Anda di halaman 1dari 61

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

MATA PELAJARAN FISIKA

OLEH :

YENI MUSTIKA SARI

14033070

PENDIDIKAN FISIKA B

JURUSAN FISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI PADANG

2017
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah : SMAN 1 Enam Lingkung


Mata Pelajaran : Fisika
Kelas/Semester : XI/I
Materi Pokok : Elastisitas dan Hukum Hooke
Alokasi Waktu : 12 JP ( 3 X 4 JP )

A. Kompetensi Inti (KI)


KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran,
damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar (KD)
1. KD pada KI-3
3.2 Menganalisis sifat elastisitas bahan dalam kehidupan sehari-hari
2. KD pada KI-4
4.2 Melakukan percobaan tentang sifat elastisitas suatu bahan berikut presentasi hasil dan makna fisisnya
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
1. Indikator KD pada KI-3
3.2.1 Menjelaskan sifat elastisitas bahan
3.2.2 Menjelaskan pengertian stress, strain, dan modulus elastisitas
3.2.3 Menjelaskan tentang Hukum Hooke
3.2.4 Menjelaskan tentang susunan pegas seri-paralel
3.2.5 Mencontohkan benda-benda elastis dan plastis
3.2.6 Mengemukakan penerapan sifat elastisitas bahan dalam kehidupan sehari hari
3.2.7 Mengemukakan penerapan hukum hooke dalam kehidupan sehari hari
3.2.8 Menyelidiki pengaruh konstanta pegas yang berbeda terhadap perubahan panjang pegas
3.2.9 Menemukan pengaplikasian susunan pegas seri-paralel dalam kehidupan sehari hari
3.2.10 Menghitung streiss, strain, dan modulus elastisitas pada benda
3.2.11 Menghitung soal-soal tentang hukum hooke
3.2.12 Menghitung soal-soal tentang susunan pegas seri-paralel
3.2.13 Menganalisis sifat elastisitas bahan dalam kehidupan sehari-hari
2. Indikator KD pada KI-4
4.2.1 Melakukan percobaan untuk menentukan konstanta kelentingan bahan menggunakan beberapa pegas
4.2.2 Mempresentasikan hasil percobaan tentang konstanta kelentingan bahan dengan makna fisisnya

D. Tujuan Pembelajaran berdasarkan Indikator Pencapaian Kompetensi


1. Tujuan pada Indikator KD-3
Jika diberikan sejumlah materi tentang Elastisitas dan Hukum Hooke pada Kelas XI IPA, diharapkan siswa akan mampu :
3.2.1.1 Menyebutkan konsep elastisitas bahan dengan benar
3.2.2.1 Menjelaskan konsep strain dengan benar
3.2.2.2 Menjelaskan konsep streiss dengan benar
3.2.2.3 Menjelaskan konsep modulus elastisitas bahan dengan benar
3.2.3.1 Menjelaskan konsep hukum hooke dengan tepat
3.2.4.1 Menjelaskan susunan pegas seri dengan benar
3.2.4.2 Menjelaskan susunan pegas paralel dengan benar
3.2.5.1 Menyebutkan minimal 3 contoh benda yang bersifat elastis dengan tepat
3.2.5.2 Menyebutkan minimal 3 contoh benda yang bersifat plastis dengan tepat
3.2.6.1 Mengemukakan dengan tepat benda-benda yang menerapkan sifat elastisitas bahan dalam kehidupan sehari-hari
3.2.6.2 Menyebutkan perbedaan benda yang mempunyai sifat elastisitas dengan benda yang tidak punya sifat elstisitas
dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat
3.2.7.1 Menjelaskan penerapan hukum hooke dalam kehidupan sehari hari dengan benar
3.2.7.2 Menyelidiki pengaruh gaya terhadap pertambahan panjang benda berdasarkan hukum hooke dengan tepat
3.2.8.1 Menyelidiki pengaruh nilai konstanta pegas terhadap pertambahan panjang pegas dengan benar
3.2.8.2 Mengemukakan penyebab perbedaan dari pertambahan panjang pegas oleh konstanta pegas yang berbeda
3.2.9.1 Menyebutkan benda-benda yang menggunakan susunan pegas seri-paralel dalam kehidupan sehari hari dengan
baik
3.2.9.2 Mengemukakan manfaat dari pemakaian pegas seri-paralel pada benda dalam kehidupan sehari hari dengan
baik
3.2.10.1 Menghitung besar tegangan atau stress dengan benar
3.2.10.2 Menghitung besar regangan atau strain dengan benar
3.2.10.3 Menghitung besar nilai modulus elastisitas dengan benar
3.2.11.1 Menghitung besarnya gaya yang menyebabkan perubahan panjang pegas berdasarkan konsep hukum hooke
dengan benar
3.2.12.1 Menghitung konstanta pengganti pegas pada susunan pegas seri dengan benar
3.2.12.2 Menghitung konstanta pengganti pegas pada susunan pegas paralel dengan benar
3.2.13.1 Menganalisis manfaat sifat elastisitas bahan dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat

2. Tujuan pada Indikator KD-4


Jika telah diberikan materi-materi tentang Elastisitas dan Hukum Hooke, diharapkan siswa SMA IPA Kelas XI mampu :
4.2.1.1 Melakukan Percobaan untuk menentukan konstanta kelentingan pegas dengan baik
4.2.1.2 Membuat laporan hasil percobaan yang dilakukan untuk menentukan konstanta kelentingan pegas dengan benar
4.2.2.1 Mempresentasikan laporan hasil percobaan di depan kelas dengan baik
E. Materi Ajar
1. Materi Fakta
a. Siswa mengamati benda-benda seperti karet gelang, pegas (per) dan suspensi sepeda motor yang mempunyai sifat
elastisitas
b. Siswa mengamati temannya yang menggantungkan sebuah beban pada pegas yang digantung, kemudian pegas tertarik
ke bawah, setelah beban dipindahkan maka pegas kembali kebentuknya semula karena pegas memiliki sifat elastisitas
c. Siswa memperhatikan temannya yang menarik karet untuk ditembakkan kepada temannya, dan karet itupun mengalami
regangan. Ketika temannya menarik lebih panjang ternyata karet itu terputus karena karet adalah benda elastis yang
memiliki batas elastisitas
d. Siswa memperhatikan guru yang menarik pegas dan karet dengan besar gaya yang sama, namun pertambahan panjang
yang dihasilkan pada kedua benda berbeda karena kedua benda memiliki konstanta kelentingan yang berbeda
e. Siswa mengamati salah satu temannya yang melompat dikursi gabus yang menggunakan per, dan teman yang satunya
lagi melompat di kursi kayu yang tidak menggunakan per, kemudian ketinggian yang diperoleh temannya itu berbeda
ketika melompat, karena kursi yang menggunakan per akan mengalami regangan dan mampatan sehingga
menghasilkan lompatan yang lebih tinggi dibandingkan kursi kayu yang tidak menggunakan per ini.Ini disebabkan
karena berbedanya konstanta kelentingan yang dimiliki kedua benda tersebut.
f. Siswa memperhatikan Timbangan yang digunakan untuk mengukur berat badan juga memanfaatkan bentuan pegas.
g. Siswa memperhatikan bahwa pegas yang ada pada sepeda motor membuat kita tetap nyaman jika berada pada jalan
yang buruk dan berlubang.
2. Materi Konsep
a. Elastisitas adalah sifat benda yang cenderung ngembalikan keadaan ke bentuk semula setelah mengalami perubahan
bentuk karena pengaruh gaya (tekanan atau tarikan) dari luar.
b. Benda-benda yang mempunyai sifat elastisitas contohnya adalah pegas, karet, kayu, baja, dan pelat logam.
c. Plastis adalah sifat benda yang mana ketika benda ditekan dengan gaya luar ia tidak dapat kembali ke bentuk semula
ketika gaya luarnya telah dihilangkan, dengan kata lain plastis adalah benda yang tidak memiliki sifat elastis.
d. Contoh benda-benda yang mempunyai sifat plastis adalah plastisin, tanah liat, lumpur, dan lilin.
e. Ketika diberi gaya, suatu benda akan mengalami deformasi, yaitu perubahan ukuran atau bentuk. Karena mendapat
gaya, molekul-molekul benda akan bereaksi dan memberikan gaya untuk menghambat deformasi. Gaya yang diberikan
kepada benda dinamakan gaya luar, sedangkan gaya reaksi oleh molekul-molekul dinamakan gaya dalam. Ketika gaya
luar dihilangkan, gaya dalam cenderung untuk mengembalikan bentuk dan ukuran benda ke keadaan semula.
f. Benda-benda yang mempunyai sifat elastisitas mempunyai batas elastisitas atau kelentingan pegas, yang mana ketika
gaya yang diberikan kepada benda tersebut melewati batas elastisitasnya, maka benda tidak bisa lagi kembali ke bentuk
semula sehingga benda tersebut akan bersifat plastis.
g. Tegangan menunjukkan kekuatan gaya yang menyebabkan perubahan bentuk benda. Tegangan (stress) didefinisikan
sebagai perbandingan antara gaya yang bekerja pada benda dengan luas penampang benda.
h. Tegangan dibedakan menjadi tiga macam, yaitu regangan, mampatan, dan geseran.
i. Regangan (strain) didefinisikan sebagai perbandingan antara pertambahan panjang batang dengan panjang mula-mula

j. Perbandingan antara tegangan dan regangan benda tersebut disebut modulus elastisitas atau modulus Young.
k. Modulus elastisitas juga didefinisikan sebagai besaran yang menggambarkan tingkat elastisitas bahan.
l. Nilai modulus Young hanya bergantung pada jenis benda (komposisi benda), tidak bergantung pada ukuran atau bentuk
benda.
m. Hukum Hooke menjelaskan hubungan antara gaya dengan pertambahan panjang pegas yang dikenai gaya. Besarnya
gaya sebanding dengan pertambahan panjang pegas dengan konstanta perbandingannya dinamakan konstanta pegas
dan disimbolkan k.
n. Hukum Hooke hanya berlaku pada daerah linearitas pegas, yaitu daerah dimana pertambahan panjang pegas dalam arah
linear.
o. Grafik yang menunjukkan batas elastisitas dari benda yang mempunyai sifat elastis

p. Pada saat ditarik, pegas mengadakan gaya yang besarnya sama dengan gaya tarikan tetapi arahnya berlawanan (Faksi = -
Freaksi). Gaya ini bisa disebut gaya pegas FP maka gaya ini sebanding dengan pertambahan panjang pegas.
q. Pegas dapat disusun secara seri, paralel, maupun seri paralel.
r. Besar konstanta total rangkaian pegas bergantung pada jenis rangkaian pegas.
s. Pada susunan pegas seri, ketika pegas diberi gaya maka semua pegas merasakan gaya yang sama.
t. Pada susunan pegas parallel ketika pegas ditarik gaya maka pemanjangan pegas sama dan gaya yang diberikan dibagi
sebanding konstantanya.

u. Jika pegas disusun secara campuran atau seri-paralel maka pada rangkaian itu akan berlaku sifat gabungan. Dalam
menganalisanya dapat ditentukan dengan memilih susunan yang sudah dapat dikategorikan seri atau paralelnya.
3. Materi Prinsip
a. Regangan atau strain dapat dirumuskan sebagai berikut :

dengan: l = pertambahan panjang (m),


lo = panjang mula-mula (m), dan
e = regangan (tidak bersatuan).
b. Tegangan atau stress dapat dirumuskan sebagai berikut :

dengan: F = gaya tekan/tarik (N),


A = luas penampang yang ditekan/ditarik (m2), dan
= tegangan/stress (N/m2 atau pascal).
c. Modulus Young atau modulus elastisitas dapat dirumuskan sebagai berikut :
sehingga
dengan : E = modulus Young (N/m2)
F = gaya (N)
l = panjang mula-mula (m)
l = pertambahan panjang (m)
A = luas penampang (m2)
d. Gaya pemulih pada pegas yang berada di dalam batas elastisnya akan selalu memenuhi persamaan berikut.

dengan: k = tetapan pegas (N/m),


l = pertambahan panjang pegas (m), dan
F = gaya yang bekerja pada pegas (N).
Tanda minus () menyatakan arah gaya pemulih yang selalu berlawanan dengan pertambahan panjang pegas.
e. Hubungan antara tetapan pegas dan modulus Young/modulus elastisitas dapat dituliskan sebagai berikut :

f. Secara matematis Hukum Hooke dapat ditulis dengan persamaan :

dengan : F = gaya (N)


x = pertambahan panjang pegas (m)
k = konstanta pegas (N/m)
g. Konstanta pegas total rangkaian pegas yang di susun seri tersebut adalah :

Dengan kn = konstanta pegas ke-n.


h. Konstanta pegas total rangkaian pegas yang disusun paralel adalah :

Secara umum,

Dengan kn = konstanta pegas ke-n

4. Materi Prosedural
Langkah-langkah percobaan yang akan dilakukan siswa untuk menentukan konstanta kelentingan bahan adalah sebagai
berikut :
a. Menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan untuk percobaan penentuan konstanta pegas
b. Memasang alat percobaan seperti gambar berikut :
c. Catatlah skala yang ditunjukkan oleh jarum penunjuk saat pegas digantung tanpa beban.
d. Gantungkanlah beban 1 dengan massa 20 gram pada pegas, kemudian catat skala yang ditunjukkan oleh jarum
penunjuk.
e. Ulangi langkah ke-4 dengan menambahkan beban 2 ke beban 1 tadi, perhatikan pertambahan panjang pegas yang
dihasilkan.
f. Lakukan percobaan untuk 5 kali variasi beban yang berbeda
g. Tuliskanlah hasil pencatatan skala yang ditunjukkan oleh jarum penunjuk ke dalam tabel.
h. Plot grafik pertambahan panjang benda terhadap berat beban untuk kedua benda yang cobakan.
i. Diskusikan hasil percobaan Anda kemudian laporkan kepada guru.

F. Model/Strategi/Pendekatan/Metode Pembelajaran
1. Model : Discovery Learning ( Pertemuan I dan II )
Problem Based Learning ( Pertemuan III )
2. Pendekatan : Saintifik
3. Metode Pembelajaran : Ceramah, tanya-jawab, dan eksperimen
G. Media Pembelajaran
1. Infokus
2. Video
3. Charta
4. Powerpoint
H. Sumber Belajar
1. Buku
a. Buku Fisika SMA Kelas XI Karangan Aip saripudin, Dedet Rustiawan K, dan Adit Suganda, Tahun 2000 ( Halaman
45-53).
b. Buku Fisika SMA Kelas XI Karangan Sri Handayani dan Ari Damari Tahun 2009 ( Halaman 37-54).
c. Buku Fisika SMA Kelas XI Karangan Bambang Haryadi Tahun 2009. ( Halaman 47-54).
2. LKS yang disusun sendiri oleh guru
3. Internet
4. Alam lingkungan
5. Alat dan Bahan
Alat :
Satu Set Statif lengkap
Mistar
Bahan :
Beban
Pegas
I. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan I ( 4 x 45 menit ) dengan Model Discovery Learning
Kegiatan Pembelajaran
Sintaks Discovery Alokasi
Learning Kegiatan Siswa Waktu
Kegiatan Guru
Kegiatan Pendahuluan Kegiatan Pendahuluan
Guru mengkondisikan kelas dalam Siswa merapikan meja dan memungut
sampah dan siap untuk belajar
keadaan siap belajar dengan
menyuruh merapikan meja dan
memungut sampah jika ada yang
berserakan
Siswa berdoa bersama menurut
Guru menyuruh siswa berdoa dengan
kepercayaan masing-masing di kelas
dipimpin oleh salah seorang
Langkah 1 : temannya

Stimulation Guru mengambil absen siswa Siswa menjawab absen bila namanya 20 Menit
dipanggil
Appersepsi
Guru memberikan appersepsi dengan Siswa mendengarkan guru melakukan
appersepsi
menanyakan kepada siswa :
Apakah materi yang kita pelajari
Siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan
pada pertemuan sebelumnya ?
yang diberikan guru
Siapa yang masih ingat apa itu gaya ?
Apa saja pengaruh yang disebabkan
gaya jika dikerjakan pada benda ?

Motivasi
Guru memberikan motivasi kepada
siswa dengan mengajukan pertanyaan
:
Apakah ananda pernah bermain
ketapel ?
Apa yang terjadi pada ketapel saat
kita menariknya dan saat kita sudah
melepaskan tarikan kita terhadap tali
ketapel tersebut ?
Selanjutnya, apakah ananda pernah
menimbang berat badan dengan
timbangan berat badan ? Bagaimana
jarum yang ditunjukkan timbangan
saat kita belum menimbang, saat
menimbang, dan setelah menimbang
? Kenapa hal itu dapat terjadi ?
Apakah ananda pernah mengendarai
sepeda motor di jalan yang buruk dan
berlubang ? Apa yang ananda rasakan
ketika itu? Apakah ananda merasa
senyaman di jalan yang mulus atau
tidak ? bagaimana sepeda motor
ananda dapat menahan dan mengikuti
alur jalan berlubang tersebut ?
Apakah ananda tau apa saja benda-
benda disekitar kita yang
menggunakan konsep elastisitas ?
Untuk itu kita perlu mempelajari
materi yang akan kita bahas kali ini
supaya kita lebih tau bahwa disekitar
kita banyak benda-benda yang
mempunyai sifat-sifat elastis tanpa
kita sadari.
Menyampaikan Tujuan
Guru menyampaikan tujuan Siswa mendengarkan guru menyampaikan
pembelajaran tujuan pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini
ananda diharapkan dapat memahami
materi terkait dengan Konsep
elastisitas dan sifat-sifatnya
Kegiatan Inti Kegiatan Inti
Mengamati Mengamati
Guru menyuruh siswa Siswa memperhatikan lingkungan sekitar 30 Menit
memperhatikan lingkungan sekitar yang untuk melihat gejala sifat elastisitas
untuk melihat gejala terdapatnya sifat pada benda
elastisitas pada benda Siswa membaca buku sumber terkait
Guru menyuruh siswa membaca dengan materi Elastisitas
materi tentang elastisitas zat padat
pada buku sumber yang digunakan Siswa memperhatikan guru menjelaskan
Guru menjelaskan materi tentang materi Elastisitas dan benda yang
elastisitas dan benda yang mempunyai sifat elastisitas
mempunyai sifat elastisitas

Langkah 2 : Menanya Menanya


Problem Guru menyuruh siswa menanyakan Siswa mengajukan pertanyaan tentang
Statement 20 Menit
tentang materi elastisitas yang belum materi elastisitas yang kurang dipahami
dipahami
Guru meminta siswa menyampaikan Siswa menyampaikan pendapatnya untuk
pendapat-pendapatnya tentang gejala gejala yang terdapat pada benda-benda
yang terdapat pada benda yang yang mempunyai sifat elastisitas
mempunyai sifat elastisitas
Mencoba/Mengumpulkan Informasi Mencoba/Mengumpulkan Informasi
Langkah 3 :
Data Collection Guru membagi siswa dalam beberapa Siswa duduk dalam kelompok-kelompok 30 menit
kelompok yang telah dibagi
Siswa menerima LKS yang dibagikan guru
Guru membagikan LKS tentang
dalam kelompok
materi Elastisitas untuk percobaan
menghitung konstanta kelentingan
bahan yang akan di kerjakan siswa
dalam kelompok
Guru menyuruh siswa melakukan Siswa bersama kelompok melakukan
percobaan sesuai dengan prosedur percobaan sesuai dengan petunjuk pada
yang disediakan LKS
Guru membimbing siswa dalam
kelompok dalam melakukan
percobaan
Langkah 4 : Mengasosisasikan/Menalar Mengasosisasikan/Menalar
Guru menyuruh siswa mendiskusikan Siswa mendiskusikan bersama kelompok
Data Processing
jawaban untuk pertanyaan pada LKS untuk menjawab pertanyaan pada LKS
yang tersedia
Guru menyuruh siswa mengolah data Siswa membuat pengolahan data hasil
45 menit
hasil percobaan yang dilakukan percobaan yang dilakukan
Guru menyuruh siswa membuat Siswa membuat laporan hasil percobaan
laporan hasil percobaan untuk tentang menentukan konstanta kelentingan
menentukan konstanta kelentingan bahan
bahan
Mengkomunikasikan Mengkomunikasikan
Guru menyuruh siswa menampilkan Siswa menampilkan hasil percobaan
hasil percobaan yang dilakukan kelompok yang dilakukan di depan kelas
dalam kelompok untuk menentukan
konstanta kelentingan bahan
Guru meminta siswa yang lain Siswa yang lain memberikan tanggapan
menaggapi kelompok yang sedang dan pendapatnya kepada kelompok yang
tampil tampil
Langkah 5 : Guru menanggapi dan memberi Siswa mendengarkan penguatan yang

Verification penguatan kepada hasil kerja diberikan guru tentang materi


kelompok yang dilakukan siswa elastisitas
secara menyeluruh 15 menit
Guru menjelaskan mengenai materi Siswa mencatat penjelasan yang
atau konsep yang salah atau kurang diberikan guru tentang konsep yang
tepat salah
Langkah 6 : Kegiatan Penutup Kegiatan Penutup

Generalitation Guru bersama siswa menyimpulkan Siswa mencatat kesimpulan dari hasil
materi pelajaran yang dipelajari pembelajaran yang telah dilakukan
dihari itu tentang Elstisitas secara tentang Elastisitas 20 Menit
menyeluruh Siswa mengikuti kuis sesuai aturan
Guru mengadakan kuis untuk yang diberikan guru
menguji kemampuan siswa pada hari
itu dengan memberikan beberapa Siswa mendengarkan dan mencatat
buah soal poin-poin yang akan dipelajari pada
Guru menyampaikan poin-poin pertemuan selanjutnya
materi yang akan dipelajari pada Siswa mengerjakan soal-soal yang
pertemuan selanjutnya yaitu tentang diberikan guru di rumah
Hukum Hooke
Guru memberikan tugas berupa soal-
Siswa menjawab salam guru
soal yang berkaitan dengan materi
Elastisitas pada buku paket yang
digunakan
Guru menutup pembelajaran dengan
mngucapkan salam

Pertemuan II ( 4 x 45 Menit ) dengan Model Discovery Learning


Kegiatan Pembelajaran
Sintaks Discovery Alokasi
Learning Kegiatan Siswa Waktu
Kegiatan Guru
Kegiatan Pendahuluan Kegiatan Pendahuluan
Guru mengkondisikan kelas dalam Siswa merapikan meja dan memungut
sampah dan siap untuk belajar
keadaan siap belajar dengan
menyuruh merapikan meja dan 20 Menit
memungut sampah jika ada yang
berserakan
Siswa berdoa bersama menurut kepercayaan
Guru menyuruh siswa berdoa
masing-masing di kelas
dengan dipimpin oleh salah seorang
temannya
Langkah 1 : Guru mengambil absen siswa Siswa menjawab absen bila namanya
dipanggil
Stimulation
Appersepsi
Siswa mendengarkan guru melakukan
Guru memberikan appersepsi
appersepsi
dengan menanyakan kepada siswa :
Siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan
Apakah materi yang kita pelajari
yang diberikan guru
pada pertemuan sebelumnya ?
Bagaimana konsep elastisitas yang
telah kita pelajari sebelumnya ?
Apa-apa saja benda benda yang
yang memiliki sifat elastisitas dan
benda yang tidak punya sifat
elastisitas ?

Motivasi
Guru memberikan motivasi kepada Siswa mendengarkan sebuah peristiwa yang
siswa dengan menceritakan sebuah diceritakan guru dan menjawab pertanyaan
peristiwa yaitu : yang diajukan guru melalui peristiwa
Ibuk mempunyai sebuah pegas, tersebut
kemudian ibuk menggantungkan
beban pada pegas tersebut dengan
beratnya 10 N, kemudian apa yang
terjadi pada pegas ibuk tadi ?
Setelah itu ibuk kembalikan beban
dari pegas tersebut, kemudian ibuk
ganti dengan beban yang lebih berat
yaitu 30 N, kemudian apa pula yang
terjadi pada pegas ibuk di keadaan
kedua ini ? Kenapa hal itu dapat
terjadi menurut ananda ibuk ?
apakah yang mempengaruhinya
sehingga pegasnya seperti itu ?
Nah, itulah pentingnya kita
membahas materi yang akan kita
pelajari hari ini supaya kita tau
gejala-gejala fisis yang terjadi di
sekitar kita
Menyampaikan Tujuan
Siswa mendengarkan guru menyampaikan
Guru menyampaikan tujuan
tujuan pembelajaran
pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini
ananda diharapkan dapat
memahami materi terkait dengan
Hukum Hooke dan konstanta gaya
pada pegas serta penerapannya
Kegiatan Inti Kegiatan Inti
Mengamati Mengamati
Guru menyuruh siswa membaca Siswa membaca buku sumber terkait dengan
30 Menit
materi tentang Hukum Hooke pada materi Hukum Hoole pada beberapa sumber
buku sumber yang terkjait dan dari
beberapa sumber lain yang relevan
Guru menjelaskan materi tentang Siswa memperhatikan guru menjelaskan
Hukum Hooke dan penerapannya materi Hukum Hooke dan penerapannya
Menanya Menanya
Guru menyuruh siswa menanyakan Siswa mengajukan pertanyaan tentang
tentang materi Hukum Hooke yang materi Hukum Hooke yang belum dipahami
Langkah 2 :
Problem belum dipahami 20 Menit
Statement Guru meminta siswa Siswa menyampaikan pendapatnya tentang
menyampaikan pendapat- penerapan Hukum Hooke dalam kehidupan
pendapatnya tentang penerapan dari sehari-hari
Hukum Hooke dalam kehidupan
sehari-hari
Mencoba/Mengumpulkan Informasi Mencoba/Mengumpulkan Informasi
Langkah 3 :
Data Collection Guru membagi siswa dalam Siswa duduk dalam kelompok-kelompok
beberapa kelompok yang telah dibagi
Guru membagikan LKS tentang Siswa menerima LKS yang dibagikan guru
materi Hukum Hooke untuk dalam kelompok
percobaan pengaruh gaya terhadap
Siswa bersama kelompok melakukan
perubahan panjang pegas 30 menit
percobaan tentang pengaruh gaya terhadap
Guru menyuruh siswa melakukan
perubahan panjang pegas
percobaan sesuai dengan prosedur
yang disediakan
Guru membimbing siswa dalam
kelompok dalam melakukan
percobaan
Langkah 4 : Mengasosisasikan/Menalar Mengasosisasikan/Menalar

Data Processing Guru menyuruh siswa Siswa mendiskusikan bersama kelompok


mendiskusikan jawaban untuk untuk menjawab pertanyaan pada LKS
pertanyaan pada LKS yang tersedia
Guru menyuruh siswa mengolah Siswa membuat pengolahan data hasil 45 menit
data hasil percobaan yang dilakukan percobaan yang dilakukan
Guru menyuruh siswa membuat Siswa membuat laporan hasil percobaan
laporan hasil percobaan tentang tentang pengaruh gaya terhadap perubahan
pengaruh gaya terhadap perubahan panjang pegas
panjang pegas
Mengkomunikasikan Mengkomunikasikan
Guru menyuruh siswa menampilkan Siswa menampilkan hasil percobaan
hasil percobaan yang dilakukan kelompok yang dilakukan di depan kelas
dalam kelompok untuk mengetahui
pengaruh gaya terhadap perubahan
panjang pegas
Siswa yang lain memberikan tanggapan dan
Guru meminta siswa yang lain
pendapatnya kepada kelompok yang tampil
menaggapi kelompok yang sedang
tampil
Langkah 5 : Guru menanggapi dan memberi Siswa mendengarkan penguatan yang

Verification penguatan kepada hasil kerja diberikan guru tentang materi elastisitas
kelompok yang dilakukan siswa
secara menyeluruh Siswa mencatat penjelasan yang 15 menit
Guru menjelaskan mengenai materi diberikan guru tentang konsep yang
atau konsep yang salah atau kurang salah
tepat
Langkah 6 : Kegiatan Penutup Kegiatan Penutup

Generalitation Guru bersama siswa menyimpulkan Siswa mencatat kesimpulan dari hasil
materi pelajaran yang dipelajari pembelajaran yang telah dilakukan 20 Menit
dihari itu tentang Hukum Hooke tentang Hukum Hooke dan
dan penerapannya penerapannya
Guru mengadakan kuis untuk Siswa mengikuti kuis sesuai aturan
menguji kemampuan siswa pada yang diberikan guru
hari itu dengan memberikan
beberapa buah soal Siswa mendengarkan dan mencatat
Guru menyampaikan poin-poin poin-poin yang akan dipelajari pada
materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya
pertemuan selanjutnya yaitu tentang Siswa mengerjakan soal-soal yang
Susunan Pegas Seri dan Paralel diberikan guru di rumah
Guru memberikan tugas berupa
soal-soal yang berkaitan dengan
materi Hukum Hooke pada buku
paket yang digunakan
Guru menutup pembelajaran dengan Siswa menjawab salam guru
mngucapkan salam

Pertemuan III ( 4 x 45 Menit ) dengan Model Problem Based Learning


Kegiatan Pembelajaran
Sintaks Problem Alokasi
Kegiatan Siswa
Based Learning Kegiatan Guru Waktu
Kegiatan Pendahuluan Kegiatan Pendahuluan
Siswa merapikan meja dan memungut
Guru mengkondisikan kelas dalam 20 Menit
sampah jika ada yang berserakan kemudian
keadaan siap belajar dengan
dalam kondisi siap untuk belajar
menyuruh siswa merapikan meja dan
memungut sampah jika ada yang
berserakan
Guru menyuruh siswa berdoa dengan Siswa berdoa bersama menurut kepercayaan
dipimpin oleh salah seorang temannya masing-masing di kelas
Guru mengabsen siswa satu per satu Siswa menjawab absen bila namanya
dipanggil
Appersepsi
Guru melakukan appersepsi dengan
memberikan pertanyaan :
Apakah kesimpulan yang didapat Siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan
pada materi tentang Hukum Hooke ? yang diberikan
Siapa yang bisa menyebutkan bunyi
hukum Hooke dan bagaimana
rumusannya ?
Apakah kesimpulan yang didapat
pada materi sebelumnya ?
Kenapa pada pegas terdapat daerah
elastis dan daerah plastis ?

Motivasi Siswa mendengarkan guru dan menjawab


Guru memberikan motivasi kepada siswa pertanyaan yang diberikan guru
dengan memberikan sebuah peristiwa :
Ananda ibuk di rumah apakah
mempunyai kasur springbed ? apakah
ananda tahu apa yang membuat springbed
itu tidak terperosok ke tengah-tengah
ketika kita tidur di atasnya maupun ketika
kita menginjak-injaknya ? kenapa
springbed dibuat orang seperti itu
strukturnya? Ketika kita tidur di atasnya,
kita akan merasa nyaman karena susunan
pegas yang ada didalamnya sudah
dirancang sebaik mungkin. Untuk itu kita
perlu mengetahui beberapa bentuk
susunan pegas yang nantinya akan
berpengaruh terhadap konstanta pegasnya
seperti yang telah kita pelajari
sebelumnya. Dan juga kita akan lebih
banyak tau mana kasur yang enak dipakai
dan benda-benda lain berdasarkan
susunan pegasnya, Itulah yang akan kita
bahas kali ini.
Menyampaikan Tujuan Siswa mendengarkan guru menyampaikan
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, tujuan pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini ananda
diharapkan dapat memahami materi tentang
Susunan pegas seri-paralel
Kegiatan Inti Kegiatan Inti
Mengamati Mengamati
Guru memberikan pernyataan-pernyataan Siswa memperhatikan setiap pernyataan
30 Menit
tentang susunan pegas seri-paralel yang yang diberikan guru
memancing siswa untuk berpikir kritis
Guru menyuruh siswa membaca materi Siswa membaca sumber-sumber yang
tentang susunan pegas seri-paralel pada terkait dengan materi susunan pegas seri-
sumber-sumber yang terkait paralel
Guru memberikan beberapa
Siswa mendengarkan guru yang sedang
permasalahan yang akan ditemukan
menyampaikan beberapa permasalahn dan
solusinya terkait dengan susunan pegas
mencatatnya
seri dan parallel
Menanya
Menanya Siswa menjawab pertanyaan guru dengan
Langkah 1 :
Guru menanyakan bagaimana susunan konsep yang relevan setelah membaca
Orientasi peserta pegas dapat mempengaruhi konstanta 20 Menit
didik terhadap materi di buku
masalah pada pegas itu sendiri?
Guru menanyakan tentang konstanta
pegas yang bagaimana yang tepat
digunakan untuk kebutuhan kita?
Guru menyuruh siswa mengajukan Siswa mengajukan pertanyaan kepada guru
pertanyaan terkait materi susunan tentang konsep susunan pegas seri-paralel
pegas seri-paralel
Langkah 2 : Mencoba/Mengumpulkan Informasi Mencoba/Mengumpulkan Informasi
Mengorganisasi
Peserta Didik Guru membagi siswa dalam kelompok- 15 Menit
kelompok yang heterogen kemampuannya
Guru menyuruh siswa duduk dalam Siswa duduk dalam kelompok masing-
kelompok masing-masing masing
Guru membagikan LKS kepada setiap Siswa menerima dan membaca LKS yang
kelompok dibagikan guru dalam kelompok

Guru bersama siswa menentukan salah Siswa bersama guru menentukan salah satu
satu permasalahn untuk percobaan yang permasalahan untuk percobaan yang akan
akan dilakukan untuk semua kelompok dilakukan dalam kelompok
Langkah 3 : Guru menginstruksikan siswa untuk Siswa melakukan percobaan bersama teman
Membimbing kelompok tentang masalah yang telah dipilih
melakukan percobaan tentang susunan
penyelidikan
individu dan pegas seri-paralel dalam kelompokknya untuk kelompoknya
kelompok
Guru membimbing siswa dalam
melakukan percobaan dalam kelompok
45 menit
Guru menginstruksikan kepada siswa agar Siswa aktif dalam kelompok dalam
semua anggota kelompok terlibat aktif menyampaikan pendapatnya
dalam melakukan percobaan dan
menyampaikan pendapat Siswa mencari informasi yang relevan untuk
Guru menyuruh siswa mencari informasi menjawab pertanyaan berkaitan dengan
yang relevan sebanyak-banyaknya untuk masalah yang sedang dipelajari
dapat menjawab pertanyaan pada
percobaan yang dilakukan berkaitan
dengan masalah yang sedang dipelajari

Langkah 4 : Mengasosisasikan/Menalar Mengasosisasikan/Menalar


15 menit
Mengembangkan Guru menginstruksikan kepada siswa Siswa membuat laporan hasil percobaan yang
dan menyajikan untuk membuat hasil percobaan telah dilakukan beserta kesimpulannya
hasil karya
tentang susunan pegas seri-paralel
dalam bentuk laporan percobaan
beserta kesimpulannya
Mengkomunikasikan
Mengkomunikasikan
Siswa bersama kelompok menampilkan hasil 15 menit
Guru meminta siswa menampilkan
diskusi yang telah dilakukan di depan kelas
laporan hasil percobaan kelompok di
Siswa lain memberikan tanggapan kepada
depan kelas
kelompok yang sedang tampil
Guru meminta kelompok lain
menanggapi hasil diskusi kelompok
yang tampil
Guru menilai hasil persentasi dari
kelompok yang tampil
Langkah 5 : Guru meminta siswa menganalisis Siswa mengevaluasi hasil diskusi yang

Menganalisa dan dan mengevaluasi hasil diskusi dilakukan bersama kelompok


mengevaluasi mengenai percobaan kelompok yang
proses
pemecahan dilakukan apakah sudah sesuai
masalah dengan konsep yang ada
Siswa memperhatikan guru dalam
Guru memberikan penegasan
menyampaikan kesimpulan hasil diskusi dan
terhadap hasil diskusi kelompok dan
mengenai konsep yang kurang tepat yang
memperbaiki konsep yang kurang
diperbaiki guru
tepat yang telah disampaikan siswa

Kegiatan Penutup Kegiatan Penutup 20 Menit


Guru bersama siswa menyimpulkan Siswa mencatat kesimpulan dari hasil
materi pelajaran yang dipelajari dihari pembelajaran yang telah dilakukan
itu tentang susunan pegas seri-paralel tentang susunan pegas seri-paralel
Guru memberikan kuis untuk menguji Siswa mengikuti kuis sesuai dengan
kemampuan siswa dengan aturan yang diberikan guru
memberikan beberapa buah soal yang
berkaitan dengan susunan pegas seri-
paralel
Guru memberikan tugas berupa soal- Siswa mencata tugas yang akan
soal yang akan dikerjakan siswa di dikerjakan di rumah
rumah pada buku fisika yang
digunakan Siswa mencatat poin-poin materi yang
Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari selanjutnya yaitu tentang
akan dipelajari pada minggu fluida statik
selanjutnya yaitu tentang fluida static
Siswa menjawab salam guru
Guru menutup pembelajaran dengan
mngucapkan salam

J. Kisi-Kisi Soal
Tingkat Kesulitan Soal Kunci
Nomor Bentu Soal- Bobot
KD IPK Indikator Soal C C C C C C Jawa
Soal k Soal Soal Soal
1 2 3 4 5 6 ban
3.2 Mengan Jika telah diberikan
alisis materi tentang
sifat elastisitas kepada
elastisit siswa XI IPA,
as maka siswa
Lampi
bahan diharapkan :
dalam 3.2.1 Menjelaskan 3.2.1.1 Mampu 1 Essay Lampi ran 2 Poin
kehidup sifat elastisitas menjawab
an bahan soal tentang ran
sehari- konsep
hari elastisitas
bahan
dengan
benar
Lampi
3.2.2 Menjelaskan 3.2.2.1 Mampu 2 Essay Lampi 2 Poin
pengertian menjawab ran
ran
stress, strain, soal tentang
dan modulus konsep
elastisitas strain
dengan
benar
3.2.2.2 Mampu 3 Essay Lampi 2 Poin
Lampi
menjawab
ran
soal tentang ran
konsep
stress
dengan
benar Lampi
Lampi
3.2.2.3 Mampu 4 Essay 2 Poin
ran
menjawab ran
soal tentang
konsep
modulus
elastisitas
bahan
dengan
benar
3.2.3 Menjelaskan 3.2.3.1 Mampu 5 Lampi
tentang Hukum menjawab Essay Lampi 2 Poin
Hooke soal tentang ran
ran
konsep
hukum
hooke
dengan
tepat
3.2.4 Menjelaskan 3.2.4.1 Mampu 6 Essay Lampi 2 Poin
Lampi
tentang susunan menjawab
ran
pegas seri- soal tentang ran
paralel susunan
pegas seri
dengan
benar
Lampi Lampi
3.2.4.2 Mampu 7 Essay 2 Poin
menjawab ran ran
soal tentang
susunan
pegas
paralel
dengan
tepat
3.2.5 Mencontohkan 3.2.5.1 Mampu 8 Essay 2 Poin
Lampi Lampi
benda-benda menjawab
elastis dan soal tentang ran ran
plastis contoh
benda yang
bersifat
elastis
minimal 3
buah
3.2.5.2 Mampu 9 Lampi Lampi
menjawab Essay 2 Poin
soal tentang ran ran
contoh
benda yang
bersifat
plastis
dengan
tepat
3.2.6 Mengemukakan 3.2.6.1 Mampu 10 Lampi Lampi
penerapan sifat menjawab Essay 2 Poin
elastisitas bahan soal tentang ran ran
dalam penerapan
kehidupan benda-
sehari hari benda yang
bersifat
elastis
dalam
kehidupan
sehari-hari
dengan Lampi Lampi
tepat Essay 3 Poin
ran ran
3.2.6.2 Mampu 11
menjawab
soal tentang
perbanding
an antara
benda yang
bersifat
elastis dan
benda yang
tidak elastis
3.2.7 Mengemukakan 3.2.7.1 Mampu 12 Essay Lampi Lampi 3 Poin
penerapan menjawab
ran ran
hukum hooke soal tentang
dalam penerapan
kehidupan hukum
sehari hari hooke
dalam
kehidupan
sehari-hari
dengan
tepat
Lampi Lampi
3.2.7.2 Mampu 13 Essay 6 Poin
menjawab ran ran
soal tentang
pengaruh
gaya
terhadap
panjang
benda
berdasarkan
hukum
hooke
dengan
tepat
3.2.8 Menyelidiki 3.2.8.1 Mampu 14 Essay Lampi Lampi 6 Poin
pengaruh menjawab
ran ran
konstanta pegas soal tentang
yang berbeda pengaruh
terhadap nilai
perubahan konstanta
panjang pegas pegas
terhadap
pertambaha
n panjang
pegas
dengan
tepat
3.2.8.2 Mampu 15 Lmapi Lampi
menjawab Essay 6 Poin
soal tentang ran ran
penyebab
dari
pertambaha
n panjang
pegas oleh
konstanta
pegas yang
berbeda
3.2.9 Menemukan 3.2.9.1 Mampu 16 Essay Lampi Lampi 2 Poin
pengaplikasian menjawab
ran ran
susunan pegas soal tentang
seri-paralel benda-
dalam benda yang
kehidupan menggunak
sehari hari an susunan
pegas seri
dalam
kehidupan
sehari-hari
minimal 3
buah Lampi Lampi
3.2.9.2 Mampu 17 Essay 8 Poin
ran ran
menjawab
soal tentang
benda-
benda yang
menggunak
an susunan
pegas
paralel
dalam
kehidupan
sehari-hari
minimal 3
buah
3.2.10 Menghitung 3.2.10.1 Menjawab 18 Essay Lampi Lampi 6 Poin
streiss, strain, soal untuk
ran ran
dan modulus menghitun
elastisitas pada g nilai
benda strees dari
benda
dengan
benar
Lampi Lampi
3.2.10.2 Mampu 19 PG 6 Poin
menjawab ran ran
soal untuk
menghitun
g nilai
strain dari
benda
dengan
benar
3.2.10.3 Mampu 20 Essay 6 Poin
menjawab Lampi Lampi
soal untuk
ran ran
menghitun
g nilai
modulus
elastisitas
dari benda
dengan
tepat
3.2.11 Menghitung 3.2.11.1 Menjawab 21 Essay Lampi Lampi 6 Poin
soal-soal soal
ran ran
tentang hukum tentang
hooke besarnya
gaya yang
menyebab
kan
perubahan
panjang
pegas
berdasark
an konsep
hukum
hooke
dengan
benar Lampi Lampi
3.2.12 Menghitung 3.2.12.1 Mampu 22 Essay 6 Poin
ran ran
soal-soal menjawab
tentang susunan soal untuk
pegas seri- menghitun
paralel g
konstanta
pengganti
pegas
susunan
seri
dengan
benar
3.2.12.2 Mampu 23 Essay 6 Poin
Lampi Lampi
menjawab
soal untuk ran ran
menghitun
g
konstanta
pengganti
pegas
susunan
paralel
dengan
benar
3.2.13 Menganalisis 3.2.13.1 Mampu 24 Essay 8 Poin
Lampi Lampi
sifat elastisitas menjawab
bahan dalam soal ran ran
kehidupan tentang
sehari-hari manfaat
sifat
elastisitas
bahan
dalam
kehidupan
sehari-hari
dengan
tepat

Lampiran ( Soal-soal dan Solusinya)


Soal Essay dan Pilihan Ganda
1. Jelaskan bagaimana suatu benda dikatakan sebagai benda elastis !
Jawaban :
Suatu benda dikatakan elastis jika benda tersebut diberi gaya yang tidak melebihi batas linearitasnya, maka keika gaya tersebut
dihilangkan dari benda tersebut, maka benda tersebut dapat kembali ke bentuk semulanya.
SKOR : 2 Poin
2. Jelaskan dengan gambar bagaimana sebuah pegas mengalami strain atau regangan dan jelaskan regangan tersebut !
Jawaban :
Regangan merupakan perbandingan antara pertambahan panjang pegas (x) dengan panjang
pegas mula mula (x0), artinya perubahan bentuk benda yang terjadi karena gaya yang
diberikan pada masing-masing ujung benda dan arahnya menjauhi benda.
SKOR : 2 Poin
3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan stress atau tegangan pada benda elastis dan buatkan gambaran mengenai peristiwa tersebut
!Jawaban :
Tegangan menunjukkan kekuatan gaya yang menyebabkan perubahan bentuk benda, artinya Tegangan
(stress) merupakan perbandingan antara gaya yang bekerja pada benda dengan luas penampang benda.
Gambarannya seperti berikut ini yang merupakan gambar sebuah batang yang mengalami tegangan.
SKOR : 2 Poin
4. Jelaskan makna dari modulus Young atau modulus elastisitas dan apa yang mempengaruhi modulus Young suatu benda !
Jawaban :
Perbandingan antara tegangan dan regangan suatu benda disebut modulus Young atau modulus elastisitas benda. Nilai modulus
Young hanya bergantung pada jenis benda (komposisi benda), tidak bergantung pada ukuran atau bentuk benda. Nilai modulus
Young ini akan bernilai relatif tetap (konstan) jika gaya yang diberi berada pada daerah linearitas.
SKOR : 2 Poin
5. Kemukakan bunyi hukum Hooke dan rumusannya serta bagaimana keterkaitan antar komponen-komponen tersebut !
Jawaban :
Hukum Hooke berbunyi : Pada daerah elastisitas benda, besarnya pertambahan panjang sebanding dengan gaya yang
bekerja pada benda.
Rumusan Hukum Hooke :
F = k . x
Dimana : F = gaya yang diberikan pada pegas (N)
k = konstanta pegas (N/m)
x = pertambahan panjang pegas (m
SKOR : 2 Poin
6. Perhatikan gambar berikut ini !
Jelaskan bagaimana susunan pegas yang disusun seperti gambar di samping, dan apa nama susunannya ?
Tuliskan rumusan untuk menentukan konstanta penggantinya ?
Jawaban :
Pegas yang tampak pada gambar di samping adalah pegas yang di susun secara seri atau berderet. Dimana
pegas akan mendapatkan gaya luar F yang sama untuk setiap pegas, dan pertambahan panjangnya adalah x1 ,x2
, dan x3 .
SKOR : 1 Poin
Untuk menghitung konstanta pengganti pegas seri dapat digunakan persamaan :

SKOR : 2 Poin
7. Gambarkan susunan pegas secara paralel dan tuliskan rumusan untuk menghitung konstanta pegas penggantinya !
Jawaban :
Susunan pegas secara paralel adalah seperti gambar di samping, dimana pegas disusun secaca
berjajar. Pada saat ditarik gaya maka pemanjangan pegas sama dan gaya yang diberikan dibagi
sebanding konstantanya.
SKOR : 1 Poin
Untuk menghitung konstanta pegas penggantinya dapat digunakan persamaan berikut:

SKOR : 2 Poin
8. Sebutkanlah benda-benda yang mempunyai sifat elastis yang kamu temukan dalam kehidupan sehari-hari minimal 3 !
Jawaban :
Benda-benda yang mempunyai sifat elastis adalah pegas, karet, suspensi pada motor, baja, kayu, kaca.
SKOR : 2 Poin
9. Sebutkanlah benda-benda yang mempunyai sifat plastis yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari minimal 3 !
Jawaban :
Benda-benda yang mempunyai sifat plastis diantaranya adalah plastisin, lilin, tanah liat, permen karet.
SKOR : 2 Poin
10. Dalam kehidupan sehari-hari banyak kita jumpai alat-alat atau benda-benda yang kita pakai menggunakan prinsip dari sifat
elastis benda. Kemukakanlah beberapa benda yang menerapkan sifat elastis benda pada pemakaiannya minimal 3 !
Jawaban :
Benda-benda yang menerapkan sifat elastisitas dalam pemakaiannya adalah sebagai berikut :
a. Timbangan berat badan, yang mana di dalam timbangan itu terdapat pegas yang fungsinya untukmengembalikan jarum
timbangan saat seseorang sudah selesai menimbang berat badan
b. Shockbeaker pada sepeda motor digunakan juga pegas untuk meredam gerakan berupa benturan keras saat menempuh
jalan berlubang
c. Alat untuk memanah juga merupakan benda yang menerapkan sifat elastisitas benda, yaitu menggunakan tali karet yang
lentur yang berfungsi untuk melemparkan anak panah ketika dilepaskan tarikannya
SKOR : 3 Poin
11. Jelaskan perbedaan yang dimiliki oleh benda bersifat elastis dengan benda bersifat plastis !
Jawaban :
Benda dengan sifat elastis :
Jika diberikan gaya pada benda tersebut pada batas elastisnya, maka ketika gaya dihilangkan benda akan kembali ke
bentuknya semula
Benda elastis mempunya batas elastisitas, yang mana jika gaya yang diberikan mlewati batas ini, maka benda akan
menjadi benda plastis
Memiliki kemampuan untuk meregang
Benda dengan sifat plastis :
Ketika benda diberi gaya, maka benda tersebut akan berubah bentuk namun tidak dapat kembali ke bentuknya semula
Tidak mempunyai daerah linearitas
SKOR : 2 Poin
12. Jelaskan pada benda apa hukum Hooke diterapkan dalam kehidupan sehari-hari !
Jawaban :
a. Neraca
Neraca juga bisa disebut timbangan . Neraca terdiri dari beberapa jenis, salah satunya adalah neraca pegas yang
memanfaatkan teori hukum Hooke dalam aplikasinya. Neraca pegas digunakan untuk mengetahui massa tubuh seseorang.
b. Dinamometer
Dinamometer merupakan alat ukur gaya. Di dalam dinamometer terdapat pegas. Pegas akan bertambah panjang ketika
dinamometer diberi gaya. Hal ini sesuai dengan teori hukum Hooke.
c. Ketapel
Ketapel biasa digunakan anak anak untuk membidik buah ataupun burung yang ada di atas. Cara penggunaan ketapel ialah
batu yang akan digunakan untuk membidik diletakkan di ujung karet kemudian karet ditarik sehingga keret bertambah
panjang. Setelah gaya tarik dihilangkan batu akan terlempar dan ketapel aka kembali pada panjang awal. Hal ini sesuai
dengan konsep hukum Hooke.
d. Kasur Pegas
Ketika tiduran di atas kasur pegas ada gaya berat yang diberikan ubuh pada kasur. Akibat gaya berat tersebut pegas pada
kasur akan termampatkan. Karena ada gaya emulih pada pegas maka pegas akan meregang kembali. Karena ada gesek anara
pegas dan bagian dalam kasur maka peas akan berhenti bergerak. Sebagai akibat dari gaya yang diberikan pegas kita akan
merasa empuk saat tiduran di atas kasur pegas.
SKOR : 3 Poin
13. Berdasarkan konsep hukum hooke, selidikilah apa yang menyebabkan pertambahan panjang suatu benda dan bagaimana
pengaruh gaya terhadap pegas yang digunakan !
Jawaban :
Berdasarkan persamaan Hukum Hooke, dapat diperhatikan bahwa pertambahan panjang pegas berbanding lurus dengan gaya
F.
Persamaan Hukum Hooke :

Jika pegas diberi gaya yang besar maka pertambahan panjangnya juga akan semakin besar dengan k sebagai konstanta pegas.
Jadi gaya luar F akan sangat berpengaruh terhadap pertambahan panjang pegas.
SKOR : 6 Poin
14. Jika sebuah pegas memiliki panjang mula-mula 20 cm, kemudian ditarik dengan gaya 12,5 N mengalami pertambahan panjang
menjadi 20 22 cm. ketika pegas tersebut ditarik dengan gaya 37,5 N mengalami pertambahan panjang sebesar 6 cm. dari
peristiwa di atas, selidikilah bagaimana pengaruh konstanta suatu pegas terhadap pertambahan panjangnya !
Jawaban :
1) Ketika F = 12,5 N maka x = 2 cm = 0,02 m
2) Ketika F = 37,5 N maka x = 6 cm = 0,06 m
Dari peristiwa pertama, dengan menggunakan Hukum Hooke diperoleh konstanta pegas adalah 625 N/m
SKOR : 3 Poin

k = F/x
k = 12,5 N/0,02 m = 625 N/m
Begitu juga dengan peristiwa kedua, konstanta pegasnya adalah :

k = F/x
k = 37,5 N/0,06 m = 625 N/m
Dari hasil yang diperoleh dapat dikatakan bahwa konstanta pegas bernilai konstan meskipun pertambahan panjang pegas
berubah-ubah dengan perubahan gaya yang diberikan. Artinya ketika sebuah pegas yang diberi gaya dengan nilai yang
bervariasi, maka pertambahan panjangnya juga akan berbeda pula, namun konstanta pegas akan bernilai tetap karena
perbandingan antara gaya dengan pertambahan panjang pegas untuk setiap percobaan adalah sama.
Total SKOR : 6 Poin
15. Seorang anak melakukan pengukuran terhadap pertambahan panjang dari beberapa buah benda elastis yang digantungi beban.
Yang mana benda yang ia gunakan adalah pegas, karet, dan kawat. Dari hasil pengukuran yang ia lakukan diperoleh bahwa
ketika beban yang sama digantungkan kepada masing-masing benda tersebut maka akan menghasilkan pertambahan panjang
yang berbeda-beda. Kemukakanlah mengapa hal tersebut dapat terjadi dan apa penyebabnya ?
Jawaban :
Hal itu dapatt terjadi karena benda yang kita gunakan juga berbeda-beda, yang mana jenis dan bahan penyusun dari benda
tersebut juga berbeda-beda. Sehingga pertambahan panjang dari benda-benda itu akan berbeda pula. Hal ini juga berkaitan
dengan modulus young dari suatu benda itu sendiri. Modulus young suatu benda hanya dipengaruhi oleh jenis dan bahan dari
benda tersebut. Modulus young berhubungan dengan konstanta dari benda, yang mana ketika konstantanya
besar maka modulus young juga besar. Dapat dilihat dari persamaan :
SKOR : 6 Poin

16. Sebutkan benda-benda yang menggunakan susunan pegas seri-paralel dalam kehidupan sehaari-hari minimal 3 !
Jawaban :
Benda-benda yang menggunakan susunan pegas seri/paralel/seri-paralel dalam kehidupan sehari-hari ada diantaranya :
a. Timbangan
b. Peredam kejutan pada kendaraan sepeda motor.
c. Kasur pegas. Karena mendapat tekanan maka pegas kasur termampatkan. Akibat sifat elastisitasnya, kasur pegas meregang
kembali.
d. Dinamometer. Di dalam dinamometer terdapat pegas. Pegas tersebut akan meregang ketika dikenai gaya luar. Misalnya
anda melakukan percobaan mengukur besar gaya gesekan.
SKOR : 2 Poin
17. Kemukakan manfaat dari pemakaian pegas dengan susunan seri/paralel/seri-paralel dalam kehidupan sehari-hari minimal 3 !
Jawaban :
a. Pembuatan Spring Bed
Spring bed merupakan salah satu jenis kasur yang dinilai sangat nyaman untuk digunakan. Spring bed merupakan jenis
kasur yang memanfaatkan pegas untuk membantu meningkatkan kenyamanan. Di dalam kasur tersebut terdapat banyak
sekali konstruksi pegas atau per yang dapat menahan beban yang sangat berat, dan tetap nyaman untuk digunakan.
b. Shock-breaker Kendaraan
Penggunaan shock-breaker atau shock absorber ini pada suatu kendaraan sudah mutlak menggunakan pegas dan juga gaya
pegas. Dengan adanya pegas pada kendaraan bermotor, maka kenyamanan dari kendaraan bermotor akan selalu terjaga.
Ketika kendaraan bermotor melaju di jalan yang berlubang maka pegas akan bekerja, sehingga dapat meredam guncangan-
guncangan yang muncul pada kendaraan bermotor. Karena itu penggunaan pegas akan semakin meningkatkan kenyamanan
saat berkendara. Selain itu, pegas pada kendaraan bermotor juga memilki manfaat untuk menjaga kestabilan dari kendaraan
bermotor ketika sedang bermanuver, seperti berbelok dan juga melaju dengan kecepatan tinggi. Gaya gesek yang dirasakan
pada kendaraan yang memiliki pegas akan berbeda dan lebih halus. Manfaat gaya gesek juga dapat dirasakan dengan
kombinasi pegas, maka dari itu mesin dalam kendaraan akan sebaik mungkin menggunakan pegas yang berkualitas
sehingga gaya gesek yang dirasakan semakin kecil.
c. Membantu Menahan Suatu Benda Agar Bisa Bergerak
Penggunaan pegas juga sering dimanfaatkan untuk membantu menahan suatu benda agar bisa bergerak dengan mudah.
Contoh yang paling mudah adalah konstruksi pegas pada standar sepeda dan juga sepeda motor. Standar pada sepeda dan
juga sepeda motor memiliki konstruksi pegas berupa per pada bagian standar yang memungkinkan standar tersebut bisa
naik dan juga turun tanpa kehilangan momentum, sehingga bisa digunakan untuk membantu menahan motor dan juga
sepeda agar tidak terjatuh.
d. Sebagai Media Rekreasi
Beberapa media rekreasi dan juga permainan juga memanfaatkan konstruksi pegas. Biasanya media rekreasi seperti ini
merupakan bentuk media rekreasi yang melompat-lompat dengan menggunakan stik khusus, sehingga pemainnya bisa
melompat dan juga bergerak ke berbagai tempat dengan memanfaatkan kekuatan pegas. Permainan ini bisa ditemukan di
taman bermain, atau di tempat penghijauan dengan taman mini yang cukup menarik. Manfaat penghijauan ini juga akan
membantu mereleksasikan tubuh dengan tambahan permainan melompat dan permainan lainnya cukup baik untuk
kesehatan.
SKOR : 8 Poin
2
18. Kawat logam panjangnya 80 cm dan luas penampang 4 cm . Ujung yang satu diikat pada atap dan ujung yang lain
digantungkan beban dengan massa 5 gram. Tentukanlah besar tegangan yang dialami benda !
Jawaban :
Penyelesaian :
Diketahui :
A = 4 cm2
m = 5 gram = 5 10-3 kg
l = 80 cm
Ditanya : = ?
Jawab : SKOR : 3 Poin
F = m.g = 5 10-3 kg 10 m/s2 = 50 N SKOR : 4 Poin

= 50 N/ (4x10-4 m2) SKOR : 5 Poin

= 1,25 105 N/m2 Total SKOR : 6


Poin

19. Senar yang te rbuat dari plastik memiliki panjang 50 cm dan luas penampang 5 mm2. Saat ditarik gaya panjangnya menjadi
65 cm. Regangan yang dialami senar adalah ....
A. 0,2 D. 0,8
B. 0,3 E. 1,2
C. 0,5
Penyelesaian :
Diketahui :
l0 = 50 cm
A = 5 mm2
l = 65 cm
Ditanya :
e=?
Jawab : SKOR : 3 Poin
l = (65-50) cm = 15 cm

SKOR : 4 Poin

e = = ,

Jawaban : B. 0,3 SKOR : 6 Poin


20. Sebatang logam panjangnya 10 m dengan luas penampang 25 mm2. Pada saat kawat tersebut menahan beban 500 N, ternyata
bertambah panjang 2 cm. Berapakah nilai modulus Youngnya ?
Penyelesaian
Diketahui :
X = 10 m
A = 25 mm2 = 25 10-6 m2
F = 500 N
x = 2 cm = 2 10-2 m
Ditanya : E = ? SKOR : 3 Poin
Jawab :

= = = = 500 10
= 20 109 = 2 1010 /2
0 (25 106 ) 102
0
SKOR : 6 Poin

21. Sebuah pegas memiliki konstanta sebesar 200 N/m dan panjang 20 cm. Berapakah gaya yang harus diberikan kepada pegas
agar pegas bertambah panjang menjadi 26 cm ?
Penyelesaian :
Diketahui :
k = 200 N/m
x0 = 20 cm = 0,2 m
Ditanya : F supaya x= 26 cm = 0,26 m SKOR : 3 Poin
Jawab :
= .
F = 200 N/m (0,26-0,2) m
F = 12 N SKOR : 6 Poin
22. Perhatikan gambar di bawah ini !
Dua buah pegas yang di susun seperti di samping memiliki tetapan pegas masing-masing k1= 200 N/m
dan k2 = 400 N/m. Pada ujung pegas kedua digantung beban dengan massa 400 gram. Hitunglah
konstanta pengganti dari susunan pegas tersebut jika panjang pegas mula-mula adalah sama yaitu 10
cm!
Penyelesaian
Diketahui :
k1= 200 N/m
k2 = 400 N/m
m = 400 gram
x0 = 10 cm
Ditanya :
Ks = ? SKOR : 3
Poin
Jawab :

SKOR : 5 Poin

= + =


/
= = , /

SKOR : 6 Poin

23. Hitunglah konstanta pengganti pegas susuna paralel seperti gambar berikut ini !
Dengan k1 = 150 N/m, k2 = 300 N/m, k3 = 250 N/m. Peda pegas digantung beban sebesar F.
Penyelesaian :
Diketahui : k1 = 150 N/m, k2 = 300 N/m, k3 = 250 N/m.
Ditanya : kp = ?
Jawab : SKOR : 3 Poin
kp = k1 + k2 + k3
kp = (150 + 300 + 250 ) N/m
kp = 700 N/m
SKOR : 6 Poin
24. Berdasarkan sifat elastisitas bahan yang dimiliki oleh beberapa benda, analisislah apa saja manfaat dari sifat elastis benda tersebut
!
Jawaban :
Manfaat sifat elastisitas benda dalam kehidupan sehari-hari diantaranya yaitu :
Pada neraca newton (neraca pegas), dimana pertambahan panjang digunakan untuk mengukur massa benda yang
digantung di ujung neraca.
Pemanfaatan yang lain adalah pada tali busur sebuah panah. Ketika tali busur tersebut ditarik, tali bussur yang bersifat
elastis akan menegang dan menyimpan energi potensial elastis. Ketika anak panah dilepaskan, energi potensial elastis
akan berubah menjadi energi kinetik anak panah sehingga anak panah melesat.
Pada sepeda motor dan mobil, pegas digunakan sebagai sistem suspensi untuk mengurangi goyangan mobil ketika
bergerak di jalan yang tidak rata.
Dalam ilmu bangunan juga memanfaatkan sifat elastis benda, bahan-bahan elastis digunakan sebagai rangka ataupun
penyangga untuk menahan getaran yang besar, misalnya gempa bumi. Begitu juga dengan jembatan, juga digunakan
bahan elastis. Bayangkan jika bukan bahan elastis yang digunakan, ketika jembatan tertekan ke bawah, karena tidak elastis
maka jembatan akan bisa patah.
Itu beberapa manfaat sifat elastis dalam kehidupan sehari-hari
SKOR : 12 Poin
K. Evaluasi Penilaian Sikap
1. Observasi
Lembar Penilaian Observasi Sikap Spiritual

Petunjuk :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap spiritual peserta didik. Berilah tanda cek () pada kolom skor sesuai sikap
spiritual yang ditampilkan oleh peserta didik, dengan kriteria sebagai berikut :
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Nama Peserta Didik : .


Kelas : .
Tanggal Pengamatan : ..
Materi Pokok : ..

No Aspek Pengamatan Skor


1 2 3 4
1. Berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu
2. Mengucapkan rasa syukur atas karunia Tuhan
3. Memberi salam sebelum dan sesudah menyampaikan pendapat/presentasi
4. Mengungkapkan kekaguman secara lisan maupun tulisan terhadap Tuhan saat melihat kebesaran Tuhan

5. Merasakan keberadaan dan kebesaran Tuhan saat mempelajari ilmu pengetahuan


6. Melaksanakan shalat duha ketika istirahat
7. Menghargai teman yang sedang melaksanakan ibadah
8. Menghargai teman yang berbeda Keyakinan/Agama dengan dirinya

Format Pedoman Observasi Sikap


Petunjuk :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap peserta didik. Berilah tanda cek () pada kolom skor sesuai sikap yang
ditampilkan oleh peserta didik, dengan kriteria sebagai berikut :
4 = sangat baik
3 = baik
2 = cukup
1 = kurang
Aspek sikap yang dinilai

No Nama Skor Keterangan


Ketekunan Belajar Rasa ingin tahu Kerja sama Kejujuran Teliti Hati-hati Disiplin

1.
2.
3.
2. Penilaian diri

Format Penilaian Diri Untuk Aspek Sikap Partisipasi Dalam Diskusi Kelompok

Nama : -------------------------------

Nama-nama anggota kelompok : -------------------------------

Kegiatan kelompok : -------------------------------

Isilah pernyataan berikut dengan jujur. Untuk No. 1 s.d. 6, tulislah huruf A,B,C atau
D didepan tiap pernyataan:

A : selalu C : kadang-kadang

B : sering D : tidak pernah

1.--- Selama diskusi saya mengusulkan ide kepada kelompok untuk didiskusikan

2.--- Ketika kami berdiskusi, tiap orang diberi kesempatan mengusulkan sesuatu

3.--- Semua anggota kelompok kami melakukan sesuatu selama kegiatan

4.--- Tiap orang sibuk dengan yang dilakukannya dalam kelompok saya

5. Selama kerja kelompok, saya.

---- mendengarkan orang lain

---- mengajukan pertanyaan


---- mengorganisasi ide-ide saya

---- mengorganisasi kelompok

---- mengacaukan kegiatan

---- melamun

6. Apa yang kamu lakukan selama kegiatan?

-----------------------------------------------------------------------

3. Penilaian Teman Sejawat


Format Penilaian Sejawat

Petunjuk :

Berilah tanda cek () pada kolom skor sesuai sikap tanggung jawab yang ditampilkan oleh peserta didik, dengan kriteria sebagai
berikut :
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Nama Peserta Didik yang dinilai : .


Kelas : .
Tanggal Pengamatan : .
Materi Pokok : .

N Skala
Pernyataan
o 1 2 3 4

Teman saya berkata benar, apa adanya



kepada orang lain

Teman saya mengerjakan sendiri tugas-



tugas sekolah

Teman saya mentaati peraturan (tata-



tertib) yang diterapkan

Teman saya memperhatikan kebersihan



diri sendiri

Teman saya mengembalikan alat


kebersihan, dan laboratorium yang

sudah selesai dipakai ke tempat
penyimpanan semula

Teman saya terbiasa menyelesaikan



pekerjaan sesuai dengan petunjuk guru
N Skala
Pernyataan
o 1 2 3 4

Teman saya menyelesaikan tugas tepat


waktu apabila diberikan tugas oleh
guru

Teman saya berusaha bertutur kata


yang sopan kepada orang lain

Teman saya berusaha bersikap ramah


terhadap orang lain

Teman saya menolong teman yang


sedang mendapatkan kesulitan

Teman saya masuk kelas tepat waktu

Teman saya memakai seragam sesuai


tata tertib

Teman saya tertib dalam mengikuti


pembelajaran

Teman saya membawa buku teks


sesuai mata pelajaran
N Skala
Pernyataan
o 1 2 3 4

Jumlah Skor

4. Jurnal
Format Penilaian Melalui Jurnal

Jurnal

Nama:.........................

Kelas :.........................

Hari, tanggal Kejadian Keterangan


L. Penilaian Keterampilan

Penilaian Unjuk Kerja


Kelompok : .
Anggota :1.
2. ..
3. ..
4. ..
Topik Percoban : .
Petunjuk Pengisian :
Berilah tanda cek () pada kolom skor sesuai keterampilan yang ditampilkan oleh peserta didik, dengan kriteria sebagai berikut :
4 = sangat baik
3 = baik
2 = cukup
1 = kurang
Kriteria
No Kategori
1 2 3 4
1 Mempersiapkan peralatan dengan baik dan rapi
2 Menyusun alat untuk percobaan sesuai dengan gambar yang tersedia
3 Melakukan percobaan dengan teliti dan hati-hati
4 Mencatat panjang pegas mula-mula tanpa beban
5 Menambahkan beban pada pegas dengan hati-hati
6 Mencatat angka yang ditunjukkan pada mistar setelah penambahan beban pada
pegas dengan teliti
7 Melakukan percobaan untuk 5 kali variasi beban

8 Mencatat data pada tabel untuk hasil percobaan

9 Merapikan alat setelah selesai melakukan percobaan

Jumlah

Daftar Pustaka

Handayani, Sri. 2009. Fisika 2 : Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional
Haryadi, Bambang. 2009. Fisika : Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional
Permendikbud Nomor 024 Tahun 2016 tentang Kompetensi Dasar Fisika SMA Kelas XI.
Saripudin, Aip. 2009. Praktis Belajar Fisika 2 : Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional
Sarwono. 2009. Fisika 2 : Mudah dan Sederhana Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional
Siswanto dan Sukaryadi. 2009. Kompetensi Fisika : Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional