Anda di halaman 1dari 436

Artikel

Cari Iklan
Aturan Pasang Iklan
Pasang Iklan Gratis

Cara Membuat Toko Online WordPress


dalam 1 Hari
Home
Cara Membuat Toko Online WordPress dalam 1 Hari
Toko online WordPress Membuat tokol (toko online) sangat menyita waktu dan tuntutan
teknikalitasnya juga tinggi. Sebagai perbandingan, dulu saya belajar dari nol, siang dan malam,
Senin hingga Senin dan itu memakan waktu sekitar dua bulan.

Akan tetapi kini dengan WordPress dan WooCommerce Anda dapat membuat tokol dalam 1 hari
saja dengan relatif mudah.

Tutorial ini telah menelan ratusan jam dari hidup saya dan saya telah merevisinya beberapa kali
agar selalu up to date. Oleh karena itu saya akan sangat berterimakasih sekali, kalau Anda mau
memberikan backlink ke laman ini atau share ke teman-teman Anda yang mungkin
membutuhkan.

Saya ucapkan:

Terimakasih kepada Mas Darmawan dari PanduanIM yang sudah backlink kemari dari artikel: 4
Langkah untuk Mulai Berjualan Online

Sebaiknya Anda Bookmark (CTRL+D) laman ini, karena panjangnya hampir mencapai 8000
kata di luar tutorial tambahan lainnya. Jadi Anda bisa balik lagi jika diperlukan.
to Build a WordPress Online Store with WooCommerce in 24Hrs.

Tutorial ini terbagi menjadi 3 bagian besar:

1. Tutorial dasar
2. Tutorial tambahan
3. Bengkel tokol

Tutorial dasar Ada 15 langkah untuk membangun tokol dasar dan inilah yang akan Anda
pelajari:

Beli Domain dan Sewa Hosting


Instal WordPress dalam 5 Menit
Masuk ke WordPress Dashboard
Instal dan Konfigurasi Plugin Jetpack by WordPress
Instal dan Konfigurasi Tema Virtue
Instal dan Konfigurasi Plugin WooCommerce
Instal Plugin Theme My Login
Memasang Widget Log in dari Theme My Login di Sidebar
Instal dan Konfigurasi Plugin WooCommerce JNE Shipping (Free Version)
Buat Produk Anda
Pengaturan Gambar WooCommerce
Mengubah Format URL
Membuat Menu
Membuat Terjemahan dengan Software Poedit

Tutorial tambahan Tutotam bertujuan untuk memperkaya tokol Anda:

1. Cara Membuat Tema Anak


2. Cara Memasang Aplikasi Chat
3. Cara Menambahkan Slider Pada Tema
4. Cara Memindahkan Posisi Harga Awal Ketika Diskon
5. Cara Membuat Laman Konfirmasi Pembayaran
6. Cara Menambah Info Kontak di Atas Menu Utama Tema Virtue
7. Cara Menampilkan Informasi Rekening
8. Cara Membuat Pita/Badge Sale dan Barang Baru di WooCommerce
9. Cara Membuat Navigasi Filter Produk
10. Cara Membuat Kaca Pembesar
11. Cara Membuat Halaman Sold Out
12. Cara Menerapkan Harga Grosir di WooCommerce
13. Cara Memanfaatkan WooCommerce Image Flipper di Tema Virtue
14. Cara Membuat Email Dengan Nama Domain Kita
15. Cara Agar Email Tokol Tidak Masuk Folder Spam
16. Tingkatkan Keamanan Tokol dengan reCAPTCHA
17. Cara Membuat Menu di Footer
Silahkan klik: Cara Membuat Toko Online WordPress dalam 1 Hari [Tutotam]

Bengkel tokol Tutorial untuk perawatan dan modifikasi:

1. Bila Yith WooCommerce Ajax Navigation Tidak Berjalan di Tema Virtue


2. Modifikasi Halaman Blog Single Post dari Tema Virtue
3. Menghilangkan Judul Halaman Toko, Sortir dan Keterangan Jumlah Item yang
Ditampilkan
4. Bila Dashboard WordPress Tiba-tiba Blank
5. Menghilangkan Tombol Panah Penambah Jumlah Barang Yang Muncul Tiba-tiba di
Firefox
6. Cara Terlarang Tampilkan Slideshow Tema Virtue di Laman Toko

Silahkan klik: Cara Membuat Toko Online WordPress dalam 1 Hari [Bengkel Tokol]

Catatan:

1. Tidak bisa menggunakan wordpress.com Sebab di sana tidak boleh instal plugin.
Sementara WooCommerce adalah sebuah plugin yang harus diinstal.
2. Perhitungan 1 hari Ini di luar proses mengunggah produk ke tokol dan kustomisasi
lainnya.

WooCommerce gratis tapi handal


WooCommerce pada mulanya dikembangkan oleh WooThemes. Kemudian pada bulan Mei
2015 diakuisisi oleh WordPress. Jadi sekarang toko online Anda didukung oleh perusahaan yang
telah mengembangkan sebuah platform paling populer di dunia.

Menurut situs dari WooThemes, plugin WooCommerce telah diunduh sebanyak 13.760.235 kali
dan dipakai oleh 37% toko online di dunia.

Keunggulan WooCommerce
Saya sudah pernah menjajal 2 platfom eCommerce lain sebelum WooCommerce, misalnya:

1. Prestashop menurut saya pengoperasiannya tidak mudah


2. Opencart 1.5.6 saya menghabiskan waktu 2 bulan penuh untuk belajar. Meskipun
sederhana, tetapi ada banyak bug. Dibutuhkan pengetahuan koding yang tinggi.

Bila Anda ingin memulai bisnis online, sebaiknya jangan berlama-lama dengan pembangunan
tokol-nya. Melainkan segera ke sisi pemasaran dan penjualan. Sebab uang tunai akan terus
menipis untuk membayar ini dan itu.

Nah, kemudahan mempersiapkan tokol dengan WordPress dan WooCommerce bisa menjadi
solusi itu. Cocok untuk Anda yang baru mau mulai dan ingin tokonya secepatnya berjalan.
Keunggulan lain dari menggunakan WordPress sebagai tokol Anda adalah Anda bisa
menggunakan blog sebagai media marketing Anda. Sebab WordPress memang sebenarnya
platform untuk blogging.

Namun demikian perlu Anda ketahui, marketing konten memerlukan keahlian tersendiri. Anda
bisa saja membuat 10 artikel dan mendapatkan trafik yang tinggi, jika Anda tahu konten apa
yang dicari orang dan bagaimana mempromosikannya.

Dengan WooCommerce besutan Woothemes Anda akan mendapatkan:

1. Platform untuk memajang produk


2. Sistem keranjang
3. sistem stok
4. Sistem pembayaran
5. Sistem registrasi pelanggan
6. Sistem pengelolaan data pesanan, pelanggan dan produk

Biaya pembuatan toko online


Biaya yang dikeluarkan untuk membuat tokol standar, relatif tidak besar, yaitu: Domain,
Hosting, Internet, dan Plugin.

Saya katakan relatif karena besarannya tergantung beberapa faktor pilihan dan daya finansial
Anda.

WordPress dan WooCommerce, serta beberapa plugin, gratis. Namun untuk fitur lain seperti
penghitungan biaya kirim (JNE, Tiki, POS), laman konfirmasi, filter produk dan lain-lain
diperlukan tambahan plugin lainnya dan di antaranya berbayar.

Target pengguna
Ketika membuat tutorial ini saya menargetkan para pengguna WordPress pemula. Oleh karena
itu saya banyak memberikan penjelasan dan detil tahapan yang harus dilakukan untuk mencapai
sesuatu.

Keuntungan jualan menggunakan toko online


#1 Biaya relatif lebih murah

Apabila Anda pernah menyewa tempat untuk jualan, misalnya di mal. Anda tentu tahu, semakin
luas tempatnya, semakin mahal harganya. Misalnya ukuran 2 x 1 meter bisa kena 3-6 juta per
bulan. Apalagi kalau malnya elite.
Dengan toko online biaya tempat bisa digantikan dengan biaya domain dan hosting. Biaya .com
setahun hanya sekitar Rp.120-140rb, hosting $2.95 $3.95 per bulan. Anda bisa pajang produk
hingga ribuan jenis.

Kalau sewa tempat, pemilik sewa dapat selalu menaikkan ongkos sewa. Begitu Anda terlihat
sukses, uang sewa dinaikkan. Lama-lama Anda yang awalnya ingin bekerja sendiri, malah jadi
seolah bekerja untuk pemilik tempat. Uang yang didapat, langsung berpindah tangan lagi ke
pemberi sewa.

#2 Tidak perlu khawatir uang hilang

Memegang uang cash, apalagi dalam jumlah yang banyak bisa menjadi incaran penjahat.

Misalnya karyawan Anda hendak membawa uang hasil jualan di mal ke rumah Anda. Di dalam
perjalanan ia bisa saja kena rampok atau dihipnotis di angkot. Atau bisa juga karyawan Anda
pura-pura kena rampok. Uang pun raib.

Kalau transaksi di toko online, duit langsung masuk ke rekening.

#3 Tidak perlu khawatir kena tipu-tipu karyawan

Contoh kejadian di outlet baju, karyawati Anda naksir dengan salah satu baju yang Anda jual.
Tapi dia tidak mau keluar uang sendiri. Trik yang ia lakukan adalah dengan menaikkan harga
baju-baju yang dijual, nah dari kelebihannya itulah, ia gunakan untuk membayar baju yang ia
inginkan.

Apabila Anda jualan di toko online, hal semacam itu tidak bisa terjadi.

#4 Pelanggan Anda tidak mudah dicuri

Apabila saat ini Anda berjualan di BBM group, pesaing Anda dapat pura-pura masuk ke group
Anda sebagai pelanggan. Lalu ia catat no pin pelanggan Anda. Kemudian ia undang mereka
untuk masuk ke groupnya.

Jika Anda menggunakan website, maka pesaing tidak bisa mencuri pelanggan semudah di BBM
Group.

#5 Jangkauan pasar yang luas

Apabila Anda mampu memasarkan toko Anda, pada dasarnya tidak ada lagi batasan geografis.
Orang di ujung dunia pun kalau mau bisa beli barang Anda.

Peringatan
Memiliki toko online yang siap operasi hanyalah langkah awal. Selanjutnya Anda HARUS
melakukan marketing. Jika tidak, toko online Anda DIJAMIN kosong.

Persiapan
Teknologi berkembang dengan sangat pesat. Dalam mengikuti tutorial ini perhatikanlah versi
WordPress dan plugin yang terkini dengan yang digunakan di tutorial. Sebab perbedaan versi
bisa berarti perbedaan tampilan, fitur, dll.

Ada kemungkinan perbedaan versi bisa menyebabkan plugin-plugin atau tema yang dulunya
bekerja menjadi sebaliknya.

Untuk infomarsi platform, plugin dan tema (tampilan grafik dan tekstual) yang akan kita
gunakan adalah:

1. Platform WordPress versi 4.1.1


2. Plugin Jetpack by WordPress versi 3.4.1
Plugin ini penuh dengan berbagai fitur yang bisa Anda gunakan untuk blog Anda.
Sehubungan untuk proses pembuatan tokol ini Anda akan memerlukan fitur custom css-
nya untuk merubah sedikit desain tata letak produk Anda nantinya.
3. Plugin WooCommerce excelling eCommerce versi 2.4.11
Ini adalah plugin utama yang menginjeksi sistem pengelolaan tokol ke WP Anda mulai
dari produk, pemesanan, dsb.
4. Theme My Login 6.4.1
Plugin ini menyediakan pengaturan form registrasi pelanggan dan menyediakan fitur
verifikasi alamat email pelanggan untuk memastikan alamat email yang diberikan benar.
5. Woocommerce JNE Shipping versi 8.1.02 dari AgenWebiste
Plugin ini untuk untuk mengatur biaya pengiriman JNE tarif reguler.
6. Tema Virtue dari Kandencethemes.com
Tema adalah tampilan grafik dan teks, tata letak dari tokol Anda. Tentu Anda bisa
menggunakan tema mana saja yang Anda suka. Di internet tersedia tema yang berbayar
dan gratis.
Untuk kepentingan tutorial ini, tema yang saya gunakan adalah Virtue.

Langkah 1
Beli Domain dan Sewa Hosting
Setiap orang yang ingin menjalankan tokol perlu memiliki domain dan hosting. Di langkah ini
saya akan menjelaskan hal-hal yang perlu Anda ketahui.

Domain

Pengertian Sederhananya domain adalah alamat tokol Anda di dunia maya.


Apabila ada orang yang mengetikkan alamat tersebut di peramban, misalnya
www.domainanda.com, maka orang dapat melihat-lihat tokol Anda di layar komputer mereka.

Harga Tergantung dari buntut atau ekstensinya, entah itu .com, .web.id, dan lain-lain harganya
berlainan. Sesungguhnya mereka semua hanya nama saja, namun strategi pemasaran dan
peruntukkan yang membuat harganya jadi tak sama.

Harga domain antara satu registrar dengan yang lain bisa berbeda. Biasanya tidak terlalu
signifikan selisihnya.

Istilah Suatu saat Anda akan mendengar kata TLD atau Top Level Domain. Ini hanya sebutan
untuk kelompok domain yang berada di hirarki paling atas, contoh: www.domainanda.com.
Inilah yang nanti Anda akan beli.

TLD ada yang dikhususkan untuk negara tertentu, yaitu ccTLD atau Code Country Top Level
Domain, contoh:

1. Perancis www.domainanda.fr
2. Indonesia www.domainanda.id
3. Amerika www.domainanda.us
4. dan lain-lain.

Domain khusus Ada beberapa ektensi domain tidak boleh dipakai oleh sembarangan orang,
misalnya:

1. .go.id hanya untuk instansi pemerintah.


2. .co.id hanya untuk perusahaan.
3. .ac.id hanya untuk lembaga pendidikan atau kursus dengan jenjang minimal setara
diploma 1.
4. .sch.id hanya untuk lembaga pendidikan setingkat SD-SMA.
5. dan lain-lain.

Memilih ekstensi domain Untuk mudahnya gunakan saja .com untuk toko online. Ini boleh
dipakai oleh siapa saja dan paling umum digunakan.

Cara memilih nama domain Sebagai panduan ada 3 pilihan yang biasanya orang gunakan:

1. Nama yang brandable, seperti:


alibaba.com, zalora.com, bibli.com
2. Nama Anda sendiri, seperti:
hardisuwarno.com, bettysiantar.com

Hosting

Pengertian Tempat Anda menaruh tokol Anda.


Wujud sesungguhnya tokol Anda adalah kumpulan file. Jadi Anda sewa tempat di sebuah web
server untuk menaruh file-file tokol Anda disana.

Web server ini terkoneksi dengan jaringan internet. Dengan demikian semua orang dari seluruh
penjuru dunia dapat mengaksesnya dan melihat-lihat tokol Anda.

Web server itu mirip dengan komputer Anda hanya saja lebih bertenaga.

Jenis-jenis hosting Ada 3 jenis:

1. Shared hosting satu web server dipakai ramai-ramai, sumber daya seperti kapasitas
memori dan cpu saling berbagi, ibarat rusun
2. VPS / Virtual Private Server Masih berbagi, tetapi jumlah usernya jauh lebih sedikit,
ibarat kondominium.
3. Dedicated hosting Satu web server dipakai sendiri, ibarat rumah.

Setiap jenis, biasanya memiliki beberapa plan produk tergantung dari masing-masing
perusahaan.

Di awal gunakan saja shared hosting. Bila trafik semakin tinggi dan kebutuhan akan sumber daya
tidak lagi mencukupi, bisa pindah ke plan yang lebih tinggi atau gunakan jenis server yang
selanjutnya

Biaya VPS dan dedicated hosting jauh lebih mahal daripada shared hosting, tapi jauh lebih
bertenaga dan dapat melayani trafik yang banyak.

Panel kontrol Pengelolaan hosting dilakukan melalui panel kontrol. cPanel adalah nama panel
kontrol paling umum yang digunakan.

Jika ada pilihan sPanel, saran saya pilihlah cPanel, karena secara pengalaman pengguna lebih
nyaman.
cPanel

Spanel

Cara sewa hosting dan beli domain

Dimana Anda bisa sewa hosting?

Ada banyak perusahaan yang menawarkan jasa hosting. Baik di dalam negeri maupun di luar
negri.
Masalahnya ada hosting yang buruk dan bagus.

2 Kriteria saya dalam memilih hosting:

1. Server yang kuat dan cepat


2. Pelayanan pelanggan yang luar biasa

Pada dasarnya orang hanya bisa mengetahui kualitas hosting dengan menjajalnya. Akan tetapi
sayangnya Anda tidak bisa jajal sembarangan. Sebab biasanya ada kontrak. Dengan kata lain
Anda harus bayar di muka untuk sekian bulan. Jika Anda tidak puas uang tidak bisa kembali.

Bila Anda benar-benar buta dengan hosting, saat research, jangan:

1. Membaca artikel review yang hanya mencomot profil perusahaan hosting.


Sebab yang menulis belum tentu menggunakannya sendiri. Kredibilitasnya rendah.
2. Membaca testimonial yang ada di website hosting
Testimonial itu mudah dipalsukan. Apalagi di dalam dunia bisnis, yang seringkali tidak
terlalu mementingkan kredibilitas, mereka bisa mendapatkan testimonial dari mana saja.

Sebaiknya:

1. Baca rekomendasi dari blogger besar


Meskipun biasanya mereka berafiliat dengan hosting yang mereka rekomandasikan. Dengan kata
lain mereka mendapatkan komisi jika Anda menggunakan hosting yang mereka anjurkan. Tetapi
selama mereka sendiri menggunakannya dan blogger itu termasuk kredibel dalam ucapannya.
Karena jika mereka menganjurkan produk jelek, kepercayaan pembaca kepadanya akan turun.

2. Gunakan checklist yang saya berikan

Cek list ini adalah hasil dari pengalaman setelah menjajal 4 web hosting (3 lokal + 1 luar)

1. Apakah hosting didukung layanan 24/7?


Berbagai kejadian bisa terjadi kapan saja, dari masalah sepele hingga masalah yang besar.
Akan lebih nyaman jika Anda bisa mendapatkan pelayanan yang cepat kapan saja.
Perlu dicatat, ada hosting yang sekedar hanya mencantumkan layanan 24/7 tapi tidak
memenuhi janjinya.
2. Apakah server menggunakan SSD Storage?
SSD storage lebih cepat dari storage biasa. Sebagian hosting ada yang menggunakannya
secara penuh pada servernya ada yang hanya sebagian.
Untuk melihat perbedaan SSD dan storage biasa bisa Anda lihat video dari PCmag
3. Apakah server mendukung browser caching?
Agar laman Anda bisa terbuka, ada berbagai file yang dikirim dari web server ke browser
Anda. Namun sesungguhnya ada file-file yang tidak perlu dikirim berulang-ulang. Sebab
jarang berubah isinya.
Apabila browser caching diaktifkan, file-file tersebut akan disimpan oleh browser.
Sehingga bila dibutuhkan, web server tidak perlu lagi mengirim ulang. Browser bisa
mengambilnya langsung dari komputer Anda. Namun server Anda perlu mendukung ini.
4. Apakah server mendukung keep alive?
Di dalam setiap file yang dikirim sebuah sesi akan dibuka dan ditutup. Proses buka dan
tutup memakan waktu jika file yang ditransfer banyak. Akan lebih baik jika dalam satu
sesi, beberapa file bisa langsung ditransfer. Untuk hal ini fitur keep alive perlu didukung
oleh server.
5. Apakah server menggunakan cloudlinux?
Kalau dulu, jika ada user menggunakan sumber daya server melewati batas, maka
penghuni lain akan kena getahnya. Administrator server harus mencari biangnya dan
mematikan apa pun yang sedang user itu lakukan. Dengan cloudlinux hal tersebut dapat
dicegah.
6. Apakah server menggunakan Google Page Speed Module?
Berdasarkan pengalaman Google Page Speed Module bila diaktifkan dapat meningkatn
peforma situs dengan cepat.
7. Apakah server terintegrasi dengan CDN?
CDN memungkinkan blog Anda didistribusikan ke server-server milik perusahaan CDN
tersebut ke seluruh dunia.Tujuannya agar pengunjung Anda bisa dilayani dengan konten
Anda dari server terdekat. Hal ini memotong jarak transfer, sehingga waktu untuk loading
laman berkurang. Biasanya hosting menyedian layanan dari pihak ketiga, misalnya:
CloudFlare.
8. Apakah ada keunggulah lainnya?
Seperti menggunakan litespeed, Facebook caching technology, dan sebagainya

LIHAT JUGA: Technical Support Hosting yang Baik dan Buruk

Perlu diingat, saat Anda melakukan penelitian, mungkin Anda menemukan satu orang
mengatakan hosting A bagus, tapi yang lain ada juga yang bilang tidak. Wajar saja, setiap orang
punya pengalaman pribadi di perusahaan hosting yang sama. Selain itu tidak ada perusahaan
hosting yang sempurna.

Rekomendasi hosting

Jika Anda bingung mencari hosting sendiri, saya merekomendasikan hosting luar Fastcomet.
Dari 4 web hosting yang pernah saya jajal, ini adalah yang terbaik, dilihat dari sisi pelayanan dan
kecepatan.

Setelah mengalami 2 kali kecewa berat menggunakan hosting lokal, FastComet itu seperti air
segar. Inilah alasannya:

1. Pelayanan luar biasa


Standby 24/7 waktu respon 2-10 menit. Ada masalah siang, malam, atau pagi, selalu
ada yang siap membantu.
Sebagian besar orang dari sales hingga tesunya ramah dan berpengetahuan. Ada juga sih
pernah ketemu satu yang agak kurang helpful, tapi masalah tetap diurus.
2. Server kuat dan cepat
Sudah SSD, memiliki berbagai caching teknologi, mendukung berbagai fitur untuk
optimasi kecepatan.
3. Domain gratis seumur hidup
Jika mengambil salah satu dari paket mereka.
4. Garansi 45 hari uang kembali
Tidak puas dalam 45 hari, uang kembali.
5. Tidak ada kontrak
Artinya jika pelayanan mereka buruk setelah 45 hari. Anda bisa angkat kaki kapan saja
dan sisa uang kembali. Anda selalu berada di sisi yang aman.
6. Dapat 1 hosting gratis untuk 1 tahun.
Anda bisa mengaktifkan 1 akun gratis dengan fitur yang sama seperti hosting yang Anda
pesan selama 1 tahun. Setelah 1 tahun Anda dapat menentukan, apakah Anda ingin terus
menggunakannya atau tidak.
7. SSL Gratis
Untuk paket E-commerce di shared hosting Anda akan mendapatkan SSL. Dengan
demikian transaksi yang menyangkut data-data sensitif tidak dicuri orang.

Kekurangannya:

1. Dari plan shared hosting tertinggi ke plan VPS terendah harganya jomplang. Bagi yang
tidak punya budget bisa shock.
2. Kalau pakai SSL di shared hosting, situs akan terasa lebih pelan. Jadi lebih baik terapkan
SSL pada bagian transaksi saja atau pindah ke VPS.

Memilih hosting yang bagus itu penting, sebab Anda tidak ingin situs Anda sering mati atau
bahkan disuspen tanpa pemberitahuan.

Anda bisa membeli domain dan hosting di tempat yang sama atau terpisah. Di FastComet,
domain gratis.

Pengaturan bila membeli atau memiliki domain di tempat lain

Jika Anda membeli domain di tempat lain, maka Anda harus mengarahkan Nameservernya ke
hosting yang bersangkutan.

Cara mengarahkan domain ke hosting lain

1. Akses clientarea registrar Anda.


2. Buka laman My domains.
3. Di laman My domains, klik tanda panah kecil dari domain yang bersangkutan seperti
yang ditunjukkan pada gambar di bawah, pilih Manage nameservers.

4. Di laman Nameserver, ubah nameserver yang sekarang ke nameserver hosting Anda.


Tanyakan namanya dari customer service hosting Anda.

Setelah itu Anda harus tunggu hingga terjadi propagasi. Propagasi adalah waktu yang diperlukan
sebuah domain tersambung dengan server hosting yang dituju. Kecepatannya bisa lama dan
sebentar.

Cara memindahkan domain lama ke tempat hosting yang sekarang


Jika sebelumnya Anda sudah memiliki domain di tempat lain dan ingin dipindahkan:

1. Ubah nameserver Lakukan seperti yang diajarkan di atas.


2. Disable registrar lock Agar tesu hosting Anda dapat memindahkan domain Anda
3. Catat EPP Code Berikan kepada tesu hosting Anda. Dengan ini tesu hosting Anda
memiliki otorisasi memindahkan domain Anda ke tempat mereka.

Baik registrar lock maupun EPP Code dapat ditemukan di laman client area Anda.

Langkah 2
Instal WordPress dalam 5 Menit
Domain dan hosting Anda sudah siap. Berikut yang perlu Anda lakukan untuk menginstall
WordPress

Tahap 1 Login cPanel

Setelah Anda membeli domain dan hosting Anda akan mendapat email. Isinya username dan
password cPanel.

1. Untuk mengakses laman login cPanel ketik:


www.namadomainanda.com/cpanel
di bilah alamat browser, kemudian tekan enter.
2. Anda akan melihat kotak login seperti di bawah ini, isikan username dan password, tekan
enter

Tahap 2 Install WordPress


Antar muka cPanel antar hosting bisa saja berbeda. Tapi tahap-tahapnya sama saja.

1. Di cPanel klik icon Softaculous.


Atau untuk mudahnya gunakan ruas pencari, ketik softa, maka aplikasinya akan
muncul.

2. Selanjutnya layangkan kursor ke atas logo WordPress dan klik tombol Install

3. Anda akan masuk ke laman instalasi WordPress.


Ikuti pengaturan ini:

Software Setup
Choose Protocol: http:// (Jika Anda tidak menggunakan SSL. Kalau Anda tidak tahu apa itu SSL,
kemungkinan besar Anda tidak menggunakannya)
Choose Domain: (pilih nama domain Anda)
In Directory: (kosongkan)

Site Settings
Site Name: (Isi nama Anda)
Site Description: (Berikan deskripsi singkat tentang tokol Anda)
Enable Multisite: kosongkan

Admin Account
Admin Username: (Ubah, jangan gunakan admin untuk keamanan)
Admin Password: (Ubah, buat jadi kuat)
Admin email: (Masukkan email Anda)

Choose Language
Select Language: (Pilih bahasa)

Select Plugins
(Kosongkan saja semua)

Advanced Settings
(Biarkan saja)

Select Theme
(Tidak usah pilih tema, Anda akan instal tema sendiri)

Terakhir tekan tombol Install.


Selesai. Tunggu hingga proses instalasi selesai.

Langkah 3
Masuk ke WordPress Dashboard
Untuk mengakses dashboard WordPress, ketik di bilah alamat:

www.domainanda.com/wp-admin

Masukkan username dan password yang telah Anda buat pada saat proses instalasi. Jika Anda
memasukkan dengan benar, maka Anda akan masuk.

Ini adalah penampakan dari


WordPress Dashboard.
Langkah 4
Instal dan Konfigurasi Plugin Jetpack by WordPress
Jetpack adalah sebuah plugin yang terdiri dari kumpulan modul plugin.

Untuk instalasi plugin pertama ini, saya akan bimbing Anda setahap demi setahap. Selanjutnya
diharapkan Anda bisa melakukannya instalasi plugin lainnya sendiri.

Tahap 1

Install plugin Jetpack

1. Klik menu: Plugin > Add New.


2. Isi: jetpack di field Search dan tekan enter.
Setelah plugin Jetpack muncul, klik tombol: Install Now pada plugin Jetpack by WordPress.com.

3. Klik: Activate Plugin.


Sampai sini tahapan umum untuk melakukan instalasi sebuah plugin di WordPress telah selesai.

Sehubungan dengan plugin Jetpack itu sendiri, masih ada pengaturan yang harus dilakukan. Mari
kita lanjut ke tahap berikutnya.

Tahap 2

Koneksikan tokol Anda dengan Jetpack

1. Di bagian atas laman Anda akan melihat banner seperti pada gambar. klik tombol: Connect to
WordPress.com

2. Anda akan masuk ke laman seperti di bawah ini.


Jika Anda sudah
memiliki akun WordPress
Isi username dan password WordPress.com Anda *.
Klik tombol Approve

*) Ingat akun WordPress.com tidak sama dengan akun yang Anda gunakan untuk masuk ke
dalam WP dashboard Anda.

Jika Anda belum memiliki akun WordPress

Klik tautan Need an account

Di laman berikutnya:
Isi email address, username, password

Klik tombol Create My Account


Jika sudah bukalah: email Anda dan aktifkan akun WordPress Anda. Setelah itu kembali
koneksikan tokol Anda dengan WordPress.

Tahap 3

Aktifkan modul. Klik Jetpack > Settings. Aktifkan modul plugin jetpack:

1. Custom CSS
2. Photon

Matikan yang lain.

Cara mengaktifkan/mematikan modul, silahkan layangkan kursor ke modul yang dituju > Klik
activate atau deactivate.

Catatan: Tentu saja nantinya Anda boleh mengaktifkan modul-modul lainnya. Terserah Anda.
Akan tetapi saran saya modul stats dan monitor sebaiknya tidak digunakan karena sangat
memakan resources.
Langkah 5
Instal dan Konfigurasi Tema Virtue

Gunakanlah tema yang dikembangkan secara khsusus untuk Woocommerce. Sebab tampilannya
akan jauh lebih baik.

Di dalam turoial ini saya merekomendasikan tema Virtue. Silahkan Anda gunakan versi
gratisnya, jika Anda suka, boleh beli versi yang premium.

Versi premium akan terlihat lebih cantik. Sebab dilengkapi dengan fitur-fitur yang tidak dimiliki
versi gratis, seperti slider, animasi, dan berbagai hal lainnya.

Tips: Tema yang tidak mengikuti perkembangan WooCommerce bisa saja menjadi eror.

Cara Instalasi Tema Virtue

Untuk tema Virtue, ikuti tahap-tahap berikut ini.

Tahap 1

Klik menu Appearance > Themes > Add New


Tahap 2

Tunggu hingga halaman Add Themes muncul.


Isi kata virtue di field search for themes by keyword.
Nanti akan muncul temanya. Arahkan kursor ke tema tersebut dan klik tombol Install.

Tahap 3

Instalasi selesai, klik Activate.


Tahap 4

Pada sisi atas WordPress Dashboard Anda akan melihat tulisan seperti di bawah ini. Klik begin
installing plugin.

Di laman berikutnya, klik Install.

Tunggu hingga
proses instalasi selesai. Klik Return to Required Plugins Installer

Klik Activate untuk mengaktifkan plugin tersebut.


Lakukan konfigurasi untuk tema Virtue

Klik menu samping Appearance > Theme Options.

Di sini adalah pusat pengaturan theme Anda.

Saat ini Anda hanya perlu mengatur sidebar dan logo.

Tahap 1

Jika Anda ingin sidebar tampil di laman depan, klik TAB Home Layout.
Kemudian di bagian Display a sidebar on the Home Page? pilih ikon gambar yang sebelah
kanan.
Tahap 2

Jika Anda ingin menampilkan sidebar di laman category produk, Klik TAB Shop Settings.
Lalu di bagian Display a sidebar on shop archives? pilih ikon gambar yang sebelah kanan. Jika
sudah, klik tombol Save Changes.

Tahap 3

Pengaturan logo dapat dilakukan di TAB Main Settings.


Di bagian Logo, upload logo tokol Anda. Upload juga logo dengan ukuran 2x dari logo ukuran
normal untuk device yang menggunakan layar retina.
Jika sudah, klik tombol Save Changes

Langkah 6
Instal dan Konfigurasi Plugin WooCommerce

Sekarang waktunya untuk menyuntikkan manajemen toko ke dalam WordPress.

Tahap 1 Instal dan aktifkan plugin WooCommerce excelling ecommerce

Bila Anda lupa cara menginstal plugin, silahkan lihat kembali Langkah 4 untuk contoh.

Setelah plugin diaktifkan, maka Anda akan melihat dua menu tambahan, yaitu Woocommerce
dan Products.:
Tahap 2 Jalankan Setup Wizard

Semenjak versi 2.4 instalasi WooCommerce sedikit berbeda dari biasanya. Setelah plugin
diaktifkan, Anda akan melihat banner Run the Setup Wizard di bagian atas WP Anda. Dulunya
Install Woocmmerce Pages.

Tujuan setup wizard ini adalah mempermudah dan membimbing Anda menyiapkan tokol Anda
di awal.
Page setup

Di laman selanjutnya klik tombol Continue untuk menginstal 4 laman WooCommerce: Shop,
Cart, Checkout dan My Account.
Info: Keempatnya nanti dapat Anda temukan di menu Pages.

Store locale setup

Selanjutnya Anda akan melihat hal-hal yang perlu Anda setting.


Cara mengisi:

1. Where is your store based Dimanakah lokasi bisnis Anda. Jika Anda di Indonesia, isi
Indonesia.
2. Which currency will your store use Mata uang apa yang Anda gunaka untuk tokol.
Jika Anda di Indonesia, isi rupiah.
3. Currency position Posisi mata uang. Tiap negara memiliki kebiasaan meletakkan
posisi mata uang yang berbeda. Jika Anda di Indonesia silahkan isi left atau kiri. only
dan Anda dapat membatasi negara-negara mana yang hendak Anda layani.
4. Thousand separator Pemisah ribuan. Indonesia menggunakan titik. Kalau luar negri
biasanya memakai koma.
5. Decimal separator Pemisah desimal untuk sen. Indonesia menggunakan koma.
Sementara orang luar negri memakai titik.
6. Number of Decimal Jumlah desimal. Pilih 0 bila Anda tidak ingin menampilkan sen.
Shipping & tax setup

Di laman berikutnya Anda akan mengisi hal berkaitan dengan pengiriman dan pajak. Perhatikan
apa yang Anda isi di sini akan tergantung dari bisnis Anda. Gambar di bawah ini adalah
settingan defaultnya.

Will you be shipping products? Anda ditanya apakah Anda akan mengrim produk fisik. Jika ya
silahkan centang kotak Yes, I will be shipping physical product to customers. Kotak di bawahnya
kosongkan saja. Karena untuk pengriman kita akan menggunakan JNE.

Will you be charging sales tax? Ini settingan mengenai pajak berdasarkan lokasi. Apabila Anda
melakukan transaksi di Indonesia, ini tidak diperlukan.
Berbeda jika Anda melakukan bisnis, misalnya di Amerika. Di sana ada peraturan pajak yang
berdasarkan origin-based atau destination-based. Tiap negara bagian memliki aturannya
sendiri.

Jika Anda ingin menerapkan pajak lokasi pada tokol, silahkan centang kotak Yes, I will be
charging sales tax. Jika tidak, hilangkan.

How will you enter product prices? BagaimanaAnda akan menuliskan harga pajak? Apakah
termasuk di dalam harga atau di luar harga produk.

Apabila pajak sudah termasuk di dalam harga barang, pilih I will enter prices inclusive of tax.

Apabila pajak belum termasuk di dalam harga barang, pilih I will enter prices exclusive of tax.

Jika sudah selesai klik tombol Continue.

Payments

Sekarang adalah urusan pembayaran. Karena di Indonesia paling banyak menggunakan bank
transfer, maka untuk tutorial ini centanglah Enable BACS payment.

Klik tombol Continue.


Your store is ready

Di laman terakhir Anda ditanya apakah Anda ingin mengizinkan WooCommerce mengirim data
yang non-sensitif untuk analisis merek untuk membuat WooCommerce. Ini terserah Anda. Saran
saya klik tombol No Thanks.
Dari sini Anda bisa saja mencoba membuat produk pertama Anda. Akan tetapi lebih baik lanjut
ke tahap 3 untuk konfigurasi tokol lebih detil.

Klik Return to the WordPress Dashboard.

Tahap 3 Konfigurasi WooCommerce

Klik WooCommerce > Settings.


Sebagian dari konfigurasi di bawah ini sudah dilakukan melalui wizard setup di atas. Akan tetapi
saya akan menunjukkan kembali jika Anda perlu melakukannya tanpa wizard.

Untuk sekedar informasi di bagian halaman setting terdapat beberapa TAB, yaitu :

1. General berisi hal-hal yang umum, seperti konfigurasi jenis mata uang, registrasi,
penampilan tokol, dll.
2. Products berisi konfigurasi berkaitan dengan produk di Anda, seperti satuan berat,
satuan panjang, inventory, dll.
3. Tax konfigurasi pajak.
4. Checkout berisi konfigurasi untuk berbagai jenis pembayaran
5. Shipping konfigurasi pengiriman, contohnya tarif pengiriman.
6. Accounts konfigurasi berkaitan dengan akun pelanggan.
7. Emails konfigurasi email.
8. Webhooks konfigurasi untuk mengirim notifikasi ke sebuah URL

Tahap 3.1 Konfigurasi di Tab General

General Options

Klik TAB General dan lakukan pengaturan di General Options sebagai berikut :
Keterangan:

1. Base Location Ini adalah lokasi bisnis Anda.


2. Selling Location(s) Pilih :
a. Sell to all countries bila Anda melayani pengiriman ke seluruh dunia.
b. Sell to specific countries only bila Anda melayani pengiriman ke negara-negara
tertentu saja.
3. Specific Countries pilihan ini muncul jika pada parameter no. 2 Anda memilih Sell to
specific countries only dan Anda dapat membatasi negara-negara mana yang hendak
Anda layani.
4. Default Customer Address lokasi pelanggan. Fungsinya untuk memperkirakan besaran
pajak dan biaya pengiriman.
o Shop base address sistem berasumsi lokasi pelanggan sama dengan tokol
o No address Tanpa lokasi pajak tidak akan dihitung.
o Geolocate address memperkirakan lokasi pelanggan otomatis dan
memperhitungkan besaran pajak berdasarkan lokasi.
o Geolocate address (with page caching support) Jika Anda ingin
WooCommerce bisa memperikirakan lokasi pelanggan dan Anda melakukan
bisnis dengan banyak negara.

Currency Options
Silahkan ikuti konfigurasi seperti di bawah ini:

Keterangan:

1. Currency Jenis mata uang


2. Currency Position Posisi mata uang, apakah di kiri seperti Rp 1.000 atau di kanan
seperti 1.000 Rp.
3. Thousand separator Pemisah ribuan, kalau Indonesia menggunakan titik. Kalau luar
negri biasanya memakai koma.
4. Decimal separator Pemisah desimal untuk sen, kalau Indonesia menggunakan koma.
Sementara orang luar negri memakai titik.
5. Number of Decimal Jumlah desimal. Pilih 0 bila Anda tidak ingin menampilkan sen.

Ingat setelah selesai disimpan, klik tombol: Save Changes

Tahap 3.2 Konfigurasi di Tab Checkout

Atur sistem pembayaran, klik TAB Checkout

Untuk kepentingan tutorial ini kita hanya menggunakan pembayaran melalui bank transfer,
sebagai cara pembayaran yang paling sering digunakan di tokol di Indonesia.
Ikuti konfigurasi seperti di bawah ini:

1. Jika Anda tidak menggunakan kupon, hilangkan centang pada Enable the use of coupons.
2. Jika Anda ingin hanya pelanggan teregistrasi yang bisa belanja di tokol Anda, hilangkan
centang pada Enable guest checkout

Setelah selesai klik tombol: Save Changes, lalu klik tautan: Bacs.

Disini adalah tempat untuk mengatur pembayaran menggunakan Bank Transfer.

Lihat di bagian
Account Details, isilah detil akun bank Anda. Untuk pembayaran lokal Anda hanya perlu
mengisi Account Name, Account Number, dan Bank Name
Satu hal yang menarik, sejak versi 2.1 Anda sudah bisa menggunakan akun bank lebih dari satu.

Setelah selesai, klik tombol Save Changes.

Tahap 4 Ubah tampilan front page

Secara default WordPress akan menampilkan blog di laman muka. Tapi kini Anda ingin
menampilkan tokol. Caranya klik Setting > Reading.

Lakukan konfigurasi seperti gambar di bawah ini:

Tahap 5 Tingkatkan WP memory limit

Apabila Anda ke WooCommerce > System Status > Cari WP Memory Limit, WooCoomerce
menyarankan untuk menambahkan WP memory limit dari default 40 MB menjadi minimal
64MB untuk operasional.

Hal ini bisa dilakukan lewat cpanel > file manager > pergi ke folder tempat Anda instal
WordPress. Jika Anda ikuti tutorial ini, maka seharusnya ada di public_html > Edit file wp-
config.php (klik kanan > edit) > Tambahkan define (WP_MEMORY_LIMIT, 64M).
Jika Anda menggunakan hosting
FastComet, WP Memory Limit kemungkinan sudah diset 256MB.

Langkah 7
Instal Plugin Theme My Login
Tujuan utama plugin ini diinstal adalah untuk fitur verifikasi emailnya. Kegunaan tambahan
lainnya adalah form login bisa disesuaikan dengan tema. dan Anda juga bisa menggunakan
widget login, jika Anda mau.

Apa itu verifikasi email?


Saat calon pelanggan registrasi, mereka bisa saja salah atau dengan sengaja memberikan alamat
email palsu. Ini sering terjadi. Tidak hanya itu, tak jarang ada bot-bot yang dirancang untuk
mengisi form pendaftaran secara otomatis, sehingga lama-lama database pengguna Anda
dipenuhi akun bodong.

Dengan fitur verifikasi email, calon pelanggan akan diminta untuk mengklik sebuah tautan di
email yang dikirim kepadanya sesaat setelah ia registrasi. Sesudah itu ia akan mendapatkan
username, dan dapat menset password.

Plugin TML adalah besutan dari Jeff Farthing. Pada saat artikel ini dibuat, plugin telah dipakai
oleh 100.000 orang lebih.

Siap kerja? Mari kita mulai.

Tahap 1 Instal dan aktifkan Plugin Theme My Login

Lakukan instalasi dan pengaktifan plugin seperti biasanya.

Jika sudah, maka pada menu samping Anda akan muncul Menu TML. Kliklah menu tersebut.

Tahap 2 Konfigurasi umum Plugin Theme My Login

Pada saat pertama, Menu TML tidak memiliki sub menu. Setelah Anda mengaktifkan beberapa
fiturnya, sub-sub menu baru muncul. Centanglah pilihan yang ada sesuai petunjuk gambar.
Tentu saja nanti Anda dipersilahkan untuk menggunakan fitur-fitur lainnya, seperti custom email
yang akan dikirim ke pelanggan Anda, jika diperlukan.

Bila sudah, klik tombol Save Changes.

Tahap 3 Konfigurasi redirection

Klik menu samping TML > Redirection.

Di laman selanjutnya, Anda akan melihat setiap role yang ada di tokol Anda, seperti: customer,
admin, dll. memiliki pilihan redirect untuk log in dan log out.
Redirect artinya setelah log in dan log out, user diarahkan ke laman tertentu. Ada 3 pilihan
redirect:

1. Default user dikirim ke dashboard/profile.


2. Referer user dikirim ke laman sebelum log in.
3. Tentukan URL laman untuk tujuan redirect.

Untuk mudahnya silahkan ikuti petunjuk gambar ini untuk Role Customer:

1. Log in: referer


2. Log out: Isi dengan URL laman muka/front page tokol Anda, misal: http://www.dapur-
uang.com atau lainnya.

Role lainnya bisa Anda atur sendiri sesuai kebutuhan.

Tahap 4 Konfigurasi security

Apabila Anda punya toko online. Pasti akan ada orang jahat yang akan mencoba membobol
tokol Anda.

Username dan Password adalah pintu menuju isi rumah Anda. Mencuri username dan pass
adalah hal yang paling suka dilakukan para hacker.

Salah satu cara untuk membongkar Username dan Password adalah dengan Brute Force.
Metodenya mereka menggunakan bot untuk log in menggunakan berbagai kombinasi huruf dan
angka secara berulang-ulang.

Untuk mencegah hal itu terjadi, maka batasilah kesalahan login. Theme My Login menyediakan
fitur untuk mencegah Brute Force. Aturlah batasan itu sesuai kebutuhan Anda.
Pada contoh gambar di bawah ini, setelah user melakukan kesalahan log in sebanyak 10x dalam
kurun waktu 1 jam, maka akunnya dikunci selama 24 jam.

Selain centanglah Disable wp-login.php dengan demikian semua akan dipaksa untuk login dari
laman TML. Ini juga untuk mencegah bot mengeksploitasi wp-login.php dan melakukan
bruteforce atau registrasi palsu.

Jika Anda sudah selesai, klik tombol Save Changes.

Tahap 5 Konfigurasi moderation

Klik menu samping TML > moderation.

Pilih E-mail Confirmation untuk mengaktifkan verifikasi email.

Tahap 6 Ubah tampilan form

Tampilan standar form registrasi TML di tema Virtue adalah seperti di bawah ini:
Jika sudah diubah tampilannya, maka akan seperti di
bawah ini:

Tampilannya saya sesuaikan dengan form WooCommerce dengan mengatur CSS-nya.

Untuk mengubah tampilan:

1. Pelajari cara membuat tema anak di Tutotam Tokol Membuat Tema Anak / Child Theme
WordPress.
2. Setelah Anda membuat tema anak, tambahkan tepat di bawah dari isi dari style.css dengan
kode css di bawah ini

.tml {
max-width: 600px !important;
margin:0 auto;
}
#theme-my-login input[type="text"], #theme-my-login input[type="password"],
.widget_theme_my_login input[type="text"], .widget_theme_my_login
input[type="password"]{
width: 100% !important;
padding: 8px;
height: auto;
border: 1px solid #999;
box-sizing: border-box;
border-radius: 0px;
}

#theme-my-login input[type="submit"],.widget_theme_my_login
input[type="submit"] {
padding: 10px 18px;
margin-top: 15px;
background: #2D5C88 none repeat scroll 0% 0%;
color: #FFF;
cursor: pointer;
border: medium none;
display: inline-block;
transition: background-color 0.6s ease-out 0s;
}

#theme-my-login input[type="submit"]:hover, .widget_theme_my_login


input[type="submit"]:hover {
background: #6C8DAB none repeat scroll 0% 0%;
}

#theme-my-login input[type="checkbox"], .widget_theme_my_login


input[type="checkbox"]{
float:left;
margin: 4px 8px 0px 0px;
}

#theme-my-login form {
border: 1px solid #DFDBDF;
padding: 20px;
margin: 2em 0px;
text-align: left;
border-radius: 0px;
}

Setelah Anda membuat tema anak, silahkan ganti temanya untuk menggunakan tema anak
Virtue.

Lebar form login bisa diatur dari kode ini yang ada di atas. Ganti angka 600 dengan angka yang
Anda kehendaki.

.tml {
max-width: 600px !important;
}

Setelah itu Anda perlu mengedit 5 laman yang diciptakan oleh Theme My Login dan mengubah
jenis templatenya.
Klik menu samping: Pages > Klik laman berjudul Log In.

Di laman selanjutnya, cari kotak bernama Page Attributes dan ubah nilai Template menjadi
Fullwidth:

Jika sudah klik tombol Update.

Lakukan hal yang sama untuk laman:

1. Log Out
2. Lost Password
3. Register
4. Reset Password

Penutup

Apabila saat ini Anda ingin melihat tampilan form Anda, silahkan Anda buka page/laman yang
bersangkutan dan klik tombol Preview.

Dari kelima laman Theme My Login, nanti akan kita buat menu navigasi pada langkah 13.

Langkah 8
Memasang Widget Log in dari Theme My Login di Sidebar
Widget ini bersifat opsional. Fungsinya untuk memudahkan pelanggan log in. Caranya dengan
menempatkan widget log in di sidebar.

Widget adalah sebuah aplikasi tambahan yang dapat dipasang ke tokol Anda.

Tahap 1 Masuk ke laman widget

klik menu samping Apperance > Widgets

Tahap 2 Delete widget

Di laman Widgets pada sisi kiri terdapat widget-widget yang tersedia, di sisi sebelah kanan
adalah beberapa posisi sidebar yang tersedia dari tema Virtue.

Di awal mula, di Primary Sidebar sudah terdapat beberapa widget terpasang. Hapus itu semua.
Caranya mudah. Klik widget bersangkutan, misalnya widget Search. Kemudian klik delete.

Lakukan hal yang sama untuk widget lainnya.


Tahap 3 Pasang Widget Theme My Login

Jika sudah, kita letakkan Widget Theme My Login pada Primary Sidebar. Ada dua cara:

1. Anda klik geser widget yang bersangkutan ke posisi yang Anda inginkan.
2. Jika widgetnya berada terlalu jauh di bawah, Anda bisa lakukan hal berikut ini:
Klik Widget Theme My Login, maka akan muncul pilihan Primary, Footer Column 1-4,
dst.
Pilih Primary Sidebar. Sesudah itu klik tombol Add Widget.
Maka widget yang bersangkutan akan berada pada posisi Primary Sidebar.

Tahap 4 Konfigurasi Widget Theme My Login

Ikuti settingan seperti pada gambar di bawah ini. Apabaila Anda ingin menggunakan settingan
lain, silahkan.
Jika sudah klik tombol Save.

Pergi ke settings > general > centang membership: Allowed anyone to register.
Dengan ini link untuk register akan muncul.

Silahkan Anda logout dan hasilnya adalah seperti ini:


Langkah 9
Instal dan Konfigurasi Plugin WooCommerce JNE Shipping
(Versi Gratis)
Ini adalah saatnya Anda mengatur sistem pengiriman Anda.

Plugin JNE versi gratis pada dasarnya hanya untuk menunjukkan bagaimana plugin ini bekerja.
Pertimbangkanlah menggunakan plugin versi berbayar, apabila:

1. Anda kesulitan mendapatkan data ongkir JNE yang lengkap dan up to date
2. Anda mengirim benda yang nilainya tinggi, sehingga wajib asuransi
3. Anda mengirim produk yang harus menggunakan peti kayu
4. Anda mengirim produk yang perhitungannya harus menggunakan volume dan bukannya
berat
5. Anda ingin menambahkan fasilitas cek resi dan tracking resi
6. Anda ingin menyediakan pilihan JNE OKE/REG/YES

Untuk ulasan versi berbayar secara detil dapat dilihat disini. Dapatkan juga kupon potongan
10%. Karena dapur Uang saat ini menjalin kerjasama dengan Agenwebsite pengembang dari
plugin ini.

Tahap 1 Instal dan aktifkan Plugin JNE Shipping

Kini plugin WooCommerce JNE Shipping sudah ada di WordPress repository. Silahkan lakukan
instalasi seperti biasa.

Tahap 2 Matikan shipping calculator

Klik WooCommerce > Setting > TAB Shipping


Apabila Anda menggunakan JNE Shipping versi gratis, sebaiknya hilangkan centang Enable the
shipping calculator on the cart page.

Sebab JNE versi gratis tidak menyediakan fasilitas untuk di bagian ini. Anda bisa memilih
menggunakan versi berbayar jika itu yang Anda inginkan.

Dengan Anda menghilangkan calculate shipping konsumen Anda nantinya tidak akan

dibingungkan.

Perhitungan biaya kirim akan dilakukan di laman checkout.

Jika sudah klik tombol Save Changes

Tahap 3 Upload data ongkir JNE

Klik tautan JNE Shipping seperti pada gambar di bawah


Di laman berikutnya Anda akan lihat banner dengan tulisan Download Data Kota. Klik.

Anda akan dibawa ke laman belanja Data Kota,


jangan khwatir ini gratis. Klik Selesai Belanja.

Di laman berikutnya silahkan isi form di sebelah kiri untuk buat akun. lalu klik Selesai Belanja.

Jika sudah silahkan cek email Anda untuk sebuah email untuk mengunduh filenya. Klik tombol
Unduh File Anda. Selanjutnya Anda akan di bawa ke laman download.
Silahkan klik Download.

Anda akan mendapatkan sebuah file zip. Ekstrak isinya.

Selanjutnya upload file .csv-nya.

Setelah selesai klik tombol Save Changes.

Tampilan plugin versi gratis nantinya sebagai berikut:


Ingat agar pluginnya JNE-nya bisa bekerja nanti Anda perlu menetapkan berat pada saat
pembuatan produk.
Langkah 10
Buat Produk Anda
Sekarang adalah waktunya Anda memasukkan beberapa produk untuk uji coba.

Ada berbagai macam cara untuk menampilkan produk. Saya mengajarkan cara yang paling
sederhana. Silahkan ikuti tahapan berikut ini:

Tahap 1

Buat kategori produk. Klik menu samping Product > Categories.

Silahkan isi kategori tokol Anda di field Name.

Kalau sudah klik tombol Add New Product Category di bagian bawah.
Tahap 2

Buat produk. Klik menu samping Product > Add Product.

Anda akan dibawa ke halaman Add New Product.

Selanjutnya Lakukan langkah berikut :

1. Isi nama produk.


2. Isi deskripsi produk.
3. Pilih kategori produk.
Klik Set featured image untuk memilih gambar utama produk.
Klik Add product gallery images untuk gambar-gambar tambahan.

Setelah diisi:
Di bagian bawah keterangan produk terdapat beberapa TAB dan isian.

TAB General:

1. Isi SKU / no produk bila ada.


2. Isi Reguler Price (Rp) / harga produk.
3. Isi Sale Price / harga diskon bila ada penawaran khusus. Klik schedule untuk mengatur
tenggang waktu berdasarkan tanggal.
TAB Shipping :

1. Isi Weight (kg) / berat produk


2. Isi Dimensions (cm)/ dimensi produk bila diperlukan

Di bagian bawahnya lagi masih ada Product Short Description, sebuah keterangan singkat yang
akan muncul di sebelah gambar utama. Silahkan digunakan jika Anda ingin pakai.
Kalau sudah silahkan klik tombol: Preview Changes
Ukurang gambar product gallery mungkin saja terlihat tidak rapi. Jangan khawatir di pelajaran
berikutnya kita akan lakukan pengaturan ukuran gambar.

Langkah 11
Pengaturan Gambar WooCommerce
Secara default ukuran gambar WooCommerce adalah bujur sangkar. Bila Anda puas dengan
konfigurasi ini, Anda bisa lanjut ke langkah selanjutnya.

Untuk mengubahnya menjadi ukuran gambar persegi panjang, silahkan ikuti tahapan berikut ini.

Tahap 1 Mengubah ukuran gambar produk

Klik WooCommerce > Settings > TAB Product > tautan display

Di bagian paling bawah Anda akan melihat konfigurasi ukuran gambar seperti di bawah ini

Keterangan:
1. Catalog Images Gambar di laman depan dan laman category. .

2. Single Product Image Gambar utama di laman produk (laman setelah Anda mengklik
salah satu dari catalog image)
3. Product Thumbnails Gambar berukuran kecil yang letaknya di bawah gambar utama

di halaman produk.
4. Hard Crop pengaturan untuk memangkas gambar Anda apabila melewati ukuran yang
ditetapkan untuk memastikan tata letak yang rapi.

Jika Anda menggunakan tema yang khusus dibuat untuk WooCommerce pengaturan ukuran
gambar bisa dilakukan dengan sangat mudah.

Bila Anda menginginkan gambar berbentuk rasio persegi panjang, silahkan ikuti pengaturan
berikut ini atau Anda bisa menentukan ukuran sendiri.
WordPress sendiri memiliki pengaturan ukuran gambar sendiri. Sebaiknya Anda samakan
settingannya. Sebab jika tidak, maka untuk setiap satu gambar yang diupload akan dibuat 6
variasi ukuran gambar berbeda. Ini akan makan tempat.

Pengaturan ukuran gambar WP terdapat di Settings > Media. Sesuaikan angkanya seperti gambar
di bawah ini. jika sudah klik tombol Save Changes.
Catatan 1: Bila Anda membuat blog di tokol Anda. Format gambarnya biasanya horizontal.
Silahkan sesuaikan ukurannya di Media Settings di atas. Mau tidak mau, Anda harus
menyediakan space untuk variasi ukuran gambar Anda.

Catatan 2: Apabila Anda hendak menggunakan fitur kaca pembesar, seabagaimana diajarkan di
Tutotam Tokol Kaca Pembesar. Pastikan Anda memiliki gambar dengan ukuran yang lebih
besar dari ukuran Single Product Image. Selanjutnya instal plugin yang direkomendasikan di
Tutotam itu sebelum lanjut ke tahap 2. Tujuannya agar Anda tidak perlu 2x regenerate gambar.

Tahap 2 Regenerate gambar

Lakukan tahap 2 ini apabila Anda telah mengunggah beberapa gambar sebelum melakukan
perubahan ukuran gambar di atas. Jika tidak, langsung saja lompat ke tahap 3.

Instal dan aktifkanlah plugin Regenarate Thumbnails. Selanjutnya klik menu samping Tools >
Regen. Thumbnails.

Pada halaman Regenerate Thumbnails, klik tombol Regenerate All Thumbnails

Tunggulah hingga seluruh proses regenerasi gambar selesai.

Alasan menjalankan prosedur ini adalah karena WP menyimpan satu gambar ke dalam beberapa
ukuran sesuai dengan pengaturan di WooCommerce dan yang di Settings > Media.

Jadi kalau Anda mengubah ukuran gambar, maka gambar-gambar yang sudah ada harus dibuat
ulang oleh WP.

Tahap 3 Konfigurasi ukuran gambar di Tema Virtue

Jika sudah, ada beberapa setelan yang harus Anda lakukan di Theme Options dari tema Virtue:
1. Klik menu samping: Appearance > Theme Options > Tab Shop Settings.
2. Off-kan: enable product image crop on catalog pages dan enable product image crop on
poduct page.

Nanti hasilnya adalah seperti berikut:


Tahap 4 Membuat kotak gambar produk sejajar

Sebagaiman Anda lihat tulisan ADD TO CART tidak sejajar. Untuk mengatasi hal ini Anda
dapat mengaturnya di Appearance > Theme options > Shop Settings > Product Title Min Height.

Hasilnya:

Ada kalanya ketidakrataan diakibatkan oleh posisi angka seperti kasus yang ditunjukkan oleh
gambar ini:
Untuk solusinya silahkan tambahkan CSS ini:

.product_item .product_price {
font-size: 15px;
min-height: 52px;
padding: 6px 2px;
}
.product_item .product_price span.amount:nth-child(2) {
display: block;
}

Pada Jetpack custom css (appearance > edit css) atau


Pada style.css dari tema anak atau
Pada appearance > Theme Options > advanced settings

Ingat pilih salah satu metode saja.

Tahap 5 Mengatur jumlah produk per laman

Khusus Tema Virtue pengaturan dapat dilakukan di Appearance > Theme options > Shop
Settings > Shop Archive Page Settings > Geser slider-nya sesuai dengan jumlah yang
diinginkan.
Sampai disini pengaturan gambar produk telah selesai.

Langkah 12
Mengubah Format URL
Kenapa format URL sebaiknya diubah? Karena tampilannya tidak friendly. Contoh
http://demoshop.dapur-uang.com/?p=123.

Kalau orang biasa yang baca tidak akan mengerti maksudnya. Tetapi kalau diubah menjadi
seperti: http://demoshop.dapur-uang.com/rok-kasual-merah, siapa saja akan bisa menangkap
maksudnya.

Cara mengubahnya klik menu samping settings > permalink. Ikuti instruksi di bawah ini.
Mudah bukan?
Langkah 13
Membuat Menu
Fungsi menu adalah sebagai navigasi. Menu yang baik memberikan pengalaman bernavigasi
yang mudah.

Setiap tema memiliki lokasi menu sendiri-sendiri. Namanya pun bisa berbeda. Semua tergantung
dari desain pengembangnya.

Navigasi tokol biasanya memanfaatkan kategori dari produk yang tersedia. Apabila seseorang
mengklik sebuah kategori, maka barang-barang di dalam kategori yang sama akan ditampilkan.

Navigasi tokol bisa menjadi lebih canggih dengan filter, berdasarkan warna, harga, dan lain-lain.
Akan tetapi itu tidak di bahas disini. Jika ingin mempelajarinya langsung silahkan baca: Tutotam
Tokol Navigasi Filter Produk

Tentu saja navigasi yang baik juga mempermudah user jika mereka ingin mencari informasi
lainnya seperti FAQ, About, Kebijakan Tokol, Standar Ukuran, dan lain-lain.

Bernavigasi di tokol dengan kategori produk bisa menggunakan:

1. Menu kategori menu berada di lokasi menu yang disediakan theme developer.
2. Widget kategori menu muncul menggunakan aplikasi/fungsi tambahan yang dapat
dipasang pada sidebar atau footer.

Di tutorial ini kita akan fokus membuat membuat menu untuk:

1. Akun log in, registrasi, hilang password, reset password dan melihat data pelanggan.
2. Navigasi produk
1. Membuat menu akun standar

Secara default WooCommerce menyediakan sebuah laman untuk melakukan log in, registrasi
dan data pelanggan di lamanMy Account. Anda cukup membuat sebuah menu untuk
mengakses laman tersebut.

Berkaitan dengan registrasi, WooCommerce tidak memiliki kemampuan verfikasi email. Itulah
mengapa di Langkah 8 (Update), Anda belajar menggunakan plugin Theme My Login.

Meskipun demikian, di tutorial ini saya akan perlihatkan fasilitas standar dari WooCommerce
dan cara membuat menunya. Apabila Anda memilih menggunakan fasilitas standar ini, maka
Anda tidak perlu melakukan Langkah 8 (update). Silahkan hapus plugin Theme My Login
tersebut.

Selanjutnya saya akan ajarkan cara membuat menu akun khusus yang memerlukan sedikit
koding agar dapat bekerja dengan Plugin Theme My Login.

Berikut adalah tampilan standar laman My Account sebelum user login:

Berikut adalah tampilan laman standar My Account sesudah user login:


Registrasi WooCommerce bisa dilakukan di laman My Account atau di laman Check Out.

Lokasi pengaturannya: klik menu samping WooCommerce > Settings > Tab Accounts.

Centang Enable registration on the Checkout page dan Enable registration on the My
Account page.

Tampilan form registrasi standar di laman My Account :


Sekarang, mari kita buat menu standar untuk laman akun:

Tahap 1 Masuk ke laman menu

Klik menu samping Appearance > Menu

Tahap 2 Buat menu baru

Di laman menu, isi nama di ruas Menu Name: Account atau nama apa pun yang Anda inginkan.
Lalu klik tombol Create Menu.

Tahap 3 Pilih lokasi menu

Centang Topbar Navigation.


Tahap 4 Masukkan laman My Account ke menu baru

My Account page atau laman My Account sudah dibuat saat Anda menginstal WooCommerce.
Sekarang Anda cukup membuat menu menuju ke laman tersebut.

Lihat di sisi kiri, centang My Account > Klik tombol Add to Menu.

Hasilnya adalah seperti di bawah ini:


Jika sudah selesai, ingat untuk klik tombol Save Menu.

Tampak depan dari menu tersebut adalah sebagai berikut

Yap, Anda telah membuat menu akun standar.

2. Membuat menu akun khusus untuk Theme My Login

Pada pembuatan menu ini, tampilan menu saat sebelum dan sesudah user login akan dibuat
berbeda.

Tampilan sebelum login:

Tampilan sesudah login:


Tahap 1 Install dan aktifkan plugin Nav Menu Roles buatan Kathy Darling

Fungsi dari plugin ini adalah agar Anda bisa menyembunyikan dan memunculkan menu item
berdasarkan pengguna yang logged in,logged out, atau semua orang.

Tahap 2 Tambahkan koding ini pada functions.php TEMA ANAK

Kode di bawah ini sesungguhnya untuk mematikan fungsi tertentu dari tema Virtue sehingga
plugin Nav Menu Roles dapat berfungsi.

Jika Anda ingin belajar membuat tema anak silahkan ke Tutotam Tokol Membuat Tema Anak /
Child Theme WordPress.

<?php
function remove_kt_menu() {
global $kt_custom_menu;
remove_filter( 'wp_setup_nav_menu_item', array( $kt_custom_menu,
'kt_add_nav_fields' ) );
remove_action( 'wp_update_nav_menu_item', array( $kt_custom_menu,
'kt_update_nav_fields'), 10, 3 );
remove_filter( 'wp_edit_nav_menu_walker', array( $kt_custom_menu,
'kt_edit_admin_walker'), 10, 2 );
}
add_action('init','remove_kt_menu', 100);

Tahap 2 Buat menu Account

Di laman menu, isi nama di ruas Menu Name: Account atau nama apa pun yang Anda inginkan.
Lalu klik tombol Create Menu.

Tahap 3 Tambahkan Menu ITem

Tambahkan menu dari page: Log In, Log Out, Register, My Account. Atur posisinya seperti di
bawah ini.
TAHAP 4 Atur penampakan menu item

Sebelumnya mari saya jelaskan sedikit. Dengan plugin yang Anda instal tahap 1, Anda bisa
mengatur penampakan menu item.

Namun khusus untuk laman Log In, Log Out dan Register yang berasal dari plugin Theme My
Login, Anda cukup biarkan saja pilihannya ke everyone (default). Sebab plugin TML versi
terkini sudah bisa mengatur dirinya sendiri kapan harus muncul atau menghilang.

Yang perlu Anda setel cukup


menu item: My Account. Pilih: Logged In Users
Tahap 4 Pilih lokasi menu.

Centang Topbar Navigation.

Catatan: Pastikan settings > general > membership: Allowed anyone to register telah tercentang.
Dengan demikian pelanggan Anda bisa registrasi.
3. Membuat navigasi produk

Tahap 1 Buat menu navigasi produk

Buatlah satu menu lagi.

Berikan nama yang Anda inginkan, misalnya Main Navigation dan posisikan di Primary
Navigation dan Mobile Navigation.

Tahap 2 Isi item untuk menu navigasi

Klik Screen Option di pojok kanan atas halaman.

Selanjutnya akan muncul screen option sliding panel seperti di bawah ini dan centanglah
Product Categories:

Ini akan memunculkan tab Product Categories yang sebelumnya tidak ada. Gambarnya dapat
Anda lihat di tahap 8.

Tahap 3 Masukkan product categories ke Menu Main Navigation

Di product categories, klik tab View All dan centang semua kategori yang Anda miliki, lalu klik
tombol Add to Menu.
Hasilnya:

Jika sudah klik tombol Save Menu.


Lihat di laman depan toko Anda, akan muncul menu di sebelah kanan di bawah top bar, menu
Kategori Anda.

Tampilan menu di mobile:

Jika tulisannya terlalu kecil, untuk tema Virtue kalian bisa mengatur ukuran dan jenisnya di
Appearance > Theme Option > Menu Settings. Disini terdapat pilihan untuk menu Primary,
Secondary dan Mobile.
Tahap 4 Cara membuat sub menu

Apabila kategori Anda memiliki sub kategori, caranya mengaturnya mudah saja.

Contoh menu Dress Anda memiliki sub kategori Short Dress dan Long Dress, maka cara
mengaturnya:

a. Pilihlah kategori dan sub kategorinya dari Tab Produk Categories


Hasilnya akan muncul di daftar menunya seperti ini:

b. Setelah itu klik dan


geserlah sub-sub kategorinya agak menjorok ke kanan:

Hasilnya jadinya di tokol adalah seperti ini:

Langkah 14
Membuat Terjemahan dengan Software Poedit
Plugin terus berubah. Plugin Codestyling Localization yang dulu digunakan untuk
menerjemahkan sekarang sudah tidak ada lagi. Oleh karena itu dibutuhkan cara lain untuk
melakukan penerjemahan.

Tahap 1 Ubah bahasa WordPress menjadi Bahasa Indonesia

Di dashboard WP, klik menu samping Settings > General.


Ubah Site Language menjadi bahasa Indonesia.
Tahap 2 Memperbaiki terjemahan

Apabila Anda tidak puas dengan hasil terjemahan dari WooCommerce, silahkan Anda edit. Ada
2 cara untuk edit:

1. Gunakan software Poedit yang bisa diunduh gratis.


2. Gunakan plugin Loco Translate.

Saya lebih memilih menggunakan software Poedit. Software ini diinstal di komputer Anda.
Sehingga tokol Anda tidak terbebani plugin terlalu banyak. Apalagi jika Anda menggunakan
hosting dengan server yang tidak mumpuni.

Poedit dapat diunduh disini

Silahkan instal software tersebut.

Selanjutnya Anda perlu download file id_ID.po yang terletak di wp-


content/languages/woocommerce/
Caranya cukup double klik di baris file yang bersangkutan, asal jangan kena nama filenya.
Sebuah window kecil akan muncul, pilih Save File kemudian klik tombol OK.

File akan disimpan ke komputer Anda. Lokasi folder tergantung dari setingan default browser
Anda, misalnya:

1. Lokasi download browser Chrome


2. Lokasi download browser Firefox

Tahap 4 Operasikan Poedit

Jalankan Poedit. Kemudian klik Edit Translation.


Pilih file po-nya. Lalu klik Open.
Setelah itu Anda akan melihat antar muka sepeti gambar di bawah ini.
Keterangan:

1. Daftar bahasa sumber


2. Daftar bahasa terjemahan
3. Kata bahasa sumber yang sedang aktif
4. Terjemahan dari kata bahasa sumber yang sedang aktif.

Silahkan Anda pilih kata yang hendak Anda edit di no.1 kemudian buat terjemahannya di no. 4.

Apabila sudah selesai, klik File > Compile to MO.

Ini akan menghasilkan file MO.

Jika sudah upload kedua file ke wp-content/languages/woocommerce/


dan timpa/overwrite file yang sebelumnya.

Share because you're awesome


Facebook90
Twitter
Google
Surat elektronik

Terkait

3 Tanda Sebaiknya Anda Jangan Membuka Toko Online

14 Juni, 2016

dalam "Uang"

Cara Membuat Toko Online WordPress dalam 1 Hari [Bengkel Tokol]

12 November, 2015

dalam "Ulasan Produk/Jasa"


Cara Membuat Toko Online WordPress dalam 1 Hari [Tutotam]

9 November, 2015

dalam "Ulasan Produk/Jasa"

Iklan Istimewa
15 Januari, 2014 / 804 Comments / by Juan / in Uang
804 comments

feby says:

14 Maret, 2017 at 5:40 PM

mas Juan tutorial anda sangat memudahkan saya mengeset Tokol saya karena
diterangkan dengan sangat rinci.
Untuk set image di single product image (400660) dan di thumbnail (6565) saya bisa
temukan dimana memasukannya tetapi mohon info bagaimana men-set image untuk
dimasukan ke catalog (257367)

Balas

setyo says:

10 Maret, 2017 at 12:47 PM

cara buat konfirmasi setelah pembayaran, gimana om

Balas

Juan says:

10 Maret, 2017 at 6:59 PM

Yang gampang pakai plugin berbayar. Karena sudah terinegrasi ke order, email
dsb. Kalu mau rada ribet, pakai plugin form

Balas

Yani says:

6 Maret, 2017 at 3:49 PM


Selamat Sore
Terima kasih sebelumnya , dengan adanya tutorial membuat online shop dengan
wordpress ini saya bisa menjalankan bisnis online. Tetapi ada beberapa hal yang saya
tanyakan . Saat TML saya aktifkan , saya tidak bisa masuk ke wp admin. apakah ada
kesalahan ya , karena mau login ke wp admin malah langsung ke webnya .
Makasih sebelumnya mohon pencerahannya apa yang harus saya lakukan

Balas

Juan says:

10 Maret, 2017 at 7:02 PM

Mmmm apakah di TML nya ada opsi hide wp-admin?

Balas

Kaka says:

14 Februari, 2017 at 11:32 AM

Bagaimana cara menghide wp-admin sedangkan kita menggunakan plugin theme my


login? Karena jika menggunakan TML tsb dan kita aktifkan plugin yang bisa hide wp-
admin, contoh WPS Hide Login malah kita tidak bisa login.
Contoh saya masuk ke http://www.SitusSaya.com/rahasia (wp-admin sudah diganti
rahasia), malah tidak masuk karena pengaruh plugin TML
Trims

Balas

Eka says:

6 Februari, 2017 at 9:23 PM

Om juan, gambar tampilan catalog produk tokol sy masih belum bisa rata semua, padahal
udah mengikuti semua tutorialnya om ju di atas ttg pengaturan gambar woocomerce.
Kenapa ya om? mohon pencerahannya?

Balas

Juan says:

7 Februari, 2017 at 5:00 PM

versi gratis virtue theme hanya bisa minimum meratakan menggunakan tinggi
space judul. Lebih dari itu harus beli yang premium, yang apabila ada perbedaan
tinggi, di baris berikutnya langsung otomatis sejajar.

Balas

Andi says:
2 Februari, 2017 at 11:32 AM

Saya sudah memakai theme my login tapi bagaimana caranya agar saya dapat
menyembunyikan admin panel wp-login tapi theme my login tetap berfungsi? karena jika
saya gunakan plugin Lockdown WP Admin.
Mohon pencerahaannya.

Balas

Juan says:

2 Februari, 2017 at 5:43 PM

All In One WP Security

Balas

Nugroho Budiyantp says:

23 Januari, 2017 at 11:14 AM

Makasih tutorial lengkapnya om, tapi baru aja mau instal Jetpack nya udah error
saya pakai Niagahoster
Kira2 kenapa ya ??
thnk

Balas
o

Juan says:

23 Januari, 2017 at 6:41 PM

Erornya apa?

Balas

renobias says:

22 Januari, 2017 at 5:07 PM

maaf mau tanya saya kan mencoba membuat toko online dari panduan diatas nah
saya register di tokoonline yang saya buat dan tinggal menunggu email verifikasi ..
namun email verifikasi tersebut tidak masuk-masuk di email saya . saya membuatnya
memakai plugin theme my login seperti panduan diatas itu kira-kira kenapa
yah?makasih :)

Balas

Juan says:
23 Januari, 2017 at 6:50 PM

Ini ada beberapa penyebab. Bisa karena pakai hosting gratisan yang tidak support
email, atau email sudah terkirim, tapi masuk folder SPAM.

Balas

Nazar says:

22 Januari, 2017 at 3:44 PM

saya tidak bisa punya paypal dan kartu kredit untuk beli domain dan hosting fastcome..
boleh dibantu cara nya mas juan..
ada kontak anda yang bisa saya hubungi..?
Terima kasih sebelumnya

Balas

Juan says:

22 Januari, 2017 at 4:05 PM

Di BNI ada fasilitas VCN. Virtual Card Number. Ini produk perbankan resmi.
Jadi Anda dengan HP dan app bank BNI bisa request no credit card sekali pakai.
Nanti didebet langsung dari tabungan.

Balas

Nazar says:

22 Januari, 2017 at 8:40 PM

tidak ada untuk bni syariah mas..


kalau melalui mas juan bisa ..?

Balas

Juan says:

24 Januari, 2017 at 6:03 PM

Tidak bisa.

velasco says:

13 Januari, 2017 at 1:11 AM

plug in JNE nya boleh minta ga gan? thanks

Balas
o

Juan says:

14 Januari, 2017 at 7:21 AM

tinggal download.

Balas

Icha Cahyawati says:

5 Januari, 2017 at 9:14 AM

Halo Om Juan,

Thank You So Much, tutorial open olshopnya sangat membantu, karena step by step.
Cuman saya mngalami beberapa problem om. antara lain:
1. Ketika sudah instal TML, pada saat setting redirection wordpress g mau nge save,
stuck dan g maw back ke halaman sebelumnya (blank putih) dan url menjadi
../option.php.
2. Setelah saya membuat tema anak, saya juga tidak bisa update login dll utk mengatur
page atribut menjadi fullwidht. lagi lagi tidak kembali pada halaman sebelumnya dan url
menjadi ../post/php.
3. Saya tidak bisa add produk, bisa masuk untuk mengisi form produk, kasi gambar
product, tapi tidak bisa di publish. layar menjadi putih dah url menjadi ../post.php
4. Ketika saya coba log out, sy tidak bisa masuk ke wp-admin, url menjadi /instance-
1
5. kemudian saya bertanya pada om Juan karena akhirnya saya uninstal wordpress dari
cpanel dan ingin mncoba lagi dari awal, semoga tidak error dan mudah2an ada solusi

Oya Om, saya menggunakan tema Vogue Premium. Terima kasih om.
Balas

Juan says:

5 Januari, 2017 at 5:49 PM

Bahasanya Icha bikin saya garuk2 kepala. Karena tidak lazim, seperti update
login (telolet)
Kalau dari penjelasan yang diberikan, masih sangat susah untuk memperkirakan
permasalahannya.

Kalau memang mau coba bikin tokolnya.. gunakanlah plugin dan theme yang
diajarkan. Nanti kalau sudah jalan, baru coba pakai yang lain.

Plugin2 dikembangkan oleh berbagai orang, sehingga tidak jarang juga terjadi
konflik. Kalau Icha pakainya sesuatu yang diluar tutorial sangat sulit untuk
mereka-reka masalahnya, karena melebar.

Layar putih itu tanda-tanda terjadi konflik antar plugin, atau juga dengan theme
itu sendiri.

Balas

Icha Cahyawati says:

11 Januari, 2017 at 9:28 AM

Halo Om Juan,
Terima kasih om udah di reply. Btw, klo ada bahasa yg susah
dimengerti krn Itu bahasanya anak newbie bikin tokol om (saya telolet),
wkwkwkwkwk, krn selama ini cm join di tokol yg udh gede.

Btw, akhirnya saya berhasil membuat tokol pribadi berkat bantuan step by
step buka tokol dri om Juan.
Kemarin sempat bermasalah om dan permasalahannya krn hoster lama
salah kasi masuk php/msql or something gitu, g ngerti bahasanya.
Akhirnya skrg Icha pindah ke niagahoster yg so far blm ada masalah.

Ada kendala lagi om, dmn Icha belum berhasil menyamaratakan gambar
catalog, krn tdk ada pilihan min height di theme vogue. Kemungkinan
besar editnya by css. Apakah om Juan punya versi html dlm mengatur min
height?

Disamping itu, di theme vogue, beberapa kali icha setting ukuran gambar
produk utk catalog, thumbnail dan single pic berikut di regenerate
thumbnail (ukuran pxl gambar produk disamakan) juga tdk berefek pada
websitenya. Appereance web akan berubah jika dilakukan setting melalui
custumize theme, tpi sama saja krn tdk ada pilihan min height dan sy
nggak ngerti CSS.. Hihihihihi

Mohon pencerahannya om Juan, Thank U

Balas

Juan says:

11 Januari, 2017 at 10:24 AM

Biasanya foto + judul + harg + dll antara barang tidak sama rata
memang karena biasanya jumlah tulisannya yg tidak sama. Kalau
di virtue theme ini sudah ada settingannya. kalau di Vogue ntah.
Mungkin bisa diatur tinggi container judulnya agar seragam lewat
css. Tetapi saya kan tidak tahu kodingnya si Vogue. Selain itu
biasanya ada settingan (tergantung theme) untuk memaksa setiap
baris selalu sejajar. Kalau di Vogue gak ada yah apa boleh
buat.

Yohanes Guntur says:

25 Desember, 2016 at 9:16 AM

Om Juan Says Tolong donk koreksi error yang terjadi saat logout.
Pada saat logout tidak logout, tapi tetap pada dashbord.

Link-nya: http://miraclecakes.co.id/logout/?_wpnonce=ac89e24df5

Halaman/keterangan saat logout:

You are attempting to log out of Miracle Cakes


Do you really want to log out?

Balas

Juan says:

25 Desember, 2016 at 3:08 PM

Saya tidak bisa create akun. Bermasalah pada saat bikin pass. Jadi tidak bisa test
logout.

Balas

fadli says:

24 Desember, 2016 at 12:22 AM

Kenapa saya tidak bisa masuk ke wp admin padahal saya sudah mengikuti tutorialnya.
.setelah saya install wordpress terus sya dapat link untuk wp adminnya tapi ketika sya
klik tidak bisa ke buka linknya tulisannya the site cant be reached ???

Balas

Juan says:

24 Desember, 2016 at 2:34 PM

Hosting dimana?

Balas

fadli says:

25 Desember, 2016 at 11:59 AM


Fastcomet gan. .

Balas

Juan says:

25 Desember, 2016 at 12:06 PM

apa domainnya?

fadli says:

25 Desember, 2016 at 6:34 PM

plasabatam.com , nameservernya sdah sya ganti dgn nameserver yg di


email ketika sya beli domain n hosting di fastcomet. .di tutorial ga da cara
untuk memindahkan nameserverke DNS serverny. .

Balas

Juan says:
25 Desember, 2016 at 7:14 PM

Name Server: NS1.TX6.FCOMET.COM


Name Server: NS2.TX6.FCOMET.COM
kl dah sesuai email ya sudah benar. Itu nama DNS servernya
fastcomet.

fadli says:

25 Desember, 2016 at 6:38 PM

ini errornya : plasabatam.coms server DNS address could not be found.

Balas

Juan says:

25 Desember, 2016 at 7:15 PM

Ini eror kalau ngapain?

fadli says:
26 Desember, 2016 at 2:31 AM

Gimna gan?

Balas

Gani Syarifudin says:

14 Desember, 2016 at 11:29 PM

email confirmasi di tml ga berfungsi. email tidak masuk saat registrasi. Tetapi saat pilih
Admin Approval saat registrasi email confirmasi masuk setelah di approv admin. gimana
ya master ko ga masuk emailnya saat pilih email confirmasi

Balas

Juan says:

15 Desember, 2016 at 2:40 AM

Ada pilihan metode approvenya

Balas

Gani Syarifudin says:

18 Desember, 2016 at 5:21 AM

terima kasih balasannya


ada Pak. ada none, email confirmasi, admin approval. Tapi saya coba2
milih di none malah jadi haha. email confirmasi langsung masuk saat user
registrasi haha

Balas

Juan says:

18 Desember, 2016 at 1:58 PM

Pilih email confirmation jadinya harus klik link yang dikirim via
email. Selanjutnya tinggal 1. Apakah hostingnya bisa kirim email
2. kalau kirim langsung dari hosting biasanya masuk folder spam.
3. Kalau dikirim dari hosting lewat pihak ketiga dulu coba
ditanyakan apakah ada perubahan kebijakan dsb.

irwan says:
5 Desember, 2016 at 9:53 PM

gan gimana agar merubah menu menjadi lebih besar? menu nya terlalu kecil, trima kasih,,

Balas

Juan says:

6 Desember, 2016 at 5:50 PM

Kalau pake tema Virtue ada di themeoptions > menu. Bisa atur besaran huruf dsb.

Balas

Ayah says:

7 Desember, 2016 at 10:23 AM

Mas mohon bantuannya, untuk form, pendaftaran, lost password tidak ada
confirmasi pada email sudah di cek spam, saya sudah mengikuti protokol,
plugin yg saya gunakan my theme login pengaturannya yg di TML juga
sudah cocok instruksi apa yg salah mas?

Balas

Juan says:

7 Desember, 2016 at 10:51 AM

Hostingnya apa? Kalau macam hostinger yang gratisan setahu


saya tidak bisa kirim email.

Bila says:

3 Desember, 2016 at 1:22 AM

Cara tau ada pesanan, diliat dari mana mas? Terus kalo misalkan buyernya cuma mau
main-main doang tapi udah checkout tahap akhir, ada sesuatu yang aneh ga di dashboard
saya?

Balas

Juan says:

3 Desember, 2016 at 4:28 PM


1) Akan ada email notifiksi.
2) Di dasboard juga terlihat ada order masuk.
3) Buyer main-main pasti gak transfer duit.

Balas

Bila says:

3 Desember, 2016 at 10:14 PM

dashboard di tab mananya ya? ohiya, diemail ga ada notifikasi apa apa

Balas

Bila says:

3 Desember, 2016 at 10:16 PM

ohh woocommercenya ya. maaf maaf. trims ya

Juan says:
3 Desember, 2016 at 10:29 PM

email kalau tak ada notifikasi, kemungkinan:


1. Belum disetting
2. Sudah disetting masuk ke SPAM
3. Notifikasi emailnya dinonaktifkan

rafik says:

18 Desember, 2016 at 11:30 AM

Termakasih atas sharingnya mas juan, tapi saya ada kendala di email
notifikasi, sudah satu tahun saya mnggunakan thema ini tidak ada kendala,
namun sekarang ada kendala di email notifikasi, apa kemungkinan tidak
support dengan wordpress yang terbaru? mungkin tau cara mengatasinya

Balas

Juan says:

18 Desember, 2016 at 2:01 PM

Email tidak ada kaitannya dengan theme. Silahkan ditelusuri


kemungkinan-kemungkinannya: Plugin woocommercenya,
hosting, kalau kirim email pakai pihak ketiga coba cek mungkin
ada perubahn kebijakan, kalau kirim email langsung dari hosting
biasanya masuk folder spam.

Yohanes Guntur says:

27 November, 2016 at 6:07 AM

Saya mengalami kegagalan pada data kota. Sepertinya fitur dan pengaturan saat tutorial
ini di teerbitkan dengan fitur saat ini sudah berbeda.
Karena sampai pada register untuk mendapatkan data kota, yang saya hadapi berbeda
dengan yang adda dalam tutorial ini. Tidak ada tombol download dan register untuk itu.

Balas

Juan says:

27 November, 2016 at 10:11 AM

Mungkin saja. Karena seperti yang saya sampaikan di awal mula. Perhatikan
versi. Perbedaan versi bisa berarti perbedaan banyak hal. Dan pengembang bisa
mengubah apa saja kapan saja.

Balas

Yohanes Guntur says:


6 Desember, 2016 at 10:31 PM

Tapi tetap bisa om. makasih banyak tutorialnya. Hasilnya mobile


friendly dan mantap.

Balas

Yohanes Guntur says:

15 Desember, 2016 at 5:32 PM

Backlink yang diminta saya hadirkan pada url dibawah. Sudi kiranya
meninjau dan memberikan saran:
http://jasadeveloper.id/membuat-website-wordpress-sekejap/

Balas

Prapto says:

25 November, 2016 at 10:01 AM

Saya sedang buat tokol sendiri gan, dan panduan ini sangat membantu. trima kasih
banyak. Tapi ada sedikit kendala soal susunan gambar katalog. Saya susun menjadi 16
gambar produk tiap halaman dalam 4 kolm, tapi kolom yang pinggir kiri kok tidak sama
ukurannya, jadi kelihatan berantakan. mungkin ada solusi dari agan. Ini web tokol saya :
http://segalabarang.com

Balas
o

Juan says:

25 November, 2016 at 10:17 AM

Karena yang barang pertama tak ada harga. Kalau mau bisa rata per baris biar
pun tak ada harga beli tema yang premium. Cuma kalau sekarang kebijakan
tema Virtue premium berubah, yaitu masa berlaku bisa update dan support habis
satu tahun, dan mesti bayar lagi.

Balas

flower pedia says:

23 November, 2016 at 5:05 PM

ok makasih gan atas informasinya,,, semoga blognya tambah maju aja!!!!

Balas

romy says:

21 November, 2016 at 12:44 PM


mas saya mau ganti bahasa melalui poedit, sudah saya ikuti alurnya, tetapi pas masuk
cpanel -> wp-content/languages/woocommerce/ ga ada pilihan woocommerce-id_ID,
udah saya buka foldernya satu2 ga nemu juga. Mungkin ada saran lain mas?

Balas

Juan says:

21 November, 2016 at 3:25 PM

Kalau tidak ada coba cari di folder pluginnya..

Balas

Yulisar says:

13 November, 2016 at 1:51 PM

Gan Mau nanya nih..dari step by step diatas, ada proses instalasi Jetpack, apa ini sifatnya
Mandatori apabila kita akan aktifkan woocommerce di Wodpress, apa kerugiannya
apabila step ini di Skip.. mohon arahannya, Terima kasih.

Salam,
Yulisar

Balas
o

Juan says:

13 November, 2016 at 4:31 PM

Sifatnya opsional. Saya menyarankan Jetpack karena ada beberapa alasan. Salah
satunya saat ada modifikasi CSS dan yang bersangkutan belum tahu cara
membuat tema anak. Selain itu alasan efisiensi Jetpack meneyediakan semacam
CDN gratis untuk gambar. Ini untuk mempercepat loading gambar nantinya.
Kecepatan loading sangat penting karena orang malas menunggu.

Balas

Tri Mulyo says:

7 November, 2016 at 11:50 PM

Dear Om Juan,
Terima kasih sekali untuk tutorialnya. Namun saya terkendala di Front Page Display -
>Static Page ->Shop. Untuk thema Virtue nya tdk muncul ya om, slidenya, letika saya
rubah ke shop?

Mohon pencerahanya.

Thanks you so much

Balas

Box Bayi says:

29 Oktober, 2016 at 5:42 AM

Gan, Bila plugin minta kode ftp ketika sedang di update gimana?

Balas

Andika says:

23 Oktober, 2016 at 10:34 PM

kak mau nanya lagi kalo mau mengatur posisi slider biar ada diantara primary menu sama
secondary menu seperti gambar nomor dua paling atas di web ini gimana ya?

Balas

Pujo says:

21 Oktober, 2016 at 9:47 PM


Setelah mengikuti step-step di pean kok jagi gak bisa login ke web wordpressq ya mohon
bantuannya trims

Balas

Ihsan says:

19 Oktober, 2016 at 2:41 PM

Waduh maaf Pak Juan. Saya pengen tanya kalau wp-content itu dibukanya dimana yah?
DI dashboard kah?

Balas

Juan says:

19 Oktober, 2016 at 4:37 PM

Bukan. Itu mesti masuk ke cPanel. Lalu browse file. Cari folder itu.
Sebaiknya baca tutorialnya jangan lompat-lompat, agar tidak tertinggal hal-hal
yang basic.

Balas

ariska says:

17 Oktober, 2016 at 11:41 PM

thanks gan, super sekali

Balas

Yohanes Guntur says:

17 Oktober, 2016 at 1:38 AM

Tks banyak boss tutorialnya, sangat membantu untuk saya.

Balas

Andika says:

17 Oktober, 2016 at 12:35 AM

saya mau tanya kenapa di halaman shop saya muncul No products were found matching
your selection ya? padahal saya sudah tambahkan productnya
Balas

Juan says:

17 Oktober, 2016 at 10:01 AM

Belum diterbitkan mungkin?

Balas

Andika says:

18 Oktober, 2016 at 9:49 AM

thanks

Balas

suprayugo says:

16 Oktober, 2016 at 9:16 PM


luar biasa pak tutorialnya mantap banget

Balas

Maldin says:

10 Oktober, 2016 at 7:09 AM

Pak Juan..
Bagaimana cara upload product secara massal ke tokol? Apakah bisa menggunakan
woocommerce atau ada plugin lain yg cocok? Mohon pencerahannya Pak.

Balas

Juan says:

10 Oktober, 2016 at 9:01 AM

WooCoomerce tidak menyediakan upload secara masal. Tapi ada plugin yang
menyediakan hal itu. Biasanya sih berbayar. Saya tidak tahu apakah ada yang
free.

Balas

devemula says:

7 Oktober, 2016 at 8:20 AM

maaf mas saya mau tanya soal tema anak, itu kan pas diaktifkan otomatis yg tema virtue
nya deactivated.. tapi kenapa masih bisa menggunakan layout yang ada di virtue?

Balas

Juan says:

7 Oktober, 2016 at 7:55 PM

Memang begitu cara kerjanya. Tema anak biasanya digunakan untuk mengubah
sesuatu dari tema induknya, tanpa utak utik kode aslinya.

Balas

devemula says:

8 Oktober, 2016 at 3:52 AM


tapi tetep kan kalo misalnya mau nambahin navbar harus edit tema induk..

Balas

Juan says:

8 Oktober, 2016 at 8:24 AM

kenapa?

juli says:

6 Oktober, 2016 at 10:17 AM

salam pak Juan,


saya ingin mengucapkan terimakasih tutorialnya sangat membantu sekali,
ada sedikit pertanyaan lagi, kalau untuk menggunakan system balance gmana pak
caranya? jadi disni pelanngan bisa menambah balance di accountnya, dan bisa di gunakan
untuk blanja nanti.

Balas

o
Juan says:

6 Oktober, 2016 at 12:06 PM

Ooo.. sistim balance/deposit. Saya tidak tahu kalau itu. Kalau defaultnya tidak
bisa. Tapi bukan berarti tidak ada pluginnya. Namun saya tidak ada
pengetahuan/pengalaman plugin apa yang sebaiknya digunakan.

Balas

juli says:

6 Oktober, 2016 at 2:25 PM

iya saya rasa juga mungkin pakai plugin lg, makasih y pak sudah mau
menjawab..

Balas

kangnawir says:

6 Oktober, 2016 at 9:34 AM

Bermanfaat sekali Pak Juan tutorialnya.maaf, sy mau tanya.sy pakai themes Virtue ,sdh
saya buat virtue child juga. plugin TML sudah aktif dan login sya tempatkan di primary
sidebar.saat dibuka webnya, kok tidak muncul ya untuk form loginnya? (static page saya
arahkan ke Shop). mhn pencerahannya pak.trmkasih

Balas

Ari says:

28 September, 2016 at 1:04 PM

Tutorial sangat bagus, terimakasih pak Juan, saya coba buat tokol tapi ada kendala pada
tahap ini :
Jika tulisannya terlalu kecil, untuk tema Virtue kalian bisa mengatur ukuran dan
jenisnya di Appearance > Theme Option > Menu Settings. Disini terdapat pilihan untuk
menu Primary, Secondary dan Mobile.
Yang muncul di tempat saya ini :
Primary Menu Options

*NOTE: Make sure Virtue/Pinnacle Toolkit plugin is activated*


Go to Apperance > Theme Options > Menu settings for all menu settings
Mohon bantuannya. Terimakasih

Balas

Juan says:

28 September, 2016 at 3:00 PM

Untuk versi gratis dari theme Virtue, Anda perlu terlebih dahulu menginstal dan
mengaktifkan plugin Pinnacle Tool Kit.

Balas

Ari says:

29 September, 2016 at 10:12 AM

Terimakasih pak, sudah saya coba tetapi hasilnya sama. Kemungkinan


kesalahan dimana ya pak? terimakasih

Balas

Juan says:

29 September, 2016 at 2:40 PM

Sudah diaktifkan pluginnya?


Instal tidak sama dengan mengaktifkan.

umam says:

27 September, 2016 at 4:20 PM

salam pak Juan,


saya ada pertanyaan.
saat konek jetpack ga bisa konek muncul keterangan :
Error Details: The Jetpack server could not communicate with your sites XML-RPC
URL. Please check to make sure http://mitrailmu.com/xmlrpc.php is working properly. It
should show XML-RPC server accepts POST requests only. on a line by itself when
viewed in a browser and should not have any blank links or extra output anywhere.

solusinya gimana pak?


terima kasih

Balas

Juan says:

27 September, 2016 at 5:09 PM

Kurang tahu saya.

Balas

Ayah says:

7 Desember, 2016 at 9:55 AM

penggaturan domain name server hostnya

Balas

suhendri saputra says:

25 September, 2016 at 11:13 AM

Makasih banyak gan, mantap sekali tutorial nya, terbaiklah dari sekian banyak tutorial
yang saya kunjungi

Balas

firman says:

21 September, 2016 at 7:27 AM

terimaksih buanyyyak mauanntab ilmunya

Balas

NeilJ says:

15 September, 2016 at 10:47 PM


halo bang, apakah tetap bisa gunakan woocommers jika saya menggunakan wordpress di
debian dan didalam virtual machine (sebatas lingkup server dalam machine). apakah
perlu terkoneksi internet? saya coba beberapakali tetapi ketika membuka site, blank terus
?

Terima kasih

Balas

Juan says:

15 September, 2016 at 11:13 PM

hmmm saya kurang pahan kalau itu.


apakah perlu terkoneksi internet?
Ya dan tidak. Tergantung mau apa. Beberapa hal ada yang memerlukan. Beberapa
hal lain tidak.

Balas

Aan says:

13 September, 2016 at 10:45 AM

salam mas Juan,

saya ada pertanyaan.


saya terkendala coonect jetpack nya , ini keterangannya :
Error Details: The Jetpack server was unable to communicate with your site [HTTP 404].
Ask your web host if they allow connections from WordPress.com. If you need further
assistance, contact Jetpack Support: http://jetpack.com/support/

Mohon bantuannya mas juan.

terima kasih.

Balas

Juan says:

13 September, 2016 at 11:31 AM

Ini saya kurang tahu penyebabnya. Tetapi:


1. Bisa coba diikuti saran dari pesan errornya yang menyarankan untuk
menghubungi hosting, untuk bertanya apakah hosting mengizinkan untuk konek
ke WordPress.com.
2. Kalau ada plugin yang berkaitan dengan security, bisa coba di disable dulu.

Balas

boy macklin says:

30 Agustus, 2016 at 6:45 AM

Luar biasa terima kasih ilmunya mas juan saya coba niih ilmunya.. semoga mas juan
diberikan ilmu yg lebih hebat dan luar biasa.. aamiin..

Balas

adhi says:

29 Agustus, 2016 at 10:20 AM

untuk cara nampilin sidebar di product page/single page gmn ya pak? di saya kok gk
keluar sidebarnya

terimakasih sebelumnya

Balas

Juan says:

29 Agustus, 2016 at 9:15 PM

Ada pilihannya kan di settingan themenya. Ad kok saya terangin di atas pada
bagian pengaturan tema.

Balas

ALFANDY PERDANA says:


23 Agustus, 2016 at 7:46 AM

Kok tombol proceed to check out saya ada 2 ya mas, itu kenapa?

Balas

Juan says:

23 Agustus, 2016 at 5:19 PM

Pakai theme apa?

Balas

bilqis says:

21 Agustus, 2016 at 2:09 AM

waaah bang juan HEBAT.. GA PELIT ILMU..


salut banget dah, aku yang ga tau apa2 bermodalkan nekat,sewa hosting,beli domain, dan
googling untuk buat toko online, akhirnya ketemu dg tulisan bg juan,membawa saya ke
gerbang bisnis yang sesungguhnya
berkat bg juan saya berhasil membuat website ollshop yg lumayan bagus..

terimakasih banyak bg juan..

Balas

delonge says:

6 Agustus, 2016 at 5:16 PM

bang tolongin dong saya mau buat toko online,saya lewatin dulu langkash pertama yang
belo domain dan hosting karena saya pikir didesain dulu yg di wordpress abis itu saya
mau beli domain dan hosting,terus masalahnya saya udah buat wordpressnya abis itu ko
saya mau instal jetpacknya plugin engga kaya seperti yang di gambar di atas biasanya kan
setelah tema ada plugin di gambar atas tapi di wordpress saya ga ada,apa karena belum
beli hosting dan domain ya bang ? pencerahannya bang

Balas

Juan says:

6 Agustus, 2016 at 6:40 PM

Ga nangkap saya, masalahnya.

Balas

Musyafak says:
20 September, 2016 at 12:21 AM

Mungkin dia pakai wordpress.com mas Juan

Balas

Juan says:

20 September, 2016 at 11:35 AM

Kalau memang pakai wordpress.com pasti tidak bisa sebagaimana sudah


diberi catatan di awal tutorial.

Balas

maswes says:

5 Agustus, 2016 at 9:35 PM

mantapp tutorialnya. mas, saya kesulitan untuk register untuk buat akun baru. sepertinya
tidak merespon setelah form register diisi dan klik register.
mohon pencerahannya.
Trims

Balas
o

Juan says:

6 Agustus, 2016 at 6:38 PM

Page URL?

Balas

Ardyan Satya Perkasa says:

5 Agustus, 2016 at 6:46 PM

Mas Juan.. Saya bingung menerjemahkan dengan PoEdit. Kenapa di file manager host
saya tidak ada folder Language? Apa ada lokasi lain untuk folder language ini. Saya
menggunaka wordpress terbaru versi 4.5.3. Mohon bantuannya mas Juan.

Balas

Juan says:

6 Agustus, 2016 at 6:38 PM


Kalau bingung pakai saja plugin Loco Translate. Lebih mudah.

Balas

Arfan says:

3 Agustus, 2016 at 4:13 PM

mas kala mau menambahkan atribut seperti Pilihan Size Product gimana ya?

Balas

Arfan says:

4 Agustus, 2016 at 3:11 PM

terus untuk konfirmasi pembayaran gimana caranya mas

Balas

Juan feju says:


4 Agustus, 2016 at 3:57 PM

Paling gampang pakai plugin dari agenwebsite. Sudah terintegrasi dengan


woocommercenya. Kalau mau gratis tapi repot ya buat sendiri
menggunakan plugin untuk membuat form.

Balas

Arfan says:

10 Agustus, 2016 at 12:06 AM

Maaf mas Mau nanya lagi ya, pertama kali saya order sendiri
barang di web saya berhasil dan ada konfirmasi via email, tapi
setelah saya coba lagi order, tidak ada konfirmasi ke email saya
sebagai pembeli dan email sebagai admin mohon pencerahannya
mas, thanks

Juan says:

10 Agustus, 2016 at 4:25 PM

Mungkin masuk folder spam sudah cek? Terkadang juga butuh


waktu beberapa lama, karena ngantri dikirim oleh server? Kalau
mengirim email dari hosting biasanya masuk spam, solusinya bisa
coba pakai SENDGRID. Email dikirim ke server mereka, baru
dikirim ke penerima.

Arfan says:

11 Agustus, 2016 at 7:49 AM

Di Folder spam juga tidak ada mas, apa mungkin seting email di
woocommercy nya atau seting dari email, karana saya
menggunakan Gmail

Hendrik Irawan says:

29 Juli, 2016 at 10:48 PM

Pak juan,

mohon bantuan panduannya untuk mensetting detai tema virtue premium v 373,

karena saya bingung cara mensetting dan penggunaannya masing2 fiturnya.

boleh di emailkan ke hendrik220710@gmail.com

terimakasih

Balas
o

Juan feju says:

31 Juli, 2016 at 7:34 PM

Mas Hendrik,

Untuk dokumentasi settingan dari Virtue Theme Premium bisa dilihat di sini:
http://docs.kadencethemes.com/virtue-premium/

Balas

pratama says:

21 Juli, 2016 at 8:53 AM

Pak Juan, untuk yang ini >>> Tapi, saya ada kendala ini pak. Bagaimana caranya
membuat navigasi menu top bar itu melayang pak ? Ketika di scroll, tidak ikut ketarik
sama halaman, tapi tetap kelihatan. <<>> <<<< di header.php hasilnya sudah bagus.

2. Pertanyaan saya, kalau saya hanya ingin menampilkan gambar saja bukan slider. Dan
hanya tampil di front page seperti memasukkan slider pada pont no 1. Bagaimana caranya
?
3. Alamat website saya : http://blankawear.com
4. Kendala saya tinggal bagaimana caranya gambar yg saya inginkan hanya muncul di
front page saja.

Mohon bantuannya, dan saya ucapkan terimakasih sebelumnya.

Balas
o

pratama says:

21 Juli, 2016 at 8:56 AM

Ralat pak :

Menu melayang, saya atasi dengan sticky. sudah bagus

1. Untuk easingslider, di header.php sudah bagus. dengan function dari Pak Juan

?php
if (is_page( shop )) {
if ( function_exists( easingslider ) ) { easingslider( 621 ); }
}
?

Balas

wedy says:

15 Juli, 2016 at 12:54 PM

salam kenal

sy lagi baca blog ini dan mencoba utk buat olshoop..


membantu banget tutorialnya

tapi kendala sampai di tema anak.. sangat tidak mengerti sampai di new folder virtue
child, sehingga sy lewatkan utk membuat tema anak.. sy tetap memakai tema induk
nah terhenti lagi di bagian pembuatan menu..
karena harus hapus theme my login..
atau kalau mw pakai theme my login harus kopy code tertentu ke tema anak(yg tadi sy
tidak mengerti,bahkan utk membuat tema anaknya saja sy bingung,sehingga memakai
theme awal )
sorry newbie banget :(

mohon bantuannya

Balas

Juan feju says:

15 Juli, 2016 at 6:18 PM

tema anak pada dasarnya hanya sebuah folder yang berisi style.css di dalam folder
theme.
style.css adalah sebuah file minimal yang harus ada. WP bisa mengenali tema
anak ini dari tulisan yang ada di dalam file tersebut. Pada tutorial saya suruh
kopas kodenya. Setelah di kopas, maka kalau Wendy di admin backend, klik
Appearance > theme, tema anaknya akan muncul di situ dan silahkan diaktifkan.

Balas

indra says:

25 Juli, 2016 at 2:25 AM

dear p juan, saya menggunakan woocommerce amazon affiliate. pada


waktu saya trial, ketika saya klik checkout tidak bisa redirect ke
amazon.com. penyebabnya apa ya? mohon bimbingan dan solusinya.
terima kasih

Balas

Juan feju says:

25 Juli, 2016 at 4:58 PM

Saya belum pernah menggunakan amazon affiliate. Saya tidak


paham dengan seluk beluknya.

Juan feju says:

25 Juli, 2016 at 4:59 PM

Saya belum pernah menggunakan woocommerce amazon affiliate


jadi kurang paham seluk beluknya.

Ardyan Satya says:

10 Juli, 2016 at 10:20 AM


Mas Juan saya mau tanya tentang Theme My Login (Langkah 13 point 2. Membuat menu
akun khusus untuk Theme My Login, tahap 4)
Kenapa di wp saya tidak ada mode display-nya seperti gambar yang ditunjukkan mas
juan disini. Karena itu di akhir saya tidak bisa menyembunyikan tampilan my account
untuk logout user.
mohon bantuannya.
Terima kasih

Balas

Juan feju says:

11 Juli, 2016 at 3:41 PM

Dah isntal plugin Nav Menu Roles?

Balas

Dewa Zildjian says:

5 Juli, 2016 at 4:37 PM

Terima kasih atas tutorialnya, saya ikuti dan sangat mudah di pelajari, namun saya masih
menemukan kendala nih om. Plugins JNE shippingnya tidak bisa diaktifkan karena
kolom untuk masukkan lisensinya tidak tampil di JNE shipping padahal sudah dapat
lisensi.
http://prntscr.com/bp01qh
http://prntscr.com/bp01tv
Mohon analisanya om, thanks
Balas

Juan feju says:

5 Juli, 2016 at 5:21 PM

Kalau dah dapat lisensi, berarti sudah sudah beli yang berbayar. Lalu kenapa di
gambar masih ada upload data kota? Karena kalau yang berbayar, sudah langsung
terhubug dengan server Agenwebsite. Saya asumsi mas Dewa pakai plugin dari
Agenwebsite. Apakah plugin berbayarnya yang aktif atau masih yang free?

Balas

Dewa Zildjian says:

7 Juli, 2016 at 10:46 AM

ya saya gunakan yang free, menu my lisence di agen website pembelian


free ada lisensi untuk 1 tahun, jadi saya kira bisa digunakan kan lumayan
untuk tester http://prntscr.com/bps7kj . Namun pointnya bukan disitu sih,
saat menggunakan WP versi terbaru (4.5.3) tidak ada pilihan shipment utk
JNE http://prntscr.com/bps87e sehingga saya kira harus memasukkan
lisensi yang satu tahun tadi, karena mentok akhirnya saya downgrade versi
WPnya sesuai dengan tutorial diatas baru bisa shipment menggunakan
JNE http://prntscr.com/bps8ey , nah disini ada lagi kendala data
kecamatannya tidak bisa dipilih yang muncul adalah data kota di form
kecamatan http://prntscr.com/bps945 namun saya kira ini masalahnya
karena versi gratis juga, kalau sudah gunakan yang berbayar sepertinya
tidak, karena saya masih trial and error jadi blm gunakan yang bayar.
Namun jika ada trik untuk memunculkan data kecamatan bisa minta donk
om? (^_^)

Balas

Musyafak says:

20 September, 2016 at 12:25 AM

Pakai plugin epeken saja mas, data shipping jne tinggal download
terus tinggal kita timpa.

Juan says:

20 September, 2016 at 11:33 AM

Pakai plugin mana saja asal jalan boleh. Tapi dapat dari manakah
data JNE-nya?

pratama says:

29 Juni, 2016 at 12:57 PM


Siang pak Juan, tutornya sangat membantu saya.

Dari semua step by step saya ikuti, dan eksekusinya sukses. Terimakasih

Tapi, saya ada kendala ini pak. Bagaimana caranya membuat navigasi menu top bar itu
melayang pak ? Ketika di scroll, tidak ikut ketarik sama halaman, tapi tetap kelihatan.
seperti http://thesteddy.co

Mohon bantuannya Pak Juan

Balas

Juan feju says:

29 Juni, 2016 at 3:23 PM

Saya tidak tahu caranya kalau itu. Mudahnya sih beli saja theme yang memang
menyediakan fitur tersebut. Virtue Theme yang versi premium setahu saya ada
tuh fiturnya. Beli disini. Saya sih sudah beli.

Balas

Andi says:

23 Juni, 2016 at 9:24 PM

Saya mau tanya, kenapa ketika saya registrasi, email verifikasi tidak muncul di email
tujuan? bagaimana mengatasinya?

Terimakasih
Balas

Juan feju says:

23 Juni, 2016 at 11:38 PM

Kalau online shopnya dibuat di localhost pakai Wampserver atau Xampserver


tidak bisa kirim email. Demikian juga kalau hosting di hosting gratisan seperti di
Hostinger. Kalau di luar itu, biasanya masuk ke spam folder. Kalau mau lebih
pasti masuk ke inbox pakai jasa pihak ketiga. Saat ini yang bisa saya sarankan
SENDGRID. Jadi email akan dikirim ke sana, sebelum ke user.

Balas

wahyu deby says:

27 Juni, 2016 at 12:33 PM

wahhhmasih bahas verifikasi email yaoia mas juan, untuk


penggunaan sengrid apakah bisa dijabarkan dan apakah ada biaya nya? thx

Balas


Juan feju says:

27 Juni, 2016 at 12:47 PM

Mengenai SENDGRID bisa baca http://dapur-uang.com/solusi-


email-selalu-masuk-folder-spam/. Baca juga bagian komentarnya.

wahyudeby says:

20 Juni, 2016 at 12:29 PM

Juan Feju
To
Today at 12:16 PM

Terima kasih untuk registrasi di dapur Uang! Untuk menyelesaikan aktivasi akun Anda,
silahkan klik tautan berikut ini:

http://dapur-uang.com/login/?action=activate&xxxxx

mas juan, saya ingin tanya lagi, untuk konfirmasi seperti diatas apakah hasil dari
menggunakan TML ya? dan apakah untuk melakukan setting seperti diatas, hosting yg
kita gunakan harus aktif php mail functionnnya?

sy rencana pake masterwebnet. menurut mas, bagus atau tidak ya dan apakah ada
pembatasan user perhari utk mendapatkan verifikasi diatas. cth : sehari hanya boleh 100
user yg registrasi..

thanks

Balas
o

Juan feju says:

20 Juni, 2016 at 7:02 PM

Iya itu TML.

Saya kurang tahu tentang urusan php mail, tapi saya rasa iya. Kemudian mengirim
email dari web hosting biasanya akan berakhir di spam folder, karena satu IP
dipakai ramai-ramai dengan pengguna lain, sehingga IP-nya kurang dipercaya
oleh filter para email provider raksasa itu. Untuk mengatasi ini saya menggunakan
pihak ketiga SENDGRID jadi email dari hosting dikirim ke SENDGRID, baru
dikirim lagi dari sana ke pelanggan. Untuk lebih jelas apa itu SENDGRID baca
saja di Google.

Mengenai Masterwebnet, saya pribadi punya pengalaman yang kurang sreg di


sana. Demikian juga di IDwebhost. Saran saya kalau cari hosting jangan sekedar
murah. Selain itu umumnya hosting lokal itu kelihatan murah di awal, tapi
jatuhnya lebih mahal ketika kebutuhan akan hosting meningkat. Silahkan
bandingkan harga dengan apa yang Anda dapat.

Seringkali orang yang mencoba tutorial disini menggunakan hosting-hosting tidak


jelas, sehingga kalau di akses pelaaan, dan suka berperilaku di luar kebiasaan
yang saya tahu. Jadi yang nanya bingung, yang jawab juga sama bingungnya.
Untuk rekomendasi hosting, saya sudah tuliskan di atas.

Saya tidak tahu cara membatasi jumlah registrasi.

Balas

wahyu deby says:


22 Juni, 2016 at 12:34 PM

ohh berarti jika kita pasang TML, sudah otomatis ya si pendaftar akan
mendapatkan email verifikasi?

atau ada integrasi khusus dengan perusahaan hosting?

hehe,,,sori mas,,,sy masih agak bingung. mungkin perlu ada pembahasan


khusus di dapur uang untuk menu TML dan alur registrasi pengunjung di
tokol kita.

Balas

Juan feju says:

22 Juni, 2016 at 8:02 PM

Install TML, kemudian disetting. Perusahaan hosting gak ada


sangkut pautnya.

didik says:

20 Juni, 2016 at 9:50 AM

mas, saya mau tanyasaya bagun tokolnya memakai lokalhost, saya coba registrasi jd
customer dan sukses dan ada keterangan confirm di email customer. tp pas saat saya cek
email customer tidak ada inbox masuk, udasaya cari di spam jg tdk ada. mohon
pencerahanya mas. terma kasih
dan semoga sukses sll
Balas

Juan feju says:

20 Juni, 2016 at 6:40 PM

localhost tidak bisa kirim email. Harus install email server (Nah ini saya tidak
tahu caranya).

Balas

wahyu deby says:

18 Juni, 2016 at 1:12 PM

mas juan, saya rencana mau beli theme wp di themeforest karena saya mau bikin toko
online utk busana. pertanyaan saya adl apakah theme yg saya beli bisa digunakan berkali-
kali atau hny 1 kali. kedua, apakah theme tsb tinggal plug n play atau butuh coding2 lg.
ketiga, tlg dipaparkan mas cara pasang hingga cara monitoring google analytic di web yg
pake wp. keempat, apakah buat webnya di localhost dulu utk testing atau langsung beli
domain dan hosting lalu setting disana ya?

thanks ya mas..salam sukses

Balas
o

Juan feju says:

19 Juni, 2016 at 12:48 AM

Mengenai belanja di ThemeForest silahkan baca artikel: 4 Hal yang Perlu Anda
Ketahui Sebelum Belanja di ThemeForest.
Untuk pasang google Analytic nati saya jelaskan.
Kalau buat web, saya sarankan langsung saja di web, karena kalau di Localhost
Anda tidak bisa tes email, dan kalau pindahan, repot urusannya. Akan ada URL-
URL di database yang harus diupdate. Perlu baca-baca cara imigrasi WordPress.
Pindahan itu tidak bisa cuma kopas.

Balas

wahyu deby says:

19 Juni, 2016 at 2:32 PM

btw linknya gak bisa mas yg tips themeforest. sy ingin tny lg mas. di
theme yg sy beli sudah ada form login dan register. pertanyaan saya adl
apakah saya harus tetap install TML? dan apakah jika tetap sy install,
settingan yg mas juan paparkan diatas sudah langsung terintegrasi dengan
form login/register yg ada di theme tsb?

salam,

Balas

Juan feju says:

19 Juni, 2016 at 7:12 PM

Pertama saya tidak tahu cara kerja form login dan registernya.
Kedua, TML saya pilih karena ada fitur verifikasi emailnya.
Tujuannya 1) untuk membuktikan emailnya asli, 2) menghindari
bot yang suka ngisi form otomatis. Dengan kata lain Anda akan
melihat ada banyak sekali orang daftar di tokol Anda, padahal itu
cuma bot, bukan orang asli.
Apa tujuan orang buat bot yang menyusahkan seperti itu. I dont
know.

ade pondra says:

14 Juni, 2016 at 10:42 PM

mas saya nyoba pake TML, udh dftr jd customer tp setelah login dan pas view account
diarahkan ke wp-admin/profile.php, tapi hasilnya malah blank page. itu masalahnya
kenapa ya mas?

Balas

o
wahyu deby says:

19 Juni, 2016 at 2:37 PM

dear mas juan, saya bantu sundul ya pertanyaan ini karena kebetulan sy juga
sedang berkutat di TML.thx n rgrds

Balas

Juan feju says:

21 Juni, 2016 at 10:06 AM

Tidak tahu saya, saya sudah coba buat dari baru, setelah login saya sih masuknya
ke my-account. Itu default redirection WooCommerce.

Balas

budhi says:

14 Juni, 2016 at 11:37 AM

om juan mau nanya ttg checkout option BACS pan suruh ngisi tuh Bank Mandiri
Misalnya , saya ga ngerti tuh IBAN, Sort Code, kalo swift code ada abis googling, thanks
info nya

Balas
o

Juan feju says:

14 Juni, 2016 at 2:14 PM

Kalau cuma buat lokal sih, hanya perlu isi: Account Name, Account Number, dan
Bank Name

Balas

JaJi Shop says:

5 September, 2016 at 7:03 AM

sebelumnya terima kasih mas untuk tutorialnya membantu sekali. Saya


buat web ini http://jajishop.club
Tapi kenapa ya ketika isi informasi BACS ini pas dihalaman
konfirmasinya ga rapi hasilnya
mohon pencerahan.

Balas

Juan says:
5 September, 2016 at 9:57 AM

Saya tadi coba test belanja, tapi pilihan kota/kabupatennya tidak


muncul daftarnya, jadi tidak bisa dilanjutkan proses belanjannya.
Alhsasil saya tidak bisa melihat, berantakan yang dimaksud seperti
apa. Kalau bisa kasih screen shotnya saja.

Wahyu says:

7 Juni, 2016 at 8:00 PM

Om juan kalau kita bikin toko online sendiri dan sewa hosting sendiri biaya pertahunnya
keliatannya cukup lumayan ya. Apa kelebihannya ya om kalau bikin sendiri. Saya pingin
bikin sendiri tapi sewa hosting itu dibayar perbulan apa pertahun? Saya sudah punya web
toko online tapi dibikinin web master. Trus trick cari penyedia hosting yg murah dan
tangguh gimana ya om? Terima kasih

Balas

Juan feju says:

7 Juni, 2016 at 9:52 PM

Kalau menurut Wahyu bayar domain dan sewa hosting mahal, sebaikanya jangan
buka toko online. Karena untuk menyukseskan sebuah toko online, butuh biaya
marketing lagi. Kalau domain dan sewa hosting saja sudah terlihat
mahalhemmm apalagi biaya marketingnya :)
Pembayaran sewa hosting tergantung dari masing-masing perusahaan, ada yang
kontrak 1 thn, ada yang bisa per 3 bulan, ada yang kasih garansi, ada yang tidak,
pokoknya macam-macam.

Kalau perlu hosting murah dan tangguh, coba saja Fastcomet. Saya di sini. Ya
bayarnya harus pakai kartu kredit.

Kalau saya kriteria hosting bagus servernya kuat, dan pelayanan pelanggannya
bagus, gampang dikontak, cepat, tidak ngantri.

Saya sih dah pengalaman dapat hosting jelek. Kapok. Murah..

Kalau Wahyu nyari sekedar murah, hati-hati.. yang murah banyak tapi

Balas

Juan Feju says:

5 Mei, 2016 at 4:01 PM

http://dapur-uang.com/cara-membuat-toko-online-wordpress-bengkel-
tokol/#Menghilangkan%20Judul%20Halaman%20Toko

Balas

Rio Martadinata says:

4 Mei, 2016 at 8:04 AM


pak juan saya buatnya di localhost setelah upload ke hosting setiap klik menu yg sudah
saya buat kok nyambungnya ke localhost ya? jadi gak bisa menuju halaman yg diklik.
dibuka lewat mobile cssnya gak keluar, kenapa ya?
cara buat combobox size dan warna gimana ya?
maaf banyak tanya hehe
makasih banyak pak juan ilmunya sangat bermanfaat, semoga sehat selalu.

Balas

Juan Feju says:

5 Mei, 2016 at 3:56 PM

Wah ini.. tidak bisa langsung begitu saja di kopas ke hosting. Karena di
databasenya link-linknya masih link-link yang localhost. Mesti baca di internet
cara pindahan/imigrasi, apa yang harus diubah dan caranya. Rasanya saya pernah
tulis. Tapi coba saja cari plugin, siapa tahu dah ada yang bisa otomatis.

Balas

Salwa Lutna says:

1 Mei, 2016 at 2:29 AM

Hallo Pak juan saya mau tanya kalau cara menghilangkan Tulisan Shop di Toko Online
Woocommerce bagaimana caranya yah , Terimakasih
https://drive.google.com/file/d/0B4fB5fNQfD7NNk1zN29lVnAtU1U/view?usp=drivesd
k

Balas
o

Juan Feju says:

1 Mei, 2016 at 2:32 AM

Bisa lewat CSS, bisa judul page-nya dihapus

Balas

Salwa Lutna says:

1 Mei, 2016 at 8:42 AM

Kode Css Untuk supaya tulisan Shopnya gak kelihatan , apa sih pak,
dihapus judul Pagenya muncul lagi muncul lagi

Balas

Salwa Lutna says:

1 Mei, 2016 at 11:05 AM


Kode Css Untuk supaya Tulisan Shop nya gak kelihatan bagaimana pak,
dihapus judulnya muncul lagi muncul lagi

Balas

Juan Feju says:

2 Mei, 2016 at 1:48 AM

coba lihat tutorial tambahan atau bengkel tokol, di salah satunya


saya sudah bahas.

Bima Rheksa says:

12 April, 2016 at 5:21 PM

Kurang Mantep Mas , Artikel nya dibatasi , huhu , mau bikin toko online jdi pusing ni ,
muter sana gk lengkap ke sini dibatasi ,

Balas

Juan Feju says:


12 April, 2016 at 5:29 PM

Ya dipesan hostingnya lewat afiliasi linknya atu jatuh-jatuhnya sekitar Rp.600


rb-an itu pun untuk 1 tahun. Sebulan berarti Rp.50.000 an. Sehari anggaplah Rp.
2000. Kalau beli hostingnya tidak bisa, bagaimana nanti untuk biaya kalkulasi
ongkir dan marketingnya nanti?

Belajar di tempat kursus bisa jutaan loh.

Masih kurang murah apa lagi di sini.

Saya belajar keluar biaya dan ke sana kemari. Habis uang. Coba A, coba B loh.
Mas Bima tinggal dapat jadinya.

Semangat

Balas

Juan Feju says:

9 April, 2016 at 10:05 PM

Wah kalau itu gak tahu.


Coba aja ke agenwebsite mereka plugin untuk ongkri selain jne dan tiki.
Bisa juga Epeken (blm jajal) mereka pilihannya lebih banyak kayaknya.

Balas

sempakers says:
7 April, 2016 at 1:04 PM

Ada 15 langkah untuk membangun tokol dasar dan inilah yang akan Anda pelajari:
mana tutorialnya bro ?????
itu2 aja bahasannya gak ada mengarah ke tutorial sama sekali

Balas

Juan Feju says:

7 April, 2016 at 1:08 PM

Silahkan dibaca pengumuman yang di pasang pada akhir artikel.

Balas

awan says:

28 Maret, 2016 at 9:57 AM

Untuk membuat pita Sale dan Baru sudah tampil di produk nya. Gimana cara nya
supaya pita itu tampil di produk yg kita inginkan saja. Jadi tidak di semua produk

Balas
o

Juan Feju says:

28 Maret, 2016 at 11:13 AM

Mudah saja. Asal sesuai ketentuan, pasti tayang.

Kesalahan yang sering dilkukan oleh pemasang iklan: Dia promosi toko bukan
menawarkan barangnya, pasang link, foto comot dari internet, foto sudah ada cap
olx atau bukalapak, fotonya kecil sekali, foto ditambahi embel-embel tulisan,
keterangan barang tidak jelas, harga tidak masuk akal, dsb.

Balas

Juan Feju says:

28 Maret, 2016 at 11:15 AM

Pita sale itu hanya tampil di produk yang didiskon.


Pita baru hanya untuk yang termasuk hitungan barang baru, tergantung settingan.
Jadi seharusnya tidak semua produk. Kecuali produknya baru semua.

Balas


awan says:

9 April, 2016 at 3:23 PM

Satu lagi pak, Gimana menambahkan Sistem Pembayaran dengan isian


(ketik) sendiri ?
Mis : Expedisi : .(Exp. Cobra)
Ongkos : (120.000)
Karena kalo grosir pakaian kan ongkir nya kan mahal kalo pake JNE atau
TIKI.

Balas

syarifuddin Aulia says:

25 Maret, 2016 at 8:45 AM

Saya suka otak atik websupaya aman , bagaiamn cata mem back up web site saya
gan..terima kasih.

Balas

Juan Feju says:

26 Maret, 2016 at 5:38 AM

Di Cpanel ada fitur backupnya. Bisa pilih mau backup semua, backup database
saja, atau backup lainnya.

Balas

syarifuddin Aulia says:

26 Maret, 2016 at 6:08 AM

jadi kalo misal setelah kita otak atik ada kesalahan, cara mengembalikan
nya bagaimana, apakah bisa kembali seperti ketika di backup

Balas

Juan Feju says:

26 Maret, 2016 at 6:12 AM

Kalau saya sih tinggal bilang sama hosting, mereka yang urus.
Tapi setiap hosting beda-beda, ada yang gak ngurusin. Tapi di
Cpanel setahu saya ada juga cara untuk kembaliin hasil backup an.
Singkatnya ada beberapa cara untuk kembalikan backup.
Sebaiknya tanyakan saja ke pihak hosting untuk petunjuk,
mungkin mereka juga memiliki knowledge basenya.

Elsa says:
19 Maret, 2016 at 8:56 AM

terima kasih banyak gan ! sangat membantu sekali untuk referensi Tugas Akhir saya >,<

Balas

Alvin says:

16 Maret, 2016 at 9:26 PM

Sejak bangun tidur tadi, sekitar pukul delapan pagi, saya mengotak-atik laptop untuk
membuat toko online dengan panduan yang Mas Juan Feju melalui postingan ini dan
hingga sekarang, lebih dari pukul sembilan malam, saya sudah berhasil membuat
penampilan kasar toko online saya. Terima kasih sekali, Mas Juan Feju. Semoga ilmu
yang dibagi membawa berkah tersendiri bagi Mas Juan Feju. Amin.

Balas

Juan Feju says:

17 Maret, 2016 at 12:11 AM

Semoga jadi tokonya.

Balas

Alvin says:

31 Maret, 2016 at 11:30 PM

Saya stuck, Mas. Setiap menambahkan /wp-admin di domain, saya malah


ke redirect ke permohonan maaf situs dalam perbaikan yang sebelumnya
saya buat sendiri megikuti instruksi Mas Juan Feju.

Kesalahannya di mana, ya, Mas? Bagaimana cara saya agar bisa masuk ke
situs saya sendiri sebagai admin? Terima kasih sebelumnya.

Balas

Juan Feju says:

31 Maret, 2016 at 11:45 PM

Menambahkan /wp-admin di domain itu apa maksudnya. Dan


instruksi mana yang diikuti?

Raka Prathama K says:


11 Maret, 2016 at 1:58 PM

wp content/languages kok di dalam nya kosong. gk ada file atau directory lagi

Balas

Juan Feju says:

17 Maret, 2016 at 12:10 AM

Language itu bisa disimpan di berbagai tempat, bisa di themenya sendiri, bisa di
pluginnya, bisa juga di WP.

Balas

difka says:

24 Februari, 2016 at 7:48 AM

web yang sangat istimewa dan menginspirasi.


kayaknya kata terimakasih saja tidak cukup untuk mengungkapkan, tapi beribu
terimakasih atas web ini saya bisa belajar banyak.
terimakasih.

Balas

wisnuwd says:

19 Februari, 2016 at 10:56 PM

Mas kenapa waktu di tes untuk registrasi .ko ga bisa ya..ga ada email konfirmasi ke
alamat yg register..

terimakasih

Balas

Juan feju says:

19 Februari, 2016 at 11:04 PM

Kalau di localhost, mesti punya email server. Kalau di idhostingter, tidak bisa
kirim email. Diblok agar tidak bisa dipakai spammer.

Balas

Ika Putri says:


19 Februari, 2016 at 11:48 AM

dari saya yang gak ngerti apa2 sampai saya berhasil buat wesite seperti ini
www*dota2clothing*com semua saya belajar di sini di dapur uang.
tapi sayang toko saya gak jalan karna management..
padahal pembeli 24 jam bbm sama sms terus :(

tapi pelajaran membuat tokol nya masih berguna dan sangat membantu kehidupan saya
mas juan..
pelajaran yang luar biasa mas juan.
gak ada di tempat lain
cuma disini yang tutorialnya ikhlas.

diajarin dari Nol sampe jadi


trimakasih banyak mas juan..
pelajaran yang gak bisa saya dapet dari Kuliah saya
Sukses buat mas juan
sekali

Balas

Juan feju says:

19 Februari, 2016 at 6:28 PM

Terharu saya bacanya.

Balas

Raka Prathama K says:


11 Maret, 2016 at 6:54 PM

mbak kamu pakai theme apa itu mbak. Terus cara nambahin follow us sosmed itu
gmna mbak

Balas

jajang wahyudin says:

19 Februari, 2016 at 2:02 AM

thank you for helping me i love this site

Balas

Nimecloth says:

16 Februari, 2016 at 1:09 AM

Bang mau tanya, biar tampilannya tatap pc/desktop gimana yah walaupun dari mobile.
soalnya kalo lewat hp pasti tampilan jadi mobile. saya sudah cari2 tp gk ketemu, bila
berkenan mohon di jawab.

Balas
o

Juan feju says:

16 Februari, 2016 at 1:13 AM

Tidak bisa. Sudah dari themenya begitu.

Balas

sayapayam says:

14 Februari, 2016 at 2:42 AM

mas juan kalo mau menghapus tombol add to chart gimana ?

saya udah nyoba gini :

/*
.form.cart {display: none!important;}
.woocommerce .products .add_to_cart_button {display: none!important;}
Theme Name: Virtue
Theme URI: http://kadencethemes.com/product/virtue-free-theme/
Description: The Virtue theme is extremely versatile with tons of options, easy to
customize and loaded with great features. The clean modern design is built with html5
and css3 and uses the powerful responsive framework from Bootstrap to be a fully
responsive and mobile friendly. Its fully ecommerce (Woocommerce) ready with all the
tools you need to design an awesome online store. The versatile design is perfect for any
kind of business, online store, portfolio or personal site. We built Virtue with a powerful
options panel where you can set things like your home layout, sliders, custom fonts, and
completely customize your look without writing any CSS. You are going to love how
easy this theme is to work with. Virtue was built and designed by Kadence Themes.
Version: 2.6.3
Author: Kadence Themes
Author URI: http://kadencethemes.com/
Tags: responsive-layout, two-columns, one-column, custom-colors, custom-header,
custom-menu, featured-images, translation-ready, theme-options, photoblogging
Text Domain: virtue

License: GNU General Public License v3.0


License URI: http://www.gnu.org/licenses/gpl.html
*/

tapi masih belum bisa, salahnya dimana ya mas ? mohon bantuannya, trimakasih
sebelumnya.

Balas

Juan feju says:

14 Februari, 2016 at 10:28 PM

Permasalahan pertama dengan kode di atas adalah segala sesuatu yang ditaruh di
antara /* */ dianggap hanya sebagai komentar saja. Seharusnya kode ditaruh di
luar.

Add to cart juga bisa dihilangkan lewat functions.php


/*Hilangkan tombol add to cart
function remove_loop_button(){
remove_action( 'woocommerce_after_shop_loop_item',
'woocommerce_template_loop_add_to_cart', 10 );
remove_action( 'woocommerce_single_product_summary',
'woocommerce_template_single_add_to_cart', 30 );
}
add_action('init','remove_loop_button');

Balas

sayapayam says:

15 Februari, 2016 at 3:36 AM

Sudah berhasil hilang mas tombolnya.

Terimakasih banyak mas juan, manfaat banget ilmunya, hehe

Balas

three says:

11 Februari, 2016 at 6:41 PM

Pak nambahin CSS di ukuran gambarnya produk biar sama semua ,tepatny dimana naruh
cssnya

Balas

Juan feju says:

12 Februari, 2016 at 11:56 AM


Mmm.. Maksudnya bagaimana, sedang membicarakan gambar yang di mana?

Balas

three says:

13 Februari, 2016 at 1:28 PM

pada saaat membuat kotak ukuran produknya biar rata semua? ukurannya
sama? apakah size foto disini berpengaruh pak?

Balas

Juan feju says:

13 Februari, 2016 at 1:33 PM

kalau tema premium, dia bisa mengatur agar setiap baris selalu rata. Tapi
kalau yang free, biasanya di atur pada tinggi ruang judul, sebagaimana
diterangkan di tutorial. Ini bisa ditemukan kalau tidak salah pada shop
settings. Setelah itu, ya nama judul harap jangan semaunya, misalnya
batasi hanya 2 baris saja.

Balas

three says:

13 Februari, 2016 at 1:45 PM

terimakasih mas :) .., kalau untuk pengaturanya dengan tidak


merubah css bisa nggak mas? hanya pengaturan dari tema bawaan
saja.

Juan feju says:

13 Februari, 2016 at 1:49 PM

Kalau saya perhatikan tokonya, sebaiknya untuk catalog image.


pada settingan gambar di woocomerce, pilihlah dicrop. Agar
semua gambar ukurannya sama. Atau pada settingan themenya,
gunakan saja ukuran bujur sangkar.

Endri says:

11 Februari, 2016 at 8:58 AM


Selamat pagi Bang Juan,
Saya mau nanya masalah shipping jne, kok hitung ongkir jne saya selalu beratnya 1 kg ya
Bang. Padahal saya sudah cobain order barang sekitar 3 kg tetapi pada saat chekout biaya
ongkir jne cuma jadi 1kg.
Apakah ada yg perlu di setting ulang,
Atau karena saya pakai jne yg free version dari epeken

Mohon bantuannya ya Bang JUAN


Terimakasih

Balas

Juan feju says:

11 Februari, 2016 at 9:01 AM

Saya belum pernah tes kalau yang plugin JNE buatan epeken. Ditanyakan saja ke
mereka, tentunya mereka lebih paham jika memang ada bug di dalam plugin
mereka. Dan sepengetahuan saya, tidak ada pengaturan WooCommerce yang
dapat meneybabkan hal itu.

Balas

Endri says:

11 Februari, 2016 at 11:45 AM

Terimakasih Bang JUAN atas informasinya,


Saya ucapkan banyak terimakasih atas Tutorial toko onlinenya, sehingga
saya bisa belajar membuat toko online sendiri. Memang kendala JNE
sepertinya kita harus beli yang full version kali ya???

Terimakasih
Semoga Bang JUAN makin sukses

Balas

Juan feju says:

11 Februari, 2016 at 11:53 AM

Kendala yang dimaksud apa? Kalau masalah susah cari data


ongkirnya. Susah nyari data yang up to date. Yah sebaiknya pakai
yang full version. Biar Anda bayar uangnya, orang lain yang urus.
Anda pusingin yang lain. Di artikel saya kasih link ulasan plugin
JNE dari Agenwebsite. Di akhir dari ulasan ada kode kupon untuk
dapat diskon. Perbedaannya yang sekarang data ongkirnya
langsung diperoleh dari server mereka. Jadinya tokol Anda
terkoneksi dengan mereka untuk urusan shipping.

Terima kasih untuk ucapan suksesnya.

sayapayam says:

11 Februari, 2016 at 6:14 AM

Bang juan saya mau tanya.


1. Kalo registration confirmation e-mail gak masuk ke e-mail si register itu kenapah ya ?
Saya pakai hosting gratis di idhostinger. Terimakasih.
2. Terus kalo misalkan untuk wordpress localhost/offline tutorial bang juan ini bisa work
juga atau enggak ?

Mohon jawabannya bang juan, Terimakasih.

Balas

Juan feju says:

11 Februari, 2016 at 9:06 AM

1. Hostinger karena gratisan, suka dipakai spammer untuk ngirim email-email


spam. Makanya dimatikan. Dengan kata lain Mas Sayapayam tidak bisa kirim
email kalau di sana.
2. Di localhost juga tidak bisa kirim email. Karena butuh email server. Saya
sendiri tidak tahu caranya. Di luar itu tutorialnya tetap bisa work.

Balas

three says:

10 Februari, 2016 at 6:07 AM

Mas kok di menu navigation, category product, tidak ada datanya yg mau di tambahkan,
adanya hanya di category post

Balas
o

Juan feju says:

10 Februari, 2016 at 6:28 AM

Di screen option, centang dulun category product, baru muncul pilihannya.

Balas

three says:

11 Februari, 2016 at 6:53 PM

Terimakasih mas.. Semoga sukses selalu

Balas

Ahmad Tauhid says:

7 Februari, 2016 at 3:55 PM

mantap. tutorial yang sangat lengkap. (y)


Balas

tizar rahmawan says:

5 Februari, 2016 at 11:11 PM

terima kasih gan, sangat bermanfaat dan ijin share.. terima kasih

Balas

Juan feju says:

6 Februari, 2016 at 5:43 AM

Silahkan

Balas

ilham says:

5 Februari, 2016 at 11:01 PM


maaf mau tanya, kenapa tombol screen option pada pembuatan menu kok gak bisa di klik
ya ?? maaf baru belajar. saya ngikuti tutor di atas smp Tahap 2 Isi item untuk menu
navigasi, mohon bantuan nya. trima kasih.

Balas

Juan feju says:

6 Februari, 2016 at 5:43 AM

Javascriptnya mati kali.

Balas

irfan yulanda says:

3 Februari, 2016 at 4:25 PM

Wow lengkap banget tutorial wordpressnya. saya kebetulan memang mau buat sebuah
toko online wordpress buat afiliasi lazada..
Btw thanks bangat ya infonya

Balas
o

Juan feju says:

3 Februari, 2016 at 5:11 PM

Yup. Tapi untuk sekedar info, sekarang WooCommerce sudah update lagi, so
nanti Anda akan melihat sedikit perbedaan dengan yang ada di tutorial.

Balas

pedagangsepatu says:

3 Februari, 2016 at 1:29 AM

terimakasih byk mas, tutorial yg sungguh lengkap banget, apalgi tuk saya yg pemula baru
bergelut di bidang jualan online.akhirnya bisa jg buat website jualan yg mudah tapi
hasilnya maksimal.

Balas

lexkyu says:

28 Januari, 2016 at 11:47 PM


Dear bro Juan Feju,

Maaf bro, saya mau nanya nih, soalnya baru belajar juga buat website Toko Online. hehe.

Bro, di halaman log in saya ga ada tombol register yah? padahal di widget theme my
login register link sudah saya centang. tapi saat saya prewiew ga ada. thanks sebelumnya
bro atas pencerahannya :) .

Balas

Edo Mancunk says:

27 Januari, 2016 at 4:21 PM

Salam Mas JF Tutornya Paten, tpi krn keternatasan pengetahuan saya meski udah dah
bolak balik liat Tutornya tp belum terpecahkan, mohon pencerahannya Mas http://dapur-
uang.com/forum/viewtopic.php?f=1&t=99&p=446#p446

Balas

Juan feju says:

27 Januari, 2016 at 4:40 PM

Sudah saya jawab di forum ya.

Balas

stn says:

26 Januari, 2016 at 11:25 AM

Tutor nya sangat lengkap dan jelas sekali, terimakasih banyak ilmunya. tambah sukses ya
pak

Balas

Juan feju says:

26 Januari, 2016 at 12:04 PM

Terima kasih

Balas

sigit akbari says:

26 Januari, 2016 at 6:10 AM

Salut saya ama yang punya lapak, nt luar biasa ngasih tutor selengkap dan sejelas ini
Balas

syarifuddin says:

25 Januari, 2016 at 5:36 AM

****Update 15 Nov 2015: Data ongkir JNE untuk plugin ini menggunakan file .CSV. Di
versi yang terkini, pengembang mengubah format pada data ongkir, menjadi seperti:

Sumatera Barat,Kota Padangsidempuan,Padang Sidempuan,40000,2 3

(Provinsi, Kota/Kabupaten, Kecamatan, Biaya JNE OKE, estimasi lama pengiriman)


Apabila Anda memiliki data ongkir sample atau yang full, silahkan lanjutkan dengan klik
tautan JNE Shipping.****

dari keterangan di atas .


mau tanya gan. cara mendapatkan data ongkir itu bagaimana ?

Balas

syarifuddin says:

25 Januari, 2016 at 6:31 AM

satu lagi gan,ketika di coba ketika cek out, hasilnya selalu free kenapa ya gan ?
terima kasih

Product Total
112 1 Rp55,000
Subtotal Rp55,000
Total weight 0kg
Shipping JNE Shipping REG ( 1 2 hari ) (Free)
Total Rp55,000

Balas

Juan feju says:

25 Januari, 2016 at 8:57 AM

Karena beratnya 0 kali.

Balas

syarifuddin says:

26 Januari, 2016 at 6:40 AM

betul juga ya gan, saya tidak bisa merubahnya agar berubah dari 0,
padahal pada pengaturan JNE shipping sudah di pasang berat
default nya menjadi 1 kg,.tapi tidak berfungsikira kira kenapa
ya ganterima kasih sudah di responinformasi agan ini
sangat berarti buat saya,.

Juan feju says:

26 Januari, 2016 at 7:34 AM

Ada plugin atau function yang konflik kali. Coba dimatikan dulu
plugin yang lain. Jika tenyata bisa, berarti salah satu dari plugin-
plugin itu.

syarifuddin says:

27 Januari, 2016 at 4:09 AM

sudah saya coba non aktifkan semua pluggin, masih tidak


berfungsi apa mungkin tidak suport dengan wordpres saya gan..

WooCommerce JNE Shipping

Terakhir Diperbarui: 3 bulan yang lalu


2.000+ Instalasi Aktif
Belum diuji dengan versi WordPress Anda

Saya menggunakan wordpress versi 4.4.1

WooCommerce
Versi 2.5.1 | Oleh WooThemes

Jetpack oleh WordPress.com


Versi 3.8.2 | Oleh Automattic
WooCommerce JNE Shipping ( Free Version )
Versi 8.1.02 | Oleh AgenWebsite

mohon sekali pencerahannya ya gan ?


terima kasih.
semoga agan sukses selalu

Juan feju says:

27 Januari, 2016 at 4:30 AM

Coba buatkan username dan pass admin buat saya. Nanti saya
lihat. Kirim ke ekajuan@yahoo.co.id

syarifuddin says:

29 Januari, 2016 at 6:01 AM

sudah sya kirim gan, sebelumnya banyak terima kasih.

toko online itu baru mau di buat, jadi masih kosong, masih banyak
yang perlu di benahi terutama yang sya temkan pad bagian
pengriman,

silahkan msuk di
http://www.pusatbanua.com/wp-admin

Juan feju says:

29 Januari, 2016 at 6:24 AM

Saya sudah cek. Masalahnya :


1. Jenis produk downloadable nya tercentang. Produk yang bisa
diunduh tentu tak punya berat. Jadi biarpun diisi berat berapa pun
akan dianggap 0
2. JNE shippingnya tadi belum diaktifkan. Jadi seandainya no. 1
sudah beres, tetap tidak akan keluar hitungannya.

Masalah 1 dan 2 sudah saya perbaiki. Sekarang sudah keluar


hitungannya.

syarifuddin Aulia says:

29 Februari, 2016 at 4:39 AM

mau tanya lagi Gan, masih ingat kan GAn, saya pernah minta
bantuan agan
sebelumnya,,, gini gan, giman cara merubah kupon diskon pada
woo
commerse gan ?

Juan Feju says:

29 Februari, 2016 at 4:57 AM

Mau diubah bagaimana?

syarifuddin Aulia says:

29 Februari, 2016 at 6:40 AM

nilai diskon nya gan, mau saya jadikan 25%, dan kalo
memungkinkan mau di tambah jenis kuponya dari yang bawaan
nya cuma 4 macam

syarifuddin says:

29 Januari, 2016 at 6:12 AM

saya juga mau berhasil seperti agan, saya baru baca mengenai agan
yang pernah juga buat toko online. tapi, saya sangat minim
pengetahuan buat website nya gan.

sukses buat agan


Juan feju says:

29 Januari, 2016 at 6:26 AM

Well, tokol saya tidak berjalan. Karena masalah marketing. Akan


tetapi dari pengalaman saya setidaknya saya bisa bantu orang
lewati masalah pertama, yaitu bagaimana cara buat tokol.
Selanjutnya masih akan ada masalah-masalah lain yang harus
Anda hadapi. Saya hanya bantu lewati tahap pertama lebih cepat.
Karena saya tahu rasanya, susahnya

syarifuddin says:

30 Januari, 2016 at 6:23 AM

iya gan., sudah bisa, tiada kata yang bisa saya ucapkan untuk
mewakili rasa terima kasih saya.

bantuan agan ini sngat membantu saya.semoga kesuksesan


selalu menyertai agan, amin,

syarifuddin says:
30 Januari, 2016 at 6:32 AM

bantuan ini pun sudah sangat membantu gan, walaupun harus


mulai dari nol dulu, saya akan coba dulu gan kalo mau usaha
seperti agan , saya belum ada ilmunya ,,,,, heheeh

syarifuddin says:

2 Februari, 2016 at 8:40 PM

maaf, tanya lagi gan, tokol saya setelah chekout.., lalu ketka mau
buat pesanan muncul peringatan : Internal Server Error kenapa
ya gan..

syarifuddin says:

2 Februari, 2016 at 9:53 PM

maaf, sudah hilang error nya gan, ternyata ada kesalahan di


pluggin Twilio SMS For Woo,///

Juan feju says:


25 Januari, 2016 at 8:56 AM

Info ini sudah tidak lagi up to date. Sekarang datanya tidak perlu lagi di upload,
tapi langsung terkoneksi dengan server mereka, kalau beli versi berbayar mereka.

Kalau versi gratisnya, saya belum coba lagi. Entah apakah mesti upload manual
seperti dulu atau juga langsung terkoneksi.

Datanya dapat dari mana, ya itu salah satu kesulitan kalau pakai gratis. Saya juga
tidak tahu. Mending pakai yang berbayar, data diurus sama agenwebsite. Jadi
selalu up to date. Tidak perlu pusing, kalau JNE ada perubahan harga.

Balas

Sam says:

23 Januari, 2016 at 11:29 AM

Permisi om juan, saya mau bertanya..

saya mau bertanya tentang redirect index url.. ceritanya saya punya domain misal,
abc.com nah ketika saya buka untuk nampilin tokol saya harus ngetik abc.com/wp, kalo
abc.com saja dia nampilin nya index wp sama cgi bin kaya project dilocalhost.
Pertanyaan saya gimana caranya biar ketika saya buka abc.com halaman index / halaman
utama nya muncul jadi nga harus abc.com/wp

semoga mudah dipahami,

Balas

o
Juan feju says:

23 Januari, 2016 at 4:21 PM

Instal WordPressnya di root directory, jangan di folder wp. Pada instalasi


harusnya ketika ditanya mau instal di folder mana, kosongi saja.

Balas

Sam says:

24 Januari, 2016 at 3:54 PM

Terima kasih mas juan, sudah bisa..

Balas

febrian says:

22 Januari, 2016 at 3:48 PM

mau tanya dong, kenapa pada saat customer melakukan reset password/lupa password
pada website online saya, tidak ada email notifikasi untuk melakukan perubahan
passwordnya pada email customer? media saya woocommerce. apakah ada yang salah?

Terimakasih.

Balas
o

Juan feju says:

22 Januari, 2016 at 7:16 PM

Apakah sudah diaktifkan email untuk itu, kedua apakah woocommerce ada di
localhost?

Balas

pramita says:

15 Januari, 2016 at 3:00 PM

hai thanks for tutorial. I already make it to my website.


but my problem is, when i klick my domain (katalogmits.com) its not directly to go to
my product but my page go to the blog of wordpress. (latest post)
would you help me?
thanks for understanding.

Balas

Juan feju says:


15 Januari, 2016 at 3:04 PM

Well, all you have to do is to go to settings > reading and choose your Shop
static page, instead of your latest posts to appear at the frontpage.

Balas

ijul says:

6 Januari, 2016 at 1:56 AM

saya mau tanya om, kalo pake domain dan hosting gratis apa bisa ?? seperti freenom
misalnya. Jika bisa, bagaimana cara menghubungkan domain freenom ke wordpress kita
??
saya hanya ingin belajar dulu cara bikin tokol Mohon jawabannya!

Balas

Juan feju says:

6 Januari, 2016 at 10:21 AM

Saya belum pernah pakai freenom, jadi saya tidak tahu apa kelebihan dan
kekurangannya. Akan tetapi tidak disarankan menggunakan hosting yang gratisan.
Seperti contohnya IDhostinger. Layananan emailnya tidak bisa dipakai.
Sementara kalau toko online pasti butuh service itu. Alasannya sederhana.
Hosting gratisan suka dipakai spammer untuk melancarkan aksinya. Jadi mungkin
karena alasan itu, dimatikan.
Selain itu hosting gratis pasti terdapt batasan-batasan lain yang tidak dimiliki
hosting berbayar. Meskipun hati-hati juga, sebab ada hosting-hosting berbayar
yang buruk. Pada saat pembuatan toko online akan menggunakan plugin yang
cukup banyak. Jadi kalau hostingnya abal-abal, tokol Anda akan sering down.

Balas

rosaria says:

17 Desember, 2015 at 3:16 PM

bisa ngk sih kalo login sama register ny di buat pop up di bagian header ny? kalo bisa tuh
masih perlu plugin lg ato tambah code ya? sori masih newbie..

Balas

Juan feju says:

17 Desember, 2015 at 3:52 PM

Perlu plugin yang bisa begitu.

Balas


rosaria says:

17 Desember, 2015 at 6:13 PM

kalo login sama register ny bisa ada di header gimana? kalo tanpa pop up..
thx skali lagi

Balas

Juan feju says:

18 Desember, 2015 at 8:29 AM

Ada di tutorial cara buat menu. Tidak ada pop up.

rosaria says:

18 Desember, 2015 at 3:50 PM

udah d masukin code ny k functions.php tp ngk kluar d top bar ny..


saya jg udah ganti nama domain ny.. tuh knapa ya?


Juan feju says:

18 Desember, 2015 at 5:10 PM

Dah assign menu di top bar lum?

rosaria says:

18 Desember, 2015 at 6:46 PM

menu setting ny udah di top menu..


// Nambah login n register
add_filter( wp_nav_menu_items, add_loginout_link, 10, 2 );
function add_loginout_link( $items, $args ) {
if (is_user_logged_in() && $args->theme_location ==
topbar_navigation) {
$items .= My Account;
$items .= Log Out;
}
elseif (!is_user_logged_in() && $args->theme_location ==
topbar_navigation) {
$items .= Log In;
$items .= Register;
}
return $items;
}

da yang salah ngk?

Juan feju says:


19 Desember, 2015 at 2:07 AM

Bahas di forum saja.

Blogdikit says:

17 Desember, 2015 at 6:14 AM

terima kasih tutorialnya pak. Sangat bermanfaat ilmunya, apa lagi bagi pemula seperti
saya. Mudah-mudahan bisa segera dipraktekkan.

Balas

jimmi sitepu says:

16 Desember, 2015 at 3:56 PM

Pas banget nih gan, saya juga lagi belajar buat toko online, bingung juga nih mo buat
catalog gitu za,. apa pluginnya ya..?

Balas

o
Juan feju says:

17 Desember, 2015 at 2:07 AM

Pakai WooCommerce juga bisa. Tinggal nanti hilangkan saja tombol add to
cart. Jadi deh katalog.

Balas

Jony says:

9 Desember, 2015 at 10:58 PM

Mohon masukannya, widget Login dari TML di side bar tetap muncul pada halaman
login dan register sehingga tampak aneh. Bagaimana caranya agar widget login tidak
muncul pada halaman login dan register?

Balas

Juan feju says:

10 Desember, 2015 at 8:25 AM

Di forum ada jawabannya: http://dapur-


uang.com/forum/viewtopic.php?f=1&t=71&p=218

Balas

heriyant says:

8 Desember, 2015 at 10:55 AM

mas mau tanya kalau front page nya saya mau buat berupa artikel gimana ?

Balas

Juan feju says:

8 Desember, 2015 at 5:48 PM

Artikel 1 biji atau kumpulan beberapa artikel terakhir?

Balas

Amal Utama says:

6 Desember, 2015 at 9:40 AM

ass. saya sudah mengikuti tutorial di atas dan memiliki masalah dengan laman you
cart..
jadi ketika saya menambahkan item pada keranjang dan ingin melihat apa saja yang ada
pada keranjang belanja itu tidak berhasil dan akan muncul seperti ini :

Sorry, but the page you were trying to view does not exist.
It looks like this was the result of either:

a mistyped address
an out-of-date link

jadi saya tidak bisa check out.. mohon pencerahannya mas.terimakasih

Balas

Juan feju says:

6 Desember, 2015 at 3:23 PM

Biasanya masalah di permalink. Sudah diatur lum?


Kalau sudah, kembalikan lagi ke default, save, lalu atur lagi.

Balas

adika rama says:

26 November, 2015 at 11:37 AM

gan, tutorial nya sangat lengkap, bagus sekali!


tapi saya masih bingung, kalau saya mau minta tolong ke agan supaya bkin shop page
dari wp yg udah ada gan, kira2 berapa budget nya?
mohon di infokan di sini > hello.adika@gmail.com
terima kasih banyak gan, ditunggu email nya :)

Balas

Fazri says:

26 November, 2015 at 12:25 AM

Saya hanya mau mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya. Semoga kebaikan anda
sharing ilmu ini dibalas Tuhan YME. Amiiin.

Sukses selalu. :-)

Balas

faizal says:

25 November, 2015 at 10:47 AM

gan ane mau tanya ane udah ikutin totor dari pertama, tapi ko ane punya masalah nie.
widget ane ko gak muncul ya. itu kira kenapa ya gan

Balas
o

Juan feju says:

25 November, 2015 at 12:13 PM

Sudah di jawab di forum ya.

Balas

Jony says:

23 November, 2015 at 10:21 PM

Malam om, butuh masukkannya saya kemarin mengikuti tutorial cara membuat toko
online wordpress dalam 1 hari dan sudah sampai langkah 8. Hari ini saya ingin
melanjutkan ke langkah 9 namun saya tidak bisa masuk/login karena saat saya ketik url
namadomain.com/wp-admin langsung redirect ke namadomain.com/login. Sudah coba
dengan username dan email tetap tidak bisa. Lost password jg tidak bisa. Mohon
masukannya, harus bagaimana. Terima kasih.

Balas

Juan feju says:


23 November, 2015 at 10:29 PM

Pertanyaan tentang tokol, selanjutnya di forum aja ya.


Kalau mengenai permasalahannya. Pasti ada install plugin yang tidak diajarkan di
tutorial. Betul atau salah? Kalau betul ya, di nonaktifkan manual pluginnya.

Balas

PRO LAPAK says:

23 November, 2015 at 10:01 PM

Wah mantep sharingnya gan.

Bagi yang belum bisa beli theme di themeforest, cukup, gunain cara ini udah oke. Cara
kerjanya mudah, dan tentunya bisa mendongkrak penjualan nantinya.

Balas

Ridlo says:

19 November, 2015 at 3:09 PM

Mau tanya gan, untuk menghilangkan shop, default sorting, dan showing all result
bagaimana? dan bagaimana membuat tampilan katalog web di hp menjadi 4 kolom tidak
hanya satu. Owiya wp-content itu letaknya dimana ya? terimakasih sebelumnya untuk
ilmunya

Balas
o

Juan feju says:

19 November, 2015 at 4:44 PM

Pertanyaan berikutnya diajukan di forum ya.


Mengenai pertanyaan pertama jawabannya ada di tutorial bengkel tokol.
Kalau mengenai di HP jadi 4 kolom apa tidak kekecilan fotonya? Di luar dari itu,
desain dari themenya sudah seperti itu.

Balas

Dadang says:

19 November, 2015 at 12:09 PM

mantap pak tutornya cuma sy bingung heheheh pak mau tanya kalau dibuatin toko
online siap pakai biayanya kena berapa pak mohon infonya.. (tdnya mau coba yg
gratisan dulu maklum pemula pak) mohon info ke email jaya_maharaja@yahoo.co.id

Balas

Abdi says:
9 November, 2015 at 12:01 PM

Cara agar penggunanya punya foto profil sendiri bagaimana ya? Mohon dibantu.

Balas

Juan feju says:

9 November, 2015 at 5:05 PM

Mereka harus menggunakan gravatar. Browse aja di Google. Kunjungi forum yah,
buat diskusi tokol.

Balas

Dewa Zildjian says:

7 Juli, 2016 at 10:57 AM

Kalau user mau ada avatarnya mereka harus daftar di sini https://en.gravatar.com/
karena avatar WP terintegrasi disana berdasarkan email. CMIIW

Balas

quraisy says:

9 November, 2015 at 9:06 AM

Halo Bang Juan,

Kenalkan saya quraisy, newbie dalam hal website.dengan mebaca tutorial ini saya jadi
makin tertarik untuk belajar membuat website jualan agar bisa bantu2 tetangga
melariskan dagangannya:)sy juga sdh langganan di fcomet sesuai arahan Bang Juan.

Dari tahap awal sampe akhir udah saya praktekan dan alhamdulillah udah 3x delete
wordpress nya..hehhehe hal ini karna keterbatasan pengetahuan sy dalam pembuatan
website dan juga banyak menu yang berubah sehingga menambah penderitaan sy dalam
belajar.sebenarnya yg ke3 itu udah jadi hanya ada beberapa kekurangan saja namun
sdh terlanjur delete., akhirnya saya coba pake theme avada (kata teman2 itu bagus)
justru malah makin bingung hehehe delete 1x lagi.kesimpulan saya pakai virtue lebih
baik karena Bang Juan kasi tutorialnya lengkap.

Saya mau buat lagi pake theme virtue, kali ini yang terakhir.hehehe bagus2 gak bagus
tetap berkibar.

Pertanyaan saya, apakah dengan theme virtue premium akan memudahkan costumize utk
newbie?

Terima kasih atas ilmu yang berharga ini, semoga tuhan membalasnya dengan kebaikan
yang berlipat2.

Salam
Quraisy
Mataram, NTB

Balas
o

Juan feju says:

9 November, 2015 at 4:55 PM

Hai Quraisy, salam kenal.


O itu Quraisy yah yang pesan hostingya sebulan, kenapa cuma sebulan? :P
Avada itu memang baugs tampilannya. Tapi memakan resource yang sangat
besar. Sebaiknya tidak digunakan kalau masih di shared hosting. Soalnya saya
sudah pernah pakai juga. Kurang cocok.
Kalau dah pernah lihat theme optionnya avada, theme optionnya Virtue sih simple
:).

Visit forum yah, buat diskusi tokol.

Balas

quraisy says:

10 November, 2015 at 2:26 PM

hi Bang Juan,

iya sebulan dulu nyoba, ntar baru sambung stahun hehehe.

iya virtue serasa lebih simple, mungking karna tutorialnya yang


mantab.jadi terasa mudah..oh yaa next week mau coba vertui
premiumbiar masih gaptek lanjut terus.mohon bimbingannya ya bang
Juansy bisa emailkan kalau ada kesulitan?
terima kasih
salam
Q

Balas

Juan feju says:

10 November, 2015 at 2:53 PM

Bisa, tapi lebih bagus kalau di forum.

Indrawati says:

3 November, 2015 at 3:48 PM

Bagus yah tutorialnya menarik dan sangat membantu <3

Balas

Nurman says:
2 November, 2015 at 10:29 AM

Maaf Pak,saya nubie nih mau numpang tanya


Kenapa menu di mobile navigation, pas ane klik, langsung ketutup ya? Gak mau kebuka
lama?

web nya http://habbaco99.co.id/store

Balas

Juan feju says:

2 November, 2015 at 11:01 AM

Tidak bisa kebuka storenya nih.


Pertanyaan berikutnya diajukan di forum aja ya.

Update:
Eh dah terbuka nih.
Seharusnya sih navigasinya tidak seperti itu. Mungkin bentrok dengan plugin lain.
Coba matikan plugin-plugin lain selain woocommerce dan lihat hasilnya.

Balas

Roy says:

1 November, 2015 at 11:11 PM


maaf, bang. Kok pas mau install plugin jetpacknya error ya?
Downloading install package from
http://downloads.wordpress.org/plugin/jetpack.3.7.2.zip

Download failed. There are no HTTP transports available which can complete the
requested request.
mohon diberi pencerahannya :)

Balas

Juan feju says:

2 November, 2015 at 12:18 AM

Nanyanya berikut di forum aja ya.


Ini sih kemungkinan kaitan dengan servernya. Hosting di mana?

Balas

anjun says:

31 Oktober, 2015 at 12:54 AM

tutorialnya lengkap bin detail kak ^_^ mantap, salam kenal

Balas

arika says:

29 Oktober, 2015 at 5:25 PM

salam kenal om, plugin Codestyling Localization kok udah ga ada lagi ya..ada alternatif
pilihan lainnyaga ya om

Balas

Juan feju says:

29 Oktober, 2015 at 8:13 PM

OoPlugin Codestyling Localization telah ditarik dari peredaran. Sebagai


gantinya gunakan free software poedit untuk lakukan penerjemahan.

Silahkan baca update-an dari tutorial ini di: Tokol WordPress Langkah 15
(Update): Membuat Terjemahan dengan Software Poedit

Balas

arika says:
8 November, 2015 at 3:04 PM

udah bisa om, makasih banyak, saya pakai loco translate, agak pusing
ubah-ubah file .po dan .po, sekarang hasilnya dah oke buat web saya yang
lain

kamsia

Balas

Juan feju says:

8 November, 2015 at 3:28 PM

Kamsia kembali :)

WallStickerMurah says:

26 Oktober, 2015 at 9:00 PM

Mas, saya cuma ingin mengubah beberapa kata dari woocommerce. seperti add to cart
dan checkout. Apakah ada cara yang lebih mudah untuk ini? saya bisa mengubahnya tapi
hanya sebatas add to cart.

btw, thanks artikelnya.

Balas
o

Juan feju says:

27 Oktober, 2015 at 6:39 AM

Paling ubah filenya. Tapi saya tidak tahu yang mana tepatnya.

Balas

Vito says:

22 Oktober, 2015 at 11:26 PM

Bang Juan pakai wordpress versi brpa ? Woocomerce versi brpa ? sama tema virtue versi
brpa ? soala kadang saya install suka gak kompetibel kalo versi masing2 gak cocok,
sama minta link demo toko online Bang Juan yang udh jadi.

Sebelumnya terima kasih banyak

Balas

Juan feju says:


23 Oktober, 2015 at 12:24 AM

Tanyanya di forum aja ya

Balas

Vito says:

23 Oktober, 2015 at 5:21 PM

Gak bisa register, gagal terus

Balas

Juan feju says:

23 Oktober, 2015 at 5:24 PM

Register apa bro, forum? Passwordnya harusnya mengandung


kombinasi huruf besar, huruf kecil, numeric, dan simbol contoh:
AbCd123*


Vito says:

23 Oktober, 2015 at 6:26 PM

Sudah berhasil tapi email aktivasia tidak ada di email sya bang
juan

Juan feju says:

23 Oktober, 2015 at 7:38 PM

Folder spam dah ditilik?

ara says:

22 Oktober, 2015 at 8:59 PM

page web nya maksudnya pak

Balas

ara says:
22 Oktober, 2015 at 8:58 PM

pak juan saya mau bertanyaknapa foto produk saya tidak tampil di page
wenya..padahal di dalam media wp dan setingan produk nya baik baik saja tampilannya
pak .. tolong di bantu

Balas

Juan feju says:

23 Oktober, 2015 at 12:26 AM

Tanyanya di forum aja ya.


Btw, apakah sudah di setting agar laman depan toko menampilkan laman
toko/shop
Setting > readings > static page.

Balas

ara says:

21 Oktober, 2015 at 3:34 AM

nah saat saya delete user yg pending di dasbord wp nya, malah ada email notifikasi
masuk seperti ini You have been denied access to NAMA DOMAIN SAYA

Balas

ara says:

21 Oktober, 2015 at 3:28 AM

udah pak juan ..saya sudah lakukan semua langkah..sampai2 saya ulang buat shonya dari
awal..tetap tidak terkirim email aktivasi nya gan..

Balas

Juan feju says:

21 Oktober, 2015 at 5:25 AM

Dah cek folder spam?

Balas

ara says:

20 Oktober, 2015 at 2:25 PM


pak juan saya mau tanyaknapa saat registrasi hosting tidak otomatis mengirim email ke
si pendaftar baru untuk konfirmasi emalnya.. ????

Balas

Juan feju says:

20 Oktober, 2015 at 3:09 PM

Registrasi hosting? Registrai akun kali?


Hostingnya pakai apa?

Balas

ara says:

20 Oktober, 2015 at 11:58 PM

pake IDwebhost gan.email konfirmasi registrasi akun ti terkirim ke user


yg register gan

Balas


Juan feju says:

21 Oktober, 2015 at 1:45 AM

Langkah 8 (update), tahap 5 dah dijalankan?

alvaro says:

20 Oktober, 2015 at 12:56 AM

Mas Juan, saya sedang install WP dengan ikuti tutorial yang diberikan.
Tetapi pada saat saya mau menyambungkan jetpack muncul error jetpack_id.
Bagaimana cara mengatasinya? versi WP 4.3 jetpact 3.7.

Balas

Juan feju says:

20 Oktober, 2015 at 4:28 AM

Screenshot?

Balas

Benediktus Bayu says:

10 Oktober, 2015 at 8:38 PM

Pak, saya sudah mengatur sesuai dengan keterangan diatas, tetapi kenapa produk saya
masih tidak bisa rapi ya. Saya juga pakai tema virtue.

http://www.abarsa.com

Balas

Juan feju says:

10 Oktober, 2015 at 9:04 PM

Pertanyaannya diajukan di forum saja ya.

Balas

agus santoso says:

3 Oktober, 2015 at 8:58 PM


Terimakasih Pak Juan! sebagai pemula saya banyak mengambil manfaat dari artikel yang
bapak tulis.
Saya mau tanya? kenapa widget kategori saya tidak tampil di halaman depan (shop).
widget kategori baru muncul saat saya sudah klik produknya.
Mohon solusi. Trims

Balas

dutakacamata.com says:

2 Oktober, 2015 at 6:37 PM

Nice info gan,mohon ijin menyimak. Salam hangat dari kami

Balas

ardi says:

26 September, 2015 at 12:53 AM

wah beruntung bisa terdampar disini, terima kasih bang untuk panduanya, sangat
bermanfaat.
sukses terus bang juan and DUS :)

Balas
o

Juan feju says:

26 September, 2015 at 2:21 AM

Selamat terdampar :)

Balas

kasamago says:

18 September, 2015 at 6:39 PM

mantab, tetap harus pake yg premium ><

Balas

natalia says:

18 September, 2015 at 12:23 AM


Saya baru saja membuat website, dengan theme dari elleghants. Saya lagi membuat
kategori dari produk saya, tetapi kategori yang saya buat, kok tidak bisa muncul di header
halaman depan ya? Bagaimana untuk memunculkannya? Tks.

Balas

Juan feju says:

18 September, 2015 at 1:55 AM

Untuk pertanyaan seputar toko online, diajukan di forum dUSyah :)


Kategori tidak muncul hmm mau munculnya di mana? Di menu kah, di sidebar
kah?
Kl di menu, ya.. buat dulu menunya kalau di sidebar, pasanglah widget untuk
tampilkan kategori.

Balas

natalia says:

18 September, 2015 at 6:01 AM

Okmaksud saya di sidebar nya.. Tks info nya..

Balas

Mei says:

15 September, 2015 at 8:43 PM

malam pak, sy sudah sign up tp knp tidak bisa masuk ke forum ya?

Balas

Juan feju says:

15 September, 2015 at 10:13 PM

Apakah sudah mengaktifkan akun? Ada email konfirmasi yang dikirim ke email.
Silahkan cek juga ke spam folder, mungkin nyasar ke sana.

Balas

Mei says:

16 September, 2015 at 4:53 AM


sudah di konfirmasi pak, tapi pas mau log in di forum katanya email not
found , tidak teregistrasi mksdnya.

Balas

Juan feju says:

16 September, 2015 at 5:45 AM

Saya sudah coba buatkan satu akun lagi, silahkan dikonfirm.


Detilnya username dan passwordnya sudah saya kirimkan via
email Mei.

Mei says:

15 September, 2015 at 8:28 AM

Pak, gimana mengganti tulisan tombol ADD TO CART ke tulisan BELI. Apakah
menggunakan aplikasi translation saja sdh bisa? mohon pencerahannya. Sebelumnya
thanks ya Pak.

Balas

o
Juan feju says:

15 September, 2015 at 8:59 AM

Nah, silahkan nanyanya di forum dUS yaa :D Nanti saya jawab dua pertanyaan
Mei di situ

Balas

Mei says:

15 September, 2015 at 8:26 PM

malam pak, saya uda coba sign in ke DUS tp kok rasanya ribet ya utk sign
up. terutama memasukkan password yg hrs contain required characters.
Bbrp kali ditolak

Balas

Juan feju says:

15 September, 2015 at 10:11 PM

Hehe:) passwordnya memang harus mengandung huruf kecil &


besar, angka, dan simbol, contoh: aA123!. Tapi ini contoh saja ya.
Memang harus begini, kalau tidak password akan mudah dicrack
oleh hacker. Teknologi komputer makin powerful dan canggih,
password biasa mudah sekali dicuri.

Arman says:

15 September, 2015 at 12:54 AM

Butuh e-booknya, kira2 ada gak yh?

Balas

Juan feju says:

15 September, 2015 at 1:30 AM

Tidak ada :)

Balas

nandar says:

13 September, 2015 at 6:21 AM

Pak saya install plugin muncul the uploaded file exceeds the upload_max_filesize
directive in php.ini gmn solusinya
Balas

Juan feju says:

13 September, 2015 at 3:48 PM

Pakai XAMPP ya?

Balas

aji says:

12 September, 2015 at 8:26 PM

mas mau minta tolong dong, saya pusing sekali. kenapa shop page saya tidak ada yah?

Balas

Juan feju says:

12 September, 2015 at 8:45 PM


Kalau ada pertanyaan diajukan di forum dUS saja, yah :). Kemudian apakah pada
settings > reading sudah dipilih static page: Shop?

Balas

al says:

3 September, 2015 at 11:47 PM

malem admin,
saya mau tya nich permasalahan sma spt amalia, kenapa punya saya jadi ada sidebar 1
ya?
jika saya praktekan langkah 9 instal plugin sidebar login dan instal theme my login di
sidebar loginnya ada 2-3.
ini screensotnya :
pada saat belum logut normal namun setelah logout loginnya ada 2-3.
https://www.dropbox.com/s/9dyjcqalxlkqsw7/sebelum%20logout.doc?dl=0

Balas

Juan feju says:

4 September, 2015 at 12:00 AM

Hai Al, saya sudah lihat gambarnya dan saya memiliki beberapa dugaan dan
pertanyaan. Akan tetapi saya memiliki satu permintaan sebelum menjawabnya,
pertanyaannya diajukan lagi di Forum dUS ya.
Register dulu, buaat passwordnya pakai huruf besar dan kecil, angka dan simbol,
kemudian posting pertanyaannya di forum Toko Online. Kita bercakap di sana.
Balas

zoiijared says:

31 Agustus, 2015 at 5:10 PM

dibandingkan sama prestashop jauh lebih mudah wordpress y mas

Balas

Juan feju says:

31 Agustus, 2015 at 5:53 PM

Yup, kalau dari pengalaman sih, lebih mudah WordPress WooCommerce

Balas

anton says:

29 Agustus, 2015 at 12:42 PM


saya mengharapkan bantuannya pak juan, saya sudah instal semua sesuai prosedur dan
step by step dr pak juan,akan tetapi pas mau cek out setelah mengisi semua alamat dll nya
procces cek out malah muncul tulisan begini pakInvalid shipping method. kira kira
apanya yah pak, mohon pencerahananya, jika tdk keberatan coba bapak kunjungi situs
saya http://www.toserba.top lalu melakukan pembelian, komentarnya mohon dikirim
keemail saya, maturnuwun pak, ditunggu pencerahannya,,

Balas

Juan feju says:

31 Agustus, 2015 at 5:40 AM

Pakai plugin apa? Oh, ya kalau ada kesulitan lagi, pasang di forum dUS saja ya.
Saya sudah buatkan untuk menampung pertanyaan-pertanyaan.

Balas

faisal says:

28 Agustus, 2015 at 4:13 PM

sore pak, mau tanya. setelah add new produk trus di view kok tampilan nya jadi gede
(fullwidth) dan right-sidebar nya malah kebawah bukan disamping. dan tidak ada add to
cart nya
Mohon pencerahan nya, trims

Balas
o

Juan feju says:

31 Agustus, 2015 at 5:34 AM

Hmm.. perlu kasih screenshot biar jelas maksudnya. Oh ya saya sudah buatkan
forum di http://dapur-uang.com/forum kalau mau perjelas pertanyaannya bisa ke
sana ya.

Balas

jie says:

28 Agustus, 2015 at 11:28 AM

saya coba kenapa gk ada verifikasi untuk password ke email yah


bisa tolong di jelaskan kenapa ??

Balas

Juan feju says:

28 Agustus, 2015 at 4:40 PM


Apakah masuk ke spam folder?

Balas

dana says:

25 Agustus, 2015 at 10:41 AM

mas salam kenal saya mau nanya bagaimana membuat 2 variasi harga dengan plugin saya
kurang faham,tolong lihat web saya dan tolong beri saran apa yg kurang
tengkyu before

Balas

Juan feju says:

25 Agustus, 2015 at 11:53 AM

2 variasi harga: ecer dan grosir?

Balas

akbary says:

24 Agustus, 2015 at 3:31 PM

met sore bang juan yg ganteng. sy coba ikuti tutor Langkah 14: Membuat Menu, sy sdh
ikuti smua langkahnya. hasilnya pada menu topbar muncul menu my account 2X. gmn
cara agar bs sama sperti contohnya bang juan. dan di tahap Membuat menu akun khusus
untuk Theme My Login, sy binggung di Tahap 1 Buat menu akun
Jika menu akun belum ada, buatlah satu (jika sebelumnya sudah ada kosongkan menu
tersebut).
maksud dari jika sebelumnya sudah ada kosongkan menu tersebut? sy sdh berusaha
lakukan tuk kosongkan ternyata tidak berhasil bang. terima kasih atas ilmunya.
sukses selalu tuk dapur-uang.com

Balas

Juan feju says:

31 Agustus, 2015 at 5:12 AM

Hai Akbary, maaf saya lama menjawabnya. Karena saya sedang mengerjakan
proyek dan juga mempersiapkan sebuah forum, agar pertanyaan-pertanyaan
semacam ini dapat lebih teroganisir.

Jawaban dari pertanyaannya dapat di lihat di forum WooCommerce


Silahkan registrasi jika ingin reply mengajukan pertanyaan baru.
Semoga saya dan teman-teman yang lain dapat bantu menjawab dan belajar dari
pertanyaan yang sama.

Balas

awan says:

22 Agustus, 2015 at 5:04 PM

Halo Pak Juan,


Saya sudah memakai plugin Theme My Login dan sudah mengikuti aturan yang pak juan
jelaskan, tapi sekarang malah tidak bisa logout

URL di Browser : http://doldolan.com/logout/?_wpnonce=f1823f8***

Tampilan web:
404 Not Found
The requested URL /logout/ was not found on this server.
Apache Server at doldolan.com Port 80

kemudian jika saya login ke dashboard/wp-admin muncul seperti ini?

URL di Browser : http://doldolan.com/login-


2/?redirect_to=http%3A%2F%2Fdoldolan.com%2Fwp-admin%2F&reauth=1

Tampilan web

404 Not Found

Not Found
The requested URL /login-2/ was not found on this server.
Apache Server at doldolan.com Port 80

Saya memakai theme virtue


Apakah ada yang salah? saya Mohon bantuan dan pencaerahannya Pak

Terimakasih

Balas

Juan feju says:

23 Agustus, 2015 at 8:34 PM


Hostingnya pakai apa?

Balas

riswantio says:

22 Agustus, 2015 at 6:01 AM

gan ane kan udah bikin sub menu. trus ane bikin product tapi kok product nya malah
muncul di shop, ane maunya muncul di sub menu shop nya, cara nya gimana ya?

Balas

Juan feju says:

22 Agustus, 2015 at 2:14 PM

Setiap product yang dibuat, pasti muncul di shop. Kalau dari gambar, seperti
Risawanto ingin memasukan kategori clothing di bawah menu shopping.
Kalau begitu pada saat pembuatan menu, buat item menu dari kategori barang dan
posisikan di bawah item menu shopping

Balas

andri says:

20 Agustus, 2015 at 9:50 AM

juan ..
untuk setting product nya bagaimana apa bisa di jelaskan .juga selain cara setting
wooCommerce

dimana besa dapat buku tutorial lengkap woocommerce

thanks juan

Balas

Juan feju says:

20 Agustus, 2015 at 7:24 PM

Hai Andri, untuk setting product dasarnya sudah ada di tutorial online ini, ikuti
saja langkah-langkahnya tutorial ini (di sidebar). Untuk buku besarnya tidak ada.
Semoga itu menjawab pertanyaannya.

Balas

yendi says:

20 Agustus, 2015 at 7:58 AM

ijin di sedot artikelnya ya OM Dapur Uang.com


untuk bahan presentasi

thaks

Balas

D'Zulva says:

18 Agustus, 2015 at 1:04 PM

Hai Pak Juan.


Terima kasih, berkat anda kami sekarang Merdeka punya toko online buatan sendiri.

Yang belum ketemu solusi ini pak:


1.Cara memasang iklan affiliasi di halaman tersendiri ( misal halaman: Tiket Bus )
dengan adit CSS dan JS.
Butuh petunjuk detail pak soalnya bener bener awam.
Berikut screnshoot petunjuk dari sananya:
http://prntscr.com/85x3no
Url tokol: http://store.altiket.com

2.Cara mengganti Plugins Woocomerce ke versi yang lebih rendah agar data dan setting
tidak berubah, soalnya beberapa plug in yang terpasang ternyata tidak support dengan
versi woocomerce terbaru
Terima kasih Pak Juan
DZulva

Balas

Juan feju says:

19 Agustus, 2015 at 2:31 PM

Saya jawab yang no.2 dulu ya. Setahu saya untuk downgrade, delete pluginnya
lalu install versi sebelumnya. Filenya bisa ditemukan di
https://wordpress.org/plugins/woocommerce/developers/. Harap di backup dulu
databasenya sebelum plugin didelete. Biasanya sih data di database yang
berkaitan dengan suatu plugin tidak terhapus (tapi jaga-jaga saja).

Balas

Juan feju says:

20 Agustus, 2015 at 5:56 AM

Untuk jawaban no.1 kalau menggunakan tema Virtue. Edit file head.php
(sebaiknya gunakan tema anak).
Kemudian kopas kode affiliate diantara head dan /head (gambar) tepat di bawah
head dari file head.php.
Lalu kopas div id=agent_booking div ke tempat yang diinginkan. Masalahnya
karena saya tidak tahu DZulva mau taruh dimana, saya tidak bisa suggest file apa
yang harus di edit.
Kemudian kopas script paling akhir (di gambar) ke sebelum /body di file base.php
(sebaiknya gunakan tema anak)
Sorry agak susah nulis kode di komen ini.

Balas

Muh. Arkan Musyabbir says:

18 Agustus, 2015 at 1:37 AM

Permisi mas Juan, sya sudah ikuti langkah2 diatas, sdah regen. thumbnail juga, tp kok
tampilan produk sya masih belum rapih? mohon bantuannya mas :)

Balas

Juan feju says:

18 Agustus, 2015 at 2:26 AM

Gampang tinggal dirapihin aja. Buahaha.


Maksudnya, tidak rapih bagaimana?

Balas

Febrian Ammar says:

17 Agustus, 2015 at 10:11 PM

Selamat malam pak Juan, saya ada sedikit bingung dibagian ini, mengapa ketika saya
akses /wp-admin alamat saya tidak menuju ke bagian login wordpress, padahal saya
sudah install.

Balas

Juan feju says:

18 Agustus, 2015 at 12:27 AM

URL lengkapnya apa?

Balas

Bomas says:

17 Agustus, 2015 at 12:44 PM

sudah diletakan di /languages/woocommerce tapi tetap tidak dibaca yah ?

Balas
o

Juan feju says:

17 Agustus, 2015 at 1:43 PM

Sudah ubah Site Language menjadi bahasa Indonesia? Settings > General.

Balas

Khalid Nurhidayat says:

14 Agustus, 2015 at 5:22 PM

Maaf gan, Sampai sejauh ini saya bisa mengerti kalimat dari artikel-artikel sebelumnya.
Tapi ada Kalimat yang gak bisa aku ngerti maksutnya :

Jika menu akun belum ada, buatlah satu (jika sebelumnya sudah ada kosongkan menu
tersebut).

Kodisi Menu Acount saya sudah ada.


yang saya tanyakan Kosongkan menu tersebut itu bagaimana?? My Menu yang ada
di dalam Menu Acount di delete ya?

Balas
o

Juan feju says:

14 Agustus, 2015 at 6:20 PM

Untuk bagian itu kan diperlukan menu kosong. Jadi Andai menu yang ingin Anda
gunakan sudah ada itemnya, diremove.

Balas

Anonim says:

21 Agustus, 2015 at 3:32 PM

Pertanyaan yg sama dengan yg diatas


klo di klik menu My Account yg diatas kok ada kesalahan Object Not
Found!
Ada kurang apa ya, Pake Theme My Login

Balas

riswantio says:
22 Agustus, 2015 at 6:05 AM

mau nya disini http://prntscr.com/87f2jc, bukan disini


http://prntscr.com/87f2xg

akbary says:

28 Agustus, 2015 at 8:59 PM

met sukses bang. untuk tahap itu sdh sy lakukan, tapi topbar account
nya mala ilang.
mohon intruksinya bang.

Balas

akbary says:

14 Agustus, 2015 at 8:12 AM

selamat pagi baaaang.. salam kenal sy akbary nubi tokol.. sy mau tanya, klo sdh
pake plugin Theme My Login apa masih perlu pake plugin Register Plus Redux? satu lagi
plugin security apa yg tepat untuk tokol dgn theme virtue n woocommerce?
terima kasih banyak bang atas infonya
sukes selalu n berlimpah rezeki krn bang doan juan selalu berikan ilmu dgn cuma cuma.

Balas
o

Juan feju says:

14 Agustus, 2015 at 11:30 AM

Hai Akbary, nice to meet you. Jawabannya Tidak perlu. Theme My Login
digunakan untuk menggantikan Register Plus Redux. Untuk plugin security saya
belum bisa menyarankan. Tapi sebaiknya pakailah yang memiliki versi
berbayarnya. Sebab biasanya kalau developeryang komersil dan memiliki
pemasukan, ia memiliki power untuk terus memelihara dan mengembangkan
pluginnya.

Balas

akbary says:

22 Agustus, 2015 at 4:59 PM

sore bang Juan. sy bermasalah dalam menyetting laman / menu tuk log
in/daftar user/customer nih, mohon pecerahannya. atau adakah tutom tokol
yg sdh versi update wordpress jg woocommernya.
thanks bang tas jawaban serta ilmunya.

Balas

Juan feju says:

23 Agustus, 2015 at 8:34 PM

Hai Akbary, apa yang mau dicerahkan, permasalahannya tidak


dijabarkan. Tutorialnya yang ada saat ini, cuma ini.

akbary says:

13 Agustus, 2015 at 11:20 PM

thanks berat berat brooo. sukses selalu .. gw angkat topi n acung jempol 4 buat eloo
Tutorial bermanfaat banget, dengan kasih tanpa syarat(cuma cuma)
Rezeki n ilmu eloooo pasti bertambah daaaaah

Balas

abel says:

12 Agustus, 2015 at 11:08 AM


maksud saya untuk setting agar tampilanya grid seperti contoh dimana (di theme options)
atau di plugin, saya baru saja instal theme virtue dan saya coba pos beberapa tampilanya
gk grid, tapilan blog biasa

Balas

Juan feju says:

12 Agustus, 2015 at 11:58 AM

O, belum baca keseluruhan tutorialnya berarti. Singkatnya: Lihat langkah 7

Balas

abel says:

12 Agustus, 2015 at 4:08 PM

iya mas, belum di baca sampe mentok he he he ane pelajari dulu


semua, nanti kl tersesat lagi jangan bosan tunjukin arah ya mas juan :)

Balas


Juan feju says:

12 Agustus, 2015 at 6:35 PM

Brebes :)

abel says:

11 Agustus, 2015 at 2:42 PM

Mas juan untuk nampilin postingan model grid/kotak2 gmn nya.. apa tersedia di versi
free nya

Balas

Juan feju says:

11 Agustus, 2015 at 3:50 PM

Di contoh kan dah versi grid? Atau maksudnya bagaimana?

Balas


abel says:

12 Agustus, 2015 at 11:06 AM

maksud saya untuk setting agar tampilanya grid seperti contoh dimana (di
theme options) atau di plugin, saya baru saja instal theme virtue dan saya
coba pos beberapa tampilanya gk grid, tapilan blog biasa

Balas

ligenwebhosting says:

11 Agustus, 2015 at 11:04 AM

lebih bagusan opencart untuk tampilan, kami sering pakek opencart sama zencart

Balas

Sicoco says:

8 Agustus, 2015 at 9:41 AM

Makasih mas atas tutorialnya yang panjang dan cukup jelas.

Balas

Awanto says:

6 Agustus, 2015 at 4:24 PM

Sesudah mengaktifkan Maintenace mode kok saya ngga bisa masuk ke website nya
Langsung masuk ke laman Maintenance Mode, tidak ke menu Log In
Mohon pencerahan nya

Balas

Juan feju says:

6 Agustus, 2015 at 6:06 PM

Setelah Maintenance Mode aktif, memang semua user yang tidak login akan
ditampilkan laman itu. Kalau mau login, silahkan gunakan URL
http://www.namadomain.com/wp-admin, baru bisa masuk ke Dashboard.

Balas

Awanto says:
6 Agustus, 2015 at 2:40 PM

Klik Jetpck > Setting

Custom CSS nya bisa diaktifkan


tapi 2. Photon
3. Protect
4.WordPress.com Stats
ngga aktif (kayak di disable gitu) jadi ngga bisa di aktifkan
Saya pake Xampp 5.6.11 dan WP 4.2.3
Makasih

Balas

Juan feju says:

6 Agustus, 2015 at 6:04 PM

Iya, kalau pakai XAMPP memang begitu. Penyebab pastinya saya kurang tahu.
Akan tetapi kalau praktik langsung di hosting, ketiganya akan aktif.
Nanti email juga tidak akan bisa, karena di XAMPP harus instal email server.

Balas

Anthony says:

4 Agustus, 2015 at 2:32 PM

hallo pak juan, terimakasih atas tutorial yang anda berikan, itu sangat membantu saya.
saya mau tanya pada saat saya test untuk register di online shop yang saya buat, kenapa
saya tidak dapet email konfirmasi dari web olshop yang saya buat sendiri, apakah ada
yang perlu disetting lagi? dan kalo boleh tau dimananya. mohon pencerahannya.
terimakasih

Balas

Juan feju says:

4 Agustus, 2015 at 4:56 PM

Hai, Anthony untuk hal ini saya perlu bertanya beberapa hal:
1. Dimanakah instalasi tokol di lakukan, shared hosting atau localhost (di
komputer)?
2. Langkah-langkah mana saja yang sudah dilakukan berkaitan dengan registrasi.
(Kadang orang melompati tutorial)
3. Apakah sudah di cek di folder spam dari email yang bersangkutan?

Balas

slamet says:

4 Agustus, 2015 at 11:15 AM

tris infonya ini lagi perispan buat toko online

Balas

yansas says:

4 Agustus, 2015 at 7:48 AM

Mas Juan.. cara mengubah ukuran gambar yang di homepage nya gimana mas?

Balas

Juan feju says:

4 Agustus, 2015 at 1:47 PM

Gambar catalog image? Di settingan WooCommerce seperti yang disampaikan di


atas. Atau maksudnya gambar yang lain lagi?

Balas

alief says:

2 Agustus, 2015 at 2:26 PM


Salam kenal Pak Juan,
sebelumnya saya mengucapkan terimakasih atas tutorial dan pembelajarannya.
begini Pak Juan ada yang mau saya tanyakan terkait error yang muncul seperti ini pada
sisi bawah halaman utama blog
Fatal error: Allowed memory size of 41943040 bytes exhausted (tried to allocate 65552
bytes) in /home/prmgrcom/public_html/wp-includes/formatting.php on line 824
kesalahannya dimana ya Pak, dan solusinya bagaimana soalnya ketika memasang widged
sidebar login muncul keterangan error juga seperti itu yang hampir sama dengan
keterangan
Fatal error: Allowed memory size of 41943040 bytes exhausted (tried to allocate 12288
bytes) in /home/prmgrcom/public_html/wp-admin/includes/ajax-actions.php on line 750.
terimakasih sebelumnya.

Salam
Alief Rakhman

Balas

Juan feju says:

2 Agustus, 2015 at 4:44 PM

Sebenarnya itu karena kekuarangan memory. Maka di tengah eksekusi script jadi
terhenti. Solusinya bisa coba:

Di wp-config.php tambahkan:

define( WP_MEMORY_LIMIT, 64M );

Angka 64M bisa kalian ganti sesuai kebutuhan. Berapa angkanya bisa
diperkirakan dari pesan eror-nya.
contoh mentok memorynya 41.943.040 bytes. Bila 1 MB = 1.048.576 bytes, maka
41.943.040 bytes = 40 MB.
Sedangkan kekurangannya cukup kecil hanya beberapa KB. Jadi kalau limitnya
diangkat ke 64M seharusnya sudah mencukupi.
Biasanya angka untuk WP_MEMORY_LIMIT nya adalah kelipatan 8, 16, 32, 64,
128, 256, 512, dst.
Kalau tidak bisa juga, kemungkinan memang jatah memory dari hostingnya kecil.
Catatan memory tidak sama dengan kapasitas hosting.

Balas

zay malik says:

1 Agustus, 2015 at 6:35 AM

Permisi mas juan..


Numpang tnya nih ..
Buat nya lewat gadget bsa gk ?
Atw mesti pkai laptop ?
Terimakasih..

Balas

Juan feju says:

1 Agustus, 2015 at 4:10 PM

Hai Zay, maksudnya buat apanya?

Balas

sirad firdaus says:

27 Juli, 2015 at 9:33 PM

Klik Jetpack > Settings. Aktifkan modul plugin jetpack:

Custom CSS
Photon
Protect
WordPress.com Stats

Matikan yang lain.

Kenapa Hanya 4 dan Matikan yang lain??

Balas

Juan feju says:

27 Juli, 2015 at 11:19 PM

Alasannya, semakin banyak module yang diaktifkan, akan semakin menguras


resource. Efeknya kalau server gak kuat/ jatah resrouce sedikit, maka nanti suka
pelan. Jadi gunakan seperlunya saja.

Balas

Mei says:

22 Juli, 2015 at 5:35 PM

Pak Juan, terima kasih atas tutorialnya yg sangat bermanfaat ini untuk pemula yg baru
belajar membuat toko online. Saya telah mengikuti tutorial ini sampai tahap upload
produk. Pada featured produk bs muncul gbr. tapi pada galeri produknya knapa tdk bs
muncul gbr spt bapak bikin ya? trims sebelumnya

Balas

Juan feju says:

22 Juli, 2015 at 7:56 PM

Hai Mei, sebelumnya saya pastikan dulu, apakah gallery productnya sudah
terpasang/ sudah diset?

Balas

Febri Setiawan says:


21 Juli, 2015 at 1:03 PM

pak juan artikel ini dibuat pada 16 januari 2014, pada saat saya buat komen ini tanggal 21
juli 2015. yang ingin saya tanyakan apakah recomended dari pak juan masih sama ? atau
ada perubahan mengenai recomended hosting ? terima kasih

Balas

Juan feju says:

21 Juli, 2015 at 1:58 PM

Artikel ini sudah diupdate semenjak pertama kali dibuat.


Rekomendasi terkini, sebagaimana tercantum sekarang. Sebagai catatan, saya
hanya merekomen hosting yang pernah saya pakai.

Untuk toko online, no.1 saya rekomen hosting luar FastComet. Untuk
transparansi saya katakan di depan, saya dapat komisi kalau Febri pakai hosting di
sana. Tetapi terlepas dari itu, saya tetap rekomen FastComet, karena:

1. tokol WordPress butuh banyak plugin dan ini butuh resources yang agak
besar, agar tokol tidak jadi pelan. Kl Server lokal shared hosting, suka
gak kuat
2. Saya sendiri hosting di FastComet, server dan layanannya super cepat.
Tech support standby 24 Jam.
3. Tidak pakai kontrak, artinya kalau Febri tidak puas, bisa pergi, sisa uang
kembali. Kalau hosting lain, duit hangus.
4. Gratis domain seumur hidup, plus satu akun gratis berlaku 1 tahun
5. Kekurangannya bagian billing agak pelan, mungkin karena urusan duit.
Dan cuma ada Senin-Jumat

Tentu kalau pakai hosting luar, mesti punya kartu kredit/paypal dan bisa Inggris.
Kalau tidak punya, saya rekomen hosting lokal Rumahweb. Kalau ini saya tidak
dapat komisi apa-apa. Tapi dari pengalaman saya:

6. Tech supportnya bagus dan helpful. Namun salesnya gak tahu apa-apa
7. Servernya lumayan, tapi gak sebagus FastComet. Apakah kuat untuk
tokolhmm maybe yes, maybe no. Dibandingin dua hosting yang saya
gak rekomen di atas, ini sih lebih mending

Kesimpulan
Kalau mau yang lancar jaya dan cocok untuk tokol FastComet (Kasih saya
emailnya yah kalau pakai FastComet, buat urusan saya dengan admin)
Kalau yang lokal, pakai Rumahweb, tapi dengan catatan-catatan.
Kalau ingin coba hosting lain di luar dari 4 hosting yang pernah saya pakai,
silahkan cari info lagi.

Balas

Yan Sas says:

20 Juli, 2015 at 12:22 PM

Mas juan, kalau saya pake tema dari Yithemes.com yang versi free nya.. trus apakah
langkah selanjutnya sama dengan tutorialnya mas juan?

Balas

Juan feju says:

20 Juli, 2015 at 12:30 PM

Hai Yan, jawabannya tergantung. Apabila tutorialnya berkaitan dengan theme itu
sendiri, seperti pengaturan theme options, maka langkahnya akan berbeda. Di luar
dari itu, sama.
Balas

Febri Setiawan says:

17 Juli, 2015 at 5:30 PM

Pak juan, saya mau nanya ..


untuk membuat agar email verifikasinya bekerja caranya bagaimana ya?
saya sudah mencoba membuat akun di toko online saya, saya isikan username dan alamat
email. nah data yang saya input itu masuk ke bagian user di wordpress. tapi pada saat
saya cek e-mail tidak ada inbox untuk verifikasi mail nya pak .. itu gimana ya? mohon
dibantu ..

Balas

Juan feju says:

17 Juli, 2015 at 7:02 PM

Hai Febri, pertama, saya sudah membuat tutorial update-annya, jadi tidak lagi
menggunakan Register Plus Redux: http://dapur-uang.com/id/tutorial-toko-online-
wordpress-instal-theme-my-login/
Kedua, coba cek folder spamnya. Sebab email yang digenerate oleh WP biasanya
masuk ke sana. Kalau mau selalu masuk ke Inbox saya sudah buatkan tutorial
tambahannya: dapur-uang.com/id/cara-agar-email-tokol-tidak-masuk-folder-
spam/

Email verifikasi aktif saat pilihan: Verify all new users email addres, dicentang.

Balas

asta says:

12 Juli, 2015 at 4:48 AM

ningalin jejak dulu, soalnya saya masih mau kenalan dg wordpress untuk membangun
toko online, semoga berhasil, hehehe

Balas

Juan feju says:

16 Juli, 2015 at 2:21 PM

Semoga berhasil

Balas

asta says:

12 Juli, 2015 at 4:05 AM


ninggalin jejak.soalnya saya masih mau kenalan dengan wordpress untuk membangun
toko online semoga berhasilijin baca artikelnya, hehehe

Balas

Juan feju says:

12 Juli, 2015 at 4:37 AM

Silahkan mang Asta. Semoga cepat jadi tokolnya.

Balas

dehan says:

7 Juli, 2015 at 11:53 PM

Dear Pak Juan,

Mohon petunjuk cara merubah warna font harga pada plugin woocommerce-excelling
eCommerce agar tdk standart (hitam), misal di rubah menjadi warna yg mencolok
lainnya. thanks

Balas
o

Juan feju says:

8 Juli, 2015 at 8:56 AM

Apakah themenya menggunakan Virtue Theme?

Balas

dehan says:

8 Juli, 2015 at 11:23 PM

betul pak, theme pake virtue, karena memang sy merombak web sy ini
persis dg tutorial di web bapak mulai langkah awal hingga akhir..thanks

Balas

naufal says:

1 Juli, 2015 at 8:00 PM


Permisi Pak Guru..
Kenapa Tag Product yang saya inginkan dan regisnya itu gak ada di index suwun
nih web saya jualan-akun.tk

Balas

naufal says:

1 Juli, 2015 at 12:30 PM

mas saya mau nanya kok gak ada menu http://prntscr.com/7neum4

Balas

Juan Feju says:

1 Juli, 2015 at 6:25 PM

Menu letaknya di Appearance > Menu

Balas


naufal says:

1 Juli, 2015 at 8:01 PM

Mau tanya lagi nih.. Kan Saya Bikin Tag Product dengan nama Clash Of
Clans TAPI tidak Muncul.. monggo, kekurangan olshop saya apa ya..
mohon untuk di jawab semua thx.. jualan-akun.tk

Balas

Juan Feju says:

1 Juli, 2015 at 8:07 PM

Mmm.. mau munculnya dimana atau gak munculnya dimana?


Kekurangannya masih belum rapih, dan orang masih bisa bingung,
ini toko jualan apa.

naufal says:

1 Juli, 2015 at 8:49 PM

sepeerti akunsaya.com.. nah saya binggung juga.. cara biar product


itu biar bisa tertata rapi.. misal.. ada menu clash of
clans,pointblank,dll gitu.. biar enak .. tetapi halaman awal kayak
blog biasa maksih

Juan Feju says:

2 Juli, 2015 at 5:46 AM

Kalau mau seperti si akunsaya beli lah theme premium yang


memang memungkinkan tampilan seperti itu.
Kalau pakai theme gratisan yah. harus mau terima apa adanya.
Kecuali bisa pogram sendiri. :)

naufal says:

1 Juli, 2015 at 8:51 PM

saya juga mau konsultasi.. padahal gak ada tab tentang city..
kenapa jadi kek gini http://prntscr.com/7nj8mn

Juan Feju says:

2 Juli, 2015 at 5:43 AM

Hmmpakai plugin apa yang diluar dari rekomendasi tutorial?


Biasanya berkaitan dengan pengiriman.

naufal says:

2 Juli, 2015 at 8:14 AM

saya mengikuti tutorial anda.. makai jne

Juan Feju says:

2 Juli, 2015 at 9:52 AM

Pluign JNE dari agenwebsite?

naufal says:

2 Juli, 2015 at 6:34 PM

yak.

Juan Feju says:

2 Juli, 2015 at 6:43 PM

Hmm, pertama, kalau berdasarkan pengalaman dari pembaca


sebelumnya, karena dia pakai plugin di luar rekomendasi. Kedua,
kalau saya lihat berdasarkan gambar, itu tidak/belum pakai JNE
plugin agenwebsite, sebab tulisan metode pengirimannya masih
Free Shipping

Juan Feju says:

2 Juli, 2015 at 6:47 PM

Kalau plugin JNE-nya dipakai, seharusnya terlihat seperti ini.

naufal says:

2 Juli, 2015 at 8:12 PM

http://prntscr.com/7nxitv ni aku harus gimana


naufal says:

2 Juli, 2015 at 8:13 PM

http://prntscr.com/7nxjej ni aku harus gimana

Juan Feju says:

2 Juli, 2015 at 9:52 PM

1. centang enable shipping


2. Masuk ke JNE Shipping, aktifkan.

naufal says:

3 Juli, 2015 at 7:19 AM

malahan digituin ada tulisan chose another shipping


methode+reqrueid city ny

naufal says:

3 Juli, 2015 at 9:12 AM

mas kalo bisa ,, kalo bisa loh ya bisa benerin ga? yg msalah
plugin jne

Juan Feju says:

3 Juli, 2015 at 10:51 PM

Kirim email ke ekajuan@yahoo.co.id. Kasih username dan pass


admin, coba saya intip ke dalam.

naufal says:

3 Juli, 2015 at 9:16 AM

kn ini sudah checkout nah cara nya agar liat orderan customer gmn
http://prntscr.com/7o6xek

Juan Feju says:

3 Juli, 2015 at 10:50 PM

Kalau customer mau lihat orderannya bisa lihat di MyAccount-


nya.
Kalau si penjual mau lihat orderannya bisa lihat di WooCommerce
> Orders

Shiradjudin El Firdausi says:

1 Juli, 2015 at 8:14 AM

Mastah mohon pencerahannya, saya selalu mengalami Eror Not Found untuk instal
jetpack nya? Bagaimana Solusinya. Terimakasih

Balas

Juan Feju says:

1 Juli, 2015 at 6:29 PM


Hai, pastinya saya kurang tahu. Tetapi kalau dilihat di folder /public_html/
apabila terjadi error, biasanya akan tercipta file error.log. Coba dibaca
informasinya untuk petunjuk.

Balas

Hamzah Kurniawan says:

29 Juni, 2015 at 4:18 PM

Pak Juan yang baik, saya mau tanya nih?

Tahap 5 Mengatur jumlah produk per laman

Pak Juan yang baik, saya mau tanya nih?


saya tidak menemukan Appearance > Theme options > Shop Settings > Shop Archive
Page Settings

Mohon pencerahannya
Terima Kasih

Balas

Juan Feju says:

29 Juni, 2015 at 6:07 PM

Hai Hamzah, saya sudah update gambar artikelnya agar lebih jelas letak jumlah
produk per halaman di theme options dari tema Virtue.
Good luck dengan toko onlinenya.
Balas

Hamzah Kurniawan says:

30 Juni, 2015 at 9:02 AM

Terima Kasih Pak Juan, saya senang sekali dengan responnya yang cepat.
Saya tidak menggunakan virtue u/ temanya, apakah ada solusi untuk tema
yang saya gunakan (globe)

Balas

duduul says:

27 Juni, 2015 at 8:59 PM

waahh terimakasih mas.. sya udah sampe tahap dua, tapi masih tetep bingung buat
pengoperasian Blog sendiri.

Balas

Juan Feju says:


27 Juni, 2015 at 11:33 PM

Semangat, lanjutkan. Tutorialnya mudah kok, tinggal instal dan kopas. Apa yang
dibingungkan dengan pengoperasian blognya?

Balas

Febryan Ramadhan says:

24 Juni, 2015 at 2:38 PM

siang master, saat install jetpack selalu muncul Fatal error: Maximum execution time of
30 seconds exceeded in C:xampphtdocsmysiteswp-includesclass-http.php on line 1597
.Hasil googling disuruh ubah di php.ini, sudah saya rubah max_execution_time jadi lebih
lama tapi masih sama mohon pencerahannya. terima kasih

Balas

Juan Feju says:

24 Juni, 2015 at 2:44 PM

Halo Febryan, setahu saya juga ubah php.ini. Tapi saya sendiri gak pernah pakai
Xampp, jadi tidak bisa banyak membantu. Kalau gak mau utak-atik terlalu
banyak, bisa coba pakai WAMP.

Balas

Ardyan Satya says:

22 Juni, 2015 at 1:58 PM

Mas juan.. maaf nih kalau banyak tanya.. saya sedang membuat tampilan menu yang
berbeda pada 2 jenis pengunjung. Kasusnya seperti ini:
Saya buat tombol login | register di menu navigasi, yg hanya bisa dilihat oleh
pengunjung yg belum login atau belum registrasi. Nah setelah customer non-member
tersebut login/registrasi maka menu akun saya muncul dan login|register berubah jadi
logout. Saya sudah berhasil membuatnya tapi masalahnya custom menu pada widget
footer saya jadi malah jadi berantakan. Sepertinya ada yang salah dgn script yang saya
masukkan?

/* funtion beda menu */


function my_wp_nav_menu_args( $args = ) {

if( is_user_logged_in() ) {
$args[menu] = user;
} else {
$args[menu] = front;
}
return $args;
}
add_filter( wp_nav_menu_args, my_wp_nav_menu_args );
/*akhir fucntion */

Balas

Juan Feju says:


23 Juni, 2015 at 5:08 PM

Hai Ardyan, hasil seperti apa yang ingin Ardyan capai dengan menu di footer?

Balas

Ardyan Satya says:

24 Juni, 2015 at 5:15 AM

maunya widget di footer baik2 saja mas. Karena setiap kali script saya
masukkan widget custom menu di footer selalu berubah tampilan
menyerupai menu navigasi utama.

Gambar pertama itu menu ketika customer belum login/daftar


Gambar kedua menu yang tampil ketika customer sudah login/daftar

Untuk membuat itu saya harus masukkan script yg sudah saya sebutkan
sebelumnya ke dalam function.php tema. Namun apabila script itu
dimasukkan yang terjadi seperti

gambar ketiga widget custom menu di footer jadi aneh. sedangkan wktu
saya hapus scriptnya, widget custom menu kembali normal seperti gambar
terakhir dan Menu navigasi utama tampil namun tidak sempurna seperti
gambar 1 dan 2 tadi.

Saya menaruh script itu diawal baris function.php karena saya tidak tau
harus menaruh di baris ke berapa hehe ^^ mungkin mas juan tau dimana
seharusnya saya taruh script itu.

Oh ya kalau boleh saya ingin ijin cantumkan link yang memuat tutorial ini
mas supaya mas juan lebih mudah memahami trouble di web saya.

Terima kasih banyak sebelumnya. :)

Balas

Juan Feju says:

25 Juni, 2015 at 2:20 PM

Saya sebenarnya masih belum menangkap permasalahnya, namun


saya baru update artikel ini, mungkin isi dari bagian 2. Membuat
menu akun khusus untuk Theme My Login bisa membantu
masalah script.

Pada script yang saya buat, perubahan menu hanya terjadi untuk
suatu menu lokasi saja.
Jadi bila orang menggunakan menu yang sama untuk lokasi lain,
misal: footer, maka perubahan menu itu tidak terjadi.

Atau jika script tersebut tidak membantu. Mungkin Ardyan bisa


buat menu baru khusus untuk footer?

nana says:

10 Juni, 2015 at 10:35 PM

dapuruang josss

Balas

Bagus says:

8 Juni, 2015 at 1:02 PM

sebelumnya saya terima kasih sama om juan feju, udah buat tutorial yang sangat
bermanfaat.mau tanya nih om?, saya lagi coba buat dengan XAMPP/localhost pada di
langkah ke- 6 tahap 1 kenapa tidak bisa? muncul seperti ini :

Installing Theme: Virtue 2.4.8

Downloading install package from


https://downloads.wordpress.org/theme/virtue.2.4.8.zip

Fatal error: Maximum execution time of 30 seconds exceeded in


C:\xampp\htdocs\wordpress\wp-includes\class-http.php on line 1597

Balas

Juan feju says:

8 Juni, 2015 at 5:45 PM

Hai Bagus, saya tidak pernah pakai XAMPP, tapi masalah maximum execution
time itu biasanya diatur di file php.ini. Cari saja tulisan yang kurang lebih sama di
file php.ini nya, lalu naikkan angkanya.

Balas

suryadina says:

5 Juni, 2015 at 7:34 AM

mas. saya kok setelah upload produk gambar gambar yang saya upload tidak muncul ya.
jadi kalo kita buka halamannya gambarnya rusak begitu dan hanya menampilkan
alternatif text. terima kasih mas. mohon bantuannya

Balas

suryadina says:

5 Juni, 2015 at 7:50 AM

sudah ketemu mas. masalahnya ada di jetpack photon. begitu saya disable
gambarnya keluar dengan baik. hehe. mohon dicek juga mas. apa hanya saya aja
yang bermasalah dengan photon jetpack atau temen temen ada yang bermasalah
juga. terima kasih

Balas

Juan feju says:


5 Juni, 2015 at 8:03 AM

Hmmmenarik. Saya juga pakai Jetpack Photon untuk optimasi gambar,


tetapi gambarnya muncul.

Balas

erri says:

21 Agustus, 2015 at 8:56 AM

betul mas suryadina. :) wah makasih banget ni sy jg gambar dan


thumbnailnya kacau sebelumnya, tidak muncul. Setelah Photon nya di non
aktifkan, keluar semua deh gambar produknya mantap makasih mas
suryadina terlebih makasih banyak buat Mastah Juan Feju (y)

Balas

suryadina says:

5 Juni, 2015 at 7:17 AM

Terima kasih Mas. Tutorialnya sangat lengkap dan membantu sekali

Balas

suryadina says:

5 Juni, 2015 at 7:16 AM

Terima kasih mas. tutorialnya sangat lengkap dan membantu sekali buat saya

Balas

luhur says:

4 Juni, 2015 at 8:07 PM

mas artikelnya saya terapkan untuk belajar buat web jualan saya, cuman kok produk yang
sudah saya upload di woocomerce kok gak muncul di bagian kategori.
info. saya pakai theme virtue

Balas

Juan feju says:

4 Juni, 2015 at 9:27 PM


Apakah produknya sudah dimasukkan ke dalam kategori tertentu, pada saat
pembuatan?

Balas

Supriatningla says:

3 Juni, 2015 at 2:06 PM

Saya menjadi tertarik menggunakan wordpress untuk berjualan online. Sistemnya simpel
dan mudah dipahami. Kata temen yang jago digital marketing sih, dari sisi SEO juga
sangat friendly dengan google. Tapi saya juga baru dikenalkan dengan magento. Ternyata
menarik juga. Makasih share nya mas.

Balas

Juan feju says:

3 Juni, 2015 at 11:31 PM

Saya membuat tutorial ini sebenarnya untuk orang yang tidak terlalu jago IT dan
modal terbatas. Sebab kalau pakai sistem yang rumit, pasti habis waktu kalau
tidak habis uang. Sementara orang harus buru-buru jualan. Memang orang akan
menemui halangan-halangan berikutnya, seperti marketing. Tapi setidakny saya
bisa membuat mereka melewati halangan pertama dengan lebih mudah tanpa
terlalu banyak trial error.

Balas

ade says:

27 Mei, 2015 at 2:16 PM

mas juan toko online saya pakai thema avada dan add cart tidak sejajar karena nama
produk nya ada yang panjang bagaimana cara mengaturnya mas?di theme avada
terimakasih mohon bantuanya

Balas

Juan feju says:

27 Mei, 2015 at 3:13 PM

Wah, ini saya kurang tahu. Sebaiknya buka tiket support ke Avada langsung, agar
ditangani oleh mereka.

Balas

huda says:

26 Mei, 2015 at 6:21 PM


mas saya pernah nyobak pakek woocommerce tapi desain templatnya kok tetap saja
seperti wordpress pada umumnya padahal saya sudah instal tmplat toko online, ada video
tutorial tambahan gak ini mas

Balas

Juan feju says:

26 Mei, 2015 at 7:36 PM

1) Pakai template apa?


2) Maksudnya seperti WP pada umumnya apa?
3) Tidak ada video tutorial, sebab WP dan WooCommerce berubah terus. Kalau
saya buat, baru bentar dah obselete.

Balas

Tanto says:

26 Mei, 2015 at 1:22 PM

Dear Pak Juan,

Terima kasih untuk tutorialnya, apakah bisa hanya menggunakan fitur mulai checkout
saja ya pak? utk fitur product saya menggunakan template premium yg sudah saya beli
namun karena pembayaran hanya bisa dgn paypal, saya ingin mengganti dengan transfer
bank. Jika bisa bagaimana cara mengintegrasikan dengan daftar product yang sudah ada
ya pak? terimakasih

Balas

Tanto says:

26 Mei, 2015 at 1:20 PM

Dear Pak Juan,

Terima kasih atas tutorialnya, saya sedang bikin online shop dengan template premium
namun hanya support pembayaran melalui paypal. jika saya mau bikin halaman checkout
utk transfer bank dan email saja, bagaimana mengintegrasikan dengan daftar product
yang sudah ada ditemplate saat ini?

Balas

Juan feju says:

27 Mei, 2015 at 3:01 PM

Bukankah metode pembayaran dengan transfer bank sudah terintegrasi langsung


dari WooCommerce? Bisa dilihat di settingnya. Seharusnya tidak perlu lagi
melakukan perubahan apa pun pada template.

Balas

Tika says:

25 Mei, 2015 at 3:27 PM

Sore, saya sudah mengikuti langkah-langkah yang disebutkan di atas, dan berhasil,
namun ketika akan saya view product, error 404 not found. kenapa ya pak? Thanks

Balas

Juan feju says:

27 Mei, 2015 at 3:02 PM

Kalau 404, mmm apakah settingan permalinknya sudah benar? Settings >
Permalink

Balas

blazter18 says:

23 Mei, 2015 at 4:00 PM

Commentbagus sekali.mlihat ulasannya tapi karna saya gk ngerti apa2 tetp aja bingung
hahaha

Balas
o

Juan feju says:

27 Mei, 2015 at 3:05 PM

Yah, sama. Dulu waktu saya newbie juga celingak celinguk bingungnya
kenapa?

Balas

Iwan says:

23 Mei, 2015 at 1:01 PM

Mas admin. Mau tanya. Cara bikin menu produk terbaru dan produk terlaris gmn y??
Mohon pencerahannya

Balas

suhendro lasmana says:

21 Mei, 2015 at 5:23 PM


om saya mau nanya, inikan pasang produknya langsung nampil di halaman utama, saya
kan ada menu
produk>t-shirt
>polo
jadi jika saya ingin pasang produk tshirt saja di halaman tshirt gmna ya? atau pasang
prouk polo di page polo dengan tampilan shop?
kan kalau dari posting page malah posting seperti posting blog.
semoga mengerti penjelasan saya ya om

Balas

Juan Feju says:

21 Mei, 2015 at 7:03 PM

Jadi maunya di laman depan, itu munculnya pilihan kategori? Yang kalau diklik
munculnya produk-produk sesuai kategori tersebut?

Balas

suhendro lasmana says:

22 Mei, 2015 at 6:58 PM

bukan om
cara pasang product di laman selain laman depan apakah bisa?

secara default kalau add product kan muncul di laman depan, jadi saya
mau buat di beda laman
Balas

Juan Feju says:

22 Mei, 2015 at 9:29 PM

Bisa saja, tinggal ganti halaman depannya mau apa. Settings >
Reading

suhendro says:

22 Mei, 2015 at 7:47 PM

bukan om, cara menampilkan product selain di laman depan

dan cara nampilin pilihan size baju gmna ya om, misal size S, M, L, XL
tampilannya mirip dengan jumlah barang yg ingin di pesan itu

Balas

Juan feju says:


27 Mei, 2015 at 3:09 PM

1. Mau di mana produknya? Ganti saja laman depannya mau


tampil apa. Beres, laman depan sudah bukan produk lagi.
Selanjutnya tinggal bikin menu, misalnya menu SHOP yang
membuka page dari tokonya Suhendro.
2. Untuk pertanyaan kedua, itu mah panjang neranginnya, mesti
buat tutorial lagi.

Khatami Al Chusaini says:

19 Mei, 2015 at 5:20 PM

the uploaded file exceeds the ulpoad max file size directive in php ini ini muncul ketika
instal ulpoad virtue theme

Balas

Khatami Al Chusaini says:

19 Mei, 2015 at 5:12 PM

wp
ketika instal virtue d
iwp 4.0kok tdk bisa ya warning melebihi batas maks upload yg diijinkan

Balas
o

Juan Feju says:

19 Mei, 2015 at 7:41 PM

di hosting gratisan yah? kalau gitu, alternatifnya mesti upload themenya langsung
dari cpanel.> file browser

Balas

Hendra Suherman says:

18 Mei, 2015 at 5:14 PM

Pluginnya keren banget, saya termasuk yang pakai full versionnya :D

Thanks dapur uang atas infonya..

Balas

jie says:

24 Agustus, 2015 at 11:12 AM


bung hendra untuk versi fullnya bekerja dengan baik gk , bisa lihat contoh online
shop anda..

Balas

Samuel Agusta Emri Surbakti says:

16 Mei, 2015 at 7:30 PM

mas bisa minta link Codestyling Localization-nya. saya cari gak ketemu mas

Balas

Juan Feju says:

16 Mei, 2015 at 7:35 PM

Plugin Codestyling sudah discontinue. Silahkan gunakan free software poedit.

Balas

Samuel Agusta Emri Surbakti says:


19 Mei, 2015 at 2:03 PM

bisa kasih rekomendasi mas??


maaf merepotkan mas,, baru pertama kali berhubungan sama wordpress
mas

Balas

Juan Feju says:

19 Mei, 2015 at 3:27 PM

Pakai http://poedit.net/

Jumi says:

15 Mei, 2015 at 10:56 AM

Hallo..salam kenal,pak Juan


saya punya pertanyaan,permasalahannya begini,ketika saya log on di wp saya,tampilan
web saya normal-normal saja,tapi ketika saya log out tampilan web saya ko ada yg
aneh,jdi ada sidebar di bawah footer dlm kondisi lagi log in,padahal kan saya tidak naro
sidbar di bawah footer dan kondisi lagi log out,itu kenapa ya pak ? mohon di bantu
pencerahannya. terimakasih

Dari
Jumi sang newbie

Balas
o

Juan Feju says:

15 Mei, 2015 at 4:39 PM

Ada screenshotnya?

Balas

Jumi says:

15 Mei, 2015 at 7:49 PM

ini screennya pak..

Balas

Juan Feju says:

15 Mei, 2015 at 9:32 PM

Pertama, apakah theme Flexibility didesain untuk WooCommerce?


Jika tidak sebaiknya jangan dipakai.
Kedua, jika memang bukan dari sidebar, kemungkinan lain ya dari
menu.
Ketiga, kalau bukan dari keduanya ya berarti udah di hardcoded
di themenya, walau kecil kemungkinannya.

Jumi says:

15 Mei, 2015 at 10:32 PM

ooo,gitu ya pak, sip saya akan cek menyeluruh,terimakasih


masukannya pak juan :)

Zulfa Abdul Majid says:

8 Mei, 2015 at 4:58 PM

mas..bisa minta data nya nda saya dari solo..saya juga masih bingung nanti jne nya
keluarnya saat apa..?? mohon penjelasannya di email kan yah..
terimakasih banyak mas

Balas

o
Juan Feju says:

8 Mei, 2015 at 8:52 PM

Emailnya opo? saya tidak punya data JNE solo. Data JNE Jakarta pun tahun
2013, tidak tahu lagi apa mereka sudah ada perubahan.

JNE plugin di atas kalau yang gratis keluarnya pas di laman Checkout.

Balas

Zulfa Abdul Majid says:

16 Mei, 2015 at 6:32 PM

mas..saya sudah praktekan tutorial toko online nya..tapi selalu gagal pas
bikin slider..
bisa minta punya.e njenengan nda yang udah jadisekiranya mau berbagi
web nya beserta database nya saya sangat berterimakasih..
emailnya yah ke zulfa.minthol2@gmail.com
terimakasih banyak sebelumya

Balas

Zulfa Abdul Majid says:

16 Mei, 2015 at 6:45 PM

mas..saya sudah praktek tutorial anda..tapi ada beberapa hal yang nda jadi,
bolehkah njenengan berbagi file nya yang sudah jadi beserta databasenya
??
biar saya bisa mencocokan milik saya dengan njenengan..mohon dengan
sangat
email saya jika berkenan berbagi zulfa.minthol2@gmail.com

Balas

Heru says:

4 Mei, 2015 at 10:48 PM

Maaf, apakah ada yg punya data tarif jne dr kota Jakarta?

Balas

Juan Feju says:

6 Mei, 2015 at 2:00 AM

Hanya ada yang tahun 2013

Balas

Mima Syah says:

19 April, 2015 at 9:14 AM

Mas Juankalau slider nya kebesaran cara mengecilkannya bagaimana? ukuran slide
misalkan mau 980390 pixelsudah saya revisi hasil akhir gambar malah jd besar gak
karuan..wek..

Balas

Juan Feju says:

19 April, 2015 at 11:34 AM

Di tutorial ada dua cara menggunakan slider. Satu memanfaatkan slider dari
theme, yang lain menggunakan plugin. Mima menggunakan yang mana?

Balas

Eko says:

19 April, 2015 at 5:19 AM

Terima kasih Pak Juan Tutorial nya sangat membantu buat saya sebagai pemula
tapi ada yang mau saya tanyakan, di homepage udah berubah jadi shop tapi sidebar nya
jadi bergeser, itu settingannya dimana?
Terima Kasih sebelumnya

ini site nya http://ruangservis.com


Balas

Juan Feju says:

19 April, 2015 at 6:24 AM

Pertanyaan pertama, pakai tema apa. Setiap tema itu beda-beda. Kalau Eko pakai
tema yang berbeda dengan yang diajarkan disini, saya tidak tahu jawabannya.
Namun demikian, biasanya tema itu suka dilengkapi dengan theme options
letaknya di appearance > theme options.
Kalau tidak ada theme options, biasanya pengaturannya ada di appearance >
customize

Balas

Eko says:

19 April, 2015 at 4:41 PM

Betul Pak memang dari theme nya tidak ada setingan theme option nya
saya mau coba coba pakai theme yang lainya dulu
Terima Kasih Pak Juan

Balas

rusmawanwulan29 says:

17 April, 2015 at 10:11 PM

mas maksimum plugin di wordpress ada berapa ya?


saya upload master slider ga bisa, itu kenapa?

Balas

Juan Feju says:

18 April, 2015 at 2:24 AM

Tergantung resource. Kalau server lemot, bisanya sedikit sebelum situs jadi
slooow
Gak bisanya bagaimana?

Balas

rusmawanwulan29 says:

18 April, 2015 at 7:03 AM


begini mas katanya The uploaded file exceeds the upload_max_filesize
directive in php.ini.

Balas

Juan Feju says:

18 April, 2015 at 7:14 AM

Silahkan kontak hostingnya. Minta dibesarkan


upload_max_filesizenya.
Itu pengaturan untuk batas besaran maksimal sebuah file yang
diupload ke server.
Hmmjangan-janganhostingnya di
ehm dimana hostingnya?

rusmawanwulan29 says:

18 April, 2015 at 8:37 AM

hahahhaha ya begitulah
web hosting yang mas usulin masa ga bisa daftar katanya
terus kalo misalkan belom dihosting tapi udah bikin desain web
nya gimana tuh mas? masih bisa dihosting?

Juan Feju says:

18 April, 2015 at 9:02 AM

Hosting FastComet kah? Lumayan loh gratis domain seumur idup.

O berarti sekarang lagi ngerjain di lokal komputer yah?


BIsa donk tinggal upload file dan database. Yahsusah-susah
gampang.

Kalau memang lagi di komputer, berarti ubah di php.ini nya cari di


dalamnya kata upload_max_filesize, terus naikin aja angkanya.

Amaliyah Salsabiela says:

17 April, 2015 at 3:59 PM

Hehe..maaf pak guru mau tanya lagi boleh ya? klo mau mengatur widget Sidebar Login
setelah add widget bagaimana caranya? karena tampilan saya seperti ini

Balas

o
Juan Feju says:

17 April, 2015 at 4:45 PM

Beda widget itu, harusnya Sidebar Login buatan Mike Jolley. Bukan WP Sidebar
Login.

Balas

Amaliyah Salsabiela says:

17 April, 2015 at 5:38 PM

oohkalau saya ganti sekarang (saya sudah di tahap saya yang 14


membuat menu) gpp ya pak? ga merubah yang sudah saya buat
sebelumnya pak?

Balas

Juan Feju says:

17 April, 2015 at 5:43 PM

Gpp

Amaliyah Salsabiela says:

17 April, 2015 at 8:32 PM

pak kenapa punya saya jadi ada sidebar 1 ya? dan knp ketika
websitenya di buka dari mozilla jadi ada iklannya?

Juan Feju says:

18 April, 2015 at 2:13 AM

Ada 1 sidebar karena pada appearance > theme options > tab home
layout dan shop layout, tipe layoutnya dipilih ada sidebar.
Lihat tutorial instal tema. + pengaturan sidebar.

Iklan? Kasih lihat donk.

Amaliyah Salsabiela says:

18 April, 2015 at 7:26 AM


Hehe smlem blm jadi d print screen dan sekarang udh ga beriklan
lagi karena udah blank putih. Hehe..

Amaliyah Salsabiela says:

17 April, 2015 at 2:42 PM

pak saya sudah lakuin tahap di atas semua. Tapi tampilannya tetap sama

Balas

Juan Feju says:

17 April, 2015 at 2:45 PM

Coba minta alamat tokolnya, saya lihat. Kemudian pertanyaan selanjutnya,


produknya sudah dibikin?

Balas

Amaliyah Salsabiela says:


17 April, 2015 at 2:51 PM

http://www.happybaby.co.id terima kasih sebelumnya pak

Balas

Juan Feju says:

17 April, 2015 at 3:27 PM

Setelah saya tatap tokonya lekat-lekat, yah itu tahap 7 belum


dilaksanakan.

Merubah tampilan halaman front page.

Amaliyah Salsabiela says:

17 April, 2015 at 3:38 PM

ok pak benar :D terima kasih banyak. _

Amaliyah Salsabiela says:


17 April, 2015 at 2:52 PM

produknya sudah, karena sebelumnya web ini sudah pakai tema berbayar
minimarket. Tapi saya ga sreg sama tampilannya yang ciut

Balas

Amaliyah Salsabiela says:

17 April, 2015 at 1:20 PM

pak bagaimna caranya agar tampilan saat memakai yithemes produk produk terpampang
seperti pada demo nya?

Balas

Juan Feju says:

17 April, 2015 at 1:24 PM

Demo bagian mana? halaman depan seperti pada contoh gambar di atas? Itu
belinya tema yang preeemium.

Balas

Amaliyah Salsabiela says:

17 April, 2015 at 1:30 PM

oalah harus beli -_-

Balas

Juan Feju says:

17 April, 2015 at 1:34 PM

Yaa kl yang gratis dapatnya standar. ;D.

Amaliyah Salsabiela says:

17 April, 2015 at 2:25 PM

oya pak,maksud saya biar yang tampil itu produk2nya, bukan


tulisan2

Juan Feju says:

17 April, 2015 at 2:31 PM

Mesti baca tutorial yang bagian ini, Tahap 7.

http://dapur-uang.com/id/tutorial-toko-online-wordpress-instal-
plugin-woocommerce-excelling-ecommerce/

Belajar yang cepet, ntar tutorialnya gak gratis lagi loo, mau masuk
kurikulum sekolah dapur uang :D

Amaliyah Salsabiela says:

17 April, 2015 at 11:21 AM

Tolong bantu saya, ketika akan authorize muncul seperti ini

Balas

Juan Feju says:


17 April, 2015 at 11:38 AM

Dulu ada juga pembaca dapur-Uang, mbak Nink yang mengalami kesulitan yang
sama. Solusinya ia temukan di http://www.panduaji.net/2014/10/solvedjetpack-
could-not-contact.html

Balas

Amaliyah Salsabiela says:

17 April, 2015 at 11:47 AM

terima kasih sudah berhasil :)

Balas

Juan Feju says:

17 April, 2015 at 11:56 AM

Turut berdukacita, eh bersukacita :)

Sonny says:

17 April, 2015 at 10:56 AM

Saya salah satu pengguna setia plugin ini. Plugin woocommerce jne kan sudah update
dgn tampilan baru, kalau boleh kasih saran sebaiknya postingan ini di update sesuai dgn
tampilan baru plugin :)
sukses untuk blognya.

terima kasih

Balas

Juan Feju says:

17 April, 2015 at 11:04 AM

Sip sip saya cek, semua sudah pada berubah. Haha

Balas

Erlangga says:

17 April, 2015 at 8:00 AM

ssekalian mau tnya lebar sidebar tema virtue bisa diatur tidak yaa? kalo bia dirubahnya
dari mana pak guru? syaa cari 2 belum bisa2

Balas
o

Juan Feju says:

17 April, 2015 at 8:13 AM

Tidak bisa, dah pakemnya gitu.

Balas

Erlangga says:

17 April, 2015 at 7:58 AM

pagi pak guru, mau tanya lagi ni, Kalo saya mau merubah posisi primary sidebar jadi
disisi kiri tema virtue bisa nggak ? mohon pencerahannya Suhu.

Balas

Juan Feju says:

17 April, 2015 at 8:12 AM


Secara resmi tidak. Alias tidak ada opsi untuk itu. Tapi kalau non resminya ada,
cuma saya pernah coba, kurang bagus hasilnya.
masukin di CSS:
#content .main {float:right;}

Balas

raja jaket says:

16 April, 2015 at 7:56 PM

selamat malam suhu,,ko saya ga bisa instal plugin nya ya?? udah dicoba berkali-kali tetep
aja sama ga bisa,,mohon pencerahan nya suhu :)

Balas

Juan Feju says:

16 April, 2015 at 11:04 PM

Tidak bisanya seperti apa? Perlu lebih dijelaskan secara spesifik detail mendalam
dan penuh perasaan.:D

Balas

raja jaket says:

17 April, 2015 at 2:02 PM

ternyata sudah bisa suhu heheskrng lgi kesulitan yg langkah 9,,Setelah


itu lakukan pengaturan sebagai berikut pada widget Sidebar Login:

tampilan nya ko ga ad ya di saya

Balas

Juan Feju says:

17 April, 2015 at 3:43 PM

Mungkin ditaruh di sidebar yang salah? atau kodenya tidak tepat.

Juan Feju says:

17 April, 2015 at 4:47 PM


Widget Sidebar login buatan Mike Jolley bukan? Atau jangan-
jangan pakai widget WP Sidebar Login?

Kursus Komputer di Surabaya says:

10 April, 2015 at 10:03 AM

Mantab sekali ini tutorialnya, sangat membantu bisa di rekomendasikan untuk siswa-
siswa kita agar berkunjung ke Web ini. Mampir ya kang di
http://www.infocreativemedia.com... Thank you :)

Balas

Jangan Cek Favorit! says:

8 April, 2015 at 1:01 PM

menu di web saya gadgetklopedia.com kok ga bisa muncul yah diatas, jadinya saya
tampilin di sidebar ;|

Balas

o
Juan Feju says:

8 April, 2015 at 5:50 PM

Di menu apakah sudah di centang posisi menunya: Primary Navigation dan


Mobile Navigation.

Balas

Jangan Cek Favorit! says:

9 April, 2015 at 1:20 PM

sudah saya akali dengan link direct, thanks ^^

maslah barunya adalah breadcrumb woocommerce bentrok dengan


YOAST dan google XML..saya pakai breadcrumb dari yoast juga crash ..

Balas

Juan Feju says:

10 April, 2015 at 10:33 AM

Kalau sitemap Yoast gak diaktifin gak papa kali. Soalnya saya juga
pake keduanya. Tapi kalau breadcrumbsaya tidak pake yoast.
Dah bawaan dari theme.

Arsyam de Shancez says:

6 April, 2015 at 4:12 PM

Cara menghilang kan ini gmn Master ?

Balas

Juan Feju says:

6 April, 2015 at 5:50 PM

Oo.. itu ada di settingan woocommerce-nya. Ada yang perlu dihilangkan


centangnya.

Balas

Ghaisan Zaky says:

5 April, 2015 at 8:42 AM


Mohon bantuannya om juan, kalo fronpagenya udah ganti shop agar tetap muncul sidebar
dan slidernya gimana? punya saya page shop tidak muncul sidebar

Balas

Juan Feju says:

5 April, 2015 at 10:21 AM

Mmm kalau sidebarada pilihannya di theme option.


Kalau slidernah iniharus baca tutorial tambahan menambahkan slider pada
tema.

Balas

yudha says:

3 April, 2015 at 1:28 PM

Gk bisa dibuka gan link nya

Balas

o
Juan Feju says:

3 April, 2015 at 5:10 PM

Link apa?

Balas

Indra Misbah says:

24 Maret, 2015 at 9:38 AM

Mas juan saya mau pesan ebook nya langsung ke mas juan bisa mas?

Balas

Juan Feju says:

24 Maret, 2015 at 10:08 AM

Halo mas Indra, saya adanya buku beneran. Mau pesan? Atau bisa cari di
Gramedia, jika ada Gramedia di sekitar rumah.

Balas

Twityn Paula says:

18 Maret, 2015 at 1:38 PM

waktu instal plugin kok munculnya Fatal error: Call to undefined function
wp_json_encode() in /home/u140160341/public_html/wp-includes/theme.php on line
1960

Balas

Juan Feju says:

23 Maret, 2015 at 3:21 AM

Coba saja diinstal lagi pluginnya. Jika masih sama, mungkin instalasi WP-nya
kurang maknyus.

Balas

Abdul Gani says:

15 Maret, 2015 at 4:38 AM


Saya sudah coba buat tokol sesuai petunjuk sampai tahap posting produk. Untuk JNE
bermasalah dan si pembuat plugin sudah update plugin gratisnya dan sekang nggak bisa
import kota seperti gambar di atas. kalau boleh saya minta penilaiannya untuk tokol saya,
silahkan cek ke TKP http://kaoshobi.hol.es

Balas

Suyuti Maulana Malik says:

15 Maret, 2015 at 1:35 AM

mas juan minta masukannya nih .. kenapa di harga kan saya tuliskan 180,000 tapi kok
muncul di webnya 180,00 .. kenapa itu gan?

Balas

Juan Feju says:

15 Maret, 2015 at 8:28 AM

Perhatikan settingan koma dan titik untuk pemisah ribuan. Orang indo pakai titik,
orang luar biasanya koma.
Kemungkinan settingan pemisah ribuannya saat ini pakai titik. Jadi saat ditulis
180,000, yang dibelakang koma dianggap sebagai desimal.

Balas

hisam says:

11 Maret, 2015 at 11:13 PM

mas juan,. mau nanya ini,.. misal di plugin plugin woocommerce cuman mau make
fasilitas produk gambarnya aja gmn ? jd untuk register,.. kerangjang dll di hapus,.. gmn
caranya om juan ?

Balas

Juan Feju says:

24 Maret, 2015 at 10:07 AM

Oo itu cukup hilangkan saja semua navigasi yang mengarah ke register, keranjang
dll.
Pengaturannya yang pasti 1) dari Theme Optionsnya 2) Dari WP-nya.

Balas

teknoid_co says:
10 Maret, 2015 at 8:06 PM

Mas juan, kenapa tampilan wordpress saya biasa2 saja tidak seperti punya mas juan!!!
help me mas juan

Balas

Juan Feju says:

10 Maret, 2015 at 10:17 PM

Heheya iyalahwong belum ada foto-foto barangnya, tiada slidernya, tiada


widgetnya.

Nii..saya kasih tahu, kalau kita lihat demo toko online bagus-bagus kan. Iyalah,
fotonya profesional. Itu langsung menciptakan kesan yang wah.

Balas

muhsin says:

6 Maret, 2015 at 7:06 PM

mas juan, kemarin saya sdh bisa bahasa indonesia Add to cart sudah tambah ke
keranjang ..tapi sekarang sejak ak lakukan scan/pindai ulang di woocommerce kok
malah bahasa inggris lagi ya?

Balas

juwita kurnia says:

6 Maret, 2015 at 2:07 PM

plugins yg jetpack dan themes virtue pak.prosesnya sesuai dengan tutorial yg bapak
kasih, tapi langkah 4 (jetpack) dan 6 (virtue) belom berhasil.

Balas

Juan Feju says:

6 Maret, 2015 at 10:10 PM

Belum berhasil seperti apa? Apa masih page not found? Tokolnya diinstal di
mana, hosting sendiri, hosting gratisan, localhost (pakai wampserver atau
xampp)?

Balas

Suhendro Lasmana says:

28 Februari, 2015 at 6:09 PM


mas sewaktu saya scan di tools (tahap 5) ada notifikasi scripting guard. jadi list bahasa di
woocommerce nya tidak ada yg muncul, semacam di blok gitu ya mungkin aksesnya.
sudah saya rescan tetep ga ada bahasa yg muncul soalnya.
mohon bantuannya, terima kasih

Balas

Juan Feju says:

3 Maret, 2015 at 6:59 AM

Bisa kasih screen capture dari notifikasinya?

Balas

Suhendro Lasmana says:

5 Maret, 2015 at 10:46 AM

ini om

Balas


Juan Feju says:

6 Maret, 2015 at 9:13 AM

Saya belum pernah bertemu dengan masalah ini. Sepanjang


pengetahuan saya, kemungkinan adalah settingan di XAMPP. Tapi
karena saya tidak pernah pakai XAMPP saya tidak bisa bicara
banyak. Selama ini saya pakai WAMPServer dan belum ada
masalah. Kalau Suhendro mau, bisa coba WAMPServer.

Suhendro Lasmana says:

25 Februari, 2015 at 8:42 PM

om mau nanya kalau saya pakai hosting dan domain gratisan dari idhostinger bisa ikut
tutor ini ga?
pengen belajar buat toko online nih om.

Balas

Juan Feju says:

26 Februari, 2015 at 3:08 AM

Belum pernah coba sih. Kalau gratis yah test aja.

Balas
o

Kusuma Dc says:

6 April, 2015 at 10:29 AM

Kalo gratis di idhostinger dibatasi Inode. Pengunjung perhari maksimal 250


visitor. jadi kalo mau buat nyoba-nyoba gapapa. Ane kmrn juga pernah pake itu.

Balas

arif syaifuddin says:

25 Februari, 2015 at 3:01 PM

da kelar pas nyoba register ga ada menunya, ga bisa buta sub domain ya om :( h

Balas

Juan Feju says:

25 Februari, 2015 at 4:52 PM

Hmm belum pernah coba yah.


Balas

juwita kurnia says:

24 Februari, 2015 at 11:24 AM

pagi pak, saya mau tanya, kenapa setiap saya coba download plugins dan themes selalu
muncul halaman page not found ya? mohon bimbingannya.terimakasih

Balas

Juan Feju says:

25 Februari, 2015 at 3:19 AM

Hai Juwita, Plugins dan themes apa yang hendak didownload? Dan bagaimana
proses yang telah dilakukan?

Balas

Riski Hadi says:


15 Februari, 2015 at 10:50 PM

pak mau tanya, jika saya pake plugin woocommerce tapi tidak memakai semua
fasilitasnya misal untuk checkout saya pingin langsung konfirmasi by sms aja. jadi
halaman checkout dihilangkan bisa ga?
jadi tidak konfirmasi by email tapi untuk order langsung sms bisa ga pak? jika ya
bagaimana caranya. thanks..

Balas

Juan Feju says:

17 Februari, 2015 at 9:08 PM

Pertanyaan yang menarik. Isi laman Checkout bisa ditemukan di Pages. Cari yang
berjudul Checkout. Laman tersebut berisi shortcode [woocommerce_checkout].
Hapus saja. Ganti dengan informasi apa yang ingin Riski inginkan. Misalnya info:
SMS: 3292323 untuk konfirmasi pembelian.

Balas

Taufik says:

15 Februari, 2015 at 7:55 AM

Mas Juan. Ada tutorial membuat toko online wordpress dalam bentuk e book gak? dalam
bentuk pdf yang bisa di download. thanks mas

Balas
o

Juan Feju says:

15 Februari, 2015 at 10:02 AM

Tak ada Taufik. Kalau mau, paling bisa cari bukunya di Gramedia terbitan Elex
Media, atau bisa pesan sama saya.

Balas

Arfan says:

3 Agustus, 2016 at 4:19 PM

kalau mau buat catalog / e-book pakai aplikasi Flip Pdf aja, nanti contentnya
tinggal di link aja ke web store agan

Balas

desta says:

3 Februari, 2015 at 1:23 AM


maaf pak saya coba register sebagai customer tapi ko ga ada email verifikasinya ya
pencerahannya pak..

Balas

Juan Feju says:

4 Februari, 2015 at 7:15 PM

Apakah saat ini tokolnya Desta menggunakan wampserver atau XAMPP? Kalau
iya, memang tidak bisa, karena harus menyiapkan email server.

Balas

yudha says:

4 April, 2015 at 8:56 PM

cara menyiapkan email server ?

Balas


Juan Feju says:

4 April, 2015 at 9:12 PM

Pertanyaan yang bagus. Sayang ilmu saya belum sampai ke situ.

Andy Ajhis Ramadhan says:

27 Januari, 2015 at 1:06 AM

Mas juan, sidebar sudah diaktifkan dan sudah diisi tetapi kenapa masih kosong ya ?
mohon bantuannya. terima kasih mas juan ^^

Balas

Juan Feju says:

27 Januari, 2015 at 12:20 PM

Oo..Pasang widgetnya. Baru kelihatan.

Balas

Riski Hadi says:

17 Januari, 2015 at 6:00 AM

Pak kok saya tidak menemukan pengaturan izin registrasi? saya sudah masuk di setting >
general padahal.

Balas

Juan Feju says:

17 Januari, 2015 at 8:39 AM

Ocoba kasih screenshot-nya

Balas

Riski Hadi says:

17 Januari, 2015 at 9:57 AM

saya uda masuk di register plus redux nya di network admin juga ga ada.
di setting general juga ga ada.
itu masuknya kemana ya pak?

Balas

Juan Feju says:

17 Januari, 2015 at 10:16 AM

Keliatannya Riski menggunakan multisite yah Tutorial ini


sebenarnya dibuat tidak dengan memikirkan multisite.
Dan saya tidak punya pengalaman spesifik untuk itu.
Tapi kalau saya lihat di gambar kedua ada pilihan add new user
coba dicentang, mungkin nanti muncul. Ini hanya dugaan saja.

Eska Go Ahead says:

5 Januari, 2015 at 12:25 AM

Om sya pke wordpress 4.1 tidak ada add image to galery dilangkah 5, knp ya ?
Trimakasih sblumnya

Balas

Juan Feju says:

5 Januari, 2015 at 5:27 AM


Hai Eska, apakah product gallery di screen options tercentang?

Balas

Andy Ajhis Ramadhan says:

30 Desember, 2014 at 12:19 PM

Kalau Woocommerce Mr. Juan ngerti gak cara membuat produk hanya terlihat 3 item
saja ke samping ? kalau default-nya kan 4.

Balas

Juan Feju says:

31 Desember, 2014 at 10:36 AM

Wah, saya tak tahu caranya. Tidak ada pilihannya.

Balas

Andy Ajhis Ramadhan says:


30 Desember, 2014 at 11:55 AM

Terima Kasih Mr. Juan. Sekali lagi dapat reverensi disini, gak nyangka waktu search di
google ternyata dapat-nya website ini lagi. Hehe gambar penjualan online awalnya gak
jelas, sekarang cukup jelas. aku menggunakan metode ukuran gambar asli ( p x l ) lalu
aku kali keduanya dengan angka yang sama. hehe misal dikali 1.2 . Sangat berguna
terima kasih skali lagi.

Balas

Juan Feju says:

31 Desember, 2014 at 10:33 AM

You are welcome

Balas

Fahm says:

22 Desember, 2014 at 9:46 PM

maaf untuk yg halaman ini beberapa gambar tampaknya tidak muncul ya?

Balas
o

Juan Feju says:

22 Desember, 2014 at 10:12 PM

Coba di reload saja. Mungkin Javascript untuk lazy loadnya belum terload
sempurna. Gambarnya lengkap kok.

Balas

Fahm says:

23 Desember, 2014 at 1:01 PM

trima kasih
oh iya kalau mau tanya lbih lanjut bagaimana ya? soalnya saya mengikuti
tutorial dari awal tp blm bisa saat coba buat purchase

terima kasih tutorialnya ya

Balas

Juan Feju says:


23 Desember, 2014 at 1:12 PM

Bisa nanya-nanya saja disini, tidak masalah. Atau bisa ke


Facebook dapur-Uang.com.

Fahm says:

24 Desember, 2014 at 10:12 AM

untuk my cart, check out, dll masih sll error


terima kasih bantuannya
webnya di lennonnme.com

Juan Feju says:

24 Desember, 2014 at 4:07 PM

Pakai SSL ya? Kalau SSL saya belum pernah coba jadi saya tidak
memiliki pengalaman tentang hal ini. Akan tetapi mungkin link ini
bisa membantu: http://docs.woothemes.com/document/ssl-and-
https/

Fahm says:

31 Desember, 2014 at 8:05 AM

sya sudh coba tp msh ngga ngerti, klo ga pake ssl bagaimana
caranya ya?

Juan Feju says:

31 Desember, 2014 at 9:18 AM

Kl tidak pakai SSL, setelah instal plugin langsung jalan semuanya.


Tadi saya coba lihat tokolnya sudah jalan cartnya, bukan?

griyakafnun says:

20 Desember, 2014 at 7:44 AM

terus terang dgn tampilan saja saya lihat cocok,soalnya saya baru belajar, pemula.

Balas

o
Juan Feju says:

20 Desember, 2014 at 11:45 PM

Saya sudah balas emailnya yah.

Balas

griyakafnun says:

20 Desember, 2014 at 7:43 AM

terima kasih, apakah mr Juan Feju, menerima privat, di daerah mana ?


http://griyakafnun.com

Balas

griyakafnun says:

20 Desember, 2014 at 1:16 AM

bagaiman agar tampilan lebih elegan dan praktisi untuk pengelola dan prakti untuk
pengunjung,griyakafnun.com

Balas
o

Juan Feju says:

20 Desember, 2014 at 3:48 AM

Sederhana 1. Gunakan template premium. Sebab dirancang oleh desainer


profesional. 2. Gunakan foto yang dijepret secara profesional, tajam, detil dan
warnanya sesuai produk.

Balas

dirga says:

7 Desember, 2014 at 8:43 PM

kalau untuk themes yithemes.com ada yg bahasa indonesia tidak ?

Balas

Juan Feju says:

8 Desember, 2014 at 12:42 AM


Themes yang ada kebanyakan buatan orang luar, sehingga bahasanya Inggris.
Akan tetapi Dirga bisa buat terjemahannya. Di langkah 15 saya terangkan
caranya.

Balas

fian says:

24 November, 2014 at 5:00 PM

terimakasih banyak mas. sangat bermanfaat dan lengkap nemu situs anda ini seperti
menemukan peta ditengah kesesatan hehehe triiiimssss

Balas

Juan Feju says:

25 November, 2014 at 7:42 AM

Terima kasih kembali. Semoga cepat sampai ke tujuan. :D

Balas

adam says:

21 November, 2014 at 3:04 PM

kok gak bisa yaParse error: syntax error, unexpected = in


.. line 90

pasmasukin kode

locale = id_ID;

Balas

Juan Feju says:

21 November, 2014 at 3:14 PM

Coba diketik ulang tanda kutipnya.

Balas

adam says:

21 November, 2014 at 7:14 PM

terima kasih banyak ya akhirnya sudah selesai saya ikutin dari awal tapi
masih harus banyak perbaikan sepertinya nanti saya boleh ya tanya2 lagi.

sudah bisa sekarang saya ubah codenya jadi $locale =id_ID.


tapi sebelumnya tetep gak muncul di web dgn berbahasa indonesia,
ternyata setelah saya pasang code di atas di public_html/domain/wp-
content/plugins/woocommerce/woocommerce.php akhirnya bisa, tapi dia
ambil file po dan mo nya juga ternyata di public_html/domain/wp-
content/languages/plugins karena ketika saya edit terjemahaanya dan di
generet Mo gak berubah.

Balas

Juan Feju says:

22 November, 2014 at 6:03 AM

Hai, Adam memang sejak WP 4.0 urusan bahasa jadi agak-agak.


Terima kasih buat infonya. Keliatannya solusi yang saya tulis di
atas sudah tidak bekerja lagi.

Berikut ini adalah solusi yang saat ini berjalan dan sudah saya test:
di database cari tabel _options.
Pada kolom option_name cari kata WPLANG. Edit
option_valuenya menjadi id_ID

adam says:

22 November, 2014 at 10:10 AM

siappp terima kasih banyak mantabbb


Dadang Kurnia says:

29 Oktober, 2014 at 1:22 PM

hai bang Juan

mau tanya nih, saya ikutin tutorialnya yang pembuatan badge sale and new
tapi ga berfungsi di wordpress saya . .. .

apakah tema dan plugin yang digunakan berpengaruh?

soalnya saya cuma memnggunakan plugin WooCommerce New Product Badge,


WooCommerce Smart Sale Badge dan WooCommerce plugin lain yang disarankan ga
saya instal, karena saya rasa cukup dengan plugin ini
oiya tema yang saya gunakan jg bukan dari virtue tapi dari mystile dan saya ga
menggunakan cpanel tapi Spanel
mohon pencerahannya. . .

Balas

Juan Feju says:

29 Oktober, 2014 at 5:32 PM

Ya, tema dan plugin bisa berpengaruh. Terkadang ada koding di tema yang
menyebabkan plugin tidak berfungsi. Akan tetapi dengan Mystile seharusnya sih
jalan (belum tes) karena developer plugin WooCoomerce New Product Badge
sama-sama WooThemes.

Cpnel/Spnael tidak ada pengaruh.


Kalau Dadang hanya instal WooCommerce New Product Badge maka yang akan
muncul nantinya hanya untuk badge barang baru dan tidak ada badge diskon.

Yang bisa Dadang cek adalah:


1) Pastikan ada barang yang baru dibuat.
2) Pastikan new-badge.php diedit sesuai petunjuk.
2) Inspect element di toko depan dengan Chrome cari span dengan class wc-new-
badge
Jika tulisan itu ada berarti plugin berjalan. Yang jadi masalah berarti CSS-nya
saja.

Balas

Dadang Kurnia says:

31 Oktober, 2014 at 10:58 AM

ini om coding new badgenya


apa ada yang kurang?

settings = array(
array(
name => __( New Badge, woocommerce-new-badge ),
type => title,
id => wc_nb_options
),
array(
name => __( Product Newness, woocommerce-new-badge ),
desc => __( Display the New flash for how many days?,
woocommerce-new-badge ),
id => wc_nb_newness,
type => number,
),
array( type => sectionend, id => wc_nb_options ),
);

// Default options
add_option( wc_nb_newness, 30 );
// Admin
add_action( woocommerce_settings_image_options_after, array( $this,
admin_settings ), 20 );
add_action( woocommerce_update_options_catalog, array( $this,
save_admin_settings ) );
add_action( woocommerce_update_options_products, array( $this,
save_admin_settings ) );
}

/**/
/* Class Functions */
/**/

// Load the settings


function admin_settings() {
woocommerce_admin_fields( $this->settings );
}

// Save the settings


function save_admin_settings() {
woocommerce_update_options( $this->settings );
}

// Setup styles
function setup_styles() {
if ( apply_filters( woocommerce_new_badge_enqueue_styles, true ) ) {
wp_enqueue_style( nb-styles, plugins_url( /assets/css/style.css,
__FILE__ ) );
}
}

/**/
/* Frontend Functions */
/**/

// Display the new badge


function woocommerce_show_product_loop_new_badge() {
$postdate = get_the_time( Y-m-d ); // Post date
$postdatestamp = strtotime( $postdate ); // Timestamped post date
$newness = get_option( wc_nb_newness ); // Newness in days as
defined by option

if ( ( time() ( 60 * 60 * 24 * $newness ) ) < $postdatestamp ) { // If the


product was published within the newness time frame display the new
badge
echo ';
}
}
}

$WC_nb = new WC_nb();


}
}

Balas

Juan Feju says:

31 Oktober, 2014 at 3:52 PM

Itu yang di sekitar bagian bawah yag di bawah tulisan:


// If the product was published within the newness time frame
display the new badge
harusnya ada tulisan seperti yang saya lampirkan dan saya kotaki

Dadang Kurnia says:

1 November, 2014 at 3:03 PM

udah saya tulis tapi tetep om

malah tadinya ada badge new di bawah pict (gambar 2) malah jadi
garis merah doank

Juan Feju says:

1 November, 2014 at 3:18 PM

Apa alamat webnya? Kemungkinan sih CSS-nya. Saya


menggunakan tema Virtue, bisa jadi CSS-nya tidak cocok untuk
tema lain. Oleh karena itu saya ada kasih penjelasan tentang cara
kerja CSSnya sehingga kalau orang menggunakan tema lain, dia
bisa menyesuaikan. Tentunya perlu pengetahuan tentang CSS.

Dadang Kurnia says:

3 November, 2014 at 4:39 PM

owhh.. .
namanya sentrabuku.com bang. .
mohon penvcerahannya :D

Juan Feju says:

4 November, 2014 at 7:23 AM


Setelah dilihat, pluginnya berjalan dengan baik. Karena span yang
dimodifikasi muncul. Masalahnya adalah CSSnya. Kalau dilihat
dari CSS-nya di sentrabuku:

ul.products li.product .wc-new-badge {


font-size: 0.75em;
text-transform: uppercase;
color: #FFF;
background: none repeat scroll 0% 0% #EB4649;
padding: 0.2em 0.5em;
display: inline-block;
font-weight: 700;
border-radius: 2px;
}

CSS ini harus di override, ada beberapa cara (lihat di tutorial


sebelumnya):

1. Bisa menggunakan salah satu module jetpack


2. Bisa dengan child theme
3. Bisa timpa langsung di pluginnya menggantikan CSS aslinya.
Hanya saja nanti kalau update akan hilang lagi.

CSS untuk tema Mystile agak berbeda dari tutorial, yaitu:

ul.products li.product .wc-new-badge {


width: 20px;
height: 80px;
background: url(/wp-content/uploads/2014/11/badges.png) no-
repeat transparent !important;
position: absolute;
right: 10px;
top: -3px;
z-index: 100;}

Ingat pastikan url untuk gambar backgroundnya benar.

Saya sudah test dan berjalan.

Dadang Kurnia says:

1 November, 2014 at 3:04 PM

jadi kek gini om .. badge newnya cuma gambar merah doank

Dadang Kurnia says:

1 November, 2014 at 3:04 PM

gambar badge berubah

Dadang Kurnia says:

31 Oktober, 2014 at 11:02 AM

oiya om klo pengaturan shipping gmna ya?


saya kan pengen belajar bikin toko buku nih
nah setiap buku saya rata beratnya 1 kilo 3 buah buku
dalam pengaturan product shipping sudah saya atur beratnya misal 0.25
tapi kenapa pas di cart jatuhnya 1 buku tetap 1 kilo
jdi klo beli 3 buku bayar shipping jd 3 kilo?
apakah masalahnya pada plugin shipping?
karena saya menggunakan shipping JNE yg Free

Balas

Juan Feju says:

31 Oktober, 2014 at 2:29 PM

Seharusnya sih jalan yah. Di tutorial juga menggunakan Shipping


JNE yang free. Apakah Dadang menggunakan plugin yang
disarankan di tutorial? atau plugin lain?

Dadang Kurnia says:

31 Oktober, 2014 at 6:48 PM

aku ga semua pake sih yg disarankan om


kaya jetpack aku ga pake. . . .
apa emang wajib semuanya dipake?

maaf byk nanya :D

Juan Feju says:

31 Oktober, 2014 at 9:20 PM


Beberapa plugin lain sih opsional. Tetapi pertanyaannya apakah
Dadang menggunakan plugin JNE yang disarankan di tutorial?

Dadang Kurnia says:

1 November, 2014 at 2:53 PM

iya om saya pake yg disarankan


bahkan saya beli yg full
karena penasaran apakah pluginnya yg salah

Juan Feju says:

1 November, 2014 at 4:32 PM

Ok, yang bisa Dadang lakukan adalah mengontak support dari


penjual plugin JNE tersebut dan menanyakan permasalahan.

Maulana says:

24 Oktober, 2014 at 10:56 AM


Hello bang salam kenal:)
oya apakah logo yg ada di tema yg sudah kita download apa kah bisa di rubah dengan
logo brand kita sediri?
jika bisa tolong dong tutorial nya terima kasih :)

Balas

Juan Feju says:

26 Oktober, 2014 at 5:25 AM

Hai Maulana, salam kenal juga. Jawabannya adalah bisa diubah. Pertanyaannya,
Maulana pakai tema apa? Setiap tema beda-beda. Ada yang cukup ganti file
gambar logonya dengan logo kita sendiri, ada yang temanya cukup canggih
sehingga menyediakan fitur ganti logo di dalam theme optionnya. Saya rasa tidak
bisa dibuat tutorial yang mencakup semuanya. Karena setiap tema beda-beda.

Balas

Maulana says:

1 November, 2014 at 5:21 PM

siaap bang, saya sih belum memilih temanya. karena saya sedang memilih
hosting dan domain terlebih dahulu.
kalau saya megunakan doamian dan hosting dari http://jogjahost.co.id/ apa
kah masih bagus layanan yang dari tutuorial abang?

Balas

Juan Feju says:

2 November, 2014 at 2:31 AM

Saran di tutorial itu diperuntukkan bagi yang awam atau belum


pernah hosting. Kalau saran untuk hosting lokal berdasarkan
pengalaman pribadi. Kalau yang luar negri, karena belum punya
pengalaman, saya menggunakan referensi dari orang-orang yang
dianggap kredibel.
Kalau jogjahost, saya tidak bisa komentar karena belum pernah
pakai.
Semua kembali keputusan masing-masing individu mau pakai
yang mana, saya cuma memberikan masukan.

Kang Rachmat says:

15 Oktober, 2014 at 9:36 AM

Thx mas buat tutorialnya yg super duper lengkap. Newbie spt saya sangat terbantu
karenanya. Namun ada bbrp hal yg msh kurang sy mengerti, yaitu :
1. Knp primary-sidebar tdk bisa muncul di halaman utama?
2. Bisakah membuat sidebar di sebelah kiri?

O iya, utk tutorial yg versi ebook, boleh minta link downloadnya?


Thx

Balas
o

Juan feju says:

15 Oktober, 2014 at 9:57 PM

Yah hahamemang tutorialnya dibuat untuk nubie. Soalnya saya inget dulu
setengah hidup untuk bisa bikin toko online.
Jawaban no. 1: Di theme options ada home layout dan shop layout. Di keduanya
sidebar mau pakai atau tidak bisa diatur.
Jawaban no. 2: Harus edit css, caranya bisa dilihat di
https://wordpress.org/support/topic/sidebar-to-the-left-and-topbar-cart-to-the-right
Saya baru overhaul blog saya, belum dipersiapkan lagi tautan untuk download
ebooknya. Tapi isinya kurang lebih sama dengan yang di blog ini. Saat ini versi
blog masih lebih lengkap dari ebooknya. Karena lebih update.

Balas

Juan Feju says:

16 Oktober, 2014 at 10:13 AM

Yah hahamemang tutorialnya dibuat untuk nubie. Soalnya saya inget dulu
setengah hidup untuk bisa bikin toko online.

Jawaban no. 1: Di Appearance>theme options ada tab home layout dan shop
layout. Disana bisa atur sidebarnya.

Jawaban no. 2: Harus edit css, caranya bisa dilihat di


https://wordpress.org/support/topic/sidebar-to-the-left-and-topbar-cart-to-the-right
Saya baru overhaul blog saya, belum dipersiapkan lagi tautan untuk
download ebooknya. Tapi isinya kurang lebih sama dengan yang di blog
ini. Saat ini versi blog masih lebih lengkap dari ebooknya. Karena lebih
update.

Balas

Kang Rachmat says:

16 Oktober, 2014 at 10:47 AM

berarti buat yg mahir ada juga ya tutorialnya :D


dan sy yakin don juan sekarang setengah tidur bikin toko onlinenya olh
karena sangat ahli hahahaha.
skl lagi terimakasih buat bantuannya. skrg mari kita ke TKP!

Balas

Juan Feju says:

16 Oktober, 2014 at 11:24 AM

Di atas langit ada langit :D


Kang Rachmat says:

16 Oktober, 2014 at 11:26 AM

lalu di atas langit ke 7 ada apa hahaha

Juan Feju says:

16 Oktober, 2014 at 12:43 PM

Langit ke-8 XD

Kang Rachmat says:

16 Oktober, 2014 at 12:45 PM

Pernah ya ke sana :D

Oya don juan, utk yg badge sale sama new product ko ga bs


muncul ya, pdhl semua step by step di tutorial sdh saya kerjakan.

Juan Feju says:

16 Oktober, 2014 at 1:19 PM

Kalau pertanyaan ini, mesti dilihat tokolnya. Untuk komunikasi


saya nyalain chat-nya dulu.

Kang Rachmat says:

17 Oktober, 2014 at 9:48 AM

Pagi don juan ^_^

Minta diajarin bikin topbar dibawah slideshow ky gambar di atas


donk hehehe.
Terus itu ukuran slideshow nya brp biar lebarnya full kaya gitu?
Thx

Juan Feju says:

17 Oktober, 2014 at 3:18 PM


Bar di bawah menu itu adalah secondary menu. Warna dasarnya
bisa di atur di Theme Options. Selebihnya di custom CSSnya.
Lebar Slideshow disesuaikan dengan lebar laman. Lebar laman
bisa dilihat di Theme Options

Kang Rachmat says:

20 Oktober, 2014 at 8:48 AM

scrip custom css nya donk ^_^

Juan Feju says:

22 Oktober, 2014 at 12:55 AM

#nav-second ul.sf-menu > li { border-left: 1px solid #15416F;


border-right: 1px solid #3B6692;}

Juan Feju says:

6 November, 2014 at 9:24 PM


Mr. Rachmat, Tutotam Membuat Tokol Cara Membuat
Pita/Badge Sale dan Barang Baru di WooCommerce

ada update.

Rupanya pengembang tema Virtue mematikan sebuah hook yang


digunakan oleh plugin badge untuk new product. Sehingga yang
sebelum jalan jadi tidak jalan.

Agar bisa berfungsi lagi, cari tulisan:


woocommerce_before_shop_loop_item_title
ganti jadi:
woocommerce_before_shop_loop_item
di file /wp-content/plugins/woocommerce-smart-sale-
badge/classes/class-woocommerce-smart-sale-badge.php

Kang Rachmat says:

7 November, 2014 at 8:28 AM

wah thx banget juan atas bantuannya. langsung dipraktekkan ah


^_^

dwikiarlan says:

9 Oktober, 2014 at 10:40 AM

Makasih mas.
Tapi biaya shipping yang keluarnya kok sangat mahal ya mas, apa data sample yang di
kasih plugin itu salah.
Boleh minta biaya ongkirnya juga mas?

Balas

Sonny says:

17 April, 2015 at 10:58 AM

Biasanya kalau seperti itu pengaturan beratnya salah mas, coba di cek kembali di
woocommercenya ketika posting

Balas

adya fradipta says:

22 September, 2014 at 2:14 PM

wish,,, bermanfaat banget,,,


boleh minta file po nya?

lagi butuh banget ini,,, :)

Balas
o

Juan feju says:

22 September, 2014 at 3:23 PM

Dah dikirim ya

Balas

oditok says:

20 September, 2014 at 8:31 AM

pak saya mau tanya nih kebetulan saya pake yang localhost jadi belum di hosting
berbayar dan mau install yang jne plugin ini kok malah eror kayak gini ya pak?
mohon dijelaskan maklum pemula banget nih pak..

Warning:
file_get_contents(http://@yahoo.co.id&url=http://localhost/blog&activate=1)
[function.file-get-contents]: failed to open stream: HTTP request failed! in
C:\xampp\htdocs\blog\wp-content\plugins\jne-shipping\wpe-jneshipping.php on line 84

Fatal error: Maximum execution time of 30 seconds exceeded in


C:\xampp\htdocs\blog\wp-content\plugins\jne-shipping\wpe-jneshipping.php on line 85

Balas
o

Juan feju says:

20 September, 2014 at 11:58 PM

Wah ini sudah di luar pengetahuan saya.

Balas

kredit motor pekanbaru says:

19 September, 2014 at 12:38 AM

mas, ada tulisan peringatan : Scripting Guard [ details ] The Plugin Codestyling
Localization was forced to protect its own page rendering process against 5 incidents !

-
[ details ] :
1) PHP runtime error reporting detected !
Reason: some executed PHP code is not written proper | Originator: unknown (probably
by Theme or Plugin)
Below listed error reports has been traced and removed during page creation:

WARNING Error: [2] opendir(/home/naucucmp/public_html/wp-


content/cache/db/000000/options_comments/): failed to open dir: No such file or
directory /home/naucucmp/public_html/wp-content/plugins/w3-total-
cache/inc/functions/file.php on line 82

2)Malfunction at current Theme detected!


Name: Mystile | Author: WooThemes
Below listed scripts has been automatically stripped because of injection:
http://deleronlen.com/wp-content/themes/mystile/functions/js/shortcode-
generator/js/column-control.js
http://deleronlen.com/wp-content/themes/mystile/functions/js/shortcode-generator/js/tab-
control.js
http://deleronlen.com/wp-content/themes/mystile/functions/js/shortcode-
generator/js/dialog-js.php

3)Malfunction at 3rd party Plugin detected!


Name: WordPress SEO | Author: Team Yoast
Below listed scripts has been automatically stripped because of injection:

http://deleronlen.com/wp-content/plugins/wordpress-seo/js/wp-seo-admin-global.min.js

itu apa artinya mas? apa karena ini proses transletenya gak berhasil? trims

Balas

Juan feju says:

19 September, 2014 at 12:56 AM

Kelihatannya ada konflik antara tema atau plugin dengan plugin localization.
Scripting guard itu mekanisme perlindungan diri dari plugin tersebut. Info detil
bisa dilihat dari laman pengembangnya di http://www.code-
styling.de/english/scripting-guard-a-wordpress-plugin-protects-itself

Balas

fatoni says:
19 September, 2014 at 4:10 PM

setelah saya baca saran Anda saya kok masih lom dapat solusinya ya?
mohon pencerahanya. nubi banget mas.

Balas

Juan feju says:

19 September, 2014 at 4:19 PM

Baru fresh isntall kan yah? Biasanya memang bahasa Indonesianya


gak bisa dipakai. Untuk itu untuk bahasa Indonya perlu direscan
lagi. Cuman masalahnya kalau dilakukan di shared hosting, tidak
kuat memorynya. Jadi solusinya, harus instal local server seperti
WAMP di komputer. Lalu instal
WP+WooCoommerce+localization, kemudian direscan bahasa
Indonesianya, nanti akan tercipta file bahasa baru untuk
B.Indonesia. Nah, file bahasa inilah yang diunggah ke server
menggantikan yang lama.

Guslianto says:

18 September, 2014 at 4:28 PM

Dear Agan Juan feju

Terima kasih, informasinya bermanfaat.


Untuk data tarif JNE terbaru 2014 boleh donk minta?
Yang tarifjne(dot)com itu harga tahun 2013.

Salam.

Balas

Juan feju says:

18 September, 2014 at 5:11 PM

Saya adanya juga yang 2013. Apakah JNE ada penyesuaian harga lagi?

Balas

Suryagama says:

8 September, 2014 at 7:13 PM

oke gan sudah saya perbaiki terimakasih yang sekarang menjadikendala adal betul kata
agan limit akses memory , mohon filenya bisa saya minta heheheh agar bisa di unggah ke
web server

Balas
o

Juan feju says:

8 September, 2014 at 8:47 PM

Dah saya kirim, ya

Balas

Suryagama says:

8 September, 2014 at 6:07 PM

pak saya sudah cobak dan edit di File manager , setelah saya save dan refres web saya
eror
Parse error: syntax error, unexpected T_CONSTANT_ENCAPSED_STRING in
/home/u416104519/public_html/wp-config.php on line 84
jadi saya tak bisa masuk web ini kesalahan dimana yua gan ?? Terimakasih

Balas

Juan feju says:


8 September, 2014 at 6:23 PM

Ada kesalahan di baris 84 dari file config.php coba perhatikan snytaxnya ada
yang kurang atau salah? Kalau saya harus tebak-tebak tanpa lihat isinya, biasanya
urusannya dengan tanda kutip.

Balas

visntain says:

4 September, 2014 at 11:08 AM

mas boleh minta tarif jne nya?? terimakasih sebelumnya.

Balas

Juan feju says:

4 September, 2014 at 6:24 PM

Ini ada yang pernah ngasih tautan untuk daftar JNE http://www.tarifjne.com/

Balas

vinstain says:

10 September, 2014 at 10:51 PM

mas boleh minta tarif jne dari Banda Aceh (Provinsi Aceh) ke daerah lain?

Balas

Juan feju says:

10 September, 2014 at 11:52 PM

Hai Vinstain, maaf ya, saya tidak punya daftar JNE Banda Aceh.

akang says:

1 September, 2014 at 3:02 AM

Bang sya belum coba install, WC nya aja masih di utak-atik tapi mau langsung tanya soal
plugin JNE ini.
perhitungan biaya kirim itu kan tujuan sama berat barang yg dikiriman yah?
mohon penjelasannya apa otomatis menghitung dari produk yg di jual atau pemesan
masukin manual juga berat barang pesanannya?

maagf kalo pertanyaannya aneh masih baru soalnya :>


makasih

Balas

Juan feju says:

1 September, 2014 at 8:30 AM

Ya, biaya diitung dari tujuan dan total berat. Berat barang diset oleh si penjual
saat proses pembuatan/pemasangan barang.

Balas

akang says:

1 September, 2014 at 10:08 AM

wah ternyata mudah sekali ya, sungguh takudu.ga masa saya kemaren utak
atik kepikiran mau masukin jasa kiriman ke catalog produk harus bikin
attribut buat variasinya brapa tuh :)

Sip info-nya mau cobain gratisannya aja agh

Balas

Rieko says:

31 Agustus, 2014 at 9:21 PM

Pak, saya sudah klik link diatas. Saya download free version JNE Plugin, tapi tidak ada
tombol save, asumsi saya ini karna versi gratis jadi kini dihilangkan tombol save nya, jadi
saya beli yang full version, tapi ternyata sampai sekarang update an nya belum dikasih2.
Saya transfer ke Hendra Suherman, mungkin dia owner sekaligus pengembangnya, saya
sms gak diabales, di telpon gak diangkat, email support gak dibales, bbm gak di accept,
saya kirim bukti transfer lewat whatsapp n keterangan sudah konfirmasi via web. Dari
jam 2 tadi, akhirnya jam 6 dingkat sekali, dia nanya lagi udah isi konfirmasi apa belum..

Saya butuh solusi secepatnya, saya sedang mengembangkan web milik sendiri. Pak Juan
masih punya file zip plugin nya kan? Kalau boleh saya minta beserta data kotanya tolong
dikirim ke rieko.erlangga@gmail.com. Makasih banyak atas bantuannya pak..

Balas

Juan feju says:

31 Agustus, 2014 at 10:08 PM

Download JNE pluginnya harus melewati proses beli dengan harga Rp.0. Setelah
itu bisa diunduh. Tetapi saya sudah kirim ya plugin+daftar via email sesuai
request.

Balas

Rieko Erlanggga says:

31 Agustus, 2014 at 10:37 PM

Makasih pak Juan, saya jadi terbantu ^^

Balas

Rieko Erlanggga says:

1 September, 2014 at 11:29 AM

Akhirnya link yang saya tunggu2 dikirim oleh Agent Website ^_^

deka says:

29 Agustus, 2014 at 1:52 PM

butuh size berapa memory untuk web onlinenya????

Balas
o

Juan feju says:

29 Agustus, 2014 at 2:10 PM

Saya tidak tahu tepatnya.

Balas

bill says:

29 Agustus, 2014 at 1:32 PM

kalau tidak ada waktu disearching dengan soft tidak ada Softaculous

Balas

Juan feju says:

29 Agustus, 2014 at 2:14 PM


Hai Bill, kalau tidak ada, tinggal scroll saja ke bawah dan cari di bagian
Software/Services cari icon dengan tulisan Softaculous. Kalau masih tidak ada
juga, ditanyakan ke support hosting-nya untuk bantuan.

Balas

lee says:

27 Agustus, 2014 at 12:50 PM

hi.. blog ini sangat membantu saya sebagai pemula.


namun saya lagi ada masalah nih. waktu mau instal plugin jetpack kenapa muncul ini
terus ya?
internal 500 error
Internal Server Error

The server encountered an internal error or misconfiguration and was unable to complete
your request.
Please contact the server administrator, webmaster@de-artcraft.com and inform them of
the time the error occurred, and anything you might have done that may have caused the
error.
More information about this error may be available in the server error log.
Additionally, a 404 Not Found error was encountered while trying to use an
ErrorDocument to handle the request.

ada saran selain plugin jetpack yang sejenis ada plugin apa lagi ya?
Terima kasih.

Balas

o
Juan feju says:

27 Agustus, 2014 at 1:31 PM

Berdasarkan pengalaman saya, pesan:


internal 500 error
Internal Server Error
ada kaitannya dengan batas penggunaan memory di hosting Lee. Berarti
penggunaan memorynya sudah melebihi. Umumnya ini terjadi di shared hosting.
Sebab resource-nya saling berbagi dengan tetangga yang ada di server yang sama.

Plugin Jetpack sebenarnya opsional sih.


Jika ditanya apakah ada plugin lain sejenis. Pertanyaan fungsi apa dari plugin
Jetpack yang ingin digunakan?
Sebab plugin ini terdiri dari kumpulan modul (plugin), misalnya kalau untuk
modul statistik pengunjung sebagai alternatif bisa pakai Google Analytic.

Cara lain untuk menghindari pesan itu adalah dengan mengunggah jetpack
langsung melalui cpanel-file manager dan mengekstrak plugin tersebut pada
folder yang seharusnya. yaitu di wp-content/plugins/
Setelah itu kalau Lee masuk ke dashboard WP, dan cek daftar pluginnya, maka
plugin jetpack sudah ada disitu, tinggal diaktifkan.

Balas

agnes says:

27 Agustus, 2014 at 6:28 AM

yang nmr 11, seharusnya kembali ke tahap 11, yg tahap 10 itu pengaturan shipping. tapi
saya kog gak bisa ya, padahal udah instal wiget jne, apa ada yg salah?? jika ingin buat
sub kategory..sebaiknya disatukan aja mas di tahap 11 proses ini biar alurnya teratur gak
bolak balik. by the way trims suangat infonya sangat membantu saya..

Balas
o

Juan feju says:

27 Agustus, 2014 at 1:37 PM

Hai Agnes, terima kasih untuk masukannya. Sarannya saya terima dan akan saya
update tutorial ini. Kalau tentang Tutorial 10 JNE, saya tidak bisa memberikan
komentar banyak karena saya tidak mengetahui keadaan situs Agnes. Tapi kalau
mau didiskusikan bisa di Facebook saja, kirim ke inbox, jadi bisa sperti chatting.

Balas

Ely says:

25 Agustus, 2014 at 4:38 PM

Mas, gimana caranya biar bagian atas page depannya tetap ada gambar slide dan
dibawahnya gambar product2 yang ada seperti contoh screencap toko baju diatas ? Saya
cuma butuh untuk halaman home saja. Saya kan set di appearance > customize > static
front pagenya pilih Shop, nah otomatis gambar slidenya jadi tidak ada. Thanks

Balas

o
Juan feju says:

25 Agustus, 2014 at 7:14 PM

Supaya gambaran kita sama, saya informasikan dulu, bahwa tutorial ini
menggunakan tema Virtue versi free buatan Kandencethemes.
Tema versi Virtue gratis tidak memungkinkan untuk dipasangi slider untuk toko
meskipun ada pilihannya. Hal ini juga berlaku sama, kalau Ely memakai tema
yang memang tidak menyediakan slider.

Oleh karena itu kita harus menambahkan plugin slider lain. Untuk tutorialnya bisa
lihat disini : http://dapur-uang.com/tutorial-tambahan-membuat-tokol-
menambahkan-slider/
Untuk mendapatkan hasil seperti gambar screencap di atas, saya pakai plugin
easingslider.

Di tutorial itu itu dijelaskan ada 2 cara untuk menampilkan slidernya. Untuk kasus
Ely, gunakanlah cara no.2. Menyesuaikan dengan keinginan Ely, akan ada sedikit
perbedaan di tutorial itu. Nanti kalau Ely baca tulisan is_page(toko) gantilah
dengan is_home(), sehingga slider hanya tampil di halaman home saja. Untuk
lebih jelasnya silahkan lihat tautan yang saya rujukkan.

Balas

agnesa says:

25 Agustus, 2014 at 8:59 AM

mas, saya bingungnya di step ini nih..kog di setting gak muncul jne shipping free stelah
local pick up, apa ada yg terlewatkan yah, padahal sudah aktif plugin jne nya

Balas
o

Juan feju says:

25 Agustus, 2014 at 8:35 PM

Seharusnya sih dah langsung muncul.

Balas

Haries says:

21 Agustus, 2014 at 12:07 PM

Tanya pak Blogger 6 digit :-D


Cara ganti form menjadi bahasa indonesia seperti di contoh bagaimana ya?
Tks

Balas

Juan feju says:

21 Agustus, 2014 at 12:39 PM


Lucu juga dipanggil pak blogger 6 digit, boleh-boleh. Kalau saya caranya pakai
plugin localization. Plugin ini juga untuk menerjemahkan keseluruhan situs.

Balas

Princess Kaurvaki says:

18 Agustus, 2014 at 1:16 AM

Saya barusan coba mengaplikasikan step by step ini, pas saya cek di Tools Lokalisasi
WooCommerce, banyak bahasa yang muncul selain B. Indonesia, saya acuhkan saja
bahasa lain atau baiknya saya hapus mas? Kemudian pas saya masuk Berkas Bahasa
Terjemahan, textdomain tidak memberi opsi untuk terjemahan Project-Id-Version:
WooCommerce v2.1.12 | Berkas: tidak diketahui .. kira2 apa yang salah ya mas?
Seberapa signifikan pengaruhnya terhadap memory hosting ya mas ini?

Balas

Juan feju says:

18 Agustus, 2014 at 7:16 PM

Kalau kapasitas hostingnya besar, biarkan saja bahasa yang lain. Di tutorial ini
cuma terlihat satu bahasa saja, karena yang lain sudah saya hapus untuk
menghemat tempat.
Untuk masalah yang Princess hadapi tinggal di rescan saja. Hanya saja kalau di
shared hosting berdasarkan pengalaman saya akan kehabisan memori. Solusinya
saya Install WP dan WooCommerce + lain-lain di laptop. Setelah itu saya rescan,
file hasil keluarannya itu saya unggah ke hosting.
Kalau mau saya bisa kirimkan file yang saya miliki tingal Princess unggah.
Namun karena sudah agak lama takut tidak update, nanti mesti di rescan, siapa
tahu ada penambahan beberapa kata baru. Kalau cuma sedikit kata yang di rescan
tidak akan makan memori hosting.

Balas

Rieko says:

30 Agustus, 2014 at 9:15 AM

pak kalau boleh saya minta file .po n .mo buat WooCommerce dong,
terlalu banyak yang harus di edit

Balas

Juan feju says:

30 Agustus, 2014 at 10:13 AM

Boleh saja, nanti saya kirimkan

agnes says:
14 Agustus, 2014 at 5:11 PM

maaf ya mau nanya, kalo masih pake domain wordpress.com apa bisa instal plugin ini? sy
udah cari bolak balik tp sepertinya tidak bisa

Balas

Juan feju says:

14 Agustus, 2014 at 5:16 PM

Hai Agnes, memang tidak bisa. Karena wordpress.com tidak bisa instal plugin,
sedangkan WooCommerce adalah sebuah plugin.

Balas

Angga says:

23 Juli, 2014 at 12:33 AM

Terima atas tutorialnya saya ikut step by step dan saya sudah berhasil membuat tokol dari
panduan ini .
Namun loading web saya ternyata sangat lambat. Saya coba cek di gtmetrix.com
loadingnya ternyata 39s.Khususnya loading khususnya link
http://signorepomade.com/?v=1.11.0 loading mencapai 30s.
Saya sudah browsing untuk atasi masalah ini dan install plugin w3c total cache , wp
deffered, Asynchronous Javascript, wp Smush it. Tetapi loading web saya masih lama.

Tolong bantu untuk solusinya?


Terima Kasih

Balas

khairun says:

12 Juli, 2014 at 2:27 PM

saya mau tanya. kalau mau ganti background supaya ada gambarnya di tema virtue kira-
kira bisa gak? terimakasih.

Balas

Juan feju says:

12 Juli, 2014 at 2:50 PM

Bisa Khairun, kalau sudah instal temanya, di dashboard, klik menu samping:
Appearance > Theme Options. Nanti cari di tab Advanced Styling.

Balas

Yudha says:

12 Juli, 2014 at 9:25 AM

kalau dipakai di domain gratisan apa bisa?

Balas

Juan feju says:

12 Juli, 2014 at 12:08 PM

Apakah yang Yudha maksud seperti wordpress.com? Jawabannya tidak bisa.


Karena kita tidak bisa memasang plugin disana. Sementara WooCommerce
sendiri adalah plugin.

Balas

cahsolo says:

23 Juni, 2014 at 9:03 AM

saya juga mau dong daftarnya :D

Balas
o

Juan feju says:

23 Juni, 2014 at 9:40 AM

Itu di komentar atas ada yang sudah kasih link situs-nya

Balas

bayu says:

23 Juni, 2014 at 2:11 AM

saya sudah instal, dihalaman check out saat data sudah terisi lengkap muncul pesan
Sorry, shipping is unavailable to Indonesia. If you require assistance or wish to make
alternate arrangements please contact us. Mohon bantuannya mas. Terima kasih.

Balas

Juan feju says:

23 Juni, 2014 at 4:48 AM


Kalau dari pesan erornya, kemungkinan setelan di woocommerce > settings > tab
General, di bagian Selling Location(s)-nya tidak menyertakan Indonesia sebagai
lokasi penjualan.
Namun bisa juga di bagian di woocommerce > settings > tab Shipping, di bagian
Restrict shipping to Location(s)
Bisa juga di bagian di woocommerce > settings > tab Shipping > JNE Shipping
Free, di bagian Method availability.
Ini adalah bagian-bagian yang perlu Bayu cek.

Balas

boulevards says:

18 Juni, 2014 at 11:13 PM

Kalau nampilin label size gimana ya ?

Balas

Juan feju says:

19 Juni, 2014 at 5:44 AM

Di halaman produk akan muncul di tab additional information, kalau saat


pembuatan produk, dimensinya diisi.
Kalau saya, saya masukkan di product short description, sehingga muncul di
samping gambar utama.

Balas

Angga says:

18 Juni, 2014 at 2:39 AM

Untuk tarif JNE bisa dilihat disini http://www.tarifjne.com/ tetapi hanya pengiriman dari
Jakarta, Bandung, Surabaya, Solo , dan Tangerang

Balas

Angga says:

18 Juni, 2014 at 2:40 AM

Jogja juga ada

Balas

Juan feju says:

18 Juni, 2014 at 3:10 AM

Sip, buat referensi teman-teman yang lain.


Balas

Angga says:

17 Juni, 2014 at 3:00 PM

Pak saya sudah coba tutorial nya tapi kenapa masih belum muncul juga ya side bar login
nya

Balas

Juan feju says:

17 Juni, 2014 at 5:25 PM

Hai Angga, apakah tema yang Angga gunakan tema Virtue? Apakah di
Appearance > Theme Options di tab home layout dan tab shop settings, sudah
dipilih layout dengan sidebar?

Balas

Ryan says:
17 Juni, 2014 at 2:15 PM

menarik! makasih udah berbagi ilmu juan..


sy newbie pk WP & WooCom nih, mau tanya kalau localization ini sifatnya mentranslate
aja atau bisa untuk multilanguage (opsi untuk 2-beberapa bahasa). Trims.

Balas

Juan feju says:

17 Juni, 2014 at 5:19 PM

Hai Ryan, untuk plugin ini hanya bisa satu bahasa saja.

Balas

blade says:

9 Juni, 2014 at 8:51 PM

Bad request!

Your browser (or proxy) sent a request that this server could not understand.

If you think this is a server error, please contact the webmaster.

Error 400

localhost
09/06/2014 20:49:35
Apache/2.2.14 (Win32) DAV/2 mod_ssl/2.2.14 OpenSSL/0.9.8l mod_autoindex_color
PHP/5.3.1 mod_apreq2-20090110/2.7.1 mod_perl/2.0.4 Perl/v5.10.1
mas itu tadi kalo klik produk keluarnya gitu mas kenapa ya ..

Sudah tak download ebooknya mas ..lengkap banget bagus mas

Balas

Juan feju says:

11 Juni, 2014 at 8:01 AM

Semoga berguna :)

Balas

Juan Feju says:

16 Oktober, 2014 at 10:14 AM

Terima kasih

Balas

blade says:

9 Juni, 2014 at 7:15 PM

mas ada error ke gini kenapa ya


Bad request!

Your browser (or proxy) sent a request that this server could not understand.

If you think this is a server error, please contact the webmaster.

Error 400

localhost
09/06/2014 19:14:25
Apache/2.2.14 (Win32) DAV/2 mod_ssl/2.2.14 OpenSSL/0.9.8l mod_autoindex_color
PHP/5.3.1 mod_apreq2-20090110/2.7.1 mod_perl/2.0.4 Perl/v5.10.1

Balas

blade says:

9 Juni, 2014 at 9:57 AM

Bagus banget Tutorial.nya Sangant membantu Makasih banget Mas Juan :D

Balas
o

Juan feju says:

9 Juni, 2014 at 11:04 AM

Iya, kalau mau buat tokol pakai wordpress, unduh Ebook-nya saja. Saat ini lebih
update Ebook-nya.

Balas

lala says:

8 Juni, 2014 at 12:22 AM

Malam Pak,
Tutorialnya berguna banget buat saya krn saya jg py webstore dg virtue theme, tp saya py
sedikit masalah, setiap buka dr mobile layoutnya gk sama dengan kalo diliat dr pc. misal
image2 yg harusnya berada dlm 1 baris malah berada dlm kolom2 kebawah dg ukuran
selayar handphone. Gimana caranya supaya ukurannya bs fit ya Pak?
mohon pencerahannya ya pakmany thanks

Balas

o
Juan feju says:

8 Juni, 2014 at 12:31 AM

Malam Al, tema Virtuenya memang desainnya demikian. Dibuat jatuh saat dibuka
di layar perangkat yang lebih kecil. Istilahnya responsive. Dari Kandencethemes
nya sendiri menyatakan tidak bisa fixed.
Tapi logika saya, kalau Al kasih

yang mengapit keseluruhan tata letaknya dan

tersebut dikasih width yang fix. Mungkin bisa jadi fix. Saya belum coba sih, baru
sekedar logika saja. Ya..butuh sedikit tambahan coding..

Balas

indra putra says:

3 Juni, 2014 at 11:00 PM

slmt malam Juan Tedjosiswojo;


yang mau sy tanyakan pada saat sy mau meng-update plugin woocommerce versi yg
terbaru (ke 2.1.10.) selalu gagal..muncul tulisan Terjadi galat saat memutakhirkan
WooCommerce: Tidak dapat menyalin berkas.
woocommerce/i18n/languages/woocommerce-it_IT.mo mohon bantuannya karena sy
seorang pemula yg lg belajar membuat toko online. t.ksh.

Balas

Karangela says:

31 Mei, 2014 at 4:08 PM

Gan.. punya data tarif JNE dari Jogja ga?


Klo ada boleh dong bagiin..
Thx sebelumnya.

Balas

Juan feju says:

31 Mei, 2014 at 5:10 PM

Sayang sekali Karangela, saya tidak punya untuk tarif JNE Jogja.

Balas

ask says:

31 Mei, 2014 at 11:28 AM

keren gan pluginnya, ane mau tanya gan, plugin jnenya sudah ane instal (sukses),pas
dicoba checkout dibagian cart, shipping handlingnya muncul pesan error seperti ini gan

There doesnt seem to be any available shipping methods. Please double check your
address, or contact us if you need any help.

itu kenapa gan?


Mohon bantuannya gan

Balas

Juan feju says:

31 Mei, 2014 at 5:14 PM

Kalau di halaman cart, memang begitu. Saran saya sebaiknya diterjemahkan saja
pesan itu dengan kata-kata lain agar tidak membingungkan pembeli. Kalau versi
yang plugin JNE yang lama, jika fitur Calculating Shipping-nya diaktifkan, dan
kemudian pilih lokasi pengiriman, maka ongkir akan langsung muncul. Kalau
yang versi terkini sayangnya tidak bisa melakukan hal itu. Saya sudah konfirmasi
ke pengembangnya saat ini memang tidak bisa.
Tapi kalau di halaman checkout tidak masalah, setelah lokasi pengiriman
ditentukan, ongkirnya pasti muncul.

Balas

ridwan says:

4 Juni, 2014 at 4:23 PM

berarti pakai versi berapa ya?

Balas

Juan feju says:

4 Juni, 2014 at 5:53 PM

Pakai saja versi yang sekarang. Memang ada kekurangannya, tetapi


masih bisa diakali. Kalau gak mau, ya pakai versi sebelumnya,
masalahnya setahu saya,sudah tidak tersedia di web. Rasanya sih
saya masih ada, hanya saja saya tidak tahu apakah ada efeknya
kalau menggunakan versi lama. Sebab WP dan WooCoomerce
terus berkembang.

maya says:

28 Mei, 2014 at 3:43 PM

Dear Juan Tedjosiswojo,

Tutorialnya bagus dan sangan membantu saya. tapi saya penjelasannya kurang spesifik.
karena saya lagi proses belajar jadi masih bingung.
step by step saya ikutin sarannya.
ada yang mau saya tanyakan berapa disk space yang diprlukaan karena saya coba 100M
gk cukup

thx
Maya

Balas
o

Juan feju says:

28 Mei, 2014 at 5:37 PM

Halo Maya,
Terima kasih buat masukannya, tutorial ini juga hendak saya update karena sudah
ada perubahan-perubahan lagi. Kalau boleh lebih dijelaskan kurang spesifiknya
bagaimana?

Balas

Juan feju says:

28 Mei, 2014 at 5:38 PM

Oh ya, sebaiknya disarankan minimal disk space hosting 500 MB.

Balas

yooda says:

22 Juni, 2014 at 3:36 PM


klo bandwitdh untuk online shop minimal berapa ya mas?

Balas

Juan feju says:

22 Juni, 2014 at 6:21 PM

Tergantung tingkat keramaiannya. Kalau gak ada pengunjung 1


Mb cukup Haha Kalau gak mau repot ambil hosting dengan
paket bandwidthnya unlimited.
Kalau punya dana bisa hosting di Bluehost min 1 tahun sewanya.
Makin panjang makin murah. Kelebihannya: tidak cuma
bandwidth, kapasitas hostingnya unlimited juga, batasannya hanya
jumlah file max 200.000 biji. Hosting ini termasuk yang
disarankan oleh WordPress sendiri dan banyak dipake oleh para
blogger pro dan internet marketer.

Kalau masih mau coba-coba bisa pake di Rumahweb. Bisa bulanan


bayar sewanya. Untuk bandwidth unlimited (trafik lokal) ambil
paket kapasitas hosting yang 1 GB. Namun demikian saya
sarankan jika baru mulai ambil yang paket 500 MB saja, ada limit
bandwidthnya sih. Gak masalah, kalau dah rame banget tinggal
upgrade aja ke paket berikutya.

Kalau mau coba hosting lain yang lebih murah, silahkan, tapi yang
perlu diingat adalah layanan CS dan tesunya serta kinerja
servernya. Apakah mereka bagus?
Kalau saya sudah capek kalau harus makan hati gara-gara CS atau
tech support-nya serta servernya yang suka bermasalah. Jadi
yasaya bayar lebih mahal dikit untuk hosting gpp lah.

yuda says:

17 Mei, 2014 at 8:26 PM

gan,kalu boleh saya juga mintaplug in jne ama datanya dong :),terimakasih sebelumnya

Balas

supplier baju korea says:

15 Mei, 2014 at 5:33 PM

makasih gan dah mau share gratis lagi.. :D

Balas

rizqa says:

15 Mei, 2014 at 10:01 AM

ka kok tulisan nya begini Invalid shipping method. kalo mau beli..knp ya?
Balas

Juan feju says:

15 Mei, 2014 at 3:58 PM

Ini berkaitan dengan penggunaan metode pengiriman dengan JNE ya. Itu karena
alamatnya (kecamatan) belum dipilih oleh calon pembeli. Jika sudah dipilih, nanti
akan muncul biayanya, dengan asumsi segala konfigurasinya sudah beres.

Balas

xurov says:

14 Mei, 2014 at 4:26 PM

jinjingtech.com
minta saran apa lagi yang harus di rubah dan di perbaiki agar lebih menarik

Balas

xurov says:
13 Mei, 2014 at 11:48 PM

saya ada kendala di bagian tampilan produk di page shop,


ko produk juga nampilin deskripsi yang harusnya di page produk singel.
jadinya berantakan tampilannya

Balas

Juan feju says:

13 Mei, 2014 at 11:54 PM

Bisa kasih alamat tokonya?

Balas

xurov says:

14 Mei, 2014 at 4:30 PM

maaf pak, sekarang sudah tidak ada tampilan deskripsi di halaman shop
kurang mengerti kenapa kemarin begitu.
tapi minta saran untuk toko saya.terima kasih

Balas

Juan feju says:

14 Mei, 2014 at 11:32 PM

Saya sih bukan ahli. Tapi kalau masukan sebaiknya tokonya lebih
dirapikan supaya menambah rasa percaya konsumen. Kemudian
Xurov pasti pakai Jetpack Site Stats, ya. Itu kadang suka muncul
gambar smiley face di paling, bawah. Dihilangkan saja pakai css.

anamsupriadiam says:

12 Mei, 2014 at 10:05 AM

gua tunggu brow?

Balas

Juan feju says:

8 Juni, 2014 at 1:07 AM

Bro Anam, Ebooknya sudah tersedia bisa diunduh.


Balas

Anonim says:

23 Juli, 2015 at 10:52 AM

cara mendapatkan eboknya gmna pak ?

Balas

Juan feju says:

23 Juli, 2015 at 12:36 PM

Ebooknya sudah tak ada. Sebab hak ciptanya sudah dibeli oleh
ElexMedia.

anamsupriadiam says:

10 Mei, 2014 at 12:35 PM

ebooknya gmana gan?


Balas

Juan feju says:

11 Mei, 2014 at 8:39 AM

Belum gan

Balas

di2k says:

6 Mei, 2014 at 5:57 PM

mkasih banget gan..super komplit dan mudah dipahami

Balas

xurov says:

4 Mei, 2014 at 2:36 PM


mohon dikirim data jne juga pak
trimakasih

Balas

Juan Feju says:

3 April, 2015 at 5:10 PM

Itu sudah saya kasih link ke situs yang menyediakan daftarnya di akhir post.
Tetapi pastikan keakuratannya ya.

Balas

xurov says:

4 Mei, 2014 at 11:12 AM

terimakasih
sangat terbantu..

Balas

Wella says:

30 April, 2014 at 5:26 PM

saya juga mau dong daftarnya :D

Balas

Juan feju says:

30 April, 2014 at 11:59 PM

Sudah saya kirim ya

Balas

Fatika says:

30 April, 2014 at 11:16 AM

wooow, makasiiii banyaak :D

Balas

Fatika says:

29 April, 2014 at 5:20 PM

Eeh, sudah bisa ding hehe. Tapi datanya kurang lengkap, hanya kota/kabupaten dan tarif
saja, tidak ada data kecamatannya.

Balas

Juan feju says:

29 April, 2014 at 7:15 PM

Saya sudah email daftar JNE Jakarta yang saya pakai via email ya.

Balas

Fatika says:

29 April, 2014 at 5:13 PM


Pak, berarti masukkan daftar biaya pengiriman di kotak itu dengan cara manualkah? kok
saya tidak bisa browse ya, sudah donlot biaya kirim tp tdk muncul datanya.
kalau dikerjakan manual waah butuh waktu lamaaa :(
Mohon saran, makasi.

Balas

diandra says:

29 April, 2014 at 9:40 AM

oh iya pak.. trima kasih


alhamdulillah sudah ketemu dmn salahnya
tutorialnya dari awal sampe akhir sangat bermanfaat
makasih, pak !

Balas

Juan feju says:

29 April, 2014 at 11:16 AM

Sama-sama. :D

Balas

Juan feju says:

29 April, 2014 at 9:01 AM

Logika saya mengatakan tidak ada hubungannya. Sebab email boleh saja ganti-ganti.
Saya sarankan dik Diandra menanyakan perihal ini ke technical support hosting.
Biasanya mereka dapat memberikan petunjuk akan maksud dari error yang bersangkutan.

Balas

diandra says:

29 April, 2014 at 7:36 AM

pak, saya mau tanya lagi.


saya sdh beli domain dan sewa hosting. awalnya saya menggunakan akun email saya dan
wordpressnya sdh diedit sedikit. lalu saya ingin bangun ulang dg email yg baru dg
domain yg sama. sejauh ini bisa tapi ketika di view cart yg keluar error not found
apache server at namawebsite port 80. apakah ada hubungannya dg ganti email? kalo iya
di bagian mana saja email baru yg harus saya ganti?
trimakasih, pak

Balas

Andika says:

29 April, 2014 at 2:37 AM

gan, ente punya plugin JNE Shipping sama data tarifnya? ane boleh minta? terimakasih

Balas

Juan feju says:

29 April, 2014 at 8:47 AM

Untuk plugin di tahap 1 ada tautannya, gan. Daftar tarif JNE-nya juga kebetulan
disertakan di file yang diunduh.

Balas

jaenalaskar says:

17 Februari, 2015 at 6:29 PM


gan, ane boleh minta pluginnya? lgi butuh banget nih..
kalo agan gk kberatan, nih email ane

jaenalcreativity@yahoo.com

Balas

Juan Feju says:

18 Februari, 2015 at 12:40 AM

Untuk plugin JNE Tinggal diunduh dari link yang sudah saya
berikan di atas. Kebetulan ada yang memberikan versi gratisnya.

Juan feju says:

29 April, 2014 at 7:16 PM

Gan, saya sudah email daftar ongkir JNE Jakarta. Semoga berguna.

Balas

diandra says:

27 April, 2014 at 4:29 PM

pak, mau tanya. supaya deskripsinya ada di samping gambar seperti ambar di atas gimana
caranya ya? trima kasih!

Balas

Juan feju says:

27 April, 2014 at 4:36 PM

Hai Diandra, caranya: di halaman edit product, deskripsinya dituliskan di Product


Short Description. Nanti hasilnya seperti di atas

Balas

chira says:

24 April, 2014 at 2:54 PM

itu saya menggunakan Mystile


1 lgi saya mau tanya kan saya sudah taruh product tetapi kok malah keluarnya page not
found Sorry, no posts matched your criteria.
padahal saya sudah mengikuti tutor dari anda sama persis , kenapa itu ya ? terims..

Balas
o

Juan feju says:

25 April, 2014 at 5:45 PM

Mungkin masalahnya ada di permalinknya

Balas

chira says:

23 April, 2014 at 7:45 PM

Bagaimana ini ?
tidak ada topbar navigator di themes location

Balas

Juan feju says:

23 April, 2014 at 8:43 PM


O, tema apakah yang dipakai? Tutorial di artikel ini menggunakan tema Virtue
dari Kandence Themes. Tentunya setiap tema akan memiliki desain yang
berbeda-beda. Sehingga Theme Locations nya juga beda-beda.

Balas

alzara says:

16 April, 2014 at 9:41 PM

thanks atas informasinya, sangat bermanfaat

Balas

Juan feju says:

17 April, 2014 at 2:18 PM

Kalau ada pertanyaan bisa email atau komen aja gan Kl saya bisa jawab, sy
bantu.

Balas

yudaaradea says:

21 Maret, 2014 at 6:44 PM

kalo mau dihilangkan default sortingnya gimana kaka ?

Balas

Juan feju says:

22 Maret, 2014 at 1:51 AM

Paling mudah lewat CSS saja. Letakkan coding ini di stylesheet CSS dari tema
Yuda.

.orderby {
display: none !important;
}

Balas

yudaaradea says:

21 Maret, 2014 at 6:37 PM

Oke terimakasih kaka :D saya coba dulu yah

Balas

yudaaradea says:

21 Maret, 2014 at 8:25 AM

Mas mau nanya lagi dong kalo untuk menghilangkan tulisan showing all result di front
page gimana yah ? sama default shorting ?

Balas

Juan feju says:

21 Maret, 2014 at 2:23 PM

Kalau mau hilangkan showing all result, setahu saya ini mesti edit file.
di wp-content\plugins\woocommerce\templates\loop\result-count.php atau
jika tema yang Yuda gunakan meng-overide file tersebut, misalnya tema Virtue,
letaknya ada di wp-content\themes\virtue\woocommerce\loop\result-
count.php

Cari:

if ( 1 == $total ) {
_e( Showing the single result, woocommerce );
} elseif ( $total < = $per_page ) { printf( __( 'Showing all %d results',
'woocommerce' ), $total ); } else { printf( _x( 'Showing %1$d%2$d of %3$d
results', '%1$d = first, %2$d = last, %3$d = total', 'woocommerce' ), $first, $last,
$total ); } Bisa di comment out, agar tidak jalan codingnya. Saya asumsi Yuda
mengerti PHP. Kalau default, maksudnya sortirnya ya? dihilangkan atau diganti
jadi the newest seperti saya? Kalau ganti, fitur ini ada di woocommerce
settingnya, di tab Product - Default product sorting ganti jadi sort by most recent.
Balas

yudaaradea says:

20 Maret, 2014 at 9:51 PM

makasih gan ane coba dulu :)

Balas

yudaaradea says:

20 Maret, 2014 at 7:58 AM

Gan mau nanya dong, Untuk menampilkan slider atau slide show gimana yah ? kan kalo
frontpage nya shop dia slidernya gk bisa muncul ? mohon bimbingannya gan :)

Balas

Juan feju says:

20 Maret, 2014 at 3:03 PM


Dengan senang hati. Caranya pakai plugin slideshow lain, yang memungkinkan
untuk menggunakan shortcode. Kemudian shortcodenya diletakkan di page
Shop. Misalnya pakai Easing Slider Lite

Balas

signalbiru says:

28 Februari, 2014 at 5:22 AM

wah .., saya coba kok error yah mas? tampilan produk nya ga ada di halaman utama..,
kira2 salah apa ya?

Balas

Juan feju says:

28 Februari, 2014 at 5:49 AM

Kemungkinan di Settings > Reading,


Static Pages untuk Front Page-nya belum diubah ke Shop.
Instruksinya bisa ditemukan di:
Cara Membuat Tokol Langkah 7 Cara Membuat Tokol Langkah 7 Instal
plugin WooCommerce excelling eCommerce, tahap ke 7.

Balas

signalbiru says:

3 Maret, 2014 at 10:25 AM

sepertinya karena saya memakai theme dr Yithemes.., themes tersebut


tidak kompatibel dengan wordpress terbaru
saya sekarang pake theme Xenastore..dgn plugin chart66.., tp ada
masalah waktu chechout.., ada warning mijreh konfiguration

Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Cari Artikel
Search

Cari Iklan
Cari Apa
Kategori
Bisnis OfflineDunia Mobil Aksesoris-Mobil Mobil Suku Cadang MobilDunia
Motor Aksesoris Motor Motor Suku cadang MotorElektronik & GadgetFesyen Aksesoris
Fesyen Fesyen Lain Pakaian SepatuHobi & Olahraga Binatang Buku Hobi/Olahraga
Lain TanamanJasaKantor & Industri Kantor & Industri
lainnya ObatKomunitas Acara/event Aktivitas Hilang SukarelawanLowonganPerlengka
pan Bayi & AnakProperti Apartemen Bangunan komersil Indekos Properti
Lain Rumah TanahRumah Tangga Makan dan Minuman Perabotan Rumah Tangga
Lain
Lokasi
Aceh Kabupaten Aceh Barat Kabupaten Aceh Barat Daya Kabupaten Aceh
Besar Kabupaten Aceh Jaya Kabupaten Aceh Selatan Kabupaten Aceh
Singkil Kabupaten Aceh Tamiang Kabupaten Aceh Tengah Kabupaten Aceh
Tenggara Kabupaten Aceh Timur Kabupaten Aceh Utara Kabupaten Bener
Meriah Kabupaten Bireuen Kabupaten Gayo Lues Kabupaten Nagan Raya Kabupaten
Pidie Kabupaten Pidie Jaya Kabupaten Simeulue Kota Banda Aceh Kota Langsa Kota
Lhokseumawe Kota Sabang Kota SubulussalamBali Kabupaten Badung Kabupaten
Bangli Kabupaten Buleleng Kabupaten Gianyar Kabupaten Jembrana Kabupaten
Karangasem Kabupaten Klungkung Kabupaten Tabanan Kota
DenpasarBanten Kabupaten Pandeglang Kabupaten Serang Kabupaten Tangerang Kota
Cilegon Kota Serang Kota Tangerang Kota Tangerang SelatanBengkulu Kabupaten
Bengkulu Selatan Kabupaten Bengkulu Tengah Kabupaten Bengkulu Utara Kabupaten
Kaur Kabupaten Kepahiang Kabupaten Lebong Kabupaten Mukomuko Kabupaten
Rejang Lebong Kabupaten Seluma Kota BengkuluGorontalo Kabupaten
Boalemo Kabupaten Bone Bolango Kabupaten Gorontalo Kabupaten Gorontalo
Utara Kabupaten Pohuwato Kota GorontaloJakarta Jakarta Barat Jakarta
Pusat Jakarta Selatan Jakarta Timur Jakarta Utara Kabupaten Administrasi Kepulauan
SeribuJambi Kabupaten Batanghari Kabupaten Bungo Kabupaten Kerinci Kabupaten
Merangin Kabupaten Muaro Jambi Kabupaten Sarolangun Kabupaten Tanjung Jabung
Barat Kabupaten Tanjung Jabung Timur Kabupaten Tebo Kota Jambi Kota Sungai
PenuhJawa Barat Kabupaten Bandung Kabupaten Bandung Barat Kabupaten
Bekasi Kabupaten Bogor Kabupaten Ciamis Kabupaten Cianjur Kabupaten
Cirebon Kabupaten Garut Kabupaten Indramayu Kabupaten Karawang Kabupaten
Kuningan Kabupaten Majalengka Kabupaten Pangandaran Kabupaten
Purwakarta Kabupaten Subang Kabupaten Sukabumi Kabupaten Sumedang Kabupaten
Tasikmalaya Kota Bandung Kota Banjar Kota Bekasi Kota Bogor Kota Cimahi Kota
Cirebon Kota Depok Kota Sukabumi Kota TasikmalayaJawa Tengah Kabupaten
Banjarnegara Kabupaten Banyumas Kabupaten Batang Kabupaten Blora Kabupaten
Boyolali Kabupaten Brebes Kabupaten Cilacap Kabupaten Demak Kabupaten
Grobogan Kabupaten Jepara Kabupaten Karanganyar Kabupaten Kebumen Kabupaten
Kendal Kabupaten Klaten Kabupaten Kudus Kabupaten Magelang Kabupaten
Pati Kabupaten Pekalongan Kabupaten Pemalang Kabupaten Purbalingga Kabupaten
Purworejo Kabupaten Rembang Kabupaten Semarang Kabupaten Sragen Kabupaten
Sukoharjo Kabupaten Tegal Kabupaten Temanggung Kabupaten Wonogiri Kabupaten
Wonosobo Kota Magelang Kota Pekalongan Kota Salatiga Kota Semarang Kota
Surakarta Kota TegalJawa Timur Kabupaten Bangkalan Kabupaten
Banyuwangi Kabupaten Blitar Kabupaten Bojonegoro Kabupaten
Bondowoso Kabupaten Gresik Kabupaten Jember Kabupaten Jombang Kabupaten
Kediri Kabupaten Lamongan Kabupaten Lumajang Kabupaten Madiun Kabupaten
Magetan Kabupaten Malang Kabupaten Mojokerto Kabupaten Nganjuk Kabupaten
Ngawi Kabupaten Pacitan Kabupaten Pamekasan Kabupaten Pasuruan Kabupaten
Ponorogo Kabupaten Probolinggo Kabupaten Sampang Kabupaten Sidoarjo Kabupaten
Situbondo Kabupaten Sumenep Kabupaten Trenggalek Kabupaten Tuban Kabupaten
Tulungagung Kota Batu Kota Blitar Kota Kediri Kota Madiun Kota Malang Kota
Mojokerto Kota Pasuruan Kota Probolinggo Kota SurabayaKalimantan
Barat Kabupaten Bengkayang Kabupaten Kapuas Hulu Kabupaten Kayong
Utara Kabupaten Ketapang Kabupaten Kubu Raya Kabupaten Landak Kabupaten
Melawi Kabupaten Mempawah Kabupaten Sambas Kabupaten Sanggau Kabupaten
Sekadau Kabupaten Sintang Kota Pontianak Kota SingkawangKalimantan
Selatan Kabupaten Balangan Kabupaten Banjar Kabupaten Barito Kuala Kabupaten
Hulu Sungai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kabupaten Hulu Sungai
Utara Kabupaten Kotabaru Kabupaten Tabalong Kabupaten Tanah Bumbu Kabupaten
Tanah Laut Kabupaten Tapin Kota Banjarbaru Kota BanjarmasinKalimantan
Tengah Kabupaten Barito Selatan Kabupaten Barito Timur Kabupaten Barito
Utara Kabupaten Gunung Mas Kabupaten Kapuas Kabupaten Katingan Kabupaten
Kotawaringin Barat Kabupaten Kotawaringin Timur Kabupaten Lamandau Kabupaten
Murung Raya Kabupaten Pulang Pisau Kabupaten Seruyan Kabupaten Sukamara Kota
Palangka RayaKalimantan Timur Kabupaten Berau Kabupaten Kutai Barat Kabupaten
Kutai Kartanegara Kabupaten Kutai Timur Kabupaten Mahakam Ulu Kabupaten
Paser Kabupaten Penajam Paser Utara Kota Balikpapan Kota Bontang Kota
SamarindaKalimantan Utara Kabupaten Bulungan Kabupaten Malinau Kabupaten
Nunukan Kabupaten Tana Tidung Kota TarakanKepulauan Bangka Belitung Kabupaten
Bangka Kabupaten Bangka Barat Kabupaten Bangka Selatan Kabupaten Bangka
Tengah Kabupaten Belitung Kabupaten Belitung Timur Kota Pangkal PinangKepulauan
Riau Kabupaten Bintan Kabupaten Karimun Kabupaten Kepulauan Anambas Kabupaten
Lingga Kabupaten Natuna Kota Batam Kota Tanjung PinangLampung Kabupaten
Lampung Barat Kabupaten Lampung Selatan Kabupaten Lampung Tengah Kabupaten
Lampung Timur Kabupaten Lampung Utara Kabupaten Mesuji Kabupaten
Pesawaran Kabupaten Pesisir Barat Kabupaten Pringsewu Kabupaten
Tanggamus Kabupaten Tulang Bawang Kabupaten Tulang Bawang Barat Kabupaten Way
Kanan Kota Bandar Lampung Kota MetroLos Angeles Long
Beach TorranceMaluku Kabupaten Buru Kabupaten Buru Selatan Kabupaten Kepulauan
Aru Kabupaten Maluku Barat Daya Kabupaten Maluku Tengah Kabupaten Maluku
Tenggara Kabupaten Maluku Tenggara Barat Kabupaten Seram Bagian Barat Kabupaten
Seram Bagian Timur Kota Ambon Kota TualMaluku Utara Kabupaten Halmahera
Barat Kabupaten Halmahera Selatan Kabupaten Halmahera Tengah Kabupaten
Halmahera Timur Kabupaten Halmahera Utara Kabupaten Kepulauan Sula Kabupaten
Pulau Morotai Kabupaten Pulau Taliabu Kota Ternate Kota Tidore KepulauanNew
YorkNusa Tenggara Barat Kabupaten Bima Kabupaten Dompu Kabupaten Lombok
Barat Kabupaten Lombok Tengah Kabupaten Lombok Timur Kabupaten Lombok
Utara Kabupaten Sumbawa Kabupaten Sumbawa Barat Kota Bima Kota MataramNusa
Tenggara Timur Kabupaten Alor Kabupaten Belu Kabupaten Ende Kabupaten Flores
Timur Kabupaten Kupang Kabupaten Lembata Kabupaten Malaka Kabupaten
Manggarai Kabupaten Manggarai Barat Kabupaten Manggarai Timur Kabupaten
Nagekeo Kabupaten Ngada Kabupaten Rote Ndao Kabupaten Sabu Raijua Kabupaten
Sikka Kabupaten Sumba Barat Kabupaten Sumba Barat Daya Kabupaten Sumba
Tengah Kabupaten Sumba Timur Kabupaten Timor Tengah Selatan Kabupaten Timor
Tengah Utara Kota KupangPapua Kabupaten Asmat Kabupaten Biak Numfor Kabupaten
Boven Digoel Kabupaten Deiyai Kabupaten Dogiyai Kabupaten Intan Jaya Kabupaten
Jayapura Kabupaten Jayawijaya Kabupaten Keerom Kabupaten Kepulauan
Yapen Kabupaten Lanny Jaya Kabupaten Mamberamo Raya Kabupaten Mamberamo
Tengah Kabupaten Mappi Kabupaten Merauke Kabupaten Mimika Kabupaten
Nabire Kabupaten Nduga Kabupaten Paniai Kabupaten Pegunungan Bintang Kabupaten
Puncak Kabupaten Puncak Jaya Kabupaten Sarmi Kabupaten Supiori Kabupaten
Tolikara Kabupaten Waropen Kabupaten Yahukimo Kabupaten Yalimo Kota
JayapuraPapua Barat Kabupaten Fakfak Kabupaten Kaimana Kabupaten
Manokwari Kabupaten Manokwari Selatan Kabupaten Maybrat Kabupaten Pegunungan
Arfak Kabupaten Raja Ampat Kabupaten Sorong Kabupaten Sorong Selatan Kabupaten
Tambrauw Kabupaten Teluk Bintuni Kabupaten Teluk Wondama Kota
SorongRiau Kabupaten Bengkalis Kabupaten Indragiri Hilir Kabupaten Indragiri
Hulu Kabupaten Kampar Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Kuantan
Singingi Kabupaten Pelalawan Kabupaten Rokan Hilir Kabupaten Rokan
Hulu Kabupaten Siak Kota Dumai Kota PekanbaruSan Francisco Berkeley Daly
City Mill Valley OaklandSulawesi Barat Kabupaten Majene Kabupaten
Mamasa Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Tengah Kabupaten Mamuju
Utara Kabupaten Polewali MandarSulawesi Selatan Kabupaten Bantaeng Kabupaten
Barru Kabupaten Bone Kabupaten Bulukumba Kabupaten Enrekang Kabupaten
Gowa Kabupaten Jeneponto Kabupaten Kepulauan Selayar Kabupaten Luwu Kabupaten
Luwu Timur Kabupaten Luwu Utara Kabupaten Maros Kabupaten Pangkajene dan
Kepulauan Kabupaten Pinrang Kabupaten Sidenreng Rappang Kabupaten
Sinjai Kabupaten Soppeng Kabupaten Takalar Kabupaten Tana Toraja Kabupaten
Toraja Utara Kabupaten Wajo Kota Makassar Kota Palopo Kota ParepareSulawesi
Tengah Kabupaten Banggai Kabupaten Banggai Kepulauan Kabupaten Banggai
Laut Kabupaten Buol Kabupaten Donggala Kabupaten Morowali Kabupaten Morowali
Utara Kabupaten Parigi Moutong Kabupaten Poso Kabupaten Sigi Kabupaten Tojo
Una-Una Kabupaten Tolitoli Kota PaluSulawesi Tenggara Kabupaten
Bombana Kabupaten Buton Kabupaten Buton Selatan Kabupaten Buton
Tengah Kabupaten Buton Utara Kabupaten Kolaka Kabupaten Kolaka Timur Kabupaten
Kolaka Utara Kabupaten Konawe Kabupaten Konawe Kepulauan Kabupaten Konawe
Selatan Kabupaten Konawe Utara Kabupaten Muna Kabupaten Muna Barat Kabupaten
Wakatobi Kota Bau-Bau Kota KendariSulawesi Utara Kabupaten Bolaang
Mongondow Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Kabupaten Bolaang Mongondow
Timur Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Kabupaten Kepulauan Sangihe Kabupaten
Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Kabupaten Kepulauan Talaud Kabupaten
Minahasa Kabupaten Minahasa Selatan Kabupaten Minahasa Tenggara Kabupaten
Minahasa Utara Kota Bitung Kota Kotamobagu Kota Manado Kota TomohonSumatera
Barat Kabupaten Agam Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan
Mentawai Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Padang Pariaman Kabupaten
Pasaman Kabupaten Pasaman Barat Kabupaten Pesisir Selatan Kabupaten
Sijunjung Kabupaten Solok Kabupaten Solok Selatan Kabupaten Tanah Datar Kota
Bukittinggi Kota Padang Kota Padangpanjang Kota Pariaman Kota Payakumbuh Kota
Sawahlunto Kota SolokSumatera Selatan Kabupaten Banyuasin Kabupaten Empat
Lawang Kabupaten Lahat Kabupaten Muara Enim Kabupaten Musi
Banyuasin Kabupaten Musi Rawas Kabupaten Musi Rawas Utara Kabupaten Ogan
Ilir Kabupaten Ogan Komering Ilir Kabupaten Ogan Komering Ulu Kabupaten Ogan
Komering Ulu Selatan Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Kabupaten Penukal Abab
Lematang Ilir Kota Lubuklinggau Kota Pagar Alam Kota Palembang Kota
PrabumulihSumatera Utara Kabupaten Asahan Kabupaten Batubara Kabupaten
Dairi Kabupaten Deli Serdang Kabupaten Humbang Hasundutan Kabupaten
Karo Kabupaten Labuhanbatu Kabupaten Labuhanbatu Selatan Kabupaten Labuhanbatu
Utara Kabupaten Langkat Kabupaten Mandailing Natal Kabupaten Nias Kabupaten
Nias Barat Kabupaten Nias Selatan Kabupaten Nias Utara Kabupaten Padang Lawas
Utara Kabupaten Pakpak Bharat Kabupaten Samosir Kabupaten Serdang
Bedagai Kabupaten Simalungun Kabupaten Tapanuli Selatan Kabupaten Tapanuli
Tengah Kabupaten Tapanuli Utara Kabupaten Toba Samosir Kota Binjai Kota
Gunungsitoli Kota Medan Kota Padangsidempuan Kota Pematangsiantar Kota
Sibolga Kota Tanjungbalai Kota Tebing TinggiYogyakarta Kabupaten Bantul Kabupaten
Gunungkidul Kabupaten Kulon Progo Kabupaten Sleman Kota Yogyakarta
Kondisi

Tipe Iklan

Iklan

Murah Gan Exfo OTDR MaxTester 730C

Backbone Fusion Splicer Arc ...


Daihatsu Taruna CL EFI 1.5 Th 2004...

Handy Talky Motorola XTS 2500 Trun...

Digital Theodolite Topcon DT 205L ...

Pengurusan Perizinan Segala Jenis ...

Jalan Johar Baru V, Johar Baru, Ko...

Alat Komunikasi HT Handy Talky Mot...

Rumah Mewah Minimalis SHM Siap KPR...

Wonorejo, Rungkut, Kota Surabaya, ...

Categories

Berita
Bisnis
o Kepemimpinan
o Marketing/Sales
o Tim
Blog
Cara
Fotografi
Lain-lain
o Ilmu Sukses
o Ilmu Web
Uang
Ulasan Produk/Jasa
o Digital
o Elektronik & Gadget
o Hobi & Olah Raga
o Kantor & Industri
o Mobil
o Rumah Tangga
Uncategorized
Wisata

Recent Posts

Apakah Rumah Kopling SYS 6 Per Buat Motor Tambat Cepat?


Cara Menang Cekcok yang Buat Hati Karyawan Jadi Tawar
Begini Rasa Ganti Gear Belakang New Jupiter MX jadi 39T atau 40T
Di sini! Tempat Jual Air Kelapa yang Banyak Air dan Dagingnya
Strategi Cicip Narkoba untuk Mendapatkan Pelanggan

Recent Comments

feby pada Cara Membuat Toko Online WordPress dalam 1 Hari


Cici pada Cara Melaporkan Penipuan Online ke Bank untuk Blokir Rekening Pelaku
azza pada Hasil Tes Pendingin Laptop Model Vacuum Merek Cooler Wang
Juan pada Cara Membuat Toko Online WordPress dalam 1 Hari
Juan pada Cara Buat Iklan di Google Adwords untuk Pemula

Aturan Pasang Iklan


Iklan Terlarang
Kebijakan Privasi
Tentang dapur Uang