Anda di halaman 1dari 3

PETUNJUK, PEMAKAIAN DAN PEMELIHARAAN

INFANT WARMER (V 3200 D ATOM)


No. Dokumen No. Revisi Halaman
02/Umum/03 B 1/3
Rumah Sakit
Dr. SISMADI
Tanggal terbit Ditetapkan oleh,
Standar
01 Juni 2012 Direktur Utama
Prosedur
Operasional
Dr. Teguh Nurwanto. MARS.MSi

Pengertian Alat yang digunakan untuk menghangatkan bayi sehingga tidak


terjadi hypotermi.
Tujuan 1. Untuk memenuhi kebutuhan pasien (bayi) yang baru
dilahirkan atau pasien pre matur.
2. Agar perawat dapat mengoperasikan alat infant warmer dan
melakukan pemeliharaan dengan baik dan benar.
Kebijakan Alat-alat kesehatan disetiap instalasi/ruang perawatan harus
memiliki standar petunjuk, pemakaian dan pemeliharaan.
Prosedur I. Persiapan alat :
1. Satu unit Infant Warmer, terdiri dari :
a. Box + matras untuk tempat bayi
b. Lampu pemanas
c. Lampu penerangan
d. Tombol selector untuk pengatur lampu pemanas
e. Tombol timer
f. Tombol ON/OFF untuk menyalakan lampu pemanas dan
lampu penerangan.
g. Humidifier oksigen + flow meter dan selang oksigen
h. Oksigen sungkup + selang
i. Satu unit Mesin suction, terdiri dari :
1) Mesin suction + tombol ON/OFF
2) Selang suction
3) Tabung/botol penampung sekret
4) Filter.
j. Selang O2 dari box bayi ke oksigen sentral di pendan.
2. Kabel AC power 2 buah (1 untuk suction dan 1 untuk lampu)

Standar Prosedur Operasional Instalas Kamar Operasi RS. Dr. Sismadi


PETUNJUK, PEMAKAIAN DAN PEMELIHARAAN
INFANT WARMER (V 3200 D ATOM)
No. Dokumen No. Revisi Halaman
02/Umum/03 B 2/3
Rumah Sakit
Dr. SISMADI
Tanggal terbit Ditetapkan oleh,
Standar
01 Juni 2012 Direktur Utama
Prosedur
Operasional
Dr. Teguh Nurwanto. MARS.MSi

3. Stetoskop bayi
4. Sumber oksigen sentral di pendan
5. Sumber listrik
II. Persiapan Personil :
1. Menyiapkan semua peralatan yang akan digunakan dengan
baik dan benar, supaya dokter dan perawat mudah dalam
bekerja
2. Mengontrol kabel AC power (2 buah) sudah terhubung ke
unit.
3. Mengontrol sumber oksigen sentral
4. Mengontrol sumber listrik
5. Mengontrol suction dan kelengkapannya.
III. Pelaksanaan :
A. Persiapan.
1. Hubungkan kabel dengan menekan AC power dan
hidupkan alat dengan menekan tombol ON/OFF dekat
tombol selector lampu pemanas kearah ON.
2. Tunggu 15 menit untuk pemanasan pada lampu
pemanas supaya stabil.
B. Cara Pengoperasian.
1. Baringkan bayi diatas box matras infant warmer dengan
baik dan benar.
2. Untuk menentukan lamanya penyinaran dengan
mengatur tombol timer.
3. Apabila panas pada lampu kurang atau terlalu panas,

Standar Prosedur Operasional Instalas Kamar Operasi RS. Dr. Sismadi


PETUNJUK, PEMAKAIAN DAN PEMELIHARAAN
INFANT WARMER (V 3200 D ATOM)
No. Dokumen No. Revisi Halaman
02/Umum/03 B 3/3
Rumah Sakit
Dr. SISMADI
Tanggal terbit Ditetapkan oleh,
Standar
01 Juni 2012 Direktur Utama
Prosedur
Operasional
Dr. Teguh Nurwanto. MARS.MSi

dapat diatur melalui Temperatur Kontrol.


4. Nyalakan mesin suction dengan menekan tombol
ON/OFF kearah ON. Setelah selesai, matikan mesin
suction dengan menekan tombol ON/OFF kearah OFF.
5. Setelah selesai penyinaran bayi diangkat kembali.
6. Alat dirapihkan dan dibersihkan dengan cara:
a) Tekan tombol ON/OFF dekat tombol selector lampu
pemanas kearah OFF (tombol lampu pemanas dan
lampu penerangan)
b) Cabut kabel AC power 2 buah (1 untuk suction dan 1
untuk lampu) dari sumber listrik.
c) Cabut selang oksigen sentral dari pendan.
d) Cuci tabung penampung sekret + selang suction.
C. Pemeliharaan.
1. Setiap habis pakai bersihkan bagian luar alat dan kabel
dengan lap basah dan kering / kain yang lembut dan
bersih.
2. Tempatkan alat pada tempat yang bersih.
Unit terkait 1. Instalasi Kamar Operasi.
2. Tehnik Medis RS Husada.
3. Pihak ketiga.
Dokumen terkait Panduan pengoperasian Infant Warmer.

Standar Prosedur Operasional Instalas Kamar Operasi RS. Dr. Sismadi