Anda di halaman 1dari 10

ANALISIS STUDI KELAYAKAN INVESTASI

PADA

1. Latar Belakang

Alasan Pemilihan Judul adalah :

2. Ruang Lingkup

a. Obyek penelitian adaah pada Usaha ABC.

b. Dalam penelitian ini investasi pembelian lokasi usaha baru ditinjau dari

aspek pasar, aspek teknis dan aspek keuangan usaha dagang sebagai

kriteria investasi.

c. Kondisi usaha dagang ditinjau dalam kurun waktu selama periode

tahun 2001 2005 dengan tahun 2007 merupakan tahun dimana

rencana investasi pembelian lokasi usaha baru akan dijalankan.

d. Metode yang dipakai ARR, PP, NPV dan IRR.

3. Perumusan Masalah

Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah pembelian lokasi

usaha baru layak dapat dilaksanakan ditinjau dari berbagai kriteria investasi

oleh Usaha ABC?

4. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian berdasarkan perumusan masalah dalam penelitian ini

yakni: Untuk menganalisis kelayakan investasi pembelian lokasi usaha baru

ditinjau dari berbagai kriteria investasi pada Usaha ABC.

5. Kegunaan Penelitian

1
Adapun kegunaan penelitian adalah hasil penelitian merupakan bentuk

informasi mengenai kondisi keuangan Usaha ABC sehingga dapat dijadikan

bahan pertimbangan untuk menentukan kebijakan rencana melaksanakan

investasi pembelian lokasi usaha.

6. Tinjauan Pustaka

1.1. Studi Kelayakan

1.1.1. Pengertian Studi Kelayakan

1.1.2. Pentingnya Studi Kelayakan

1.1.3. Tujuan Studi Kelayakan

1.1.4. Aspek-aspek Studi Kelayakan

1.2. Keputusan Investasi

1.2.1. Pengertian Keputusan Investasi

1.2.2. Bentuk-Bentuk Investasi

1.3. Model Penilaian Investasi

Penilaian investasi dapat dikabulkan dengan berbagai metode. Model dari

metode penilaian investasi yaitu meliputi berikut ini. (Supriyono, 1992:427)

a. Metode Average Rate of Return (ARR)

b. Metode pembayaran kembali (Payback Method)

c. Metode Net Present Value (NPV)

d. Metode Internal Rate of Return (IRR)

e. Metode Profitability Index (PI)

f. Metode Rate of Return on Investmen (ROI)

1.4. Kerangka Pemikiran

2
Gambar 1
Kerangka Pemikiran

Usaha Dagang

Aspek Kelayakan Investasi

Aspek
Aspek Pasar Aspek Teknis
Keuangan

Harga
ARR
Jumlah Investasi
Produk PP
Umur Investasi
NPV
Penjualan
Biaya Operasional IRR

Sumber : Suad Husnan dan Suwarsono (1994), Yacob Ibrahim (2003) yang

dimodifikasi.

7. Metode Penelitian

1.5. Rancangan Penelitian

Obyek penelitian pada Usaha ABC untuk menganalis kelayakan usaha

sebagai upaya peningkatan keuntungan dengan pembelian lokasi usaha baru

yang direncanakan pada tahun 2007. Studi kelayakan usaha tersebut dinilai

berdasarkan kriteria investasi yang meliputi: aspek pasar, aspek teknis dan

aspek keuangan perusahaan selama periode tahun 2001 sampai dengan tahun

2005.

7.2. Variabel Penelitian

3
7.2.1. Macam Variabel

Variabel yang dipergunakan dalam penelitian meliputi : Aspek Pasar,

Aspek Teknis, dan Aspek Keuangan

7.2.2. Definisi Operasional Variabel

7.2.2.1.Aspek pasar merupakan kajian kelayakan investasi

bertujuan untuk menganalisis pemasaran dari produk yang

dihasilkan dapat mendukung usaha/proyek. Adapun faktor utama

yang dinilai antara lain: produk, harga, dan ramalan penjualan.

7.2.2.2. Aspek teknis merupakan kajian kelayakan investasi

bertujuan untuk menguji teknis dan teknologi yang digunakan.

Adapun faktor yang dinilai menyangkut lokasi usaha/proyek yang

direncanakan, sumber bahan baku, jenis teknologi yang digunakan,

kapasitas produksi, jenis dan jumlah investasi yang diperlukan

selama umur ekonomi proyek.

7.2.2.3.Aspek keuangan merupakan kajian kelayakan investasi

bertujuan untuk menguji ekonomi dan keuangan usaha/proyek.

Faktor yang dinilai menyangkut perkiraan biaya investasi, perkiraan

biaya operasi dan pemeliharaan, kebutuhan modal kerja serta

perhitungan kriteria investasi.

7.3. Jenis dan Sumber Data

Jenis data yang dipergunakan adalah data sekunder, yakni data yang

diperoleh dari aktivitas mengumpulkan data atau keterangan yang relevan

dengan masalah yang akan dibahas. Data bersumber dari intern Usaha ABC

4
yaitu data keuangan yang telah terdokumen dan telah tersedia, meliputi data

laporan rugi laba dan neraca saldo untuk periode tahun 2001 2005.

7.4. Pengumpulan Data

Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian meliputi :

7.4.1. Wawancara

7.4.2. Dokumentasi

7.5. Pengolahan Data

Setelah data terkumpul pengolahan data dilakukan dengan menggunakan

metode berikut ini.

7.5.1. Editing

7.5.2. Tabulating

7.6. Analisis Data

7.6.1. Analisis Deskriptif

7.6.1.1.Aspek Pasar

Dalam aspek pasar menganalisis kriteria investasi yang

merupakan kesimpulan akhir yang harus disusun secara jelas dan

terperinci baik mengenai rencana penjualan, tingkat harga,

kebijaksanaan pengadaan bahan baku, kebijaksanaan penyaluran

dan sistem pembayaran serta promosi.

7.6.1.2.Aspek Teknis

Dalam aspek teknis menganalisis kriteria investasi pada

penentuan jumlah peralatan yang diperlukan, bentuk dan luas

5
bangunan untuk menentukan jumlah investasi, modal kerja, biaya

operasi dan pemeliharaan dalam perhitungan analisis kriteria

investasi.

7.6.2. Analisis Kuantitatif

7.6.2.1. Metode penafsiran penerimaan kotor penjualan dan

penafsiran biaya operasional

Untuk menghitung proyeksi (peramalan/penafsiran) dengan

metode least square. Rumus persamaan garisnya adalah berikut ini.

Y = a + bx, dimana :

Y XY
a = b=
n X2

Keterangan :

Y = tingkat penjualan

a = nilai trend periode dasar

b = Slope atau koefisien kecenderungan

X = coding

n = banyaknya waktu data

7.6.2.2.Metode penyusutan

Untuk menghitung besarnya biaya penyusutan per tahun

digunakan metode penyusutan garis lurus dengan rumus berikut:

Nilai investasi
X Rp. 1,-
Umur investasi

7.6.2.3. Metode Average rate of return (ARR)

6
Atau atas dasar rata-rata investasi =

Keuntungan neto tahunan Keuntungan neto tahunan


=
Nilai rata-rata investasi Nilai investasi

7.6.2.4. Metode Paybacks

Penilaian dengan menghitung panjangnya waktu yang

diperlukan agar dana yang tertanam pada suatu investasi dapat

diperoleh kembali seluruhnya cara yang dilakukan adalah

membandingkan payback period dengan payback period

maksimum. Apabila payback period dari investasi tersebut lebih

pendek daripada payback maksimum yang telah ditentukan, maka

usul investasi tersebut dapat diterima. Sebaliknya jika payback

period-nya lebih panjang dari payback period maksimal, maka usul

investasi seharusnya ditolak.

7.6.2.5.Metode Net Present Value (NPV)

Penilaian yang dilakukan adalah menghitung selisih antara

nilai sekarang penerimaan-penerimaan kas bersih (kas netto) dengan

nilai sekarang dari initial outlay data dasar diskonto tertentu.

Rumus :

NPV = PV of proceeds PV of outlay


An
NPV =
(1 k)n
Dimana :

k = Discount rate yang digunakan

An = Cash flow pada period ke n

7
n = Period terakhir dimana cash diharapkan

Jika PV of proceeds lebih besar dari PV of outlay, maka usul

investasi diterima.

7.6.2.6. Metode Internal Rate of Return (IRR)

Penilaian yang dilakukan adalah menghitung tingkat

diskonto (tingkat bunga) yang akan menjadikan nilai sekarang dari

proceeds yang diharapkan akan diterima (present value of future

proceeds) sama dengan nilai sekarang dari pengeluaran modal

(present value of capital outlay).

Rumus :
P2 P1
r = P1 C1
C2 C1
Dimana :

r = Internal rate of return yang dicari

P1 = Tingkat bunga ke 1

P2 = Tingkat bunga ke 2

C1 = NPV ke 1

C2 = NPV ke 2

Jika hasil IRR lebih besar dari cost of capital-nya, maka usul

investasi seharusnya diterima, dan sebaliknya IRR lebih kecil

dari Cost of capital-nya, maka usul investasi tidak diterima.

8
Daftar Pustaka

Bambang Riyanto, 1995, Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan, Edisi


Keempat, BPFE,Yogyakarta.
Djawanto. PS, 1994, Pokok Analisis Laporan Keuangan, BPFE UGM,
Yogyakarta.
Farid Djahidin, 1993, Analisa Laporan Keuangan, Ghalia Indonesia,
Jakarta.
Fred.J Weston & Thomas E. Copeland, 1995, Manajemen Keuangan,
Jilid I Edisi Kedelapan Terjemahan Jaka Wasana dan Kirbranoka,
Erlangga, Jakarta.
Kadariah, Lien Karlina, 1991, Study Kelayakan Proyek, Rineka Cipta,
Jakarta.
Suad Husnan, 1993, Pembelanjaan Perusahaan, Liberty, Yogyakarta.
Suad Husnan dan Suwarsono, 1994, Studi Kelayakan Proyek, UPP AMP
YKPN, Yogyakarta.
Suharsimi Arikunto, 1998, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Dan
PraktekEdisi Keempat, Rineka Cipta, Jakarta.
Supriyono R.A, 1992, Akuntansi Biaya, Edisi 2, BPFE, Yogyakarta.
, 2005, Buku Pedoman Penyusunan Skripsi, Fakultas Ekonomi
Universitas Muria Kudus.

9
10