Anda di halaman 1dari 5

KERANGKA ACUAN KEGIATAN PEMBANGUNAN JALAN TOL

SEMARANG-SOLO
2016
BAB I
PEDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pada zaman modern ini transportasi menjadi kebutuhan yang sangat vital,
sebagai pendukung majunya zaman maka sarana transportasi harus dibuat sebaik
mungkin agar aktifitas dapat berjalan dengan cepat dan mudah. Salah satu sarana
transportasi yang memegang peranan penting adalah transportasi darat.
Meningkatnya sarana transportasi darat dapat meningkatkan perekonomian,
layanan jasa, layanan kesehatan, akses rekreasi, dan lain sebagainya. Dalam
menyikapi kondisi ini maka direncanakan pembangunan jalan tol Semarang-Solo
dengan rincian kegiatannya adalah: pengadaan lahan, pembersihan lahan,
pematangan lahan, pekerjaan galian, pekerjaan saluran air, pekerjaan jembatan,
pekerjaan terowongan, pekerjaan timbunan, dan pembangunan jalan.
Pembangunan jalan tol akan memberikan perubahan bagi rona lingkungan
sekitar dan memberikan pengaruh yang besar dan penting terhadap lingkungan.
Diantara dapak yang dapat timbul dari adanya kegiatan ini adalah: merubah
bentang alam, peningkatan run off, memicu alih fungsi lahan, menimbulkan
dampak kebisingan, emisi yang tinggi, gangguan dampak sosial, dsb.
Pembangunan jalan tol Semarag-Solo sepanjang 75,674 km melewati 23
kecamatan dan 60 desa/kelurahan dengan pembebasan lahan seluas 842,045 Ha,
dengan peruntukan lahan yang terkena dampak pembebasan terdiri dari rumah,
industri, sawah, tegalan, dan hutan. Dari akibat yang ditimbulkan dan panjang
pembangunan jalan 5 km serta luas wilayah yang 10 Ha, maka pembangunan
jala tol Semarang-Solo merupakan kegiatan yang berdampak penting sehingga
wajib membuat amdal untuk memperoleh izin lingkungan.
Pembangunan jalan tol Semarang-Solo masuk dalam kegiatan berdampak
penting sehingga harus mematuhi peraturan yang berlaku. Sesuai Keputusan
Menteri Lingkungan Hidup Nomor 17 Tahun 2001 tentang jenis usaha dan/atau
kegiatan yang wajib dilengkapi dengan AMDAL, maka dilakukan langkah awal
menyusun Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan (KA-ANDAL) untuk
menentukan ruang lingkup dan kedalaman studi AMDAL. KA-ANDAL adalah

KELOMPOK 8 I-1
KERANGKA ACUAN KEGIATAN PEMBANGUNAN JALAN TOL
SEMARANG-SOLO
2016
ruang lingkup ANDAL, yang merupakan hasil pelingkupan yang disepakati antara
pemrakarsa/penyusun AMDAL dan komisi penilai AMDAL. Format Penyusunan
KA-ANDAL mengacu pada Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor
8 Tahun 2006 Lampiran I. KA-ANDAL ini dinilai oleh KPA provinsi karena
kegiatannya mempengaruhi lebih dari satu wilayah administras
i kota atau kabupaten.

1.2 Rumusan Tujuan dan Manfaat


1.2.1 Rumusan Tujuan Rencana Kegiatan Pembangunan Jalan Tol

Dari uraian latar belakang diatas dapat dirumuskan tujuan Pembangunan


Jalan tol Semarang-Solo diantaranya:
1. Memperlancar dan mempermudah hubungan transportasi dari wilayah Utara
ke Selatan dan sebaliknya.
2. Mengurangi kepadatan lalu lintas pada jalan lintas pusat kota/kabupaten.
3. Mempersingkat dan memperpendek jarak tempuh sehingga mempercepat
akses transportasi.
4. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan taraf hidup masyarakat.

1.2.2 Manfaat Rencana Kegiatan Pembangunan Jalan Tol

Manfaat Pembangunan jalan tol Semarag-Solo antara lain:


1. Akses transportasi antar kota/kabupaten semakin terjangkau.
2. Meminimalisasi ancaman keselamatan.
3. Meniminalisasi terjadinya kemacetan lalu lintas.
4. Mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, serta
mendorong pertumbuhan pembangunan di Kota Semarang, Kota Surakarta,
dan wilayah sekitarnya.

1.3 Pelaksana Studi

Penyusunan dokumen KA ini dilakukan oleh pemrakarsa, penanggung


jawab, dan pelaksana studi amdal.

KELOMPOK 8 I-2
KERANGKA ACUAN KEGIATAN PEMBANGUNAN JALAN TOL
SEMARANG-SOLO
2016
1.3.1 Pemrakarsa dan Penanggung Jawab
1. Pemrakarsa
Nama : Pemerintah Kabupaten Semarang
Alamat : Jalan Pemuda No. 1 Semarang (024) 123456
Penanggung Jawab: Dr.Jonathan Christian,ST,MT
Alamat : Jalan Ahmad Yani No. 1 Semarang
2. Penanggung Jawab
Nama : CV. Enviro Gold Generation
Alamat : Jalan Adi Sucipto No. 55 Surakarta
Penanggung Jawab: Selly Marwa Bela Pratiwi, ST, M.env
Alamat : Jalan Pemuda No. 1 Wonosobo

1.3.2 Pelaksanan Studi Amdal

Studi AMDAL dilakukan oleh tim pelaksana AMDAL, berikut data tim
penyusun AMDAL disajikan dalam Tabel 1.1.

Tabel 1.1 Susunan Anggota Tim Pelaksana Studi AMDAL Pembangunan


Jalan Tol Semarang-Solo

No Nama Keahlian Posisi/ Tugas Keahlian

1 Ir. Fathul Jannah, MT,MSi Ahli Lingkungan, Ketua Tim


Amdal A dan B S2 10 Tahun
SK 000201/SKPA/LSK-
INTAKINDO/VII/2010
No. Reg
K.1.06.10.001.000279

2 Margaretha Tevania, ST, Ahli Geologi, Ahli Geologi


MT Amdal A S2 5 Tahun
SK 000202/SKPA/LSK-
INTAKINDO/VII/2010

KELOMPOK 8 I-3
KERANGKA ACUAN KEGIATAN PEMBANGUNAN JALAN TOL
SEMARANG-SOLO
2016
No Nama Keahlian Posisi/ Tugas Keahlian
No. Reg
K.1.06.10.007.000201

3 Melva Litha Ahli Konstruksi Ahli Konstruksi


Pakpahan,ST,MT Amdal A S2 5 Tahun
SK 000203/SKPA/LSK-
INTAKINDO/VII/2010
No. Reg
K.1.06.10.005.000270

4 Riska Nugraha, S.T,M.Sos Ahli Sosial Ahli Sosial Ekonomi


Budaya
S2 5 Tahun
SK 000204/SKPA/LSK-
INTAKINDO/VII/2010
No. Reg
K.1.06.10.003.000203

5 Maulana Rizky, ST, M.Si Ahli Fisika Ahli Fisika Lingkungan


Lingkungan S2 5 Tahun
SK 000205/SKPA/LSK-
INTAKINDO/VII/2010
No. Reg
K.1.06.10.001.000285

6 Dadang Rivanda, ST. M.Si Ahli Biologi dan Ahli Biologi dan
Lingkungan Lingkungan
S2 5 Tahun
SK 000206/SKPA/LSK-
INTAKINDO/VII/2010
No. Reg
K.1.06.10.004.000299

KELOMPOK 8 I-4
KERANGKA ACUAN KEGIATAN PEMBANGUNAN JALAN TOL
SEMARANG-SOLO
2016
No Nama Keahlian Posisi/ Tugas Keahlian

7 Saren Hutama, ST, MT Ahli Geodesi Ahli Geodesi


S2 5 Tahun
SK 000207/SKPA/LSK-
INTAKINDO/VII/2010
No. Reg
A.1.06.10.006.000222

KELOMPOK 8 I-5