Anda di halaman 1dari 14

LAPORAN TINJAUAN KRITIS JURNAL

(CRITICAL JOURNAL REPORT)

OLEH :

Vince Yossy M Gultom


NIM : 2153311042

JURUSAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA


FAKULTAS BAHASA DAN SENI
UNIVERSISITAS NEGERI MEDAN
MEDAN
2017
LAPORAN TINJAUAN KRITIS JURNAL
(CRITICAL JOURNAL REPORT)

Identitas Jurnal Perkembangan Peserta Didik


Jurnal I Perkembangan Peserta Didik
1. Judul : Pertumbuhan dan Perkembangan Peserta Didik
2. Penulis : Allvanialista Ikalor
3. Penerbit : allvanialista.ikalor@gmail.com
4. Kota Terbit :-
5. Tahun Terbit : Mei 2013
6. Jumlah Halaman : 5 halaman
7. Volume : 7 nomor 1
8. ISSN : 2104-1994
9. Reviewer : Vince Yossy

Jurnal II Perkembangan Peserta Didik


1. Judul : Konsep Dasar Pertumbuhan dan Perkembangan Peserta Didik
2. Penulis : Muhammad Syamsussabri
3. Penerbit : Univeristas Mataram
4. Kota Terbit : Mataram
5. Tahun Terbit : Mei 2013
6. Jumlah Halaman : 9 halaman
7. Volume : 1 nomor 1
8. Reviewer : Vince Yossy
BAB I
PENGANTAR

Puji Syukur penulis haturkan kepada Tuhan yang Maha Esa atas selesainya Laporan
Tinjauan Kritis Jurnal Perkembangan Peserta Didik. Atas dukungan moral dan materi yang
diberikan dalam penyusunan Laporan Tinjauan Kritis Jurnal ini, maka penulis mengucapkan
banyak terima kasih kepada :
1. Bapak Dra. Herawati Bukit M.Pd, dosen mata kuliah perkembangan peserta didik, yang
banyak memberikan bimbingan, saran dan ide.
2. Teman-teman mahasiswa yang ikut serta membantu dalam menyelesaikan tugas makalah
ini, baik secara langsung maupun tidak langsung
3. Dan orangtua yang turut memberikan materi serta arahan kepada penulis

Penulis menyadari bahwa Laporan Tinjauan Kritis Jurnal ini mungkin belumlah
sempurna. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membagun dari rekan-rekan sangat dibutuhkan
untuk penyempurnaan Laporan Tinjauan Kritis Jurnal ini. Semoga materi ini dapat bermanfaat
dan menjadi sumbangan pemikiran bagi pihak yang membutuhkan, khususnya bagi penulis
sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai.

Medan , Oktober 2017


Penyusun

( Penulis )
BAB II
RINGKASAN ISI JURNAL

JURNAL I
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
Sajian materi jurnal I

1) Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan


Secara etimologis dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pertumbuhan berasal dari kata
tumbuh yang berarti tambah besar atau sempurna. Dan secara termitologis Pertumbuhan adalah
perubahan secara fisiologis sebagai hasil dari proses pematangan fungsi-fungsi fisik yang
berlangsung secara normal pada anak yang sehat dalam perjalanan waktu tertentu.
Secara etimologisperkembangan berasal dari kata kembang menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia kembang berarti maju, menjadi lebih baik. Dan secara termitologis Perkembangan
adalah proses kualitatif yang mengacu pada penyempurnaan fungsi sosial dan psikologis dalam
diri seseorang dan berlangsung sepanjang hidup

2) Faktor-Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan


a. Faktor genetik (keturunan masa konsepsi)
Bersifat tetap atau tidak berubah sepanjang kehidupan Karakteristik: jenis kelamin, ras,
rambut, warna mata, pertumbuhan fisik, sikap tubuh dan lain-lain.
b. Faktor asupan
Contoh: makanan,vitamin,buah-buahah,sayuran, dll
c. Faktor lingkungan
Lingkungan baik membentuk potensi bawaan, lingkungan buruk malah akan menghambat.
Faktor lingkungan sanagt mempengaruhi individu setiap hari, mulai konsepsi sampai akhir
hayatnya, dan sangat menentukan tercapai atau tidaknya potensi bawaan

3) Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Fisik Remaja


a) Keluarga
b) Gizi
c) Gangguan emosional
d) Jenis kelamin
e) Status sosial
f) Kesehatan
g) Bentuk tubuh

4) Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perkembangan


a. Faktor hereditas (warisan sejak lahir/ bawaan)
b. Faktor Lingkungan
c. Kematangan fungsi-fungsi organis dan psikis,
d. Aktifitas anak sebagai subyek bebas yang berkemauan, kemampuan seleksi, bisa menolak atau
menyetujui, punya emosi, serta usaha membangun diri sendiri

5) Tahapan-Tahapan Perkembangan Menurut Para Ahli


1. Aristoteles
Aristoteles membagi masa perkembangan tersebut atas tiga tahap, yaitu:
1. Masa kanak-kanak (0-7 tahun)
2. Masa anak (7-14 tahun)
3. Masa remaja (14-21 tahun) setelah itu adalah masa dewasa

2. Jean Jacques Rousseau


1. Masa bayi (0-2 tahun), anak hidup sebagai binatang
2. Masa kanak-kanak (2-12 tahun), anak hidup sebagai manusia biadab
3. Masa remaja awal (12-15 tahun), anak hidup sebagaipetualang perkembangan intelek
dan pertimbangan
4. Masa remaja yang sesungguhnya (15-24 tahun), individu hidup sebagai manusia beradab

3. Stanley Hall
1. Masa kanak-kanak (0-4 tahun), sebagai binatang melata dan berjalan
2. Masa anak (4-8 tahun), sebagai manusia pemburu
3. Masa remaja awal/puber (8-12 tahun), sebagai manusia biadab/liar
4. Masa adolesen/remaja sesungguhnya (12/13 sampai dewasa)
4. Sigmund Freud
1. Masa oral (0-2 tahun),bayi merasakan rasa senang,rangsangan benda, dll.
2. Masa anal (2-4 tahun), bayi merasakan kesenangan ketika buang air besar.
3. Masa falik (4-6 tahun), anak merasa senang jika ada rangsangan atau sentuhan pada
kelaminnya.
4. Masa latensi (6-12 tahun), dorongan seksual anak masih belum nampak.
5. Masa genital (12 tahun sampai dewasa),merupakan masa kematangan seksual

6) Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Pribadi


Perkembangan pribadi yang menyangkut perkembangan fisikofis dipengaruhi oleh:
a) Status sosial ekonomi
b) Filsafat hidup keluarga
c) Pola hidup keluarga (seperti kedisiplinan, kepedulian terhadap kesehatan, dll)

7) Perkembangan remaja yang dilihat dari factor Sosial Psikologis


Perkembangan psikologis dan pada identifikasi dari kanak-kanak menjadi dewasa. Puncak
perkembangan jiwa itu ditandai dengan adanya proses perubahan dari kondisi entropy ke
kondisi negen-tropy (Sarlito, 1991: 11).

8) Aliran-Aliran Faktor-Faktor Perkembangan


Aliran Nativisme
Aliran ini dipengaruhi oleh:
a. Faktor genetik:
b. Faktor Kemampuan Anak
c. Faktor pertumbuhan Anak
Aliran Emprise
Aliran Konvergensi
JURNAL II
KONSEP DASAR PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK
Sajian materi jurnal II

1. Pengertian Pertumbuhan Dan Perkembangan


a) Pengertian Pertumbuhan
Pengertian Pertumbuhan Secara Etimologis
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pertumbuhan berasal dari kata tumbuh yang berarti
tambah besar atau sempurna.
Pengertian Pertumbuhan Secara Termitologis
Pertumbuhan dapat diartikan sebagai perubahan kuantitatif pada materil sesuatu sebagai
akibat dari adanya pengaruh lingkungan.Perubahan kuantitatif ini dapat berupa pembesaran atau
pertambahan dari ada menjadi tidak ada, dari kecil menjadi besar dari sedikit menjadi banyak,
dari sempit menjadi luas, dan lain-lain.
Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan merupakan perubahan
individu berupa fisik yang bersifat kuantitatif tentunya yang dapat diukur.Dapat dicontohkan
misalnya pertumbuhan berat badan, bertambahnya tinggi, dan bertambahnya panjang pada
rambut.
Menurut Para Ahli
A. Karl E. Garrison : Pertumbuhan adalah perubahan individu dalam bentuk ukuran badan,
perubahan otot, tulang, kulit, rambut dan kelenjar.
B. Atan Long : Pertumbuhan adalah perubahan yang dapat diukur dari satu peringkat ke satu
peringkat yang lain dari masa ke masa.
C. D.S Wright & Ann Taylor: Pertumbuhan adalah pertambahan dalam berbagai sifat luaran
seseorang (sifat jasmani , seperti: ukuran tubuh, tinggi, berat badan dan lain-lain).

2. Pengertian Perkembangan
Pengertian Perkembangan Secara Etimologis
Perkembangan berasal dari kata kembang yang berarti maju, menjadi lebih baik.
Pengertian Perkembangan Secara Termitologis
Perkembangan adalah proses kualitatif yang mengacu pada penyempurnaan fungsi sosial
dan psikologis dalam diri seseorang dan berlangsung sepanjang hidup manusia
Menurut Para Ahli
A. Crow: Perkembangan adalah perubahan secara kualitatif serta cenderung kearah yang
lebih baik dari segi pemikiran, rohani, moral, dan sosial.
B. Karl E. Garrison: Perkembangan adalah hasil dari pada tindakan yang saling berkaitan
antara perkembangan jasmani dan pembelajaran.
C. Atan Long: Perkembangan adalah adanya timbul sifat baru yang berlainan dari sifat awal
dan terus berlaku hingga akhir hayat

3. Persamaan Dan Perbedaan Pertumbuhan Dan Perkembangan


Persamaan:
Keduanya merupakan proses perubahan progresif. Maksudnya berjalan secara bersamaan
dan bersifat maju, meningkat dan menjadi lebih baik.
Perbedaannya:
Sifat perubahan:Pada pertumbuhan perubahan bersifat kuantitatif sedangkan pada
perkembangan perubahan bersifat kualitatif fungsional.
Aspek yang berubah:Pada pertumbuhan yang berubah adalah aspek fisik saja, sedangkan
pada perkembangan aspek yang berubah adalah aspek fisik dan psikis.

4. Hubungan Antara Pertumbuhan Dan Perkembangan


Perkembangan tidak terpisahkan dari pertumbuhan.
Perkembangan terjadi bersamaan atau setelah terjadinya proses pertumbuhan.
Perkembangan terjadi dengan baik jika didukung oleh pertumbuhan yang normal
Teori-Teori Perkembangan
Sigmeun Freud ( Perkembangan Psychosexual )
1. Fase Oral (0 1 tahun)
Pusat aktivitas yang menyenangkan di dalam mulutnya, anak mendapat kepuasaan saat
mendapat ASI, kepuasan bertambah dengan aktifitas mengisap jari dan tangannya atau benda
benda sekitarnya.
2. Fase Anal (2 3 tahun)
Meliputi retensi dan pengeluaran feces. Pusat kenikmatannya pada anus saat BAB, waktu
yang tepat untuk mengajarkan disiplin dan bertanggung jawab
3. Fase Urogenital atau faliks (usia 3 4 tahun)
Tertarik pada perbedaan antomis laki dan perempuan, ibu menjadi tokoh sentral bila
menghadapi persoalan. Kedekatan anak lakilaki pada ibunya menimbulkan gairah sexual dan
perasaan cinta yang disebut oedipus compleks.
4. Fase Latent (4 5 tahun sampai masa pubertas)
Masa tenang tetapi anak mengalami perkembangan pesat aspek motorik dan kognitifnya.
Disebut juga fase homosexual alamiah karena anakanak mencari teman sesuai jenis
kelaminnya, serta mencari figur (role model) sesuai jenis kelaminnya dari orang dewasa
5. Fase Genitalia
Alat reproduksi sudah mulai matang, heteroseksual dan mulai menjalin hubungan rasa
cinta dengan berbeda jenis kelamin.

Piaget (Perkembangan Kognitif)


1. Tahap sensori motor ( 0 2 tahun)
2. Tahap pra operasional ( 2 7 tahun)
3. Tahap operasional konkrit ( 7 12 tahun)
4. Tahap operasional formal (mulai usia 12 tahun)

Erikson ( Perkembangan Psikososial)


1. Trust vs. Misstrust ( 0 1 tahun)
Kebutuhan rasa aman dan ketidakberdayaannya menyebabkan konflik basic trust dan
misstrust, bila anak mendapatkan rasa amannya maka anak akan mengembangkan kepercayaan
diri terhadap lingkungannya, ibu sangat berperan penting.
2. Autonomy vs shame and doubt ( 2 3 tahun)
Organ tubuh lebih matang dan terkoordinasi dengan baik sehingga terjadi peningkatan
keterampilan motorik, anak perlu dukungan, pujian, pengakuan, perhatian serta dorongan
sehingga menimbulkan kepercayaan terhadap dirinya, sebaliknya celaan hanya akan membuat
anak bertindak dan berfikir raguragu. Kedua orang tua objek sosial terdekat dengan anak.
3. Initiatif vs Guilty (3 6 tahun)
Bila tahap sebelumnya anak mengembangkan rasa percaya diri dan mandiri, anak akan
mengembangkan kemampuan berinisiatif yaitu perasaan bebas untuk melakukan sesuatu atas
kehendak sendiri. Bila tahap sebelumnya yang dikembangkan adalah sikap ragu-ragu, maka ia
akan selalu merasa bersalah dan tidak berani mengambil tindakan atas kehendak sendiri.
4. Industry vs inferiority (6 11 tahun)
5. Identity vs Role confusion ( mulai 12 tahun)
6. Intimacy vs Isolation ( dewasa awal )
7. Generativy vs self absorbtion ( dewasa tengah )
8. Ego integrity vs Despair (dewasa lanjut)

Hurlock (Perkembangan Emosi)


Menurut Hurlock, masa bayi mempunyai emosi yang berupa kegairahan umum, sebelum
bayi bicara ia sudah mengembangkan emosi heran, malu, gembira, marah dan takut.
Perkembangan emosi sangat dipengaruhi oleh faktor kematangan dan belajar.Pengalaman
emosional sangat tergantung dari seberapa jauh individu dapat mengerti rangsangan yang
diterimanya. Otak yang matang dan pengalaman belajar memberikan sumbangan yang besar
terhadap perkembangan emosi, selanjutnya perkembngan emosi dipengaruhi oleh harapan orang
tua dan lingkungan

5. Aspek-Aspek Pertumbuhan Dan Perkembangan


Dari porses perkembangan dapat dikelompokan menjadi 3 aspek yaitu :
a) Aspek biologis merupakan perkembangan pada fisik individu, contohnya: bertambahnya berat
badan dan tinggi badan yang tentunya dapat kita ukur.
b) Aspek kognitif meliputi perubahan kemampuan dan cara berfikir. Aspek ini merupakan
perubahan dalam proses pemikiran yang merupakan hasil dari lingkungan sekitar. salah satunya
yaitu anak mampu menyelesaikan soal matematika.
c) Aspek psikososial dapat diartikan bahwa aspek ini merupakan perubahan aspek perasaan,
emosi, dan hubungannya dengan orang lain. Dengan demikian aspek psikososial merupakan
aspek perkembangan individu dengan lingkungan sekitar atau masyarakat. Dari semua
aspektersebut yaitu aspek biologis (fisik), aspek kognitif (pemikiran), dan aspek psikososial
(hubungan dengan masyarakat) semuanya saling mempengaruhi sehingga apabila pada suatu
aspek mengalami hambatan maka akan mempengaruhi perkembangan aspek yang lainnya.

6. Prinsip-Prinsip Perkembangan
1. Perkembangan Melibatkan Adanya Perubahan
Perkembangan selalu ditandai adanya perubahan yang bersifat progresif yang bertujuan
agar manusia dapat menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungan.
2. Perkembangan Awal Lebih Kritis dari Perkembangan Selanjutnya
Perkembangan merupakan proses continue, dimana perkembangan sebelumnya akan
mempengaruhi perkembangan selanjutnya. Oleh karena itu kesalahan ataupun gangguan pada
perkembangan awal akan terus mempengaruhi perkembangan-perkembangan berikutnya.
3. Perkembangan Merupakan Hasil Proses Kematangan dan Belajar
Kematangan merupakan hasil perkembangan melalui tahapan-tahapan yang kompleks dan
saling terkait dari tahapan-tahapan awal ke tahapan-tahapan selanjutnya.Perkembangan
merupakan hasil belajar mengartikan bahwa perkembangan diperoleh melalui usaha sadar dan
latihan.

7. Hukum-Hukum Pertumbuhan dan Perkembangan


1. Hukum Cephalocoudal
Hukum ini berlaku pada pertumbuhan fisik yang menyatakan bahwa pertumbuhan fisik
dimulai dari kepala ke arah kaki. Bagian-bagian pada kepala tumbuh lebih dahulu daripada
bagian-bagian lain.
2. Hukum Proximodistal
Hukum Proximodistal adalah hukum yang berlaku pada pertumbuhan fisik, dan menurut
hukum ini pertumbuhan fisik berpusat pada sumbu dan mengarah ke tepi.Alat-alat tubuh yang
terdapat di pusat, seperti jantung, hati, dan alat-alat pencernaan lebih dahulu berfungsi daripada
anggota tubuh yang ada di tepi.
3. Perkembanga Terjadi dari Umum ke Khusus
Pada setiap aspek terjadi perkembangan yang dimulai dari hal-hal yang umum, kemudian
berangsur menuju hal yang khusus. Terjadi proses diferensiasi seperti yang dikemukakan oleh
Werner. Anak akan lebih dulu mampu menggerakkan lengan atas, lengan bawah, tepuk tangan
baru kemudian menggerakkan jemarinya. Dari sudut perkembangan juga terlihat hal yang
tadinya umum ke khusus.
4. Perkembangan Berlangsung dalam Tahapan-Tahapan Perkembangan
Pada setiap masa perkembangan terdapat ciri-ciri perkembangan yang berbeda dalam
setiap fase perkembangan.
5. Hukum Tempo dan Ritme Perkembangan
Setiap tahap perkembangan perkembangan tidak berlangsung secara melompat-
lompat.Akan tetapi menurunkan suatu pola tertentu dengan tempo dan irama tertentu pula.Yang
ditentukan oleh kekuatan yang ada dalam diri anak.
BAB III
KELEMAHAN DAN KELEBIHAN ISI JURNAL

Pada Jurnal I
Jurnal mengenai pertumbuhan dan perkembangan yang dibuat oleh Allvanialista Ikalor
ini, sudah sangat sesuai dengan buku bacaan yang saya pelajari yaitu buku Perkembangan
Peserta Didik.Materi-materi yang dimuat dalam jurnal ini juga sesuai dengan materi yang saya
pelajari di mata kuliah Perkembangan Peserta Didik.Bahasa yang digunakan oleh penulis juga
mudah dipahami sehingga ketika kita membacanya kita bisa langsung mengerti tanpa harus
menelaah kata demi kata lagi.
Tetapi, pembahasan dalam jurnal ini belum cukup luas. Contohnya di pembahasan
tahapan-tahapan perkembangan, penulis tidak mencantumkan contoh sehingga pembaca akan
merasa kurang jelas dengan tahapan-tahapan perkembangan tersebut.

Pada Jurnal II
Jurnal yang berjudul Konsep Dasar Pertumbuhan dan Perkembangan Peserta Didik yang
ditulis oleh Muhammad Syamsussabri ini menurut saya sudah sangat lengkap.
Berbeda dengan jurnal I yang tidak mencantumkan contoh pada beberapa materi, jurnal
kedua ini mencantumkan contoh disetiap materi yang memang membutuhkan contoh untuk lebih
mudah memahaminya.Selain itu, jurnal ini juga banyak mengutip para pendapat ahli yang dapat
menambah wawasan pembaca mengenai tokoh-tokoh berpengaruh dalam bidang pertumbuhan
dan perkembangan.
Bahasan pada jurnal kedua ini menurut saya sudah sangat baik karena materi-materi yang
dibahas sangat jelas dan terperinci. Contohnya, jurnal ini memiliki materi mengenai aspek-aspek
pertumbuhan dan perkembangan, prinsip-prinsip perkembangan serta hukum mengenai
perkembangan yang tidak saya temukan di jurnal lain bahkan di buku bacaan yang menjadi
pegangan saya saat ini. Hal inilah yang dapat menambah wawasan saya mengenai pertumbuhan
dan perkembangan. Jika sebelumnya saya tidak tau mengenai adanya hukum-hukum mengenai
perkembangan, maka saya akan lebih tahu dengan membaca jurnal ini. Selain itu penggunaan
bahasa yang mudah dipahami juga menambahkan nilai plus tersendiri, karena jika bahasanya
mudah dipahami maka, materi yang dipahami juga akan lebih mudah dimengerti.
BAB IV
PENUTUP
Simpulan

Pertumbuhan merupakan perubahan secara fisiologis sebagai hasil dari proses pematangan
fungsi-fungsi fisik, yang berlangsung secara normal pada diri anak yang sehat, peredaran waktu
tertentu (kartono). Pertumbuhan dinyatakan dalam perubahan-perubahan yang terjadi pada
bagian tertentu, tetapi pertumbuhan itu sendiri adalah suatu sifat umum dari suatu organisme
Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembagan yaitu:
1) Faktor-Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan
a. Faktor asupan
b. Faktor lingkungan
2) Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perkembangan
A. Faktor hereditas (warisan sejak lahir/ bawaan)
B. Faktor Lingkungan
C. Kematangan fungsi-fungsi organis dan psikis,
D.Aktifitas anak sebagai subyek bebas yang berkemauan, kemampuan seleksi, bisa
menolak atau menyetujui, punya emosi, serta usaha membangun diri sendiri

DAFTAR PUSTAKA
Ikalor, Allvanialista.2013.Pertumbuhan Dan Perkembangan.Volume 7
Syamsussabri, Muhammad.2013. Konsep Dasar Pertumbuhan dan Perkembangan Peserta
Didik.Volume I