Anda di halaman 1dari 3

TERM OF REFERENCE (TOR)

PENILAIAN ANGKA KREDIT JABATAN FUNGSIONAL


PENGHULU

A. LATAR BELAKANG
Jabatan fungsional Penghulu merupakan jabatan karier yang
memerlukan pembinaan untuk obyektifitasnya profesi yang diemban dalam
penilaian prestasi kerjanya, baik dari jabatan maupun kepangkatan.
Dalam proses kenaikan pangkat pemangku jabatan fungsional penghulu
diharuskan membuat angka kredit dan memenuhi persyaratan yang berlaku.
Persoalan yang dihadapi saat ini, pemangku jabatan fungsional belum
memahami proses pembuatan angka kredit yang digunakan untuk kenaikan
pangkat di setiap jabatan fungsional penghulu.
Oleh karena itu, Bimbingan Masyarakat Islam Kabupaten Kotawaringin
Barat perlu melakukan kegiatan Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional
Penghulu. Adapun dalam hal ini untuk dapat mencapai jumlah Penghitungan
Angka Kredit (PAK) yang dibutuhkan untuk usul kenaikan pangkat. Penghulu
juga perlu mengikuti berbagai macam kegiatan seperti ini. Diharapkan dengan
adanya kegiatan ini dapat meningkatkan prestasi kerja, etika kerja dan tenaga-
penghulu professional yang memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing.
B. DASAR HUKUM
1. Undang-Undang Nomor 44 tahun 1999 Perubahan Undang-Undang Nomor
8 tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian;
2. Peraturan Pemerintah Nomor 16 tahun 1994 tentang Jabatan Fungsional
3. Keputusan Menteri Agama Nomor 517 TAHUN 2001 tentang Organisasi
dan Tata Kerja KUA
4. Peraturan Menteri Agama Nomor 11 TAHUN 2007 tentang Petunjuk Teknis
Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Kepenghuluan;
5. Peraturan Presiden Nomor 73 tahun 2007 tentang Tunjangan Jabatan
Fungsional Penghulu;
6. Peraturan Menteri Agama Nomor 11 TAHUN 2007 tentang
PENCATATAN NIKAH;
7. Peraturan MENPAN RB Nomor PER/62/M.PAN/6/2005 tentang
JABATAN FUNGSIONAL PENGHULU DAN ANGKA KREDITNYA.
C. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Meningkatkan kemampuan pegawai dalam menyusun Angka Kredit Jabatan
Fungsional Penghulu
2. Tujuan Khusus
a. Meningkatkan pemahaman Penghulu terhadap uraian tugas masing-
masing;
b. Meningkatkan pengetahuan Penghulu dalam pembuatan DUPAK
c. Meningkatkan kemampuan Penghulu dalam menyusun Sasaran Kerja
Pegawai (SKP)
D. KELUARAN
1. Indikator keluaran
Penghulu di Kabupaten Kotawaringin Barat dapat menyusun Angka Kredit
Jabatan Fungsional Penghulu dengan tepat sesuai dengan tupoksinya
2. Keluaran
a. Terlaksananya Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Penghulu di
Kantor Urusan Agama Kecamatan lingkungan Kantor Kementerian
Agama Kabupaten Kotawaringin Barat
b. Dipahaminya cara menyusun Angka Kredit Jabatan Fungsional
Penghulu dan Penyusunan Sasaran Kerja Pegawai (SKP).
E. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN
1. Waktu
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari
2. Tempat Kegiatan
Kegiatan ini dilaksanakan di ....

F. PESERTA
1. Seluruh Penghulu di lingkungan Kankemenag Kabupaten Kotawaringin
Barat
2. Ketua dan Sekretaris
3. Penghulu di Kantor Urusan Agama Kecamatan lingkungan Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Kotawaringin Barat
G. AGENDA KEGIATAN
Kegiatan Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Penghulu di Kantor
Urusan Agama Kecamatan diharapkan dapat dilaksanakan pada Maret 2018,
dengan mengambil tempat kegiatan di Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Kotawaringin Barat.
H. SUMBER DANA
Biaya Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Penghulu di Kantor
Urusan Agama Kecamatan bersumber pada DIPA Kantor Kementerian
Agama Kabupaten Kotawaringin Barat Tahun Anggaran 2018 dengan
Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebagai berikut:
Rincian Perhitungan Jumlah
No Uraian
Volume Satuan Harga Satuan Biaya
1 2 3 4 5 6

1 Penilaian Angka Kredit Jabatan 1 Pkt 20.000.000 20.000.000


Fungsional Penghulu
I.
J. PENUTUP
Demikian Term of Reference (TOR) ini disusun sebagai pedoman dalam
pelaksanaan kegiatan.

Pangkalan Bun, Oktober 2017

Kepala Seksi Bimas Islam


Kankemenag Kab. Kotawaringin Barat

Drs. H. Subiono
NIP. 196502101992031002