Anda di halaman 1dari 31

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Bisnis merupakan serangkaian peristiwa yang melibatkan banyak pihak
khususnya pelaku bisnis. Terkait dengan pemasaran suatu usaha dalam persaingan
yang semakin kompetitif, salah satunya di bidang keuangan dimana, lembaga
keuangan mikro yang berbasis syariah juga tidak bisa lepas dari yang namanya
manajemen strategi pemasaran untuk menarik minat nasabah menggunakan produk-
produk yang syariah. Saat ini lembaga keuangan mikro syariah berporos pada salah
satu lembaga koperasai yang berbasis syariah, yakni BMT Sidogiri. BMT sendiri
didirikan tidak lain adalah untuk menghadapi dan menghindari transaksi-transaksi
yang dapat dikatakan riba (bunga) yang diterapkan di dalam bank konvensional.
Ditengah pesatnya persaingan dunia perbankan nasional yang menerapkan
system bunga, ekonomi Islam hadir untuk membawa pembaharuan dengan
menggunakan system yang berlandaskan kepada Al-quran dan Hadits. Perbankan
syariah dan koperasi syariah hadir dan mampu bersaing, bahkan kini
perkembangannya amatlah pesat. Seperti yang telah diketahui, fungsi dasar dari bank
itu adalah mengumpulkan dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali kepada
masyarakat yang membutuhkan dana. Selain itu bank juga dapat memberikan jasa-
jasa keuangan dan pembayaran lainnya, dengan tujuan untuk mempermudah segala
bentuk transaksi yang dilakukan oleh masyarakat dan sebagai kegiatan penunjang
untuk menghimpun dan menyalurkan dana.
BMT adalah sebuah koperasi simpan pinjam yang berbasis syariah dalam
melakukan kegiatan usahanya baik berupa menghimpun dana maupun menyalurkan
dana yang mengacu pada aturan UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, PP
RI No. 9 Tahun 1995 Tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Simpan Pinjam oleh
Koperasi, Keputusan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah
Nomor 91/Kep/M.KUKM/IX/2004 tentang Petunjuk Pelaksanaan Kegiatan Usaha
Koperasi Jasa Keuangan Syariah dan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha
Kecil dan Menengah 35.2/Per/M.KUKM/X/2007 tentang Pedoman Standar
Operasional Manajemen Koperasi Jasa Keuangan Syariah. Dengan demikian
keberadaan BMT menjadi organisasi yang sah dan legal.

1
Sebagai lembaga keuangan Syariah, BMT harus berpegang teguh pada
prinsip-prinsip syariah. Semakin bertambahnya perkembangan perekonomian di
Negara Indonesia saat ini dapat dilihat banyak bermunculan lembagalembaga
keuangan yang menerapakan prinsip syariah seperti perbankan syariah, pegadaian
syariah, asuransi syariah dan koperasi syariah, menyebabkan setiap lembaga
keuangan syariah di tuntut untuk lebih kreatif dan inovatif karena semakin ketat
tingkat persaingan bisnis maka dibutuhkan fungsi pemasaran yang baik, sehingga
tujuan yang diharapkan oleh lembaga keuangan syariah akan tercapai, karena
pemasaran merupakan faktor utama yang penting dalam kelangsungan hidup suatu
Lembaga Keuangan tersebut. Dalam operasionalnya strategi pemasaran tidak hanya
dibutuhkan oleh perbankan saja. Namun BMT sebagai lembaga keuangan mikro juga
penting akan adanya strategi pemasaran yang dimiliki untuk kelangsungan hidup
BMT.
Secara konsep memang BMT menghendaki adanya bebas riba dan juga
penerapan strategi pemasarannya dengan sesuai syariah sehingga terciptanya
keadilan. Hal demikian mengharuskan pengelola manajemen melakukan strategi
khusus untuk mempertahankan keunggulan kompetitif yakni merujuk pada
kemampuan sebuah organisasi untuk memformulasikan strategi yang
menempatkannya pada suatu posisi yang menguntungkan berkaitan dengan
perusahaan lainnya
Untuk menghadapi persaingan pasar saat ini sangat dibutuhkan manajemen
yang handal dan mampu menjalankan secara efektif dan efisien. Usaha untuk menarik
minat nasabah dengan melakukan berbagai cara, salah satunya dengan mendekatkan
pegawai untuk turun langsung dilapangan serta menciptakan produk yang unggul
dalam kegiatan pemasaran. Perbankan syariah membuthkan strategi pemasaran untuk
menggunakan jasa. Begitu pentingnya kegiatan pemasaran yang mau tidak mau harus
dilakukan oleh setiap pelaku bisnis, maka hal yang tidak boleh kalah pentingnya bagi
lemabaga keuangan syariah khususnya BMT UGT Sidogiri untuk menyusun strategi
pemasaran demi menarik minat nasabah dan calon nasabah untuk mempergunakan
produk-produk yang ditawarkan dan mengembangkan produk tersebut dengan
peluang pasar yang ada, karena tujuan strategi pemasaran adalah untuk
memaksimalkan konsumsi atau dengan kata lain memudahkan dan merangsang
konsumsi, sehingga dapat menarik nasabah untuk membeli produk yang ditawarkan
oleh pelaku bisnis.
2
Setiap aktivitas bisnis dalam mencapai kegiatannya memerlukan strategi. Dari
hasil wawancara dengan Kepala BMT UGT Sidogiri Cabang Pembantu Kalisat,
jumlah seluruh nasabah di bulan Mei 2017 berjumlah 7.291 orang, ini berarti minat
nasabah meningkat dari jumlah nasabah tahun 2015 hanya 5.710 orang. Namun
demikian, peningkatan jumlah nasabah tidak dibarengi dengan transaksi yang berjalan
setiap harinya yang hanya berkisar antara 500 lebih, berarti penyesuaian peningkatan
nassabah dan transaksi yang berjalan masih belum optimal sehingga diperlukan
evaluasi terhadap peningkatan minat nasabah menggunakan produk BMT disertai
dengan transaksi yang berkelanjutan.
Berdasarkan latar belakang tersebut, maka penulis berkeinginan untuk
mengetahui dan mempelajari tentang upaya-upaya yang dilakukan oleh BMT UGT
Sidogiri Capem Kalisat sebagai salah satu lembaga keuangan yang beroperasi dengan
prinsip syariah dalam memasarkan produk-produk. Maka dari itu penulis mengambil
judul: Analisis Strategi Pemasaran Terhadap Minat Nasabah Dalam Meningkatkan
Transaksi Nasabah Menggunakan Produk BMT UGT Sidogiri Syariah Capem
Kalisat
B. Rumusan Masalah

3
BAB II
PROFIL BMT UGT SIDOGIRI CAPEM KALISAT

A. Sejarah

Koperasi BMT Usaha Gabungan Terpadu Sidogiri disingkat Koperasi BMT

UGT Sidogiri mulai beroperasi pada tanggal 5 Rabiul Awal 1421 H atau 6 Juni 2000

M. di Surabaya dan kemudian mendapatkan badan Hukum Koperasi dari Kanwil

Dinas Koperasi PK dan M Propinsi Jawa Timur dengan SK Nomor:

09/BH/KWK.13/VII/2000 tertanggal 22 Juli 2000.

BMT UGT Sidogiri didirikan oleh beberapa orang yang berada dalam satu

kegiatan Urusan Guru Tugas Pondok Pesantren Sidogiri (Urusan GT PPS) yang di

dalamnya terdapat orang-orang yang berprofesi sebagai guru dan pimpinan madrasah,

alumni Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan dan para simpatisan yang menyebar di

wilayah Jawa Timur.

Koperasi BMT UGT Sidogiri membuka beberapa unit pelayanan anggota di

kabupaten/kota yang dinilai potensial. Alhamdulillah, pada saat ini BMT UGT

Sidogiri telah berusia 13 tahun dan sudah memiliki 277 Unit Layanan Baitul Maal wat

Tamwil/Jasa Keuangan Syariah.

Pengurus akan terus berusaha melakukan perbaikan dan pengembangan secara

berkesinambungan pada semua bidang baik organisasi maupun usaha. Untuk

menunjang hal tersebut maka anggota koperasi dan penerima amanat perlu memiliki

karakter STAF, yaitu Shiddiq (jujur), Tabligh (Transparan), Amanah (dapat

dipercaya) dan Fathanah (Profesional).

Pada awal berdirinya BMT UGT Sidogiri di daerah Kalisat pada tahun 2006.

Kantor BMT sendiri pada mulanya berstatus kontrak selama tiga tahun dan kemudian

setelah di rasa perkembangan BMT di Kalisat semakin tahun bagus, maka adanya

4
keinginan untuk membeli tanah yang digunakan. Setelah menghasilkan kesepakatan

akhirnya status tanah yang digunakan sejak 2008 menjadi milik sendiri (BMT UGT

Sidogiri Syariah sebagai Kantor Cabang Pembantu di Kalisat.

B. Letak Geografis
BMT UGT Sidogiri capem kalisat terletak di Jalan Diponegoro, Glagawero, Kalisat,
Kabupaten Jember. Tempat setrategis yang berada disekitar pasar kalisat.
C. Visi dan Misi
1. Visi
a. Terbangunnya dan berkembangnya ekonomi umat dengan landasan syariah
Islam.
b. Terwujudnya budaya taawun dalam kebaikan dan ketakwaan di bidang sosial
ekonomi.
2. Misi
a. Menerapkan dan memasyarakatkan syariah Islam dalam aktivitas ekonomi.
b. Menanamkan pemahaman bahwa sistem syariah di bidang ekonomi adalah
adil, mudah, dan maslahah.
c. Meningkatkan kesejahteraan umat dan anggota.
d. Melakukan aktivitas ekonomi dengan budaya STAF (Shiddiq/Jujur,
Tabligh/Komunikatif, Amanah/Dipercaya, Fatonah/Profesional).
D. Strukur Organisasi
Pemangku jabatan di BMT UGT Sidogiri Capem Kalisat terdiri dari
Kepala BMT UGT Sidogiri Kalisat yaitu Bapak Edy Efendy
Kasir ditempati oleh Bapak Miftahus Syurur
Akon Officer terdiri dari tiga bagian,
AO Analisis yaitu Bapak Ahmad Fauzi
AO Pembiayaan yaitu Bapak M. Izad
AO Simpanan Pinjaman yaitu Badrus Sholeh, Abdul Wakir, Abdul Muit dan Wasilul.
E. Produk-produk
Produk-produk BMT UGT Sidogiri Capem Kalisat terdiri dari:
Simpanan
1. Produk Simpanan
Tabungan umum syariah yang setoran dan penarikannya dapat dilakukan setiap
saat sesuai kebutuhan anggota.
5
Akad : Tabungan diakad berdasarkan prinsip syariah mudharabah musytarakah.
dengan nisbah 30% Anggota : 70% BMT
a. Manfaat dan Keuntungan:
1) Aman dan transparan
2) Bebas riba, transaksi mudah dan sesuai syariah
3) Bagi hasil menguntungkan dan halal
4) Tanpa biaya administrasi bulanan
5) Ikut membantu sesama ummat ( ta'awun )
b. Ketentuan
1) Setoran awal minimal Rp 10.000.
2) Setoran berikutnya minimal Rp 1.000.
3) Administrasi pembukaan tabungan Rp 5.000
c. Persyaratan:
1) Poto kopi Kartu identitas ( KTP/SIM).
2. Tabungan Haji
Tabungan umum berjangka untuk membantu keinginan anggota melaksanaan
ibadah haji.
Akad : Tabungan diakad berdasarkan prinsip syariah mudharabah musytarakah.
dengan nisbah 50% Anggota : 50% BMT
a. Manfaat dan Keuntungan :
1) Kemudahan melakukan setoran tabungan setiap saat.
2) Mudah memantau perkembangan dana dengan mendapatkan laporan
mutasi transaksi berupa buku tabungan.
3) Mendapatkan tambahan bagi hasil yang kompetitif
4) Ikut membantu sesama ummat ( ta'awun )
5) Aman, terhindar dari riba dan haram
6) Dapat mengajukan dana talangan bagi calon jama'ah haji yang ingin
memperoleh porsi keberangkatan haji pada tahun yang direncanakan
b. Ketentuan :
1) Pembukaan rekening di kantor BMT UGT Sidogiri sesuai domisili/tempat
tinggal calon jamaah haji.
2) Setoran awal minimal Rp 500.000 dan selanjutnya minimal Rp 100.000.
3) Penarikan hanya untuk kebutuhan keberangkatan haji atau karena ada udzur
syar'i.
6
c. Ketentuan Pendaftaran Porsi Keberangkatan Haji;
1) Saldo Tabungan Al Haromain minimal Rp 25.000.000.
2) Menyerahkan 2 lembar poto kopi KTP suami istri, surat nikah, dan Kartu
keluarga
3. Tabungan Umrah
Tabungan umum berjangka untuk membantu keinginan anggota melaksanaan ibadah
umrah.
Akad : Tabungan diakad berdasarkan prinsip syariah mudharabah musytarakah.
dengan nisbah 40% Anggota : 60% BMT
a. Manfaat dan Keuntungan :
1) Kemudahan melakukan setoran tabungan setiap saat.
2) Mendapatkan tambahan bagi hasil yang kompetitif
3) Ikut membantu sesama ummat ( ta'awun )
4) Aman, terhindar dari riba dan haram
5) Dapat mengajukan dana talangan umrah maksimal 30% dari kekurangan biaya
umrah dengan ketentuan pembiayaan yang berlaku
b. Ketentuan :
1) Setoran awal minimal Rp 1.000.000.
2) Setoran berikutnya sesuai perencanaan keberangkatan.
3) Ketentuan pemberangkatan adalah sesuai jadwal dari travel umrah.
4) Perencanaan keberangkatan minimal 3 bulan dan maksimal 36 bulan
5) Setoran dapat dilakukan setiap pekan, bulan, atau musiman
6) Dana dapat dicairkan hanya untuk keperluan keberangkatan ibadah umrah
kecuali udzur syar'i.
7) Administrasi pembukaan tabungan Rp 150.000.
4. Tabungan Hari Raya Idul Fitri
Tabungan umum berjangka untuk membantu anggota memenuhi kebutuhan hari raya
idul fitri.
Akad : Tabungan diakad berdasarkan prinsip syariah mudharabah musytarakah.
dengan nisbah 40% Anggota : 60% BMT
a. Keuntungan :
1) Transaksi mudah dan transparan sehingga memudahkan melihat
perkembangan setiap saat,
2) Aman, terhindar dari riba dan haram
7
3) Ikut membantu sesama ummat (ta'awun)
4) Mendapatkan bagi hasil bulanan yang halal dan menguntungkan atau dapat
dirupakan barang untuk kebutuhan hari raya sesuai kebijakan BMT UGT
Sidogiri
5) Dapat digunakan sebagai jaminan pembiayaan.
b. Ketentuan :
1) Setoran awal minimal Rp 10.000.
2) Setoran berikutnya minimal Rp 1.000
3) Biaya administrasi Rp 5.000.
4) Penarikan tabungan dapat dilakukan paling awal 15 hari sebelum hari Raya
Idul Fitri
c. Persyaratan:
1) Menyerahkan poto kopi identitas diri (KTP/SIM) yang masih berlaku
5. Tabungan Pendidikan
Tabungan umum berjangka yang diperuntukkan bagi lembaga pendidikan guna
menghimpun dana tabungan siswa.
Akad :Tabungan diakad berdasarkan prinsip syariah mudharabah musytarakah.
dengan nisbah 40% Anggota : 60% BMT
a. Keuntungan :
1) Aman dan transparan sehingga dengan mudah memantau perkembangan dana
setiap bulan
2) Transaksi mudah dan bebas dari riba
3) Pengurus lembaga tidak disibukkan dengan urusan keuangan terutama pada
saat pembagian tabungan siswa di akhir tahun pendidikan.
4) Mendapatkan bagi hasil bulanan yang halal dan menguntungkan.
5) Mendapatkan dana BEA SISWA untuk siswa tidak mampu sebesar Rp
150.000 sesuai kebijakan BMT UGT Sidogiri
6) GRATIS biaya administrasi.
b. Ketentuan :
1) Setoran awal Rp 100.000 dan setoran berikutnya minimal Rp 50.000.
2) Penarikan tabungan hanya boleh dilakukan di akhir tahun pelajaran
3) Pengajuan BEA SISWA apabila dana simpanan mencapai saldo rata-rata Rp
5.000.000 dengan masa simpanan minimal 5 bulan

8
4) Pengambilan BEA SISWA di akhir tahun pelajaran ketika tabungan akan
diambil.
c. Persyaratan :
1) Foto Kopi KTP/SIM
2) Formulir pembukaan rekening ditandatangani oleh Pengurus lembaga cq
ketua dan bendahara serta dibubuhi setempel
3) Rekening tabungan atas nama Ketua/Bendahara QQ nama lembaga

6. Tabungan Kurban
Tabungan umum berjangka untuk membantu dan memudahkan anggota dalam
merencanakan ibadah kurban dan aqiqah.
Akad : Tabungan diakad berdasarkan prinsip syariah mudharabah musytarakah.
dengan nisbah 40% Anggota : 60% BMT
a. Keuntungan:
1) Mempermudah perencanaan keuangan untuk pembelian hewan kurban dan
aqiqah
2) Mendapatkan Bagi hasil yang halal dan kompetitif.
3) Membantu sesama ummat (ta'awun)
b. Ketentuan:
1) Setoran awal minimal Rp 50.000
2) Setoran berikutnya minimal Rp 25.000
3) Saldo setelah pelaksanaan Aqiqah dan ibadah Kurban minimal Rp 50.000.
4) Hanya dapat diambil pada saat akan melakukan ibadah kurban atau aqiqah
c. Persyaratan:
1) Mengisi formulir aplikasi pembukaan rekening.
2) Menunjukkan asli bukti identitas diri wali (KTP/SIM) dan menyerahkan foto
copy bukti identitas dimaksud.
d. Spesifikasi biaya :
1) Biaya administrasi dan tabarru' asuransi Rp. 15,000 (untuk kurban kambing)
dan Rp 100.000,- (untuk kurban sapi)
2) Biaya penutupan rekening Rp. 10,000,-
7. Tabungan Tarbiyah
Tabungan umum berjangka untuk keperluan pendidikan anak dengan jumlah setoran
bulanan tetap (installment) dan dilengkapi dengan asuransi.
9
Akad : Tabungan diakad berdasarkan prinsip syariah mudharabah musytarakah.
dengan nisbah 25% Anggota : 75% BMT
a. Manfaat :
1) Kemudahan perencanaan keuangan masa depan untuk biaya pendidikan
putra/putri
2) Mendapatkan perlindungan asuransi secara otomatis tanpa melalui
pemeriksaan kesehatan
3) Mendapatkan souvenir BMT UGT @sesuai persyaratan yang berlaku
b. Ketentuan :
1) Periode Simpanan 1 tahun s/d 10 tahun
2) Usia anggota penabung minimal 17 tahun dan maksimal 55 tahun saat jatuh
tempo
3) Setoran bulanan minimal Rp.50.000.- s/d Rp 2 juta dengan kelipatan 50,000,
4) Jumlah setoran bulanan dan periode simpanan tidak bisa dirubah namun dapat
dilakukan setoran tambahan diluar setoran bulanan.
5) Cover asuransi secara Gratis dengan syarat memenuhi setoran awal simpanan
sesuai ketentuan BMT UGT
6) Memiliki Tabungan umum syariah sebagai rekening asal ( source account )
bila setoran bulanan tidak masuk selama tiga bulan berturut turut,maka cover
asuransi dihentikan,dan dana simpanan tazkia akan dipindah bukukan
kesimpanan umum syariahsecara otomatis
c. Syarat :
1) Foto copy kartu Identitas (KTP/SIM)
Contoh :
Pilih paket setoran perbulan Rp 1 juta, Periode kontrak 60 bulan pada bulan ke
30 ternyata Nasabah meninggal dunia,maka dia akan mendapatkan asuransi
pendidikan Rp100 juta dan pihak asuransi juga akan melanjutkan setoran
simpanan bulanannya Rp1juta perbulannya yang sisa 30 bulan.

8. Tabungan Berjangka
Tabungan Berjangka yang setoran dan penarikannya berdasarkan jangka
waktu tertentu.
Akad : Tabungan diakad berdasarkan prinsip syariah mudharabah
musytarakah. dengan nisbah sebagai berikut
10
1) Jangka waktu 1 Bulan Nisbah 50% Anggota : 50% BMT
2) Jangka waktu 3 Bulan Nisbah 52% Anggota : 48% BMT
3) Jangka waktu 6 Bulan Nisbah 55% Anggota : 45% BMT
4) Jangka waktu 9 Bulan Nisbah 57% Anggota : 43% BMT
5) Jangka waktu 12 Bulan Nisbah 60% Anggota : 40% BMT
6) Jangka waktu 24 Bulan Nisbah 70% Anggota : 30% BMT
a. Keuntungan :
1) Mendapatkan Bagi Hasil yang lebih besar dan kompetitif
2) Bisa dijadikan jaminan pembiayaan
3) Nisbah (proporsi) bagi hasil lebih besar daripada tabungan umum
syariah
b. Ketentuan:
1) Setoran minimal Rp 500.000
2) Jangka waktu yang fleksibel : 1, 3, 6, 9, 12 dan 24 bulan
c. Persyaratan :
1) Mengisi formulir permohonan pembukaan Tabungan berjangka (
Deposito )
2) Foto kopi identitas diri ( KTP/SIM)
9. Tabungan MDA Berjangka Plus
Tabungan berjangka khusus dengan manfaat asuransi santunan kesehatan secara
gratis.
Akad : Tabungan diakad berdasarkan prinsip syariah mudharabah musytarakah.
dengan nisbah 50% Anggota : 50% BMT
a. Manfaat dan keuntungan :
1. Mendapatkan santunan asuransi kesehatan sebagai berikut :
Rawat inap rumah sakit Rp.200.000. Perhari ( maksimal 180 hari setahun )
Rawat ICU Rp.400.000.-perhari ( maksimal 10 hari setahun )
Santunan biaya operasi Rp 2 juta (dalam setahun )
2. Mendapatkan santunan asuransi meninggal dunia sebagai berikut :
Santunan meninggal biasa Rp 5 juta
Santunan meninggal kecelakaan Rp 10 juta
b. Ketentuan:
1) Jangka waktu deposito 36 bulan

11
2) Nominal deposito mulai dari Rp 25 juta dan berlaku kelipatannya (santunan
kesehatan dan kematian juga berlaku kelipatan)
3) Tidak boleh ditarik sebelum berakhirnya masa kontrak deposito kecuali ada
udzur syar'i
c. Persyaratan :
1) Harus menjadi anggota koperasi BMT UGT
2) Membuka rekening tabungan umum syariah
3) Mengisi formulir deposito berasuransi
4) Menyerahkan foto copy KTP
10. Tabungan Masa Depan
Tabungan umum berjangka untuk membantu merencanakan keuangan masa depan
dengan fasilitas GRATIS perlindungan asuransi.
a. Akad Tabungan :
Tabungan diakad berdasarkan prinsip syariah mudharabah musytarakah. dengan
nisbah 35% Anggota : 65% BMT
b. Pilihan paket ;
1) Paket Silver
Setoran per bulan Rp. 250.000,-
2) Paket Gold
Setoran per bulan Rp. 500.000,-
3) Paket Platinum
Setoran per bulan Rp. 1.000.000,-
4) Paket Dianmond
Setoran per bulan Rp. 2.000.000,-
c. Manfaat :
1) Perlindungan asuransi dengan premi (tabarru) GRATIS
2) Kemudahan perencanaan keuangan masa depan untuk masa tua atau dana
pensiun.
3) Mendapatkan SANTUNAN asuransi secara otomatis tanpa melalui
pemeriksaan kesehatan sesuai paket sebagai berikut ;
Dana pensiun untuk Ahli Waris selama 3 (tiga) tahun setelah Anggota meninggal
dunia sesuai paket sebagai berikut :
1) Paket Silver : Rp. 125.000.- per bulan
2) Paket Gold : Rp. 250.000.- per bulan
12
3) Paket Platinum : Rp. 500.000,- per bulan
4) Paket Diamond : Rp. 1.000.000.- per bulan
11. Tabungan Tarbiyah
Tabungan umum berjangka untuk mempersiapkan biaya pendidikan anak dengan
fasilitas gratis perlindungan asuransi jiwa
a. Akad Tabungan :
Tabungan diakad berdasarkan prinsip syariah mudharabah musytarakah. dengan
nisbah 25% Anggota : 75% BMT.
b. Pilihan paket ;
1) Paket Silver
Setoran per bulan Rp. 100.000,-
2) Paket Gold
Setoran per bulan Rp. 250.000,-
3) Paket Platinum
Setoran per bulan Rp. 500.000,-
c. Manfaat :
1) Perlindungan asuransi dengan premi ( tabarru') GRATIS
2) Memudahkan perencanaan biaya pendidikan putra/putri.
3) Mendapatkan SANTUNAN asuransi jiwa secara otomatis tanpa melalui
pemeriksaan kesehatan sesuai paket.
Pembiayaan
1. UGT GES (Gadai Emas Syariah)
Adalah Fasilitas pembiayaan dengan agunan berupa emas, ini sebagai alternatif
memperoleh uang tunai dengan cepat dan mudah
a. Akad Pembiayaan:
Akad yang digunakan adalah Akad Rahn Bil Ujrah
b. Keuntungan dan manfaat
1) Proses cepat dan mudah
2) Pembiayaan langsung cair tanpa survey
3) Ujrah lebih murah dan kompetitif
4) Perhitungan Ujrah sistem harian
5) Transaksi sesuai syariah
c. Ketentuan ;
1) Jangka waktu maksimal 4 bulan dan bisa diperpanjang maksimal 2 kali
13
2) Pembayaran Ujrah bisa dilakukan sesuai kesepakatan maksimal setiap bulan
3) Maksimal pinjaman gadai syariah 5 rekening aktif
2. UGT MUB (Modal Usaha Barokah)
Adalah fasilitas pembiayaan modal kerja bagi anggota yang mempunyai usaha mikro
dan kecil
a. Akad Pembiayaan:
Akad yang digunakan adalah akad yang berbasis bagi hasil
(Mudharabah/Musyarakah) atau jual beli (Murabahah).
b. Keuntungan dan Manfaat:
1) Membantu anggota untuk memenuhi kebutuhan modal usaha dengan sistem
yang mudah,adil dan maslahah
2) Anggota bisa sharing risiko dengan BMT sesuai dengan pendapatan riil
usaha anggota.
3) Terbebas dari Riba dan Haram
c. Ketentuan ;
1) Jenis pembiayaan adalah pembiayaan modal usaha komersial mikro dan
kecil
2) Peruntukan pembiayaan adalah perorangan atau badan usaha
3) Jangka waktu pembiayaan maksimal 36 bulan
4) Maksimum plafon pembiayaan sampai dengan Rp 500 juta
d. Persyaratan Khusus :
1) Anggota harus membuat laporan penggunaan dana setiap 1 (satu) bulan
(khusus untuk akad yang berbasis bagi hasil).
2) Usaha sudah berjalan minimal 1 tahun.
3) Menyerahkan laporan perhitungan hasil usaha 3 bulan terakhir.
4) Menyerahkan Dokumen yang diperlukan.
3. UGT MTA (Multi Guna Tanpa Agunan)
Adalah Fasilitas pembiayaan tanpa agunan untuk memenuhi kebutuhan anggota.
a. Akad Pembiayaan ;
Akad yang digunakan adalah akad yang berbasis jual beli (Murabahah) atau
berbasis sewa (Ijarah & Kafalah)
b. Penggunaan:
1) Modal usaha (Murabahah)
2) Biaya sekolah/pendidikan (Akad Kafalah)
14
3) Biaya rawat inap rumah sakit (Akad Kafalah)
4) Pembelian perabot rumah tangga (Akad Murabahah)
5) Pembelian alat-alat elektronik (akad Murabahah)
6) Melunasi tagihan Hutang (Kafalah)
c. Keuntungan dan Manfaat:
1) Membantu mempermudah anggota memenuhi kebutuhan dana untuk
modal usaha dan konsumtif dengan mudah dan cepat
2) Anggota tidak perlu menyerahkan agunan yang diletakkan di BMT
d. Ketentuan :
1) Jenis pembiayaan adalah pembiayaan modal usaha dan Konsumtif
2) Peruntukan pembiayaan adalah perorangan
3) Jangka waktu pembiayaan maksimal 1 tahun
4) Harus aktif menabung minimal setiap kali angsuran
5) Maksimum plafon pembiayaan sampai dengan Rp 1.000.000
e. Persyaratan Khusus
Fotokopi rekening listrik atau PDAM 3 bulan terakhir.
4. UGT KBB (Kendaraan Bermotor Barokah)
Adalah merupakan fasilitas pembiayaan untuk pembelian kendaraan bermotor.
a. Akad Pembiayaan:
Akad yang digunakan adalah akad yang berbasis jual beli (Murabahah)
b. Keuntungan dan Manfaat:
1) Membantu anggota dalam memiliki kendaraan bermotor dengan mudah
dan barokah
2) Bisa memilih kendaraan sesuai keinginan
3) Nilai angsuran tetap sampai berakhirnya fasilitas Pembiyaan KBB
4) Kendaraan di cover asuransi Syariah (Kehilangan dan Kerusakan diatas
75%)
5) Terbebas dari Riba dan Haram
c. Ketentuan ;
1) Jenis pembiayaan adalah pembelian kendaraan berupa Mobil atau motor
Baru maupun bekas.
2) Peruntukan pembiayaan adalah perorangan
3) jangka waktu pembiayaan maksimal 5 tahun (baru) sedangkan kendaraan
bekas maksimal 3 tahun
15
4) Umur kendaraan maksimal 10 tahun untuk mobil dan 5 tahun untuk motor
pada saat jatuh tempo fasilitas KBB
5) Pemohon harus mempunyai pekerjaan dan/atau pendapatan yang tetap.
6) Usia pemohon pada saat pengajuan KBB minimal 18 tahun dan maksimal
55 tahun pada saat jatuh tempo fasilitas KBB.
7) Maksimum plafon pembiayaan sampai dengan Rp 100 juta untuk
kendaraan bekas dan Rp 200 juta untuk kendaraan baru
8) Uang muka minimal 25%
d. Persyaratan Khusus :
1) Fotokopi rekening Tabungan 3 bulan terakhir.
2) Slip gaji yang disahkan oleh instansi/perusahaan tempat pemohon bekerja.
3) Fotokopi rekening listrik atau PDAM 3 bulan terakhir.
4) Keterangan mengenai kendaraan bermotor yang akan dibeli meliputi jenis
kendaraan, tahun pembuatan, fotocopy BPKB,STNK, nama pemilik
sebelumnya dan harga kendaraan (untuk kendaraan bekas).
5. UGT PBE (Pembelian Barang Elektronik)
Adalah fasilitas pembiayaan yang ditujukan untuk pembelian barang elektronik.
a. Jenis barang elektonik yang bisa diajukan adalah:
1) Barang elektronik yang dijual secara legal (Baru atau bekas)
2) Bergaransi (Pabrik atau Toko)
3) Barangnya marketable seperti Laptop, Komputer, TV, Audio, Kulkas, dan
lain-lain
b. Akad Pembiayaan:
Akad yang digunakan adalah akad yang berbasis jual beli (Murabahah) atau
akad Ijarah Muntahiyah Bittamliik.
c. Keuntungan dan Manfaat:
1) Membantu anggota dalam memiliki barang elektronik dengan mudah dan
barokah
2) Bisa memilih barang elektronik sesuai keinginan
3) Nilai angsuran tetap sampai berakhirnya fasilitas Pembiayaan
4) Terbebas dari Riba dan Haram
d. Ketentuan Umum:
1) Pemohon harus mempunyai pekerjaan dan/atau pendapatan yang tetap.
2) Jangka waktu maksimal sesuai jangka waktu garansi
16
3) Jaminan bisa berupa barang yang diajukan atau jaminan berharga yang lain
spt BPKB dan sertifikat tanah.
4) DP atau uang muka 25% dari ketentuan harga
5) Usia pemohon pada saat pengajuan minimal 18 tahun dan maksimal 55
tahun pada saat jatuh tempo.
6) Maksimum plafon pembiayaan sampai dengan Rp 10 juta
7) Pengajuan dapat dilakukan sendiri-sendiri atau dikoordinir secara kolektif
oleh instansi dimana pemohon bekerja.
e. Persyaratan:
1) Fotokopi rekening Tabungan 3 bulan terakhir.
2) Slip gaji yang disahkan oleh instansi/perusahaan tempat pemohon bekerja.
3) Fotokopi rekening listrik atau PDAM 3 bulan terakhir.
4) Keterangan mengenai barang elektronik yang akan dibeli meliputi jenis,
merk dan spesifikasi yang penting.
6. UGT PKH (Pembiayaan Kafalah Haji)
UGT PKH adalah fasilitas pembiayaan konsumtif bagi anggota untuk memenuhi
kebutuhan kekurangan setoran awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH)
yang ditentukan oleh Kementerian Agama, untuk mendapatkan nomor seat porsi
haji.
a. Akad Pembiayaan :
Akad yang digunakan adalah akad Kafalah bil Ujrah dan Wakalah bil Ujroh
b. Penggunaan :
1) Take Over talangan haji dari bank syariah (Kafalah bil Ujroh)
2) Talangan porsi ke BMT UGT (Kafalah bil Ujrah dan Wakalah bil Ujroh)
c. Keuntungan dan Manfaat:
1) Proses lebih cepat dengan persyaratan yang mudah.
2) Pembayaran angsuran melalui debet rekening secara otomatis atau dapat
dilakukan di seluruh Kantor Layanan BMT UGT
3) Dapat dipenuhinya kebutuhan dana untuk menutupi kekurangan dana
sebagai persyaratan dalam memperoleh porsi haji.
4) Solusi terbaik serta lebih berkah untuk mewujudkan langkah ke Baitullah
karena pembiayaan sesuai syariah.
5) Pembiayaan tanpa agunan.
6) Jangka waktu sampai 5 (lima) tahun.
17
7) Proses pendaftaran ke kantor KEMENAG didampingi oleh petugas BMT
UGT.
d. Ketentuan :
1) Biaya legalisasi surat kuasa pembatalan porsi di Notaris sebesar Rp
100.000,-(tergantung masing2 notaris setempat)
2) Maksimal dana Kafalah sebesar 90% dari biaya setoran awal BPIH untuk
mendapatkan nomor seat porsi haji.
e. Sistem Angsuran ;
1) Secara tetap (pokok + ujrah kafalah) setiap bulan.
2) Angsuran pokok kafalah secara musiman (panenan) dan Ujrah Kafalah
dibayar diawal.
f. Persyaratan Khusus:
1) Telah memiliki rekening Tabungan Haji al-Haromain.
2) Melampirkan surat kuasa pembatalan porsi haji dan surat kuasa debet
rekening tabungan haji di Bank Syariah atas nama CJH
7. UGT MJB (Multi Jasa Barokah)
UGT MJB adalah fasilitas pembiayaan yang diberikan kepada anggota untuk
kebutuhan jasa dengan agunan berupa fixed asset atau kendaraan bermotor selama
jasa dimaksud tidak bertentangan dengan undang-undang/hukum yang berlaku
serta tidak termasuk kategori yang diharamkan Syariah Islam.
a. Akad Pembiayaan ;
Akad yang digunakan adalah akad yang berbasis jual beli dan sewa (Bai' al
Wafa atau Bai dan IMBT) atau berbasis sewa (Ijarah atau Rahn Tasjili).
b. Penggunaan:
1) Biaya sekolah/pendidikan, Biaya rumah sakit (Rahn Tasjili atau Bai' al
Wafa' atau Bai' dan IMBT)
2) Biaya sewa tempat usaha (Akad Ijarah Paralel)
3) Biaya resepsi pernikahan atau lainya (Multi Akad Murabahah & Ijarah
parallel atau Bai' al Wafa' atau Bai' dan IMBT)
4) Melunasi tagihan Hutang (Rahn Tasjili, Bai' al Wafa' atau Bai' dan IMBT)
c. Manfaat:
1) Membantu mempermudah anggota memenuhi kebutuhan dana konsumtif
dengan mudah dan cepat
2) Akad sesuai syariah dijamin halal
18
d. Ketentuan :
1) Jenis pembiayaan adalah pembiayaan Konsumtif
2) Peruntukan pembiayaan adalah perorangan
3) Jangka waktu pembiayaan maksimal 3 tahun
4) Plafon pembiayaan mulai diatas Rp 1.000.000 sampai dengan Rp
500.000.000
e. Persyaratan Khusus :
1) Fotokopi rekening Tabungan 3 bulan terakhir.
2) Fotokopi rekening listrik atau PDAM 3 bulan terakhir.
3) Fotokopi Agunan (SHM/SHGB/BPKB)
8. UGT MGB (Multi Griya Barokah)
UGT MGB adalah pembiayaan jangka pendek, menengah, atau panjang untuk
membiayai pembelian rumah tinggal (konsumer), baik baru maupun bekas, di
lingkungan developer maupun non developer, atau membangun rumah atau
renovasi rumah.
a. Akad Pembiayaan:
Akad yang digunakan adalah akad yang berbasis jual beli (Murabahah, Bai'
Maushuf Fiddhimmah atau Istishna') atau Multi Akad (Murabahah dan Ijaroh
Paralel)
b. Penggunaan ;
1) Pembelian rumah jadi, baru atau bekas (Akad Murabahah)
2) Pembangunan rumah (Akad Istishna' atau Bai' Maushuf Fiddhimmah
3) Beli tanah kavling dan bangun rumah (Murabahah dan Istishna'/Bai
Maushuf Fiddhimmah)
4) Beli tanah kavling (Murabahah)
5) Renovasi rumah (Multi akad Murabahah dan Ijarah paralel)
c. Manfaat:
1) Membiayai kebutuhan anggota dalam hal pengadaan rumah tinggal
(konsumer), baik baru maupun bekas, membeli rumah jadi atau
membangun sendiri.
2) Membantu anggota yang ingin merenovasi rumah.
3) Anggota dapat mengangsur pembayarannya dengan jumlah angsuran yang
tidak akan berubah selama masa perjanjian.
4) Proses permohonan yang mudah dan cepat
19
d. Ketentuan ;
1) Maksimum plafon pembiayaan sampai dengan Rp 500 juta
2) Jangka waktu pembiayaan maksimal 10 tahun
3) Fasilitas angsuran autodebet dari Tabungan Umum Syariah.
4) Usia minimal 18 tahun dan maksimal 55 tahun pada saat jatuh tempo
pembiayaan
5) DP atau uang muka 15%.
6) Besar angsuran tidak melebihi 40% dari penghasilan bulanan bersih.
e. Persyaratan Khusus :
1) Asli slip Gaji & Surat Keterangan Kerja.
2) Fotokopi Tabungan 3 bulan terakhir.
3) Fotokopi NPWP untuk pembiayaan di atas Rp 100 juta.
4) Fotokopi rekening telepon dan listrik.
5) Fotokopi SHM/SHGB.
6) Fotokopi IMB dan Denah Bangunan.
9. UGT MPB (Modal Pertanian Barokah)
UGT MPB adalah fasilitas pembiayaan untuk modal usaha pertanian.
a. Akad Pembiayaan:
Akad yang digunakan adalah akad yang berbasis jual beli (Murabahah) atau
multi akad (Murabahah dan Ijarah parallel atau Bai' al Wafa dan Ijarah)
b. Penggunaan ;
1) Pembelian bibit, pupuk dan atu obat-obatan (Akad Murabahah)
2) Seluruh biaya pertanian yaitu biaya sewa tenaga kerja atau mesin dan
pembelian bibit, pupuk dan obat-obatan (Multi akad Murabahah dan Ijarah
Paralel atau bai' al Wafa)
c. Manfaat:
1) Membantu menanggulangi kesulitan anggota yaitu kebutuhan dana untuk
modal pertanian
2) Anggota bisa mendapatkan kepastian atas penjualan hasil taninya.
3) Membantu mengembangkan usaha sektor pertanian
d. Ketentuan :
1) Jenis pembiayaan adalah pembiayaan modal Usaha pertanian.
2) Merupakan pertanian produktif
3) Memiliki pengalaman dan kecakapan
20
4) Jangka waktu pembiayaan 6 bulan dan dapat diperpanjang maksimal 2
kali.
5) Maksimum plafon pembiayaan sampai dengan Rp 50 juta
e. Persyaratan Khusus :
1) Fotokopi rekening telepon dan listrik.
2) Fotokopi dan asli Sertifikat sawah atau lahan atau BPKB.

F. Jumlah Nasabah
Saat ini jumlah nasabah yang ada di BMT UGT Sidogiri Capem Kalisat mencapai
7.291 nasabah.

21
C. Rumusan Masalah
Untuk memudahkan pembahasan masalah dan pemahamannya, maka penulis
merumuskan permasalahan sebagai berikut:
1. Bagaimana strategi pemasaran yang dilakukan dalam meningkatkan jumlah
nasabah menggunakan produk BMT UGT Sidogiri Syariah Capem Kalisat?
2. Bagaimana hasil pelaksanaan strategi pemasaran BMT Sidogiri Kalisat dalam
peningkatan nasabah ?

22
BAB III
PENYAJIAN DATA
Produk BMT Sidogiri Capem Kalisat terdiri dari Simpanan dan Pembiayaan,
dimana dalam melakukan usaha menghimpun dana dari masyarakat berupa Tabungan
Umum Syariah, Tabungan Idul Fitri, Tabungan Idul Qurban, Tabungan Haji,
Tabungan Umroh kemudian deposito berjangka 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan, 1 tahun dan
2 tahun. Sedangkan dalam usaha menyalurkan dana kepada masyarakat berupa
Pembelian Barang Elektronik, Pembelian Kendaraan Bermotor, Modal Usaha dan
lain-lain.
Produk-produk ini yang diutamakan adalah anggota, setelah anggota baru
kepada masyarakat Kecamatan Kalisat dan sekitarnya terlebih orang-orang yang
berada di pasar Kalisat. Untuk pengembangan produk ini hanya untuk daerah
Kecamatan Kalisat dan sekitarnya saja karena BMT Sidogiri sendiri sudah tersebar
luas di beberapa daerah Kecamatan Kabupaten Jember.
Untuk jumlah nasabah saat ini mencapai lebih dari 7.000 nasabah dan untuk
target sendiri BMT tidak menargetkan harus memiliki berapa nasabah yang terpenting
nasabah yang sudah ada dioptimalkan serta dikembangkan.
Untuk produk yang paling diminati para nasabah ada dua dari sisi simpanan
dan pinjaman. Untuk produk di perhimpunan dana ada dua yaitu Simpanan Umum
Syariah dan Deposito Berhadiah sedangkan pinjaman yang diminati adalah modal
usaha.
Produk Simpanan ini (Tabungan Umum Syariah) banyak diminati karena dana
yang di simpan bias di ambil kapan saja jika dibutuhkan oleh nasabah dan tidak ada
ukuran berapa jumlah yang mau di tabung atau di simpan. Selain produk tabungan
umum tersebut ada produk deposito berhadiah langsung seandainya jika nasabah
menempatkan dananya sejumlah 1,2 milyar maka secara langsung mendapatkan
hadiah berupa 1buah mobil senia, hadiah tersebut diberikan di awal oleh BMT
Sidogiri Kalisat dan di akad menggunakan Mudharabah dengan syarat dana tersebut
tidak boleh di ambil dalam tempo 2 tahun. Sedangkan produk pinjaman yang paling
diminati yaitu modal usaha, kebanyakan nasabah minjam modal untuk usaha skala
kecil dan paling tinggi jumlah pinjamannya mencapai 500juta.
Strategi pemasaran yang digunakan BMT Sidogiri Kalisat yaitu melalui:
1) Pendekatan kepada masyarakat artinya terjun langsung, berkomunikasi
langsung atau menemui langsung kepada nasabah.
23
2) Pelayanan excelen service artinya dari pelayan yang baik akan menimbulkan
pemasaran yang baik.
3) Membaur dan bersatu dengan masyarakat terutama di pasar maksudnya
pegawai BMT Sidogiri Kalisat membaurnya dengan cara mengikuti acara-
acara yang diselenggarakan nasabah yang ada di pasar, misalnya mengikuti
acara arisan dan pengajian.
4) Berpenampilan tidak terlalu dinas (ala santri) menggunakan kopyah itu artinya
basic pegawai kami memang dari alumni pondok pesantren jadi berpenmpilan
sesuai dengan apa yag ada di pondok pesantren, yang penting sopan.
Yang paling menguntungkan sehingga nasabah berminat dan merasa nyaman
menggunakan produk BMT Sidogiri Kalisat yaitu dari pegawai itu sendiri yang
bertugas di bidang pemasaran AO SP yang terjun langsung ke nasabah sebanyak 4
orang. Pegawai ini setiap hari kecuali hari Jumat libur, menghampiri orang-orang
(para nasabah) yang ingin menabung tanpa harus pergi ke kantor BMT Sidogiri
Kalisat, meskipun jumlah nominal yang di tabung itu hanya Rp. 2000, Rp. 5000 dan
Rp. 10.000 tidak jadi masalah. Kemudian para nasabah BMT ini tidak mengenal BMT
Sidogirinya melainkan yang di lihat seorang pegawai tersebut. Dengan kata lain
nasabah tidak menyadari secara langsung bahwa nasabah yang bersangkutan
menabung di BMT Sidogiri. Disisi lain ketika nasabah ingin melakukan penarikan
dana maka nasabah tersebut juga tidak usah repot-repot untuk pergi ke kantor,
pegawai BMT tersebut yang menghampiri sekaligus mengurusi penarikan dan
tersebut di kantor. Akan tetapi jika penarikan dana dengan skala besar maka nasabah
yang bersangkutan akan disuruh ke kantor dan didampingi oleh pegawai BMT
Sidogiri.
Pendirian BMT Sidogiri adalah untuk memerangi bank-bank kovensional yang
berbasis bunga dan menghadapi para rentenir. Namanya juga memerangi maka
strategi yang digunakan agar masyarakat menggunakan produk yang benar dalam
melakukan transaksi keuangan melalui pendekatan dengan mengutarakan kelebihan
produk BMT Sidogiri tanpa menjelekan atau mendzalimi produk yang lain.
Dalam hal prinsip pemasaran syariah sudah pasti menggunakan prinsip syariah
dan BMT Sidogiri sendiri tidak hanya menggunakan satu mazhab melainkan
menggunakan empat Mahzab Imam Hambali, Hanafi, Syafii, dan Maliki.

24
Untuk kendala yang dihadapi sampai saat ini mungkin tidak ada, meskipun
ada kebanyakan biasanya itu hanya salah mengucapkan atau komunikasi yang kurang
tepat.
Kelebihan BMT Sidogiri diantaranya
1) Tidak ada pajak bulanan
2) Tidak ada potongan dalam hal menghimpun dana dan pembiayaan
3) Distribusi bagi hasil yang lebih besar
4) Ditawarkan produk-produk unggulan seperti deposito berhadiah.
Perkembangan tekhnologi semakin canggih maka dari itu BMT Sidogiri selalu
mengikuti perkembangan zaman khususnya bagian di bidang IT, bahkan BMT
Sidogiri memiliki satelit sendiri untuk mengendalikan system dari pusat. Saat ini
sudah ada yang namanya Mobile Banking Sidogiri.

25
BAB IV
ANALISIS DATA

Setelah penulis mengumpulkan data dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi
dapat diketahui teori dan praktek strategi pemasaran yang dilakukan oleh BMT Sidogiri
Capem Kalisat adalah sebagai berikut:
A. Strategi Pemasaran
Setelah mengetahui sasaran yang hendak dituju maka yang harus dilakukan adalah
mengukur dan mengetahui kemampuan dan kelemahan yang dimiliki dalam menangkap
peluang dan meminimalisir ancaman melalui analisis SWOT untuk menentukan strategi
yang tepat dalam mencapai tujuan.
Strategi merupakan parametersebuah organisasi dalam menentukan metode atau cara
dalam bersaing. Strategi adalah menunjukkan arahan umum yang hendak di tempuh oleh
suatu organisasi untuk mencapai tujuannya.
Di bidang pemasaran,manajemen pemasaran dikelompokkan dalam empat strategi
yang sering di kenal dengan marketing mix aatau bauran pemasaran. Strategi-strategi
tersebut terdiri dari produk, tempat, harga dan promosi.
a) Strategi Produk
Produk berarti barang dan jasa yang ditawarkan perusahaan kepada pasar yang tuju.i
Dari hasil wawancara dengan pimpinan BMT Sidogiri Kalisat dalam memasarkan
produk-produknya, BMT Sidogiri Kalisat memiliki beberapa produk diantara ada
penghimunan dana berupa
Tabungan Umum Syariah
Tabungan Haji
Tabungan Umrah
Tabunngan Hari Raya Idul Fitri
Tabungan Pendidikan
Tabungan Kurban
Tabungan Tarbiyah
Tabungan Berjangka
Tabungan MDA Berjangka Plus
Tabungan Masa Depan (TAMPAN)
Sedangkan panyaluran dana ada

26
Pembelian Barang Elektronik, Pembelian Kendaraan Bermotor, Modal Usaha
dan lain-lain.
Produk yang paling diminati oleh para nasabah adalah produk penghimpunan
dana berupa tabungan umum syariah dan deposito berhadiah. Untuk sisi
pembiayaan nasabah lebih berminat dalam menggunakan produk Modal
Usaha.
b) Strategi Tempat
Penentuan lokasi dan distribusi serta sarana dan prasarana pendukung sangat
penting, hal ini disebabkan agar para konsumen mudah menjangkau dan setiap
lokasi yang ada mendistribusikan secara cepat dan tepat.
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan pimpinan BMT Sidogiri
Kalisat, letak kantor BMT sendiri sangat strategis, karena di lihat dari cakupan
anggota/nasabah itu sendiri focus pada pasar Kalisat yang jaraknya sangat
dekat dengan kantor BMT. Di sisi lain, BMT Sidogiri Kalisat awalnya banyak
yang belum mengetahui akan tetapi perkembangan zaman dan semakin
meningkatnya nasabah pada akhirnya kantor BMT ini di kenal oleh
masyarakat, khususnya masyarakat Kalisat dan sekitarnya.
c) Strategi Harga
Penentuan atau keputusan ketetapan harga sangat berpengaruh terhadap
keberlangsungan BMT dan bisa tetap bertahan dalam menghadapi persaingan
pasar.
Berdasarkan hasil wawancara dengan pimpinan BMT Sidogiri Kalisat, harga
yang diterapkan disini menyesuaikan dengan apa yang diberikan oleh pusat,
biasanya harga tersebut di setiap produknya sangat bervariatif dan sangat
terjangkau. Mengapa terjangkau karena seorang nasabah yang ingin
melakukan penghimpunan dana tidak diwajibkan harus menabung sekian
melainkan diberi kebebasan dalam menabung, biasanya orang pasar ada yang
menabung Rp.2000 sampai dengan Rp. 10.000
d) Strategi Promosi
Merupakan kegiatan marketing mix dimana kegiatan ini berusaha
mempromosikan seluruh produk dan jasa yang dimiliki baik langsung maupun

27
tidak langsng. Promosi adalah kegiatan menawarkan suatu produk kepada
konsumen dengan cara mempengaruhi.1
Berdasarkan wawancara kami dengan kepala BMT Sidogiri Kalisat, promosi
yang digunakan oleh BMT adalah pegawai mengadakan komunikasi secara iindividu
berhadapan langsung yang penyajiannya secara lisan dalam suatu pembicaraan
dengan seseorang atau lebih calon pembeli dengan tujuan agar dapat terealisasi
penjualan produk tersebut.

1
Kasmir. Pemasaran Bank. Jakarta: Kencana. 2004. Hal. 175-176

28
BAB V
PENUTUP

A. Kesimpulan
Pemasaran adalah suatu fungsi organisasi dan seperangkat proses untuk
menciptakan, mengomunikasikan, memberikan nilai pada pelanggan dengan cara
yang mengentungkan organisasi dan para pemangku kepentingan). Sedangkan dalam
konteks keislaman, banyak yang mengatakan pasar syariah adalah pasar yang
emosional (emotional market). Maksudnya orang tertarik untuk berbisnis pada pasar
syariah karena alasan-alasan keagamaan (dalam hal ini agama islam) yang lebih
bersifat emosional, bukan berarti untuk mendapatkan keuntungan financial yang
bersifat rasional
Produk BMT Sidogiri Capem Kalisat terdiri dari Simpanan dan Pembiayaan,
dimana dalam melakukan usaha menghimpun dana dari masyarakat berupa Tabungan
Umum Syariah, Tabungan Idul Fitri, Tabungan Idul Qurban, Tabungan Haji,
Tabungan Umroh kemudian deposito berjangka 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan, 1 tahun dan
2 tahun. Sedangkan dalam usaha menyalurkan dana kepada masyarakat berupa
Pembelian Barang Elektronik, Pembelian Kendaraan Bermotor, Modal Usaha dan
lain-lain.
Dalam hal prinsip pemasaran syariah sudah pasti menggunakan prinsip syariah
dan BMT Sidogiri sendiri tidak hanya menggunakan satu mazhab melainkan
menggunakan empat Mahzab Imam Hambali, Hanafi, Syafii, dan Maliki. Untuk
kendala yang dihadapi sampai saat ini mungkin tidak ada, meskipun ada kebanyakan
biasanya itu hanya salah mengucapkan atau komunikasi yang kurang tepat.
B. SARAN
Setelah hasil laporan penelitian yang di peroleh oleh kami hal-hal yang perlu menjadi
evaluasi adalah:
1. BMT UGT Sidogiri capem kalisat perlu memperluas jaringan pemasaran di
kawasan kalisat, agar sesuai dengan visi dan misi yang di inginkan.
2. Sebagai lembaga dan institusi keuangan yang berbasis syariah, BMT UGT
Sidogiri Capem kalisat seharusnya tetap mempertahankan niat awal untuk
membantu sesama muslim dan mempertahankan hukum muamalah yang sudah
dijalankan.

29
3. Pelayanan di BMT UGT Sidogiri capem kalisat perlu penambahan fasilitas
supaya kegiatan pelayanan berjalan lebih baik dan nasabah merasa nyaman.

30
Arifin, Zainul .2009. Dasar-dasarManajemen Bank Syariah. Jakarta: Azkia Publisher.
Buchori, S. Nur. 2009. Koperasi Syariah. Sidoarjo: mashung.
Chandrawulan, An An. 2011. Hukum perusahaan Multinasional, Liberalisasi Hukum
Perdagangan Internasional, dan Hukum Penanaman Modal .Bandung: PT. Alumni
Dimiati, Ahmad. 1986. Islam dan koperasi. Jakarta: Kapinta
Djazuli, A. 2002. Lembaga-Lembaga Perekonomian Umat. Jakarta. Pt RajaGrafindo
Persada
Huda, Nurul. 2009. Baitul Mal Wa Tamwil. Jakarta:AMZAH
Muhammad. 2000. Lembaga-lembaga Keuangan Umat (Kontemporer). Yogyakarta: STIS
Ridwan,Muhammad, 2014, Manajemen Baitul Mal Wat Tamwil, Yokyakarta: PT Citra
Aditya.
Soemitra,Andri. 2015. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah. Jakarta. Prenadamedia
Group
Sudarsono,Heri.2003.Bank dan Lembaga Keuangan Syariah Deskripsi dan Ilustrasi.
Yogyakarta. Ekonisia.
Sriimanyanti,Neni, 2010, Aspek-Aspek Hukum BMT, Yokyakarta:PT Citra Aitya.

31