Anda di halaman 1dari 6

KASUS

Ny. B, 30 tahun, G2P1 hamil 40 minggu, datang ke Puskesmas tanggal 7 Oktober 2013, pada
pukul 20.00 WIB, dan diterima oleh bidan dengan keluhan utama mules-mules sejak 10 jam
ketuban pecah sejak 3 jam sebelum masuk rumah sakit. Pasien melakukan pemeriksaan antenatal
di bidan secara teratur. Anak pertama berusia 5 tahun. lahir dengan ekstraksi vakum, berat lahir
3300 gram. Pada pemeriksaan didapatkan his 3 kali dalam 10 menit , lamanya 40 detik. Tinggi
fundus uteri 36 cm, penurunan kepala 4/5, denyut jantung janin 155 kali/menit, tekanan darah
110/70 mmHg, suhu 36,80C dan frekuensi nadi 90 kali/menit. Cairan ketuban berwarna jernih.
Pada pemeriksaan dalam, didapatkan pembukaan 4 cm, tidak ada molase. Proteinuria (-), aseton
(-), volume urin 350 ml.

Dari observasi denyut jantung janin, his dan frekuensi nadi maternal setiap 30 menit didapatkan
data sebagai berikut:

Waktu Denyut His Frekuensi Penjelasan


jantung nadi
janin maternal
20.30 150 dpm 3x/10/40 90 dpm
21.00 160 dpm 3x/10/40 92 dpm
21.30 155 dpm 3x/10/40 92 dpm
22.00 158 dpm 3x/10/45 90 dpm
22.30 155 dpm 4x/10/45 90 dpm diuresis+ 200 cc
23.00 158 dpm 4x/10/45 88 dpm
23.30 155 dpm 4x/10/45 88 dpm
00.00 160 dpm 4x/10/45 90 dpm TD: 120/80 mmhg, suhu: 370C frek.nafas:
20x/menitKepala 4/5VT: pembukaan 4 cm,
ketuban (-) kepala di H1-2, molase derajat
2.

1. bagaimana pengisian partograf!

2. Apakah tatalaksana selanjutnya pada pasien ini?


JAWABAN:

1. Buatlah partograf yang sesuai dengan kasus di atas!


To Top

2. Kapan Anda akan melakukan pemeriksaan dalam ulang?


Pemeriksaan ulang akan dilakukan 4 jam lagi, yaitu pukul 00.00 WIB

To Top

3. Apakah rencana tatalaksana pada kasus ini?

Partus normal, pemantauan kemajuan persalinan sesuai partograf

To Top

4. Lanjutkan pengisian partograf!


To Top

5. Apakah tatalaksana selanjutnya pada pasien ini?


Kasus ini tidak dapat ditangani di fasilitas kesehatan dasar. Karena itu, segera rujuk ke rumah
sakit yang memberikan layanan persalinan dengan seksio sesarea.