Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN PRAKTIKUM

LISTRIK DASAR
HUKUM KIRCHOFF

DISUSUN OLEH :
NAMA : RAHMAT PANDAPOTAN SIAGIAN

KELAS : EL-2F

KELOMPOK : I (SATU)

PRODI TEKNIK LISTRIK


JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI MEDAN
2017
1
LEMBAR PENILAIAN

Judul Percobaan : HUKUM KIRCHOOF


No. Percobaan : 04
Nama Pelapor : Rahmat Pandapotan Siagian
Nama partner : - Rahmat Pandapotan Siagian
- Ardina Hariska
- Siti Saroh Pohan
Kelompok : I (Satu)
Kelas : EL-2F
Tanggal Percobaan : 23 Mei 2017
Instruktur : - Darwis Tampubolon, ST.,MT
: - Drs. Ibnu Hajar,M.T

Nilai :

2
DAFTAR ISI

Lembar Penilaian .................................................................................................... 2

Daftar Isi .................................................................................................... 3

Rangkaian Seri .................................................................................................... 4

I. Tujuan Praktikum ................................................................ 4

II. Pendahuluan ................................................................ 4

III. Alat yang Dipergunakan ................................................................ 4

IV. Langkah Kerja ................................................................ 5

V. Tabel Evaluasi ................................................................ 6

VI. Pertanyaan dan Jawaban ................................................................ 7

VII. Analisa Data ................................................................

VIII. Kesimpulan dan Saran ................................................................

3
RANGKAIAN SERI
I. TUJUAN PRAKTIKUM
Setelah selesai percobaan pelajar dapat menghitung besarnya tahanan total dari
rangkaian seri dan menerangkan hubungan antara tegangan masing-masing tahanan dengan
tegangan total serta arus yang melalui tahanan seri tersebut.

II. PENDAHULUAN
Didalam rangkaian listrik, biasanya tidak hanya terdapat sebuah tahanan saja pada
rangkaian tersebut, tetapi dihubungkan dengan sejumlah tahanan yang mana dirangkaikan
dalam beberapa cara, gambar dibawah ini menunjukkan sebuah rangkaian seri.
R1 R2 R3
A A A
I1 I2 I3
V1 V2 V3

+ -
V
Berdasarkan pada hukum ohm dimana kita ketahui bahwa V = I.R dan dapat kita lihat
bahwa :
V1 + V2 + V3 = VTOTAL , I1R1 + IR2 + IR3 = VTOTAL
Dimana : I1 = I2 = I3 = ITOTAL , IR1 + IR2 + IR3 = VTOTAL
I ( R1 + R2 + R3 ) = VTOTAL
IRT = VTOTAL (volt)

Dimana :
V1 = Tegangan pada tahanan 1
V2 = Tegangan pada tahanan 2
V3 = Tegangan pada tahanan 3
I1 = I2 = I3 = Arus yang melalui tahanan
V = Tegangan sumber

Dari persamaan diatas dapat kita ketahui bahwa :


RT = R1 + R2 + R3 ()

III. ALAT DAN BAHAN


- Power supply : 0 60 Volt DC.
- Tahanan : 56 ; 82 ; 100 ; 220 ; 150 ; 470 .
- Multi Tester : Sanwa CX 50.
- Leads : 15 buah.

4
IV. LANGKAH KERJA
1. Buatlah rangkaian seperti pada gambar dibawah ini.
R1 = 56 R2 = 100 R3 = 82

+
R4 = 56

2. Onkan power supply DC dan atur tegangan dari 2 volt sampai 15 volt. Ukur besarnya
arus yang mengalir pada masing masing tahanan serta tegangan pada masing-
masing tahanan.
Catat keadaan tersebut diatas (tabel 1).

3. Ulangi step 2, ganti nilai tahanan tersebut diatas dengan nilai tahanan yang sama
dengan 82 (tabel 2).

4. Buat rangkaian seperti pada gambar dibawah ini.


R1 = 100 R2 = 220 R3 = 470

5. Ukur besarnya tahanan total dari rangkaian tersebut diatas dengan mempergunakan
multi tester.

6. Beri tegangan pada rangkaian diatas, atur tegangan power supply dari 5 volt; 10 volt;
dan 15 volt, ukur besarnya arus yang mengalir pada masing-masing tahanan dan arus
totalnya (tabel 3).
Tahanan total (RT) dapat ditentukan dari tabel 3.

7. Ulangi step 5 dan 6, ganti nilai tahanan tersebut diatas dengan nilai tahanan yang
sama dengan 150 (tabel 2).

8. Setelah selesai melakukan percobaan, letakkan alat-alat tersebut diatas ke tempat


semula.

5
V. TABEL EVALUASI
Tabel 1
Tegangan
Power Arus yang melalui tahanan (mA) & tegangan pada tahanan (V)
supply
R1 = 56 R2 = 100 R3 = 82 R4 = 56
(volt) I V I V I V I V
2 6,25 0,312 6,25 0,65 6,25 0,55 6 0,325
4 12,5 0,8 11,95 1,4 12,05 1,2 12,25 0,76
5 15,5 1 15 1,5 15 1,4 15,075 0,95
6 19,5 1,2 18,5 1,9 19,25 1,7 18,5 1,05
8 27 1,5 27,5 2,4 26 2,2 26,5 1,4
10 33 1,9 32,5 2,6 33 2,9 33,05 1,8
11 36,5 2 36,4 3,6 36,5 3,1 36,5 2
12 40,5 2,2 40 4,2 40 3,3 40 2,2
14 47 2,6 47,5 4,8 47 4,1 47,5 2,6
15 55 2,8 50 5,2 50 4,2 50 2,8

Tabel 2
Tegangan
Power Arus yang melalui tahanan (mA) & tegangan pada tahanan (V)
supply
R1 = 82 R2 = 82 R3 = 82 R4 = 82
(volt) V I V I V I V I
2 0,43 5 0,45 5,5 0,41 5 0,42 5
4 0,88 10 0,94 11,25 0,89 10,75 0,91 11
5 1,11 13,25 1,19 14,10 1,11 13,50 1,13 13,75
6 1,37 16,25 1,43 17 1,38 16,25 1,40 16,75
8 1,85 21,5 1,91 22,5 1,67 20 1,88 20,50
10 2,39 27,5 2,40 28,4 2,12 25 2,21 26,40
11 2,60 29,75 2,66 37,5 2,37 28 2,48 34,75
12 2,96 40 2,91 40 2,60 37,5 2,87 38,50
14 3,47 50 3,40 49,75 3,36 49,75 3,38 50
15 3,72 50,25 3,59 57 3,60 50,25 3,65 51

Tabel 3
Tegangan Power Arus yang melalui tahanan (mA) Arus total
supply R1 = 100 R2 = 220 R3 = 470 (mA)
5 volt 6 6 6 6
10 volt 12 12 12 12
15 volt 18,5 18,5 18,5 18,5

Tabel 4
Tegangan Power Arus yang melalui tahanan (mA) Arus total
supply R1 = 150 R2 = 150 R3 = 150 (mA)
5 volt 12,5 12,5 12,5 12,5
10 volt 25 25 25 25
15 volt 35 35 35 35

6
VI. PERTANYAAN DAN JAWABAN
Pertanyaan:
1. Apakah jumlah dari nilai pada rangkaian seri untuk percobaan diatas dengan
mempergunakan multi tester sama dengan nilai tahanan pada rangkaian seri
berdasarkan teori ?
Jelaskan pendapat saudara!

2. Bagaiman hubungan antara tegangn total dan tegangan pada masing-masing tahanan
pada rangkaian seri diatas, serta arus yang melalui masing-masing tahanan ? untuk
nilai tahanan yang sama dan nilai tahanan yang berbeda.
Jelaskan pendapat saudara secara percobaan dan teori!

3. Berikan kesimpulan saudara dari percobaan diatas.