Anda di halaman 1dari 20

2017

SMD (SURVEI MAWAS DIRI)


PUSKESMAS
HAMPARAN PERAK

0
IDENTITAS KEBUTUHAN DAN HARAPAN MASYARAKAT
TERHADAP PROGRAM PUSKESMAS HAMPARAN PERAK

1. PENDAHULUAN
Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan
upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama,
dengan lebih mengutamakan upaya promotif, dan prepentif, untuk mencapai
derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya.
Puskesmas juga membina peran serta masyarakat disamping memberikan
pelayanan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya
dalam bentuk kegiatan pokok. Puskesmas mempunyai wewenang dan
tanggungjawab atas pemeliharaan kesehatan masyarakat dalam wilayah kerjanya.
Kegiatan kegiatan dalam setiap program puskesmas didusun oleh kepala
puskesmas dan penanggungjawab program tidak hanya mengacu pedoman atau
acuan yang sudah ditetapkan oleh kementrian kesehatan, dinas kesehatan provinsi,
maupun dinas kesehatan kota tapi juga perlu memperhatikan kebutuhan dan
harapan masyarakat terutama sasaran program. Kebutuhan dan harapan
masyarakat maupun sasaran program dapat diidentifikasikan melalui survei, kotak
saran, maupun temu muka dengan tokoh masyarakat. Komunikasi perlu dilakukan
untuk menyampaikan informasi tentang program kepada masyarakat, kelompok
masyarakat maupun individu yang menjadi sasaram program puskesmas.

2. LATAR BELAKANG
Program kesehatan yang cenderung mengalami perubahan seiring dengan
kebutuhan masyarakat dengan perubahan pola hidup dan kejadian penyakit.
Seiring dengan perbaiakn derajat kesehatan dan lingkungan, telah terjadi
pergeseran penyebab kesakitan terbesar di banyak daerah dari penyakit infeksi
menjadi penyakit degeneratif. Perunahan permintaan tersebut memiliki dampak
yang cukup besar terhadap manajemen puskesmas.
Puskesmas harus memiliki suatu mekanisme untuk memantau permintaan
masyarakat secara teratur karena perubahan permintaan masyarakat akan
berdampak terhadap pelayannan yang diberikan oleh puskesmas secara tanggap
terhadap perubahan lingkungan dan kebutuhan serta harapan masyarakat.
Program puskesmas sangat perlu untuk mengetahui kebutuhan dan
harapan masyarakat terhadap program puskesmas, sehingga tujuan dari program
puskesmas dapat tercapai tepat sasaran.
3. TUJUAN
1
a. Tujuan umum
Mengetahui serta mengidentifikasi kebutuhan dan harapan masyarakat
terhadap program Puskesmas Hamparan Perak
b. Tujuan Khusus
1. Memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap program
puskesmas
2. Mendapatkan informasi program yang paling dibutuhkan oleh
masyarakat
3. Mengetahui program yang sudah atau belum sesuai dengan kebutuhan
dan harapan masyarakat.
4. Mendapatkan masukan tentang program yang dibutuhkan masyarakat,
tapi belum ada dalam rencana kegiatan program puskesmas
5. Membuat rencana tindak lanjut hasil pembahasan kebutuhan dan
harapan masyarakat.

4. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


4.a. Pengumpulan informasi survey mawas diri (SMD)
1. Pengertian survey mawas adalah kegiatan pengenalan, pengumpulan
dan pengkajian masalah kesehatan yang dilakukan oleh kader dan
tokoh masyarakat setempat
2. Tujuan SMD
a. Dilaksanakan pengumpulan data, masalah kesehatan, lingkungan
dan perilaku
b. Mengkaji dan menganalisis masalah kesehatan lingkungan
c. Menginventarisasi sumber daya masyarakat yang dapat mendukung
upaya mengatasi masalah kesehatn
d. Diperolehnya dukungan kepala desa/kelurahan dan pemuka
masyarakat
e. Dalam pelaksanaan penggerakan dan pemberdayaan masyarakat di
desa
3. Pentingnya pelaksanaan survei Mawas Diri (SMD)
a. Agar masyarakat menjadi sadar akan adanya masalah
b. Untuk mengetahui besarnya masalah yang ada dilingkungannya
sendiri
c. Untuk menggali sumber daya yang ada/ dimiliki desa
d. Hasil SMD dapat digunakan sebagai dasar untuk menyusun
pemecahan masalah yang dihadapi
4. Sasaran
Sasaran SMD dengan menetapkan kondisi masalah kesehatan,
lingkungan dan perilaku di desa/kelurahan. Jumlah sampel SMD
puskesmas hamparan Perak adalah sebagai berikut:
No Jumlah sampel (sample Desa Kk Jumlah
size calculator) 2016 sample

1. Kelambir V kebun 5.079 42


2. Hamparan perak 3.386 42
2
3. Kelumpang kebon 3.132 42
4. Paya bakung 2.786 42
5. Kelumpang 1.340 24
kampung
6. Paluh kurau 1.475 24
7. Klambir 1.275 24
8. Klambir v kampung 1.370 24
9. Kota rantang 1.365 24
10. Lama 1.233 24
11. Sei baharu 1065 24
12. Selemak 750 23
13. Sialangmuda 400 23
Jumlah 24.656 382

5. Pelaksanaan Survei Mawas Diri (SMD)


a. Kader yang telah dilatih
b. Tokoh masyarakat di desa
c. Bidan desa sebagai fasilitator
6. Cara Pelaksanaan Survei Mawas Diri (SMD)
a. Petugas puskesmas, bidan desa dan kader/kelompok warga yang
ditugaskan untuk melaksanakan SMD dengan kegiatan meliputi:
- Pengenalan instrumen yang akan dipergunakan dalam pengumpulan
data dan informasi masalah kesehatan
- Penentu sasaran baik jumlah KK ataupun lokasinya
- Penentuan cara memperoleh informasi masalah kesehatan dengan cara
wawancara yang menggunakan daftar pertanyaan
b. Pelaksana SMD
Kader, tokoh masyarakat yang telah ditunjukkan melaksanakn dengan
bimbingan petugas puskesmas dan bidan desa mengumpulkan informasi
masalah kesehatan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Dilakukan pengamatan langsung dengan cara wawancara dengan
kunjungan rumah bersama kader dibantu bidan desa.
c. Pengolahan data
Kader, tokoh masyarakat dan kelompok warga yang telah ditunjuk
mengolah data SMD dengan bimbingan petugas puskesmas dan bidan di
desa, sehingga dapat diperoleh perumusan masalah kesehatan untuk
selanjutnya merumuskan prioritas masalah kesehatan, lingkungan dan
perilaku
7. Instrumen SMD
Instrumen yang digunakan dalam SMD di puskesmas hamparan perak sebagai
berikut:

3
KUESIONER SURVEI MAWAS DIRI

Tgl. Wawancara :
I. DATA RESPONDEN
Nama :
Umur :
Alamat Lengkap :
Tabel Komposisi Keluarga:
No Nama Umur Jenis Pendidikan Pekerjaan Hubungan Ket
kelamin dengan KK

PROGRAM KIA
1. Apakah ibu/suami menggunakan alat kontrasepsi (KB)?
a. Ya
b. Tidak
2. Apakah di keluarga ada yang hamil, dan rutin memeriksa kehamilannya?
a. Ya
b. Tidak
3. Apakah ibu hamil mempunyai buku KIA?
a. Ya
b. Tidak
4. Setiap periksa kehamilan, apakah ibu membawa buku KIA?
a. Ya
b. Tidak
5. Apakah ibu memahami isi dari buku KIA?
a. Ya
b. Tidak
6. Apakah ibu pernah periksaIVA di Puskesmas ?
a. Ya
b. Tidak
7. Apakah ibu memahami kegunaan periksa IVA ?
a. Ya
b. Tidak
8. Apakah ibu tahu macam-macam jenis KB ?
a. Ya
b. Tidak
9. Apakah ibu tahu jenis KB jangka panjang ?
a. Ya
b. Tidak
10. Apakah ibu mengerti tentang P4K ?
a. Ya
b. Tidak
PROGRAM GIZI
1. Apakah ibu mempunyai bayi dan balita dan rajin membawa ke posyandu ?
a. Ya
b. Tidak
2. Apakah bayi ibu 0-6 bulan diberi ASI Eksklusif ?
a. Ya

4
b. Tidak
3. Apakah ibu mengerti kegunaan Vit. A ?
a. Ya
b. Tidak
PROGRAM KESLING
1. Apakah ibu memiliki dan menggunakan jabatan ?
a. Ya
b. Tidak
2. Apakah keluarga memiliki kandang ternak dan jarak dari rumah ke
kandang ternak minimal 10 meter ?
a. Ya
b. Tidak
3. Apakah keluarga menggunakan sumber air minum yang bersih (PAM,
sumur gali, sumur bor) ?
a. Ya
b. Tidak
PROGRAM PROMKES
1. Apakah ibu mengerti tentang PHBS ?
a. Ya
b. Tidak
2. Apakah ibu mengerti tentang desa siaga ?
a. Ya
b. Tidak
3. Apakah ibu berobat ke fasilitas kesehatan/puskesmas ?
a. Ya
b. Tidak
4. Apakah ibu mempunyai TOGA di Pekarangan rumah ?
a. Ya
b. Tidak
5. Apakah ibu mengerti kegunaan masing-masing dari TOGA ?
a. Ya
b. Tidak
PROGRAM P2M
1. Apakah ada anggota keluarga yang tidak merokok
a. Ya
b. Tidak
2. Apakah ada anggota keluarga yang batuk-batuk selama 2 minggu, demam?
a. Ya
b. Tidak
3. Apakah ada anggota keluarga penderita TB Paru, dan rutin berobat
(minum obat) ?
a. Ya
b. Tidak
4. Apakah bayi/balita dikeluarga anda mendapat imunisasi lengkap ?
a. Ya
b. Tidak
5. Apakah ibu mengerti kegunaan dari imunisasi ?
a. Ya
b. Tidak

5
8. Langkah- langkah survei mawas diri (SMD)
a) Persiapan
- Menyusun daftar pertanyaan
- Menentukan jumlah sample masing-masing desa
b) Pelaksanaan:
- pelaksanaan wawancara/interview
- Pengamatan terhadap rumah- tangga dan lingkungan
c) Tindak lanjut
- Meninjau kembali pelaksanaan SMD
- Merangkum, mengolah dan menganalisis data yang telah dikumpulkan
- Menyusun laporan SMD, sebagai bahan untuk MMD
d) Pengolahan data
Setelah data diolah, ditentukan masalah yang ditemukan dari hasil
rekapitulasi SMD wilayah kerja puskesmas Hamparan Perak

6
REKAPITULASI HASIL SMD PER DESA DI PUSKESMAS HAMPARAN PERAK

Umur Program
No DESA Jlh KK didata KIA Gizi kesling Promkes P2M
20-60
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
1. Kelambir V Kebun 42
42 20 22 31 11 40 4 40 2 0 42
2. Hamparan Perak 42
42 12 30 32 10 41 2 40 2 2 40
3. Kelumpang Kebon 42
42 11 31 22 20 39 3 39 3 11 31
4. Paya Bakung 42
42 10 32 30 12 34 8 35 7 11 31
5. Kelumpang Kampung 24
24 11 13 24 0 20 4 21 3 4 20
6. Paluh Kurau 24
24 11 13 24 0 20 4 20 4 4 20
7. Klambir 24
24 10 14 24 0 21 3 20 4 2 22
8. Klambir V Kampung 24
24 14 10 11 13 21 3 20 4 0 24
9. Kota Rantang 24
24 11 13 11 14 20 4 20 4 0 24
10. Lama 24
24 9 15 10 10 20 4 20 4 2 22
11. Sei Baharu 24
24 10 14 11 13 21 3 20 4 0 24

7
12. Selemak 23
23 12 11 24 0 23 0 20 3 2 21
13. Sialangmuda 23
23 11 12 24 0 23 0 20 3 4 19
Jumlah 382 382 152 230 278 103 343 42 335 47 42 340
% ya 382 382 382 382 382
% tidak 39,7 72,7 89,7 87,6 12,3
60,2 26,9 10,9 12,3 89,0
%

8
9. Analisa hasil SMD
Hasil rekapitulasi kemudian analisa dan disajikan dalam bentuk diagram
dibawah ini:
Tabel 1 :
Data jumlah anggota berdasarkan golongan usia di puskesmas
hamparan perak tahun 2017

Berdasarkan tabel 1 diatas diketahui bahwa mayoritas jumlah sample


berdasarkan golongan usia di puskesmas hamparan perak terdapat di dusun
Kelambir V Kebun, hamparan perak, kelumpang kebon, dan paya bakung
sebanyak 168 (44,2%). Minoritas jumlah sample berdasarkan golongan usia di
puskesmas hamparan perak sebanyak 46 (12,0%).

Tabel 2 :
Data Jumlah Anggota Rumah Tangga Berdasarkan Program Pelayanan Kesehatan
Ibu Dan Anak/Pemeriksaan IVA Di Puskesmas Hamparan Perak Tahun 2017

Berdasarkan tabel 2 diatas diketahui bahwa mayoritas pasangan Usia subur


(PUS) tidak melaksanakan pemeriksaan IVA sebanyak 230 responden (60,2%)
dan minoritas pasangan Usia Subur (PUS) yang melaksanakan pemeriksaan IVA
sebanyak 152 responden (39,7%).
Tabel 3 :
Data Jumlah Anggota Rumah Tangga Berdasrkan Program GIZI Di Puskesmas
Hamparan Perak Tahun 2017

9
Berdasarkan tabel 3 diatas diketahui bahwa mayoritas keluarga yang
memiliki balita di puskesmas hamparan perak dalam kategori gizi baik sebanyak
278 responden (72,7%) dan minoritas keluarga yang memiliki balidita dalam
kategori tidak baik sebanyak 103 responden (26,9%).

Tabel 4 :
Data Jumlah Anggota Rumah Tangga Berdasrkan Program Kesehatan
Lingkungan Di Puskesmas Hamparan Perak Tahun 2017

Berdasarkan tabel 4 diatas diketahui bahwa mayoritas keluarga yang


memiliki Kesehatan Lingkungan baik sebanyak sebanyak 343 responden (89,7%)
dan minoritas keluarga yang memiliki Kesehatan Lingkungan kategori tidak baik
sebanyak 42 responden (10,9%).

10
Tabel 5 :
Data Jumlah Anggota Rumah Tangga Berdasarkan promosi kesehatan Di
Puskesmas Hamparan Perak Tahun 2017

Berdasarkan tabel 5 diatas diketahui bahwa mayoritas keluarga yang


mengikuti Promosi Kesehatan baik sebanyak sebanyak 335 responden (87,6%)
dan minoritas keluarga yang tidak mengikuti promosi kesehatan sebanyak
sebanyak 47 responden (12,3%).

Tabel 6 :
Data Jumlah Anggota Rumah Tangga Berdasarkan Program P2M Di Puskesmas
Hamparan Perak Tahun 2017

Berdasarkan tabel 2 diatas diketahui bahwa mayoritas keluarga yang


rentan mengalami penyakit TB paru sebanyak sebanyak 340 responden (89,0%)
dan minoritas keluarga yang tidak rentan mengalami sebanyak 42 responden
(12,3%

11
10. Kesimpulan SMD
Dari analisa SMD yang di ajukan dalam grafik di atas, dapat disimpulkan
beberapa masalah yang ditemukan sebagai berikut:
1. Berdasarkan tabel 1 diatas diketahui bahwa mayoritas jumlah sample
berdasarkan golongan usia di puskesmas hamparan perak terdapat di
dusun Kelambir V Kebun, hamparan perak, kelumpang kebon, dan paya
bakung sebanyak 168 (44,2%). Minoritas jumlah sample berdasarkan
golongan usia di puskesmas Hamparan Perak sebanyak 46 (12,0%).
2. Berdasarkan tabel 2 diatas diketahui bahwa mayoritas pasangan Usia
subur (PUS) tidak melaksanakan pemeriksaan IVA sebanyak 230
responden (60,2%) dan minoritas pasangan Usia Subur (PUS) yang
melaksanakan pemeriksaan IVA sebanyak 152 responden (39,7%).
3. Berdasarkan tabel 3 diatas diketahui bahwa mayoritas keluarga yang
memiliki balita di puskesmas hamparan perak dalam kategori gizi baik
sebanyak 278 responden (72,7%) dan minoritas keluarga yang memiliki
balidita dalam kategori tidak baik sebanyak 103 responden (26,9%).
4. Berdasarkan tabel 4 diatas diketahui bahwa mayoritas keluarga yang
memiliki Kesehatan Lingkungan baik sebanyak sebanyak 343
responden (89,7%) dan minoritas keluarga yang memiliki Kesehatan
Lingkungan kategori tidak baik sebanyak 42 responden (10,9%).
5. Berdasarkan tabel 5 diatas diketahui bahwa mayoritas keluarga yang
mengikuti Promosi Kesehatan baik sebanyak sebanyak 335 responden
(87,6%) dan minoritas keluarga yang tidak mengikuti promosi
kesehatan sebanyak sebanyak 47 responden (12,3%).
6. Berdasarkan tabel 2 diatas diketahui bahwa mayoritas keluarga yang
rentan mengalami penyakit TB paru sebanyak sebanyak 340 responden
(89,0%) dan minoritas keluarga yang tidak rentan mengalami sebanyak
42 responden (12,3%).
4.b. Pengumpulan Informasi Melalui Musyawarah Masyarakat Desa (MMD)
1. Petugas menjelaskan maksud dan tujuan pertemuan
2. Petugas mendampingi masyarakat untuk:
a. Mengidentifikasi permasalahn kesehatan di masyarakat
b. Mengidentifikasi potensi masyarakat
c. Membahas dan melengkapi potensi penyelesaian masalah
d. Merumuskan cara penanggulangan masalah sesuai potensi
e. Menetapkan cara penanggulangan masalah sesuai potensi
f. Menetapkan rencana kegiatan penanggulangan masalah
3. Petugas mencatat hasil musyawarah dan melaporkan ke
penanggungjawab program dan koordinator program
4. membahas hasil musyawarah masyarakat tentang harapan program
Puskesmas
5. Koordinator program membagi tugas kepada pelaksana program didalam
menyelesaikan permasalahan harapan pelanggan
12
6. Kepala puskesmas Hamparan Perak menerima hasil kegiatan MMD,
meneliti dan memberi umpan balik atas laporan koordinator program
Puskesmas Hamparan Perak. Memberi masukan mana kegiatan yang
dapat di damping melalui pendanaan puskesmas
Dari 13 desa yang ada diwilayah Puskesmas, dilakukan MMD yaitu; desa
Kelambir V Kebun, Hamparan Perak, Kelumpang Kebon, Paya Bakung,
Kelumpang Kampung, Paluh Kurau, Klambir, Klambir V Kampung,
Kota Rantang, Lama, Sei Baharu, Selemak, Sialangmuda. Berikut hasil
kegiatan MMD yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas
Hamparan Perak.

13
14
REKAPITULASI HASIL MMDDI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HAMPARAN PERAK
NO DESA NO MASALAH NO MASALAH RENCANA PENANGGUNG WAKTU TEMPAT BIAYA
PRIORITAS JAWAB PELAKSANAAN
1. Kelambir 1 KIA/Pemeriksaan 2 TB PARU Penyuluhan di Petugas KIA, Mei, juli Sesuai BOK
Lima Kebon IVA kelompok kader, bidan desa jadwal
perwiritan perwiritan
2 TB PARU Penyuluhan di Petugas TB, Juni-september Balai desa BOK
masyarakat kader, bidan desa
3 MEROKOK penyuluhan Pemerintah Desa 2018 Balai desa
tentang bahaya
merokok

2 Hamparan 1 KIA/Pemeriksaan 2 MEROKOK penyuluhan Pemerintah Desa 2017 Balai desa


Perak IVA tentang bahaya
merokok
2 MEROKOK
3 Kelumpang 1 KIA/Pemeriksaan 1 Pemeriksaan Penyuluhan Waktu Pelayanan Mei, Juli Balai desa
kebon IVA IVA tentang kanker di desa
serviks
2 MEROKOK
4 Paya bakung 1 KIA/Pemeriksaan 2 Merokok Penyuluhan Pemerintah desa 2017 Balai desa BOK
IVA tentang kanker
serviks
2 MEROKOK Penyuluhan Pemerintah desa 2017 Balai desa
tentang bahaya
merokok
5 Klumpang 1 KIA/Pemeriksaan 2 Merokok Penyuluhan Waktu pelayanan Mei, juli Balai desa BOK

15
Kampung IVA tentang bahaya didesa
kanker serviks
2 MEROKOK Penyuluhan Pemerintah desa 2017 Balai desa
tentang bahaya
merokok
6 Paluh kurau 1 KIA/Pemeriksaan 2 Merokok Penyuluhan Waktu pelayanan Mei, juli Balai desa BOK
IVA tentang bahaya didesa
kanker serviks
2 MEROKOK Penyuluhan Pemerintah desa 2017 Balai desa
tentang bahaya
merokok
7 Klambir 1 KIA/Pemeriksaan 1 Pemeriksaan Penyuluhan Waktu pelayanan Mei, juli Balai desa BOK
IVA IVA tentang bahaya didesa
kanker serviks
2 MEROKOK Penyuluhan Pemerintah desa 2017 Balai desa
tentang bahaya
merokok
8 Klambir v 1 KIA/Pemeriksaan 1 Pemeriksaan Penyuluhan Waktu pelayanan Mei, juli Balai desa BOK
kampung IVA IVA tentang bahaya didesa
kanker serviks
2 MEROKOK Penyuluhan Pemerintah desa 2017 Balai desa
tentang bahaya
merokok
9 Kota rantang 1 KIA/Pemeriksaan 2 Merokok Penyuluhan Waktu pelayanan Mei, juli Balai desa BOK
IVA tentang bahaya didesa
kanker serviks
2 MEROKOK Penyuluhan Pemerintah desa 2017 Balai desa
tentang bahaya

16
merokok
10 Desa Lama 1 KIA/Pemeriksaan 2 Merokok Penyuluhan Waktu pelayanan Mei, juli Balai desa BOK
IVA tentang bahaya didesa
kanker serviks
2 MEROKOK Penyuluhan Pemerintah desa 2017 Balai desa
tentang bahaya
merokok
11 Sebaharu 1 KIA/Pemeriksaan 2 Merokok Penyuluhan Waktu pelayanan Mei, juli Balai desa BOK
IVA tentang bahaya didesa
kanker serviks
2 MEROKOK Penyuluhan Pemerintah desa 2017 Balai desa
tentang bahaya
merokok
12 Selemak 1 KIA/Pemeriksaan 2 Merokok Penyuluhan Waktu pelayanan Mei, juli Balai desa BOK
IVA tentang bahaya didesa
kanker serviks
2 MEROKOK Penyuluhan Pemerintah desa 2017 Balai desa
tentang bahaya
merokok
13 Sialang Muda 1 KIA/Pemeriksaan 2 Merokok Penyuluhan Waktu pelayanan Mei, juli Balai desa BOK
IVA tentang bahaya didesa
kanker serviks
2 MEROKOK Penyuluhan Pemerintah desa 2017 Balai desa
tentang bahaya
merokok

17
4.c. Survey Kebutuhan dan Harapan masyarakat
1. Langkah-langkah pelaksanaan survei
a) Persiapan
- Menyusun daftar pertanyaan
- Menentukan jumlah sample masing-masing desa. Jumlah sample sama
dengan sample SMD
b) Pelaksanaan:
Pelaksanaan interview/wawancara terhadap responden
c) Tindak lanjut
Merangkum, mengolah dan menganalisis data yang telah dikumpulkan
d) Pengolahan data
Setelah data diolah, ditentukan masalah yang ditemukan dari hasil
rekapitulasi. Berikut hasil rekapitulasi survey kebutuhan masyarakat di
wilayah kerja Puskesmas Hamparan Perak
e) Analisa Hasil Survey
Dari survei yang telah dilakukan dapat diambil analisa sebagai berikut
1. Paling tinggi presentase kebutuhan masyarakat pada program P2M
sebanyak 340 (89,0%) dari KK responden
2. Paling Rendah presentase kebutuhan pada program kesling sebanyak 42
(10,9%) dari KK responden.
5. Penutup
Laporan identifikasi kebutuhan dan harapan masyarakat ini, dibuat untuk
menyajikan informasi tentang kebutuhan dan harapan masyarakat dari beberapa
kegiatan. Laporan ini memuat data dan hasil analisa rekapitulasi hasil survey
kebutuhan dan harapan masyrakat.
Dengan harapan laporan ini dapat dipakai untuk merencanakan kegiatan
Puskesmas Hamparan Perak selanjutnya.

Hamparan Perak, Oktober 2017

Dr. Aulia Agustin


Nip: 196905172007011043

18

Anda mungkin juga menyukai