Anda di halaman 1dari 8

MANAJEMEN BIAYA

Rifka Khairunnisa (142150162)

RESUME PERENCANAAN LABA: ANALISIS BIAYA-

VOLUME-LABA

ANALISIS BIAYA-VOLUME-LABA

Analisis biaya-volume-laba suatu metode untuk menganalisis bagaimana berbagai

keputusan operasi dan pemasaran terhadap laba berdasarkan pemahaman atas hubungan antara

biaya variable, biaya tetap, harga jual per unit, dan tingkat output. Analisis CVP memiliki

banyak aplikasi yaitu menetapkan harga jual produk dan jasa, memperkenalkan produk atau jasa

yang baru, menggantikan sebuah peralatan, menentukan titik impas.

Analisis CVP didasarkan pada model eksplisit mengenai hubungan antara tiga faktor (biaya,

penjualan, laba) serta bagaimana perubahan dari ketiga faktor tersebut dengan cara yang dapat

diprediksi ketika volume aktivitas juga berubah. Model CVP adalah:

Laba Operasi = Penjualan - Total Biaya

Penting bagi kita untuk membedakan biaya variabel dengan biaya tetap, serta menunjukkan

persamaan di atas dalam bentuk yang setara di bawah ini :

Penjualan = Biaya tetap + biaya variabel + laba operasi


MANAJEMEN BIAYA

Kemudian mengganti penjualan dengan jumlah unit yang terjual dikalikan harga, dan

mengganti biaya variabel dengan biaya variabel per unit dikalikan jumlah unit yang terjual,

maka model CVP adalah :

Unit yang terjual Harga = Biaya tetap + unit yang terjual biaya variabel

per unit + laba operasi

Margin Kontribusi dan Laporan Laba Rugi Kontribusi

Margin kontribusi per unit merupakan selisih antara harga jual per unit dengan biaya

variabel per unit

p - v = Margin kontribusi per unit

total margin kontribusi = margin kontribusi per unit x jumlah unit yang terjual


rasio margin kontribusi =

Untuk menunjukkan informasi yang dikembangkan pada analisis CVP dengan

menggunakan laporan laba rugi kontribusi. Dimana laporan laba rugi kontribusi menempatkan

fokus pada perilaku biaya yang memisahkan biaya tetap dengan biaya variabel.

PERAN STRATEGIS ANALISIS CVP

Analisis CVP dapat membantu perusahaan untuk melaksanakan strateginya dengan cara

memberikan informasi mengenai bagaimana perubahan volume penjualan memengaruhi biaya

dan laba. Dan memberikan sarana untuk memprediksi implikasi pertumbuhan penjualan

terhadap laba. Analisis CVP juga penting untuk digunakan dalam perhitungan biaya siklus hidup

maupun perhitungan biaya berdasarkan target. Demikian pula membantu perhitungan biaya
MANAJEMEN BIAYA

berdasarkan target pada tahap-tahap awal tersebut dengan cara menunjukkan pengaruh laba dari

berbagai alternatif desain produk yang memiliki biaya target yang berbeda-beda.

ANALISIS CVP UNTUK PERENCANAAN TITIK IMPAS

Titik awal dalam banyak perencanaan bisnis adalah bagaimana menentukan titik impas,

yaitu titik di mana pendapatan sama dengan total biaya dan labanya nol. Titik tersebut dapat

ditentukan dengan menggunakan analisis CVP.

Metode Persamaan: Untuk Titik Impas dalam Satuan Unit

Metode persamaan menggunakan metode model CVP secara langsung.

Penjualan = Biaya tetap + Total biaya variabel + Laba operasi

p Q = F + (v Q) + N

Metode Persamaan: Untuk Titik Impas dalam Satuan Dolar

Kadang kala, jumlah unit yang terjual, biaya variabel per unit, dan harga jual tidak

diketahui atau tidak praktis untuk ditentukan. Metode yang digunakan untuk titik impas dalam

satuan unit, kecuali bahwa Q digantikan dengan Y/p, sebagai berikut :

Penjualan = Biaya tetap + Total Biaya Variabel + Laba

P Q = F + (v Q) + N

P (Y/p) = F + [ v (Y/p) + N

Y = F + [(v/p) Y] + N
MANAJEMEN BIAYA

Metode Margin Kontribusi

Metode yang tepat untuk mengalkulasikan titik impas adalah menggunakan persamaan

bentuk aljabar yang sepadan (diturunkan dengan cara memecahkan model Q dan berasumsi

bahwa titik impas N = laba = 0):

Q = Biaya tetap / Margin kontribusi per unit

= F/p-v

ANALISIS CVP UNTUK PERENCANAAN LABA

Analisis CVP dapat digunakan untuk menentukan tingkat penjualan yang dibutuhkan

agar mencapai tingkat laba yang diharapkan. Mencari laba yang diharapkan meliputi

perencanaan pendapatan, perencanaan biaya, dan pencatatan akuntansi untuk implikasi pajak

penghasilan.

ANALISIS CVP UNTUK PERHITUNGAN BIAYA BERDASARKAN AKTIVITAS

Pendekatan konvensional untuk analisis CVP adalah menggunakan ukuran berdasarkan

volume, yaitu ukuran berdasarkan jumlah unit yang diproduksi dan dijual. Pendekatan altenatif

yang dapat digunakan adalah perhitungan biaya berdasarkan aktivitas.

CVP berdasarkan aktivitas berbeda dari pendekatan tradisional yang berdasarkan

volume. Biaya tingkat unit adalah berdasarkan volume, sehingga biaya tersebut diperlakukan

dengan cara yang sama berdasarkan volume dan CVP berbasis perhitungan biaya berdasarkan

aktivitas. CVP tradisional yang berbasis volume mengklasifikasikan tiga tingkat lainnya sebagai

biaya tidak langsung yang tidak berubah seiring dengan volume dan biaya tingkat produk

berubah seiring dengan jumlah kelompok produk atau jumlah produk yang berubah, dan CVP

berbasis perhitungan biaya berdasarkan aktivitas memperhitungan hal tersebut.


MANAJEMEN BIAYA

ANALISIS SENSITIVITAS DARI HASIL CVP

Analisis CVP menjadi alat strategis yang penting ketika manajer menggunakannya untuk

menentukan sensitivitas laba terhadap perubahan yang mungkin dapat terjadi pada biaya atau

volume penjualan. Analisis sensitivitas adalah untuk berbagai metode yang menelaah bagaimana

perubahan jumlah unit jika faktor-faktor yang dilibatkan dalam memprediksi jumlah unit

tersebut juga berubah.

Analisis Bagaimana-Jika dari Penjualan dan Rasio Margin Kontribusi

Analisis bagaimana-jika merupakan kalkulasi dari jumlah unit pada berbagai tingkat

faktor yang memengaruhi jumlah unit tersebut. Analisis bagaimana-jika adalah pendekatan

terhadap analisis sensitivitas ketika ketidakpastian terjadi. Kerap kali analisis bagaimana-jika

didasarkan pada margin kontribusi dan rasio margin kontribusi.

Margin Pengaman

Margin pengaman (margin of safety) merupakan jumlah penjualan yang direncanakan di

atas titik impas:

Margin pengaman = Penjualan yang direncanakan Penjualan pada titik impas

Rasio margin pengaman (margin of safety ratio) merupakan ukuran yang bermanfaat

untuk membandingkan risiko dari dua atau lebih dari dua alternatif produk. Produk dengan rasio

margin pengaman yang relatif rendah lebih berisiko pada dua produk dan oleh karena itu

biasanya membutuhkan perhatian lebih besar dari pihak manajemen.


MANAJEMEN BIAYA

Pengungkit Operasi

Perubahan lingkungan produksi kontemporer meliputi teknik produksi yang bertambah

baik melalui perbaikan proses, teknologi poduksi, dan teknik lainnya. Ketika perubahan tersebut

terjadi, sifat analisis CVP juga berubah. Pengungkit operasi (operating leverage), yang

merupakan rasio margin kontribusi terhadap laba.

Lima Tahap Pengambilan Keputusan Strategis untuk Analisis CVP

Lima tahap dalam menentukan kotak tinta terbaik untuk membeli alat pencetak pada

komputernya.

1. Menentukan isu strategis di sekitar masalah.

2. Mengidentifikasi alternatif tindakan.

3. Memperoleh informasi dan melakukan analisis terhadap alternatif.

4. Didasarkan strategis dan analisis, pilih dan implementasikan alternatif yang diinginkan.

5. Menyediakan evaluasi terus-menerus mengenai efektifitas implementasi pada tahap 4.

ANALISIS CVP UNTUK DUA PRODUK ATAU LEBIH DARI DUA PRODUK

Pendekatan umum bagi perusahaan dengan banyak produk adalah menggunakan rasio

margi kontribusi yang dijelaskan sebelumnya pada bab ini. Pendekatan tersebut memungkinkan

perusahaan untuk mengestimasikan titik impas pada dolar penjualan berdasarkan estimasi CMR

rata-rata tertimbang terhadap seluruh produknya.

Dengan mengunakan pendekatan CMR, perusahaan dengan biaya tetap sebesar $100 juta

dan CMR sebesar 50 persen akan memiliki titik impas penjualan sebesar $200 juta :

Y = $100/0,5= $200.000.000
MANAJEMEN BIAYA

Sekarang anadaikan perusahaan hanya memiliki dua atau tiga produk. Pada kasus ini,

perusahaan mungkin mengalkulasikan titik impas menggunakan margin kontribusi tertimbang

atau CMR rata-rata tertimbang yang ditentukan secara langsung bagi produk-produk tersebut.

Akuntansi Aliran Nilai dan CVP

Ketika rumpun produk dikelompokan ke dalam aliran nilai pada lean accounting,

terhadap peluang untuk menggunakan CVP bagi kelompok produk jika dibandingkan dengan

satu produk atau banyak produk.

ANALISIS CVP UNTUK ORGANISASI NIRLABA

Organisasi nirlaba dan perusahaan jasa juga dapat menggunakan analisis CVP.

ASUMSI DAN KETERBATASAN DARI ANALISIS CVP

Liniearisasi, Rentang yang Relavan, dan Biaya Bertahap

Model CVP berasumsi bahwa pendapatan dan total biaya adalah linier pada rentang

aktivitas yang relevan. Meskipun perilaku biaya aktual tidak linier, kita menggunakan konsep

rentang yang relavan dengan rentang output tertentu yang terbatas, total biaya diharapkan

meningkat mendekati tingkat yang linier.

Mengidentifikasi Biaya Tetap dan Biaya Variabel untuk Analisis CVP

Biaya Tetap

Biaya tetap yang akan relavan merupakan biaya tetap yang diharapkan berubah seiring

dengan pengenalan produk baru. Untuk analisis jangka pendek, titik impas bernilai sama dengan

nol karena produk baru tidak harus memasukkkan biaya tetap yang baru. Artinya, setiap produk

yang dijual, mulai dari yang pertama, berkontribusi terhadap laba sebesar harga dikurangi biaya

variabel.
MANAJEMEN BIAYA

Biaya Variabel

Dalam mengukur biaya variabel, akuntan manajemen harus berhati-hati untuk

memasukkan seluruh biaya variabel yang relevan, tidak hanya biaya produksi tetapi juga biaya

penjualan dan distribusi. Setiap biaya transportasi atau gudang akan relevan jika biaya tersebut

berubah seiring tingkat output.