Anda di halaman 1dari 1

RP4D (Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan

Permukiman di Daerah)
Pedoman Penyusunan RP4D (Keputusan Menteri Negara Perumahan dan Permukiman,
No. 09/KPTS/M/IX/1999), maka RP4D merupakan acuan/ paying bagi seluruh pelaku
pembangunan perumahan dan permukiman di daerah.

Muatan pokok RP4D di tingkat Kabupaten/ Kota merupakan acuan untuk mengatur
penyelenggaraan pembangunan perumahan dan permukiman secara teratur,
terencana, dan terorganisasi.

Pada tingkat propinsi, muatan pokok RP4D merupakan acuan untuk mengatur dan
mengkoordinasikan pembangunan perumahan dan permukiman khususnya yang
menyangkut dua atau lebih kabupaten/ kota yang berbatasan.

Pada tingkat nasional, muatan pokok RP4D merupakan masukan daerah dalam
penyempurnaan kebijakan, strategi, dan program nasional di bidang perumahan dan
permukiman

RP4D merefleksikan akomodasi terhadap aspirasi masyarakat dalam pembangunan


perumahan dan permukiman. Sedangkan dalam konteks penataan ruang, RP4D
merupakan penjabaran RTRW di sektor perumahan dan permukiman.

RP4D mencakup rencana penanganan sektor perumahan dan permukiman,terkait dengan:


- peningkatan kualitas lingkungan
- revitalisasi/ optimalisasi kawasan
- pengembangan kawasan baru yang dilengkapi dengan prasarana dan sarana dasar
- prioritas implementasi
- rencana kebutuhan investasinya

Muatan pokok RP4D meliputi:


- Penjabaran kebijakan pembangunan perumahan dan permukiman di daerah;
- Rincian program, target dan sasaran kegiatan dan lokasi dari setiap sector terkait;
- Kelembagaan yang mengatur pelaksanaan sampai dengan tingkat desa/ kelurahan;
- Rincian rencana pembiayaan dan sumber dananya;
- Rincian jadwal pelaksanaan program, kegiatan dan pelakunya (masyarakat,badan
usaha, pemerintah);
- Mekanisme pemantauan, pengawasan, dan pengendalian program dan kegiatan;
- Mekanisme penyaluran aspirasi para pelaku yang terkait;
- Mekanisme pemberdayaan masyarakat;
- Daftar skala prioritas penanganan kawasan perumahan dan permukiman;
- Daftar kawasan terlarang (negative list) untuk pengembangan kawasan perumahan
dan permukiman baru;
- Strategi dan prioritas penanganan prasarana dan sarana pada kawasan kajian
dengan melakukan zoning, sehingga keterpaduan antar zoning sangat diutamakan.