Anda di halaman 1dari 4

KETAHANAN NASIONAL

ESENSI, URGENSI, DINAMIKA, DAN TANTANGAN KETAHANAN


NASIONAL INDONESIA

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

KELAS 52

KELOMPOK 8A

1. 151810301065 Landep Ayuningtias

2. 1518103010 Nasrul Amalia Najah

3. 1518103010 Nihlatur Rahma

BS-MKU UNIVERSITAS JEMBER

2016
BAB. 1 PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang

Para pendahulu bangsa Indonesia telah mengembangkan wawasan


nasional untuk mencapai tujuan nasional yang dinamakan wawasan nusantara dan
ketahanan nasional sebagai kondisi dinamis bangsa yang harus terus dibina dan
dikembangkan secara komperhensif, agarselalu dapat diatasi segala tantangan,
ancaman, hambatan, dan gangguan yang timbul. Wawasan nasional dan ketahanan
nasional berkedudukan sebagai doktrin dasar nasional dalam rangka mencapai
tujuan nasional. Wawasan nusantara dan ketahanan nasional telah diajarkan
melalui berbagai jalur pendidikan, dan media massa untuk dihayati dan
diamalkan. Namun berdasarkan pengamatan dalam kehidupan nasional dan
pelaksanaan pembangunan nasional, memberikan indikasi bahwa wawasan
nusantara dan ketahanan nasional belum secara luas dipahami, dan dihayati oleh
seluruh warga negara Indonesia.

1.2.Rumusan Masalah
1.3.Tujuan
BAB. II PEMBAHASAN

2.1. esesnsi dan urgensi ketahanan nasional


Ketahanan nasional harus dibina berdasarkan wawasan nusantara, untuk
itu sebelum membahas mengenai ketahanan nasional maka diperlukan
pemahaman mengenai wawasan nusantara. Wawasan nusantara
adalahwawasan nasional Indonesia dalam mencapai tujuan nasional yang
bersumber pada pancasila dan UUD 1945, yang mengandung nilai-nilai
keutuhan (integralistik), kekeluargaan, kebersamaan, dan keserasian.
Wawasan nusantara dikembangkan dengan mempertimbangkan:
a. Kondisis geografis wilayah NKRI yang dikenal dengan nama nusantara
yang terdiri dari perairan yang sangat luas, dengan lebih dari 17000 pulau,
terletak pada katulistiwa, dengan skala alam dan ciri-cirinya, merupakan
ruang hidup dan milik bangsa Indonesia.
b. Rakyat Indonesia yang heterogen, terdiri dari beragam suku, etnis, agama,
bahasa, budaya, dan adat istiadat sebagai penghuni nusantara. Kondisi ini
disamping mendukung kekayaan budaya yang beraneka ragam, juga
berpotensi untuk menimbulkan konflik.
c. Sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Wawasan nusantara mengajarkan mawas ke dalam agar bangsa Indonesia


mengutamakan persatuan dan kesatuan pada segenap aspek kehidupan politik,
ekonomi, sosial buadaya, dan pertahanan keamanan, termasuk kelestarian
hidup tanah air Indonesia sebagai ruang hidup bangsa. Mawas ke luar,
menjamin kepentingan nasional dalam hubungan antar-bangsa, dan turut serta
menciptakan perdamaian dunia yang adil dan sejahtera. Kepentingan nasional
yang utama adalah tetap tegaknya NKRI yang berdasarkan pancasila dan
UUD 1945, terjaminnya integritas dan identitas nasional, serta berhasilnya
pembangunan nasional.

Ketahanan nasional adalah kondisi dinamik bangsa Indonesia yang


meliputi segenap aspek kehidupan nasional yang terintegrasi berisi keuletan
dan ketangguhan, yang mengandung kempuan mengembangkan kekuatan
nasional, dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman,
hambatan, dan gangguan, baik yang datang dari luar maupun yang datang dali
dalam bangsa Indonesia, baik secara langsung maupun tidak langsung untuk
menjamin identitas, integritas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta
perjuangan mencapai tujuan nasional. Hakikat ketahanan nasional adalah
kemampuan dan kekuatan bangsa untuk dapat menjamin kelangsungan hidup
bangsa dan negara dalam mebcapai tujuan nasional. Ketahanan nasional
adalah suatu kondisi kehidupan nasional yang ingin diwijudkan. Proses untuk
mewujudkan kondisi tersebut memerlukan konsepsi yang dinamakan
ketahanan nasional. Konsepsi ketahanan nasional adalah konsepsi
pengembangan kemampuan dan kekuatan nasional melalui pengaturan dan
penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanann yang seimbang, serasi, dan
selaras dalam seluruh aspek kehidupan yang utuh, menyeluruh dan terpadu
berdasarkan pancasila, UUD 1945, dan wawasan nusantara. Konsepsi
ketahanan nasional merupakan saranan untuk mewujudkan kemampuan dan
kekuatan nasional guna menghadapi dan mengatasi segalan ancaman dan
gangguan. Hakikat konsepsi ketahanan nasional adalah pengaturan dan
penyelenggaraan kessejahteraan dan keamanan secara seimbang, serasi dan
selaras dalam kehidupan nasional. Ketahanan nasional memiliki asa dan ciri-
ciri sifat yang harus digunakan sebagai acuan dalam
mengimplementasikannya. Asas ketahanan nasional adalah kesejahteraan dan
keamanan, komperhensif integral, mawas ke dalam dan ke luar, kekeluargaan,
sedangkan sifatnya adalah dinamis, kewibawaan, mengutamakan konsultasi
dan kerjasama, mandiri.

Ketahanannasional mencerminkan keterpaduan delapan gatra (astagatra0


kehidupan nasional, yaitu trigatra alamiah meliputi geografi, kekayaan alam,
dan kependudukan serta pancagatra yang meliputi ideologi, politik, ekonomi,
sosial budaya, dan pertahanan keamanan. Ketahanan nnasional pada dasarnya
tergantung pada kemampuan bangsa Indonesia dalam memelihara dan
memanfaatkan trigatra untuk meningkatkan kondisi pancagatra dalam wujud
ketahanan ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan
keamanan. Peranan ketahanan nasional dan konsepsi ketahanan nasional
dalam kehidupan nasional adalah :

a. Ketahanan nasional adalah tolah ukur kondisi keberhasilan


penyelenggaraan kehidupan nasional dan pembangunan nasional.
b. Ketahanan nasional yang tangguh akan lebih mendorong laju
pembangunan nasional, dan keberhasilan pembangunan nasional akan
lebih meningkatkan ketangguhan ketahanan nasional.
c. Konsepsi ketahanan nassional merupakan metode dan pendekatan
komperhensif integral dalam penyelenggaraan kehidupan nasional dan
pembangunan nasional.
d. Konsepsi ketahanan nasional sebagai pola dasar pembangunan nasional
yang dilakukan melalui pentahapan repelita.