Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Masuk dalam era globalisasi ini, keperawatan dituntut untuk dapat
menyesuaikan dengan tuntutan jaman. Asuhan keperawatan merupakan suatu
rangkaian proses keperawatan dalam mengatasi masalah keperawatan pada
pasien. Dewasa ini seorang anak sangat rentan dengan berbagai penyakit yang
dapat disebabkan oleh kuman, virus, dan lain lain. Penyakit yang sering didapat
pada seorang anak diantaranya bronkopneumonia. WHO mencatat bahwa
insiden pada tahun 2010 dinegara maju seperti Amerika Serikat, Kanada, dan
negara- negara di Eropa lainya yang menderita penyakit bronkopeneumonia
sekitar 45.000 orang. Negara negara berkembang seperti di Afrika dan Asia
tengara sekitar 70 % kematian pada anak usia 0 sampai 6 tahun disebabkan
bronkopneumonia.

Bronkopneumonia adalah inflamasi pada parenkim paru yang terjadi pada ujung
akhir bronciolus yang tersumbat oleh eksulat mukoperulen untuk membentuk
bercak konsolidasi dalam lobus yang berada didekatnya (Wong 2003).
Timbulnya bronkopneumonia disebabkan oleh virus, bakteri, jamur, protozoa,
mikobakteri, mikoplasma, dan riketsia. (Suriadi & Rita, 2006 )

Penyakit bronkopneumonia di Indonesia barada di posisi yang delapan dari


sepuluh penyakit yang dirawat di Rumah Sakit di seluruh Indonesia. Setelah
bronkopneumonia, demam berdarah dengue, tipoid, demam peyebabnya tidak
diketahui, dsypepsia, hipertensi, ISPA.

1
Perawatan bronkopneumonia (Wong, 2008) adalah bila terdapat obstruksi jalan
napas, dan lendir diberikan broncodilator. Pemberian oksigen umumnya tidak
diperlukan, kecuali untuk kasus berat. Menjaga kelancaran pernafasan, dengan
memposisikan klien dengan posisi semi fowler, dan pemberian oksigen sesuai
indikasi.

Peran perawat dalam melakukan asuhan keperawatan pada anak dengan


bronkopneumonia meliputi usaha promotif yaitu dengan selalu menjaga
kebersihan baik fisik maupun lingkungan, upaya preventif dilakukan dengan
cara memberikan obat sesuai dengan indikasi yang di anjurkan oleh dokter.
Sedangkan aspek kuratif perawat berperan memulihkan kondisi kilen dengan
menganjurkan orang tua klien membawa kontrol ke rumah sakit,

Data diatas menunjukkan tingginya angka penderita penyakit bronkopneumonia,


dimana seorang tenaga keperawatan sangat perlu memberikan upaya untuk
kesehatan yang meliputi promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif guna
menekan jumlah penderita penyakit saluran pernapasan khususnya
bronkopneumonia dan meningkatkan derajat kesehatan, oleh karena kelompok
menyusun makalah yang berjudul Asuhan keperawatan pada anak. R dengan
Bronkopneumonia di Ruang Melon di Rumah Sakit Umum Daerah
Cengkareng.

B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Mampu melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien anak todler dengan
bronkopneumonia.
2. Tujuan Khusus
a. Mengetahui pengertian bronkopneumonia.
b. Mengetahui klasifikasi bronkopneumonia
c. Mengetahui etiologi bronkopneumonia.
d. Mengetahui patofisilogi bronkopneumonia.
e. Mengetahui manifestasi klinis bronkopneumonia
f. Mengetahui penatalaksanaan bronkopneumonia.
g. Mengetahui komplikasi bronkopneumonia
h. Mengetahui asuhan keperawatan bronkopneumonia.

2
C. Metode Penulisan
Jenis penulisan ini menggunakan studi deskriptif dengan perlakuan studi kasus.
Metode pengumpulan data dengan tekhnik wawancara, pengukuran dan
observasi, dan melihat dokumentasi medic dan keperawatan pasien. Instumen
pengumpulan data dengan format pengkajian yang dibuat institusi pendidikAn.
Rata yang terkumpul dianalisa untuk merumuskan diagnose keperawatan dan
menentukan rencana tindakAn. Rokumentasi dicatat dalam catatan keperawatan

D. Manfaat Penulisan
1. Manfaat bagi mahasiswa
Meningkatkan pengetahuan dan memperoleh pengalaman dalam melakukan
asuhan keperawatan secara langsung.
2. Manfaat bagi institusi pendidikan
Laporan makalah ini diharapkan dapat menjadi tolak ukur sejauh mana upaya
meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam melakukan asuhan keperawatan.

E. Sistematika Penulisan
Pembahasan dalam laporan penulisan ini terdiri dari lima bab dengan
sistematika sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN :
A. Latar Belakang
B. Tujuan Penulisan
C. Metode Penulisan
D. Sistematika Penulisan
BAB II TINJAUAN TEORI :
A. Pengertian bronkopneumonia
B. Klasifikasi bronkopneumonia
C. Etiologi bronkopneumonia
D. Patofisiologi bronkopneumonia
E. Manifestasi klinik bronkopneumonia
F. Penatalaksanaan bronkopneumonia
G. Komplikasi bronkopneumonia
H. Asuhan keperawatan pada bronkopneumonia
BAB III ASUHAN KEPERAWATAN

3
A. Pengkajian bronkopneumonia pada An. R
B. Data Penunjang bronkopneumonia pada An. R
C. Penatalaksanaan bronkopneumonia pada An. R
D. Data Fokus bronkopneumonia pada An. R
E. Analisa Data bronkopneumonia pada An. R
F. Diagnosa Keperawatan bronkopneumonia pada An. R
G. Rencana Keperawatan bronkopneumonia pada An. R
H. Implementasi bronkopneumonia pada An. R
I. Evaluasi Asuhan Keperawatan bronkopneumonia pada An. R
BAB IV PEMBAHASAN
A. Pengkajian
B. Diagnosa
C. Perencanaan
D. Implementasi
E. Evaluasi
BAB V PENUTUP
A. Simpulan
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA