Anda di halaman 1dari 6

ANALISA DATA

No Data Etiologi Masalah


1 DS : Kala I Gangguan rasa nyaman nyeri
Klien mengatakan nyeri
dirasakan pada bagian perut Penurunan kadar progesterone dan
tembus ke belakang peningkatan estrogen
DO :
Ekspresi wajah tampak meringis Peningkatan kadar oksitosin
Klien selalu merintih
Gelisah Kontraksi uterus
Tanda-tanda vital
TD : 120/90 mmHg Penurunan bagian terendah janin
N : 100x/menit
P : 26x/menit Dilatasi serviks
S : 36,5 C
Tekanan oksiput pada nervus spinalis

Impuls diteruskan kepusat nyeri di
korteks serebri

Nyeri
2 DS : Penurunan bagian terendah janin Perubahan eliminasi urine
Klien mengatakan ingin BAK
tetapi tidak bisa keluar Penekanan pada vesiko urinaria
DO :
Vesica urinaria teraba penuh Retensi urine
3 DS : Kala I Kecemasan
Klien selalu bertanya tentang
kondisinya Kurang pengalaman
Klien mengatakan cemas
DO : Kurang informasi
Gelisah
Suka ingin didampingi oleh Merupakan stressor
keluarganya
P : 26x/menit Krisis situasional
N : 100x/menit
Ingin support lebih

Ansietas
4 DS : Kala II Gangguan rasa nyaman nyeri
Klien mengatakan nyeri pada
daerah perut dan rasa ingin BAB Pembukaan serviks 10 cm
(mengedan)
DO : His adekuat
Ekspresi wajah tampak meringis
Klien merintih Kepala janin teraba di dasar panggul
Tampak gelisah dan berkeringat
Vulva dan perineum menonjol Perineum menonjol dan melebar
serta tekanan pada anus
Pembukaan lengkap 10 cm Tekanan pada saraf ganglion yang
His semakin dekat mengelilingi uterus dan vagina

Impuls diterima ke thalamus

Nyeri dipersepsikan di korteks
serebri

Nyeri
5 DS : Perasaan ingin BAB (mengedan) Kelelahan
Klien mengatakan merasa capek
Klien mengatakan lemah Penggunaan energi yang berlebihan
DO :
Klien tampak lemah Cadangan energi berkurang
Berkeringat dan lelah
Kelelahan
6 Faktor resiko : Proses persalinan yang lama Resiko tinggi terjadinya infeksi
Pemeriksaan vagina yang
berulang-ulang untuk Pemeriksaan vagina yang berulang-
mengetahui kemajuan persalinan ulang
Pemasangan infus
Episiotomi Pembukaan serviks lengkap (10 cm)

Kepala janin berada di dasar panggul

Episiotomi (luka robekan)

Resiko tinggi infeksi maternal
7 Faktor resiko : Proses persalinan Kala III Resiko tinggi tubuh kekurangan
Klien mengatakan tidak ada volume cairan
napsu makan dan malas minum Kontraksi miometrium
Klien berkeringat banyak
Terpasang infus Mengurangi ukuran uterus
Kala pengeluaran placenta
Perdarahan kala III 50 cc Berkurangnya tempat placenta

perdarahanepisiotomi
Placenta menebal dan memisahkan
diri dari dinding uterus dan turun ke
SBR

Plasenta terlepas

Miometrium tempat placenta terbuka

Perdarahan

Intake tidak adekuat

Klien malas makan/minum

Kelelahan

Proses persalinan kala II selesai
8 DS : Kala III Gangguan rasa nyaman nyeri
klien mengatakan nyeri pada
daerah perut dan sekitarnya Bayi lahir
DO :
ekspresi wajah klien meringis Miometrium berkontraksi
sesekali klien merintih
kesakitan Perangsangan pada serabut ganglion
yang mengelilingi uterus

Rangsangan saraf nyeri

Impuls dipersepsikan di korteks
serebri dimana lokasi, intensitas
nyeri dipersepsikan

Nyeri
9 Faktor resiko Kala IV Resiko kekurangan volume
perdarahan kala IV 50 cc cairan
episiotomi lahirnya bayi
terpasang infus
Bekas implantasi placenta terbuka

Perdarahan

Robekan perineum

Terputusnya kontinuitas jaringan

Perdarahan
10 DS : Kala IV Gangguan rasa nyaman nyeri
klien mengatakan nyeri dan
kram pada seluruh badan Lahirnya janin danplacenta
DO :
klien tampak lemah Robekan pada perineum
tampak meringis dan
berkeringay Membuka saraf ganglion yang
tangand an kaki teraba dingin mengelilingi uterus dan vagina

Korteks cerebri

Nyeri

Kelelahan fisik/psikologik

energi berkurang

Metabolisme meningkat

Tahapan persalinan normal

Anda mungkin juga menyukai