Anda di halaman 1dari 2

1.

Matching Method ( Konsep Matching )


Metode langsung tidak sesuai dengan konsep matching karena pada metode
langsung penghapusan piutang akan dicatat dalam pembukuan ketika piutang sudah
benar-benar dinyatakan tidak dapat ditagih lagi, maka metode langsung
menunjukkan keadaan keuangan yang sesungguhnya. Sedangkan konsep matching
merupakan penyesuaian angka-angka dalam pembukuan yang belum menunjukkan
keadaan keuangan yang sesungguhnya. Berikut merupakan jurnal penghapusan
piutang menggunakan metode langsung:
Bad Debt Expense xxx
Account Receivable xxx
Metode tidak langsung sesuai dengan konsep matching karena metode tidak
langsung sudah membuat estimasi/perkiraan mengenai kerugian yang akan diterima
akibat piutang tidak tertagih seluruhnya, maka dari itu pada metode tidak langsung
belum menunjukkan keadaan keuangan yang sesungguhnya. Sedangkan konsep
matching merupakan penyesuaian angka-angka di dalam pembukuan yang belum
menunjukkan keadaan keuangan yang sesungguhnya. Berikut merupakan jurnal
penghapusan piutang menggunakan metode tidak langsung:
Bad Debt Expense xxx
Allowance for Doubtful Accounts xxx
Apabila si peminjam benar-benar menyatakan tidak dapat membayar maka,
Allowance for Doubtful Accounts xxx
Account Receivable xxx
Apabila si peminjam menyatakan dapat membayar hutang maka,
Account Receivable xxx
Allowance for Doubtful Accounts xxx
Apabila si peminjam sudah benar-benar melunasi hutang maka,
Cash xxx
Account Receivable xxx
2. Receivable Stated at Cash Realizable Value ( Piutang pada Nilai Realisasi Kas )
Metode langsung tidak memenuhi peraturan mencatat Receivable Stated at Cash
Realizable Value, karena metode langsung sendiri yaitu penghapusan piutang yang
akan dicatat di dalam pembukuan ketika piutang sudah benar-benar dinyatakan
tidak dapat ditagih lagi. Maka dari itu, metode langsung menunjukkan keadaan
keuangan yang sesungguhnya. Sedangkan, CRV (Cash Realizable Value ) sendiri
yaitu harapan dari piutang setelah dikurangi jumlah yang tidak tertagih. Suatu
perusahaan menghitung jumlah penyesuaian dengan memperkirakan berapa besar
piutang yang tidak tertagih. Mengurangkan jumlah yang tidak tertagih dari piutang
tersebut akan memberi nilai realisasi pada piutang suatu perusahaan. Dalam
penggunaan metode langsung, di dalam neraca tidak terdapat akun cadangan
kerugian piutang.
Metode tidak langsung memenuhi peraturan mencatat Receivable Stated at Cash
Realizable Value, karena metode tidak langsung sudah membuat estimasi/perkiraan
mengenai kerugian yang akan diterima akibat piutang tidak tertagih seluruhnya.
Maka dari itu, pada metode tidak langsung belum menunjukkan keadaan keuangan
yang sesungguhnya. Sedangkan CRV ( Cash Realizable Value ) sendiri yaitu,
harapan dari piutang setelah dikurangi jumlah yang tidak tertagih. Suatu perusahaan
menghitung jumlah penyesuaian dengan memperkirakan berapa besar piutang yang
tidak tertagih. Mengurangkan jumlah yang tidak tertagih dari piutang tersebut akan
memberi nilai realisasi kas pada piutang suatu perusahaan. Dalam penggunaan
metode tidak langsung di dalam neraca terdapat akun cadangan kerugian piutang.

Anda mungkin juga menyukai