Anda di halaman 1dari 10

ASUHAN KEBIDANAN KELUARGA BERENCANA

PADA NY. K P1 A0 UMUR 38 TAHUN DENGAN KB IMPLANT


DI PUSKESMAS GEMOLONG SRAGEN

Tanggal/jam : 19 mei 2011/08.30 WIB


Tempat: Puskesmas Gemolong

I. PENGKAJIAN
Tanggal/jam : 6 Desember 2011/08.35 WIB

A. DATA SUBJEKTIF
1. Identitas Pasien Identitas suami
Nama : Ny. K Nama : Tn. P

Umur : 38 tahun Umur : 40 tahun

Agama : Islam Agama : Islam

Suku/Bangsa : Jawa /Indonesia Suku/bangsa : Jawa/ Indo Pendidikan : SMA

Pendidikan : SMA

Alamat: Gemolong Permai RT 12 Gemolong

Kunjungan saat ini

Kunjungan pertama

Kunjungan ulang

Alasan datang : Ibu mengatakan ingin memakai alat konrasepsi yang lebih efektif dari KB pil untuk menunda
kehamilannya dan ingin memakai implan.
2. Data Kebidanan
a. Menarche : 14 tahun
b. Lama : 7 hari
c. Siklus : 28 hari
d. Banyaknya : 3 - 4x ganti pembalut/hari
e. Keluhan : tidak ada
f. Amenorea : tidak ada
3. Riwayat Perkawinan
a. Umur waktu menikah : 18 tahun
b. Kawin berapa kali : Ibu mengatakan 1 kali menikah
c. Lama perkawinan : Ibu mengatakan 20 tahun menikah
d. Jumlah anak : Ibu mengatakan mempunyai 1 anak

4. RIWAYAT KEHAMILAN, PERSALINAN, NIFAS YANG LALU


Ha Kom Tempat UK Jenis Penol Penyulit Anak Ket
mil plika persalin persali ong kehml Persl Nifas J BB PB
ke- si an nan K
1 - BPS 39 normal bidan - - - L 3000 48 12
Ny. Ari mg thn

5. Riwayat kesehatan
a. Riwayat kesehatan sekarang
Keluhan utama : Ibu mengatakan ingin melakukan KB Implan.
Riwayat penyakit yang menderita : Ibu mengatakan tidak menderita penyakit menurun ( ashma,
DM ), menular ( TBC ), menahun ( jantung ) seperti seperti dada berdebar debar
(jantung),sering makan,minum, dan kencing (DM), sesak nafas (Asma),tekanan darah >140/90
mmHg (Hipertensi). Sakit Kuning (Hepatitis), Kejang sampai keluar busa (Epilepsi) dan
keputihan Gatal Gatal (PMS).
Pengobatan yang telah didapat : Ibu mengatakan tidak pernah mendapatkan pengobatan
yang serius
Alergi terhadap obat : Ibu mengatakan tidak Alergi terhadap obat

b. Riwayat kesehatan yang lalu


Penyakit yang pernah diderita : Ibu mengatakan tidak menderita penyakit menurun ( ashma, DM
), menular ( TBC ), menahun ( jantung ) seperti seperti dada berdebar debar (jantung),sering
makan,minum, dan kencing (DM), sesak nafas (Asma),tekanan darah >140/90 mmHg
(Hipertensi). Sakit Kuning (Hepatitis), Kejang sampai keluar busa (Epilepsi) dan keputihan
Gatal Gatal (PMS).
Operasi yang pernah dialami : ibu mengatakan belum pernah mengalami operasi.

c. Riwayat kesehatan keluarga


Riwayat Penyakit yang pernah diderita : Ibu mengatakan dalam keluarganya tidak menderita
penyakit menurun ( ashma, DM ), menular ( TBC ), menahun ( jantung ) seperti seperti dada
berdebar debar (jantung),sering makan,minum, dan kencing (DM), sesak nafas (Asma),tekanan
darah >140/90 mmHg (Hipertensi). Sakit Kuning (Hepatitis), Kejang sampai keluar busa
(Epilepsi) dan keputihan Gatal Gatal (PMS).
Operasi yang pernah dialami : ibu mengatakan dalam keluarganya belum pernah mengalami
operasi apapun.
Keturunan Kembar : ibu mengatakan dalam keluarganya tidak ada keturunan kembar.

6. Data KB
Persalinan terakhir : 12 tahun yang lalu
Jenis persalinan : spontan
Apakah pernah memakai alat kontrasepsi : pernah
Kalau ya, metode apa yang digunakan : KB susuk
Berapa lama menggunakan : 12 tahun
Apakah pernah drop out : tidak
Metode apa yang diyakini sekarang : KB Susuk
Pasien datang atas petunjuk : sendiri
Datang pertama mendapat pelayanan KB : Bidan
Perencanaan anak dalam keluarga : 2 anak
Tanggapan suami : suami mendukung ibu untuk KB Implant.

7. Data psiko-sosio-spiritual
a. Pengetahuan ibu tentang alat kontrasepsi : Ibu mengatakan alat KB sebagai alat menjarangkan
anak dan menunda kehamilan.
b. Pengetahuan ibu tentang alat kontrasepsi yang dipakai sekarang : ibu mengatakan KB Implan 3
tahun sekali dan efek ampingnya tidak begitu memberatkan.
c. Dukungan Suami/keluarga : suami dan keluarganya sangat mendukung ibu untuk ber KB.

B. DATA OBJEKTIF

1. Pemeriksaan Umum
a. Keadaan umum : Baik Kesadaran : composmentis
b. Tanda tanda vital
Tensi : 110/80 mmHg
Nadi : 84x/menit
Suhu : 37,2 0 C
Pernafasan : 22x/menit
2. Pengukuran fisik
a. Tinggi badan : 155 cm
b. Berat badan sebelum menggunakan kontrasepsi : 42 kg
c. Berat badan sekarang : 52 kg
d. Lila : 25 cm

3. Kepala dan leher

Rambut : warna hitam, bersih, pertumbuhan baik, kulit kepala tidak


ada lesi

Wajah : tidak ada oedem, simetris

Mata : konjungtiva tidak anemis, sklera tidak ikterik, tidak ada


sekret

Hidung : bersih, tidak ada polip, simetris, tidak ada secret

Mulut : bersih, warna kemerahan, siemtris

Gigi : gigi tidak ada caries, tidak ada karang gigi

Gusi : warna kemerahan, tidak ada oedem

Bibir : warna merah, ada kelembapan, simetris, tidak ada lesi

Telinga : bersih,tidak ada serumen


4. Leher : kelenjar thyroid : tidak ada pembengkakan
Pembuluh lymfe : tidak ada pembengkakan
Bentuk : simetris
Massa : tidak ada massa
5. Dada
Auskultasi jantung : normal
Auskultasi paru : normal
Bentuk : simetris
6. Payudara
Pembesaran : ada
Bentuk dan ukuran : simetris
Keadaan putting : menonjol
Pengeluaran : tidak ada
Jenis : tidak ada
Hyeprpigmentasi : tidak ada
Benjolan : tidak ada
KGB Axila : tidak ada

7. Abdomen
Bentuk : simetris
Pembesaran uterus : tidak ada pembesaran
Pembesaran hati : tidak ada pembesaran
Kelainan : tidak ada kelainan
Hiperpigmentasi : tidak ada
Bekas luka OP : tidak ada

8. Tangan dan kaki

Oedema --- ---


--- ---
Kuku jari : tidak pucat
Varises : tidak ada
Reflek patella : +/+

9. Anus : tidak haemorroid


10. Ekstremitas :
Atas : teraba 2 kapsul di lengan kiri atas.
Bawah :
Oedem : tidak ada
Varices : tidak ada
Kuku jari : kemerahan
Reflek patella : +/+
11. Genetalia externa
a. Vagina : Tidak ada varises
Tidak ada infeksi
Tidak ada cairan abnormal
b. Kelenjar bartholoni : Tidak ada oedema
Tidak ada massa
Tidak ada cairan
12. Pemeriksaan inspekulo : tidak dilakukan pemeriksaan
13. Pemeriksaan dalam
a. Posisi rahim : tidak dilakukan pemeriksaan
b. Bentuk uterus : tidak dilakukan pemeriksaan
c. Cervik : tidak dilakukan pemeriksaan
14. Pemeriksaan laboratorium
a. Glukosa urine :
b. Protein urine :
c. Golongan darah : tidak dilakukan pemeriksaan
d. HB :
e. Lain- lain :
f. PP Test : (-) negatif
II. INTERPRETASI DATA
Tanggal / Jam : 6 Desember 2011/08.40 WIB
1. Diagnosa Kebidanan : Ny. K umur 38 tahun P1A0 kunjungan ulang KB Implan
Dasar :
S:
ibu mengatakan telah memiliki 1 anak.
Ibu mengatakan telah berumur 38 tahun.
Ibu mengatakan ingin melepas dan memasang KB Implant.

O: KU : baik. Kesadaran : Composmentis


VS :TD : 110/80 mmHg N : 84x/menit
S : 37,20 C R : 22x/menit

Pemeriksaan Ekstremitas :
Atas : teraba 2 kapsul di lengan kiri atas.
Bawah :
o Oedem : tidak ada
o Varices : tidak ada
o Kuku jari : kemerahan
o Reflek patella : +/+
2. Masalah : tidak ada
III. DIAGNOSA / MASALAH POTENSIAL DAN ANTISIPASI
Tidak ada
IV. TINDAKAN SEGERA
Tidak ada
V. PERENCANAAN
Tanggal/jam : 6 Desember 2011 / 08.45 WIB
1. Beritahu ibu tentang hasil pemeriksaannya
2. Beritahu ibu tentang KB Implant dan efek sampingnya.
3. Siapkan alat dan bahan untuk pelepasan implant dan pemasangan implant.
4. Lakukan tindakan pelepasan implant
5. Lakukan tindakan pemasangan implant.
6. Berikan terapi.
7. Lakukan dokumentasi dan isi kartu kunjungan.
8. Beritahu ibu KB implant ini efektif selama 3 tahun dan anjurkan ibu untuk datang pada tahun
2014 untuk melepasnya.
9. Anjurkan ibu untuk kontrol 1 minggu lagi atau bila ada keluhan ibu boleh datang untuk
konsultasi.

VI. IMPLEMENTASI
Tanggal/jam : 6 Desember 2011/08.50 WIB
1. Memberitahu ibu tentang hasil pemeriksaannya
2. Memberitahu ibu tentang KB Implant dan efek sampingnya :
KB Implant yaitu memasukkan 2 kapsul KB Susuk ke dalam lengan kiri atas untuk mencegah
terjadinya kehamilan dan efek sampingnya perdarahan tidak teratur, perdarahan bercak, dan
terjadinya peningkatan berat badan.
3. Menyiapkan alat dan bahan untuk pelepasan implant dan pemasangan implant :
Tempattidur untuk pasien berbaring pada ruang periksa,
alat trokar yang berisi 2 batang implant beserta skapel dan bisturi ( Disposible)
duk steril
1 pasang handscoon
Pinset dalam bak instrumen sterill
forcep mosquito/klem penjepit
kom kecil yang berisi larutan betadin
lidocain
spuit 5ml
band aid atau plester
kassa steril dan kassa pembalut
bak instrument
kain penyangga

4. Melakukan tindakan pelepasan implant


a. Mencuci tangan
b. Mempersilahkan klien untuk berbaring dengan lengan kiri diletakkan di atas kain bersih (kain
penyangga)
c. Menentukan tempat pemasangan implant 8 cm di atas lipatan siku.
d. Mendekatkan alat dan membuka bungkus steril tanpa menyentuh alat alat di dalamnya.
e. Memakai handscoon.
f. Meraba kapsul yang berada pada lengan kiri atas.
g. Menentukan tempat insisi dengan larutan antiseptik dengan menggunakan klem steril untuk
memegang kassa betadin dengan gerakan melingkar sekitar 8 13 cm dan dibiarkan sampai
kering.
h. Memasukkan lidocain ke dalam spuit 5 ml, kemudian menyuntikkan tempat insisi yang
digunakan untuk melepas implant di bawah kulit sampai membuat gelembung kecil di bawah
kulit untuk menghilangkan rasa sakit selama memasang kapsul implant.
i. Menyentuh tempat insisi dengan bisturi (pisau bedah) untuk memastikan obat anestesi telah
bekerja.
j. Memegang bisturi dengan sudut 450, kemudian membuat insisi dangkal untuk menembus kulit.
k. Memasukan klem penjepit kapsul untuk mengambil 2 kapsul yang berada di lengan kiri.
l. Mengeluarka kapsul satu per satu jangan sampai ada bagian kapsul yang tertinggal.
m. Memberitahu ibu bahwa kapsul yang berada di lengan kiri atasnya sudah dilepas.
n. Meletakkan 2 kapsul implant ke dalam kom kecil.
5. Lakukan tindakan pemasangan implant :
a. Memasukkan ujung trokar dengan ujung yang tajam menghadap ke atas melalui luka insisi
dengan sudut kecil sampai ujung tajam seluruhnya berada di bawah kulit (2-3mm dari akhir
ujung tajam)
b. Meletakkan kapsul tepat di bawah kulit bagian yang lain dengan cara mengangkat trokar ke atas
sehinggan kulit terangkat. Trokar harus cukup dangkal sehinga dapat diraba dari luar dengan jari.
c. Menggunakan pendorong untuk mendorong kapsul ke arahujung trokar dengan menggunakan
satu tangan untuk menstabilkan.
d. Meraba ujung kapsul denga jari untuk memastikan kapsul sudah keluar seluruhnya dari trokar.
e. Tanpa mengeluarkan seluruh trokar, putar ujung trokar ke arah lateral kanan dan kembali ke
posisi semula, menggeser trokar sekitar 15 250, kemudian memasukkan trokar pelan pelan
sambil meraba kapsul yang pertama.
f. Mengeluarkan seluruh trokar sambil mendorong alat pendorongnya serta meraba kapsul kedua
untuk memastikan kapsul kedua sudah keluar seluruhnya.
g. Tekan tempat insisi dengan jari dengan menggunakan kasa selama 1 menit untuk menhentikan
perdarahan. Membersihkan tempat insisi dengan kassa betadin kemudian menjepit ujung ujung
tempat insisi dengan menggunakan klem penjepit kemudian menutupnya dengan band aid atau
plester.
6. Memberikan terapi.
Amoxilin 3 x 500 mg/hari
Asam Mefenamat 3 x 500 mg/hari
7. Mendokumentasikan hasil pemeriksaa, terapi yang telah diberikan dan identitas ibu serta
mengisi kartu kunjungan.
8. memberitahu ibu KB implant ini efektif selama 3 tahun dan anjurkan ibu untuk datang pada
tahun 2014 untuk melepasnya.
9. Menganjurkan ibu untuk kontrol 1 minggu lagi atau bila ada keluhan.

VII. EVALUASI
Tanggal/Jam : 6 Desember 2011 / 09.00 WIB
1. Ibu sudah mengetahui hasil pemeriksaannya.
TD : 110 / 80 mmHg
BB : 52 kg
2. Ibu sudah mengerti tentang KB Implant dan efek sampingnya.
3. Telah dilakukan pelepasan KB Impalnt 2 kapsul.
4. Telah dilakukan pemasangan KB Impalnt 2 kapsul.
5. Ibu sudah mengetahui jika KB Implant ini efektif selama 3 tahun dan bersedia datang tahun
2014 untuk melepasnya.
6. Ibu bersedia untuk kontrol ulang 1 minggu lagi atau bila ada keluhan.
7. Telah dilakukan dokumentasi pada buku register bidan