Anda di halaman 1dari 45

DASAR-DASAR

KEDOKTERAN KELUARGA
DISIAPKAN OLEH: DR. FX. SUHARTO, M. KES
Pengertian dan Konsep
Dasar DOKTER KELUARGA
BEBERAPA PENGERTIAN DOKTER KELUARGA
KONSEP DASAR PELAYANAN DOKTER KELUARGA

2/44
DOKTER KELUARGA
Didefinisikan sebagai:
Dokter yang memperoleh pendidikan
lanjutan khusus untuk menerapkan prinsip
kedokteran keluarga, dengan cakupan ilmu
dan keterampilan yang lebih luas dan lebih
dalam sebagai dokter pelayanan kesehatan
strata pertama (dokter layanan primer)

3
DOKTER KELUARGA
Saat ini DK adalah -
Seluruh Dokter Lulusan FK yang sudah
mengimplementasikan pendekatan
Kedokteran Keluarga dalam kurikulum
pendidikannya

4
Pelayanan Dokter Keluarga
American Academy of Family Physician
Pelayanan dokter keluarga adalah pelayanan yang
menyeluruh, yang memusatkan pelayanannya kepada
keluarga sebagai suatu unit, pada mana tanggung jawab
dokter terhadap pelayanan kesehatan tidak dibatasi
oleh golongan umur atau jenis kelamin pasien, juga
tidak oleh organ tubuh atau jenis penyakit tertentu saja.

5
Pelayanan Dokter Keluarga
Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI)
Adalah pelayanan kontak pertama pasien
untuk menyelesaikan semua masalah
kesehatan yang dihadapi
Tanpa memandang jenis penyakit, organologi,
golongan usia dan jenis kelamin
Sedini dan sedapat mungkin, secara paripurna

6
Pelayanan Dokter Keluarga
Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI)
Dengan pendekatan holistik, berkesinambungan,
dan dalam koordinasi serta kolaborasi dengan
profesional kesehatan lainnya
Menggunakan prinsip pelayanan yang efektif dan
efisien yang mengutamakan pencegahan serta
Menjunjung tinggi tanggung jawab profesional,
hukum, etika, dan moral.

7/44
Pelayanan Dokter Keluarga
Secara sederhana adalah
Pelayanan primer paripurna dengan
pendekatan kedokteran keluarga
Pelayanan yang diselenggarakan oleh dokter
keluarga bersama timnya di suatu sarana
pelayanan kesehatan strata pertama

8
PRINSIP PELAYANAN
DOKTER KELUARGA
SEMBILAN PRINSIP PELAYANAN

9
Prinsip-Prinsip Pelayanan
Dokter Keluarga
Komprehensif dan holistik
Kontak Pertama dan Kontinyu
Mengutamakan pencegahan
Koordinatif dan kolaboratif
Personal sebagai bagian integral dari keluarganya

10
Prinsip-Prinsip Pelayanan
Dokter Keluarga
Mempertimbangkan keluarga, lingkungan kerja, dan lingkungan
masyarakat

Menjunjung tinggi etika, moral dan hukum

Sadar biaya dan sadar mutu

Dapat diaudit dan dipertangung-jawabkan

11
Ruang Lingkup
Kedokteran Keluarga

12
Dasar Hukum
UU No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran dikenal
adanya:
DOKTER
World Federation for Medical Education (WFME)
Dokter adalah Basic Medical Doctor yang merupakan lulusan baru Basic
Medical Education.
Basic Medical Education di Indonesia diselenggarakan di Institusi Pendidikan
Dokter: FK/ PSPD
DOKTER SPESIALIS

13
Dasar Hukum Dokter Keluarga
UU No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik
Kedokteran, mewajibkan setiap dokter
Untuk selalu meningkatkan pengetahuan
Menerapkan kendali mutu dan kendali biaya
Mengikuti standar profesi dan standar
pelayanan yang berlaku

14
Dasar Hukum Dokter Keluarga
Sistem Kesehatan Nasional (SKN) memberi arah
dan pengembangan penyelenggaraan UKP (Upaya
Kesehatan Perorangan)
Bila SJKN sdh berjalan baik, pemerintah tidak lagi
menyelenggarakan UKP strata pertama melalui Puskesmas
UKP Strata pertama akan diserahkan kepada masyarakat
dan swasta dengan menerapkan konsep kedokteran
keluarga, kecuali di daerah sangat terpencil yang masih
dipadukan dengan pelayanan Puskesmas

15
Dasar Hukum
UU No 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan
Sosial nasional (SJSN)
Mewajibkan setiap warga negara mempunyai program
jaminan kesehatan
Implementasi UU SJSN membutuhkan adanya fasilitas
pelayanan kesehatan strata pertama, kedua dan ketiga
yang menyelenggarakan Upaya Kesehatan Perorangan
(UKP) secara berjenjang dan terpadu

16
Dasar Hukum
Peraturan Presiden RI No. 7 Tahun 2005 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2004-2009
telah memasukkan pengembangan pelayanan dokter keluarga
sebagai salah satu program yang harus dilaksanakan.
KepMenKes No. 331/Menkes/SK/V/2006 tentang Rencana
Strategis Depkes memasukkan program pengembangan
pelayanan dokter keluarga sebagai program yg harus segera
diujicobakan

17
Motto Dokter Keluarga

(Providing the Best Medical Care)


(Memberikan Pelayanan Medis yang Terbaik)

20
PELAYANAN
DOKTER KELUARGA (DOGA)
K ARAKTERISTIK
MANFAAT
HAMBATAN
POLA PIKIR DAN POLA TINDAK
GAMBARAN UMUM K LINIK DOGA

21/44
Empat Karakteristik Pokok Yan DOGA
Jenis Pelayanan yang Diselenggarakan

Tata Cara Pelayanan

Pusat Perhatian pada Waktu Pelayanan

Pendekatan pada Penyelenggaraan Pelayanan

22
Empat Karakteristik Pokok Yan DOGA
1. Jenis pelayanan yg diselenggarakan
Ditinjau dari kedudukan dalam sistem kesehatan
tingkat pertama/ primer (sekunder, dan tersier)
Ditinjau dari peranannya mencegah penyakit Lima
macam pelayanan kedokteran (promkes,
pencegahan khusus, diagnosa dini dan pengobatan
tepat, pembatasan cacat, dan rehabilitasi)

23
Empat Karakteristik Pokok Yan DOGA
2. Tata cara pelayanan
Berkesinambungan dalam arti
pemenuhan kebutuhan pasien
Berkesinambungan dalam arti waktu
penyelenggaraan

24
Empat Karakteristik Pokok Yan DOGA
3.Pusat perhatian waktu
penyelenggaraan pelayanan
Tidak hanya pada keluhan dan atau
masalah kesehatan yg disampaikan
tetapi lebih secara holistik

25
Empat Karakteristik Pokok Yan DOGA
4. Pendekatan pd penyelengaraan
pelayanan
Pendekatan penyelesaian masalah
kesehatan dilakukan dari berbagai sisi
terkait (pendekatan komprehensif)
Sisi terkait tsb antara lain: sisi fisik, mental
dan sosial

26
Manfaat Pelayanan Dokter Keluarga
Terpenuhinya berbagai kebutuhan dan tuntutan
kesehatan
Memudahkan pemanfaatan pelayanan
kesehatan
Biaya kesehatan akan lebih terkendali
Mutu pelayanan kesehatan akan lebih meningkat

27
Faktor Penghambat Pelayanan
1. Terkotak-kotaknya pelayanan kedokteran
2. Mahalnya biaya pelayanan kedokteran
3. Peraturan perundangan
4. Sikap dan kemampuan dokter sebagai
penyelenggara pelayanan
5. Sikap dan perilaku pasien sebagai pemakai jasa
pelayanan

28
Pola Pikir dan Pola Tindak
Dokter Keluarga
Penilaian profil kesehatan pribadi
(Assessment)
Penyusunan program kesehatan spesifik
(Targeting)
Intervensi Proaktif (Intervention)
Pemantauan kondisi kesehatan (Monitoring)
29
Gambaran Umum Klinik DK
Klinik DK adalah klinik layanan primer biasa.
Yang membedakannya hanyalah cakupan layanan dan
cara pendekatannya.
Klinik pribadi (solo) ataupun praktik bersama
umumnya menggunakan paradigma sakit artinya
hanya mengelola dan menyembuhkan pasien yang
memang sudah sakit.
30
Gambaran Umum Klinik DK
Klinik DK menggunakan paradigma sehat,
Menerapkan kelima tahap pencegahan yang mau tidak mau harus
diselenggarakan
Kontinuitas layanan menggunakan berbagai cara terutama
penyelenggaraan rekam medis yang memadai.
Dengan kata lain, Klinik DK menyelenggarakan pendekatan
kedokteran keluarga dengan menerapkan seluruh prinsip-prinsip
kedokteran keluarga

31/44
HUBUNGAN DOKTER
PASIEN
HUBU N G A N DOKT E R PA S IEN DA L A M P R A K T IK DK
FA K TO R YA N G M E M PENGA RU HI HU BU N G A N
M A SA LA H DA L A M HUBU N G A N DO K T E R PA S IEN

32
Hubungan Dokter Pasien dalam Pelayanan
Dokter Keluarga
Secara sederhana dapat dikatakan sebagai
hubungan yang terjadi antara seorang
dokter dengan pasien karena tanggung
jawab dan kewajiban profesi yg dimiliki
dokter terhadap pasien tersebut

33
Faktor yg Mempengaruhi Hubungan Dokter-
Pasien
Perkembangan spesialis dan sub-spesialis
Penggunaan pelbagai alat kedokteran canggih
Campur tangan pihak ketiga
Sikap dan perilaku dokter
Mau dan bersedia memahami serta mengenal diri sendiri
Mau dan bersedia memahami kepribadian pasien
Mau dan bersedia memahami maksud kedatangan pasien
Mau dan bersedia memahami kebutuhan kesehatan pasien
Keterampilan dan reputasi dokter

34
Masalah dalam Hubungan Dokter-Pasien
Ketergantungan yg berlebihan
Adanya ketergantungan pasien yg berlebihan
Pasien seolah-olah kehilangan kepercayaan diri
dan menyerahkan segalanya pada keputusan
dokter
Keadaan ini tidak diinginkan, karena hasil
pengobatan yg optimal perlu kerja sama
dokter dengan pasien.

35
Masalah dalam Hubungan Dokter-Pasien
Kunjungan yang berlebihan
Pasien berkunjung terlalu sering, ini juga
kurang baik
Perlu dijaga hubungan profesional
Dokter perlu menjelaskan kepada pasien tentang
maksud serta tujuan hubungan dokter-pasien.
Menjelaskan hak dan kewajiban dokter dan pasien

36
Dokter Lima Bintang

37
Dokter Lima Bintang
1. Care Provider

2. Decision Maker

3. Communicator

4. Community Leader

5. Manager of Healthcare Resources


38
Care provider
Penyelengara pelayanan kesehatan
Yang mempertimbangkan pasien secara holistik
Sebagai seorang individu
Sebagai bagian integral (tak terpisahkan) dari keluarga,
komunitas, lingkungannya
Menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang berkualitas
tinggi, komprehensif, kontinu, dan personal

39
Care provider
Penyelengara pelayanan kesehatan
Berlangsung dalam jangka waktu panjang
dalam wujud hubungan profesional dokter-
pasien yang saling menghargai dan
mempercayai.
Pelayanan komprehensif yang manusiawi
namun tetap dapat dapat diaudit dan
dipertangung-jawabkan
40
Decision Maker
Pembuat Keputusan
Yang melakukan pemeriksaan pasien, pengobatan, dan
pemanfaatan teknologi kedokteran berdasarkan kaidah
ilmiah yang mapan
Dengan mempertimbangkan harapan pasien, nilai etika,
cost effectiveness untuk kepentingan pasien
sepenuhnya.
Membuat keputusan klinis yang ilmiah dan empatik

41/44
Communicator
Penghubung / Penyampai Pesan
Yang mampu memperkenalkan pola hidup sehat
melalui penjelasan yang efektif sehingga
memberdayakan pasien dan keluarganya untuk
meningkatkan dan memelihara kesehatannya
sendiri.
Memicu perubahan cara berpikir menuju sehat dan
mandiri kepada pasien dan komunitasnya

42
Community Leader
Pemimpin Masyarakat
Yang memperoleh kepercayaan dari komunitas
pasien yang dilayaninya, yang menyerahkan
kebutuhan kesehatan individu dan komunitasnya
Memberikan nasihat kepada kelompok penduduk
dan melakukan kegaiatan atas nama masyarakat.
Menjadi panutan masyarakat

43
Manager of Healthcare Resources
Manajer Sumber Daya Pelayanan Kesehatan
Yang dapat bekerja secara harmonis dengan
individu dan organisasi di dalam maupun di luar
sistem kesehatan, agar dapat memenuhi kebutuhan
pasien dan komunitasnya berdasarkan data
kesehatan yang ada.
Menjadi dokter yang cakap memimpin klinik, sehat,
sejahtera, dan bijaksana

44
45