Anda di halaman 1dari 1

Identifikasi Perbandingan Minyak Pelumas Kendaraan Umum dan Alat

Berat disekitar Daerah CV Bara Mitra Kencana (BMK) Sawahlunto sebagai


Katalis dalam Peningkatan Kalori Browncoal
Suryadi Putra 1)
Jessy Syarastika 2)
Zet Rahmadani 3)
Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik
Universitas Negeri Padang

ABSTRAK
Batubara adalah hasil dari pengendapan tumbuhan berjuta tahun yang lalu.
Batubara di Indonesia memiliki berbagai macam kalori, mulai dari kalori yang
sangat tinggi hingga kalori batubara yang rendah, batubara berkalori tinggi paling
banyak diminati oleh instansi perusahaan sehingga memiliki nilai jual yang lebih
baik dibandingkan batubara berkalori rendah. Browncoal adalah contoh batubara
berkalori rendah, sedangkan faktanya sekitar 60% batubara yang tersebar di
Indonesia tergolong kedalam Browncoal. Salah satu perusahaan batubara di
Sawahlunto seperti CV Bara Mitra Kencana (BMK) memiliki batubara dengan
nilai kadar kalori yang juga bermacam-macam, sangat banyak terlihat batubara
dengan jenis Browncoal yang tersebar.Browncoal adalah batubara dengan kadar
air yang tinggi dan kalori yang rendah, tetapi kalori Browncoal dapat ditingkatkan
dengan katalis. Katalis yang bisa digunakan seperti minyak pelumas sisa
kendaraan. Minyak pelumas yang tersedia di CV. BMK cukup banyak, sehingga
minyak pelumas disini tergolong dalam limbah yang cukup berbahaya. Minyak
pelumas sisa kendaraan yang akan dibandingkan yaitu kendaraan umum dan
kendaraan alat berat, tetapi untuk membuktikan katalis mana yang lebih baik
dapat dilihat dari titik didihnya masing-masing. Minyak pelumas sisa kendaraan
umum bisa di dapatkan dari penduduk sekitar daerah CV. BMK sedangkan
minyak pelumas sisa kendaraan alat berat dapat diambil dari CV. BMK itu
sendiri. Teknik pengumpulan data diambil berdasarkan observasi langsung ke
lapangan, studi literatur dan pengolahan data yang telah didapatkan. Analisis data
diproses setelah mendapatkan data yang lengkap lalu diolah melaui hasil uji
laboratorium. Hasil perbandingan dapat dilihat berdasarkan berapa massa minyak
pelumas yang di gunakan. Setelah di dapat hasil perbandingannya, baru dapat
disimpulkan minyak pelumas sisa kendaraan mana yang lebih baik untuk
dijadikan katalis dalam peningkatan kalori Browncoal. Setelah di dapatkan
kesimpulannya, Browncoal sudah dapat di uji untuk peningkatan kalorinya itu
sendiri.
Kata Kunci : Browncoal, Katalis, Minyak Pelumas Sisa Kendaraan.