Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN ANALISA SINTESA

Nama Mhs : NOFIA CAECILIA LAE Ruang : IGD


NIM : 20160305056 Tanggal : 15/08/2017

1. Identitas klien
Ny. S (50 thn) (RM.286802)
2. Diagnosa medis
Sinkop
3. Tindakan keperawatan dan rasional : Pengambilan sample darah vena untuk pemeriksaan
(darah lengakap dan elektrolit/kimia darah)
4. Diagnosa keperawatan
Ketidakefektifan perfusi jaringan serebral b.d. Kurang suplai O2 menuju jaringan otak
5. Data
Ny. S usia 50 thn sebelumnya akan melakukan pemeriksaan pada poli penyakit dalam
tetapi karena tiba-tiba badan pingsan, badan lemas dan keram sehinggah di bawah ke
IGD RS. Gatot Soebroto Jakarta pusing (+), mual (+), badan lemas (+), badan keram (+)
TTV klein: TD : 138/80 mmHg, Nadi : 98 x/mnt cepat, RR: 20 x/mnt, suhu: 36,6C,
kesadaran klien saat berada di UGD sudah sadar (Apatis GCS:13).
6. Prinsip Tindakan dan Rasional
a. Kaji kondisi umum klien TTV klien dan tingkat kesadaran klien
b. Rasional: Untuk mengkaji tanda-tanda awal gangguan dan dengan mengkaji tingkat
kesadaran klien dengan adanya gangguan pada tingkat kesadaran klein menandakan
tidak adekuatnya perfusi jaringan otak
c. Pengambilan sample darah klien untuk pemeriksaan (darah lengkap dan elektrolit),
Persiapan alat : Spuit 5 cc, botol specimen (warna ungu: DL, warna merah:
Elektrolit), alcohol swab secukupnya, tourniquet, plester, pengalas, bengkok, blangko
pengiriman darah.

Rasional: Untuk pengecekan terkait dengan komponen darah secara lengkap yang
didalamnya termaksut Hb yang berguna untuk mengikat O2 dalam darah dan
komponen elektrolit untuk membantu dalam ketahanan serta stamina klien, jika
mengalami gangguan mungkin yang menyebabkan klein pingsan, lemas, pusing.
7. Tujuan Tindakan
Pengambilan darah dilakukan untuk pemeriksaan darah lengkap dan elektrolit guna
mengetahui secara pasti kondisi tubuh klien apakah mengalami gangguan serius yang
membutuhkan tindakan cepat segera.
8. Bahaya yang mungkin terjadi akibat tindakan tersebut dan cara pencegahannya
a. Darah dari nadi vena yang diambil tidak keluar/susah kerena klien kekurangan cairan,
untuk itu minta klien untuk minum.
b. Klien dapat merasakan nyeri karena pengambilan darah langsung pada pembuluh
darah vena klein, untuk itu tetap minta klien untuk rileks dan tenang
c. Jika tempat tusukan sebelumnya di tusuk kembali maka akan berpotensi
menyebabkan hematoma

9. Analisa sintesa tindakan keperawatan b/d diagnosa keperawatan

Ketidakefektifan perfusi jaringan otak karena O2 yang masuk ke otak kurang

Penurunan kesadaran secara mendadak (pingsan), klien lemah, letih lesu


Pengambilan sample darah (darah lengkap dan elektrolit) untuk mengetahui lebih pasti
kondisi dan keadaan klien dengan hasil pemeriksaan ini untuk pengambilan tindakan
medis selanjutnya

10. Evaluasi (Hasil)


a. Darah vena terambil 5 cc ( 2cc untuk pemeriksaan darah lengkap dan 3 cc
untuk pemeriksaan elektrolit)
b. Tidak Terjadi perdarahan maupun hematoma pada lokasi penusukan
c. Klien menunggu hasil Lab
d. Klien sudah sadar namun kesadaran klien masih Apatis (GCS: 13)

Maknanya : Tindakan pengambilan sample darah vena dilakukan untuk pemeriksaan darah
lengkap dan elektrolit untuk melihat gangguan yang dialami klien dan terkait
dengan peningkatan proses penyakit yang terjadi pada klein.