Anda di halaman 1dari 2

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan Dari hasil perhitungan analisis pondasi Konstruksi Sarang Laba-Laba (KSLL) pada pembangunan Gedung Kampus Baru Fakultas Hukum

Sindangsari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Hasil analisa dengan menggunakan software Etabs didapat beban total maksimum pada kolom adalah sebesar 15217,64 kN.

2. Nilai daya dukung pondasi Konstruksi Sarang Laba-Laba (qa KSLL) dengan menggunakan teori dari Meyerhof adalah 1317,6082 kN/m 2 dan nilai Safety Factor (SF) adalah 4,8487. Nilai Safety Factor (SF) dengan menggunakan software Plaxis v8.2 adalah 3,229. Hasil analisis nilai SF secara empiris maupun dengan program Plaxis v8.2 dikatakan cukup aman karena nilai yang didapat lebih besar dari yang disyaratkan untuk SF yaitu sebesar 3.

3. Nilai hasil analisa penurunan secara empiris adalah 4,8856 cm sedangkan analisa dengan menggunakan software Plaxis v8.2 sebesar 3,229 cm. Nilai penurunan yang terjadi lebih kecil dari nilai penurunan maksimum yang disyaratkan Skempton dan MacDonald (1955) sehingga penurunan yang terjadi pada pondasi KSLL aman.

4. Perbedaan hasil perhitungan secara empiris dan menggunakan program dikarenakan dari metode empiris yaitu dalam perhitungan daya dukung pondasi hanya memperhitungkan faktor bentuk saja, sedangkan dalam perhitungan dengan menggunakan program Plaxis v8.2 rib-rib diagonalnya diperhitungkan yaitu dengan mempengaruhi nilai-nilai parameter yang digunakan dalam proses analisis seperti nilai EI, EA, dan w.

B. Saran Setelah melakukan proses analisi pada pondasi Konstruksi Sarang Laba- Laba (KSLL) pada pembangunan Gedung Kampus Baru Fakultas Hukum

Sindangsari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang telah dilakukan, penulis dapat memberikan saran sebagai berikut:

1. Analisis dengan menggunakan metode empiris sebaiknya ditambah dengan membandingkan dengan rumus lain seperti Terzaghi, Skempton, Hansen, Vesic dan lain-lain sehingga lebih banyak parameter yang dijadikan sebagai pembanding dalam pembahasan analisis.

2. Analisis selanjutnya dilakukan dengan menggunakan rumus pendekatan yang memperhitungkan pengaruh rib terhadap perubahan kapasitas dukung dan penurunan.

3. Pada parameter-parameter tanah yang diambil dari hasil korelasi sebaiknya pada penelitian lebih lanjut menggunakan hasil dari pengujian laboratorium yang dilakukan agar hasil lebih akurat.

4. Dalam analisis dengan metode elemen hingga dengan menggunakan Plaxis v8.2 proses penginputan perlu lebih diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan pada hasil kalkulasinya.

5. Untuk mendapat analisis yang lebih akurat, pemodelan pondasi secara keseluruhan dalam bentuk Plaxis 3D agar mencakup parameter yang lebih lengkap, sehingga hasil yang diperoleh lebih maksimal.

82