentang persiapan persalinan
9. Anjurkan ibu untuk melakukan kunjungan ulang atau jika ada keluhan ke Bidan
10. Dokumentasikan tindakan pada buku KIA.

VI. PELAKSANAAN ASUHAN YANG EFISIEN DAN AMAN

Tanggal : 17 Desember 2013 Pukul : 11.35 WIB

1. Menginformasikan kepada ibu tentang hasil pemeriksaan tanda-tanda vital ibu


dan kondisi janin dalam keadaan baik
2. Menganjurkan ibu untuk tidak melakukan aktifitas yang berat dan menganjurkan
ibu untuk mempunyai waktu istirahat yang cukup
3. Menganjurkan ibu melakukan olahraga ringan atau jalan-jalan agar kesehatan ibu
terjaga dan mempermudah proses penurunan kepala.
4. Menginformasikan pada ibu bahwa pegal-pegal dan sering BAK pada kehamilan
trimester III adalah hal yang normal. Hal itu timbul karena adanya spasme otot
yang diakibatkan oleh tekanan terhadap akar syaraf, penambahan ukuran
payudara, dan meningkatnya kadar hormon yang menyebabkan cartilago didalam
sendi-sendi besar menjadi lembek dan keletihan. Sedangkan seringnya BAK
disebabkan karena adanya tekanan uterus terhadap kandung kemih.
5. Menginformasikan pada ibu tentang tanda bahaya kehamilan trimester III :
a. Perdarahan pervaginam
b. Sakit kepala yang hebat, menetap, dan tidak menghilang
c. Perubahan tanda-tanda vital secara tiba-tiba
d. Nyeri abdomen yang hebat
e. Bayi kurang bergerak seperti biasa
f. Pembengkakan pada wajah dan tangan
6. Memberikan informasi kepada ibu tentang tanda pasti persalinan seperti his yang
adekuat yaitu kenceng-kenceng pada perut ibu yang kuat, sering dan teratur, ibu
mengatakan ingin meneran bersamaan dengan terjadinya kontraksi dan
meningkatnya pengeluaran lendir bercampur darah.
7. Memberikan vitamin atau obat-obatan serta menganjurkan ibu untuk
meminumnya secara teratur
a. Vitamin C 25 mg, 1x1 15 tablet
b. Calk 500 mg 1x1, 10 tablet
c. SF 60 mg 1x1, 15 tablet
8. Memberikan informasi pada ibu tentang persiapan persalinan :
a. Kebutuhan ibu dan bayi baru lahir
b. Biaya persalinan
c. Menentukan tempat persalinan
9. Menganjurkan ibu untuk melakukan kunjungan ulang atau jika ada keluhan ke
Bidan
10. Melakukan dokumentasi tindakan pada buku KIA.

VII. EVALUASI

Tanggal : 17 Desember 2013 Pukul : 12.05 WIB

1. Ibu telah mengetahui hasil pemeriksaan ibu dan janin dalam kondisi baik
KU : Baik Kesadaran : composmentis
TD : 100/80 mmHg R : 23x/menit
N : 82x/menit S : 36 C
DJJ : 136x/menit
2. Ibu bersedia untuk tidak beraktifitas terlalu berat dan bersedia untuk istirahat
yang cukup
3. Ibu bersedia melakukan latihan ringan atau jalan-jalan untuk menjaga kesehatan
dan mempermudah persalinan
4. Ibu telah mengetahui bahwa seringnya BAK dan pegal-pegal yang dirasakan ibu
adalah hal yang normal
5. Ibu telah mengetahui dan memahami mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan
trimester III
6. Ibu telah mengerti dan memahami tentang tanda pasti persalinan dan ibu bersedia
segera datang ke bidan apabila menemui tanda tersebut
7. Ibu telah mendapat vitamin dan obat-obatan serta bersedia untuk meminumnya
secara teratur
8. Ibu telah mengetahui dan memahami tentang persiapan persalinan dan bersedia
melaksanakannya
9. Ibu bersedia untuk melakukan kunjungan ulang atau jika ada keluhan segera
datang ke bidan untuk meminta pertolongan
10. Tindakan telah di dokumentasikan dalam buku KIA.
BAB IV
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Dari hasil pengkajian yang penulis lakukan pada kasus Ibu Hamil Trimester III pada
Ny. S Usia Kehamilan 38 minggu yang di periksa di Poliklinik Spesialis Kandungan
tanggal 17 Desember 2013, penulis dapat menyimpulkan sebagai berikut :
1. Di dalam pengkajian Ibu Hamil Ny. S G3P2A0 UK 38 minggu umur 34 tahun
dengan keluhan ibu mengatakan ingin memeriksakan kehamilannya. Data obyektif
KU : baik, Kesadaran : composmentis, TTV : TD : 120/80 mmHg, N : 82x/menit,
R : 23x/menit, S : 36C, BB : 62 kg, TFU : 34 cm, TBJ : 3565 gram.
Palpasi Abdomen
1. Leopold I : TFU 2 jari dibawah processus xyphoideus, teraba bulat, lunak.
2. Leoplod II : Teraba tahanan datar dan memanjang pada perut kiri ibu dan
teraba bagian-bagian kecil pada perut kanan ibu.
3. Leopold III : Bagian bawah teraba bulat, keras, tidak melenting
4. Leopold IV : Bagian terbawah sudah masuk PAP, penurunan kepala 4/5
bagian
TFU Mc Donald : 34 cm
2. Dari interpretasi data dasar diperoleh diagnosa kebidanan Ny. S G3P2A0 umur ibu
34 tahun UK 38 minggu, janin tunggal, hidup, intrauterine, letak memanjang,
normal.
3. Pada kasus ini dilakukan perencanaan asuhan yang menyeluruh yaitu
menginformasikan hasil pemeriksaan TTV, anjurkan ibu untuk mengonsumsi
makanan bergizi seimbang, anjurkan ibu untuk tidak melakukan aktifitas yang
berat dan cukup istirahat, anjurkan ibu untuk melakukan olahraga ringan atau
jalan-jalan, informasikan tentang tanda bahaya kehamilan trimester III,
informasikan kepada ibu tentang tanda pasti persalinan, , berikan vitamin atau
obat-obatan pada ibu, anjurkan ibu untuk kunjungan ulang atau jika ada keluhan
segera datang ke bidan untuk meminta pertolongan, dan dokumentasikan tindakan
dalam buku KIA.
4. Pelaksanaan yang dilakukan pada kasus ini dilakukan sesuai dengan rancana
tindakan yang dibuat secara menyeluruh.
5. Hasil evaluasi yang di dapat pada pemeriksaan ibu hamil trimester III adalah KU :
baik, kesadaran : composmentis, TD : 120/80 mmHg, R : 23x/menit, N :
82x/menit, S : 36C, BB : 62 kg, TFU : 34 cm, TBJ : 3563 gram, hasil USG UK :
38 minggu dengan presentasi kepala, bagian terbawah sudah masuk PAP.

B. SARAN
Berdasarkan kesimpulan tersebut maka perlu adanya upaya peningkatan pelayanan yang
lebih baik, oleh karena itu penulis menyampaikan saran sebagai berikut :
1) Bagi Mahasiswa
Hendaknya lebih meningkatkan ilmu pengetahuan sehingga dapat
melaksanakan dan menerapkan asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan baik dan
benar.
2) Bagi Institusi Rumah Sakit
Disarankan dapat mempertahankan pelayanan dan penanganan yang sudah
baik dan sesuai prosedur tetap rumah sakit pada penatalaksanaan.
3) Bagi Institusi Pendidikan
Hendaknya dapat menambah wawasan tentang asuhan kebidanan untuk
mencapai sumber daya manusia yang bermutu dan berkualitas.
DAFTAR PUSTAKA

1. FK UNPAD. 1983. Obstetri Fisiologi, Bandung: Eleman


2. Mochtar, Rustam, 1998, Sinopsis Obstetri: Obstetri Fisiologi, Obstetri
Fatologi. Jakarta: EGC.
3. Prawirohardjo, Sarwono. 2006. Buku Acuan Nasional Pelananan Kesehatan
4. Prawirohardjo, Sarwono. 2002. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan,
Maternal dan Neonatal. Jakarta: YBP-SP.