Anda di halaman 1dari 10

KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA

RESORT KOTA BENGKULU

SEKTOR MUARA BANGKA HULU

PRO JUSTITIA

I. DASAR
Laporan Polisi No.Pol : 131/VI/2016/RESKRIM tanggal 2 Februari 2016.

II. PERKARA
Telah terjadi pencurian yang disertai dengan pembunuhan pada hari

Senin 02 Februari 2016 sekitar pukul 20.00 WIB, atau pada waktu lain pada

tahun 2016 bertempat di kediaman korban yang beralamat Jl. Merpati 12

No.95 RT.05 RW.01, Kecamatan Muara Bangka Hulu, Rawa Makmur, kota

Bengkulu. Melihat adanya kesempatan dan suasana rumah yang sepi muncul

niat terdakwa untuk mencuri barang-barang milik korban. Dengan cara

terdakwa Hiras Max Meril dan Evan Kurniawan dengan cepat memasuki

kamar tidur korban, dengan cepat pula langsung mencari barang-barang

berharga milik korban. Hiras Max Meril mengambil beberapa perhiasan emas

( 2 cincin, 2 gelang, 2 kalung ) yang disimpan di laci meja rias dan uang tunai

sebesar Rp. 500.000,- serta mengambil kunci mobil yang tergeletak di meja

TV, Sementara Evan Kurniawan mengambil satu laptop merek Asus dan satu

laptop merek Acer, serta satu Iphone6 yang tergeletak dikasur.


Selanjutnya, setelah dirasa tidak ada barang-barang berharga yang

perlu diambil, mereka berdua bergegas berlari kegarasi. Hiras Max Meril

membuka mobil dan meletakkan barang-barang yang dicurinya tersebut

kedalam mobil terlebih dahulu yaitu satu laptop acer dan satu laptop asus,

sementara beberapa perhiasan, uang tunai sebesar Rp.500.000 dan iphone6 di

simpan di saku celananya.

8
Karena mendengar suara alarm mobil, korban langsung menuju

kegarasi rumahnya, sontak korban terkejut melihat ternyata kedua temannya

tersebut berada disana. Korban langsung berteriak maling kepada mereka.

Spontan Hiras Max Meril langsung mendekati korban dan mencekiknya

menggunakan ikat pinggang yang dikenakannya, sementara Evan Kurniawan

juga langsung mendekati korban dan pertama memukulnya dengan tangan

kosong, kemudian Dicky Fairuz melepaskan cekik.an dari leher korban dan

karena melihat obeng Dicky Fairuz beralih mengambil obeng diikuti pula

dengan Evan Kurniawan masing-masing yang berada didekatnya dan

menusukkannya ke perut korban dengan obeng berkali-kali. korbanpun

menjerit kesakitan dan terus berteriak minta tolong.


Suara minta tolong dari korban tersebut terdengar oleh beberapa orang

tetangga korban dan seorang pedagang bakso yang melewati rumah korban,

dan dengan segera setelah mereka mendengar suara minta tolong dari korban

mereka langsung menghampiri korban dan mendapati korban sedang dianiaya

oleh terdakwa dan pada saat itu mereka melihat korban sudah meninggal

dunia. Melihat banyak orang yang datang mendekatinya terdakwa Degi Surya

Dinata dan Evan Kurniawan panik dan langsung melarikan diri menggunakan

sepeda motor miliknya.

III. FAKTA-FAKTA
1. Panggilan :
a. Dengan surat panggilan No. Pol. : 139/VI/2016/RESKRIM, pada

tanggal 9 Februari 2016, telah dilakukan pemanggilan terhadap

keterangan saksi Korban atas nama Marsya Puspa Saulina dan yang

bersangkutan hadir/datang sendiri sesuai dengan surat panggilan.


b. Dengan surat panggilan No. Pol. : 140/VI/2016/RESKRIM, pada

tanggal 9 Februari 2016, telah dilakukan pemanggilan terhadap

keterangan saksi Korban atas nama Bastian dan yang bersangkutan

hadir/datang sendiri sesuai dengan surat panggilan.


c. Dengan surat panggilan No. Pol. : 141/VI/2016/RESKRIM, pada

tanggal 9 Februari 2016, telah dilakukan pemanggilan terhadap

9
keterangan saksi Korban atas nama Geby dan yang bersangkutan

hadir/datang sendiri sesuai dengan surat panggilan.


d. Dengan surat panggilan No. Pol. : 142/VI/2016/RESKRIM, pada

tanggal 9 Februari 2015, telah dilakukan pemanggilan terhadap

keterangan saksi Korban atas nama Ryanda dan yang bersangkutan

hadir/datang sendiri sesuai dengan surat panggilan.

2. Penangkapan
Dengan surat perintah penangkapan No.Pol : 137/VI/2016/RESKRIM

tanggal 03 Februari 2016, telah ditangkap tersangka atas nama Degi

Surya Dinata dan Hiras Max Meril dengan membuat Berita Acara

Penangkapan pada tanggal 5 Februari 2016.

3. Penahanan
Dengan surat perintah penahanan No Pol : 153/ VI /2016/RESKRIM,

tanggal 17 februari 2015, telah ditahan atas nama Degi Surya Dinata dan

Hiras Max Meril dengan membuat Berita Acara Penahanan pada tanggal

17 Februari 2016.

4. Penyitaan
Dengan surat perintah penyitaan No Pol : 159/ VI /2016/RESKRIM,

tanggal 20 februari 2016, telah melakukan penyitaan barang bukti berupa:


a. Sepeda motor Matic Yamaha Mio Biru yang terparkir dihalaman

rumah tersangka Degi Surya Dinata.


b. Beberapa perhiasan emas ( 2 cincin, 2 gelang, 2 kalung ) yang

disimpan di lemari baju kamar tersangka .


c. Uang tunai sebesar Rp.500.000,- di lemari baju kamar tersangka
dicky Fairuz .
d. Satu Iphone6 di saku celana tersangka Hiras Max Meril .
Dengan Berita Acara Penyitaan pada tanggal 24 februari 2016.
5. Pemeriksaan Saksi-Saksi :
a. Keterangan Saksi Korban
1. Keterangan Saksi I
Nama: Marsya Puspa Saulina, Tempat lahir: Bengkulu, Umur /

tanggal lahir: 20 / 16 Maret 1995, Jenis kelamin: Perempuan,

Kewarganegaraan: Indonesia, Tempat tinggal: Jl. Merpati 12 No.

96, RT. 05, RW. 01,Rawa Makmur, kota Bengkulu, Agama :

Kristen, Pekerjaan: Mahasiswi.


Menerangkan :

10
1) Bahwa saksi sewaktu dimintai keterangan dalam keadaan

sehat jasmani dan rohani serta bersedia untuk diambil sumpah

sebelum memberikan keterangan dengan sebenar-benarnya;


2) Bahwa saksi tidak ada hubungannya dengan terdakwa dan

tidak mengenal terdakwa sama sekali;


3) Bahwa benar saksi mengenal korban dan saksi merupakan

tetangga korban
4) Bahwa benar saksi melihat terdakwa Degi Surya Diata dan

Hiras Max Meril menusukkan obeng ke perut korban


5) Bahwa benar saksi melihat terdakwa Hiras Max Meril

melakukan pemukulan terhadap korban dibagian kepala


6) Bahwa benar saksi melihat semua barang bukti yang

dihadirkan dimuka persidangan, sebelumnya ada ditempat

kejadian yaitu 2 obeng, 1 palu, 1 ikat pinggang, baju korban,

kunci mobil
7) Bahwa benar saksi melihat terdakwa melarikan diri

berboncengan dengan mengendarai sepeda motor matic

yamaha mio warna biru


2. Keterangan Saksi II
Nama: Vio Viera Veroza, Tempat lahir: Bengkulu, Umur / tanggal

lahir: 35 / 05 Januari 1980, Jenis kelamin: Laki-laki,

Kewarganegaraan: Indonesia, Tempat tinggal: Jl. Melati No. 40,

RT. 02, RW. 01, Rawa Makmur, kota Bengkulu, Agama: Islam,

Pekerjaan: Pedagang Bakso.


Menerangkan :
1) Bahwa saksi sewaktu dimintai keterangan dalam keadaan

sehat jasmani dan rohani serta bersedia untuk diambil sumpah

sebelum memberikan keterangan dengan sebenar-benarnya;


2) Bahwa saksi tidak ada hubungannya dengan terdakwa dan

tidak mengenal terdakwa sama sekali;


3) Bahwa benar saksi tidak mengenal korban
4) Bahwa benar saksi melihat terdakwa Hiras Max Meril

melakukan pemukulan terhadap korban dibagian kepala


5) Bahwa benar saksi melihat semua barang bukti yang

dihadirkan dimuka persidangan, sebelumnya ada ditempat

11
kejadian yaitu 2 obeng, 1 palu, 1 ikat pinggang, baju korban,

kunci mobil
6) Bahwa benar saksi melihat terdakwa melarikan diri

berboncengan dengan mengendarai sepeda motor matic

yamaha mio warna biru


3. Keterangan Saksi III
Nama: Geby Martha Gustyan, Tempat lahir: Bengkulu, Umur /

tanggal lahir: 37 / 23 Februari 1978, Jenis kelamin: Laki-laki,

Kewarganegaraan: Indonesia Tempat tinggal: Jl. Merpati 12 No.

93 RT.05 RW.01, Rawa Makmur, kota Bengkulu, Agama: Islam,

Pekerjaan: PNS ( Pegawai Negeri Sipil ).


Menerangkan :
1) Bahwa saksi sewaktu dimintai keterangan dalam keadaan

sehat jasmani dan rohani serta bersedia untuk diambil sumpah

sebelum memberikan keterangan dengan sebenar-benarnya;


2) Bahwa saksi tidak ada hubungannya dengan terdakwa dan

tidak mengenal terdakwa sama sekali;


3) Bahwa benar saksi mengenal korban dan saksi merupakan

tetangga korban
4) Bahwa benar saksi mendengar suara minta tolong dari rumah

Aditya Saputra
5) Bahwa benar saksi melihat Aditya Saputra ( korban ) di

pukuli dengan palu oleh seorang laki-laki yang tak di kenal


6) Bahwa benar saksi melihat bahwa terdakwa langsung kabur

setelah melihat Ia berlari menuju mereka


7) Bahwa benar saksi melihat semua barang bukti yang

dihadirkan dimuka persidangan, sebelumnya ada ditempat

kejadian yaitu 2 obeng, 1 palu, 1 ikat pinggang, baju korban,

kunci mobil
8) Bahwa benar saksi melihat terdakwa melarikan diri

berboncengan dengan mengendarai sepeda motor matic

yamaha mio.
4. Keterangan saksi IV
Nama: Septi, Tempat lahir: Bengkulu, Umur / tanggal lahir: 35 /

14 Februari 1980, Jenis kelamin: Perempuan, Kewarganegaraan:

Indonesia, Tempat tinggal: Jl. Merpati 12 No. 93 RT.05 RW.01,

12
Rawa Makmur, kota Bengkulu, Agama: Islam, Pekerjaan: PNS

( Pegawai Negeri Sipil).


Menerangkan :
1) Bahwa saksi sewaktu dimintai keterangan dalam keadaan

sehat jasmani dan rohani serta bersedia untuk diambil sumpah

sebelum memberikan keterangan dengan sebenar-benarnya;


2) Bahwa saksi tidak ada hubungannya dengan terdakwa dan

tidak mengenal terdakwa sama sekali;


3) Bahwa benar saksi mengenal korban dan saksi merupakan

tetangga korban
4) Bahwa benar saksi mendengar suara minta tolong dari rumah

korban
5) Bahwa benar saksi melihat korban di pukuli dengan palu

oleh seorang laki-laki yang tak di kenal


6) Bahwa benar saksi melihat kejadian terjadi di garasi mobil

korban
7) Bahwa benar saksi melihat korban tidak berdaya saat

dipukuli
8) Bahwa benar saksi melihat semua barang bukti yang

dihadirkan dimuka persidangan, sebelumnya ada ditempat

kejadian yaitu 2 obeng, 1 palu, 1 ikat pinggang, baju korban,

kunci mobil
9) Bahwa benar saksi melihat terdakwa berboncengan

mengendarai sepeda motor Matic Yamaha Mio warna biru.

6. Pemeriksaan Terdakwa
1. Keterangan Terdakwa I
Nama: Degi Surya Dinata bin Zainal, Tempat lahir: Bengkulu, Umur/

tanggal lahir: 28 / 01 April 1987, Jenis kelamin: Laki laki,

Kebangsaan: Indonesia, Tempat tinggal: Jl. Merpati 5 No. 07, RT. 06,

RW. 01, Rawa Makmur, kota Bengkulu, Agama: Islam, Pekerjaan:

Sales CV. ADIRA FINANCE.


Menerangkan :
1) Bahwa benar menurut terdakwa bahwa terdakwa tertangkap

tangan dengan dugaan pembunuhan yang didahului dengan

tindak pidana lain

13
2) Bahwa benar terdakwa pada tanggal 2 Februari 2016 bersama

Hiras Max Meril bertamu ke rumah Aditya saputra yang

beralamat di Jl. Merpati 12 No. 95


3) Bahwa benar terdakwa mengenal korban
4) Bahwa benar terdakwa melakukan pencurian dengan di

rencanakan terlebih dahulu


5) Bahwa benar terdakwa datang ke rumah korban karena ingin

meminjam uang
6) Bahwa benar ikat pinggang terdakwa yang digunakan terdakwa

untuk mencekik korban.


7) Bahwa benar terdakwa mencekik leher korban dari belakang.
8) Bahwa benar korban setelah mencekik korban dengan ikat

pinggang yang dikenakan nya lalu menusuk korban dengan

obeng
9) Bahwa benar terdakwa menusuk korban berkali-kali
10) Bahwa benar terdakwa menyaksikan terdakwa 2 Evan

Kurniawan memukul kepala korban dengan palu berkali-kali.


11) Bahwa benar terdakwa belum pernah terlibat kasus hukum

sebelumnya
12) Bahwa benar obeng dan palu bukan milik terdakwa
13) Bahwa benar terdakwa yang mengajak Hiras Max Meril untuk

mencuri di rumah korban


14) Bahwa benar terdakwa kabur melarikan diri dengan

berboncengan mengendarai sepeda motor matic yamaha mio

warna biru.
2. Keterangan Terdakwa II
Nama: Hiras Max Meril bin Ghazali, Tempat lahir: Bengkulu,

Umur / tanggal lahir: 28 / 15 Februari 1987, Jenis kelamin: Laki-

laki, Kewarganegaraan: Indonesia, Tempat tinggal: Jl. Merpati 5

No. 45, RT. 01 RW. 05, Rawa Makmur, Kota Bengkulu, Agama:

Islam, Pekerjaan: Pelayan Toko.


Menerangkan :
1) Bahwa benar terdakwa belum pernah terlibat kasus hukum

sebelumnya
2) Bahwa benar menurut terdakwa bahwa terdakwa

tertangkap tangan dengaan dugaan pembunuhan yang di

dahului dengan tindak pidana


3) Bahwa benar terdakwa mengenal korban

14
4) Bahwa benar terdakwa pada tanggal 2 Februari 2016

bersama Degi Surya Dinata bertamu ke rumah aditya

saputra yang beralamat di Jl. Merpati 12 No. 95 RT.05

RW .01 rawa makmur, kota Bengkulu


5) Bahwa benar terdakwa melakukan pencurian dengan di

rencanakan terlebih dahulu


6) Bahwa benar terdakwa datang ke rumah korban karena

ingin menemani terdakwa 1 meminjam uang pada korban


7) Bahwa benar terdakwa menusuk perut korban dengan

menggunakan obeng berkali-kali


8) Bahwa benar obeng dan palu bukan milik terdakwa
9) Bahwa benar yang mempunyai ikat pinggang adalah

terdakwa 1 Degi Surya Dinata.


10) Bahwa benar terdakwa memukul korban menggunakan

palu berkali-kali dengan keras


11) Bahwa benar terdakwa 1 Degi Surya Dinata yang mencekik

korban dengan ikat pinggang


12) Bahwa benar terdakwa kabur melarikan diri dengan

berboncengan mengendarai sepeda motor matic yamaha

mio warna biru.


IV. Barang Bukti

Barang Bukti yang disita dalam tindak pidana tersebut, yaitu :

1. 2 Obeng
2. 1 Palu Besi
3. 1 Ikat Pinggang
4. 1 Baju Kaos Putih
5. 1 Kunci Mobil
6. 1 Iphone 6
7. Satu laptop Acer dan Satu Laptop Asus
8. Beberapa perhiasan emas (dua cicin emas, dua gelang

emas dan dua kalung emas)


9. Uang tunai Rp. 500.000,-
10. Motor matic yamaha mio biru
11. STNK motor matic yamaha mio

V. KESIMPULAN
Berdasarkan pembahasan diatas, maka penyidik berpendapat bahwa:
1. Bahwa bwnar pada hari senin 02 Februari 2016 sekitar pukul 20.00

WIB, atau setidak-tidaknya pada hari, tanggal, dan waktu yang mesih

termasuk dalam bulan februari 2016, beralamat Jl. Merpati 12 No.95

RT.05 RW.01, Kecamatan Muara Bangka Hulu, Rawa Makmur, kota

15
Bengkulu atau setidak-tidaknya tempat lain yang masih di wilayah

hukum Pengadilan Negeri Semu Fakultas Hukum Universitas

Bengkulu di kota Bengkulu telah terjadi pembunuhan yang didahului,

diikuti atau disertai dengan pencurian yang telah memenuhi unsur-

unsur pidana sebagaimana tercantum dalam Pasal 339 KUHP jo Pasal

55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 362 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1

KUHP.
2. Bahwa Degi Surya Dinata dan Hiras Max Meril berdasarkan alat bukti

permulaan diduga sebagai pelaku tindak pidana pembunuhan yang

didahului, diikuti atau disertai dengan pencurian, yang terjadi pada

hari senin 02 Februari 2016 sekitar pukul 20.00 WIB atau setidak-

tidaknya pada hari, tanggal, dan waktu yang masih termasuk dalam

bulan Februari 2016, beralamat Jl. Merpati 12 No.95 RT.05 RW.01,

Kecamatan Muara Bangka Hulu, Rawa Makmur, kota Bengkulu atau

setidak-tidaknya tempat lain yang masih di wilayah hukum Pengadilan

Negeri Semu Fakultas Hukum Universitas Bengkulu di kota

Bengkulu.
Barang Bukti yang disita dalam tindak pidana tersebut, yaitu :
a. 2 Obeng
b. 1 Palu Besi
c. 1 Ikat Pinggang
d. 1 Baju Kaos Putih
e. 1 Kunci Mobil
f. 1 Iphone 6
g. Satu laptop Acer dan Satu Laptop Asus
h. Beberapa perhiasan emas (dua cicin emas, dua gelang emas

dan dua kalung emas)


i. Uang tunai Rp. 500.000,-
j. Motor matic yamaha mio biru
k. STNK motor matic yamaha mio
3. Terhadap tersangka disangkakan :
a. Primer : Melanggar Pasal 339 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1

KUHP tentang pembunuhan yang diikuti, disertai dan

didahului tindak pidana lain.


b. Subsidair : Melanggar Pasal 351 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal

55 ayat (1) ke-1 KUHP tentang penganiayaan yang

menyebabkan kematian.

16
c. Lebih Subsidair : Melanggar Pasal 362 KUHP jo Pasal 55 ayat

(1) ke-1 KUHP tentang pencurian.


4. Untuk itu guna mempertanggungjawabkan perbuatan para tersangka

tersebut, harus dinaikan pada sidang Pengadilan Negeri Semu Fakultas

Hukum Universitas Bengkulu.


VI. PENUTUP
Demikian resume ini telah selesai dibuat dengan sebenar-benarnya,

mengingat sumpah dan jabatan sekarang ini, kemudian ditutup dan

ditandatangani di Bengkulu pada hari rabu, tanggal 25 Februari 2016.

MENGETAHUI

Komandan Resort Kota Bengkulu

Sektor Muara Bangka Hulu

Yudha Arie Putra S.H

AKBP Nrp : 9876

17