Anda di halaman 1dari 13

LAPORAN PRAKTIKUM

BIOMEDIS 1

SEL DAN JARINGAN

Oleh :
Cici Dita Virlliana
6130015001

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA
2015
A. TUJUAN PRAKTIKUM

Untuk mengetahui bagian struktur penyusun sel


Untuk mengetahui fungsi dari tiap struktur penyusun sel
Untuk menggambarkan kembali berbagai macam jaringan hasil
pengamatan dengan mikroskop
Untuk menjelaskan perbedaan bentuk dan fungsi berbagai macam
jaringan

B. LANDASAN TEORI
1. Pengertian sel dan jaringan
Sel merupakan dasar penyusun fungsional dan structural terkecil dari
mahluk hidup. Oleh karena itu semua mahluk hidup tersusun atas `
sel,
Jaringan merupakan sekumpulan sel yang memiliki bentuk, susunan ,
dan fungsi yang sama kemudian membentuk kesatuan sel.

2. Bagian struktur dan fungsi organel sel


Mitokondria :
- Dikelilingi oleh membrane sel
- Krista mirip rak di dalam sel penghasil protein dan krista tubular
didalam sel penghasil steroid
- Terdapat di semua sel, terutama banyak dijumpai pada sel yang
tingkat metabolismenya tinggi.
- Menghasilkan molekul ATP berenergi-tinggi
- Krista mengandung enzim rantai pernapasan untuk pembentukan
ATP
- Matriks mengandung enzim,ribosom,dan DNA sirkular
mitokondria
Retikulum Endoplasma Kasar
- Memiliki sisterna yang saling berhubungan dengan ribosom
- Sel penghasil protein yang sangat berkembang
- Sintetis protein untuk dikeluarkan atau untuk lisosom
- Sintetis protein membrane integral fosfolipid
Retikulum Endplasma Halus
- Tidak mengandung ribosom dan terdiri dari tubulus-tubulus yang
saling berhubungan
- Ditemukan pada sel yang menyintesis fosfolipid,kolesterol, dan
hormone steroid
- Disel hati, berpoliferasi untuk menginaktifkan atau
mendetoksifikasi zat kimiawi yang membahayakan
- Diserat otot rangka dan jantung, menyimpan kalsium diantara
kontraksi
Membran sel
- Terdiri dari lapis ganda fosfolipid dan protein membrane integral
(transmembran)
- Protein membran polifer terletak dipermukaan luar dan dalam sel
- Protein perifer melekat pada mikrofilamen sitoskeleton
- Molekul kolesterol dalam membrane sel menstabilkan membrane
sel
- Glikokaliks karbohidrat melapisi permukaan sel
- Glikokaliks penting untuk pengenalan sel,adhesi sel, dan tempat
pengikatan reseptor
Peroksisom
- Mengandung oksidase yang membentuk hydrogen peroksida
sitotoksik
- Mengandung enzim katalase untuk mengeluarkan kelebihan
hydrogen peroksida
- Banyak disel hati dan ginjal, yang mengeluarkan sebagian besar
bahan toksik
Nukleus
- Mengandung kromatin, nucleoli, matriks nucleus, dan DNA seluler
- Dikelilingi oleh membrane ganda yaitu selubung nucleus
Mikrotubulus
- Filamen terbesar di sitoskeleton
- Terdiri dari tubulin dan
- Berasal dari sentrosom
- Paling banyak ditemukan disilia dan flagella
Mikrofilamen
- Mikrofilamen paling tipis di sitoskeleton
- Terdiri dari proktein aktin
- Tersebar diseluruh sel dan digunakan sebagai jangkar pada
sambungan sel
- Membentuk inti mikrovil dan trama cytosketalis terminal (terminal
web) di apeks sel
Aparatus Golgi
- Terdapat disemua sel , sel sekretori yang sangat berkembang
- Terdiri dari ntumpukan sisterna yang melengkung dengan sisi
konveks sebagai cis facies
- Sisi konkaf yang matur adalah trans facies
- Enzim sisterna memodifikasi,memilah,dan mengemas protein
- Menambahkan kedalam protein dan lemak untuk membentuk
glikoprotein, glikolipid dan lipoprotein.
- Granula sekretorik dimodifikasi,dipilah dan dikemas dalam
membrane untuk diangkut keluar sel atau untuk lisosom
Ribosom
- Beradapada keadaan bebas dan terikat ( di reticulum endoplasmic)
- Paling banyak didalam sel pengahsil protein
- Menyandikan pesan genetic dari nucleus unruk urutan asam amino
dalam sintesis protein
- Ribosom bebas menyintesis protein untuk digunakan oleh sel
- Ribosom terikat menyintesis protein yang dikemas untuk diangkut
atau disimpan di sel sebagai lisosom
Lisosom
- Tersisi oleh enzim hidrolis atau digestif
- Terpisah disitoplasma oleh membrane
- Berfungsi dalam pencernaan intraseluler atau fagositosis
- Mencerna makroorganisme, debris sel, sel tua, atau organel sel
- Corpuculum residual ( residual body ) terlihat setelah fagosistosis
- Sangat banyak pada sel fagosit dan sel darah putih tertentu.
Sentrosom
- Sentrosom terletak dekat nukelus mengandung dua sentriol
- Sentriol tegak lurus satu sama lain mengandung Sembilan
kelompok yang masing-masing terdiri dari tiga mikrotubulus.

3. Macam-macam jaringan dan fungsinya


Jaringan Epitel :
- Terdiri atas lembaran sel yang menutupi permukaan luar tubuh ,
melapisi ronga dalam, membentuk berbagai organ dan kelenjar,
serta melapisi duktusnya. lapisan pelindung yang melindungi
jaringan dibawahnya.

Jenis jaringan epitel:


Epitel selapis
- Satu lapisan sel gepeng atau skuamosa, termasuk mesotel dan
endotel
- Mesotel melapisi permukaan eksternal organ pencernaan, paru, dan
jantung
- Endotel melapisi bagian dalam rongga jantung,pembuluh darah,
dan pembuluh limfe
- Berfungsi dalam filtrasi, dufusi, transport, sekresi,dan pengurangan
gesekan

Epitel berlapis
- Dibentuk oleh beberapa lapisan sel,lapisan sel superfisial
menentukan jenis epitel
- Epitel berlapis gepeng tanda lapisan tanduk memiliki lapisan sel
permukaan yang hidup
- Epitel berlapis gepeng tanpa lapisan tanduk membentuk lapisan
pelindung dan lembab di esophagus, vagina dan rongga mulut
- Epitel dengan lapisan tanduk memiliki lapisan sel superfisial yang
mati
- Epitel dengan l;apisan tanduk memberi perlindungan terhadap
abrasi, invasi bakteri dan desikasi
- Epitel Kuboid melapisi duktus eksretorius besar diberbagai organ
- Epitel kuboid memberi perlindungan terhadap duktus

Epitel Transisional
- Hanya ditemukan dikaliks ginjal, pelvis ginjal, utreter dan vesica
urinaria
- Perubahan bentuk sebagai respon terhadap peregangan yang
disebabkan oleh akumulasi cairan
- Selama peregangan atau pengerutan, hubungan sel tidak terputus
- Membentuk sawar protekif antara urine dan jaringan dibawahnya.
Jaringan Ikat :
- Berfungsi untuk mengikat, menambat dan menyokong berbagai
sel, jaringan dan organ tubuh.

Jenis jaringan ikat


Jaringan ikat longgar
- Lebih banyak ditubuh dan memperlihatkan susunan sel dan serat
yang longgar dan tidak teratur
- Mengandung banyak substantia fundamentalis
- Sel yang predominan adalah serat kolagen, fibroblast, sel adipose,
sel mast dan makrofag

Jaringan ikat padat tidak teratur


- Terutama terdiri dari fibroblast, dan serat kolagen yang tebal dan
padat
- Jenis sel lainnya lebih sedikit dan substantia fundamentalis
minimal
- Serat kolagen memperlihatkan orientasi acak dan memberikan
penyokong jaringan yang kuat
- Terutama terdapat pada bagian yang memerlukan tahanan terhadap
gaya dari berbagai arah

Jaringan ikat padat teratur


- Serat-seratnya tersusun padat dengan orintasi yang teratur dan
sejajar
- Terdapat ditendon dan lingamentum yang melekat pada tulang
- Tahanan yang besar terhadap daya tarikan pada satu sumbu atau
arah
- Substantia fundamentalis minimal; sel predominan adalah
fibroblas

Jaringan Saraf :
- Berfungsi untuk menerima rangsangan dan mengirimkan sinyal
dari bagian satu ke bagian yang lain dalam tubuh
Neuron, Akson, dan Dendrit
- Digolongkan menjadi aferen(sensorik),eferen(motoric).
Interneuron
- Badan sel neuron dan danderit mengandung substansi Nisll ( RE
kasar)
- Neurofibril dibadan sel neuron meluas kedalam dendrit dan akson
- Akson berasal dari bagian yang berbentuk corong yaitu colliculus
axonalis
- Akson dan colliculus axonalis tidak mengandung substansi nisal
- Neuron aferen menghantarkan impuls melalui aksson dari reseptor
internal atau eksternal ke SSP
- Neuron eferen menghantarkan impuls melalui akson dari SSP k
otot atau kelenjar
- Neuron menyintesis neurontransmiter dibadan sel
- Akson mengangkut neutransmiter dalam mikrotubulus ke sinaps
- Rangsangan menyebabkan terbentuknya impuls saraf (potensial
aksi) yang menjalar disepanjang akson
- Dendrit menerima dan mengintegrasikan informasi dari
denrit,neuron, atau akson
- Dendrit dilapisi oleh gemmula dendritica untuk hubungan (sinaps
)dengan neuron lain
- Kecepatan hantaran impuls bergantung pada ukuran akson dan
mielinasi
Jaringan Otot :
- Jaringan otot bertanggung jawab atas untuk pergerakan anggota
tubuh.
Jaringan otot terdiri dari:
Otot rangka
- Serat multinukleus dengan nucleus terletak ditepi
- Filamen aktin dan myosin membentuk pola cross-striation yang
nyata
- Otot dikelilingi oleh jaringan ikat epimisium
- Fasikulus otot dikelilingi oleh jaringan perimysium
- Setiap serat otot dikelilingi oleh jaringan ikat endomisium
- Otot volunteer berada dibawah control kesadaran
- Terminal akson mengandung neurotransmitter asetilkolin
- Asetilekolin berikatan dengan reseptornya di membrane otot
- Junctio neuromuscularis adalah tempat persarafan dan transmisi
rangsangan ke otot

Otot Jantung
- Terletak dijantung dan pembuluh besar yang melekat pada jantung
- Mengandung satu atau dua nukelus disentral; serat bercabang
- Ditandai oleh kompleks taut padat yang diskus interkalaris yang
mengandung nexus
- Tubulus T terletak di linea Z; lebih besar di otot rangka
- Nexus menyatukan semua serat untuk kontraksi ritmik
- Cross-striation aktin dan miosin membentuk stria I, stria A, dan
lineaZ yang serupa dengan otot rangka

Otot polos
- Ditemukan di organ berongga dan pembuluh darah
- Mengandung filament aktin dan myosin tanpa pola Cross-striation
- Serat berbentuk fusiformis dan mengandung satu nucleus
- Di usus otot tersusun dalam lapisan konsentrik
- Otot involunter diatur oleh system saraf otonom, hormone, dan
peregangan
- Nexus ,enggabungkan otot dan memungkinkan komunikasi ionic
diantara semua serat.

C. ALAT DAN BAHAN

Mikroskop
Objek glass
Cover glass
Sendok,Spatula atau Cottonbad
Methilen blue
Sediaan preparat jaringan

D. CARA KERJA
Pengamatan sel ephitelium pipi

Koreklah permukaan pipi bagian dalam dengan menggunakan


sendok,spatula atau cottonbad, Namun kita menggunakan cottonbad
Oleskan diatas objek glass, tetesi dengan methilen blue, dan tutup
dengan cover glass
Amati dibawah mikroskop
Gambar hasil pengamatan anda dan beri keterangan (membrane sel,
nuckleus, sitoplasma, granula )
Pengamatan sediaan preparat jaringan epitel selapis kubis (sediaan ginjal),
jaringan otot, dan jaringan tulang
Lakukan pengamatan sediaan preparat ginjal, jaringan otot, dan
jaringan tulang
Amati dibawah mikroskop
Gambar hasil pengamatan anda dan beri keterangan bagian-bagian dari
jaringan yang terlihat dibawah mikroskop

E. HASIL PENGAMATAN
Hasil pengamatan sel dan jaringan epitel pipi
NO Perbesaran Hasil pengamatan Keterangan
1 4X
Sel epithel masih
belum terlihat
jelas


2 10X Sel epithel sudah
tampak terlihat
inti
sel,membrane
sel dan
sitoplasma

3 40X Sel epithel lebih


terlihat jelas inti
sel,membrane
sel dan
sitoplasma

4 100X Sel epithel tidak


terlalu jelas
karena
perbesaran.

Hasil pengamtan sel dan jaringan ginjal, jantung, ileum, dan tulang
NO Organ Perbesaran Hasil pengamatan Referensi
1 Ren/Ginjal 100X

2 Cor/Jantung 100X

3 Ileum 100X

4 Bone 40X

F. DISKUSI
Jelaskan perbedaan bentuk dan fungsi berbagai macam jaringan

G. JAWABAN DISKUSI
Perbedaan bentuk
Jaringan Epitel : Selapis gepeng,selapis kuboid,selapis silindris,bertingkat
semu silindris bersilia,berlapis,transisional
Jaringan Ikat : Longgar, padat tidak teratur, padat teratur
Jaringan Saraf : Saraf sensorik, Motorik, Penghubung
Jaringan Otot : Lurik, Otot polos, Otot jantung,

Macam-macam jaringan yaitu :


Jaringan Epitel : Sebagai lapisan pelindung yang melindungi jaringan
dibawahnya
Jaringan Ikat : Berfungsi untuk mengikat dan menopang jaringan-jaringan
lainnya, mempunyai kerapatan sel yang longgar dan sel-selnya tersebar
diantara matriks-matriks ekstracelluler
Jaringan Saraf : Berfungsi untuk menerima rangsangan dan mengirimkan
sinyal dari bagian satu ke bagian yang lain dalam tubuh
Jaringan Otot : Jaringan otot bertanggung jawab atas untuk pergerakan
anggota tubuh.

H. PEMBAHASAN
Penyusun sel secara umum untuk mengetahui bagian-bagian dari
struktur penyusun sel. Sel itu sendiri tersusun dari membrane sel, inti
sel, dan sitoplasma. Intisel terletak di tengah sel yang berfungsi untuk
mengatur semua aktifitas sel. Sedangkan sitoplasma adalah cairan
yang terdapat di dalam sel, begian terluar sel yang berfungsi untuk
melindungi sitoplasma dan nukelus disebut membrane sel.
Pada perbesaran 4x dari pengamatan dibawah mikroskop
terlihat sekumpulan sel-sel.
Pada perbesaran10x mulai terlihat struktur dari sel yaitu inti
sel, sitoplasma dan membrane sel.
Pada perbesaran 40x sel epitel sangat terlihat jelas dari mulai
bagian-bagian hingga struktur penyusun selnya.
Pada perbesaran 100x hanya terlihat inti-inti sel yang tersebar
Jaringan merupakan sekumpulan sel yang memiliki bentuk,
susunan,dan fungsi yang sama kemudian membentuk kesatuan
sel.Jaringan terdiri dari jaringan epitel,jaringan ikat,jaringan otot, dan
jaringan saraf. Pada pengamatan ini menggunakan perbesaran yang
menjukkan hasil paling jelas dari preparat Ren,Cor,Ileum, dan bone
menunjukkan hasil sebgai berikut:
Pada preparat Ren menggunakan perbesaran 100x
menunjukkan hasil kumpulan dari sel-sel yang membentuk
jaringan, yang terdiri dari : epitel selapis gepeng, kepiler,
glomerulus, endotel, kapsul bowman epitel selapis
kuboid,tubulus kontortus, pembuluh darah, dan jaringan ikat
Pada preparat Cor menggunakan perbesaran 100x terlihat otot
jantung yang intinya tersebar, otot polos yang berbentuk
gelondong dan berserat
Pada preparat Ileum menggunakan perbesaran 100x
menghasilkan jaringan-jaringan yang tersusun dalam usus yang
berbentuk gelondong. Hanya terdapat satu inti sel yang berada
ditengah .
Pada preparat Bone menggunakan perbesaran 40x membentuk
jaringan yang terdiri dari : Lakuna, Kanalikuli, Kanali sntralis,
Lamela, Lamela interstisialis, linea cementalis,

I. KESIMPULAN
Jaringan adalah kumpulan sel sejenis yang memiliki struktur dan
fungsi yang sama untuk membentuk suatu organ, sedangkan sel
merupakan dasar penyusun fungsional dan structural atau unit terkecil
dari mahluk hidup.Sel yang dimiliki manusia maupun hewan terdiri
dari : Mitokondria,Retikulum endoplasma halus dan kasar,Membran
sel, Peroksisom,Nukleus,Mikrotubulus,Mikrofilamen,Aparatus
golgi,Ribosom,Lisosom,dan Sentrosom. Yang memiliki fungsi yang
berbeda beda dalam perannya dan memiliki bagian-bagian tersendiri.
Sedangkan jaringan memiliki perbedaan,dimana perbedaan itu terletak
juga pada ciri-ciri,fungsi,maupun letak dari jaringan tersebut. bagian
jaringan terdiri atas jaringan ikat, jaringan epitel,jaringan saraf, dan
jaringan otot..jaringan otot dibedakan menjadi jaringan otot
polos,lurik,dan jantung. Jaringan epitel terdiri dari Selapis,
berlapis,transisional.jaringan ikat terklarifikasi menjadi jaringan ikat
longgar, padat tidak teratur,dan padat teratur.dan jaringan saraf
berperan dalam mengirim sinyal kesulurh tubuh, setiap jaringan
tersusun atas begitu banyak sel.

J. DAFTAR PUSTAKA

- Eroschenko,Victor P.2010.Atlas Histologi Difiore.Jakarta:EGC.


- Sukirman.2006.Biology.Jakarta timur:Yudhistira
- Setiowati.Tetty.2007.Biologi Interaktif.Jakarta.Azkapress

K. LAMPIRAN