Anda di halaman 1dari 12

10/25/2017 LAPORAN KIMIA DASAR - GOLONGAN DAN IDENTIFIKASI UNSUR | Ikhlas Fisika 14' UNJA

Lainnya Blog Berikut anhyzassyakur@gmail.com Dasbor Logout

Welcome to My Blog (Mu


Nabi shallallahu 'alaihi wa

Beranda Materi Materi Kuliah Dunia Maya Ku Lain-Lain Tukar Link

Home kimia Kimia Dasar Laporan Praktikum Praktikum LAPORAN KIMIA DASAR - GOLONGAN Google+
DAN IDENTIFIKASI UNSUR
Friday, 14 October 2016 Muhammad Ikhlas
LAPORAN KIMIA DASAR - GOLONGAN DAN Add to circles

IDENTIFIKASI UNSUR Followers list is private

Mengenai Saya
PERCOBAAN II
Muhammad Ikhlas
I. JUDUL PRAKTIKUM
Follow 0
GOLONGAN DAN IDENTIFIKASI UNSUR
View my complete profile
II. HARI, TANGGAL
SENIN, 4 NOVEMBER 2013
III. TUJUAN PERCOBAAN Pos Terbaru
1. Mengkaji kesamaan sifat unsur-unsur dalam tabel berkala
Laporan Elektronika Dasar
2. Mengamati uji nyala dan dan reaksi beberapa unsur alkali dan alkali tanah 2 - Penguat Osilator IC 555
3. Mengenali reaksi air klorin dan halida Timer
...
4. Menganalisis larutan anu yang mengandung unsur alkali atau alkali tanah dan
halida Makalah Telaah Kurikulum
Fisika SMA - Materi Fluida
IV. PERTANYAAN PRA PRAKTEK Statis dan Fluida Dinamis
...
1. Tuliskan unsur-unsur yang termasuk golongan IA (Alkali) dan golongan IIA
(Alkali Tanah) LAPORAN ELEKTRONIKA
DASAR 2 - GERBANG
Jawab : LOGIKA
...

a. Golongan IA Highlight Lazio vs Milan (1-


1)13/02/2017
- Hidrogen (H) ...
- Litium (Li)
- Natrium (Na) Perambata galat, definisi
galat, analisis galat, dan
- Kalium (K) sumber galat
- Rubidium (Rb) ...

- Sesium (Cs)
- Fransium (Fr)
Total Tayangan Laman
b. Golongan IIA
- Berilium (Be) 1 4 5 0 7 0
- Magnesium (Mg)
- Kalsium (Ca) Arsip Blog
- Strontium (Sr)
2017 (7)
- Barium (Ba)
2016 (15)
- Radium (Ra) October (10)
LAPORAN KIMIA DASAR - PEMISAHAN
KOMPONEN DARI CAMP...
2. Selesaikan persamaan reaksi berikut:
Highlight Chievo vs AC Milan 1-3 Serie A
Jawab : 2016...
a. CaCl2 + (NH4)2CO3 CaCO3 + 2NH4Cl Laporan Praktikum Kimia Dasar -
TERMOKIMIA DAN HU...
b. BaCl2 + (NH4)2CO3 BaCO3 + 2NH4Cl
Tafsir Ibnu Katsir Surah Al-Maidah ayat
c. 2NaCl + (NH4)2CO3 Na2CO3 + 2NH4Cl 51-53
LAPORAN KIMIA DASAR - RUMUS
d. NaCl + Cl Tidak terjadi reaksi EMPIRIS SENYAWA DAN HI...
e. 2NaBr + Cl2 2NaCl + Br2 LAPORAN KIMIA DASAR - GOLONGAN
DAN IDENTIFIKASI UN...
f. 2NaI + Cl2 2NaCl + I2
LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA DASAR -
3. Apa fungsi penambahan CCl4 dalam percobaan C? PENGAMATAN ILMIAH...
Contoh Essay - Sikap untuk
Jawab : meningkatkan SDM Indone...

http://kakauciha.blogspot.co.id/2016/10/laporan-kimia-dasar-golongan-dan.html 1/12
10/25/2017 LAPORAN KIMIA DASAR - GOLONGAN DAN IDENTIFIKASI UNSUR | Ikhlas Fisika 14' UNJA
Untuk mengidentifikasi unsur-unsur ada tidaknya pengendapan MAKALAH STANDAR PENGELOLAAN
LABORATORIUM DI SEKOLA...
V. LANDASAN TEORI MAKALAH PENGELOLAAN
Uji nyala dapat diamati dari larutan yang jumlahnya sangat sedikit dengan KURIKULUM

menggunakan kawat nikrom. Dengan mencelupkan kawat nikrom kedalam larutan March (5)
kemudian membakarnya pada nyala api yang panas (api yang biru) akan dapat diamati 2015 (1)
warna nyala dari unsur tersebut. Larutan yang digunakan adalah larutan garam dari unsur 2014 (9)
tersebut. Setiap unsur akan memberikan warna nyala yang berbeda, contoh : larutan natrium 2013 (42)
memberikan nyala kuning, larutan tembaga nyala hijau, larutan litium nyala merah. 2012 (28)
Nyala menjadi ciri khas unsur-unsur. Warna nyala kuning tajam merupakan cara 2011 (7)
yang praktis untuk menentukan unsur natrium. Inilah sebabnya uji nyala dapat digunakan
untuk menentukan larutan yang tidak diketahui. LINK SAHABAT
Garam halida dan alkali dan alkali tanah dapat bereaksi dengan halogen yang lebih
bersifat pengoksidasi, sehingga terbentuk halogen dari halida tersebut. Urutan kekuatan
pengoksidasi adalah F2 > Cl2 > Br2 > I2 . F2 dapat mengoksidasi Cl- menjadi Cl2 dan Cl2

dapat mengoksidasi Br- menjadi Br2 dan seterusnya. Sedangkan Br2 tidak dapat

mengoksidasi Cl- menjadi Cl2. Reaksinya dapat dilihat sebagai berikut: Rico Prawita, S.Kom

Cl2 + Br- Cl- + Br2

Cl2 + I- Cl- + I2

Br2 + Cl- tidak bereaksi


Dalam reaksi ini untuk mendapatkan klorin dapat dibuat air klorin dengan
jalan memanaskan campuran MnO2 dengan HCl 6 M. pemanas yang digunakan
cukup lampu spirtus. Gas yang terbentuk dialirkan kedalam air suling. Persamaan
reaksi :
MnO2 + 4HCl MnCl2 + 2H2O + CL2 (Epinur, dkk.2013:25-26).

Unsur-unsur halogen dalam sistem periodik termasuk dalamgolongan VIA.


Pembuatan unsur-unsur ini dapat dilakukan dilaboratrium dengan cara yang tidak
terlampau sukar. Pembuatan klor berdasarkan pada oksidasi ion klorida :
2Cl- + Konduktor Cl2 + hasil reduksi
Oksidator-oksidator yang dapat dipakai dalam larutan asam, misalnya
MnO2, MnO4-, Cr2O7-2, PbO2. Pembuatan brom juga berdasarkan oksidasi ion Br-
oleh oksidator-oksidator seperti yang dipakai pada pembuatan klor. Selain dari pada
itu, brom dapat juga dibuat dengan mengoksidasi ion bromida dengan klor.
Cl2 + 2Br- 2Cl- + Br2
Sedangkan Yod, I2, dapat dibuat dengan mengoksidasi ion I
Cl2 + 2I- 2Cl- + I2
Yod yang mengendap dipisahkan dengan cara penyaringan dari suatu yodat,
misalnya natrium yodat, NaIo2. Yod dapat diperoleh dengan cara mereduksinya
dengan natrium hidrogen sulfit. Dari harga potensial elektroda dapat diketahui
bahwa Cl2 dapat mengoksidasi ion bromida dan ion yodida.
Logam-logam alkali tanah dan alkali disebut logam-logam ringan, oleh
karena itu massa jenisnya kecil. Semua logam ini bereaksi kuat dengan air,
membebaskan hidrogen dan menghasilkan basa yang kuat. Unsur ini mempunyai
elektron valensi 1 dibandingkan antara unsur-unsur dalam 1 perioda, maka jari-jari
atom logam alkali yang terbesar. Elektron valensi itu mudah dilepas sehingga
logam-logam alkali termasuk unsur yang paling elektropositif. Dalam golongan ini,
makin kebawah makin relatif.
Logam-logam alkali tanah, mempunyai 2 elektron valensi yang tingkat
oksidasinya hanya 1 yaitu +2. Unsur ini dapat juga dikenal dengan memeriksa
warna nyala dari perubahan garam-garamnya (Ahmad Hiskia. 1993:119-126).

Unsur-unsur dalam 1 golongan mempunyai banyak persamaan sifat


kimianya. Sifat-sifat kimia ditentukan oleh elektron valensinya, yaitu elektron yang
terdapat pada kulit lintasan yang terluar, karena elektron valensi unsur yang
segolongan sama dengan sendirinya sifat kimianya juga sama.
a. Golongan IA
Unsur golongan ini sangat elektropositif dan reaktif. Karena unsur ini
kereaktifannya tidak terdapat dalam keadaan bebas dialam. Fransium merupakan

http://kakauciha.blogspot.co.id/2016/10/laporan-kimia-dasar-golongan-dan.html 2/12
10/25/2017 LAPORAN KIMIA DASAR - GOLONGAN DAN IDENTIFIKASI UNSUR | Ikhlas Fisika 14' UNJA
unsur yang radioaktif. Semua unsur golongan ini merupakan reduktor yang kuat
dan mempunyai massa jenis yang rendah. Dalam nyala bunsen ion litium
berwarna merah, natrium kuning, kalium ungu, rubidium merah dan sesium
biru.
b. Golongan VIIA
Unsur golongan ini sangat elektronegatif, artinya mudah membentuk ion
nesotif x1. Unsur ini membentuk molekul diatomik F2, Cl2, Br2, dan I2. Pada
suhu klor berupa gas kuning yang kehijauan, brom berupa cairan yang merah
coklat. Iod berupa zat padat hitam dan flor berupa gas yang kekuning-kuningan.
c. Gas Mulia
Golongan terdiri atas unsur helium, neon, argon, kripton, ksenon, dan
radon. Beberapa sifat dari unsur golongan ini. Atom dari gas mulia ini semua
mempunyai susunan elektron yang penuh yaitu 8 elektron. Pada kulit lintasan
terluar konfigurasi elektron yang demikian bersifat sangat stabil, oleh karena itu
selama bertahun-tahun tidak dikenal senyawa dari unsur gas mulia. Baru pada
tahun 1962 M Bartlet menemukan bahwa ksenon dapat bereaksi dengan Pt. F6
membentuk XePtF6 sejak didapatnya senyawa ksenon maka para ahli banyak
menyelidiki tentang senyawa gas mulia. Dari ksenon telah dikenal banyak
senyawa seperti : XeF2, XeF6, XeOF4, XeO2F2 dan XeO3.
d. Unsur-Unsur Transisi
Pada tiap-tiap periode panjang antara golongan IIA dan IIIA terdapat
unsur-unsur yang dinamakan unsur transisi. Unsur-unsur tersebut adalah unsur
dengan nomor atom = 21-30, 34-48, 57-78, dan 89-120. Semua unsur transisi
bersifat logam, kecuali emas (kuning) dan tembaga (merah). Unsur-unsur ini
menyerupai besi atau timah. Persamaan sifat kimia tampak lebih pada satu
periode daripada dalam satu golongan. Terutama unsur dalam golongan VIIIB
sangat mirip satu sama dengan lainnya. Pada umumnya logam-logam ini :
1. Jumlah eektron pada kulit terluar yang tetap
2. Titik lebur dan titik didih tinggi
3. Jari-jari atom yang hampir sama
4. Energi potensialnya hanya sedikit bertambah besar dengan bertambahnya
nomor atom (Sukardjo.1990:375-377).

Setelah unsur-unsur kimia ditemukan dalam jumlah yang cukup banyak,


orang berusaha mempelajari unsur-unsur kimia tersebut secara sistematik. Berbagai
usaha telah dilakukan untuk mengadakan penggolongan unsur-unsur atas dasar
kesamaan sifat-sifat tertentu.
Usaha yang mula-mula ialah menggolongkan unsur-unsur menjadi logam
dan bukan logam. Unsur-unsur seperti emas, perak, dan tembaga termasuk golongan
logam, sedang unsur-unsur seperti oksigen, nitrogen, dan belerang termasuk
golongan bukan logam. Penggolongan ini kemudian ternyata kurang memuaskan
karena adanya unsur-unsur yang mempunyai sifat antara logam dan bukan logam,
seperti arsen dan antimen.
Penggolongan unsur berikutnya adalah penggolongan berdasarkan valensi
dari unsur-unsur, penggolongan ini juga kurang memuaskan karena unsur-unsur
yang mempunyai valensi sama, seperti natrium dan klor, tetapi sifatnya sangat
berlainan.
Setelah adanya teori atom Dalton, orang berusaha menghubungkan sifat-sifat
dari berbagai unsur dengan berat atomnya. J.W. Dobereiner pada tahun 1817
menyusun unsur-unsur yang sifatnya sama dengan masing-masing kelompok terdiri
atas 3 unsur kelompok ini disebutnya triade. Ia mendapatkan bahwa dalam satu
triade, maka berat atom unsur yang tengah sama dengan rata-rata dari berat atom
sebelum dan sesudahnya.
Penggolongan unsur berikutnya ialah penggolongan yang diadakan oleh J.A
Newlands pada tahun 1864-1866. Unsur-unsur yang pada waktu itu telah dikenal
disusun menurut berat atom yang semakin besar. Ia mendapatkan bahwa unsur yang
kedelapan dari suatu unsur, mempunyai sifat-sifat yang sama dengan unsur yang
ditinjau. Jadi setelah setiap tujuh unsur terdapat pengulangan sifat kimianya.
Dengan demikian didapatkan deretan unsur-unsur yang terdiri atas tujuh unsur. Oleh
karena itu hal ini menyerupai tangga musik, Newlands menamakannya huruf oktaf
dari suatu unsur-unsur tersebut (Soetopo.1990:366-368).

http://kakauciha.blogspot.co.id/2016/10/laporan-kimia-dasar-golongan-dan.html 3/12
10/25/2017 LAPORAN KIMIA DASAR - GOLONGAN DAN IDENTIFIKASI UNSUR | Ikhlas Fisika 14' UNJA
Unsur-unsur menyusun tentang pembuatan klorin skala industri dan
kaitannya dengan 2 senyawa basa yang penting yaitu natrium karbonat dan natrium
hidroksida. Unsur ini dari beberapa senyawa sangat reaktif dan beracun, tetapi
senyawa lainnya sangat berbeda jauh sifatnya dari senyawa dipilih untuk
dimanfaatkan sifatnya yang lembab (inert) dan tidak beracun. Pada kondisi yang
benar, flourin membentuk senyawa dengan hampir semua unsur, satu-satunya
pengecualian ialah dengan helium, neon, dan argon.
Kimiawan Swedia Karl Wilhen Scheele pada tahun 1774 dan membuatnya
dalam bentuk unsur melalui reaksi asam klorida dengan pirolusit, suatu mineral
yang mengandung MnO2 :
4HCl (aq) + MnO2 (g) Cl2 (g) + MnCl2 (aq) + 2H2O (l)
Schele tidak menyadari bahwa gas kuning kehijauan yang dihasikannya
adalah unsur dan hal ini terus berlangsung sampai Humpsy Davy
mengidentifikasinya pada tahun 1811 dan menamainya (kata yunani, chlorus berarti
hijau). Sementara itu Berthallet dan Clesaussare telah mendeskripsikan sifat
pemutih dari klorin pada tahun 1786. Namun demikian klorin kurang memuaskan
dalam beberapa hal: zat ini akan merusak pakaian kecuali dipantau dengan cermat.
Klorin, Bromin, dan Iodin memiliki lebih banyak kesamaan sifat stu sama
lain daripada dengan Flourin, yang sifat-sifat khususnya mendeskripsikan produksi
Klorin dan peranannya dalam pembuatan zat pemutih (David Oxtoby.2003:246,
247-249).

Dalam unsur-unsur halogen menjelaskan sifat menonjol dari non logam


Flour dan Klor(dan sedikit mengenai Brom dan Iod), berdasar sifat-sifat atom dan
fisiknya kita membicarakan kecenderungan kuat dari atom F dan Cl untuk menarik
elektron yang mengakibatkan bentuk yang sering ditemukan dialam, yakni bentuk
ion F- dan Cl-, serta kesulitan dalam pembuatan unsur murni dan bentuk ionnya.
Brom secara komersial dihasilkan melalui ekstraksi dari air laut, yang
mengandung sekitar 70 ppm Br-. Mula-mula pH air laut dijadikan 3.5 dan
direaksikan dengan Cl2 (g) + 2Br- (aq) Br2 (aq) + 2Cl- (aq).
Penggunaan Br2 yang paling penting adalah pembuatan etilena dibrimida
(C2H4B12) yaitu aditif dalam bensin. Fungsinya adalah untuk bereaksi dengan
timbal dan atitif anti tetap (anti knock), tetrae timbal, menghasilkan timbal (II)
bromida yang volatif antara lain adalah dalam pembuatan senyawa organik seperti
zat pewarna, obat-obatan, bahan fumigasi dan pestisida.
Iod dapat diperoleh dalam jumlah kecil dari ganggang laut yang dikeringkan,
karena beberapa tanaman laut mampu menyerap dan mengikatkan 1 secara selektif
dan kehadira I- dan Br dari segi komersial, Iod kurang penting dibanding klor dan
Brom, sekalipun senyawanya dapat diterapkan sebagai katalis, dalam bidang medis
dan pembuatan emulsi potografi (AgI).
Golongan logam alkali merupakan golongan dari logam yang aktif paling
aktif. Logam-logam tersebut menunjukkan energi ionisasi yang rendah, potensi
elektrodanya besar dan negatif. Kesimpulan bahwa pada umumnya keragaman sifat
dalam golongan ini mudah diramalkan segi keberkalan. Beberapa penyimpangan
terutama ditunjukkan oleh anggota utama yaitu Li.
Beberapa perbendaan Litium dan senyawanya dibanding logam alkali :
1. Kelarutan senyawa karboner, fluorida, hidroksida, dan fosfatnya rendah.
2. Kemampuan membentuk Nitrida (LI3N).
3. Pembentuk oksida normal (LI2O), Bukan peroksida atau superoksida.
4. Jika dipanaskan, terkadi pengunraian senyawa karbonat dan hidroksidanya
menjadi oksida.
Dalam golongan logam alkali, perbedaan ini disebabkan oleh tingginya rapat
muatan (yaitu nisbah muatan kation terhadap jari-jari kation) pada Li+ dibanding
ion logam alkali lainnya.
Ion logam IIA, suit direduksi menjadi logam bebas, karena harga potensial
reduksinya besar dan negatif. Senyawa-senyawa logam alkali tanah sebagaimana
telah diuraikan kation alkali tanah mempunyai rapatan muatan positif yang tinggi.
Apabila tergantung dengan anion tertentu, kation tersebut akan memberi energi kisi
yang tinggi dan garam-garamnya dapat sedikit larut atau tidak larut dalam air (Raip
H Pertucci.1993:51-53, 96-106).

http://kakauciha.blogspot.co.id/2016/10/laporan-kimia-dasar-golongan-dan.html 4/12
10/25/2017 LAPORAN KIMIA DASAR - GOLONGAN DAN IDENTIFIKASI UNSUR | Ikhlas Fisika 14' UNJA

VI. ALAT DAN BAHAN


1. Uji nyala untuk unsur alkali dan alkali tanah

a. Alat
Tabung reaksi 6 buah
Kawat nikrom
Nyala bunsen
Rak
b. Bahan
Larutan BaCl2 0.5 M
Larutan CaCl2 0.5 M
Larutan LiCl 0.5 M
Larutan KCl 0.5 M
Larutan NaCl 0.5 M
Larutan SrCl 0.5 M
Larutan HCl 12 M pekat

2. Reaksi-reaksi unsur alkali dan alkali tanah

a. Alat
Tabung
Lembar laporan
b. Bahan
1 ml larutan amonium karbonat 0.5 M
2 ml larutan barium, kalsium, litium, kalium, natrium dan strontium
I ml larutan amonium fosfat 0.5 M
Air suling

3. Reaksi-reaksi halida

a. Alat
Tabung reaksi 3 buah
b. Bahan
NaCl 0,5M, NaBr 0,5M, NaI 0,5M
1 ml karbon tetraklorida
1 ml air klorin
5 tetes asam nitrat encer

4. Analisis larutan anu

a. Alat
Tabung reaksi 3 buah
b. Bahan
Larutan anu (x)
1 ml amonium karbonat
1 ml amonium sulfat
1 ml amonium fosfat
1 ml larutan anu (y)
1 ml karbon tetrakorida
1 ml air klorin
Setetes asam nitrat
V. PROSEDUR KERJA
A. Uji Nyala untuk Unsur Alkali dan Alkali Tanah
Masing-masing 2 ml larutan BaCl2 0,5M, NaCl 0,5M, LiCl
0,5M, KCl 0,5M, CaCl2 0,5M, dan SrCl 0,5M
- Dimasukkan masing-masing kedalam tabung reaksi
Kawat Nikrom
- Dipanaskan pada bagian biru nyala bunsen

http://kakauciha.blogspot.co.id/2016/10/laporan-kimia-dasar-golongan-dan.html 5/12
10/25/2017 LAPORAN KIMIA DASAR - GOLONGAN DAN IDENTIFIKASI UNSUR | Ikhlas Fisika 14' UNJA
- Dicelupkan pada larutan Barium
- Dibersihkan kawat kedalam larutan HCl pekat (12M) & panaskan
sampai merah
- Ulangi uji nyala untuk larutan Kalsium, Litium, Kalium, Natrium, dan
Strontium
Hasil Pengamatan

B. Reaksi-Reaksi Unsur Alkali dan Alkali Tanah


BaCl2 CaCl2 LiCl 0,5M KCl 0,5M NaCl 0,5M SrCl 0,5M
0,5M 0,5M
- Ditambah 1 ml larutan amonium karbonat 0,5M
Hasil Pengamatan
- Tabung reaksi dibilas dengan air suling
BaCl2 CaCl2 LiCl2 0,5M KCl 0,5M NaCl 0,5M SrCl 0,5M
0,5M 0,5M
- Ditambah 1 ml larutan amonium fosfat 0,5 M
Hasil Pengamatan
- Tabung reaksi dibilas dengan air suling
BaCl2 CaCl2 LiCl2 KCl 0,5M NaCl 0,5M SrCl 0,5M
0,5M 0,5M 0,5M
- Ditambah 1 ml larutan amonium sulfat 0,5 M
Hasil Pengamatan

C. Reaksi-Reaksi Halida
1 ml larutan 1 ml larutan 1 ml larutan
NaCl 0.5M NaBr 0.5M NaI 0.5M
- Ditambahkan 1ml karbon tetraklorida, 1ml air klorin dan 5tetes asam
nitrat encer (6M)
- Kocok setiap tabung
Hasil Pengamatan

D. Analisis larutan Anu


Larutan Anu (x)
- Dilakukan uji nyala
- Dicatat hasil pengamatan
- Dimasukkan kedalam 3 tabung reaksi dan tambahkan

1 ml amonium karbonat 1 ml amonium fosfat 1 ml amonium sulfat


- diamati
Hasil Pengamatan

VI. DATA PENGAMATAN


A. Uji Nyala Unsur Alkali dan Alkali Tanah
No. Zat Warna Nyala Keterangan
1. CaCl2 Merah Alkali Tanah
2. BaCl2 Kuning Alkali Tanah
3. SrCl2 Merah Alkali Tanah
4. KCl Ungu Alkali
5. NaCl Orange Alkali
6. LiCl - -

B. Reaksi-Reaksi Unsur Alkali dan Alkali Tanah


No. Zat Pereaksi EDP TR
1. CaCl2 (NH4)2CO3 -
2. BaCl2 -
3. -
SrCl2
4. -
KCl
http://kakauciha.blogspot.co.id/2016/10/laporan-kimia-dasar-golongan-dan.html 6/12
10/25/2017 LAPORAN KIMIA DASAR - GOLONGAN DAN IDENTIFIKASI UNSUR | Ikhlas Fisika 14' UNJA
5. NaCl -
6. LiCl - -
No. Zat Pereaksi EDP TR
1. CaCl2 (NH4)3PO4 -
2. BaCl2 -
3. -
SrCl2
4.
KCl -
5.
NaCl -
6.
LiCl - -
No. Zat Pereaksi EDP TR
1. CaCl2 (NH4)2SO4 -
2. BaCl2 -
3. SrCl2 -
4. KCl -
5. NaCl -
6. LiCl - -

C. Reaksi-Reaksi Halida
No. Zat Warna Nyala
1. NaCl + Cl2 Bening
2. NaBr + Cl2 Orange kekuningan
3. NaI + Cl2 Merah

D. Analisis larutan Anu


a. Zat X
Warna nyala zat X = ungu
X + (NH4)2CO3 TR
X + (NH4)3PO4 TR
X + (NH4)2SO4 TR
Kesimpulan : Zat ini adalah KCl
b. Zat Y
Zat Y + CCl4 + HNO3 Ada Endapan
Warna Lapisan CCl4 = merah bata
Kesimpulan : Zat ini adalah NaI
VII. PEMBAHASAN
A. Uji Nyala untuk Unsur Alkali dan Alkali Tanah
Unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah merupakan unsur yang
sangat reaktif. Unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah juga memberikan
warna yang berbeda pada nyala api. Uji nyala biasanya digunakan untuk
mengidentifikasikan unsur alkali dan alkali tanah. Elektron dalam atom dapat
berpindah dari kulit yang satu ke kulit yang lain. Bila elektron berpindah dari
kulit yang lebih rendah akan terjadi pelepasan energi dalam bentuk radiasi
elektromagnetik dengan panjang gelombang tertentu. Jika radiasi tersebut dalam
sinar tampak, maka akan terihat warna.
Berikut ini hasil pengujian warna nyala pada unsur-unsur golongan alkali
dan alkali tanah yang telah dilakukan.
Golongan alkali dan warna nyala
1. KCl : Ungu
2. NaCl : Orange
3. LiCl : Tidak dipraktikumkan
Golongan alkali tanah dan warna nyala
1. CaCl2 : Merah
2. BaCl2 : Kuning
3. SrCl2 : Merah
Berdasarkan hasil percobaan diatas, pengujian warna nyala pada unsur-
unsur golongan alkali dan alkali tanah sesuai dengan teorinya kecuali unsur
golongan alkali NaCl yang berwarna Orange, karena warna NaCl sebenarnya

http://kakauciha.blogspot.co.id/2016/10/laporan-kimia-dasar-golongan-dan.html 7/12
10/25/2017 LAPORAN KIMIA DASAR - GOLONGAN DAN IDENTIFIKASI UNSUR | Ikhlas Fisika 14' UNJA
adalah Kuning. Hal ini disebabkan kurang telitinya dalam melihat warna yang
tampak pada nyala (bunsen).
B. Reaksi-Reaksi Unsur Alkali Tanah
Dari percobaan reaksi-reaksi alkali tanah dengan (NH4)2CO3,
(NH4)3PO4, dan (NH4)2SO4. Pada umumnya reaksi dengan alkali tanah
terdapat endapan, hal ini disebabkan hasil kali kelarutan ion alkali tanah > ion-
ion alkali. Sedangkan unsur-unsur golongan alkali tidak terjadi endapan pada
reaksi tersebut.
a. Reaksi-reaksi unsur alkali dan alkali tanah yang berekasi dengan
(NH4)2CO3
Unsur Golongan Alkali
KCl + (NH4)2CO3 TR (Tidak mengalami pengendapan atau tidak
terjadi reaksi)
NaCl + (NH4)2CO3 TR (Tidak mengalami pengendapan atau tidak
terjadi reaksi)
LiCl + (NH4)2CO3 tidak diprktikumkan
Unsur Golongan Alkali Tanah
CaCl2 + (NH4)2CO3 CaCO3 + 2NH4Cl (mengendap)
BaCl2 + (NH4)2CO3 BaCO3 + 2NH4Cl (mengendap)
SrCl2 + (NH4)2CO3 SrCO3 + 2NH4Cl (mengendap)
b. Reaksi-reaksi unsur alkali dan alkali tanah yang berekasi dengan
(NH4)3PO4
Unsur Golongan Alkali
KCl + (NH4)3PO4 TR (Tidak mengalami pengendapan atau tidak
terjadi reaksi)
NaCl + (NH4)3PO4 TR (Tidak mengalami pengendapan atau tidak
terjadi reaksi)
LiCl + (NH4)3PO4 tidak dipraktikumkan
Unsur Golongan Alkali Tanah
3CaCl2 + 2(NH4)3PO4 Ca3(PO4)2 + 6NH4Cl (mengendap)
3BaCl2 + 2(NH4)3PO4 Ba3(PO4)2 + 6NH4Cl (mengendap)
3SrCl2 + 2(NH4)3PO4 Sr3(PO4)2 + 6NH4Cl (mengendap)
c. Reaksi-reaksi unsur alkali dan alkali tanah yang berekasi dengan
(NH4)2SO4
Unsur Golongan Alkali
KCl + (NH4)2SO4 TR (Tidak mengalami pengendapan atau tidak
terjadi reaksi)
NaCl + (NH4)2SO4 TR (Tidak mengalami pengendapan atau tidak
terjadi reaksi)
LiCl + (NH4)2SO4 tidak dipraktikumkan
Unsur Golongan Alkali Tanah
BaCl2 + (NH4)2SO4 BaSO4 + 2NH4Cl (mengendap)
CaCl2 + (NH4)2SO4 CaSO4 + 2NH4Cl (mengendap)
SrCl2 + (NH4)2SO4 SrSO4 + 2NH4Cl (mengendap)
Berdasarkam data tabel hasil pengamatan, maka terdapat kesamaan sifat
unsur-unsur, yaitu kesamaan sifat unsur-unsur segolongan, misalnya : pada
unsur alkali, yaitu K, Na, dan Li yang tidak terjadi reaksi oleh larutan
(NH4)2CO3, (NH4)3PO4, dan (NH4)2SO4. dan pada unsur-unsur alkali tanah,
unsur yang direaksikan dengan (NH4)2CO3, (NH4)3PO4, dan (NH4)2SO4
menghasilkan endapan dan dapat bereaksi, kecuali Be dan Mg, bereaksi terus
menerus dalam udara sampai seluruhnya diubah menjadi oksida, hidroksida, dan
karbonat. Namun K, Na, Li, Ba, Sr dan Ca. Setelah dipraktikumkan, tidak semua
hasil sama dengan teori, mungkin disini terjadi kesalahan pada saat percobaan.
C. Reaksi-Reaksi Halida
Reaksi-reaksi halida yang diujikan pada percobaan ini adalah NaCl,
NaBr, dan NaI, terlebih dahulu senyawa-senyawa tersebut diubah menjadi ion.
NaCl Na+ + Cl-

http://kakauciha.blogspot.co.id/2016/10/laporan-kimia-dasar-golongan-dan.html 8/12
10/25/2017 LAPORAN KIMIA DASAR - GOLONGAN DAN IDENTIFIKASI UNSUR | Ikhlas Fisika 14' UNJA

NaBr Na+ + Br-


NaI Na+ + I-
Br- dan I- dapat dideteksi melalui reaksi dengan Cl2 dan Cl2 bereduksi

menjadi Cl-, sedangkan Br- atau I- teroksidasi menjadi Br2 atau I2. Br2 atau I2
diekstrasi dari larutan berair dengan pelarut asam nitrat (HNO3) sehingga
dihasilkn Br2 terbentuk endapan berupa kekuningan pada bagian atas dan bening
pada lapisan bawahnya. Warna bening pada lapisan bawah tersebut adalah hasil
reaksi dari CCl4. Lapisan atas merupakan reaksi air klorin, sedangkan lapisan
bawah merupakan reaksi dari halida.
Sifat-sifat halogen
Dari atas kebawah jari-jari atomnya bertambah besar, titik didih dan lelehnya
semakin besar.
Sifat-sifat unsur halida
a. Klorin (Cl)
Klorin dalam air berwarna hijau muda. Klorin dengan gas hidrogen
bereaksi cepat dan jika unsur ultraviolet akan terjadi ledakan karena
terjadi reaksi berantai, klorin dalam air tidak melarut sempurna dan
reaksinya lambat.
b. Bromin (Br)
Bromin dalam air berwarna coklat kemerahan. Dengan gas hidrogen
bereaksi lambat. Bromin dalam air tidak melarut sempurna dan reaksinya
lambat.
c. Iodin (I)
Iodin didalam air berwarna coklat. Dengan gas hidrogen bereaksi lambat.
D. Analisis Larutan X dan Y
Pada zat X, praktikum menyatakan bahwa larutan X adalah larutan
Kalium Klorida (KCl), karena tidak ada yang mengalami endapan. Sedangkan
pada zat Y, praktikum menyatakan bahwa larutan Y adalah larutan NaI, Karena
warna lapisan CCl4 adalah merah bata.

VIII. DISKUSI
A. Uji Nyala Unsur Alkali dan Alkali Tanah
Berdasarkan percobaan uji nyala unsur alkali dan alkali tanah yang
dilakukan warna nyala yang didapat sama dengan literatur, kecuali NaCl yang
berwarna Orange. Berikut ini warna nyala berdasarkan percobaan dan literatur.
Unsur Uji Nyala pada Uji Nyala pada Teori
Percobaan
NaCl Orange Kuning
KCl Ungu Ungu
BaCl2 Kuning Kuning
CaCl2 Merah Merah
SrCl2 Merah Merah

B. Reaksi-Reaksi Unsur Alkali dan Alkali Tanah


Pada percobaan reaksi-reaksi unsur alkali dan alkali tanah menggunakan
pereaksi (NH4)2CO3, (NH4)3PO4, dan (NH4)2SO4 hasilnya adalah unsur alkali
tidak mengalami reaksi atau tidak terjadi endapan, sedangkan unsur alkali tanah
direaksikan dengan menggunakan pereaksi (NH4)2CO3, (NH4)3PO4, dan
(NH4)2SO4 hasilnya adalah mengalami pengendapan (EDP), hanya saja terjadi
kesalahan pada KCl pada saat melakukan percobaan, karena kurang ketelitian,
yaitu KCl mengalami pengendapan. Hubungan dengan Ksp:
Jika hasil kali konsentrasi ion-ion lebih besar dari Ksp elektrolit, maka larutan
lewat jenuh, akibatnya elektrolit, akibatnya elektrolit itu akan mengendap.
Jika hasil kali konsentrasi ion-ion lebih kecil dari Ksp elektolit, maka larutan
belum jenuh. Artinya elektrolit itu masih dapat larut dan masih dapat
ditambah
Sehingga dapat disimpulkan bahwa unsur alkali tanah memiliki harga
Ksp yang lebih kecil dari hasil kali konsentrasi ion-ion. Sedangkan unsur-unsur

http://kakauciha.blogspot.co.id/2016/10/laporan-kimia-dasar-golongan-dan.html 9/12
10/25/2017 LAPORAN KIMIA DASAR - GOLONGAN DAN IDENTIFIKASI UNSUR | Ikhlas Fisika 14' UNJA
alkali tanah memiliki harga Ksp lebih besar dari hasil kali konsentrasi ion-ion.
C. Reaksi-Reaksi Halida
Dalam percobaan reaksi-reaksi halida yang melibatkan salah satu logam
alkali yaitu Natrium, yang mana unsur logam ini cenderung mengalami oksidasi
(melepas elektron), sehingga semua logam mempunyai sifat reduktor. Ada
logam yang bersifat reduktor lemah. Sebagai contoh NaCl + C6H4 + HNO3 +
Cl. Natrium dapat bereaksi dengan larutan asam, sebab Na terletak disebelah kiri
H.
Garam halida dan alkali dan alkali tanah dapat bereaksi dengan halogen
yang lebih bersifat pengoksidasi, sehingga terbentuk halogen dari halida
tersebut. Urutan kekuatan pengoksidasi adalah F2 > Cl2 > Br2 > I2 . F2 dapat

mengoksidasi Cl- menjadi Cl2 dan Cl2 dapat mengoksidasi Br- menjadi Br2 dan

seterusnya. Sedangkan Br2 tidak dapat mengoksidasi Cl- menjadi Cl2. Berikut
hasil warna yang didapat :
No. Zat Warna larutan Heksana
1. NaCl + Cl2 Lapisan atas bening, lapisan bawah agak kuning
2. NaBr + Cl2 Lapisan atas orange kekuningan, lapisan bawah
bening
3. NaI + Cl2 Lapisan atas ungu kemerahan, lapisan bawah merah

D. Analisis Larutan X dan Y


Dengan mengamati uji nyala unsur alkali dan alkali tanah, kemudian zat
X dilakukan uji nyala dan warna nyalanya ungu lalu dicampur dengan larutan
(NH4)2CO3, (NH4)3PO4, dan (NH4)2SO4 tidak mengalami pengendapan. Dan
ternyata dapat disimpulkan zat ini adalah Kalium Klorida (KCl). Sedangkan
pada zat Y pada saat ditambahkan CCl4 dan HNO3 terjadi endapan (EDP) dan
warna lapisan CCl4 adalah merah bata, maka dapat disimpulkan bahwa zat Y ini
adalah berupa NaI.
IX. PERTANYAAN PASCA PRAKTEK
1. Apakah reaksi nyala saja yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi unsur?
Jelaskan!
Jawab :
Tidak, karena Uji Nyala adalah salah satu ciri khas dari suatu unsur. Unsur yang
fereksitasi karena pemanasan merupakan salah satu ciri khas dari suatu unsur
yang akan memancarkan spektrum emisi yang teramati sebagai pancaran cahaya
dengan warna tertentu. Namun untuk memperoleh kepastian dan keakuratan
unsur tidak dapat diidentifikasikan melalui uji nyala saja karena hal ini dapat
menimbulkan kekeliruan zat-zat yang hampir sama warnanya dalam satu
golongan maupun beda golongan. Oleh karena itu, selain uji nyala dapat
dilakukan reaksi pengendapan, reaksi halida, maupun reaksi lain untuk
memperoleh hasil yang lebih pasti.
2. Mengapa reaksi air klorin dengan NaCl, NaBr, dan NaI memberikan hasil yang
berbeda?
Jawab :
Karena setiap unsur halogen memiliki tingkat pengoksidasi yang berbeda-beda.
Daya pengoksidasi halogen dari unsur paling atas kebawah semakin kecil
sehingga halogen yang diatas dapat mengoksidasi halida bagian bawah, tetapi
tidak sebaliknya.
3. Mengapa unsur golongan IA memberikan hasil yang berbeda dengan golongan
IIA pada percobaan B1, B2, dan B3?
Jawab :
Karena unsur golongan IA lebih reaktif dari unsur golongan IIA, sehingga pada
percobaan unsur golongan IIA memiliki kerapatan yang lebih tinggi daripada IA
sehingga mudah mengendap.
X. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil percobaan dan pengamatan, maka kita bisa simpulkan beberapa
hal :
1. Pada Tabel Periodik, tiap unsur terletak pada golongan dan periode tertentu,
sehingga ada kelompok yang mempunyai kesamaan sifat, seperti unsur-unsur
yang terletak dalam satu golongan memiliki kesamaan sifat.

http://kakauciha.blogspot.co.id/2016/10/laporan-kimia-dasar-golongan-dan.html 10/12
10/25/2017 LAPORAN KIMIA DASAR - GOLONGAN DAN IDENTIFIKASI UNSUR | Ikhlas Fisika 14' UNJA
2. Uji nyala unsur-unsur golongan alkali dan alkali tanah. Warna nyala unsur-unsur
golongan alkali (IA) yaitu : Li (merah), Na (kuning), K (Ungu), Rb (merah), dan
Cs (Biru). Warna nyala unsur golongan alkali tanah (IIA) yaitu : Mg (putih), Ca
(merah), Sr (merah tua), dan Ba (hijau).
3. Air klorin bereaksi dengan ion Br- dan I- dengan membentuk endapan, pada Br-
terbentuk endapan berwarna orange kekuningan pada lapisan atas, pada I
terbentuk endapan berwrna ungu kemerahan pada lapisan atas. Sedangkan air
klorin tidak bereaksi dengan ion Cl- sehingga pada uji coba hanya terbentuk
lapisan berwarna bening dan agak keruh.
4. Zat X yang teridentifikasi oleh praktikan dari hasil percobaan adalah KCl dan
zat Y adalah NaI.
XI. DAFTAR PUSTAKA
Ahmad, Hiskia. 1993. Penuntun Dasar-Dasar Kimia. Jakarta : Depdikbud
Epinur, dkk. 2013. Penuntun Praktikum Kimia Dasar. Jambi : Universitas Jambi
Oxtoby, David. 2003. Prinsip Kimia Modern. Jakarta : Erlangga
Petrucci, Raip. 1993. Prinsip Terapan Kimia. Jakarta : Erlangga
Soetopo. 1990. Prinsip Terapan Kimia. Jakarta : Yudistira
Sukardjo. 1990. Kimia Dasar. Jakarta : Erlangga
Ditulis Oleh : Muhammad Ikhlas ~ Ikhlas Fisika 14' UNJA

Sobat sedang membaca artikel tentang LAPORAN KIMIA DASAR - GOLONGAN


DAN IDENTIFIKASI UNSUR. Oleh Admin, Sobat diperbolehkan mengcopy paste atau menyebar-
luaskan artikel ini, namun jangan lupa untuk meletakkan link dibawah ini sebagai sumbernya
<a

Diposkan oleh Muhammad Ikhlas di 15:21:00

Label: kimia, Kimia Dasar, Laporan Praktikum, Praktikum

No comments yet

Add a comment as ANIS sanjaya

Newer Post Home Older Post

Subscribe to: Post Comments (Atom)

http://kakauciha.blogspot.co.id/2016/10/laporan-kimia-dasar-golongan-dan.html 11/12
10/25/2017 LAPORAN KIMIA DASAR - GOLONGAN DAN IDENTIFIKASI UNSUR | Ikhlas Fisika 14' UNJA

http://kakauciha.blogspot.co.id/2016/10/laporan-kimia-dasar-golongan-dan.html 12/12

Anda mungkin juga menyukai