Anda di halaman 1dari 15

1

KERANGKA ACUAN KERJA(KAK)

MANAJEMEN KONSTRUKSI
PEMBANGUNAN VOLLEY INDOOR DAN VOLLEY PASIR,
PEMBANGUNAN GOR OTONOM, PEMBANGUNAN
LAPANGAN TENIS DAN PEMBANGUNAN GOR BOWLING
DI KOTA JAYAPURA PROVINSI PAPUA

1. PENDAHULUAN
Dalam menyongsong PON 2020, maka Provinsi Papua perlu
mempersiapkan diri untuk membangun dan merenovasi bangunan
bangunan olahraga untuk kepentingan pertandingan cabor cabor yang
akan dipertandingkan pada PON 2020.
Salah satunya adalah Pembangunan Volley Indoor dan Volley Pasir,
Pembangunan GOR Otonom, Pembangunan Lapangan Tenis dan
Pembangunan GOR Bowling di Kota Jayapura sebagai Kawasan
Olahraga Terpadu, khususnya olah raga volley di Provinsi Papua. Dan
melihat waktu yang tersedia, bahwa pembangunan ini harus selesai pada
tahun 2018, mengingat pembangunan tahun jamak tidak boleh melampaui
masa jabatan pimpinan daerah, dengan demikian, pendekatan
pembangunan secara multi years bangun dipilih untuk dilaksanakan pada
proyek ini.
Sesuai PerMen PU 45 Tahun 2007, Pembangunan Volley Indoor dan
Volley Pasir, Pembangunan GOR Otonom, Pembangunan Lapangan Tenis
dan Pembangunan GOR Bowling di Kota Jayapura adalah masuk kedalam
kategori bangunan khusus, dengan demikian masuk kedalam kategori
pekerjaan kompleks sesuai PerPres 54 Tahun 2010, sehingga dapat
dilakukan pelelangan.
Sebagaimana telah ditetapkan dalam Pedoman Teknis Pembangunan
Bangunan Gedung Negara, Peraturan Menteri PU Nomor
45//KPTS/M/2007 tanggal 27 Desember 2007 tentang Pedoman Teknis
Pembangunan Bangunan Gedung Negara, Konsultan Manajemen
Konstruksi digunakan untuk pembangunan bangunan gedung negara
yaitu:
1. Bangunan bertingkat diatas 4 lantai, dan atau
2. Bangunan dengan luas total diatas 5.000 m2, dan atau
2

3. Bangunan khusus, dan atau


4. Melibatkan lebih dari satu Konsultan Perencana maupun Kontraktor,
dan atau.
5. Dilaksanakan secara bertahap yang tidak dapat diselesaikan dalam
satu tahun anggaran.
Konsultan Manajemen Konstruksi (MK) akan melaksanakan pengendalian
/ pengawasan terhadap pekerjaan yang dilakukan oleh konsultan
Perencana dan kontraktor Pelaksana yang menyangkut aspek mutu,
waktu, dan biaya, serta administrasi kontrak.
Secara kontraktual Konsultan Manajemen Konstruksi (MK) bertanggung
jawab kepada Pemberi Tugas. Dalam kegiatan operasionalnya, konsultan
MK mendapatkan bantuan bimbingan teknis dan administrasi dalam
menentukan arah pekerjaan pengendalian / pengawasan dari Pengelola
Teknis yang ditunjuk dan bertanggung jawab kepada Pemberi Tugas.

2. MAKSUD DAN TUJUAN PROYEK


Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini merupakan petunjuk bagi Konsultan
Manajemen Konstruksi yang memuat masukan, kriteria, proses dan
keluaran yang harus dipenuhi dan diperhatikan serta diinterprestasikan
dalam pelaksanaan tugas.
Dengan penugasan ini diharapkan Konsultan MK dapat melaksanakan
tanggung jawabnya dengan baik untuk menghasilkan keluaran yang
optimal sesuai KAK ini. Sasaran dari kegiatan yang akan dilaksanakan
adalah:
1. Terciptanya kegiatan Jasa Konsultan Manajemen Konstruksi (MK)
yang komprehensif meliputi pengendalian waktu, biaya dan
pencapaian fisik (kuantitas dan kualitas), dan tertib administrasi.
2. Terwujudnya Pembangunan Volley Indoor dan Volley Pasir,
Pembangunan GOR Otonom, Pembangunan Lapangan Tenis dan
Pembangunan GOR Bowling di Kota Jayapura Provinsi Papua yang
akan memberikan manfaat kepada masyarakat serta menunjang
pelaksanaan PON 2020.

3. NAMA DAN ORGANISASI


1. Nama SKPD : Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua
2. Nama Pekerjaan : Manajemen Konstruksi Pembangunan Volley
Indoor dan Volley Pasir, Pembangunan GOR
Otonom, Pembangunan Lapangan Tenis dan
Pembangunan GOR Bowling di Kota Jayapura
Provinsi Papua
3. Sumber Dana : APBD Perubahan Provinsi Papua
4. Jenis Lelang : Seleksi Umum tidak Mengikat adalah jika
akhirnya Dokumen Anggaran tidak diterbitkan
3

atau tidak tersedia dana yang cukup, maka


pelelangan dibatalkan/dalam Perpres 54/2010 hal
ini diatur dengan istilah pelelangan sebelum
tahun anggaran.
5. Tahun Anggaran : 2017 2018.

4. LOKASI PEKERJAAN
Lokasi pekerjaan Manajemen Konstruksi Pembangunan Volley Indoor dan
Volley Pasir, Pembangunan GOR Otonom, Pembangunan Lapangan
Tenis dan Pembangunan GOR Bowling di Kota Jayapura Provinsi Papua
ini di Kota Jayapura, Provinsi Papua.

5. LINGKUP PEKERJAAN DAN LINGKUP KEGIATAN


a. LINGKUP PEKERJAAN
Pekerjaan Manajemen Konstruksi pada Pembangunan Volley Indoor
dan Volley Pasir, Pembangunan GOR Otonom, Pembangunan
Lapangan Tenis Pembangunan GOR Bowling di Kota Jayapura
Provinsi Papua.
b. PENGALAMAN PEKERJAAN
Pengalaman Manajemen Konstruksi Gedung Olahraga (GOR).
c. LINGKUP KEGIATAN
c.1. Tahap Persiapan dan Pelelangan Konstruksi / Pengadaan
Kontraktor
1. Membantu pengelola kegiatan dalam melakukan review
desain perencanaan
2. Membantu pengelola kegiatan dalam mempersiapkan dan
menyusun program pelaksanaan pekerjaan kontruksi fisik.
c.2 Manajemen Konstruksi akan membantu Pokja ULPpada tahap
mulai atau sedang proses lelang yang dilaksanakan oleh Pokja
ULP.
c.3 Tahap Pelaksanaan Konstruksi
1. Mengevaluasi program kegiatan pelaksanaan konstruksi fisik
yang disusun oleh pemborong yang meliputi program-
program pencapaian sasaran konstruksi, penyediaan dan
penggunaan tenaga kerja, peralatan dan perlengkapan
bahan bangunan, informasi, dana, program Quality
Assurance/Quality Control dan Kesehatan dan Keselamatan
Kerja (K3).
4

2. Mengendalikan program pelaksanaan konstruksi fisik, yang


meliputi program pengendalian sumber daya, pengendalian
biaya, pengendalian waktu, pengendalian sasaran fisik,
pengendalian (kuantitas dan kualitas) hasil konstruksi,
pengendalian perubahan pekerjaan, pengendalian tertib
administrasi, pengendalian program Kesehatan dan
Keselamatan Kerja (K3).
3. Melakukan evaluasi program terhadap penyimpangan teknis
dan manajerial yang timbul, usulan koreksi program dan
tindakan turun tangan, serta melakukan koreksi teknis bila
terjadi penyimpangan.
4. Melakukan koordinasi antara pihak pihak yang terlibat
dalam pelaksanaan konstruksi fisik.
5. Melakukan kegiatan pengawasan yang terdiri atas:
a. Memeriksa dan mempelajari dokumen untuk pelaksanaan
konstruksi yang akan dijadikan dasar dalam pengawasan
pekerjaan dilapangan.
b. Mengawasi pemakaian bahan, peralatan dan metode
pelaksanaan, serta mengawasi ketepatan waktu dan biaya
pekerjaan konstruksi.
c. Mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi dari segi
kualitas, kuantitas dan laju pencapaian volume/realisasi fisik.
d. Mengumpulkan data dan informasi di lapangan untuk
memecahkan persoalan yang terjadi selama pekerjaan
konstruksi.
e. Menyelenggarakan rapat rapat lapangan secara berkala,
membuat laporan mingguan dan bulanan pekerjaan
pengawasan, dengan masukan hasil rapat rapat lapangan
dan laporan harian/mingguan pekerjaan konstruksi fisik yang
dibuat oleh pelaksanan konstruksi.
f. Menyusun laporan dan berita acara dalam rangka kemajuan
pekerjaan dan pembayaran angsuran pekerjaan pelaksanaan
konstruksi.
g. Meneliti gambar gambar untuk pelaksanaan (shop
drawings) yang diajukan oleh Kontraktor
h. Meneliti gambar gambar yang sesuai dengan pelaksanaan
dilapangan (As Built Drawing) sebelum serah terima I.
i. Menyusun daftar cacat/kerusakan sebelum serah terima I
dan mengawasi perbaikannya pada masa pemeliharaan.
5

j. Bersama sama dengan penyedia jasa perencanaan


menyusun petunjuk pemeliharaan dan penggunaan
bangunan gedung.
k. Menyusun berita acara persetujuan kemajuan pekerjaan,
serah terima pertama, berita acara pemeliharaan pekerjaan
dan serah terima kedua pekerjaan konstruksi, sebagai
kelengkapan untuk pembayaran angsuran pekerjaan
konstruksi.
l. Membantu pengelola kegiatan dalam menyusun Dokumen
Pendaftaran.
m. Membantu pengelola kegiatan dalam penyiapan kelengkapan
dokumen Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dari Pemerintah
Kabupaten/Kota setempat.
6. Menyusun laporan akhir pekerjaan manajemen konstruksi.

6. DATA DAN FASILITAS PENUNJANG


1. Penyediaan oleh Pengguna Jasa
Data dan fasilitas yang disediakan pengguna jasa meliputi:
a) Untuk melaksanakan tugas, Penyedia Jasa harus mencari sendiri
data dan informasi yang dibutuhkan selain dari data dan informasi
yang diberikan oleh Pemberi Tugas dalam pengarahan penugasan
ini.
b) Penyedia Jasa harus memeriksa kebenaran data dan informasi
dalam pelaksanaan pekerjaannya, baik yang berasal dari Pemberi
Tugas, maupun masukan lain dari luar. Kesalahan Perencanaan
sebagai akibat kesalahan informasi menjadi tanggung jawab
Penyedia Jasa.
c) Untuk melaksanakan tugas ini Penyedia Jasa harus menyediakan
tenaga yang memenuhi kebutuhan proyek ditinjau dan lingkup
(besarnya) proyek dan tingkat kekomplekan proyek yang terikat
selama pelaksanaan.
2. Penyediaan oleh Penyedia Jasa
Penyedia Jasa harus menyediakan semua fasilitas dan peralatan yang
dipergunakan untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan. Fasilitas dan
peralatan tersebut antara lain:
Kantor/studio perencanaan sebagai tempat pelaksanaan
pekerjaan. Kantor/studio ini dapat berupa milik sendiri atau sewa
berikut kelengkapannya
Peralatan transportasi : kendaraan roda 4 dan kendaraan roda 2.
6

7. TANGGUNG JAWAB PENYEDIA JASA


1. Konsultan Manajemen Konstruksi bertanggung jawab secara
professional atas jasa manajemen konstruksi yang dilakukan sesuai
ketentuan dan kode etik, tata laku profesi yang berlaku.
2. Secara umum tanggung jawab Konsultan adalah menjaga agar proyek
memiliki kinerja meliputi:
Ketepatan waktu pembangunan proyek sesuai batas waktu
berlakunya anggaran/waktu yang telah ditetapkan.
Ketetapan biaya pembangunan sesuai batasan anggaran yang
tersedia atau yang telah ditetapkan.
Ketetapan kualitas dan kuantitas sesuai standard dan peraturan
yang berlaku.
Ketertiban administrasi kontrak dan pelaksanaan pembangunan.
3. Penanggung jawab professional manajemen konstruksi adalah tidak
hanya konsultan sebagai suatu perusahaan, tetapi juga bagi para
tenaga ahli professional manajemen konstruksi yang terlibat.

8. BIAYA
Biaya Pekerjaan Konsultan Manajemen Konstruksidan tata cara
pembayaran diatur secara kontraktual setelah melalui tahapan proses
pengadaan Penyedia Jasa Pekerjaan Jasa Konsultan Manajemen
Konstruksi sesuai peraturan yang berlaku, yang terdiri dari :
Honorarium tenaga ahli dan tenaga penunjang;
Materi dan penggandaan Laporan/Dokumen Pekerjaan;
Pembelian bahan dan ATK,
Pembelian dan atau sewa peralatan
Biaya rapat rapat
Perjalanan (lokal maupun luar kota/Internasional)
Jasa dan overhead Manajemen Konstruksi
Pajak dan Iuran daerah lainnya;
Dan lain sebagainya.

9. ORGANISASI PELAKSANA PEKERJAAN


Untuk mencapai hasil yang diharapkan, Konsultan Manajemen Konstruksi
harus menyediakan tenaga ahli dalam suatu struktur organisasi Konsultan
Manajemen Konstruksi untuk menjalankan kewajibannya sesuai dengan
lingkup jasa yang tercantum dalam KAK ini yang bersertifikat dan disetujui
oleh Pemberi Tugas. Daftar tenaga ahli beserta kualifikasinya, meliputi:
7

KUALIFIKASI
JUMLAH
No PENUGASAN MM Pengalaman
(Orang) Pendidikan SKA
Min.
I.1 TENAGA AHLI BERSERTIFIKAT
S1 - Teknik
1. Team Leader 1 14,00 8 Tahun Madya
Sipil/Arsitektur
S1 - Teknik
2. Wakil Team Leader 4 14,00 4 Tahun Madya
Sipil/Arsitektur
S1 - Teknik
3. Ahli Struktur/Sipil 2 14,00 4 Tahun Madya
Sipil
Ahli Mekanikal S1 - Teknik
4. 1 12,00 4 Tahun Muda
Elektrikal Plumbing Mesin/Elektro
Ahli Quantity Surveyor S1 - Teknik
5. 1 14,00 3 Tahun Muda
& Quality Control Sipil
Ahli Quality Control/ S1 - Teknik
6. 1 14,00 3 Tahun Muda
Assurance Sipil
S1 Teknik
7. Ahli Landscape 1 6,00 3 Tahun Muda
Sipil
S1 Teknik
8. Ahli Lingkungan 1 14,00 3 Tahun Muda
Sipil
S1 Teknik
9. Ahli K3 1 14,00 3 Tahun Muda
Sipil
S1 Teknik
10. Ahli Geodesi 1 14,00 3 Tahun Muda
Sipil
S1 - Teknik
11. Ahli Kontrak 1 4,00 Sipil/Ahli 3 Tahun Muda
Hukum Kontrak
!.2 TENAGA AHLI NON SERTIFIKAT

S1 Teknik
1. Pengawas Struktur/Sipil 3 14,00 3 Tahun -
Sipil

Pengawas Mekanikal S1 Teknik


2. 4 12,00 3 Tahun -
Elektrikal Plumbing Mesin/Elektro

Pengawas Juru
3. 3 14,00 S1 Teknik Sipil 3 Tahun -
Quantity Surveyor

Pengawas Quality S1 Teknik


4. 3 14,00 3 Tahun -
Control/Assurance Sipil/Arsitektur

S1 Teknik
5. Pengawas Landscape 3 6,00 3 Tahun -
Sipil/Arsitektur

D3 Teknik
6. Pengawas Geodesi 1 14,00 6 Tahun -
Sipil
Teknik
7. Juru Ukur / Surveyor 3 14,00 3 Tahun -
Sipil/Arsitektur
I.3 TENAGA PENDUKUNG

1 Office Manager 1 14,00

2 Operator CAD 3 14,00

3 Operator Komputer 3 14,00

4 Supir 2 14,00

5 Office Boy 2 14,00

Sesuai dengan ketentuan, maka Tenaga Ahli diatas harus memiliki


Sertifikat tenaga ahli SKA dari Asosiasi dan dilengkapi dengan Curiculum
Vitae (pengalaman dilengkapi dengan referensi/surat keterangan) serta
ijazah.
8

Klasifikasi, Persyaratan, dan Tugas/Wewenang Tenaga Ahli Bersertifikat,


Tenaga Ahli Non Sertifikat, dan Tenaga Pendukung yang diperlukan meliputi :
I. Tenaga Ahli Bersertifikat
1. Team Leader 1 orang, 14 MM
Adalah 1 orang berpendidikan S1 Teknik Sipil/Teknik Arsitektur
dengan pengalaman minimal 8 tahun dan SKA Manajemen
Konstruksi/Proyek Madya. Posisi ini mempunyai kemampuan untuk
melaksanakan tugas dan wewenang meliputi :
Memimpin/mengendalikan kegiatan tim
Membagi tugas dan tanggung jawab pengawasan sesuai bidang
keahlian (sipil, arsitektur, MEP)
Mengorganisir seluruh kegiatan sejak ditunjuk sebagai
penanggung jawab proyek sampai dengan serah terima proyek
kepada Pemberi Tugas.
Mengadakan inspeksi secara periodik ke lokasi pekerjaan.
Sebagai wakil dan pemberi tugas di dalam menyelesaikan
berbagai masalah dengan semua pihak yang terlibat di dalam
proyek pembangunan.
Memeriksa dan menyetujui laporan laporan pekerjaan
kontrator.
Memberikan saran saran, usulan, dan dukungan kepada
Pemberi Tugas dan pelaksanaan di lapangan.
Memeriksa dan mengevaluasi kemajuan pekerjaan
pembangunan sesuai dengan jadwal pekerjaan.
Bertanggung jawab atas kelancaran dan selesainya pekerjaan
pembangunan sesuai dengan perencanaan dan jadwal, mutu,
dan biaya pekerjaan.

2. Wakil Team Leader 4 orang, 14 MM


Adalah 4 orang berpendidikan S1 Teknik Sipil/Teknik Arsitektur
dengan pengalaman minimal 4 tahun dan SKA Manajemen
Konstruksi/Proyek Madya. Posisi ini mempunyai kemampuan untuk
melaksanakan tugas dan wewenang meliputi :
Memimpin/mengendalikan kegiatan tim
Membagi tugas dan tanggung jawab pengawasan sesuai bidang
keahlian (sipil, arsitektur, MEP)
Mengorganisir seluruh kegiatan sejak ditunjuk sebagai
penanggung jawab proyek sampai dengan serah terima proyek
kepada Pemberi Tugas.
Mengadakan inspeksi secara periodik ke lokasi pekerjaan.
9

Sebagai wakil dan pemberi tugas di dalam menyelesaikan


berbagai masalah dengan semua pihak yang terlibat di dalam
proyek pembangunan.
Memeriksa dan menyetujui laporan laporan pekerjaan
kontrator.
Memberikan saran saran, usulan, dan dukungan kepada
Pemberi Tugas dan pelaksanaan di lapangan.
Memeriksa dan mengevaluasi kemajuan pekerjaan
pembangunan sesuai dengan jadwal pekerjaan.
Bertanggung jawab atas kelancaran dan selesainya pekerjaan
pembangunan sesuai dengan perencanaan dan jadwal, mutu,
dan biaya pekerjaan.

3. Ahli Struktur/Sipil 2 orang, 14 MM


Adalah 2 orang berpendidikan S1 Teknik Sipil dengan pengalaman
minimal 4 tahun dan SKA Madya. Posisi ini mempunyai kemampuan
untuk melaksanakan tugas dan wewenang meliputi :
Melaksanakan pengkajian teknik (review) terhadap hasil dari
perancangan/design sipil/struktur, revisi, atau optimalisasi pada
pelaksanaan proyek.
Bertanggung jawab terhadap pengendalian mutu, waktu, dan
biaya seluruh pekerjaan sipil/struktur.
Memberi saran/pendapat dan melakukan koordinasi dengan
pihak pihak yang terkait antara lain : Kontraktor, Konsultan
Perencana, Pemberi Tugas, dan lain lain.

4. Ahli Mekanikal Elektrikal Plumbing 1 orang, 12 MM


Adalah 1 orang berpendidikan S1 Teknik Mesin/Elektro dengan
pengalaman minimal 4 tahun dan SKA Muda. Posisi ini mempunyai
kemampuan untuk melaksanakan tugas dan wewenang meliputi :
Melaksanakan pengkajian teknik (review) terhadap hasil dari
perancangan/design mekanikal, elektrikal, dan plumbing, revisi,
atau optimalisasi pada pelaksanaan proyek.
Bertanggung jawab terhadap pengendalian mutu, waktu, dan
biaya seluruh pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan plumbing.
Memberi saran/pendapat dan melakukan koordinasi dengan
pihak pihak yang terkait antara lain : Kontraktor, Konsultan
Perencana, Pemberi Tugas, dan lain lain.
10

5. Ahli Quantity Surveyor 1 orang, 14 MM


Adalah 1 orang berpendidikan S1 Teknik Sipil dengan pengalaman
minimal 3 tahun dan SKA Muda. Posisi ini mempunyai kemampuan
untuk melaksanakan tugas dan wewenang meliputi :
Melaksanakan pengkajian teknik (review) terhadap hasil
estimasi biaya & desain proyek, revisi atau optimalisasi pada
pelaksanaan proyek.
Bertanggung jawab terhadap pengendalian biaya & mutu
proyek.
Memberi saran/pendapat dan melakukan koordinasi dengan
pihak pihak yang terkait antara lain : Kontraktor, Konsultan
Perencana, Pemberi Tugas, dan lain lain.

6. Ahli Quality Control/Assurance 1 orang, 14 MM


Adalah 1 orang berpendidikan S1 Teknik Sipil dengan pengalaman
minimal 3 tahun dan SKA Muda. Posisi ini mempunyai kemampuan
untuk melaksanakan tugas dan wewenang meliputi :
Melaksanakan pengkajian teknik (review) terhadap hasil
estimasi biaya & desain proyek, revisi atau optimalisasi pada
pelaksanaan proyek.
Bertanggung jawab terhadap pengendalian biaya & mutu
proyek.
Memberi saran/pendapat dan melakukan koordinasi dengan
pihak pihak yang terkait antara lain : Kontraktor, Konsultan
Perencana, Pemberi Tugas, dan lain lain.
Menyusun mengenai batasan kriteria spesifikasi dari standar
mutu yang akan dipakai
Membuat prosedur pelaksanaan Quality control yang berupa,
memantau, memeriksa, menguji, mengukur dan melaporkan
hasil hasilnya
Mengidentifikasi.bagian kegiatan yang memerlukan bantuan
phak ketiga maupun peranan dan persetujuan pemerintah

7. Ahli Landscape 1 orang, 6 MM


Adalah 1 orang berpendidikan S1 Teknik Sipil dengan pengalaman
minimal 3 tahun dan SKA Muda. Posisi ini mempunyai kemampuan
untuk melaksanakan tugas dan wewenang meliputi :
Melaksanakan SMK3-L pada pelaksanaan proyek.
Mengumpulkan data.
Membuat rancangan tanaman dan bangunan taman sederhana.
Melakukan pekerjaan persiapan dan pendahuluan
11

Membuat bangunan taman (hardcape) sederhana


Melakukan pekerjaan tanaman (softcape)
Melakukan pemeliharaan sebelum penyerahan (PSP)
Membuat laporan pekerjaan

8. Ahli Lingkungan 1 orang, 14 MM


Adalah 1 orang berpendidikan S1 Teknik Sipil dengan pengalaman
minimal 3 tahun dan SKA Muda. Posisi ini mempunyai kemampuan
untuk melaksanakan tugas dan wewenang meliputi :
Mengelola kesehatan dan keselamatan kerja prasarana
lingkungan
Melakukan komunikasi di tempat kerja
Mengidentifikasi kebutuhan prasarana lingkungan
Merumuskan rencana umum pembangunan prasarana
lingkungan
Menyusun disain konseptual prasarana lingkungan
Menyusun rencana konstruksi prasarana lingkungan
Menilai pelaksanaan konstruksi prasarana lingkungan
Menyusun dokumen teknis konstruksi prasarana lingkungan

9. Ahli Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) 1 orang, 14 MM


Adalah 1 orang berpendidikan S1 Teknik Sipil dengan pengalaman
minimal 3 tahun dan SKA Muda. Posisi ini mempunyai kemampuan
untuk melaksanakan tugas dan wewenang meliputi :
Melaksanakan pengkajian teknik (review) terhadap hasil dari
program pengawasan program K3.
Memberi saran/pendapat dan melakukan koordinasi dengan
pihak pihak yang terkait antara lain : Kontraktor, Konsultan
Perencana, Pemberi Tugas, dan lain lain.

10. Ahli Geodesi 1 orang, 14 MM


Adalah 1 orang berpendidikan S1 Teknik Sipil dengan pengalaman
minimal 3 tahun dan SKA Muda. Posisi ini mempunyai kemampuan
untuk melaksanakan tugas dan wewenang meliputi :
Menerapkan ketentuan UUJK, K3, Lingkungan dan kode etik
profesi.
Menyusun pekerjaan persiapan.
Melaksanakan survey awal.
Menghitung sumber daya dan teknologi.
Menyusun rencana kerja pekerjaan geodesi.
Melaksanakan pekerjaan geodesi.
12

Menyusun laporan hasil pekerjaan geodesi.


Melaksanakan komunikasi dengan pihak lain.

11. Ahli Kontrak 1 orang, 4 MM


Adalah 1 orang berpendidikan S1 Teknik Sipil atau Ahli Hukum
Kontrak dengan pengalaman minimal 3 tahun. Posisi ini mempunyai
kemampuan untuk melaksanakan tugas dan wewenang meliputi :
Melaksanakan pengkajian teknik (review) terhadap hasil dari
pelaksanaan kegiatan pra-kontrak (proses pengadaan.
Memberi saran/pendapat dan melakukan koordinasi dengan
pihak pihak yang terkait antara lain : Kontraktor, Konsultan
Perencana, Pemberi Tugas, dan lain lain.

II. Tenaga Ahli Non Sertifikat


1. Pengawas Struktur/Sipil 3 orang, 14 MM
Adalah 3 orang berpendidikan S1 Teknik Sipil/Arsitektur dengan
pengalaman minimal 3 tahun. Posisi ini mempunyai kemampuan
untuk melaksanakan tugas dan wewenang meliputi :
Melakukan pengawasan/pemantauan atas hasil pelaksanaan
pekerjaan struktur/sipil sesuai dengan ketentuan dalam kontrak
dari segi kualitas, kuantitas dan laju pencapaian realisasi fisik.

2. Pengawas Mekanikal Elektrikal Plumbing 4 orang, 12 MM


Adalah 4 orang berpendidikan S1 Teknik Mesin/Elektro dengan
pengalaman minimal 3 tahun. Posisi ini mempunyai kemampuan
untuk melaksanakan tugas dan wewenang meliputi :
Melakukan pengawasan/pemantauan atas hasil pelaksanaan
pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan plumbing sesuai dengan
ketentuan dalam kontrak dari segi kualitas, kuantitas dan laju
pencapaian realisasi fisik.

3. Pengawas Quantity Surveyor 3 orang, 14 MM


Adalah 3 orang berpendidikan S1 Teknik Sipil dengan pengalaman
minimal 3 tahun. Posisi ini mempunyai kemampuan untuk
melaksanakan tugas dan wewenang meliputi :
Melakukan pengawasan/pemantauan atas hasil pelaksanaan
pekerjaan Quantity Surveyor dalam melakukan review dan
pengendalian terhadap hasil estimasi biaya dan mutu proyek.
13

4. Pengawas Quality Control / Assurance 3 orang, 14 MM


Adalah 3 orang berpendidikan S1 Teknik Sipil dengan pengalaman
minimal 3 tahun. Posisi ini mempunyai kemampuan untuk
melaksanakan tugas dan wewenang meliputi :
Melakukan pengawasan/pemantauan atas hasil pelaksanaan
pekerjaan Quality Control / Assurance dalam melakukan tugas
pokok dalam perencanaan prosedur jaminan kualitas suatu
produk.
Meninjau pelaksanaan dan efesiensi kualitas dan inspeksi
sistem agar berjalan sesuai rencana, melaksanakan dan
memantau pengujian dan inspeksi bahan dan produk untuk
memastikan kualitas pudok jadi.

5. Pengawas Landscape 3 orang, 6 MM


Adalah 3 orang berpendidikan S1 Teknik Sipil dengan pengalaman
minimal 3 tahun. Posisi ini mempunyai kemampuan untuk
melaksanakan tugas dan wewenang meliputi :
Melakukan pengawasan/pemantauan atas hasil pelaksanaan
pekerjaan Landscape dalam melakukan persiapan, melakukan
pekerjaan nono fisik, membaca gambar desain dan spesifikasi
teknis, melakukan pematokan dan persiapan tapak.

6. Pengawas Geodesi 1 orang, 14 MM


Adalah 1 orang berpendidikan D3 Teknik Sipil dengan pengalaman
minimal 6 tahun. Posisi ini mempunyai kemampuan untuk
melaksanakan tugas dan wewenang meliputi :
Membantu ahli geodesi dalam melakukan survey lapangan,
mengetahui dengan jelas situasi dan kondisi lapangan,
memeriksa pengambilan data lapangan, hasil peta situasi, profil
melintang, memanjang terhadap akurasi data dan gambar yang
disajikan.

7. Juru Ukur/Surveyor 3 orang, 14 MM


Adalah 3 orang berpendidikan S1 Teknik Sipil dengan pengalaman
minimal 3 tahun. Posisi ini mempunyai kemampuan untuk
melaksanakan tugas dan wewenang meliputi :
Melakukan pengawasan/pemantauan atas keseluruhan hasil
survei atau pengujian dalam pelaksanaan pekerjaan.
14

III. Tenaga Pendukung (Supporting Staff)


1. Office Manager 1 orang, 14 MM
2. Operator CAD 4 orang, 14 MM
3. Operator Komputer 4 orang, 14 MM
4. Supir 2 orang, 14 MM
5. Office Boy 2 orang, 14 MM

10. PROGRAM KERJA


Penyedia Jasa Manajemen Konstruksi harus segera menyusun program
kerja yang meliputi :
1. Program kerja yang berupa jadwal pelaksanaan secara terperinci.
2. Alokasi tenaga yang lengkap (disiplin dan jumlahnya), tenaga yang
diusulkan Konsultan Manajemen Konstruksi harus mendapat
persetujuan dari Pemberi Tugas atas rekomendasi dari Tim Teknis.
3. Uraian konsepsi Konsultan Manajemen Konstruksi atas pekerjaan
pengawasan proyek tersebut.
4. Setelah ketiga hal tersebut diatas mendapat persetujuan /
kesepakatan dari Pemberi Tugas, maka akan menjadi pedoman
penugasan bagi Konsultan Manajemen Konstruksi dalam
melaksanakan tugas tugasnya.

11. WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN


Jangka waktu pelaksanaan Manajemen Konstruksi diperkirakan selama 14
(empat belas) bulan, terhitung sejak terbit SPMK sampai dengan Serah
Terima Pertama Pekerjaan dengan tahapan kegiatan meliputi:
1. Tahap Persiapan
2. Tahap Pelelangan Pekerjaan Konstruksi
3. Tahap pelaksanaan Konstruksi

12. KELUARAN
Keluaran yang diminta dari konsultan Manajemen Konstruksi berdasarkan
Kerangka Acuan Kerja ini adalah :
A. Koordinasi, pengendalian dan pengawasan terhadap pekerjaan
Pembangunan Volley Indoor dan Volley Pasir, Pembangunan GOR
Otonom, Pembangunan Lapangan Tenis dan Pembangunan GOR
Bowling di Kota Jayapura yang menyangkut kuantitas, kualitas, biaya
dan waktu serta kelengkapan dan kelancaran administrasi ketepatan
pekerjaan yang efisien, sehingga dicapai wujud akhir bangunan dan
kelengkapannya yang sesuai dengan Dokumen Pelaksanaan, serta
dapat diterima dengan baik oleh Pemberi Tugas.
B. Konsultan Manajemen Konstruksi diminta menghasilkan keluaran yang
lengkap sesuai dengan ketentuan dalam kontrak.
15

13. PELAPORAN
Dokumen yang dihasilkan selama proses Manajemen Konstruksi meliputi :
1. Laporan Pendahuluan
Laporan Pendahuluan berisi penjelasan tentang langkah langkah
awal yang sudah dilaksanakan sejalan dengan metoda pelaksanaan.
2. Laporan Bulanan
Laporan Bulanan berisi status terakhir proyek, perkiraan
perkembangan dari bagian proyek yang masih tersisa dan catatan
perkembangan proyek pada bulan yang bersangkutan.
3. Laporan Akhir Pelaksanaan
Laporan Akhir Pelaksanaan berisi seluruh kegiatan termasuk
perubahan perubahan yang terjadi selama pelaksanaan pekerjaan.
4. Executive Summary
Executive Summary berisi ringkasan hal hal penting dari kegiatan
pekerjaan konsultan dalam pelaksanaan proyek.
5. Annual Report
Annual Report memuat progres/volume pekerjaan dan keuangan
pada tahun 2017 dan 2018.

14. PENUTUP
Setelah Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini diterima, konsultan hendaknya
memeriksa semua bahan masukan yang diterima dan mencari bahan
masukan lain yang dibutuhkan. Berdasarkan bahan tersebut konsultan
menyusun program kerja sebagai bahan diskusi untuk menghasilkan
pedoman penugasan.
Setelah mempelajari dan mendapat penjelasan tentang Pengarahan
Penugasan ini dari Panitia Pengadaan, Konsultan agar segera membuat
Usulan Teknis dan Biaya sesuai dengan Pengarahan Penugasan KAK ini,
dan disampaikan kepada Panitia Pengadaan dengan jadwal dan ketentuan
sebagaimana terlampir dalam KAK ini

Dibuat di : Jayapura
Tanggal : 06 September 2017

KUASA PENGGUNA ANGGARAN


(KPA)

BERNARD SITORUS, ST
NIP : 19750803 200312 1 007