Anda di halaman 1dari 3

NAMA : LINTANG ROFIATUS SHOLIHAH

NIM : A1C314008
PRODI : Pendidikan Fisika (Reg)
MK : Fisika Zat Padat

Review Jurnal Internasional (UAS)

Judul Organic Light Emitting Diodes: Promising Future of Displays


Jurnal Emerging Technology and Advanced Engineering
No/Volume dan ISSN 2250-2459. Volume 5, Special Issue 1, Hal 78-80
Halaman
Tahun 2015
Penulis Ishu Chauhan dan Sanyam Aggarwal
Reviewer Lintang Rofiatus Sholihah

Tujuan Melakukan review terhadap pentingnya hasil dari penyelidikan


Peneitian teoritis yang terkait dengan OLED
Subjek Teknologi LED Organik
Penelitian
Pendahuluan Untuk tahun-tahun mendatang, lebih banyak pengembangan dan
peningkatan efisiensi daya akan dibutuhkan. Berawal dari
perangkat dengan konsumsi daya yang rendah akan sangat
menyebar. Perkembangan yang diulas dalam tulisan ini membuka
jalan bagi penggunaan OLED secara praktis sebagai sumber
penerangan di dunia penerangan.
Aplikasi Perangkat OLED sangat cocok untuk peralatan portabel seperti
telepon nirkabel, teknologi PDA, tampilan untuk kamera digital
dan perangkat pencitraan portabel lainnya.

- Monokrom, multi warna, dan teknologi layar penuh warna


menggunakan OLEDs, Seperti juga arah masa depan yang
berkaitan dengan aplikasi berdasarkan kebutuhan di era
multimedia.
- Dua aplikasi OLED terdaftar di bawah:
a. Layar transparan bisa melayani Anda sebagai jendela
layar maupun komputer layar.
b. Layar mobil dapat membantu Anda dengan Peta dan
Navigasi aktif saat mengemudikan kendaraan Anda
dengan menggunakan OLED.

Kelebihan 1. Desain Ramping:


Fitur yang paling menarik dari layar OLED adalah desainnya
yang ramping. Ini lebih ramping dari LCD dan display Plasma
lainnya.

2. Lebih cepat
Keuntungan lain dari OLED adalah kecepatannya. Ini memiliki
waktu respon yang jauh lebih baik daripada display lainnya.
Keuntungan ini akan menghasilkan layar OLED yang hebat di
ponsel dan perangkat genggam lainnya di mana waktu respons
yang cepat diperlukan.

3. Efisien dalam energi:


Display OLED mengkonsumsi lebih sedikit energi
dibandingkan dengan display LCD dan layar display lainnya
karena tidak perlu menyalakan kembali dan beroperasi.

4. Pemandangan yang besar Sudut:

Melihat sudut display OLED, sudut pandang bisa mencapai 170


derajat karena menghasilkan cahaya sendiri yang meningkatkan
sudut pandang mereka.

5. Fleksibel:
Dengan munculnya display layar OLED bisa ditekuk.

Kekurangan 1. Masa hidup:


Masalah teknis terbesar untuk OLED adalah masa pakai bahan
organik yang terbatas.
Dalam kasus OLEDs biru, mereka memiliki seumur hidup
sekitar 14.000 jam yang lebih rendah dari seumur hidup khas
LCD, LED atau PDP teknologi. Pada tahun 2007, OLEDs
eksperimental diciptakan yang dapat bertahan selama lebih dari
198.000 jam untuk OLEDs hijau dan 62.000 jam untuk OLEDs
biru.

2. Kerusakan air:
Kelemahan lain dari OLED adalah perangkat water proof. Air
bisa merusak dari bahan organik.

3. Penyeimbangan Masalah warna:


Output lampu biru menurun relatif terhadap warna lainnya.
Variasi dalam output warna diferensial ini akan mengubah
keseimbangan warna layar dan jauh lebih terlihat daripada
penurunan pencahayaan keseluruhan. Hal ini dapat dihindari
sebagian dengan menyesuaikan keseimbangan warna namun
ini mungkin memerlukan sirkuit kontrol dan interaksi lanjutan
dengan pengguna, yang tidak dapat diterima untuk beberapa
pengguna.