Anda di halaman 1dari 13

Proyek IPS

Kondisi Sosial Budaya sebagai Modal Dasar


Pembangunan Nasional

Disusun Oleh

Kelompok :4

Kelas : VIII.2

Guru Pembimbing : Hj. Maryani,S.Pd.

SMP NEGERI 9 PALEMBANG

TAHUN AJARAN 2015/2016


Anggota Kelompok :

Harya Basyar Lintang


Kevin Firza Hutama
Mirrah Safani
M. Okta Muliya
Nabila Tiara
Putri Meipa Liyana
Zahwa Putri Alziza
Daftar Isi Laporan Proyek
I. Kondisi geografis wilayah, dengan peta wilayah yang
menggambarkan sebaran pusat-pusat kesenian atau
budaya daerah geografis.
II. Jenis-jenis kesenian atau budaya daerah yang ada atau
yang akan datang.
III. Kegiatan kesenian atau budaya yang ada atau yang akan
datang.
IV. Perkembangan kesenian dan kebudayaan daerah yang
sudah ada dan yang mungkin akan ada.
V. Simpulan.
A. Latar Belakang
Indonesia adalah bangsa yang majemuk, terkenal dengan
keanekaragaman dan keunikannya. Terdiri dari berbagai suku
bangsa, yang mendiami belasan ribu pulau. Masing-masing
suku bangsa memiliki keanekaragaman seni budaya
tersendiri. Di setiap seni budaya tersebut terdapat nilai-
nilai sosial yang tinggi. Pada kondisi saat ini seni dan
kebudayaan mulai ditinggalkan, bahkan sebagian masyarakat
Indonesia malu akan seni dan kebudayaannya sebagai jati
diri sebuah bangsa. Hal ini mengakibatkan hilangnya
keanekaragaman seni budaya Indonesia secara perlahan-
lahan, yang tidak terlepas dari pengaruh budaya luar dan
karakter mayarakat Indonesia yang suka meniru. Dalam
menjaga kelestarian seni budaya Indonesia tersebut banyak
cara yang dapat dilakukan sesuai dengan kemampuan dan
batasan-batasan yang ada. Jangan sampai di saat seni
budaya kita diambil bangsa lain, baru kita menyadari betapa
bagusnya nilai-nilai yang terkandung dalam budaya kita itu
sendiri. Perkembangan zaman dan teknologi yang semakin
lama semakin canggih serta perdagangan bebas yang telah
terjadi di dunia khususnya Indonesia telah meracuni bangsa
Indonesia terhadap moral akhlak dan tatakrama pergaulan
anak remaja, adat budaya Indonesia yang dulu katanya
Indonesia kaya akan seni budayanya kini terhapus semua
oleh yang namanya kemajuan zaman.
Perkembangan zaman era Globalisasi sekarang ini amatlah
pesatnya sehingga membuat kita sering takjub dengan segala
penemuan-penemuan baru disegala bidang. Penemuan-
penemuan baru yang lebih banyak didominasi oleh negara-
negara Barat tersebut dapat kita simak dan saksikan melalui
layar televisi, koran, internet dan sebagainya yang sering
membuat kita geleng-geleng kepala sebagai orang Indonesia
yang hanya bisa menikmati dan memakai penemuan orang-
orang Barat tersebut. Penemuan-penemuan baru tersebut
merupakan sisi positif yang dapat kita ambil dari negara-
negara Barat itu sedangkan di negara-negara Barat itu
sendiri makin maju dan modern diiringi pula dengan bebasnya
mereka dalam bertindak dan berperilaku dalam kehidupan
sehari-hari sehingga menjadi suatu kebiasaan yang
membudaya.
Kebiasaan-kebiasaan orang Barat yang telah membudaya
tersebut hampir dapat kita saksikan setiap hari melalui
media elektronik dan cetak yang celakanya seni dan
kebudayaan orang-orang Barat tersebut yang sifatnya
negatif dan cenderung merusak serta melanggar norma-
norma ke timuran kita sehingga ditonton dan ditiru oleh
orang-orang kita terutama para remaja yang menginginkan
kebebasan seperti orang-rang Barat. Seni dan Kebudayan-
kebudayaan Barat tersebut dapat kita mulai dari pakaian dan
mode, musik, film sampai pada pergaulan dengan lawan jenis.
B. Rumusan Masalah
Hal-hal yang akan penulis uraikan dalam penulisan makalah
tentang seni dan budaya indonesia yaitu:
1. Apa pengertian dari seni dan budaya?
2. Bagaimana sejarah seni dan budaya di Indonesia?
3. Apa macam-macam Seni dan Budaya Indonesia?
4. Apa fungsi Seni dan Budaya di Indonesia?
5. Apa jenis-jenis seni di Indonesia ?

C. Tujuan Penulisan
Tujuan Penulis membuat makalah tentang seni dan budaya di
Indonesia adalah untuk memenuhi dan melengkapi tugas
yang di berikan di mata Kuliah Seni Budaya. Selain itu tujuan
penulisan makalah ini di harapkan dapat menambah wawasan
pembaca dan agar masyarakat mau melestarikan seni dan
kebudayaan di Indonesia yang telah di warisi leluhur kita
terdahulu kelak dikemudian hari.

D. Manfaat Penulisan
Penulis membuat makalah tentang seni dan budaya
Indonesia ini manfaatnya yaitu agar kita dapat mengenal
seni dan kebudayaan kita lebih dalam, dapat menambah
pengetahuan kita serta melestarikan semua kebudayaan yang
ada di Negara kita.
Isi Laporan Proyek :

I. Deskripsi kondisi geografi wilayah


- Kondisi geografi wilayah adalah keadaan muka bumi
dari aspek letak, cuaca, iklim, relief, jenis tanah,
flora dan fauna serta sumber daya alamnya.
II. Kegiatan kesenian atau budaya yang ada atau yang
akan datang
- Contoh kesenian atau kebudayaan di Indonesia:
1. Tari Remong, sebuah tarian dari Surabaya yang
melambangkan jiwa, kepahlawanan. Ditarikan
pada waktu menyambut para tamu.
2. Masyarakat Bali selalu mengadakan upacara
kematian di saat ada seseorang atau kerabat
yang meninggal dunia. Upacara kematian ini
dikenal dengan nama upacara ngaben. Upacara
ini yaitu upacara pembakaran bagi orang yang
sudah meninggal. Pada intinya upacara ini untuk
mengembalikan roh leluhur (orang yang sudah
meninggal) ke tempat asalnya.

3. Karapan Sapi adalah acara khas masyarakat


Madura yang di gelar setiap tahun pada bulan
Agustus atau September, dan akan di lombakan
lagi pada final di akhir bulan September atau
Oktober. Yaitu saat dimana masyarakat Madura
telah sukses menuai hasil panen padi atau
tembakau.Karapan Sapi ini selain
diperlombakan, juga merupakan ajang pesta
rakyat dan tradisi yang prestis dan bisa
mengangkat status sosial seseorang. Jutaan
biaya yang harus dikeluarkan untuk melatih dan
merawat sapi-sapi karapan ini.
III. Jenis-jenis kesenian atau budaya yang ada atau yang
akan datang
- Kesenian atau budaya dapat berupa alat musik,
pakaian adat, rumah adat, dan lain-lain.

Berikut tabel contoh kesenian atau budaya yang ada


di Indonesia:

Nama Alat Musik Asal Daerah


Kecapi Jawa Barat
Angklung Jawa Barat
Sasando Nusa Tenggara Timur

Nama Pakaian Adat Asal Daerah


Ulee Balang Nanggore Aceh
Darussalam
Ulos Sumatra Utara
Aesan Gede Sumatra Selatan

Nama Rumah Adat Asal Daerah


Badui Banten
Honai Papua Barat
Gadang Sumatra Barat

Nama Makanan Asal Daerah


Daerah
Bika Ambon Sumatra Utara
Seruit Lampung
Pempek Sumatra Selatan
IV. Perkembangan kesenian dan kebudayaan daerah yang
sudah ada dan yang mungkin akan ada

- Kesenian berkembang mengikuti perubahan zaman


dan berdasarkan kurun waktu. Di bidang seni rupa,
ditinjau dari perkembangan dan kurun waktunya
sejak zaman prasejarah hingga sekarang, maka
karya seni yang dihasilkan dapat dikelompokkan
dalam jenis seni primitif, seni klasik, seni
tradisional, seni modern, dan seni kontemporer.
Seni Primitif
Seni primitif berkembang pada zaman prasejarah,
yang mana tingkat kehidupan manusia pada
masanya sangat sederhana sekali dan sekaligus
merupakan ciri utama, sehingga manusianya
disebut orang primitif. Peninggalan karya seni
yang dihasilkan berupa lukisan binatang buruan,
lukisan cap-cap tangan yang terdapat pada dinding
goa, seperti pada dinding goa Leang-leang di
Sulawesi Selatan, goa-goa di Irian Jaya, dan pada
dinding goa Almira Spanyol. Ciri-ciri dari seni
premitif yaitu goresannya spontannitas, tanpa
perspektif, dan warna-warnanya terbatas pada
warna merah, coklat, hitam, dan putih.
Seni Klasik
Kesenian klasik merupakan puncak perkembangan
kesenian tertentu, yang mana tidak dapat
berkembang lagi. Karya seni yang dianggap klasik
memiliki kriteria sebagai berikut : (1) Kesenian
yang telah mencapai puncak (tidak dapat
berkembang lagi), (2) merupakan standarisasi dari
zaman sebelum dan sesudahnya, dan (3) telah
berusia lebih dari setengah abad. Selain dari
ketentuan itu, suatu kesenian belum bisa
dikategorikan seni klasik. Karya-karya seni klasik
dapat dijumpai pada bangunan-bangunan kuno
Nusantara pada zaman Hindu-Budha dan
bangunan-bangunan kuno di Yunani dan Romawi.
Seni Tradisional
Tradisi artinya turun temurun atau kebiasaan.
Seni tradisional berarti suatu kesnian yang
dihasilkan secara turun-temurun atau kebiasaan
berdasarkan norma-norma, patron-patron atau
pakem tertentu yang sudah biasa berlaku. Seni
tradisi bersifat statis, tidak ada unsur kreatif
sebagai ciptaan baru. Sebagai contoh dapat kita
lihat pada lukisan gaya Kamasan Klungkung, kriya
wayang kulit, kriya batik, kriya tenun, dan
sebagainya.
Seni Modern
Seni modern merupakan kesenian yang
menghasilkan karya-karya baru. Seniman yang
kreatif akan menghasilkan karya seni yang
modern, karena di dalamnya ada unsur
pembaharuan, baik dari segi penggunaan media,
teknik berkarya maupun unsur gagasan/ide. Seni
modern tidak terikat oleh ruang dan waktu, baik
itu karya yang dihasilkan di masa lampau maupun
pada masa kini aslkan ada unsur kreativitasnya.
Karya-karya seni rupa modern dapat dilihat pada
lukisan karya Van Gogh, Pablo Picasso, Affandi,
Basuki Abdullah, Gunarsa, patung karya G.
Sidharta, Edi Sunarso, Nuarta, dan sebagainya.
Seni Kontemporer
Kontemporer berarti sekarang atau masa kini.
Seni kontemporer memiliki masa popularitas
tertentu sehingga seni ini dapat dikatakan
bersifat temporer. Seni ini dapat dinikmati pada
masa populernya dan apabila sudah lewat maka
masyarakat tidak lagi menyukainya. Karya-karya
seni kontemporer pada mulanya muncul di Eropa
dan Amerika, seperti lukisan karya Andy Warhol
dan patung karya Hendri Moore. Belakangan ini,
seni kontemporer telah berkembang di berbagai
negara yang memiliki gagasan yang unik, seperti
berupa patung dari es, lukisan pada tubuh manusia
(body painting), seni instalasi, grafity, dan
sebagainya.
V. Kesimpulan
- Dari penulisan makalah ini dapat disimpulkan bahwa
seni adalah barang/atau karya dari sebuah
kegiatan, sedangkan Budaya adalah cara hidup
suatu bangsa atau umat yang tidak lagi dilihat
sebagai pancaran ilmu dan pemikiran yang tinggi
dan murni dari sesuatu bangsa untuk mengatur
kehidupan berasaskan peradaban. Di Indonesia
terdapat beragam macam seni dan budaya, sebagai
warga negara kita harus melestarikannya.