Anda di halaman 1dari 5

Dalam dunia bisnis sering sekali kita mendengar nama sertifikasi ISO, tapi apakah sebenarnya

yang dimaksud dengan sertifikasi ISO ini? Lalu apa alasan mengapa sertifikasi ISO ini harus
digunakan, apakah sertifikasi ini sebegitu pentingnya untuk sebuah perusahaan? Langsung saja
kita simak pembahasannya.

Apa Itu ISO?

International Organization for Standardization, atau lebih dikenal sebagai ISO, adalah salah satu
standar internasional dalam sebuah sistem manajemen untuk pengukuran mutu organisasi.
Mereka memegang peranan penting dalam mengukur bagaimana kredibilitas perusahaan yang
ingin bersaing secara global dan juga adalah salah satu cara untuk meningkatkan sistem
manajemen mutunya.

Mereka yang memiliki sertifikasi ISO akan memiliki kemungkinan lebih untuk memenangkan
kompetisi pasar. Hal itu disebabkan karena adanya jaminan kualitas dari produk atau jasa yang
ditawarkan, serta kepercayaan konsumen akan brand terkait. Selain itu masih banyak
keuntungan lainnya yang akan langsung kita bahas di bawah ini.

Banyak pihak melihat adanya suatu ketidakcocokan antara nama lengkap International
Organization for Standardization dengan kependekannya ISO, dimana IOS dianggap lebih
tepat. Anggapan itu benar bila penetapan nama didasarkan pada kependekannya. Yang
sebenarnya, istilah ISO bukan merupakan kependekan, tapi merupakan nama dari organisasi
internasional tersebut. ISO berasal dari Bahasa Latin (Greek) isos yang mempaunyai arti
sama (equal). Awalan kata iso- juga banyak dijumpai misalnya pada kata isometric,
isomer, isonomy, dan sebagainya.

Dari kata sama (equal) menjadi standar inilah ISO dipilih sebagai nama organisasi yang
mudah untuk dipahami. ISO sebagai nama organisasi juga dalam rangka menghindari
penyingkatan kependekannya bila diterjemahkan ke dalam bahasa lain dari negara anggota,
misalnya IOS dalam bahasa Inggris, atau OIN (Organisation Internationale de Normalisation)
dalam bahasa Perancis, atau OSI (Organsiasi Standardisasi Internasional) dalam bahasa
Indonesia. Dengan demikian apapun bahasa yang digunakan, organisasi ini namanya tetap ISO.

Mengapa Sertifikasi ISO Penting?

Dilansir dari OSS Certification, berikut ini adalah beberapa manfaat yang dapat diperoleh sebuah
perusahaan dengan adanya sertifikasi ISO sebagai standar perusahaan tersebut.

1. Meningkatkan Kredibilitas Perusahaan Serta Kepercayaan Pelanggan


Dengan menerapkan sistem manajemen mutu, sebuah perusahaan akan dapat menjamin
kredibilitas mereka. Yang dimaksud kredibilitas di sini adalah kendali proses dan prosedur
sebuah perusahaan dimana memastikan apabila terdapat sesuatu yang tidak beres maka
antisipasi akan dilakukan dengan cepat. Pada akhirnya kredibilitas ini akan menghasilkan
nilai positif dalam kepuasan pelanggan.

2. Jaminan Atas Kualitas dengan Standar Internasional

Untuk mendapatkan Standardisasi ISO sebuah perusahaan harus melalui sebuah siklus
pasti yang dikenal dengan PDCA yakni identifikasi, analisa, dan eksekusi sebuah
penyelesaian masalah untuk menjamin mutu internasional. Siklus atau prinsip ini adalah
prinsip internasional yang juga diterapkan di segala jenis industri.

3. Menghemat Biaya

Standar ISO akan memungkinkan suatu perusahaan untuk menerapkan sistem


manajemen khusus yang membantu mereka untuk mengetahui kinerja perusahaan secara
menyeluruh. Jika ada indikasi bahwa produk akan gagal atau kinerja perusahaan menurun
maka antisipasi akan segera dilakukan. Hal itu juga secara tidak langsung berarti
mencegah kemungkinan pemborosan anggaran terkait produk atau kinerja yang buruk
tersebut.

4. Mengoptimalkan Kinerja Karyawan

Kembali kepada prinsip manajemen mutu, semua prinsip tersebut ditetapkan untuk dapat
diikuti oleh seluruh karyawan dari level staff hingga level eksekutif dalam sebuah
perusahaan. Hal ini akan memacu para karyawan untuk dapat menjaga kualitas, efisiensi,
serta produktivitas mereka dalam standar ISO yang telah ditetapkan sebelumnya.

5. Meningkatkan Image Perusahaan

Salah satu keuntungan paling jelas dari perusahaan yang telah mendapatkan sertifikasi
ISO adalah tentunya image atau brand perusahaan akan menjadi jauh lebih positif.

Itulah semua keuntungan yang dapat didapatkan atas adanya sertifikasi ISO dan alasan
mengapa sertifikasi itu penting. Semua keuntungan ini pada akhirnya secara lambat laun akan
meningkatkan laba perusahaan.
MACAM ISO
a) ISO 9001
ISO 9001 merupakan sistem manajemen mutu dan merupakan persyaratan sistem
manajemen yang paling populer di dunia. ISO 9001 telah mengalami beberapa kali revisi
dan revisi yang paling akhir adalah ISO 9001:2008. Salah satu ciri penerapan ISO 9001
adalah diterapkannya pendekatan proses. Pendekatan proses ini bertujuan untuk
meningkatkan efektivitas sistem manajemen mutu. Pendekatan ini mensyaratkan
organisasi untuk melakukan identifikasi, penerapan, pengelolaan dan melakukan
peningkatan berkesinambung.
b) IS0 14001
Berbeda dengan standar ISO 9001 yang berkaitan dengan sistem manajemen mutu, maka
ISO 14001 merupakan standar yang berisi persyaratan-persyaratan sistem manajemen
lingkungan. Konsep yang dipakai dalam ISO 14001 pada prinsipnya sama dengan ISO
9001, yaitu perbaikan berkesinambungan hanya dalam ISO 14001 adalah dalam mengelola
lingkungan. Perusahaan yang menerapkan ISO 14001 harus dapat melakukan identifikasi
terhadap aspek dan dampak lingkungan yang diakibatkan oleh kegiatan atau operasi
perusahaannya terhadap aspek lingkungan. Dalam hal ini bukan hanya pengelolaan
terhadap limbah atau polusi, namun juga termasuk upaya-upaya kreatif untuk menghemat
pemakaian energi, air dan bahan bakar.
c) ISO 22000
Perusahaan makanan atau minuman dituntut untuk memperhatikan aspek kesehatan dan
keselamatan pelanggannya, sehingga harus meningkatkan pengendalian kontrol
internalnya terutama dalam proses produksi.
ISO 22000 merupakan suatu standar yang berisi persyaratan sistem manajemen keamanan
pangan. Standar ini fokus terhadap pengendalian dalam sistem dan proses produksi produk
makanan dan minuman. Setiap jenis produk baik makanan atau minuman harus dibuatkan
rencana proses dan pengendaliannya. Pada dasarnya ISO 22000 tidaklah berbeda jauh
dengan ISO 9001, hal yang membedakan terdapat dalam klausul 7: perencanaan dan
realisasi produk dan klausul 8: validasi, verifikasi dan perbaikan sistem.
d) ISO/IEC 27001
Kemajuan dalam dunia teknologi informasi atau yang lebih dikenal dengan IT telah
membawa perubahan yang sangat besar dalam dunia bisnis. Dimulai dengan adanya
penerapan internet dalam dunia bisnis misalnya website, email sampai penggunaan
jejaring sosial lainnya. Perubahan ini menjadikan dikenal adanya transaksi on-line, data-
data dan informasi dalam bentuk file komputer dan sebagainya. Pada tahun 2005, The
International Organization for Standardization menerbitkan standar yang kenal dengan
ISO/IEC 27001. ISO/IEC 27001 merupakan standar sistem manajemen keamanan
informasi atau dikenal juga dengan Information Security Management System (ISMS).
ISO/IEC 27001 sekarang ini telah banyak diterapkan oleh perusahaan-perusahaan yang
banyak menggunakan aplikasi IT dalam kegiatan bisnisnya.
e) ISO/TS 16949
Saya yakin Anda telah mengenal jenis-jenis kendaraan bermotor beroda dua atau empat
dengan merek-merek terkenal. Kendaraan bermotor tersebut diproduksi oleh perusahaan-
perusahaan otomotif yang saat ini berkembang pesat di Indonesia. Dalam upaya menjaga
image mereknya dimata pelanggan, perusahaan otomotif tersebut harus menjaga mutu
produknya.
Upaya perusahaan otomotif dalam menjaga mutu produk salah satunya dengan
menerapkan ISO/TS 16949. Pada dasarnya ISO/TS 16949 merupakan Technical
Specification yang dikeluarkan oleh ISO sebagai sistem manajemen mutu untuk industri
otomotif. Sebagaimana jenis-jenis standar yang dikeluarkan oleh The International
Organization for Standardization, ISO/TS 16949 mempunyai konsep perbaikan
berkesinambungan, pengendalian terhadap rantai pasok, tindakan perbaikan dan
pencegahan.
f) ISO/IEC 17025
ISO/IEC 17025 merupakan suatu standar yang berisi persyaratan untuk diterapkan oleh
suatu lembaga pengujian atau laboratorium. Kata kunci yang dikendalikan dalam standar
ini adalah kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi. Keberadaan standar ini sangat
penting terutama untuk memastikan validitas dan akurasi hasil pengujian yang berkaitan
dalam bidang kesehatan, perdagangan, produksi sampai upaya perlindungan pelanggan.
Laboratorium pengujian dan kalibrasi biasanya dituntut untuk menerapkan ISO/IEC 17025
dalam kegiatannya sampai dilakukan proses akreditasi. Akreditasi ISO/IEC 17025
terhadap suatu laboratorium pengujian atau lembaga kalibrasi akan meningkatkan
kepercayaan pelanggan terhadap hasil uji atau kalibrasi yang dikeluarkannya.
g) ISO 28000
Aksi terorisme yang telah terjadi beberapa tahun yang lalu telah memberikan pengaruh
terhadap sistem bisnis. Sehingga dipandang perlu suatu sistem manajemen keamanan yang
dapat memastikan keamanan dalam rantai pasokan (supply chain). ISO telah menerbitkan
seri standar ISO 28000 yang berupa persyaratan terhadap sistem keamanan rantai pasokan.
Standar ini diterapkan terutama untuk perusahaan-perusahaan yang mempunyai ancaman
resiko keamanan relatif tinggi misalnya suatu fasilitas umum, bank, logistik, hotel, sampai
kilang minyak atau sarana vital lainnya.
h) ISO50001
ISO 50001 adalah sebuah standar untuk sistem manajemen energi. Standar tersebut
bertujuan membantu organisasi dalam membangun sistem dan proses untuk meningkatkan
kinerja, efisiensi, dan konsumsi energi. Standar tersebut berlaku bagi semua jenis dan
ukuran organisasi. ISO 50001 dirancang untuk membantu organisasi agar lebih baik dalam
menggunakan aset energinya, untuk mengevaluasi dan memprioritaskan penggunaan
teknologi hemat energi, serta untuk mendorong efisiensi pada seluruh rantai suplai. ISO
50001 juga dirancang agar dapat terintegrasi dengan standar manajemen lain, terutama
ISO 14001 (Sistem Manajemen Lingkungan) dan ISO 9001 (Sistem Manajemen Mutu).