Anda di halaman 1dari 189

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran : Geografi


Kelas/Semester : XII/1
Materi Pokok : Penginderaan Jauh untuk penggunaan lahan dan
transportasi
Alokasi Waktu : 15 kali pertemuan

I. Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli,
santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai,
responsif dan pro-aktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari
solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan
diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3: Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai
kaidah keilmuan.

II. Kompetensi Dasar


1.1 Mensyukuri kondisi keragaman flora dan fauna di Indonesia yang melimpah
sebagai karunia Tuhan Yang Maha Esa.
2.1 Menunjukkan perilaku peduli terhadap pelestarian dan perlindungan flora
dan fauna langka di Indonesia dan dunia.
3.1 Menganalisis sebaran flora dan fauna di Indonesia dan dunia berdasarkan
karakteristik ekosistem dan region iklim.
4.1 Mengomunikasikan sebaran flora dan fauna di Indonesia dan dunia
berdasarkan karakteristik ekosistem dan region iklim dalam bentuk
makalah, atau bahan produksi lainnya.

a. Indikator Pembelajaran
Memahami konsep dasar penginderaan jauh
b. Tujuan Pembelajaran
Mensyukuri salah satu penciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa manusia yang
dianugerahi akal dan pikiran sehingga bisa menemukan teknologi penginderaan
jauh.
Mengembangkan pengetahuan tentang jenis-jenis komponen, alat, sensor, serta
perekam penginderaan jauh.
Memahami berbagai jenis citra penginderaan jauh serta aspek interpretasi.
Menyajikan manfaat keunggulan penginderaan jauh.
c. Materi Pembelajaran
Konsep dasar penginderaan jauh;
Pengertian penginderaan jauh
Jenis-jenis komponen penginderaan jauh
Alat penginderaan jauh, sensor, serta perekam penginderaan jauh
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mengucapkan salam, memperkenalkan diri serta memberikan nasihat
untuk tetap lebih giat belajar karena sudah memasuki kelas XII, yang merupakan
salah satu penentu kelulusan siswa.
Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengemukakan
pendapatnya tentang materi pembelajaran geografi di kelas XII.
Guru memberikan gambaran secara umum mengenai materi pembelajaran geografi di
kelas XII.
Peserta didik diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai pembelajaran di kelas XII
Guru memberikan beberapa pertanyaan yang berkaiatan dengan materi
penginderaan jauh: Apakah pengertian dari penginderaan jauh?Apa yang
dihasilkan dalam proses penginderaan jauh?Apakah mereka tahu fungsi daripada
penginderaan jauh tersebut?
Guru memberikan penjelasan bahwa penginderaan jauh merupakan proses
mendapatkan informasi, yang memiliki fungsi untuk merekam kenampakan
muka bumi kemudian mencetaknya dalam bentuk citra atau foto udara.
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Peserta didik dibagi kedalam kelompok 3-4 orang.
Peserta didik diminta membaca buku Geografi untuk SMA/MA Kelas XII
Penerbit Erlangga tentang konsep dasar penginderaan jauh (pengertian, jenis-
jenis komponen, alat, sensor, perekam).
Guru meminta peserta didik untuk menyaksikan dan mengamati pemutaran
video yang berkaitan dengan proses penggunaan dan perkembangan teknologi
penginderaan jauh.
Guru meminta peserta didik untuk mencatat hal-hal yang penting dan yang tidak
diketahui dalam wacana tersebut.
Guru menanamkan sikap cermat dan teliti dalam membaca wacana, dan menyaksikan
video tata cara penggunaan dan perkembangan teknologi penginderaan jauh.
Guru mengamati ketrampilan peserta didik dalam mengamati dan membaca wacana
serta menyaksikan video.
Menanya
Peserta didik menanyakan atau mempertanyakan
tentang:
- Konsep Penginderaan jauh (pengertian, jenis-
jenis komponen, alat, sensor, perekam).
- Tata cara penggunaan dan perkembangan
teknologi penginderaan jauh.
Misalnya:
- Jelaskan masing-masing komponen
penginderaan jauh?
- Apa yang dimaksud dengan penginderaan jauh
menurut Lillesand dan Kiefer?
- Apa kegunaan dari proses penginderaan jauh?
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengidentifikasi
pertanyaan dari wacana yang berkaitan dengan konsep dasar penginderaan jauh.
Misalnya:
- Mengapa harus mempelajari penginderaan
jauh?
- Apa kegunaan penginderaan jauh dalam
kehidupan sehari-hari?
- Bagaimana perkembangan teknologi
penginderaan jauh?
Guru memberikan motivasi dan penghargaan kepada kelompok yang menyusun
pertanyaan terbanyak dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Mengumpulkan data
Peserta didik diminta untuk menjawab hipotesis tentang konsep dasar
penginderaan jauh (pengertian, jenis-jenis komponen, alat, sensor, perekam), dari
berbagai sumber informasi dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dengan membaca uraian materi di buku Geografi untuk SMA/MA Kelas XII
Penerbit ErlanggaBab 1 bagian A, mencari melalui sumber belajar lain seperti buku
referensi dan internet.
Peserta dididik diminta untuk menjawab pertanyaan yang berkiatan dengan
perkembangan teknologi penginderaan jauh melalui pengamatan video dan
membaca dari berbagai referensi baik dari buku atau internet.
Guru menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok.
Mengasosiasi
Peserta didik melakukan pengamatan terhadap citra foto kaitannya dengan alat,
sensor, perekam serta teknologi enginderaan jauh yang digunakan dalam
pengambilan citra tersebut.
Guru membimbing peserta didik untuk membuat kesimpulan dari hasil
pengamatan tentang citra foto kaitannya dengan konsep dasar penginderaan jauh
dan perkembangan teknologi penginderaan jauh.
Mengomunikasikan
Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi dalam bentuk tulisan disertai
dengan gambar.
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok, seperti berikut ini.
Kelompok menyajikan secara bergantian bahan tayang yang telah disusun
sebelumnya.
Kelompok penyaji menyajikan materi paling lama 5 menit. Kelompok lain
memperhatikan penyajian kelompok penyaji dan mencatat hal-hal yang
penting serta mempersiapkan pertanyaan terhadap hal yang belum jelas.
Kelompok penyaji bertanya jawab dan diskusi dengan peserta didik lain
tentang materi yang disajikan paling lama 15 menit.
Guru mendiskusikan dan membuat kesepakatan tentang tata tertib selama
penyajian materi oleh kelompok, seperti berikut ini.
Setiap peserta didik saling menghormati pendapat orang lain.
Mengangkat tangan sebelum memberikan pertanyaan atau menyampaikan
pendapat.
Menyampaikan pertanyaan atau pendapat setelah dipersilahkan oleh guru
(moderator).
Menggunakan bahasa yang sopan saat menyampaikan pertanyaan atau
pendapat.
Berbicara secara bergantian dan tidak memotong pembicaraan orang lain.
Guru menjelaskan pedoman penilaian selama penyajian materi, seperti aspek
penilaian meliputi sebagai berikut.
Kemampuan bertanya.
Kebenaran gagasan/materi.
Argumentasi yang benar dan logis.
Bahasa yang digunakan (bahasa baku).
Sikap (sopan, toleransi, kerja sama).
Guru membimbing sebagai moderator kegiatan penyajian kelompok secara
bergantian sesuai tata cara yang disepakati sebelumnya.
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi,
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
jika jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan bersama.

3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran melalui tanya
jawab secara klasikal.
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses pembelajaran
yang telah dilakukan dan meminta peserta didik menjawab pertanyaan berikut.
- Apa manfaat yang diperoleh dari mempelajari konsep dasar penginderaan
jauh?
- Apa sikap yang kalian peroleh dari proses pembelajaran yang telah dilakukan?
Apa rencana tindak lanjut yang akan kalian lakukan?
- Apa sikap yang perlu dilakukan selanjutnya?
Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil laporan individu
Guru memberikan tugas rumah bagi peserta didik, yakni sebagai berikut:
Mengerjakan soal yang diberikan oleh guru, yakni:
Mengapa perlu mempelajari penginderaan jauh?
Apa fungsi masing-masing komponen penginderaan jauh?
Apa perbedaan dari alat penginderaan jauh, sensor, dan alat perekam
penginderaan jauh?
Bagaimana peranan masing-masing alat tersebut?
Guru menjelaskan rencana kegiatan pertemuan berikutnya akan melanjutkan
pembelajaran penginderaan jauh (jenis-jenis citra penginderaan jauh, interpretasi dan
manfaat penginderaan jauh).
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan observasi, penilaian diri,
penilaian antarpeserta didik, atau jurnal. Hasil penilaian akan lebih baik apabila
menggunakan teknik penilaian yang bervariasi. Sehingga hasil penilaian lebih obyektif,
karena setiap teknik memiliki kelebihan dan kekurangan. Penilaian ini berlangsung
secara terus menerus selama proses pembelajaran. Format penilaian sikap dapat
menggunakan format penilaian sikap.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama : .......................................................
Kelas : ......................................................
Materi Pokok : ........................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan takwa
Jujur
Kreatif
Inovatif

Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.


Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai Skor 4
apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai

2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan


Teknik penilaian kompetensi pengetahuan dengan penugasan yaitu peserta didik
mengerjakan tugas soal yang diberikan oleh guru, yakni sebagi berikut:
Mengapa perlu mempelajari penginderaan jauh?
Apa fungsi masing-masing komponen penginderaan jauh?
Apa perbedaan dari alat penginderaan jauh, sensor, dan alat perekam penginderaan
jauh?
Bagaimana peranan masing-masing alat tersebut?
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama :.....................................................
Kelas : ..............................................
Materi Pokok : ..................................................
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Identifikasi konsep dasar penginderaan
jauh (pengertian, jenis-jenis komponen,
alat, sensor, perekam)

Pembuatan kesimpulan mengenai


perkembangan teknologi penginderaan
jauh

Penggunaan bahasa

Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian.

f. Sumber Belajar /Alat / Bahan:


- Sumber:
Lillisad and Kiefer (1979). Remote Sensing and image interpretation New
York : John Willey and Sons
Buku Geografi kelas XII, Penerbit Erlangga
Artikel-artikel yang terkait dengan materi
Kantor tata lembaga penginderaan jauh
Artikel tentang pengembangan jaringan transportasi antara Pulau Jawa dan
Pulau Sumatra.
- Alat:
Citra Foto udara dan digital
Jurnal ilmiah
Media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya)
Peta tematik penggunaan lahan dan jaringan transportasi
Jakarta, Agustus 2015
Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
2. Pembelajaran Pertemuan Kedua (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Menjelaskan konsep dasar penginderaan jauh
Mengidentifikasi citra penginderaan jauh
b. Tujuan Pembelajaran
Mensyukuri salah satu penciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa manusia yang
dianugerahi akal dan pikiran sehingga bisa menemukan teknologi penginderaan
jauh.
Mengembangkan pengetahuan tentang jenis-jenis komponen, alat, sensor, serta
perekam penginderaan jauh.
Memahami berbagai jenis citra penginderaan jauh serta aspek interpretasi.
Menyajikan manfaat keunggulan penginderaan jauh.
c. Materi Pembelajaran
Konsep dasar penginderaan jauh;
Jenis citra penginderaan jauh
Aspek interpretasi
Manfaat keunggulan penginderaan jauh
d Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mengucapkan salam, mengabsen siswa.
Guru memutarkan video yang memberikan motivasi untuk lebih giat belajar dan
bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Peserta didik diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai materi
pembelajaran yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.
Guru memberikan pertanyaan yang berkaitan dnegan materi yang akan dipelajari
pada pertemuan kedua ini.
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Peserta didik dibagi ke dalam kelompok 3-4 orang.
Peserta didik diminta membaca buku Geografi untuk SMA/MA Kelas XII Penerbit
Erlangga tentang konsep dasar penginderaan jauh (jenis-jenis citra penginderaan
jauh, aspek interpretasi dan manfaat keunggulan penginderaan jauh).
Guru memberikan contoh-contoh citra foto penginderaan jauh untuk dianalisis.
Guru meminta peserta didik untuk mencatat hal-hal yang penting dan yang tidak
diketahui dalam wacana tersebut.
Guru menanamkan sikap cermat dan teliti dalam membaca wacana dan mengamati
citra foto hasil proses penginderaan jauh.
Guru memgamati ketrampilan peserta didik dalam mengamati citra foto dan membaca
wacana.
Menanya
Peserta didik menanyakan atau mempertanyakan
tentang:
Karakteristik masing-masing citra hasil penginderaan jauh.
Kegunaan citra dalam kehidupansehari-hari.
Apa kelemahan dan keunggulan penginderaan jauh.
Apa perbedaan masing-masing tahapan interpretasi citra penginderaan
jauh.
Guru mendorong peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu dengan
pertanyaan secara mendalam tentang materi pelajaran yang sedang dipelajari.
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengidentifikasi
pertanyaan dari wacana yang berkaitan dengan konsep dasar penginderaan jauh.
Guru memberikan motivasi dan penghargaan kepada kelompok yang menyusun
pertanyaan terbanyak dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Mengumpulkan data
Peserta didik diminta untuk menjawab hipotesis tentang konsep dasar penginderaan
jauh (jenis-jenis citra, interpretasi citra dan manfaat penginderaan jauh), dari
berbagai sumber informasi dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dengan membaca uraian materi di buku Geografi untuk SMA/MA Kelas XII
Penerbit ErlanggaBab 1, dan mencari melalui sumber belajar lain seperti buku
referensi lain dan internet.
Guru menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok.
Mengasosiasi
Peserta didik melakukan pengamatan terhadap citra foto yang berkiatan dengan
konsep penginderaan jauh (jenis-jenis citra, aspek interpretasi citra, dan
kegunaan citra).
Peserta didik mencari kegunaan dari hasil analisis terhadap citra pengidenderaan
jauh yang berkaitan dengan keberadaan sumber daya alam yang ada di
Indonesia.
Guru membimbing peserta didik untuk membuat kesimpulan dari hasil pengamatan
tentang citra foto kaitannya dengan konsep dasar penginderaan jauh (jenis-jenis
citra, aspek interpretasi citra, dan kegunaan citra) dan kegunaan analisis citra bagi
ketersediaan sumber daya alam.
Mengomunikasikan
Peserta didik mempresentasikan hasil analisis citra foto dalam bentuk tulisan,
disertai dengan gambar dan kegunaan hasil analisis citra terhadap ketersediaan
sumber daya alam di Indonesia.
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok, seperti berikut ini.
Kelompok menyajikan secara bergantian bahan tayang yang telah disusun
sebelumnya.
Kelompok penyaji menyajikan materi paling lama 5 menit. Kelompok lain
memperhatikan penyajian kelompok penyaji dan mencatat hal-hal yang
penting serta mempersiapkan pertanyaan terhadap hal yang belum jelas.
Kelompok penyaji bertanya jawab dan diskusi dengan peserta didik lain
tentang materi yang disajikan paling lama 15 menit.
Guru mendiskusikan dan membuat kesepakatan tentang tata tertib selama
penyajian materi oleh kelompok, seperti:
Setiap peserta didik saling menghormati pendapat orang lain.
Mengangkat tangan sebelum memberikan pertanyaan atau menyampaikan
pendapat.
Menyampaikan pertanyaan atau pendapat setelah dipersilahkan oleh guru
(moderator).
Menggunakan bahasa yang sopan saat menyampaikan pertanyaan atau
pendapat.
Berbicara secara bergantian dan tidak memotong pembicaraan orang lain.
Guru menjelaskan pedoman penilaian selama penyajian materi, seperti aspek
penilaian meliputi sebagai berikut.
Kemampuan bertanya.
Kebenaran gagasan/materi.
Argumentasi yang benar dan logis.
Bahasa yang digunakan (bahasa baku).
Sikap (sopan, toleransi, kerja sama).
Guru membimbing sebagai moderator kegiatan penyajian kelompok secara
bergantian sesuai tata cara yang disepakati sebelumnya.
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi,
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
jika jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan bersama.
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran melalui
tanya jawab secara klasikal
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses pembelajaran
yang telah dilakukan dan meminta peserta didik menjawab pertanyaan berikut.
Apa kegunaan dari citra hasil penginderaan jauh?
Bagaiamana kita menganalisis hasil penginderaan jauh?
Apa yang kita dapatkan dari memperlajari interpretasi citra?
Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil laporan individu
Guru memberikan tugas peserta didik untuk mengerjakan soal yang diberikan oleh
guru sebagai tugas rumah, yakni sebagai berikut.
Bagaimana membedakan masing-masing citra hasil penginderaan jauh?
Mengapa diperlukan adanya interpretasi citra?
Apa perbedaan antara warna dan rona? Tugas dilaksanakan secara perorangan
dan untuk penilaian kompetensi pengetahuan.
Guru menjelaskan rencana kegiatan pertemuan berikutnya akan mempelajari
penginderaan jauh untuk tata guna lahan.
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan observasi, penilaian diri,
penilaian antarpeserta didik, atau jurnal. Hasil penilaian akan lebih baik apabila
menggunakan teknik penilaian yang bervariasi. Sehingga hasil penilaian lebih obyektif,
karena setiap teknik memiliki kelebihan dan kekurangan. Penilaian ini berlangsung secara
terus menerus selama proses pembelajaran. Format penilaian sikap dapat menggunakan
format penilaian sikap.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama : .......................................................
Kelas : ......................................................
Materi Pokok : ........................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan takwa
Cermat dan teliti
Kreatif
Inovatif
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan dengan penugasan yaitu peserta didik
mengerjakan soal yang diberikan oleh guru, yakni sebagi berikut.
Bagaimana membedakan masing-masing citra hasil penginderaan jauh?
Mengapa diperlukan adanya interpretasi citra?
Apa perbedaan antara warna dan rona?
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama : .......................................................
Kelas : ......................................................
Materi Pokok : ........................................................
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Identifikasi citra
Analisis citra berdasarkan aspek interpretasi
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Aspek penilaian:
Sesuai tujuan pembelajaran
Menggunakan beragam sumber belajar
Menunjukkan unsur kreativitas
Menggunakan manajemen waktu yang baik
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian.

f. Sumber Belajar /Alat / Bahan:


- Sumber:
Lillisad and Kiefer (1979). Remote Sensing and image interpretation New
York : John Willey and Sons
Buku Geografi kelas XII, Penerbit Erlangga
Artikel-artikel yang terkait dengan materi
- Alat:
Citra Foto udara dan digital
Jurnal ilmiah
Media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya)

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
3. Pembelajaran Pertemuan Ketiga (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Mengidentifikasi langkah-langkah penelitian dan analisis hasil penginderaan jauh.
Menganalisis citra penginderaan jauh untuk perencanaan tata guna lahan.
b. Tujuan Pembelajaran
Mensyukuri penciptaan Tuhan Yang Maha Esa atas alam yang memberikan
kesempatan manusia untuk mempelajari.
Menerapkan konsep dasar penginderaan jauh kaitannya dengan analisis citra
penginderaan jauh.
Menyajikan data-data citra penginderaan jauh kaitannya dengan tata guna lahan.
c. Materi Pembelajaran
Langkah-langkah penelitian dan analisis hasil penginderaan jauh.
Analisis citra penginderaan jauh.

d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan
melakukan berdoa, mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapian kelas,
serta kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
Guru memberi motivasi kepada peserta didik untuk tetap semangat belajar.
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran ayang akan dicapai.
Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang manfaat proses
pembelajaran.
Guru menjelaskan materi ajar dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan
peserta didik.
Guru memberikan apersepsi dengan memberikan pertanyaan yang berkiatan
dengan materi, yakni bagaimana citra hasil penginderaan jauh dapat bermanfaat
terhadap tata guna lahan. Misalnya, jelaskan karakteristik interpretasi lahan pada
citra yang capat berguna untuk pertanian padi?
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Peserta didik dibagi ke dalam kelompok 3-4 orang.
Peserta didik diminta membaca buku Geografi untuk SMA/MA Kelas XII Penerbit
Erlangga tentang langkah-langkah penelitian dan analisis hasil penginderaan jauh
serta mengamati citra foto kaitannya dengan tata guna lahan.
Guru meminta peserta didik untuk mencatat hal-hal yang penting dan yang tidak
diketahui dalam wacana.
Guru menanamkan sikap cermat dan teliti dalam membaca wacana dan mengamati
citra foto kaitannya dengan tata guna lahan.
Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam mengamati atau membaca
wacana.
Menanya
Peserta didik ditugasi untuk mengajukan pertanyaan tentang langkah-langkah
penelitian dan analisis hasil penginderaan jauh.
No Soal
1 .....................................................
2 .....................................................
3 .....................................................
dan seterusnya, maksimal 10 soal

Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengidentifikasi


pertanyaan dari wacana yang berkaitan dengan langkah-langkah penelitian dan
analisis hasil penginderaan jauh untuk tata guna lahan.
Guru memberikan motivasi dan penghargaan kepada kelompok yang menyusun
pertanyaan terbanyak dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Mengumpulkan data
Peserta didik diminta untuk menjawab pertanyaan tentang langkah-langkah
penelitian dan analisis hasil penginderaan jauh dari hasil diskusi kelompok lain.
Guru membimbing peserta didik untuk mencari infromasi dan mendiskusikan
jawaban atas pertanyaan dengan membaca urain materi di buku Geografi untuk
SMA/ MA Kelas XII Penerbit ErlanggaBab 1, dan mencari sumber belajar lain,
seperti dari internet atau modul.
Guru menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok.
Mengasosiasi
Peserta didik diminta untuk menerapkan langkah-langkah penelitian kaitannya
dengan hasil penginderaan jauh.
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk menyimpulkan tentang
langkah-langkah penelitian dan analisis hasil penginderaan jauh.
Mengomunikasikan
Peserta didik diminta mengomunikasikan hasil analisisnya dalam bentuk tulisan
yang dilengkapi dengan peta, gambar, ilustrasi, animasi, dan sebagainya.
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok, seperti berikut ini.
Masing-masing kelompok menyajikan secara bergantian hasil diskusi yang
berkiatan dengan materi langkah-langkah penelitian dan analisis hasil
penginderaan jauh sebagai presentasi.
Penyajianmateri paling lama 10 menit. Kelompok diskusi lain
memperhatikan penyajian kelompok penyaji dan mencatat hal-hal yang
penting serta mempersiapkan pertanyaan terhadap hal yang belum jelas.
Kelompok penyaji bertanya jawab dan diskusi dengan kelompok lain tentang
materi yang disajikan paling lama 15 menit.
Guru mendiskusikan dan membuat kesepakatan tentang tata tertib selama
penyajian materi oleh kelompok, seperti berikut ini.
Setiap peserta didik saling menghormati pendapat orang lain.
Mengangkat tangan sebelum memberikan pertanyaan atau menyampaikan
pendapat.
Menyampaikan pertanyaan atau pendapat setelah dipersilahkan oleh guru
(moderator).
Menggunakan bahasa yang sopan saat menyampaikan pertanyaan atau
pendapat. Berbicara secara bergantian dan tidak memotong pembicaraan orang
lain.
Guru menjelaskan pedoman penilaian selama penyajian materi, seperti aspek
penilaian meliputi berikut ini.
Kemampuan bertanya.
Kebenaran gagasan/materi.
Argumentasi yang benar dan logis.
Bahasa yang digunakan (bahasa baku).
Sikap (sopan, toleransi, kerja sama).
Guru membimbing sebagai moderator kegiatan penyajian kelompok secara
bergantian sesuai tata cara yang disepakati sebelumnya.
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi,
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
jika jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan bersama.
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran melalui
tanya jawab secara klasikal.
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses pembelajaran
yang telah dilakukan dan meminta peserta didik menjawab pertanyaan berikut.
Apa manfaat yang diperoleh dari mempelajari langkah-langkah penelitian dan
analisis penginderaan jauh?
Apa sikap yang kalian peroleh dari proses pembelajaran yang telah dilakukan?
Apa yang harus kalian lakukan dalam proses pembelajaran selanjutnya?
Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil laporan individu
Guru memberikan tugas peserta didik untuk menganalisis citra penginderaan jauh
citra yang diperoleh dari situs internet. Tugas dilaksanakan secara perorangan dan
untuk penilaian kompetensi pengetahuan.
Guru menjelaskan rencana kegiatan pertemuan berikutnya akan mempelajari analisis
citra penginderaan jauh untuk perencanaan tata guna lahan.
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan observasi, penilaian diri,
penilaian antarpeserta didik, atau jurnal. Hasil penilaian akan lebih baik apabila
menggunakan teknik penilaian yang bervariasi. Sehingga hasil penilaian lebih objektif,
karena setiap teknik memiliki kelebihan dan kekurangan. Penilaian ini berlangsung
secara terus menerus selama proses pembelajaran. Format penilaian sikap dapat
menggunakan format penilaian sikap.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama : ......................................................
Kelas : .....................................................
Materi Pokok : ........................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan takwa
Kerja sama
Teliti
Cermat

Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.


Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan dengan teknik penilaian kompetensi
pengetahuan menggunakan laporan atau esai. Instrumen tes merupakan tugas untuk
pekerjaan rumah, yakni mencari serta menganalisis citra penginderaan jauh sesuai
dengan teori langkah-langkah analisis citra penginderaan jauh.

3) Penilaian Kompetensi Keterampilan


Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik proyek dengan
penugasan membuat laporan diskusi tentang langkah-langkah penginderaan jauh dan
analisis hasil pengingindraan jauh yang menarik dan mudah dipahami, kemudian
dipamerkan di kelas masing-masing peserta didik.
Lembar Penilaian Proyek Kerja Bakti
Nama : .......
Kelas : ........
Materi Pokok:
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Materi yang terkandung dalam laporan (langkah-
langkah penelitian dan analisis citra penginderaan
jauh)
Kreatifitas pembuatan laporan yang
menarik dan bermanfaat
Kerja sama antar masing-masing anggota
kelompok
Penggunaan bahasa
Skor penilaian
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian
f. Sumber Belajar /Alat / Bahan:
- Sumber:
Lillisad and Kiefer (1979). Remote Sensing and image interpretation New
York : John Willey and Sons
Buku Geografi kelas XII, Penerbit Erlangga
Artikel-artikel yang terkait dengan materi
- Alat:
Citra Foto udara dan digital
Jurnal ilmiah
Media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya)

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
4. Pembelajaran Pertemuan Keempat (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Mengidentifikasi penggolongan tata guna lahan
Menganalisis citra penginderaan jauh
Menganalisis citra penginderaan jauh kaitannya dengan perencanaan tata guna
lahan
b. Tujuan Pembelajaran
Mensyukuri salah satu kekuasaan penciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa
kemajuan ilmu manusia.
Mengembangkan sifat responsif terhadap perkembangan ilmu untuk kemajuan
bangsa dan negara.
Menerapkan klasifikasi penggunaan lahan atau tutupan lahan kaitanya dengan
citra penginderaan jauh.
Mengolah citra penginderaan jauh kaitannya dengan perencanaan tata guna lahan.
c. Materi Pembelajaran
Sistem klasifikasi penggunaan lahan dan penutup lahan USGS.
Ukuran minimum penggunaan/penutup lahan.
Analisis citra penginderaan jauh

d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan
melakukan berdoa, mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapian kelas,
kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
Guru memberi motivasi kepada peserta didik.
Guru memberikan apersepsi dengan metode problem solving kepada peserta didik
yang berkaitan dengan tata guna lahan di Indonesia. Misalnya; Mengapa Jakarta
sering kali dilanda banjir jika musim penghujan tiba, terkait dengan analisis tata
guna lahan dari proses penginderaan jauh.
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang manfaat proses
pembelajaran.
Guru menjelaskan materi ajar dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan
peserta didik.
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Peserta didik dibagi kedalam kelompok 3-4 orang.
Peserta didik diminta membaca buku Geografi untuk SMA/MA Kelas XII
Penerbit Erlangga tentang penginderaan jauh.
Guru memberikan contoh citra penginderaan jauh kepada masing-masing kelompok.
Perserta didik diberikan kesempatan untuk menganalisis citra penginderaan jauh
kaitannya dengan perencanaan tata guna lahan.
Guru meminta peserta didik untuk mencatat hasil analisis citra, dan hal-hal yang
penting dan tidak diketahui dalam wacana.
Guru menanamkan sikap cermat dan teliti dalam membaca wacana dan mengamati
citra kaitannya dengan perencanaan tata guna lahan.
Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam mengamati atau membaca wacana.
Menanya
Peserta didik ditugasi untuk mengajukan pertanyaan tentang analisis citra
penginderaan jauh kaitannya dengan perencanaan tata guna lahan.

No Soal
1 .....................................................
2 .....................................................
3 .....................................................
dan seterusnya, sebanyak mungkin

Guru mendorong peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu dengan
pertanyaan secara mendalam tentang materi pelajaran yang sedang dipelajari.
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengidentifikasi pertanyaan
dari wacana yang berkaitan dengan penginderaan jauh untu perencanaan tata guna
lahan.
Guru memberikan motivasi dan penghargaan kepada kelompok yang menyusun
pertanyaan terbanyak dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Mengumpulkan data
Peserta didik diminta untuk menjawab pertanyaan kaitannya dengan analisis citra
penginderaan jauh guna perencanaan tata guna lahan.
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan
jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun dengan membaca uraian materi di
buku Geografi untuk SMA/MA Kelas XII dan/atau mencari dari sumber belajar
yang lain seperti buku referensi lain dan internet.
Guru menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi atas
jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok.

Mengasosiasi
Peserta didik diminta untuk membuktikan klasifikasi penggunaan lahan pada
citra penginderaan jauh yang telah dianalisis dan dilihat kegunaannya dalam
kaitannya dengan perencanaan tata guna lahan.
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk menyimpulkan tentang
hasil analisis citra penginderaan jauh.

Mengomunikasikan
Peserta didik diminta mengomunikasikan hasil analisisnya dalam bentuk tulisan
yang dilengkapi dengan peta, gambar, ilustrasi, animasi, dan sebagainya dengan
menggunakan media audio visual dan dipaparkan di depan kelas.
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok, seperti berikut ini.
Masing-masing kelompok menyajikan secara bergantian bahan tayang
yang telah disusun sebelumnya.
Penyajian materi paling lama 10 menit.Kelompok lain memperhatikan
penyajian kelompok penyaji dan mencatat hal-hal yang penting serta
mempersiapkan pertanyaan terhadap hal yang belum jelas.
Kelompok penyaji bertanya jawab dan diskusi dengan peserta didik lain
tentang materi yang disajikan paling lama 15 menit.
Guru mendiskusikan dan membuat kesepakatan tentang tata tertib selama
penyajian materi oleh kelompok, seperti berikut ini.
Setiap peserta didik saling menghormati pendapat orang lain.
Mengangkat tangan sebelum memberikan pertanyaan atau menyampaikan
pendapat.
Menyampaikan pertanyaan atau pendapat setelah dipersilahkan oleh guru
(moderator).
Menggunakan bahasa yang sopan saat menyampaikan pertanyaan atau
pendapat.
Berbicara secara bergantian dan tidak memotong pembicaraan orang lain.
Guru menjelaskan pedoman penilaian selama penyajian materi, seperti aspek
penilaian meliputi berikut ini.
Kemampuan bertanya.
Kebenaran gagasan/materi.
Argumentasi yang benar dan logis.
Bahasa yang digunakan (bahasa baku).
Sikap (sopan, toleransi, kerja sama).
Guru membimbing sebagai moderator kegiatan penyajian kelompok secara
bergantian sesuai tata cara yang disepakati sebelumnya.
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi,
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
jika jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan bersama.

3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran melalui tanya
jawab secara klasikal.
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses pembelajaran
yang telah dilakukan dan meminta peserta didik menjawab pertanyaan berikut.
Apa manfaat mempelajari penginderaan jauh kaitannya dengan tata guna
lahan?
Apa sikap yang kalian peroleh dari proses pembelajaran yang telah dilakukan?
Apa rencana tindak lanjut yang akan kalian lakukan?
Apa sikap yang perlu dilakukan selanjutnya?
Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil laporan kelompok.
Guru memberikan tugas peserta didik untuk mencari citra untuk dianalisis dan
artikel tentang kegunaan citra penginderaan jauh dalam hal perencanaan tata guna
lahan. Tugas dilaksanakan secara perorangan dan untuk penilaian kompetensi
pengetahuan.
Guru menjelaskan rencana kegiatan pertemuan berikutnya akan mempelajari
penginderaan jauh untuk pengembangan jaringan transportasi.

e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan observasi, penilaian diri,
penilaian antarpeserta didik, atau jurnal. Hasil penilaian akan lebih baik apabila
menggunakan teknik penilaian yang bervariasi. Sehingga hasil penilaian lebih objektif,
karena setiap teknik memiliki kelebihan dan kekurangan. Penilaian ini berlangsung
secara terus menerus selama proses pembelajaran. Format penilaian sikap dapat
menggunakan format penilaian sikap.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama :.......................................................
Kelas : .....................................................
Materi Pokok :.........................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan takwa
Cermat
Teliti
Inovatif dan kreatif

Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.


Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang
dinilai Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan dengan Teknik penilaian kompetensi
pengetahuan menggunakan penugasan. Penugasan yaitu peserta didik menganalisis
citra penginderaan jauh yang dicari dari internet. Analisis citra tersebut kaitannya
dengan perencanaan tata guna lahan.
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik uraian untuk menilai
hasil analisis citra pengindaran jauh kaitannya dengan perencanaan tata guna lahan.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Analisis Citra
Nama : ...............................................................
Kelas : .....................................................
Materi Pokok : ........................................................
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Identifikasi citra
Analisis tata guna lahan dalam citra penginderaan jauh
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian
f. Sumber Belajar /Alat / Bahan:
- Sumber:
Lillisad and Kiefer (1979). Remote Sensing and image interpretation New
York : John Willey and Sons
Buku Geografi kelas XII, Penerbit Erlangga
- Alat:
Citra Foto udara dan digital
Jurnal ilmiah
Media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya)
Peta tematik penggunaan lahan dan jaringan transportasi

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
5. Pembelajaran Pertemuan Kelima (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Menganalisis citra penginderaan jauh untuk pengembangan jaringan transportasi.
Menerapkan hasil analisis citra foto atau digital penginderaan jauh untuk
pengembangan jaringan transportasi
b. Tujuan Pembelajaran
Mensyukuri penciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa manusia yang dibekali akal dan
pikiran sehingga mampu menciptakan teknologi bagi kehidupan manusia tersebut.
Mengembangkan sikap responsif terhadap kemajuan teknologi.
Memahami penginderaan jauh kaitannya dengan pengembangan jaringan
transportasi.
Mengolah citra penginderaan jauh dalam pengembangan jaringan transportasi.
c. Materi Pembelajaran
Hal yang diperhatikan kaitannya dengan pengembangan jaringan transportasi
Pertimbangan akses transportasi antarpulau
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan
melakukan berdoa, mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapian kelas,
kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
Guru memberi motivasi kepada peserta didik.
Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab atau problem solving mengenai
materi analisis citra kaitannya dengan pengembangan jaringan transportasi.
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang manfaat proses
pembelajaran.
Guru menjelaskan materi ajar dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan
peserta didik.
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Peserta didik dibagi kedalam kelompok 3-4 orang.
Peserta didik diminta membaca buku Geografi untuk SMA/MA Kelas XII
Penerbit Erlangga tentang penginderaan jauh yang bergunan dalam
pengembangan jaringan transportasi.
Guru memberikan contoh citra penginderaan jauh untuk dianalisis oleh peserta
didik kaitannya dengan unsur-unsur dalam pengembangan jaringan transportasi.
Guru meminta peserta didik untuk mencatat hal-hal yang penting dan yang tidak
diketahui dalam wacana sertahasil analisis citra.
Guru menanamkan sikap cermat dan kreatif dalam membaca wacana dan
menganalisis citra.
Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam mengamati atau membaca
wacana.
Menanya
Peserta didik ditugasi untuk mengajukan pertanyaan tentang penginderaan jauh
kaitannya dengan hal-hal yang perlu diketahui dalam pengembangan
transportasi.
Guru mendorong peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu dengan
pertanyaan secara mendalam tentang materi pelajaran yang sedang dipelajari.
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengidentifikasi
pertanyaan dari wacana dan citra yang berkaitan dengan hal-hal yang perlu
diperhatikan dan pengembangan jaringan transportasi antar pulau.
Guru memberikan motivasi dan penghargaan kepada kelompok yang menyusun
pertanyaan terbanyak dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Mengumpulkan data
Peserta didik diminta untuk menjawab pertanyaan tentang penginderaan jauh
kaitannya dengan unsur-unsur dalam pengembangan jaringan transportasi di
Indonesia dan pengembangan jaringan transportasi antar pulau.
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan
jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun dengan membaca uraian materi di
buku Geografi untuk SMA/MA Kelas XII Bab 1, atau mencari melalui sumber
belajar lain seperti buku referensi dan internet.
Guru menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok.
Guru dapat juga menunjukkan buku atau sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan.
Mengasosiasi
Peserta didik diminta untuk membuktikan contoh unsur-unsur yang paling
penting dalam pengembangan jaringan transportasidan pengembangan
transportasi antar pulau dengan menggunakan citra dan menganilis citra
tersebut.
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk menyimpulkan tentang
unsur-unsur yang harus dipenuhi dalam pengembangan jaringan transportasi

No. Pertanyaan

baik antar kota, antar provinsi bahkan antar pulau.


Mengomunikasikan
Peserta didik diminta mengomunikasikan hasil analisis unsur-unsur
pengembangan jaringan transportasi dalam bentuk tulisan atau laporan yang
dilengkapi dengan peta, gambar, ilustrasi, animasi, dan sebagainya.
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok, seperti berikut ini.
Masing-masing kelompok diberikan waktu sekitar 20 menit untuk
mempresentasikan hasil analisis dan menanggapi pertanyaan kelompok lain
tentang unsur-unsur yang perlu diperhatikan dalam pengembangan
jaringan transportasi.
Guru mendiskusikan dan membuat kesepakatan tentang tata tertib selama
penyajian materi oleh kelompok, seperti berikut ini.
Setiap peserta didik saling menghormati pendapat orang lain.
Mengangkat tangan sebelum memberikan pertanyaan atau menyampaikan
pendapat.
Menyampaikan pertanyaan atau pendapat setelah dipersilahkan oleh guru
(moderator).
Menggunakan bahasa yang sopan saat menyampaikan pertanyaan atau
pendapat.
Berbicara secara bergantian dan tidak memotong pembicaraan oranglain.
Guru menjelaskan pedoman penilaian selama penyajian materi, seperti aspek
penilaian meliputi berikut ini.
Kemampuan bertanya.
Kebenaran gagasan/materi.
Argumentasi yang benar dan logis.
Bahasa yang digunakan (bahasa baku).
Sikap (sopan, toleransi, kerja sama).
Guru membimbing sebagai moderator kegiatan penyajian kelompok secara
bergantian sesuai tata cara yang disepakati sebelumnya.
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi,
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
jika jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan bersama.
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran melalui
tanya jawab secara klasikal.
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses pembelajaran yang
telah dilakukan dan meminta peserta didik menjawab pertanyaan berikut.
Apa manfaat yang diperoleh dari mempelajari penginderaan jauh kaitannya
dengan unsur-unsur yang penting dalam pengembangan jaringan transportasi
di Indonesia?
Apa manfaat menggunakan citra dalam pengembangan jaringan trasnportasi
antar pulau?
Apa yang kalian pelajari dalam proses pembelajaran pengembangan jaringan
transportasi antar pulau?
Apa sikap yang kalian peroleh dari proses pembelajaran yang telah dilakukan
dan bagaimana selanjutnya?
Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil laporan individu
Guru memberikan tugas peserta didik untuk mencari citra dan kasus pengembangan
jaringan transportasiantara Pulau Jawa dan Sumatra yang berkaitan dengan materi
kemudian dianalisis dengan beberapa pertanyaan:
Kenapa bisa terjadi kasus tersebut?
Unsur apa yang diabaikan dalam pengembangan jaringan transportasi
tersebut?
Apa yang harus dilakukan pada kasus pengembangan jaringan transportasi
tersebut?
Mengapa perlu adanya analisis citra dalam pengembangan jaringan trasnportasi
antar pulau?
Bagaimana hasil analisis citra terkait dengan pengembangan Jembatan antara
Pulau Jawa dan Sumatra?
Tugas dilaksanakan secara perorangan dan untuk penilaian kompetensi
pengetahuan.
Guru menjelaskan rencana kegiatan pertemuan berikutnya akan mempelajari tata
kelola lembaga penginderaan jauh di Indonesia.

e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan observasi, penilaian diri,
penilaian antarpeserta didik, atau jurnal. Hasil penilaian akan lebih baik apabila
menggunakan teknik penilaian yang bervariasi. Sehingga hasil penilaian lebih obyektif,
karena setiap teknik memiliki kelebihan dan kekurangan. Penilaian ini berlangsung secara
terus menerus selama proses pembelajaran. Format penilaian sikap dapat menggunakan
format penilaian sikap.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama : ......................................................
Kelas : .....................................................
Materi Pokok : ........................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan takwa
Cermat
Kerja sama
Kreatif

Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.


Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai Skor 4
apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan dengan teknik penilaian kompetensi
pengetahuan dengan penugasan, yaitu peserta mencari citra dan menganalisi artikel yang
berkiatan dengan kasus pembembangan jaringan antar pulau yakni Jembatan/TOL laut
Pulau Jawa dan Sumatra sebagai pekerjaan rumah.

Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah


Nama : ....................................................
Kelas : ...................................................
Materi Pokok : .....................................................
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Kesesuain artikel
Komponen analisis:
Kenapa bisa terjadi kasus tersebut?
Unsur apa yang diabaikan dalam pengembangan jaringan
transportasi tersebut?
Apa yang harus dilakukan pada kasus pengembangan
jaringan transportasi tersebut?
Mengapa perlu adanya analisis citra dalam pengembangan
jaringan trasnportasi antar pulau?
Bagaimana hasil analisis citra terkait dengan pengembangan
Jembatan antara Pulau Jawa dan Sumatra?
1.
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 1-4 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian.
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik esai atau analisis citra kaitannya
dengan perkembangan jaringan transportasi di Indonesia.

Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah


Nama : ....................................................
Kelas : ...................................................
Materi Pokok : .....................................................
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Identifikasi citra atau pengelompokan
Analisis unsur-unsur yang mendukungperkembangan
jaringan transportasi pada citra tersebut
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 1-4 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian

f. Sumber Belajar /Alat / Bahan:


- Sumber:
Lillisad and Kiefer (1979). Remote Sensing and image interpretation New
York : John Willey and Sons
Buku Geografi kelas XII, Penerbit Erlangga
Buku referensi lain
Artikel-artikel yang terkait dengan materi
Artikel tentang pengembangan jaringan transportasi antara Pulau Jawa dan
Pulau Sumatra.
- Alat:
Citra Foto udara dan digital
Jurnal ilmiah
Media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya)
Peta tematik penggunaan lahan dan jaringan transportasi

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
6. Pembelajaran Pertemuan Keenam (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Mengidentifikasi tata kelola dan lembaga penginderaan jauh di Indonesia.
b. Tujuan Pembelajaran
Mensyukuri salah satu kekuasaan penciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa akal
dan pikiran manusia sehingga bisa menciptakan teknologi.
Mengembangkan pengetahuan tentang penginderaan jauh melalui lembaga-
lembaga kaitannnya dengan penginderaan jauh yang ada di Indonesia.
Memahami fungsi lembaga-lembaga tersebut kaitannya dengan objek yang ada di
muka bumi.
c. Materi Pembelajaran
Lembaga-lembaga yang terkait dengan penginderaan jauh.
Fungsi atau sistem kerja lembaga-lembaga tersebut.
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan
melakukan berdoa, mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapian kelas,
kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
Guru memberi motivasi kepada peserta didik.
Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab atau problem solving mengenai
materi lembaga-lembaga yang berkaitan dengan penginderaan jauh.
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Peserta didik dibagi kedalam kelompok 3-4 orang.
Peserta didik diminta membaca buku Geografi untuk SMA/MA Kelas XII
Penerbit Erlangga lembaga-lembaga penginderaan jauh.
Guru meminta peserta didik untuk mencatat hal-hal yang penting dan yang tidak
diketahui dalam wacana.
Guru menanamkan sikap cermat dan teliti dalam membaca wacana.
Guru mengamati keterampilan peserta didik dalammembaca wacana.
Menanya
Guru mendorong peserta didik untuk mengajukan atau membuat pertanyaan
yang berkiatan dengan lembaga-lembaga penginderaan jauh yang ada di
Indonesia.
Guru memberikan motivasi dan penghargaan kepada kelompok yang menyusun
pertanyaan terbanyak dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Mengumpulkan data
Peserta didik diminta untuk menjawab pertanyaan tentang lembaga-lembaga
penginderaan jauh yang ada di Indonesia.
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan
jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun dengan membaca uraian materi di
buku Geografi untuk SMA/MA Kelas XII Penerbit Erlangga ataumencari melalui
sumber belajar lain, seperti buku referensi dan internet.
Guru dapat juga menunjukkan buku atau sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan.
Guru menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok.
Mengasosiasi
Peserta didik diminta untuk membuktikan program BIG di Indonesia.
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk menyimpulkan tentang
program BIG di Indonesia.
Mengomunikasikan
Peserta didik diminta mengomunikasikan hasil analisisnya dalam bentuk tulisan
yang dilengkapi dengan peta, gambar, ilustrasi, animasi, dan sebagainya.
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok, seperti berikut ini.
Masing-masing kelompok diberikan waktu sekitar 20 menit untuk
mempresentasikan hasil analisis dan menanggapi pertanyaan dari kelompok
lain tentang tata kelola dan lembaga-lembaga penginderaan jauh.
Guru mendiskusikan dan membuat kesepakatan tentang tata tertib selama
penyajian materi oleh kelompok, seperti berikut ini.
Setiap peserta didik saling menghormati pendapat orang lain.
Mengangkat tangan sebelum memberikan pertanyaan atau menyampaikan
pendapat.
Menyampaikan pertanyaan atau pendapat setelah dipersilahkan oleh guru
(moderator).
Menggunakan bahasa yang sopan saat menyampaikan pertanyaan atau
pendapat.
Berbicara secara bergantian dan tidak memotong pembicaraan orang lain.
Guru menjelaskan pedoman penilaian selama penyajian materi, seperti aspek
penilaian meliputi berikut ini.
Kemampuan bertanya.
Kebenaran gagasan/materi.
Argumentasi yang benar dan logis.
Bahasa yang digunakan (bahasa baku).
Sikap (sopan, toleransi, kerja sama).
Guru membimbing sebagai moderator kegiatan penyajian kelompok secara
bergantian sesuai tata cara yang disepakati sebelumnya.
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi,
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
jika jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan bersama.

3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran melalui
tanya jawab secara klasikal.
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses pembelajaran
yang telah dilakukan dan meminta peserta didik menjawab pertanyaan berikut.
Apa manfaat yang diperoleh dari mempelajari lembaga BIG yang ada di
Indonesia?
Apa sikap yang kalian peroleh dari proses pembelajaran yang telah
dilakukan?
Apa rencana tindak lanjut yang akan kalian lakukan?
Apa sikap yang perlu dilakukan selanjutnya?
Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil laporan kelompok.
Guru memberikan tugas peserta didik untuk mempelajari materi penginderaan
jauh dari konsep dasar penginderaan jauh sampai tata kelola dan lembaga
penginderaan jauh sebagai bahan ulangan pada pertemuan berikutnya.
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan observasi, penilaian diri,
penilaian antarpeserta didik, atau jurnal. Hasil penilaian akan lebih baikapabila menggunakan
teknik penilaian yang bervariasi. Sehingga hasil penilaian lebih obyektif, karena setiap teknik
memiliki kelebihan dan kekurangan. Penilaian ini berlangsung secara terus menerus selama
proses pembelajaran. Format penilaian sikap dapat menggunakan format penilaian sikap.

Pedoman Pengamatan Sikap


Nama : ....................................................
Kelas : ...................................................
Materi Pokok : .....................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai 1 2 3 4
Iman dan takwa
Jujur
Teliti
Cermat
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap
yangdinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan dengan teknik penilaian kompetensi
pengetahuan menggunakan penugasan. Penugasan yaitu dengan memberikan soal
pada siswa sebagai tugas rumah.
Apa lembaga penginderaan jauh yang terdapat di Indonesia?
Bagaimanakah tata kelola penginderaan jauh pada masa sekarang ini?
Apa fungsi dari penginderaan jauh?
Bagaimana peranan BIG dalam perencanaan pengembangan jaringan
transportasi dan perencanaan tata guna lahan?
Bagaimana peranan BIG dalam mencegah terjadinya pembalakan liar?
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik uraian tentang fungsi
lembaga BIG di Indonesia.

Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah


Nama :
Kelas :
Materi Pokok :
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Analisis seluk beluk BIG
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian

f. Sumber Belajar /Alat / Bahan:


- Sumber:
Lillisad and Kiefer (1979). Remote Sensing and image interpretation New
York : John Willey and Sons
Buku Geografi kelas XII, Penerbit Erlangga
Buku referensi lain
Artikel-artikel tentang pembalakan liar, pengembangan jaringan transportasi.
Badan atau lembaga yang berkaitan dengan penginderaan jauh, misalnya: BIG
(Badan Informasi Geografis)
- Alat:
Citra Foto udara dan digital
Jurnal ilmiah
Media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya)

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
7. Pembelajaran Pertemuan Ketujuh (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Mengidentifikasi tata kelola dan lembaga penginderaan jauh di Indonesia.
b. Tujuan Pembelajaran
Mensyukuri salah satu kekuasaan penciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa akal
dan pikiran manusia sehingga bisa menciptakan teknologi.
Mengembangkan pengetahuan tentang penginderaan jauh melalui lembaga-
lembaga kaitannnya dengan penginderaan jauh yang ada di Indonesia.
Memahami fungsi lembaga-lembaga tersebut kaitannya dengan objek yang ada
dimuka bumi.
c. Materi Pembelajaran
Lembaga-lembaga yang terkait dengan penginderaan jauh.
Fungsi atau sistem kerja lembaga-lembaga tersebut.
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan
melakukan berdoa, mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapian kelas,
kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
Guru memberikan penjelasan untuk melanjutkan pembelajaran yang kemarin
dengan memberikan pertanyaan yang berkaitan dengan tata kelola dan lembaga
penginderaan jauh yang ada di Indonesia.
Guru memberi motivasi kepada peserta didik.
Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang manfaat proses pembelajaran.
Guru menjelaskan materi ajar dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan
peserta didik.
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Peserta didik dibagi kedalam kelompok 3-4 orang.
Peserta didik diminta membaca buku Geografi untuk SMA/MA Kelas XII
Penerbit Erlangga yang berkaitan dengan materi lembaga-lembaga penginderaan
jauh.
Guru meminta peserta didik untuk mencatat hal-hal yang penting dan yang tidak
diketahui dalam wacana.
Guru menanamkan sikap cermat dan teliti dalam membaca wacana.
Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam mengamati atau membaca wacana.
Menanya
Peserta didik ditugasi untuk mengajukan pertanyaan tentang lembaga-lembaga
penginderaan jauh yang ada di Indonesia.
Guru memberikan motivasi dan penghargaan kepada kelompok yang menyusun
pertanyaan terbanyak dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Mengumpulkan data
Peserta didik diminta untuk menjawab pertanyaan tentang lembaga-lembaga
penginderaan jauh yang ada di Indonesia.
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan
jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun dengan membaca uraian materi di
buku Geografi untuk SMA/MA Kelas XIIPenerbit Erlangga, mencari melalui
sumber belajar lain seperti buku referensi dan internet.
Guru dapat juga menunjukkan buku atau sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan.
Guru menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok.
Mengasosiasi
Peserta didik diminta untuk membuktikan contoh program Lapan dan Puspics di Indonesia.
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk menyimpulkan tentang
program Lapan dan Puspics di Indonesia.
Mengomunikasikan
Peserta didik diminta mengomunikasikan hasil analisisnya dalam bentuk tulisan
yang dilengkapi dengan peta, gambar, ilustrasi, animasi, dan sebagainya.
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok, seperti berikut ini.
Masing-masing kelompok diberikan kesempatan sekitar 20 menit untuk
mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya di depan kelas.
Kelompok penyaji harus menjawab pertanyaan yang diajukan oleh kelompok
lain.
Guru mendiskusikan dan membuat kesepakatan tentang tata tertib selama
penyajian materi oleh kelompok, seperti berikut ini.
Setiap peserta didik saling menghormati pendapat orang lain.
Mengangkat tangan sebelum memberikan pertanyaan atau menyampaikan pendapat.
Menyampaikan pertanyaan atau pendapat setelah dipersilahkan oleh guru
(moderator).
Menggunakan bahasa yang sopan saat menyampaikan pertanyaan atau pendapat.
Berbicara secara bergantian dan tidak memotong pembicaraan orang lain.
Guru menjelaskan pedoman penilaian selama penyajian materi, seperti aspek
penilaian meliputi berikut ini.
Kemampuan bertanya.
Kebenaran gagasan/materi.
Argumentasi yang benar dan logis.
Bahasa yang digunakan (bahasa baku).
Sikap (sopan, toleransi, kerja sama).
Guru membimbing sebagai moderator kegiatan penyajian kelompok secara
bergantian sesuai tata cara yang disepakati sebelumnya.
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi,
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
bila jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan bersama.

3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran melalui
tanya jawab secara klasikal.
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses pembelajaran
yang telah dilakukan dan meminta peserta didik menjawab pertanyaan berikut.
Apa manfaat yang diperoleh dari mempelajari lembaga Lapan dan Puspics
yang ada di Indonesia?
Apa sikap yang kalian peroleh dari proses pembelajaran yang telah
dilakukan?
Apa rencana tindak lanjut yang akan kalian lakukan?
Apa sikap yang perlu dilakukan selanjutnya?
Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil laporan kelompok
Guru memberikan tugas peserta didik untuk mempelajari bab selanjutnya yakni
Pemetaan dan SIG.
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan observasi, penilaian diri,
penilaian antarpeserta didik, atau jurnal. Hasil penilaian akan lebih baik apabila
menggunakan teknik penilaian yang bervariasi. Sehingga hasil penilaian lebih obyektif,
karena setiap teknik memiliki kelebihan dan kekurangan. Penilaian ini berlangsung secara
terus menerus selama proses pembelajaran. Format penilaian sikap dapat menggunakan
format penilaian sikap.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama : ....................................................
Kelas : ...................................................
Materi Pokok : .....................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan takwa
Kreatif
Teliti
Cermat
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan dengan teknik penugasan yaitu
peserta didik membuat skema tentang lembaga-lembaga penginderaan jauh yang ada
di Indonesia sebagai pekerjaan rumah.

Lembar Penilaian Penyajian tugas rumah


Nama : ....................................................
Kelas : ...................................................
Materi Pokok : .....................................................
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Skema fungsi lembaga penginderaan jauh (LAPAN dan
PUSPICS)
Penggunaan bahasa
Penyajian materi
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik uraian tentang fungsi
lembaga Lapan dan Puspics di Indonesia.

Lembar Penilaian Penyajian dan Hasil Diskusi


Nama : ....................................................
Kelas : ...................................................
Materi Pokok : .....................................................
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Analisis LAPAN dan PUSPICS
Perbedaan antara LAPAN, PUSPICS, dan BIG
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian.

f. Sumber Belajar /Alat / Bahan:


- Sumber:
Lillisad and Kiefer (1979). Remote Sensing and image interpretation New
York : John Willey and Sons
Buku Geografi kelas XII, Penerbit Erlangga
Badan atau lembaga yang berkaitan dengan penginderaan jauh, misalnya: BIG
(Badan Informasi Geografis), LAPAN, dan PUSPICS.
www.lapan.go.id
puspics.ugm.ac.id
penataanruang.pu.go.id
- Alat:
Citra Foto udara dan digital
Media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
Jakarta, Agustus 2015
Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
8. Pembelajaran Pertemuan Kedelapan (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Menjelaskan prinsip-prinsip dasar peta dan pemetaan
b. Tujuan Pembelajaran
Mensyukuri akal dan pikiran manusia untuk mendalami kajian Ilmu dan
teknologi sebagai karunia Tuhan Yang Maha Pengasih.
Mengembangkan ilmu pengetahuan tentang peta dan pemetaan
Memahami prinsip dasar peta dan pemetaan
Menyajikan data yang berkaitan dengan peta dan pemetaan.
c. Materi Pembelajaran
Pengertian peta
Fungsi dan tujuan peta
Penggolongan peta
Unsur kelengkapan peta
Membuat peta berdasarkan hasil pengukuran jarak dan arah

d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan pesera didik untuk mengikuti pembelajaran dengan
melakukan berdoa, mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapihan kelas,
kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
Guru melakukan apersepsi dengan meminta peserta didik untuk menggambarkan
denah rumah menuju ke sekolah kemudian bertanya kepada peserta didik tentang
peta.
Guru menjelaskan materi ajar dan kegiatan yang akan dilakukan peserta didik.
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam kelompok 3-4 orang.
Guru meminta peserta didik untuk mengamati peta, video pembuatan peta.
Guru meminta peserta didik mencatat hal-hal yang penting dan tidak diketahui
dalam video tersebut, seperti peta apa yang digunakan, fungsi dari peta, dan ,
jenis-jenis peta, dan unsur-unsur peta.
Guru meminta masing-masing peserta didik untuk membuat peta berdasarkan
perhitungan jarak dan arah.
Guru membimbing peserta didik dalam mengamati peta.
Guru menanamkan sikap kreatif dan cermat dalam mengamati dan membuat peta.
Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam mengamati dan membuat peta.
Menanya
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengidentifikasi pertanyaan
dari hasil pengamatan terhadap peta yang diberikan kepada masing-masing kelompok.
Guru dapat membimbing peserta didik menyusun pertanyaan seperti berikut ini.
Apa yang dimaksud peta?
Apa saja jenis-jenis peta?
Apa saja unsur-unsur peta?
Bagaimana cara membuat peta?
Apa fungsi dari pembuatan peta?
Guru meminta peserta didik secara kelompok mencatat pertanyaan yang ingin
diketahui, dan mendorong peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam tentang sesuatu.
Guru mengamati keterampilan peserta didik secara perorangan dan kelompok
dalam menyusun pertanyaan.
Mengeksperimen
Guru memnita peserta didik untuk menunjukkan unsur-unsur peta, pada peta
yang dipajang di depan kelas.
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan
jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun dari berbagai sumber, seperti buku
Geografi SMA/MA untuk Kelas XII Penerbit Erlangga atau referensi lain.
Guru bisa menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok.
Mengasosiasi
Guru membimbing peserta didik untuk membuat peta dengan perhitungan jarak dan
arah
Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan informasi yang telah mereka
peroleh sebelumnya, seperti berikut ini.
Mengapa hasrus belajar peta?
Apa fungsi dari peta?Indonesia kaya akan barang tambang?
Bagaimana fungsi peta dalam kehidupan sehari-hari?
Bagaimana membuat peta dengan cara perhitungan jarak dan arah?
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mendapatkan
kesimpulan tentang peta dan pemetaan.
Mengomunikasikan
Guru meminta peserta didik untuk mempersiapkan penyajian materi yang telah
dipersiapkan sebelumnya.
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok dan tata tertib selama penyajian.
Guru menjelaskan pedoman penilaian selama penyajian materi.
Guru meminta peserta didik menyajikan hasil diskusinya yang disertai dengan
gambar, ilustrasi, dan sebagainya.
Guru membimbing sebagai moderator kegiatan penyajian kelompok secara
bergantian sesuai tata cara yang disepakati sebelumnya.
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
jika jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan.
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pembelajaran
melalui tanya jawab klasikal.
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses pembelajaran
yang telah dilakukan dan menetukan tindakan yang akan dilakukan berkaitan
dengan peta, dengan menjawab pertanyaan sebagai berikut.
Apa manfaat yang diperoleh setelah belajar peta?
Apa tindak lanjut yang akan dilakukan oleh peserta didik dari proses
pembelajaran yang telah dilakukan?
Guru menyampaikan evaluasi dan rencana kegiatan pertemuan berikutnya untuk
membawa penggaris dan pensil, kaitannya dengan proses pembuatan peta.
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang objektif, karena setiap teknik memiliki kelebihan dan
kekurangan. Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian
sikap dapat menggunakan format penilaian sikap sebagaimana diuraikan di bagian
indikator dan tujuan pembelajaran.

Pedoman Pengamatan Sikap


Nama : .......................................................
Kelas : ......................................................
Materi Pokok : ........................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan takwa
Jujur
Teliti
Peduli

Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.


Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik penugasan. Peserta didik
diberikan beberapa peta, kemudian peserta didik diminta untuk mengidentifikasi peta
tersebut sesuai dengan kaidah-kaidah peta yang benar beserta kegunaan peta tersebut.
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan mengidentifikasi komponen peta pada peta
yang ada di depan kelas dan membuat kesimpulan tentang komponen-komponen
peta.

Lembar Penilaian Penyajian dan Hasil Diskusi


Nama : ....................................................
Kelas : ...................................................
Materi Pokok : .....................................................
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Komponen peta hasil identifikasi pada peta yang ada di
depan kelas
Hasil perhitungan skala peta dan jarak pada peta
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian.

f. Sumber Belajar /Alat / Bahan:


- Sumber:
buku Geografi kelas XII, Penerbit Erlangga,
buku referensi lain,
artikel-artikel tentang pemetaan.
http://blhd.tanjabbarkab.go.id , gambar peta Kab. Tanjung Jabung Barat
http://www.indotravelers.com, gambar peta Prov. Bandung
http://meriska.defriani08.student.ipb.ac.id, gambar peta distribusi hujan
tahun 2010.
- Alat:
gambar peta dunia, skema atau denah rumah,
gambar peta yang belum lengkap komponen-komponennya,
jurnal ilmiah, dan
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
9. Pembelajaran Pertemuan Kesembilan (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Mempraktekan pembuatan peta berdasarkan data koordinat dengan sistem proyeksi
dan sistem grid
Mengidentifikasi informasi dari atlas
Menguraikan proses pemetaan
b. Tujuan Pembelajaran
Mensyukuri akal dan pikiran manusia untuk mendalami kajian ilmu dan teknologi
sebagai karunia Tuhan Yang Maha Pengasih.
Mengembangkan ilmu pengetahuan tentang peta dan pemetaan
Memahami prinsip dasar peta dan pemetaan
Menyajikan data yang berkaitan dengan peta dan pemetaan
c. Materi Pembelajaran
Membuat peta berdasarkan data koordinat dengan sistem proyeksi peta
Menggambar peta dengan sistem grid
Cara mencari informasi dari atlas
Proses pemetaan
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan pesera didik untuk mengikuti pembelajaran dengan
melakukan berdoa, mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapihan kelas,
kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
Guru melakukan apersepsi dengan memperlihatkan video tentang pembuatan peta.
Guru bertanya kepada peserta didik apa yang mereka ketahui tentang proses pemetaan.
Guru menjelaskan materi yang akan dipelajari pada proses pembelajaran.
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam kelompok 3-4 orang.
Guru membagi materi pada masing-masing kelompok, kemudian masing-masing
kelompok mengamati dan mengerjakan tugas yang diberikan pada masing-
masing kelompok tersebut.
Kelompok satu diberikan tugas untuk membuat peta berdasarkan koordinat
dengan sistem proyeksi dan mencari informasi di atlas, kelompok dua membuat
peta dengan sistem grid dan mencari infromasi di atlas, begitu seterusnya untuk
kelompok tiga, empat, lima, dan enam.
Guru meminta peserta didik mencatat hal-hal yang penting dan tidak diketahui
dalam pengamatan tersebut, seperti keuntungan membuat peta dengan sistem
grid dan proyeksi.
Guru membimbing siswa dalam mengerjakan tugas tersebut.
Guru menanamkan sikap teliti, cermat, kreatifdan inovatif dalam mengerjakan
tugas.
Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam mengerjakan tugas yang
berkaitan dengan mengambar peta dengan beberapa metode.
Menanya
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengidentifikasi
pertanyaan dari kegiatan menggambar peta dengan beberapa metode, mengamati
atlas dan globe serta mengidentifikasi proses pemetaan.
Guru dapat membimbing peserta didik menyusun pertanyaan seperti:
Apa keunggulan dari masing-masing metode pembuatan peta?
Apa yang dimaksud dengan atlas, globe, dan peta serta bagaiamana
perbedaanantar ketiganya?
Apa yang dimaksud dengan pemetaan, dan bagaimana prosesnya?
Apa bedanya peta dengan pemetaan?
Guru meminta peserta didik secara kelompok mencatat pertanyaan yang ingin
diketahui, dan mendorong peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam tentang sesuatu.
Guru mengamati keterampilan peserta didik secara perorangan dan kelompok
dalam menyusun pertanyaan.
Mencoba
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan
jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun.
Guru meminta peserta didik untuk membaca berbagai sumber buku seperti
buku Geografi SMA/MA untuk Kelas XII Penerbit Erlangga atau referensi lain.
Guru bisa menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok.
Mengasosiasi
Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis dan mendiskusikan
informasi yang telah mereka peroleh sebelumnya, seperti berikut ini.
Mengapa peta dibuat berwarna-warni?
Unsur apa yang membedakan antara atlas, peta dan globe?
Apa kaiatannya skala dengan peta yang dihasilkan?
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mendapatkan
kesimpulan tentang peta dan pemetaan.
Mengomunikasikan
Guru meminta siswa untuk mempersiapkan penyajian materi yang telah
dipersiapkan sebelumnya.
Guru meminta peserta didik untuk memajang hasil pembuatan peta di kelas
masing-masing
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok dan tata tertib selama penyajian.
Guru menjelaskan pedoman penilaian selama penyajian materi.
Guru meminta peserta didik menyajikan hasil analisis diskusinya tentang peta
dan pemetaan.
Guru membimbing sebagai moderator kegiatan penyajian kelompok secara
bergantian sesuai tata cara yang disepakati sebelumnya.
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
bila jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan.
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pembelajaran
melalui tanya jawab klasikal.
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses pembelajaran
yang telah dilakukan dan menetukan tindakan yang akan dilakukan berkaitan dengan
peta dan pemetaan, dengan meminta peserta didik menjawab pertanyaan berikut.
Apa manfaat yang diperoleh dari belajar mengenai peta dan pemetaan?
Apa tindak lanjut yang akan dilakukan oleh peserta didik dari proses
pembelajaran yang telah dilakukan?
Guru memberikan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan.
Guru mengumumkan kelompok terbaik pada pertemuan hari ini.
Guru menyampaikan rencana kegiatan pertemuan berikutnya dan menyuruh
siswa untuk membawa gambar peta tematik.

e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang objektif, karena setiap teknik memiliki kelebihan dan
kekurangan. Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian
sikap dapat menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.

Pedoman Pengamatan Sikap


Nama : ......................
Kelas : .....................
Materi Pokok : ......................
Aspek Sikap Skor Penilaian
yang Dinilai 1 2 3 4
Iman dan takwa
Jujur
Ingin Tahu
Kerja sama
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai

2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan


Teknik penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan penugasan. Bentuk tes
adalah sebagai berikut:
Memperbesar peta Sumatra dari skala 1:200.000 menjadi skala 1: 50.000
Menggambar hasil proses perbesaran Peta Sumatra tersebut kedalam kertas putih
polos.
Memberikan unsur-unsur peta pada gambar peta Sumatra tersebut.
Tugas ini merupakan tugas perorangan.
Lembar Penilaian Proyek Kerja Mandiri
Nama : .......................................................
Kelas : ...................................................
Materi Pokok :.....................................................
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Penyajian Peta
Identifikasi kenampakan yang ada
Kejelasan peta denah
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik proyek dengan tugas
menggambar denah tempat tinggal sampai ke sekolah beserta kenampakan yang ada di
sepanjang perjalanan. Contoh intrumen penilaian proyek dapat menggunakan format
penilaian Lembar Penilaian Proyek Kerja Bakti.
Lembar Penilaian Proyek Kerja Bakti
Nama : .......................................................
Kelas : ...................................................
Materi Pokok :.....................................................
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Penyajian Peta
Identifikasi kenampakan yang ada
Kejelasan peta denah
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian

f. Sumber Belajar /Alat / Bahan:


- Sumber:
buku Geografi kelas XII, Penerbit Erlangga,
https://www.youtube.com/watch?v=rtkRsTPFKyM, tutorial mebuat peta
dengan program corel draw
http://geografientrepreneur.yolasite.com
http://www.slideshare.net/lailiaidi/sistem-proyeksi-peta-3144291
- Alat:
gambar peta dunia, skema atau denah rumah,
gambar peta yang belum lengkap komponen-komponennya,
jurnal ilmiah,
atlas, dan
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
10. Pembelajaran Pertemuan Kesepuluh (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Menjelaskan prinsip-prinsip sistem informasi geografis (SIG)
b. Tujuan Pembelajaran
Mensyukuri akal dan pikiran manusia untuk mendalami kajian Ilmu dan
teknologi sebagai karunia Tuhan Yang Maha Pengasih.
Mengembangkan ilmu pengetahuan tentang sistem informasi geografis (SIG)
Memahami tahapan prinsip kerja sistem informasi geografis (SIG)
c. Materi Pembelajaran
Prinsip sistem informasi geografis (SIG)
- Pengertian SIG
- Pengoperasian SIG
- Komponen sistem informasi geografis
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan pesera didik untuk mengikuti pembelajaran dengan
melakukan berdoa, mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapihan kelas,
kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
Guru melakukan apersepsi dengan bertanya kepada peserta didik tentang
pengertian sistem informasi geografi (SIG) yang pernah didengar.
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Guru menjelaskan materi ajar dan kegiatan yang akan dilakukan peserta didik.
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam kelompok 3-4 orang.
Guru meminta peserta didik membaca buku Geografi Kelas XII Penerbit
Erlangga materi Prinsip Sistem Informasi Geografis (SIG)atau mencari dari
sumber lain seperti buku refensi lain atau aartikel dari internet yang berkaitan
dengan materi pembelajaran.
Guru memberikan beberapa potong peta dasar untuk digunakan sebagia praktik
pengoperasian SIG sistem manual atau over-lay.
Guru meminta peserta didik untuk mencatat hal-hal yang sulit dan tidak
diketahui selama proses pembelajaran.
Guru menanamkan sikap teliti dan cermat dalam mengamati wacana.
Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam mengamati wacana.
Menanya
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengidentifikasi
pertanyaan dari kegiatan mengoverlay peta dan mengamati wacana.
Guru dapat membimbing peserta didik menyusun pertanyaan, seperti berikut
ini.
Apa yang dimaksud dengan sistem informasi geografis (SIG)?
Apa saja data yang termasuk data input (masukan)?
Jelaskan tahapan-tahapan kerja SIG!
Guru meminta peserta didik secara kelompok mencatat pertanyaan yang ingin
diketahui, dan mendorong peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam tentang sesuatu.
Guru mengamati keterampilan peserta didik secara perorangan dan kelompok
dalam menyusun pertanyaan.
Mengumpulkan data
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan
jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun.
Guru meminta peserta didik untuk mencari data dan informasi terkait.
Guru menyediakan berbagai sumber buku seperti buku Geografi SMA/MA untuk
Kelas XII Penerbit Erlangga atau referensi lain baik dari buku ataupun artikel di
internet.
Guru bisa menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok.
Mengasosiasi
Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis dan mendiskusikan
informasi yang telah mereka peroleh sebelumnya, seperti berikut ini.
Apa guna SIG dalam kehidupan sehari-hari?
Apa data yang langsung di peroleh dari hasil pengamatan lapangan?
Guru membimbing siswa untuk mencari contoh-contoh tentang hasil-hasil
sistem informasi geografis (SIG) dalam kehidupan sehari-hari.
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mendapatkan
kesimpulan prinsip dasar sistem informasi geografis (SIG).
Mengomunikasikan
Guru meminta peserta didik untuk mempersiapkan penyajian hasil overlay
sekaligus hasil diskusi materi yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok dan tata tertib selama penyajian.
Guru meminta peserta didik untuk menampilkan hasil temuannya dalam bentuk
tulisan yang dilengkapi dengan gambar, ilustrasi animasi, dan sebagainya.
Guru membimbing sebagai moderator kegiatan penyajian kelompok secara
bergantian sesuai tata cara yang disepakati sebelumnya.
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
jika jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan.
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pembelajaran
melalui tanya jawab klasikal.
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses pembelajaran yang
telah dilakukan dan menentukan tindakan yang akan dilakukan berkaitan dengan
prinsip sistem informasi geografis (SIG), dengan meminta peserta didik menjawab
pertanyaan berikut.
Apa manfaat yang diperoleh pembelajaran materi prinsip sistem informasi
geografis (SIG) bagi kehidupan sehari-hari?
Apa tindak lanjut yang akan dilakukan oleh peserta didik dari proses
pembelajaran yang telah dilakukan?
Apa sikap kalian ketika mengetahui kegunaan sistem informasi geografis
(SIG)?
Guru memberikan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan.
Guru menyampaikan rencana kegiatan pertemuan berikutnya dan meminta peserta
didik untuk mempejari materi sumber data dan basis data sistem informasi geografis
dari berbagai sumber belajar.
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang obyektif, karena setiap teknik memiliki kelebihan dan kekurangan.
Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian sikap dapat
menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama : .......................................................
Kelas : ......................................................
Materi Pokok : ........................................................

Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan takwa
Teliti
Cerdik
Kreatif
Inovatif

Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.


Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan tes tertulis, yakni sebagai
berikut.
Apa yang dimaksud dengan SIG?
Apa perbedaan dari masing-masing komponen SIG?
Bagaimana pengoperasian SIG dapat menghasilkan data yang baru?
Jelaskan tahapan kerja SIG untuk menghasilkan data baru
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik portofolio dengan tugas
menguraikan, prinsip sistem informasi geografis (SIG) dan overlay peta. Contoh intrumen
penilaian portofolio dapat menggunakan format penilaian Lembar Penilaian
Penyajian dan Laporan Hasil Telaah.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama : ....................................................
Kelas : ...................................................
Materi Pokok : .....................................................
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Uraian prinsip sistem informasi geografis (SIG)
Hasil overlay peta
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian.

f. Sumber Belajar /Alat / Bahan:


- Sumber:
buku Geografi kelas XII, Penerbit Erlangga,
https://books.google.co.id, artikel tentang Sistem Informasi Geografis

- Alat:
http://eusoils.jrc.ec.europa.eu, Peta jenis tanah seluruh Indonesia
i41.tinypic.comfcbv7.jpgpeta hujan.jpg, Peta curah hujan Yogyakarta
upload.wikimedia.org, Peta dasar atau administratif Yogyakarta
jurnal ilmiah,
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya)

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
11.Pembelajaran Pertemuan Kesebelas (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Menguraiakan sumber data dan basis data SIG
Mempraktekan pembuatan data vektor dari data raster
b. Tujuan Pembelajaran
Mensyukuri akal dan pikiran manusia untuk mendalami kajian ilmu dan
teknologi sebagai karunia Tuhan Yang Maha Pengasih.
Mengembangkan ilmu pengetahuan tentang sistem informasi geografis (SIG).
Memahami sumber data dan basis data yang digunakan dalam sistem infromasi
geografis (SIG).
c. Materi Pembelajaran
Tahapan SIG:
- Masukan data (jenis-jenis data, sumber data)
- Proses pemasukan data
- Manipulasi dan analisis data
- Penyajian data
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan pesera didik untuk mengikuti pembelajaran dengan
melakukan berdoa, mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapihan kelas,
kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
Guru melakukan apersepsi dengan bertanya tentang berbagai jenis data yang
diperlukan dalam proses SIG.
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Guru menjelaskan materi ajar dan kegiatan yang akan dilakukan peserta didik.

2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam kelompok 3-4 orang.
Guru meminta peserta didik untuk membaca buku Geografi SMA/MA untuk
Kelas XII Penerbit Erlangga tentang Tahapan SIG [masukan data (sumber data,
enis-jenis data), proses pemasukan data, manipulasi dan analisis data dan
penyajian data].
Masing-masing kelompok diberikan gambar data raster untuk diubah menjadi
data vector.
Guru meminta peserta didik mencatat hal-hal yang penting dan tidak diketahui
dalam buku tersebut.
Guru menanamkan sikap teliti dan cermat dalam membaca dan memahami
materi tentang sumber data dan basis data sistem informasi geografis (SIG).
Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam membaca dan memahami materi.
Menanya
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengidentifikasi
pertanyaan dari buku yang telah dibaca berkaitan dengan sumber data dan basis
data sistem informasi geografis (SIG).
Guru dapat membimbing peserta didik menyusun pertanyaan seperti
berikut.
Apa yang dimaksud dengan sumber data?
Apa yang dimaksud basis data, kemudian berikan contonya?
Apa perbedaan antara data vector dan data raster?
Jelaskan masing-masing tahapan SIG?
Guru meminta peserta didik secara kelompok mencatat pertanyaan yang ingin
diketahui, dan mendorong peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam tentang sesuatu.
Guru memberi motivasi dan penghargaan bagi kelompok yang menyusun
pertanyaan terbanyak dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Guru mengamati keterampilan peserta didik secara perorangan dan kelompok
dalam menyusun pertanyaan.
Mengumpulkan data/informasi
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan
jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun.
Guru menyediakan berbagai sumber buku seperti buku Geografi SMA/MA untuk
Kelas XII Penerbit Erlangga atau referensi lain (buku atau artikel di internet).
Guru bisa menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok.
Mengasosiasi
Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan informasi yang telah
mereka peroleh sebelumnya, seperti berikut ini.
Bagaimana pengolahan data tersebut sehingga membentuk peta yang baru?
Apakah ada kaitannya kenampakan alam dengan sistem informasi geografis
(SIG)?
Mengomunikasikan
Guru meminta siswa untuk mempersiapkan penyajian materi yang telah
dipersiapkan sebelumnya.
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok dan tata tertib selama penyajian.
Guru meminta peserta didik menyajikan hasil diskusinya yang dilengkapi dengan
gambar-gambar yang berkaitan dengan data untuk sistem informasi geografis (SIG).
Guru membimbing sebagai moderator kegiatan penyajian kelompok secara
bergantian sesuai tata cara yang disepakati sebelumnya.
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
jika jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan.
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pembelajaran
melalui tanya jawab klasikal.
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses pembelajaran
yang telah dilakukan dan menentukan tindakan yang akan dilakukan berkaitan
dengan data-data yang digunakan dalam Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan
menjawab pertanyaan berikut.
Apa manfaat yang diperoleh dari mempelajari sumber data dan basis data
untuk SIG?
Apa tindak lanjut yang akan dilakukan oleh peserta didik dari proses
pembelajaran yang telah dilakukan?
Guru memberikan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan.
Guru menyampaikan rencana kegiatan pertemuan berikutnya dan menyuruh
peserta didik mempelajari materi selanjutnya.

e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang objektif, karena setiap teknik memiliki kelebihan dan
kekurangan. Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian
sikap dapat menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama : ....................................................
Kelas : ...................................................
Materi Pokok : .....................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan takwa
Cermat
Teliti
Kreatif
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan tes tertulis dengan bentuk
uraian. Instrumen tes uraian menggunakansoal yang dibuat oleh guru sebagai tugas
rumah. Bentuk soal seperti berikut:
- Jelaskan masing-masing tahapan SIG?
- Mengapa data spasial harus diubah menjadi data raster atau data vector?
- Apa yang membedakan antara data atribut dan data spasial?
- Apa perbedaan antara data spasial primer dan spasial sekunder?
- Jelaskan masing-masing data yang dapat digunakan dalam pengolahan SIG?
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik portofolio dengan tugas
mengubah data raster menjadi data vektor. Contoh intrumen penilaian portofolio dapat
menggunakan format penilaian Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama :
Kelas :
Materi Pokok :
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Kesesuaian gambar
Hasil manipulasi data raster

Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian.

f. Sumber Belajar /Alat / Bahan:


- Sumber:
buku Geografi kelas XII, Penerbit Erlangga,
https://books.google.co.id, artikel tentang Sistem Informasi Geografis
http://www.citrasatelit.com/data-raster-dan-data-vektor/, artikel tentang perbedaan
data raster dan data vector.
http://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/

- Alat:
jurnal ilmiah,
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
https://www.welt-atlas.de, peta Sumatra, Kalimantan, Jawa, Papua, dan
Sulawesi.

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
12.Pembelajaran Pertemuan Keduabelas (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Mendeskripsikan pemanfaatan SIG untuk inventarisasi sumber daya alam dan
perencanaan pembangunan
b. Tujuan Pembelajaran
Mensyukuri akal dan pikiran manusia untuk mendalami kajian ilmu dan teknologi
sebagai karunia Tuhan Yang Maha Pengasih
Mengembangkan ilmu pengetahuan tentang sistem informasi geografis (SIG)
Menerapkan penggunaan SIG dalam upaya inventarisasi sumber daya dan
perencanaan pembangunan
c. Materi Pembelajaran
Pemanfaatan SIG
Alasan penggunaan SIG dalam invetarisasi sumber daya dan perencanaan pembangunan
Menyampaikan informasi geografis melalui SIG
Aplikasi SIG beserta contohnya
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan pesera didik untuk mengikuti pembelajaran dengan
melakukan berdoa, mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapihan kelas,
kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
Guru melakukan apersepsi dengan bertanya kepada peserta didik fungsi SIG
dalam inventarisasi sumber daya alam.
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Guru menjelaskan materi ajar dan kegiatan yang akan dilakukan peserta didik.
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam kelompok 3-4 orang.
Guru meminta peserta didik untuk membaca buku Geografi untuk SMA/MA
Kelas XII Penerbit Erlangga tentang pemanfaatan SIG untuk inventarisasi
sumber daya alam dan perencanaan pembangunan.
Guru memberikan kenampakan sumber daya alam di Indonesia dari tahun ke
tahun.
Guru meminta peserta didik untuk membuat peta yang berkiatan dengan
inventarisasi sumber daya alam dan perencanaan pembangunan dengan sistem
SIG
Guru meminta peserta didik mencatat hal-hal yang penting dan tidak diketahui
dalam buku tersebut.
Guru membimbing siswa dalam membaca buku tentang pemanfaatan SIG
untuk inventarisasi sumber daya alam dan perencanaan pembangunan.
Guru menanamkan sikap teliti, cermat dan kreatif dalam membaca dan memahami
materi.
Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam membaca dan memahami materi.
Menanya
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengidentifikasi
pertanyaan dari buku yang telah dibaca berkaitan dengan pemanfaatan SIG untuk
inventarisasi sumber daya alam dan perencanaan pembangunan.
Guru dapat membimbing peserta didik menyusun pertanyaan seperti berikut ini.
- Mengapa menggunakan SIG dalam inventarisasi sumber daya alam dan
perencanaan pembangunan?
- Bagaimana peranan SIG dalam upaya inventarisasi sumber daya alam?
- Bagaimana keadaan sumber daya alam di Indonesia?
- Bagaimana caranya SIG dapat membantu inventarisasi sumber daya alam?

Guru meminta peserta didik secara kelompok mencatat pertanyaan yang ingin
diketahui, dan mendorong peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam tentang sesuatu.
Guru mengamati keterampilan peserta didik secara perorangan dan kelompok
dalam menyusun pertanyaan.

Menngumpulkan data
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan
jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun.
Guru menyediakan berbagai sumber buku seperti buku Geografi SMA/MA untuk
Kelas XII Penerbit Erlangga atau dari referensi lain (buku atau internet)
Guru bisa menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok.
Mengasosiasi
Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan informasi yang telah
mereka peroleh sebelumnya, seperti berikut.
Kenapa SIG berguna dalam perencanaan pembangunan?
Bagaimana tata cara SIG dalam menginventarisasi sumber daya alam dan
perencaanan pembangunan?
Data-data apa yang diperlukan untuk pemantauan bencana alam?
Guru membimbing peserta didik untuk menggunakan teori yang telah dipelajari
kaitannya dengan inventarisasi sumber daya alam dan perencanaan pembagunan.
Mengomunikasikan
Guru meminta peserta didik untuk menyiapkan ringkasan materi SIG kaitannya
dengan inventarisasi dan perencanaan pembangunan.
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok dan tata tertib selama penyajian.
Guru meminta peserta didik menyajikan hasil diskusinya yang berkaitan dengan
pemanfaatan SIG untuk inventarisasi sumber daya alam dan perencanaan
pembangunan.
Guru membimbing sebagai moderator kegiatan penyajian kelompok secara
bergantian sesuai tata cara yang disepakati sebelumnya.
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
jika jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan.
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pembelajaran
melalui tanya jawab klasikal
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses pembelajaran
yang telah dilakukan dan menentukan tindakan yang akan dilakukan berkaitan
dengan pemanfaatan SIG untuk inventarisasi dan perencanaan pembangunan,
dengan meminta peserta didik menjawab pertanyaan berikut:
Apa manfaat yang diperoleh dari pembelajaran materi ini?
Apa tindak lanjut yang akan dilakukan oleh peserta didik dari proses
pembelajaran yang telah dilakukan?
Apa sikap kalian ketika mengetahui tentang kegunaan SIG?
Guru memberikan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan.
Guru menyampaikan rencana kegiatan pertemuan berikutnya yaitu praktik
pemanfaatan SIG untuk inventarisasi sumber daya alam dan perencanaan
pembangunan secara manual.
Guru meminta peserta didik untuk mencari data-data peta buta, kesuburan
tanah, dan jenis tanah daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogyakarta,
Kalimantan, Nusa Tengga Barat, dan Bali.
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang obyektif, karena setiap teknik memiliki kelebihan dan kekurangan.
Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian sikap dapat
menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama : .......................................................
Kelas : ......................................................
Materi Pokok : ........................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan takwa
Kerja sama
Teliti
Cermat

Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.


Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan dengan penugasan. Instrument
penugasan adalah soal uraian dari guru yang bersangkutan, yakni seperti berikut:
- Apa manfaat SIG dalam perencanaan pembangunan?
- Bagaimana tahapan kerja SIG dalam inventarisasi sumber daya alam?
- Data apa yang diperlukan untuk mengetahui daerah rawan banjir?
- Gunakan analisis SIG dalam menangani masalah bencana tanah longsor di Banjar
negara pada akhir tahun 2014?
- Apa yang membuat SIG sangat diperlukan dalam proses perencanaan
pembangunan daerah?

3) Penilaian Kompetensi Keterampilan


Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik portofolio dengan tugas
menganalisis data-data perubahan lahan dari tahun ke tahun . Contoh intrumen penilaian
portofolio dapat menggunakan format penilaian Lembar Penilaian Penyajian dan
Laporan Hasil Telaah.

Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah


Nama :
Kelas :
Materi Pokok :
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Analisis data-data
Pembuatan peta dengan menggunakan data-data
tersebut
Penggunaan bahasa dalam penyajian hasil analisis

Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian.

f. Sumber Belajar /Alat / Bahan:


- Sumber:
buku Geografi kelas XII, Penerbit Erlangga,
https://books.google.co.id, artikel tentang Sistem Informasi Geografis
http://www.bps.go.id, data tentang kondisi lahan di Indonesia dari tahun
2004 -2011.

- Alat:
jurnal ilmiah,
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
Peta persebaran sumber daya alam
13. Pembelajaran Pertemuan Ketigabelas (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Mendeskripsikan pemanfaatan SIG untuk inventarisasi sumber daya alam dan
perencanaan pembangunan
Mempraktekan pembuatan peta yang berkaitan dengan inventarisasi sumber daya
alam dan perencanaan pembangunan
b. Tujuan Pembelajaran
Mensyukuri akal dan pikiran manusia untuk mendalami kajian ilmu dan teknologi
sebagai karunia Tuhan Yang Maha Pengasih.
Mengembangkan ilmu pengetahuan tentang sistem informasi geografis (SIG)
Menerapkan penggunaan SIG dalam upaya inventarisasi sumber daya dan
perencanaan pembangunan

c. Materi Pembelajaran
Pemanfaatan SIG
Alasan penggunaan SIG untuk inventarisai sumber daya alam dan perencanaan
pembangunan
Menyampaikan informasi geografis melalui SIG
Aplikasi SIG beserta contohnya aplikasi
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan pesera didik untuk mengikuti pembelajaran dengan
melakukan berdoa, mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapihan kelas,
kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
Guru melakukan apersepsi dengan bertanya bagaimana penerapan SIG dalam
inventarisasi sumber daya dan perencanaan pembangunan.
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Guru melanjutkan penjelasan kemarin kemudian menjelaskan kegiatan yang
akan dilakukan peserta didik pada pertemuan ini.
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru meminta peserta didik untuk mengeluarkan data-data yang ditugaskan
pada pertemuan sebelumnya.
Guru membagi peserta didik dalam beberapa kelompok 3-4 orang, dan
mendiskusikan tentang data yang akan digunakan untuk overlay.
Guru membimbing peserta didik untuk meng-overlay data-data yang diperoleh
sehingga mendapatkan peta baru kaitannya dengan inventarisasi dan
perencanaan pembangunan.
Guru meminta peserta didik mencatat hal-hal yang penting dan tidak diketahui
dalam proses overlay untuk mendapatkan peta baru.
Guru membimbing siswa dalam menganalisis hasil peta yang baru dihasilkan
kaitannya dengan inventarisasi dan perencanaan pembangunan.
Menanya
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengidentifikasi
pertanyaan dari hasil overlay yang berkaitan dengan pemanfaatan SIG untuk
inventarisasi sumber daya alam dan perencanaan pembangunan.
Guru dapat membimbing peserta didik menyusun pertanyaan seperti berikut:
Mengapa menggunakan SIG dalam inventarisasi sumber daya alam dan
perencanaan pembangunan?
Bagaimana hasil dari analisis peta jenis dan kesuburan tanah?
Apa peranan SIG dalam perencanaan terhadap hasil analisis peta jenis dna
kesuburan tana?
Guru meminta peserta didik secara kelompok mencatat pertanyaan yang ingin
diketahui, dan mendorong peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam tentang sesuatu.
Guru memberi motivasi dan penghargaan bagi kelompok yang menyusun
pertanyaan terbanyak dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Guru mengamati keterampilan peserta didik secara perorangan dan kelompok
dalam menyusun pertanyaan.
Mengumpulkan data/informasi
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan
data-data yang diperoleh oleh masing-masing peserta didik untuk didusun guna
mendapatkan peta baru.
Guru menyediakan berbagai sumber buku seperti buku Geografi SMA/MA untuk
Kelas XII Penerbit Erlangga atau dari referensi lain (buku atau internet).
Guru bisa menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok.
Mengasosiasi
Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan informasi yang telah
mereka peroleh sebelumnya, seperti berikut ini.
Bagaimana analasis data baru dari hasil overlay?
Apa yang seharusnya dilakukan jika mengetahui kondisi hasil overlay peta
kaitannya dengan perencanaan pembangunan?
Mengapa sumbe daya alam perlu diperbaiki datnya setiap tahunnya?
Guru membimbing peserta didik untuk menggunakan teori yang telah dipelajari
kaitannya dengan inventarisasi sumber daya alam dan perencanaan pembagunan.
Mengomunikasikan
Guru meminta peserta didik untuk membacakan hasil anailis dari overlay data-
data yang diperoleh kaitannya dengan inventarisasi sumber daya dan
perencanaan pembangunan.
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok dan tata tertib selama penyajian.
Guru membimbing sebagai moderator kegiatan penyajian kelompok secara
bergantian sesuai tata cara yang disepakati sebelumnya.
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
jika jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan.
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pembelajaran
melalui tanya jawab klasikal.
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses pembelajaran
yang telah dilakukan dan menentukan tindakan yang akan dilakukan berkaitan
dengan pemanfaatan SIG untuk inventarisasi dan perencanaan pembangunan,
dengan meminta peserta didik menjawab pertanyaan berikut.
Apa manfaat yang diperoleh dari pembelajaran materi ini?
Apa tindak lanjut yang akan dilakukan oleh peserta didik dari proses
pembelajaran yang telah dilakukan?
Apa sikap kalian ketika mengetahui tentang kegunaan SIG?
Guru memberikan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan.
Guru mengumumkan kelompok terbaik pada pertemuan hari ini.
Guru menyampaikan rencana kegiatan pertemuan berikutnya yaitu kajian SIG
untuk bidang kesehatan lingkungan dan mitigasi bencana.
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang obyektif karena setiap teknik memiliki kelebihan dan
kekurangan. Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian
sikap dapat menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.

Pedoman Pengamatan Sikap


Nama : .......................................................
Kelas : ......................................................
Materi Pokok : ........................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan takwa
Teliti
Cermat
Kreatif

Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.


Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik portofolio dengan tugas
mengoverlay dan analisis data-data kaitannya dengan inventarisasi sumber daya alam dan
perencanaan pembangunan. Contoh intrumen penilaian portofolio dapat menggunakan
format penilaian Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama : .......................................................
Kelas : ......................................................
Materi Pokok : ........................................................
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Data-data overlay
Hasil peta dan analisis overlay
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian.

f. Sumber Belajar /Alat / Bahan:


- Sumber:
buku Geografi kelas XII, Penerbit Erlangga,
https://books.google.co.id, artikel tentang Sistem Informasi Geografis
http://www.bps.go.id, data tentang kondisi lahan di Indonesia dari tahun 2004 -
2011.
Peta jenis dan kesuburan tanah daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogyakarta,
Kalimantan, Nusa Tengga Barat, dan Bali.

- Alat:
jurnal ilmiah,
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
Peta persebaran sumber daya alam

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
14. Pembelajaran Pertemuan Keempatbelas (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Menjelaskan pemanfaatan SIG untuk kajian kesehatan lingkungan dan mitigasi bencana
b. Tujuan Pembelajaran
Mensyukuri akal dan pikiran manusia untuk mendalami kajian Ilmu dan
teknologi sebagai karunia Tuhan Yang Maha Pengasih.
Mengembangkan ilmu pengetahuan tentang sistem informasi geografis (SIG)
Menerapkan penggunaan SIG dalam upaya mengkaji kesehatan lingkungan dan
mitigasi bencana
Menyajikan peta mengenai perencanaan mitigasi bencana dan kesehatan lingkungan
c. Materi Pembelajaran
Pemanfaatan SIG untuk kesehatan lingkungan
Pemanfaatan SIG untuk pemetaan penyakit dan kepentingan kesehatan
Data atribut pada SIG untukmengetahui daerah rawan penyakit
Pemanfaatan SIG untuk kajian mitigasi bencana
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan pesera didik untuk mengikuti pembelajaran dengan
melakukan berdoa, mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapihan kelas,
kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
Guru melakukan apersepsi dengan bertanya bagaimana penerapan SIG untuk
kesehatan lingkungan dan mitigasi bencana.
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam kelompok, masing-masing kelompok
terdiri atas 3-4 orang.
Guru membimbing peserta didik untuk membaca buku Geografi untuk SMA/MA
KelasXIIPenerbit Erlangga kaitannya dengan SIG untuk kesehatan lingkungan
dan mitigasi bencana.
Guru membimbing peserta didik untuk mencari dan mengamati peta-peta dasar
kaitannya dengan kesehatan lingkungan dan mitigasi bencana.
Guru membimbing peserta didik untuk meng-overlay peta dan menganalisis peta
tersebut sehingga didapatkan data baru berkaitan dengan daerah yang memiliki
kesehatan lingkungan burukataupun baik, dan daerah yang rawan bencana.
Guru meminta peserta didik mencatat hal-hal yang penting dan tidak diketahui
dalam proses overlay untuk mendapatkan peta baru.
Menanya
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengidentifikasi
pertanyaan dari hasil overlay yang berkaitan dengan pemanfaatan SIG untuk
kesehatan lingkungan dan mitigasi bencana.
Guru dapat membimbing peserta didik menyusun pertanyaan seperti berikut
ini.
Bagaimana penerapan SIG dalam penentuan kesehatan lingkungan?
Peta dasar apa saja yang diperlukan supaya bisa menunjukkan kesehatan
lingkungan?
Guru meminta peserta didik secara kelompok mencatat pertanyaan yang ingin
diketahui, dan mendorong peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam tentang sesuatu.
Guru memberi motivasi dan penghargaan bagi kelompok yang menyusun
pertanyaan terbanyak dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Guru mengamati keterampilan peserta didik secara perorangan dan kelompok
dalam menyusun pertanyaan.
Menngumpulkan data/Informasi
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi atas data-data yang
telah dihasilkan menjadi peta baru.
Guru menyediakan berbagai sumber buku seperti buku Geografi SMA/MA untuk
Kelas XII Penerbit Erlangga atau referensi lain (buku atau internet).
Guru bisa menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok.
Mengasosiasi
Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan informasi yang telah
mereka peroleh sebelumnya, seperti berikut ini.
Bagaimana hasil overlay terhadap daerah itu sendiri?
Apa yang perlu dilakukan setelah mengetahui hasil overlay dan
analisis peta-peta dasar tersebut?
Mengapa perlu adanya proses SIG dalam penentuan kesehatan
lingkungan?
Guru membimbing peserta didik untuk menggunakan teori yang telah dipelajari
kaitannya dengan kesehatan lingkungan dan mitigasi bencana dari suatu wilayah
atau peta yang baru dihasilkan dari proses overlay
Mengomunikasikan
Guru meminta peserta didik untuk menuliskan hasil anailis dari overlay data-
data yang diperoleh kaitannya dengan kesehatan lingkungan dan mitigasi
bencana untuk suatu daerah dalam bentuk kliping.
Guru meminta peserta didik menjelaskan tata cara penyajian kelompok dan tata
tertib selama penyajian.
Guru membimbing sebagai moderator kegiatan penyajian kelompok secara
bergantian sesuai tata cara yang disepakati sebelumnya.
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
bila jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan.
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pembelajaran
melalui tanya jawab klasikal.
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses pembelajaran
yang telah dilakukan dan menentukan tindakan yang akan dilakukan berkaitan
dengan pemanfaatan SIG untuk kesehatan lingkungan dan mitigasi bencana,
dengan meminta peserta didik menjawab pertanyaan berikut.
Apa manfaat yang diperoleh dari pembelajaran materi ini?
Apa tindak lanjut yang akan dilakukan oleh peserta didik dari proses
pembelajaran yang telah dilakukan?
Apa sikap kalian ketika mengetahui tentang kegunaan SIG?
Guru memberikan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan.
Guru memberikan 5 buah pertanyaan uraian sebagai tugas rumah, yakni sebagai
berikut:
Apa yang dimaskud dengan kesehatan lingkungan?
Data apa yang diperlukan untuk mengetahui kualitas kesehatan lingkungan
dari metode SIG?
Bagaimana peranan SIG dalam upaya memberikan analisis tentang kesehtaan
lingkungan?
Data apa yang diperlukan untuk mengetahui persebaran penyakit DBD di
suatu wilayah?
Data apa yang digunakan SIG untuk melakukan mitigasi bencana tah longsor
dibeberapa daerah?
Guru menyampaikan rencana kegiatan pertemuan berikutnya, yaitu ulangan bab
1dan bab 2.
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang obyektif, karena setiap teknik memiliki kelebihan dan kekurangan.
Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian sikap dapat
menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama : .......................................................
Kelas : ......................................................
Materi Pokok : ........................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan takwa
Jujur
Paham
Peduli

Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.


Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan dengan penugasan. Instrument penugasan
adalah soal uraian dari guru yang bersangkutan, yakni seperti berikut.
Apa yang dimaskud dengan kesehatan lingkungan?
Data apa yang diperlukan untuk mengetahui kualitas kesehatan lingkungan
dari metode SIG?
Bagaimana peranan SIG dalam upaya memberikan analisis tentang kesehtaan
lingkungan?
Data apa yang diperlukan untuk mengetahui persebaran penyakit DBD di
suatu wilayah?
Data apa yang digunakan SIG untuk melakukan mitigasi bencana tanah
longsor dibeberapa daerah?
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik portofolio dengan tugas
meng-overlay dan analisis data-data kaitannya dengan kesehatan lingkungan dan mitigasi
bencana. Contoh intrumen penilaian portofolio dapat menggunakan format penilaian
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama : .......................................................
Kelas : ......................................................
Materi Pokok : ........................................................
Instrumen Skor Penilaian
Penilaian 1 2 3 4
Data-data overlay
Hasil peta dan analisis overlay
Penyajian kliping
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian

f. Sumber Belajar /Alat / Bahan:


- Sumber:
buku Geografi kelas XII, Penerbit Erlangga,
https://books.google.co.id, artikel tentang Sistem Informasi Geografis
http://www.bps.go.id, data tentang kondisi lahan di Indonesia dari tahun 2004 -
2011.
Nugrahanti, Asri. 2011. Minyak Bumi dan BBM di Indonesia. Jakarta: Penerbit
Universitas Trisakti
- Alat:
jurnal ilmiah,
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
Lab computer
Jakarta, Agustus 2015
Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
15. Pembelajaran Pertemuan Kelimabelas (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Menjelaskan pemanfaatan SIG untuk kajian kesehatan lingkungan dan mitigasi bencana
b. Tujuan Pembelajaran
Mensyukuri akal dan pikiran manusia untuk mendalami kajian Ilmu dan
teknologi sebagai karunia Tuhan Yang Maha Pengasih.
Mengembangkan ilmu pengetahuan tentang sistem informasi geografis (SIG)
Menerapkan penggunaan SIG dalam upaya mengkaji kesehatan lingkungan dan
mitigasi bencana
Menyajikan peta mengenai perencanaan mitigasi bencana dan kesehatan lingkungan
c. Materi Pembelajaran
Penginderaan jauh
Pemetaan dan SIG
Pemanfaatan SIG untuk kesehatan lingkungan
Pemanfaatan SIG untuk pemetaan penyakit dan kepentingan kesehatan
Data atribut pada SIG untuk mengetahui daerah rawan penyakit
Pemanfaatan SIG untuk kajian mitigasi bencana
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan pesera didik untuk mengikuti pembelajaran dengan
melakukan berdoa, mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapihan kelas,
kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
Guru melakukan apersepsi dengan bertanya bagaimana penerapan SIG untuk
kesehatan lingkungan dan mitigasi bencana.
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru meminta peserta didik untuk mengerjakan soal ulangan yang telah
dipersiapkan oleh guru, dengan materi penginderaan jauh serta pemetaan dan
sistem informasi geografis.
Guru meminta peserta didikuntuk melanjutkan pembelajaran pada pertemuan
sebelumnya.
Guru membagi peserta didik kedalam kelompok, masing-masing kelompok
terdiri atas 3-4 orang sesuai dengan kelompok pada pertemuan sebelumnya.
Guru membimbing peserta didik untuk membaca buku Geografi untuk SMA/MA
KelasXII Penerbit Erlangga kaitannya dengan SIG untuk kesehatan lingkungan
dan mitigasi bencana.

Menanya
Guru membimbing peserta didik secara individu untuk mengerjakan soal ulangan.
Menngumpulkan data/Informasi
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi atas data-data yang
telah dihasilkan menjadi peta baru.
Guru menyediakan berbagai sumber buku seperti buku Geografi SMA/MA untuk
Kelas XII Penerbit Erlangga atau referensi lain (buku atau internet).
Guru bisa menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok.

Mengasosiasi
Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan informasi yang telah
mereka peroleh sebelumnya, seperti berikut ini.
Bagaimana hasil overlay terhadap daerah itu sendiri?
Apa yang perlu dilakukan setelah mengetahui hasil overlay dan
analisis peta-peta dasar tersebut?
Mengapa perlu adanya proses SIG dalam penentuan kesehatan
lingkungan?
Guru membimbing peserta didik untuk menggunakan teori yang telah dipelajari
kaitannya dengan kesehatan lingkungan dan mitigasi bencana dari suatu wilayah
atau peta yang baru dihasilkan dari proses overlay
Mengomunikasikan
Guru meminta peserta didik untuk melanjutkan presentasi hasil analisis overlay
pada pertemuan sebelumnya.
Guru meminta peserta didik untuk menuliskan hasil anailis dari overlay data-
data yang diperoleh kaitannya dengan kesehatan lingkungan dan mitigasi
bencana untuk suatu daerah dalam bentuk kliping.
Guru meminta peserta didik menjelaskan tata cara penyajian kelompok dan tata
tertib selama penyajian.
Guru membimbing sebagai moderator kegiatan penyajian kelompok secara
bergantian sesuai tata cara yang disepakati sebelumnya.
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
bila jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan.
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pembelajaran
melalui tanya jawab klasikal.
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses pembelajaran
yang telah dilakukan dan menentukan tindakan yang akan dilakukan berkaitan
dengan pemanfaatan SIG untuk kesehatan lingkungan dan mitigasi bencana,
dengan meminta peserta didik menjawab pertanyaan berikut.
Apa manfaat yang diperoleh dari pembelajaran materi ini?
Apa tindak lanjut yang akan dilakukan oleh peserta didik dari proses
pembelajaran yang telah dilakukan?
Apa sikap kalian ketika mengetahui tentang kegunaan SIG?
Guru memberikan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan.
Guru menyampaikan rencana kegiatan pertemuan berikutnya, yaitu interaksi desa
dan kota.
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang obyektif, karena setiap teknik memiliki kelebihan dan kekurangan.
Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian sikap dapat
menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama : .......................................................
Kelas : ......................................................
Materi Pokok : ........................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan takwa
Jujur
Paham
Peduli

Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.


Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan dengan mengerjakan soal ulangan harian
dengan materi penginderaan jauh dan pemetaan dan sistem informasi geografis.
Instrument ulangan harian adalah 10 soal uraian.

No Soal
Apa yang dimaksud dengan penginderaan jauh
1. menurut Lillesand?
Jelaskan masing-masing komponendari
2. penginderaan jauh.
3. Bagaimana pengolahan data dalam proses
penginderaan jauh?

4. Bagaimana peran citra penginderaan jauh


terhadap proses pengembangan jaringan
transportasi?

5. Analisis citra berikut sehingga bias menghasilkan


rekomendasi untuk pengembangan jaringan
transportasi?

6. Apa pengertian dari SIG dan pemetaan?


7. Apa fungsi dari SIG dan pemetaan?

8. Bagaimana peranan SIG dalam upaya


inventarisasi sumber daya alam?
9. Peranan SIG dalam upaya pencegahan bencana di
Indonesia? dan analisislah data-data berikut?

10. Apa perbedaan antara SIG, pemetaan, dan


penginderaan jauh?

3) Penilaian Kompetensi Keterampilan


Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik portofolio dengan tugas
meng-overlay dan analisis data-data kaitannya dengan kesehatan lingkungan dan mitigasi
bencana. Contoh intrumen penilaian portofolio dapat menggunakan format penilaian
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama : .......................................................
Kelas : ......................................................
Materi Pokok : ........................................................
Instrumen Skor Penilaian
Penilaian 1 2 3 4
Data-data overlay
Hasil peta dan analisis overlay
Penyajian kliping
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian

f. Sumber Belajar /Alat / Bahan:


- Sumber:
buku Geografi kelas XII, Penerbit Erlangga,
https://books.google.co.id, artikel tentang Sistem Informasi Geografis
http://www.bps.go.id, data tentang kondisi lahan di Indonesia dari tahun 2004 -
2011.
Nugrahanti, Asri. 2011. Minyak Bumi dan BBM di Indonesia. Jakarta: Penerbit
Universitas Trisakti
- Alat:
jurnal ilmiah,
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
Lab computer
Jakarta, Agustus 2015
Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
BAB. Interaksi desa dan kota
16. Pembelajaran Pertemuan Keenambelas (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Menguraikan pengertian, potensi dan pola permukiman desa
b. Tujuan Pembelajaran
Menghayati salah satu kekuasaan penciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa bentang
alam desa yang mempunyai potensi untuk keberlangsungan kehidupan perkotaan
Mengembangkan sikap peduli terhadap pola keruangan desa
Memahami pola keruangan desa kaitannya dengan bentang alam pedesaan
Mengolah pola keruangan desa kaitannya dengan potensi desa sebagai penopang
kehidupan kota
c. Materi Pembelajaran
Pengertian desa
Potensi desa
Struktur spasial desa
Pola persebaran permukiman desa terkait bentang alam

d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan pesera didik untuk mengikuti pembelajaran dengan
melakukan berdoa, mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapihan kelas,
kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan tempat tinggal peserta didik
yang termasuk daerah desa.
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Guru menjelaskan materi ajar dan kegiatan yang akan dilakukan peserta didik.
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik ke dalam beberapa kelompok, setiap kelompok
beranggotakan 3-4 orang
Guru meminta peserta didik untuk mengamati gambar-gambar yang berkaitan
dengan desa (pola permukiman, pengertian desa)
Guru meminta peserta didik mencatat hal-hal yang penting dan tidak diketahui
dalam materi dan penyajian gamabar tersebut
Guru membimbing siswa dalam mengamati gambar dan membaca materi
Guru menanamkan sikap teliti dalam mengamati gambar dan membaca materi
Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam mengamati gambar dan
membaca materi
Menanya
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengidentifikasi pertanyaan
dari gambar kenampakan desa dan materi tentang pengertian desa, pola permukiman
dsb
Guru dapat membimbing peserta didik menyusun pertanyaan seperti:
Apa yang dimaksud dengan desa?
Jelaskan pola desa yang terdapat di pegunungan dan dataran.
Jelaskan beberapa potensi desa.
Guru meminta peserta didik secara kelompok mencatat pertanyaan yang ingin
diketahui, dan mendorong peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam tentang sesuatu.
Guru meminta peserta didik secara kelompok mencatat pertanyaan yang ingin
diketahui, dan mendorong peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam tentang sesuatu.
Guru memberi motivasi dan penghargaan bagi kelompok yang menyusun
pertanyaan terbanyak dan sesuai dengan tujuan pembelajaran
Guru mengamati keterampilan peserta didik secara perorangan dan kelompok
dalam menyusun pertanyaan
Mencoba
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan
jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun
Guru memberikan perannya dalam menyediakan berbagai sumber buku seperti
buku Geografi SMA/MA untuk Kelas XII Penerbit Erlangga atau referensi
lain(buku, artikel, dan atau internet)
Guru bisa menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
Mengasosiasi
Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan informasi yang telah
mereka peroleh sebelumnya sebagai berikut.
Mengapa bentang alam mempengaruhi pola permukiman penduduk di
desa?
Bagaimana pola keruangan desa yang memiliki wilayah bergunung-
gunung?
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mendapatkan
kesimpulan tentang materi yang sedang dipejalari.
Mengomunikasikan
Guru meminta siswa untuk mempersiapkan penyajian materi yang telah
dipersiapkan sebelumnya.
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok dan tata tertib selama penyajian
Guru menjelaskan pedoman penilaian selama penyajian materi
Guru meminta peserta didik menyajikan hasil diskusinya
Guru membimbing setiap kelompok untuk memilih moderator dari masing-
masing kelompok.
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
bila jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pembelajaran
melalui tanya jawab klasikal
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses pembelajaran
yang telah dilakukan dengan meminta peserta didik menjawab pertanyaan
berikut:
Apa manfaat yang diperoleh dari mempelajari penegrtian desa dan pola
keruangan desa?
Apa sikap kalian ketika mengetahui pola keruangan desa?
Guru memberikan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan
Guru memberikan nasihat agar peserta didik mempelajari pola keruangan kota
untuk pertemuan berikutnya.
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang obyektif, karena setiap teknik memiliki kelebihan dan
kekurangan. Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian
sikap dapat menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.

Pedoman Pengamatan Sikap

Nama :.
Kelas :
Materi Pokok :.
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan takwa
Teliti
Peduli lingkungan
Ingin tahu

Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.


Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai

2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan


Teknik penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan tes tertulis dengan bentuk
penugasan. Tugas yang diberikan yakni mengerjakan soal yang diberikan oleh guru
sebagai pekerjaan rumah.
Apa pengertian dari desa?
Bagaimana pola permukiman yang terdapat dipedasaan?
Bagaimana struktur spasial desa?
Apa yang dimaksud dengan pola permukiman?
Apa keuntungan penduduk desa dengan beberapa berbagai potensi yang dimiliki
masing-masing desa?
3) Penilaian Kompetensi Ketrampilan

Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik portofolio dengan tugas


menganalisis gambar-gambar yang berkiatan dengan pola keruangan desa. Contoh
intrumen penilaian portofolio dapat menggunakan format penilaian Lembar Penilaian
Penyajian dan Laporan Hasil Telaah.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama : .......................................................
Kelas : ......................................................
Materi Pokok : ........................................................
Instrumen Skor Penilaian
Penilaian 1 2 3 4
Hasil analisis gambar
Penyajian laporan
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian

f. Sumber Belajar /Alat / Bahan:


- Sumber:
buku Geografi kelas XII, Penerbit Erlangga,
http://sosialdua.weebly.com, materi tentang pola keruangan desa
- Alat:
jurnal ilmiah,
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
sembilang.org, gambar tentang oerkampungan nelayan
www.visitingkutaikartanegara.com, gambar tentang pola perkampungan di
daerah Kutai
kedungweru.desa, gambar tentang landscape desa
static.panoramio.com, gambar tentang landscape desa

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
17. Pembelajaran Pertemuan Ketujuhbelas (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Mengidentifikasi struktur tata ruang desa
Menguraikan program pembangunan desa, unit kerja pembangunan, lembaga
ketahanan masyarakat dan potensi desa untuk kemajuan desa
b. Tujuan Pembelajaran
Menghayati salah satu kekuasaan penciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa bentang
alam desa yang mempunyai potensi untuk keberlangsungan kehidupan perkotaan
Mengembangkan sikap peduli terhadap struktur tata ruang desa, program
pembangunan desa, dan potensi desa untuk kemajuan desa
Memahami lembaga ketahanan masyarakat desa dan penggunaan lahan di desa
Mengolah pola keruangan desa kaitannya dengan potensi desa sebagai penopang
kehidupan kota
c. Materi Pembelajaran
Struktur tata ruang desa
Program pembangunan desa
Unit daerah kerja pembangunan
Lembaga ketahanan masyarakat desa
Potensi desa dalam kaitannya dengan perkembangan kota dan desa
Pemanfaatan lahan di pedesaan
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan
melakukan berdoa, mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapihan kelas,
kesiapan buku tulis dan sumber belajar
Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan karateristik desa
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
Guru menjelaskan materi ajar dan kegiatan yang akan dilakukan peserta didik
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam beberapa kelompok, setiap kelompok
beranggotakan 3-4 orang
Guru meminta peserta didik untuk mengamati gambar bentang alam dan budaya
di desa dan membaca materi yang terkait.
Guru meminta peserta didik mencatat hal-hal yang penting dan tidak diketahui dalam
peta tersebut, seperti pembangunan sarana di desa dan struktur tata ruang desa
Guru membimbing siswa dalam mengamati gambar bentang alam dan budaya di
desa
Guru menanamkan sikap teliti dan cermat dalam mengamati gambar bentang
alam dan budaya di desa
Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam mengamati gambar bentang
alam dan budaya di desa
Menanya
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengidentifikasi pertanyaan
dari gambar kenampakan bentang alam dan budaya desa yang telah diamati atau dari
informasi yang telah di baca yang berkaitan dengan struktur tata ruang desa
Guru dapat membimbing peserta didik menyusun pertanyaan sebagai
berikut.
Apa yang dimaksud dengan tata ruang desa?
Bagaimana penggunaan lahan di desa?
Guru meminta peserta didik secara kelompok mencatat pertanyaan yang ingin
diketahui, dan mendorong peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam tentang sesuatu.
Guru memberi motivasi dan penghargaan bagi kelompok yang menyusun
pertanyaan terbanyak dan sesuai dengan tujuan pembelajaran
Guru mengamati keterampilan peserta didik secara perorangan dan kelompok
dalam menyusun pertanyaan
Mengumpulkan data/informasi
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan
jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun
Guu menyediakan berbagai sumber buku seperti buku Geografi SMA/MA untuk
Kelas XII Penerbit Erlangga atau referensi lain (buku atau artikel dari internet)
Guru bisa menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
Guru memintapeserta didik untuk mengidentifikasi penggunaan lahan yang ada
di desa serta tata struktur desa
Mengasosiasi
Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan informasi yang telah
mereka peroleh sebelumnya sebagai berikut.
Mengapa bentang alam dan budaya di desa berpengaruh terhadap
pembangunan desa?
Mengapa potensi desa berpengaruh terhadap perkembangan kota dan bagi
desa itu sendiri?
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mendapatkan
kesimpulan tentang proses pembelajaran
Mengomunikasikan
Guru meminta siswa untuk mempersiapkan penyajian materi yang telah
dipersiapkan sebelumnya dalam bentuk skema
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok dan tata tertib selama penyajian
Guru meminta peserta didik menyajikan hasil diskusinya
Guru membimbing setiap kelompok untuk memilih moderator dari masing-
masing kelompok.
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
bila jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pembelajaran
melalui tanya jawab klasikal
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses pembelajaran
yang telah dilakukan dengan meminta peserta didik menjawab pertanyaan sebagai
berikut.
Apa manfaat yang diperoleh dari proses pembelajaran?
Apa tindak lanjut yang akan dilakukan oleh peserta didik dari proses
pembelajaran yang telah dilakukan?
Apa sikap kalian ketika mengetahui potensi desa dapat mempengaruhi
perkembangan desa itu sendiri?
Guru memberikan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan
Guru menyampaikan rencana kegiatan pertemuan berikutnya
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang obyektif, karena setiap teknik memiliki kelebihan dan
kekurangan. Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian
sikap dapat menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama : .......................................................
Kelas : ......................................................
Materi Pokok : ........................................................
Aspek Sikap Skor Penilaian
yang Dinilai 1 2 3 4
Iman dan takwa
Teliti
Peduli Lingkungan
Ingin Tahu
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai

2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan


Teknik penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan tes tertulis dengan bentuk
uraian, seperti berikut:
Bagaimana peranan UU nomor 6 tahun 2014 dalam pembangunan desa?
Apa yang membedakan perkembangan masing-masing desa?
Carilah data-data penggunaan lahan di kelurahan masing-masing?
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik portofolio dengan tugas
membuat laporan hasil diskusi tentang struktur tata ruang, potensi desa kaitannya dengan
pembangunan daerah. Contoh intrumen penilaian portofolio dapat menggunakan format
penilaian Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah.
Lembar Penilaian Proyek Kerja Bakti
Nama :
Kelas :
Materi Pokok :
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Kesesuaian laopran dengan materi
Penyajian laporan yang singkat dan menarik
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian, namun terlambat dalam
pengumpulan tugas
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian dan tepat waktu dalam
pengumpulan tugas

f. Sumber Belajar /Alat / Bahan:


- Sumber:
buku Geografi kelas XII, Penerbit Erlangga,
http://sosialdua.weebly.com, materi tentang pola keruangan desa
UU nomor 6 tahun 2014 tentang desa
Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa
http://dapp.bappenas.go.id, tentang Keppres nomor 49 tahun 2001 tentang
penataan lembaga ketahanan masyarakat desa atau sebutan lain.
- Alat:
jurnal ilmiah,
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
sembilang.org, gambar tentang oerkampungan nelayan
www.visitingkutaikartanegara.com, gambar tentang pola perkampungan di
daerah Kutai
kedungweru.desa, gambar tentang landscape desa
static.panoramio.com, gambar tentang landscape desa
Jakarta, Agustus 2015
Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
18. Pembelajaran Pertemuan Kedelapanbelas (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Menganalisa pola keruangan kota
b. Tujuan Pembelajaran
Menghayati salah satu kekuasaan penciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa
bentang alam kota yang memengearuhi kemajuan bagi wilayah di sekitarnya
Mengembangkan sikap peduli terhadap pola keruangan kota
Memahami pola keruangan kota kaitannya dengan perkembangan kota tersebut
c. Materi Pembelajaran
Pengertian kota
Perbedaan antara masyarakat kota dan desa
Pola keruangan kota
Kaitannya kota dengan pusat kegiatan dan tata ruang
Sejarah pertumbuhan kota
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan pesera didik untuk mengikuti pembelajaran dengan
melakukan berdoa, mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapihan kelas,
kesiapan buku tulis dan sumber belajar
Guru melakukan apersepsi dengan bertanya kepada peserta didik tentang kota,
pernahkah kalian pergi ke kota? Bagaimana ciri-ciri kota?
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
Guru menjelaskan materi ajar dan kegiatan yang akan dilakukan peserta didik
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam kelompok 3-4 orang
Guru meminta peserta didik untuk membaca materi pembelajaran pada buku
Geografi SMA kelas XII Penerbit Erlangga atau referensi yang lainnya (buku atau
internet) dan mengidentifikasi gambar-gambar yang berkiatan denga pola
keruangan kota.
Guru meminta peserta didik membuat laporan dari hasil diskusinya dalam
bentuk skema pembelajaran (mind mapping), kliping dsb dengan materi pola
keruangan kota pada kertas A3
Guru meminta peserta didik mencatat hal-hal yang penting dan tidak diketahui
dalam proses pembelajaran tersebut
Guru membimbing siswa membuat hasil diskusi dalam bentuk mind mapping
(skema materi)
Guru menanamkan sikap teliti dan cermat dalam diskusi
Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam membuat laporan dalam
bentuk skema materi (mind mapping)
Menanya
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengidentifikasi
pertanyaan dari kegiatan diskusi tentang materi pola keruangan kota

Guru dapat membimbing peserta didik menyusun pertanyaan sebagai berikut.


Apa saja pola keruangan kota yang ada?
Bagaimana pengaruh keberadaan kota terhadap wilayah di sekitarnya?
Apa perbedaan antara desa dengan kota?
Bagaimanakah sejarah perkembangan kota?
Guru meminta peserta didik secara kelompok mencatat pertanyaan yang ingin
diketahui, dan mendorong peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam tentang sesuatu.
Guru memberi motivasi dan penghargaan bagi kelompok yang menyusun
pertanyaan terbanyak dan sesuai dengan tujuan pembelajaran
Guru mengamati keterampilan peserta didik secara perorangan dan kelompok
dalam menyusun pertanyaan
Mengumpulkan data/informasi
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan
jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun
Guru menyediakan berbagai sumber buku seperti buku Geografi SMA/MA untuk
Kelas XII Penerbit Erlangga atau referensi lain (buku atau artikel dari internet)
Guru bisa menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
Mengasosiasi
Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis dan mendiskusikan
informasi yang telah mereka peroleh sebelumnya, seperti:
Apa pengaruhnya keberadaan kota terhadap daerah pedesaan?
Mengapa terdapat berbagai macam pola keruangan kota?
Apa kaitannya urbanisasi yang terjadi di daerah kota seperti Jakarta
terhadap perkembangan kota Jakarta itu sendiri?
Guru meminta peserta didik untuk memberi contoh kota yang berasal dari
pertambangan, perdagangan di Indonesia serta penjelasannya
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mendapatkan
kesimpulan tentang pola keruangan kota
Mengomunikasikan
Guru meminta siswa untuk mempersiapkan penyajian hasil diskusi yang telah
dipersiapkan sebelumnya.
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok dan tata tertib selama penyajian
Guru menjelaskan pedoman penilaian selama penyajian materi
Guru meminta peserta didik menyajikan hasil analisis diskusinya tentang pola
keruangan dalam bentuk peta konsep (mind mapping), dan kliping.
Guru membimbing setiap kelompok untuk memilih moderator dari masing-
masing kelompok.
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
bila jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan
Guru meminta peserta didik untuk menempelkan hasil diskusi di mading kelas
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pembelajaran
melalui tanya jawab klasikal

Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses pembelajaran
yang telah dilakukan dan menetukan tindakan yang akan dilakukan berkaitan
dengan pola keruangan kota-kota di Indonesia, dengan meminta peserta didik
menjawab pertanyaan sebagai berikut.
Apa manfaat yang diperoleh dari mempelajari pola keruangan kota?
Apa tindak lanjut yang akan dilakukan oleh peserta didik dari proses
pembelajaran yang telah dilakukan?
Apa sikap kalian ketika mengetahui tentang potensi perkembangan kota?
Bagaimana menjaga lahan kota yang selalu mengalami perkembangan?
Guru memberikan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan
Guru menyampaikan rencana kegiatan pertemuan berikutnya dan menyuruh
siswa untuk membaca artikel dari media cetak tentang pemekaran daerah
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang obyektif, karena setiap teknik memiliki kelebihan dan kekurangan.
Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian sikap dapat
menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama :
Kelas :
Materi Pokok :
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan takwa
Jujur
Teliti
Cerdik
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan tes tertulis dengan bentuk
uraian. Instrumen tes uraian menggunakan tugas yang dibuat oleh guru tersebut. Bentuk
pertanyaannya adalah sebagai berikut.
Apa yang dimaksud dengan kota?
Apa yang menyebabkan kota menjadi tempat tujuan berbagai migran?
Bagaimana pola keruangan yang dapat dilihat di kota?
Apa yang membedakan dari masing-masing teori perkembangan kota?
Jelaskan tentang pengaruh pola keruangan dengan perkembangan kota?
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik portofolio dengan tugas
membuat peta konsep (mind mapping), kliping tentang materi pola keruangan kota.
Contoh instrumen penilaian portofolio dapat menggunakan format penilaian Lembar
Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama : ....................................................
Kelas : ...................................................
Materi Pokok : .....................................................
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Keteraturan materi
Deskripsi masing-masing sub-sub bab
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik tidak memenuhi aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik tidak memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian, namun terlambat dalam
pengumpulan tugas
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian dan tepat waktu dalam
pengumpulan tugas

f. Sumber Belajar /Alat / Bahan:


- Sumber:
buku Geografi kelas XII, Penerbit Erlangga,
http://sosialdua.weebly.com, materi tentang pola keruangan desa
www.slideshare.net, tentang pola keruangan kota
- Alat:
jurnal ilmiah,
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
www.isiea.org, gambar kota Bandung
upload.wikimedia.org, gambar daerah sekitar stasiun gambir, Jakarta, Malioboro,
dan Kota Yogyakarta
beritadaerah.co.id, gambar tata ruang kota Jakarta
Jakarta, Agustus 2015
Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 19641031200801200
19. Pembelajaran Pertemuan Kesembilanbelas (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Menjelaskan interaksi desa dan kota dalam pembangunan daerah
b. Tujuan Pembelajaran
Menghayati salah satu kekuasaan penciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa perbedaan
bentang alam desa dan kota sehingga terjadi interaksi antara kedua wilayah
Mengembangkan sikap peduli terhadap dampak interaksi desa kota kaitannya
dengan pembangunan daerah
Memahami interaksi yang terjadi pada kedua wilayah tersebut
Menyajikan contoh-contoh interaksi desa kota dan kaitannya dengan kehidupan sehari-hari
c. Materi Pembelajaran
Pengertian interaksi
Interaksi dan kaitannya dengan segi ekonomi, sosial, dan budaya
Teori titik henti antarwilayah
Kerja sama antar daerah, desa/kota dalam pembangunan daerah
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan pesera didik untuk mengikuti pembelajaran dengan
melakukan berdoa, mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapihan kelas,
kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
Guru melakukan apersepsi dengan bertanya kepada peserta didik tentang
interaksi. Apa kalian berinteraksi? Apa itu interaksi?
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Guru menjelaskan materi ajar dan kegiatan yang akan dilakukan peserta didik.
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam kelompok 3-4 orang
Guru meminta peserta didik untuk mengamati video tentang proses
perdagangan yang terjadi di kota, perkembangan desa dari tahun ke tahun
Guru meminta peserta didik untuk membaca dan mencari materi pembelajran
baik dari buku ataupun dari internet.
Guru meminta peserta didik untuk mencatat hal-hal yang tidak diketahui pada
proses pemutaran video
Guru menanamkan sikap cermat dan kreatif dalam mengamati video dan membaca
materi pembelajaran
Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam mengamati video dan membaca buku
Menanya
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengidentifikasi
pertanyaan dari kegiatan mengamati video tersebut.
Guru dapat membimbing peserta didik menyusun pertanyaan sebagai
berikut.
Mengapa interksi terjadi antara kedua wilayah tersebut?
Apa yang dihasilkan dalam interaksi tersebut?
Bagaimana pengaruh interaksi terhadap kedua wilayah tersebut?
Apa yang menyebabkan terjadi interkasi antara desa dan kota?
Guru meminta peserta didik secara kelompok mencatat pertanyaan yang ingin
diketahui, dan mendorong peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam tentang sesuatu.
Guru memberi motivasi dan penghargaan bagi kelompok yang menyusun
pertanyaan terbanyak dan sesuai dengan tujuan pembelajaran
Guru mengamati keterampilan peserta didik secara perorangan dan kelompok
dalam menyusun pertanyaan
Mengumpulkan data/informasi
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan
jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun
Guru meminta peserta didik untuk mencari data dan informasi terkait
Guru menyediakan berbagai sumber buku seperti buku Geografi SMA/MA untuk
Kelas XII Penerbit Erlangga atau referensi lain (buku atau artikel dari internet)
Guru meminta siswa untuk membuat hasil diskusi dalam bentuk kliping yang
dilengkapi dengan gambar, grafik atau tabel.
Guru bisa menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
Mengasosiasi
Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis dan mendiskusikan
informasi yang telah mereka peroleh sebelumnya, seperti:
Mengapa interaksi penting bagi kedua wilayah tersebut?
Apa yang terjadi jika tidak ada interaksi antarkedua wilayah tersebut?
Bagaimana interaksi kedua wilayah tersebut terhadap pemekaran kota yang
marak terjadi di Indonesia?
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mendapatkan
kesimpulan tentang interaksi desa kota kaitannya dengan pembangunan daerah
Mengomunikasikan
Guru meminta siswa untuk mempersiapkan penyajian materi yang telah
dipersiapkan sebelumnya.
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok dan tata tertib selama penyajian
Guru meminta peserta didik menyajikan hasil analisis diskusinya tentang video dan
pertanyaan kaitannya dengan materi interaksi desa kota dalam pembangunan daerah
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
bila jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pembelajaran
melalui tanya jawab klasikal
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses pembelajaran
yang telah dilakukan dan menentukan tindakan yang akan dilakukan berkaitan
dengan kesimpulan interaksi desa kota kaitannya dengan pembangunan daerah,
dengan meminta peserta didik menjawab pertanyaan sebagai berikut.
Apa manfaat yang diperoleh dari belajar tentang interaksi desa kota
kaitannya dengan pembangunan daerah?
Apa yang akan ada lakukan setelah tahu arti pentingnya interaksi antar
kedua wialayh tersebut dalam pembangunan?
Apa tindak lanjut yang akan dilakukan oleh peserta didik dari proses
pembelajaran yang telah dilakukan?
Apa sikap kalian ketika mengetahui tentang dampak dari interaksi kedaua
wilayah tersebut?
Guru memberikan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan
Guru menyampaikan rencana kegiatan pertemuan berikutnya.
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang objektif karena setiap teknik memiliki kelebihan dan
kekurangan. Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian
sikap dapat menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama : ....................................................
Kelas : ...................................................
Materi Pokok : .....................................................
Aspek Sikap Skor Penilaian
yang Dinilai 1 2 3 4
Iman dan takwa
Kreatif
Teliti
Disiplin
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan penugasan. Instrumen
penugasan yang digunakan adalah 5 soal uraian, yakni seperti berikut.
Apa yang dimaksud dengan interaksi?
Mengapa perlu adanya interaksi antara desa dan kota?
Bagaimana peranan interkasi desa kota dalam proses pembangunan masing-masing
daerah?
Jika diketahui penduduk kota A 200.000 dan penduduk kota B 50.000, dengan jarak
kota A-B adalah 36 km, dan pemerintah ingin mendirikan puskesmas diantara kota
tersebut, maka lokasi yang tepat untuk puskesmas tersebut adalah?
Apa keuntungan interaksi bagi wilayah kota?
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik portofolio dengan tugas
membuat kliping tentang interaksi wilayah dikaitkan dengan pembanguan wilayah.
Contoh instrumen penilaian portofolio dapat menggunakan format penilaian Lembar
Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama :
Kelas :
Materi Pokok :
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Keteraturan materi
Deskripsi masing-masing sub-sub bab
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik tidak memenuhi aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik tidak memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian, namun terlambat dalam
pengumpulan tugas
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian dan tepat waktu dalam
pengumpulan tugas

f. Sumber Belajar /Alat / Bahan:


- Sumber:
buku Geografi kelas XII, Penerbit Erlangga,
http://sosialdua.weebly.com, materi tentang pola keruangan desa
www.slideshare.net, tentang pola keruangan kota
- Alat:
jurnal ilmiah,
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
www.isiea.org, gambar kota Bandung
upload.wikimedia.org, gambar daerah sekitar stasiun gambir, Jakarta, Malioboro,
dan Kota Yogyakarta
beritadaerah.co.id, gambar tata ruang kota Jakarta

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
20. Pembelajaran Pertemuan Keduapuluh (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Menguraikan perkembangan kota
b. Tujuan Pembelajaran
Menghayati salah satu kekuasaan penciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa perbedaan
bentang alam desa dan kota sehingga terjadi interaksi antara kedua wilayah
Mengembangkan sikap peduli perkembangan kota dan adanya alih fungsi lahan
Memahami interaksi yang terjadi pada kedua wilayah tersebut
Menyajikan contoh-contoh perkembangan kota dan alih fungsi lahan di daerah
sekitar tempat tinggal masing-masing peserta didik
c. Materi Pembelajaran
Perkembangan kota menurut beberapa ahli
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan
melakukan berdoa, mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapihan kelas,
kesiapan buku tulis dan sumber belajar
Guru melakukan apersepsi dengan bertanya kepada peserta didik tentang
perkembang kota, misalnya apa yang kalian ketahui tentang perkembangan kota?
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
Guru menjelaskan materi ajar dan kegiatan yang akan dilakukan peserta didik
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam beberapa kelompok, setiap kelompok
beranggotakan 3-4 orang
Guru meminta peserta didik untuk mengamati gambar-gambar yang berkaitan
dengan perkembangan kota
Guru meminta peserta didik mencatat hal-hal yang penting dan tidak diketahui
pada perkembangan kota dari tahun ke tahun, perubahan tutupan lahan atau
penggunaan lahan pertanian
Guru membimbing peserta didik dalam mengamati gambar perkembangan kota
Guru menanamkan sikap teliti dalam mengamati gambar tentang perkembangan
kota dan selalu berusaha menjaga kelestarian lingkungan kota.
Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam mengamati gambar tentang
perkembangan kota
Menanya
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengidentifikasi
pertanyaan dari gambar yang telah mereka amati tentang perkembangan kota
Guru dapat membimbing peserta didik menyusun pertanyaan sebagai berikut.
Apa saja fase-fase perkembangan kota?
Apa yang dimaksud tahapan kota megapolis?
Bagaimana kliasifikasi perkembangan kota menurut Bintarto?
Apa perbedaan perkembangan kota menurut bintarto dan Lewis
Mumford?
Guru meminta peserta didik secara kelompok mencatat pertanyaan yang ingin
diketahui, dan mendorong peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam tentang sesuatu.
Guru memberi motivasi dan penghargaan bagi kelompok yang menyusun pertanyaan
terbanyak dan sesuai dengan tujuan pembelajaran
Guru mengamati keterampilan peserta didik secara perorangan dan kelompok
dalam menyusun pertanyaan
Menngumpulkan data/informasi
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan
jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun
Guru menyediakan berbagai sumber buku seperti buku Geografi SMA/MA untuk
Kelas XII Penerbit Erlangga atau referensi lain (buku, artikel dari internet)
Guru bisa menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
Mengasosiasi
Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan informasi yang telah
mereka peroleh sebelumnya, seperti berikut.
Apa dampak perkembangan kota terhadap daerah di sekitarnya?
Apa dampak perkembangan kota terhadap jumlah penduduk di daerah
pinggiran kota dan kota itu sendiri?
Berikanlah contoh kota-kota besar di Indonesia yang termasuk dalam kota
metropolis?
Mengomunikasikan
Guru meminta siswa untuk mempersiapkan penyajian materi yang telah
dipersiapkan sebelumnya.
Guru meminta masing-masing kelompok untuk menggambarkan kembali
model-model perkembangan kota dan dampaknya terhadap daerah sekitarnya
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok dan tata tertib selama penyajian
Guru meminta peserta didik menyajikan hasil analisis diskusinya tentang
perkembangan kota
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
bila jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pembelajaran
melalui tanya jawab klasikal
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses pembelajaran
yang telah dilakukan dan menetukan tindakan yang akan dilakukan berkaitan dengan
perkembangan kota, dengan meminta peserta didik menjawab pertanyaan sebagai
berikut.
Apa manfaat yang diperoleh dari mempelajari perkembangan kota?
Apa tindak lanjut yang akan dilakukan oleh peserta didik dari proses
pembelajaran yang telah dilakukan?
Apa sikap kalian ketika mengetahui tentang perkembangan kota?
Guru memberikan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan
Guru menyampaikan rencana kegiatan pertemuan berikutnya dan menyuruh peserta
didik untuk membaca dan mencari artikel tentang materi alih fungsi lahan
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang objektif karena setiap teknik memiliki kelebihan dan
kekurangan. Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian
sikap dapat menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama : ....................................................
Kelas : ...................................................
Materi Pokok : .....................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai 1 2 3 4
Iman dan takwa
Teliti
Inovatif
Peduli lingkungan
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan dengan menggunakan tes tertulis sebagai
evaluasi akhir pelajaran. Instrument pertanyaannya sebagai berikut.
Jelaskan masing-masing teori perkembangan kota?
Mengapa terdapat beberapa teori perkembangan kota?
Apa perbedaan perkembangan kota teori ganda dan teori sektoral?
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan dengan membuat laporan hasil diskusi disertai
dengan gambar atau skema. Contoh instrumen penilaian portofolio dapat menggunakan
format penilaian Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama :
Kelas :
Materi Pokok :
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Keteraturan materi
Penyajian laporan (urutan-urutan laoparan, materi
pembelajaran, dan hasil dari analisis materi)
Pembuatan skema yang berurutan dengan materi
pembelajaran
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik tidak memenuhi aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik tidak memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian, namun terlambat dalam
pengumpulan tugas
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian dan tepat waktu dalam
pengumpulan tugas

f. Sumber Belajar /Alat / Bahan:


- Sumber:
K. Wardiyatmoko dan Anisa Nur Astuti. 2014. Geografi SMA/MA Kelas XII. Jakarta:
Erlangga
http://sosialdua.weebly.com, materi tentang pola keruangan desa
www.slideshare.net, tentang pola keruangan kota
http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pendidikan/Suparmini,Dra.M.Si./M
ODUL%20DESA-KOTA.pdf
http://pplh.unud.ac.id, artikel tentang perubahan lahan di Bali

- Alat:
jurnal ilmiah,
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
Lab computer

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
21. Pembelajaran Pertemuan Keduapuluhsatu (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Menganalisa alih fungsi lahan
b. Tujuan Pembelajaran
Menghayati salah satu kekuasaan penciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa perbedaan
bentang alam desa dan kota sehingga terjadi interaksi antara kedua wilayah
Mengembangkan sikap peduli perkembangan kota dan adanya alih fungsi lahan
Memahami interaksi yang terjadi pada kedua wilayah tersebut
Menyajikan alih fungsi lahan di daerah sekitar tempat tinggal masing-masing peserta didik
c. Materi Pembelajaran
Alih fungsi lahan
Konflik alih fungsi lahan yang terjadi di perkotaan dan pedesaan
d. Skenario
Pembelajaran1) Kegiatan
Pendahuluan
Guru mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan
melakukan berdoa, mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapihan kelas,
kesiapan buku tulis dan sumber belajar
Guru melakukan apersepsi dengan bertanya kepada peserta didik tentang alih fungsi
lahan, misalnya apakah ada di daerah sekitarmu yang sedang membangun rumah,
gedung, dan kantor?
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
Guru menjelaskan materi ajar dan kegiatan yang akan dilakukan peserta didik
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam kelompok 3-4 orang
Guru mengajak peserta didik untuk ke lab computer guna mnedari artikel yang
berkiatan dengan alih fungsi lahan baik di perkotaan maupun di desa.
Guru meminta peserta didik untuk menyaksikan video tentang pembangunan
infrastruktur kota dan pembangunan ruko-ruko didaerah kota dan desa kaitannya
dengan alih fungsi lahan
Guru meminta peserta didik mencatat hal-hal yang penting dan tidak diketahui dan
membaca materi tentang alih fugsi lahan
Guru membimbing peserta didik dalam mengamati video, membaca, dan
menganalisis artikel dan materi tentang alih fungsi lahan
Guru menanamkan sikap teliti dan kreatif dalam mengamati video, membaca, dan
menganalisis artikel dan materi tentang alih fungsi lahan
Menanya
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengidentifikasi
pertanyaan dari video dan materi tentang alih fungsi lahan
Guru dapat membimbing peserta didik menyusun pertanyaan seperti;
Apa yang dimaksud dengan alih fungsi lahan?
Bagaimana penggunaan lahan di kota?
Konflik yang terjadi akibat adanya alih fungsi lahan?
Apa kaitannya alih fungsi lahan dengan konflik?
Guru meminta peserta didik secara kelompok mencatat pertanyaan yang ingin
diketahui, dan mendorong peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam tentang sesuatu.
Guru memberi motivasi dan penghargaan bagi kelompok yang menyusun
pertanyaan terbanyak dan sesuai dengan tujuan pembelajaran
Guru mengamati keterampilan peserta didik secara perorangan dan kelompok dalam
menyusun pertanyaan
Menngumpulkan data/informasi
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan
jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun
Guru menyediakan berbagai sumber buku seperti buku Geografi SMA/MA untuk
kelas XII Penerbit Erlangga atau referensi lain (buku atau artikel dari internet)
Guru bisa menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi atas
jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
Mengasosiasi
Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan informasi yang telah mereka
peroleh sebelumnya, seperti berikut.
Menganalisis artikel tentang alih fungsi lahan untuk pembangunan tol, gedung
sekolah, mall, terhadap daerah pembangunan itu sendiri dan wilayah di sekitarnya.
Mengomunikasikan
Guru meminta siswa untuk mempersiapkan penyajian materi yang telah dipersiapkan
Sebelumnya dalam bentuk laporan disertai dengan skema materi pelajaran.
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok dan tata tertib selama penyajian
Guru meminta peserta didik menyajikan hasil analisis diskusinya tentang alih fungsi lahan
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi dengan
meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan jika jawaban
benar dengan pujian atau tepuk tangan
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pembelajaran melalui
tanya jawab klasikal
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses pembelajaran
yang telah dilakukan dan menentukan tindakan yang akan dilakukan berkaitan
dengan alih fungsi lahan yang terjadi baik di pedesaan ataupun perkotaan dengan
meminta peserta didik menjawab pertanyaan berikut
Apa manfaat yang diperoleh dari mempelajari materi alih fungsi lahan?
Apa sikap kalian ketika mengetahui tentang laju alih fungsi lahan baik di desa
ataupun di kota?
Guru memberikan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan
Guru menyampaikan rencana kegiatan pertemuan berikutnya dan menyuruh peserta
didik untuk membaca dan mencari artikel tentang materi alih fungsi lahan
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang objektif karena setiap teknik memiliki kelebihan dan kekurangan.
Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian sikap dapat
menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama : .......................................................
Kelas : ......................................................
Materi Pokok : ........................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai 1 2 3 4
Iman dan takwa
Teliti
Paham
Kreatif
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai Skor 4
apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan tes tertulis dengan bentuk
uraian,seperti berikut.
Apa yang dimaksud dengan alih fungsi lahan?
Mengapa alih fungsi lahan seringkali terjadi di daerah perkotaan?
Analisislah akibat alih fungsi lahan yang sering terjadi di kota-kota besar?
Analisislah konflik-konflik yang diakibatkan oleh proses alih fungsi lahan?
Carilah artikel yang berkaitan dengan alih fungsi lahan dan akibatnya, baik secara
fisik ataupun social?
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik portofolio dengan tugas
menganalisis artikel tentang pembangunan tol, gedung, mall, ataupun perkantoran kaitannya
dengan dampak yang ditimbulkan baik bagi daerah itu sendiri ataupun daerah sekitarnya.
Contoh intrumen penilaian portofolio dapat menggunakan format penilaian Lembar
Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah.

Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah


Nama :
Kelas :
Materi Pokok :
Skor Penilaian
Instrumen Penilaiant
1 2 3 4
Kesesuaian artikel dengan materi pelajaran
Analisis dampak alih fungsi lahan
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 1 4, yaitu:
Skor 1 apabila peserta didik tidak memenuhi aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik tidak memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian, namun terlambat dalam
pengumpulan tugas
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian dan tepat waktu dalam
pengumpulan tugas

f. Sumber Belajar /Alat / Bahan:


- Sumber:
K. Wardiyatmoko dan Anisa Nur Astuti. 2014. Geografi SMA/MA Kelas XII. Jakarta:
Erlangga
http://sosialdua.weebly.com, materi tentang pola keruangan desa
www.slideshare.net, tentang pola keruangan kota
http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pendidikan/Suparmini,Dra.M.Si./M
ODUL%20DESA-KOTA.pdf
http://www.mongabay.co.id, tentang Hutan Alam Kepulauan Aru Terancam
jadi Kebun Tebu

- Alat:
jurnal ilmiah,
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
Lab computer

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
22. Pembelajaran Pertemuan Keduapuluhdua (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Menganalisa interkasi desa-kota kaitannya dengan distribusi barang dan jasa serta
perkembangan ekonomi wilayah
b. Tujuan Pembelajaran
Menghayati salah satu kekuasaan penciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa perbedaan
bentang alam desa dan kota sehingga terjadi interaksi antara kedua wilayah
Mengembangkan sikap peduli terhadap keberagaman daerah
Memahami pengaruh interaksi terhadap perkembangan ekonomi wilayah
c. Materi Pembelajaran
Penyebab timbulnya kerja sama wilayah desa dan kota
Pengaruh kota terhadap desa
Urbanisasi

d Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan melakukan berdoa,
mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapihan kelas, kesiapan buku tulis dan sumber belajar
Guru melakukan apersepsi dengan bertanya kepada peserta didik apa yang menyebabkan adanya
kerja sama antara orang dengan orang lain
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
Guru menjelaskan materi ajar dan kegiatan yang akan dilakukan peserta didik
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam beberapa kelompok 3-4 orang
Guru meminta peserta didik untuk menyaksikan video tentang proses perdagangan yang ada di
pasar tradisional, pasar di kota, proses perubahan wilayah dari desa menuju kota dan atau video
tentang pergerakan manusia serta membaca materi yang terkait pada buku Geografi SMA/MA
untuk Kelas XII Penerbit Erlangga atau dari referensi lain (buku atau artikel dari internet)
Guru meminta peserta didik mencatat hal-hal yang penting dan tidak diketahui dan membaca materi
Guru membimbing peserta didik dalam mengamati video dan membaca materi
Guru menanamkan sikap teliti dan cermat dalam mengamati video dan membaca materi yang
terkait
Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam mengamati video tentang proses perdagangan di
kota ataupun di desa sebagai bentuk interaksi wilayah kaitannya dengan distribusi barang dan jasa,
serta video tentang proses pergerakan manusia (urbanisasi)
Menanya
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengidentifikasi pertanyaan dari video
yang ditampilkan dan materi yang dibaca
Guru dapat membimbing peserta didik menyusun pertanyaan sebagai berikut.
Apa yang dimaksud dengan urbanisasi?
Bagaimana kota bisa merubah desa?
Apa yang dimaksud dengan penetrasi?
Guru meminta peserta didik secara kelompok mencatat pertanyaan yang ingin diketahui, dan
mendorong peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu dengan pertanyaan secara mendalam
tentang sesuatu.
Guru memberi motivasi dan penghargaan bagi kelompok yang menyusun pertanyaan terbanyak
dan sesuai dengan tujuan pembelajaran
Guru mengamati keterampilan peserta didik secara perorangan dan kelompok dalam menyusun
pertanyaan
Mengumpulkan data/informasi
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan jawaban atas
pertanyaan yang sudah disusun
Guru menyediakan berbagai sumber buku seperti buku Geografi SMA/MA untuk Kelas XII
Penerbit Erlangga atau referensi lain (internet atau buku lain)
Guru bisa menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi atas
jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
Mengasosiasi
Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan informasi yang telah mereka
peroleh sebelumnya, seperti berikut:
Bagaimana interaksi desa kota kaitannya dengan distribusi barang dan jasa
dengan kondisi fisik daerah tersebut?
Mengomunikasikan
Guru meminta siswa untuk mempersiapkan penyajian materi yang telah
dipersiapkan sebelumnya.
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok dan tata tertib selama penyajian
Guru menjelaskan pedoman penilaian selama penyajian materi
Guru meminta peserta didik menyajikan hasil analisis diskusinya tentang penyebab
kerja sama antar wilayah, urbanisasi, pengaruh desa ke kota
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi dengan
meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan bila jawaban benar
dengan pujian atau tepuk tangan
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pembelajaran melalui
tanya jawab klasikal
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses pembelajaran
yang telah dilakukan dan menetukan tindakan yang akan dilakukan berkaitan dengan
penyebab kerja sama antarwilayah, urbanisasi, dengan meminta peserta didik
menjawab pertanyaan sebagai berikut.
Apa manfaat yang diperoleh dari mempelajari materi kerja sama antarwilayah,
urbanisasi?
Apa sikap kalian ketika mengetahui tentang dampak dari urbanisasi terhadap
kota dan desa?
Guru memberikan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan.
Guru mengumumkan kelompok terbaik pada pertemuan hari ini.
Guru menyampaikan rencana kegiatan pertemuan berikutnya dan menyuruh peserta
didik untuk membaca materi selanjutnya.
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik, penilaian
antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar diperoleh hasil
yang obyektif, karena setiap teknik memiliki kelebihan dan kekurangan.

Pedoman Pengamatan Sikap


Nama : ....................................................
Kelas : ...................................................
Materi Pokok : .....................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai 1 2 3 4
Iman dan takwa
Teliti
Paham
Kreatif

Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.


Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai Skor
4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan tes tertulis dengan bentuk
uraian. Instrumen tes uraian menggunakan tugas, yakni sebagai berikut.

Apa penyebab terjadi interkasi antara desa dan kota kaitannya dengan distribusi
barang, jasa, dan orang?
Mengapa orang lebih suka tinggal di daerah kota?
Bagaimana pengaruh kota terhadap daerah pedesaan?
Bagaimana pengaruh kota terhadap keberadaan kota lain di sekitarnya?
Apa yang mengakibatkan terjadinya proses urbanisasi?
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik portofolio dengan tugas
menganalisis video dan membuat laporan yang berkaitan dengan proses interaksi desa-kota
distribusi barang, jasa atau orang. Contoh intrumen penilaian portofolio dapat menggunakan
format penilaian Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah.

Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah


Nama :
Kelas :
Materi Pokok :
Skor Penilaian
Instrumen Penilaiant
1 2 3 4
Keterkaitan materi
Penyajian laporan dan hasil analisis
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor

Skor penilaian menggunakan skala 1 4, yaitu:


Skor 1 apabila peserta didik tidak memenuhi aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik tidak memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian, namun terlambat dalam
pengumpulan tugas
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian dan tepat waktu dalam
pengumpulan tugas

f. Sumber Belajar/Alat / Bahan:


- Sumber:
K. Wardiyatmoko dan Anisa Nur Astuti. 2014. Geografi SMA/MA Kelas XII. Jakarta:
Erlangga
http://sosialdua.weebly.com, materi tentang pola keruangan desa
www.slideshare.net, tentang pola keruangan kota
http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pendidikan/Suparmini,Dra.M.Si./M
ODUL%20DESA-KOTA.pdf
Bintarto. 1983. Human Geography. Jakarta: Ghalia Indonesia

- Alat:
jurnal ilmiah,
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
Lab computer

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
BAB percepatan pertumbuhan wilayah

Proses Pembelajaran
23. Pembelajaran Pertemuan Keduapuluhtiga (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Menjelaskan pengertian wilayah dan konsep wilayah
Menguraikan perwilayahan (regionalisasi)
Mengidentifikasi perwilayahan wilayah formal dan fungsional
b. Tujuan Pembelajaran
Mensyukuri karunia Tuhan Yang Pengasih atas penciptaan bentang alam yang
memberikan ciri-ciri bagi masing-masing wilayah sehingga timbullah interaksi
antar wilayah tersebut.
Mengembangkan kepedulian terhadap pembatasan wilayah
Memahami pengertian wilayah, konsep wilayah, perwilayahan serta perwilayahan
wilayah formal dan fungsional
c. Materi Pembelajaran
Pengertian wilayah
Konsep wilayah
Pengertian perwilayahan
Pengertian perwilayahan wilayah formal dan fungsional
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru memberi salam dan mengecek kehadiran peserta didik dilanjutkan dengan
memeriksa kelengkapan fasilitas pembelajaran dan bertanya kesiapan siswa
untuk belajar
Guru melakukan apersepsi dengan bertanya tentang wilayah, yakni pengertian
dari wilayah
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
Guru menjelaskan materi ajar dan kegiatan yang akan dilakukan peserta didik
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam kelompok 3-4 orang.
Guru meminta peserta didik untuk mengamati daerah sekitar dengan merinci ciri
fisiknya.
Guru meminta peserta didik untuk membaca buku Geografi SMA/MA untuk Kelas
XII Penerbit Erlangga atau referensi lain tentang pengertian wilayah, konsep
wilayah, perwilayahan, perwilayahan wilayah formal dan fungsional.
Guru meminta peserta didik untukmengamti peta yang berkiatan dengan ciri-ciri
wilayah, perilayahan, perwilayaha formal dan fungsional.
Guru meminta peserta didik untuk mencatat hal-hal yang penting dan tidak diketahui
dalam mengamati daerah sekitar dan membaca buku dalam proses pembelajaran
Guru membimbing, menanamkan sikap teliti kepada peserta didik dan
mengamati keterampilannya dalam mengamati ciri daerah dan membaca materi.
Menanya
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengajukan pertanyaan -
pertanyaan yang tidak diketahui tentang materi pengertian wilayah, konsep wilayah,
perwilayahan, dan perwilayahan wilayah formal dan fungsional, dengan pertanyaan
tersebut sebagai berikut.
Apa yang dimaksud dengan wilayah?
Apa yang dimaksud dengan perwilayahan?
Apa perbedaan wilayah dengan perwilayahan?
Aspek apa yang mendasari pembagian wilayah?
Mengapa harus ada penyamaratan wilayah dalam proses perwilayahan?
Guru meminta peserta didik dari setiap perwakilan kelompok untuk
menyampaikan pertanyaannya dalam bentuk tulisan dan ditulis di papan tulis
Guru mengamati keterampilan peserta didik secara perorangan dan kelompok
dalam menyusun pertanyaan
Mengumpulkan data/informasi
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan
jawaban atas pertanyaan yang telah ditulis
Guru meminta peserta didik untuk mencari informasi yang berhubungan dengan
proses perwilayahan suatu wilayah
Guru meminta peserta didik untuk menulis informasi yang telah didapatkan
Mengasosiasi
Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan informasi yang telah
mereka peroleh sebelumnya, yaitu sebagai berikut.
Mengapa proses perwilayahan memerlukan beberapa batas keseragaman
dan penyamarataan?
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mendapatkan
kesimpulan tentang pengertian wilayah, konsep wilayah, perwilayahan wilayah
formal dan fungsional.
Mengomunikasikan
Guru meminta peserta didik menyiapkan hasil diskusinya dan membimbing setiap
kelompok memilih perwakilan untuk menyajikan hasil diskusi di depan kelas
Guru meminta peserta didik menyajikan hasil diskusinya dalam bentuk tulisan
naratif dengan disertai gambar atau tabel
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
bila jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pembelajaran
melalui tanya jawab klasikal
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik terhadap kegiatan yang sudah
dilakukan berkaitan dengan pengertian dan konsep wilayah, perwilayahan serta
perwilayahan wilayah formal dan fungional
Guru memberikan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan
Guru mengumumkan kelompok terbaik pada pertemuan hari ini
Guru dan peserta didik merencanakan tindak lanjut pembelajaran untuk
pertemuan selanjutnya.
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang objektif karena setiap teknik memiliki kelebihan dan
kekurangan. Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian
sikap dapat menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama : ....................................................
Kelas : ...................................................
Materi Pokok : ......................................................
Aspek Sikap Skor Penilaian
yang Dinilai 1 2 3 4
Iman dan takwa
Peduli
Inovatif
Rasa Ingin Tahu
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan tes tertulis. Instrument
penilaian menggunakan penugasan soal uraian yang dibuat oleh guru yang
bersangkutan, yakni seperti berikut.
Apa yang dimaksud dengan wilayah?
Apa perbedaan antara wilayah dan perwilayahan?
Jelaskan perbedaan antara perwilayah fingsional dan formal?
Berilah contoh dari wilayah, perwilayahan formal dan fungsional?
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik portofolio dengan tugas
mengumpulkan artikel dan contoh-contoh nyata wilayah dan perwilayahan di Indonesia.
Contoh instrumen penilaian portofolio dapat menggunakan format penilaian Lembar
Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama :
Kelas :
Materi Pokok :
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Penyajian artikel
Kesesuaian artikel dan gambar dengan materi
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 1 4 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian dan tepat waktu dalam
pengumpulan tugas

f. Sumber Belajar/Alat / Bahan:


- Sumber:
K. Wardiyatmoko dan Anisa Nur Astuti. 2014. Geografi SMA/MA Kelas XII. Jakarta:
Erlangga
Baja, Sumbangan. 2012. Perencanaan Tata Guna Lahan dalam Pengembangan
Wilayah. Yogyakarta: Penerbit Andi
Jayadinata, Johara T. 1999. Tata Guna Tanah dalam Perencanaan, Pedesaan,
Perkotaan, Wilayah. Bandung: Penerbit ITB
http://soil.blog.ugm.ac.id, tentang suatu konsep tentang wilayah dan perwilayahan

- Alat:
jurnal ilmiah,
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
Lab computer
Peta Indonesia
Peta dunia

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
24. Pembelajaran Pertemuan Keduapuluhempat (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Mengidentifikasi perwilayahan berdasarkan fenomena geografis
Menguraikan wilayah pusat pertumbuhan di Indonesia
Menganalisis pusat pertumbuhan antarpulau di Indonesia
b. Tujuan Pembelajaran
Mengamati salah satu kekuasaan penciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa
sumber daya alam yaitu keberagaman fenomena geografis
Mengembangkan kepedulian terhadap fenomena geografis kaitannya dengan
perwilayahan, pusat pertumbuhan, serta pusat pertumbuhan antarpulau
Memahami perwilayahan, pusat pertumbuhan serta pusat pertumbuhan antarpulau
c. Materi Pembelajaran
Perwilayahan berdasarkan fenomena geografis
Wilayah-wilayah pusat pertumbuhan di Indonesia
Pusat pertumbuhan antarpulau di Indonesia
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru memberi salam dan mengecek kehadiran peserta didik dilanjutkan dengan
memeriksa kelengkapan fasilitas pembelajaran dan bertanya kesiapan siswa
untuk belajar
Guru melakukan apersepsi dengan bertanya kepada peserta didik apa saja
fenomena geografis?
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
Guru menjelaskan materi ajar dan kegitan yang akan dilakukan peserta didik
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam kelompok 3-4 orang.
Guru meminta peserta didik untuk mengamati peta, citra untuk mengidentifikasi
kaitannya dengan materi yang akan dipelajari yakni, perwilayahan menurut fenomena
geografis, pusat pertumbuhan, serta pertumbuhan antarpulau di Indonesia
Guru meminta peserta didik mencatat hal-hal yang penting dan tidak diketahui
berkaitan dengan gambar-gambar tersebut
Guru menanamkan sikap teliti kepada peserta didik dan mengamati keterampilannya
dalam mengamati gambar-gambar yang terkait dengan materi.
Menanya
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengajukan pertanyaan-
pertanyaan yang tidak diketahui tentang fenomena geografis kaitannya dengan
pembagian perwilayahan, pusat pertumbuhan, serta pertumbuhan antarpulau di
Indonesia.grafik, dengan pertanyaan sebagai berikut.
Apa yang dimaksud dengan perwilayahan berdasarkan fenomena
geografis?
Sebutkan pusat-pusat pertumbuhan yang ada di Indonesia?
Pusat-pusat pertumbuhan di Indonesia secara teori terbagi menjadi
berapa?
Sebutkan pulau yang paling maju pertumbuhannya?
Guru meminta peserta didik untuk menulis pertanyaannya di buku tulis yang
telah mereka siapkan
Guru mengamati keterampilan peserta didik secara perorangan dan kelompok
dalam menyusun pertanyaan
Mengumpulkan data/informasi
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan
jawaban atas pertanyaan yang telah ditulis
Guru menyediakan berbagai sumber belajar buku seperti buku Geografi
SMA/MA untuk Kelas XII Penerbit Erlangga atau referensi lain (bukuatau artikel
dari internet)
Guru meminta peserta didik untuk membuat peta konsep tentang materi yang
telah dipelajari
Mengasosiasi
Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan informasi yang telah
mereka peroleh sebelumnya, seperti:
Mengapa karateristik wilayah dapat memengaruhi pusat pertumbuhan
wilayah tersebut?
Di Indonesia, utamanya di pulau jawa pusat pertumbuhannya termasuk ke
dalam golongan apa, jelaskan mengapa?
Faktor apa yang paling berpengaruh terhadap terjadinya pusat
pertumbuhan di wilayah Indonesia?
Buatlah skema dan analisis tentang pembagian-pembagian wilayah
pertumbuhan di Indonesia?
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mendapatkan
kesimpulan tentang pusat pertumbuhan seperti berdasarkan fenomena geografis,
pusat pertumbuhan antarpulau.
Mengomunikasikan
Guru meminta peserta didik mempersiapkan penyajian materi yang telah
dipersiapkan sebelumnya
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok dan tata tertib selam penyajian
Guru meminta peserta didik menyajikan hasil diskusinya yang disertai dengan
contoh-contoh wiayah-wilayah yang menjadi pusat pertumbuhan
Guru membimbing setiap kelompok untuk memilih moderator dari masing-
masing kelompok
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
bila jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pembelajaran
melalui tanya jawab klasikal
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik terhadap kegiatan yang sudah
dilakukan berkaitan dengan pusat-pusat pertumbuhan wilayah
Guru memberikan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan
Guru mengumumkan kelompok terbaik pada pertemuan hari ini
Guru menyampaikan rencana kegiatan pertemuan berikutnya
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknikpenilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik, penilaian
antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar diperoleh hasil
yang objektif karena setiap teknik memiliki kelebihan dan kekurangan. Penilaian berlangsung
selama proses pembelajaran. Format penilaian sikap dapat menggunakan format penilaian
sikap sebagai berikut.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama : .......................................................
Kelas : ......................................................
Materi Pokok : ........................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan takwa
Jujur
Teliti
Kreatif

Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.


Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan tes tertulis dengan bentuk
uraian, yakni sebagai berikut.
Jelaskan pembagian perwilayahan berdasarkan fenomena geografis?
Apa yang membuat wilayah menjadi pusat pertumbuhan?
Jelaskan tentang teori pusat perumbuhan?
Jelaskan tentang ciri-ciri pusat pertumbuhan?
Sebutkan pembagian pusat pertumbuhan di Indonesia?
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik portofolio dengan tugas
membuat peta pertumbuhan wilayah berdasarkan penggolongan Bappenas dan pusat
pertumbuhan antarpulau di Indonesia. Contoh intrumen penilaian portofolio dapat
menggunakan format penilaian Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama :
Kelas :
Materi Pokok :

Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Identifikasi pusat-pusat pertumbuhan
Identifikasi pengaruh pusat pertumbuhan
Indentifikasi kesatuan wilayah industri
Tata urutan materi (pembuatan mind mapping)
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor

Skor penilaian menggunakan skala 1 4 sebagai berikut.


Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian dantepat waktu dalam
pengumpulan tugas

f. Sumber Belajar/Alat / Bahan:


- Sumber:
K. Wardiyatmoko dan Anisa Nur Astuti. 2014. Geografi SMA/MA Kelas XII. Jakarta:
Erlangga
Baja, Sumbangan. 2012. Perencanaan Tata Guna Lahan dalam Pengembangan
Wilayah. Yogyakarta: Penerbit Andi
Jayadinata, Johara T. 1999. Tata Guna Tanah dalam Perencanaan, Pedesaan,
Perkotaan, Wilayah. Bandung: Penerbit ITB
http://soil.blog.ugm.ac.id, tentang suatu konsep tentang wilayah dan perwilayahan

- Alat:
jurnal ilmiah,
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
Lab computer
Peta Indonesia
Peta dunia
Jakarta, Agustus 2015
Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 19641031200801200
25. Pembelajaran Pertemuan Keduapuluhlima (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Mengidentifikasi pusat dan pengaruh pertumbuhan
Menguraikan kesatuan wilayah industri
b. Tujuan Pembelajaran
Mengamati salah satu kekuasaan penciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa
sumber daya alam kemajuan wilayah
Mengembangkan kepedulian pengaruh pusat pertumbuhan terhadap wilayah sekitarnya
Memahami pengaruh pusat pertumbuhan, kesatuan wilayah Industri, dan pusat-
pusat pertumbuhan
Menyajikan contoh-contoh kaitannya dengan pengaruh pusat pertumbuhan,
keberadaan kawasan industri serta pusat-pusat pertumbuhan yang ada di Indonesia.
c. Materi Pembelajaran
Pengaruh pusat pertumbuhan
Kesatuan wilayah industri
Identifikasi pusat-pusat pertumbuhan
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru memberi salam dan mengecek kehadiran peserta didik dilanjutkan dengan
memeriksa kelengkapan fasilitas pembelajaran dan bertanya kesiapan siswa
untuk belajar
Guru melakukan apersespsi dengan menanyakan apakah peserta didik pernah
mengunjungi wilayah industri?
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
Guru menjelaskan cakupan materi pembelajaran yang akan dilaksanakan
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam 6 kelompok, terdiri dari 5-6 orang.
Guru meminta pserta didik untuk mengamati citra penginderaan jauh yang berkaitan
dengan wilayah-wilayah pusat pertumbuhan, kawasan wilayah industri untuk melihat
perubahan penggunaan lahan dari tahun-tahun di wilayah-wilayah tersebut.
Guru meminta peserta didik mencatat hal-hal yang penting berkaitan dengan materi.
Guru menanamkan sikap teliti dan kreatif dalam mengamati citra penginderaan
jauh yang berkaitan dengan wilayah-wilayah pusat pertumbuhan, kawasan wilayah
industri untuk melihat perubahan penggunaan lahan dari tahun-tahun di wilayah-
wilayah tersebut
Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam mengamati materi kualitas
penduduk.
Menanya
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengidentifkasi pertanyaan
dari pengamatan citra penginderaan jauh dan dari informasi yang telah dibaca
yangberkaiatan dengan materi pembelajaran. Pertanyaan tersebut sebagai berikut.
Bagaimana pengaruh pusat pertumbuhan terhadap wilayah di sekitarnya?
Apa pengaruh adanya pusat pertumbuhan terhadap perubahan sosial
budayamasayarakat?
Indentifikasi perubahan sosial yang terjadi diwilayah pusat pertumbuhan.
Apa yang dimaksud dengan kesatuan wilayah industri?
Apa dampak dari kesatuan industri?
Guru meminta peserta didik dari setiap perwakilan kelompok untuk
menyampaikan pertanyaannya dalam bentuk lisan
Guru mengamati keterampilan peserta didik secara perorangan dan kelompok
dalam menyusun pertanyaan
Mengumpulkan data/informasi
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan
jawaban atas pertanyaan yang telah ditulis
Guru menyedeikan berbagai sumber belajar buku seperti buku Geografi
SMA/MA untuk Kelas XII Penerbit Erlangga atau referensi lain (buku atau
artikel dari internet)
Guru bisa menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
Guru meminta peserta didik untuk peta konsep (mind mapping)berkaitan dengan
materi yang dipelajari
Mengasosiasi
Guru membimbing peserta didik untuk mndiskusikan informasi yang telah mereka
peroleh sebelumnya sebagai berikut.
Jelaskan bagaimana pusat pertumbuhan memengaruhi perubahan sosial
budayamasayakat?
Mengapa perlu adanya kesatuan wilayah industri?
Mengapa kita perlu tahu wilayah-wilayah pusat pertumbuhan?
Apa faktor yang menyebabkan adanya pusat-pusat pertumbuhan?
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mendapatkan
kesimpulan tentang materi yang sudah dipelajari
Mengomunikasikan
Guru meminta beberapa peserta didik untuk menyajikan hasil analisis tentang
pengaruh pusat pertumbuhan, kesatuan wilayah industri serta wilayah pusat-
pusat industri.
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok dan tata tertib selama penyajian
Guru meminta peserta didik menyajikan hasil diskusinya dalam bentuk mindmapping,
disertai dengan gambar-gambar
Guru membimbing setiap kelompok untuk memilih moderator dari masing-
masing kelompok
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan bila
jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pembelajaran
melalui tanya jawab klasikal
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik terhadap kegiatan yang sudah
dilakukan berkaitan dengan pusat pertumbuhan
Guru memberikan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan
Guru mengumumkan kelompok terbaik pada pertemuan hari ini
Guru dan peserta didik merencanakan tindak lanjut pembelajaran untuk
pertemuan selanjutnya.

e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang objektif karena setiap teknik memiliki kelebihan dan
kekurangan. Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian
sikap dapat menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama : ....................................................
Kelas : ...................................................
Materi Pokok : .....................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan takwa
Kreatif
Teliti
Disiplin
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang
dinilai Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan tes tertulis dengan bentuk
uraian, yakni sebagai berikut.
Apa yang dimaksud dengan pusat pertumbuhan?
Berilah contoh pengaruh pusat pertumbuhan terhadap wilayah di sekitarnya?
Apa yang dimaksud dengan kesatuan wilayah industri?
Berilah contoh di Indonesia yang termasuk kedalam kesatuan wilayah industri?
Berilah contoh-contoh pusat pertumbuhan di Indonesia?
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik portofolio dengan tugas
membuat peta konsep (mind mapping) kaitannya dengan pengaruh pusat pertumbuhan
dan kesatuan wilayah industri. Contoh instrumen penilaian portofolio dapat
menggunakan format penilaian Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama : .......................................................
Kelas : ......................................................
Materi Pokok : ........................................................
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Identifikasi pusat-pusat pertumbuhan
Identifikasi pengaruh pusat pertumbuhan
Indentifikasi kesatuan wilayah industri
Tata urutan materi (pembuatan mind mapping)
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 1 4 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian dan tepat waktu dalam
pengumpulan tugas

f. Sumber Belajar/Alat / Bahan:


- Sumber:
K. Wardiyatmoko dan Anisa Nur Astuti. 2014. Geografi SMA/MA Kelas XII. Jakarta:
Erlangga
Baja, Sumbangan. 2012. Perencanaan Tata Guna Lahan dalam Pengembangan
Wilayah. Yogyakarta: Penerbit Andi
Jayadinata, Johara T. 1999. Tata Guna Tanah dalam Perencanaan, Pedesaan,
Perkotaan, Wilayah. Bandung: Penerbit ITB
http://soil.blog.ugm.ac.id, tentang suatu konsep tentang wilayah dan perwilayahan

- Alat:
jurnal ilmiah,
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
Lab computer
Peta Indonesia
Peta dunia

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
26.Pembelajaran Pertemuan Keduapuluhenam (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Menjelaskan kutub dan pusat pertumbuhan menurut para ahli
Menguraikan interaksi antara pusat pertumbuhan dan daerah sekitarnya
b. Tujuan Pembelajaran
Mengamati salah satu kekuasaan penciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa sumber
daya alam kemajuan wilayah.
Mengembangkan kepedulian pengaruh pusat pertumbuhan terhadap wilayah
sekitarnya.
Memahami kutub dan pusat pertumbuhan wilayah serta interaksi antara pusat
pertumbuhan dan daerah sekitarnya.
c. Materi Pembelajaran
Kutub dan pusat pertumbuhan wilayah
Interaksi antarpusat pertumbuhan dan daerahsekitarnya
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru memberi salam dan mengecek kehadiran peserta didik dilanjutkan dengan
memeriksa kelengkapan fasilitas pembelajaran dan bertanya kesiapan siswa
untuk belajar.
Guru melakukan apersepsi dengan bertanya asal tempat tinggal dari peserta
didik, apakah tempat tinggal mereka merupakan daerah kota atau desa?
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yanga akan
dicapai.
Guru menjelaskan materi ajar dan kegiatan yang akan dilakukan peserta didik
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam 8 kelompok, terdiri dari 3-4 orang.
Guru meminta peserta didik untuk mengamati buku Geografi untuk SMA/MA
Kelas XII Penerbit Erlangga materi kutub dan pusat pertumbuhan wilayah, dan
interaksi antara pusat pertumbuhan dan daerah sekitarnya.
Guru meminta peserta didik mencatat hal-hal yang penting berkaitan dengan
materi yang dibaca
Guru membimbing, menanamkan sikap teliti pada peserta didik dan mengamati
keterampilan peserta didik dalam mengamati materi dibuku tersebut.
Menanya
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengajukan pertanyaan-
pertanyaan yang tidak diketahui tentang materi yang dipelajari dengan pertanyaan
seperti berikut.
Apa pengertian kutub pertumbuhan?
Apa perbedaan antara kutub pertumbuhan dengan pusat pertumbuhan?
Sebutkan fase-fase pembentukan pusat pertumbuhan?
Apa yang dimaksud dengan fase II? Berikanlah contohnya.
Guru meminta peserta didik dari setiap perwakilan kelompok untuk
menyampaikan pertanyaannya dalam bentuk tulisan dan ditulis di papan tulis.
Guru mengamati keterampilan peserta didik secara perorangan dan kelompok
dalam menyusun pertanyaan.
Mencoba
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan
jawaban atas pertanyaan yang telah ditulis
Guru bisa menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
Guru meminta masing-masing kelompok membuat rangkuman berkaitan
dengan materi yang sudah dipelajari disertai dengan contoh-contoh interaksi
dan kutub pertumbuhan yang ada di Indonesia

Mengasosiasi
Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan informasi yang telah
mereka peroleh sebelumnya sebagai berikut.
Bagaimana pusat pertumbuhan indonesia jika dilihat dari fase-fase
pertumbuhan?
Mengapa terjadi interaksi antara pusat pertumbuhan dan daerah sekitarnya?
Sebutkan contoh-contoh interaksi yang terjadi pada pusat pertumbuhan
dandaerah sekitarnya.
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mendapatkan
kesimpulan tentang materi yang dipelajari.
Mengomunikasikan
Guru meminta peserta didik untuk mempersiapkan penyajian materi yang telah
dipersiapkan sebelumnya
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok dan tata tertib selama penyajian
Guru meminta peserta didik menyajikan hasil diskusinya yang disertai dengan
peta yang telah dibuat
Guru membimbing setiap kelompok untuk memilih moderator dari masing-
masing kelompok
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
bila jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pembelajaran
melalui tanya jawab klasikal
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik terhadap kegiatan yang sudah
dilakukan berkaitan dengan kutub dan pusat pertumbuhan, interaksi antara
pusat dan daerah sekitarnya.
Guru memberikan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan
Guru mengumumkan kelompok terbaik pada pertemuan hari ini
Guru dan peserta didik merencanakan tindak lanjut pembelajaran untuk
pertemuan selanjutnya.

e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang objektif karena setiap teknik memiliki kelebihan dan
kekurangan. Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian
sikap dapat menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama :
Kelas :
Materi Pokok :

Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan takwa
Jujur
Teliti
Rajin
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai dan
pengumpulan tugas tepat waktu
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan penugasan. Intrumen penugasan
dengan berupa soal uraian yang dibuat oleh guru tersebut, yakni sebagai berikut.
Apa perbedaan antara kutub dan pusat pertumbuhan?
Mengapa terjadi interaksi antara pusat pertumbuhan dengan wilayah sekitarnya?
Jelaskan beberapa interkasi yang terjadi antara pusat interaksi dnegan wilayah di
sekitarnya?
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik portofolio dengan tugas
mendeskripsikan dan membuat peta kutub dan pusat pertumbuhan wilayah dan interaksi
yang antara pusat pertumbuhan dengan daerah sekitarnya. Contoh intrumen penilaian
portofolio dapat menggunakan format penilaian Lembar Penilaian Penyajian dan
Laporan Hasil Telaah.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama :
Kelas :
Materi Pokok :
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Deskripsi pusat pertumbuhan dan interaksi antara
pusat dan daerah sekitar pertumbuhan
Skema materi dan peta pertumbuhan dan interaksi
pusat pertumbuhan dan daerah sekitarnya
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 1 4 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian dan tepat waktu dalam
pengumpulan tugas

f. Sumber Belajar/Alat / Bahan:


- Sumber:
K. Wardiyatmoko dan Anisa Nur Astuti. 2014. Geografi SMA/MA Kelas XII. Jakarta:
Erlangga
Baja, Sumbangan. 2012. Perencanaan Tata Guna Lahan dalam Pengembangan
Wilayah. Yogyakarta: Penerbit Andi
Jayadinata, Johara T. 1999. Tata Guna Tanah dalam Perencanaan, Pedesaan,
Perkotaan, Wilayah. Bandung: Penerbit ITB
http://soil.blog.ugm.ac.id, tentang suatu konsep tentang wilayah dan perwilayahan

- Alat:
jurnal ilmiah,
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
Lab computer
Peta Indonesia
Peta dunia

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
27. Pembelajaran Pertemuan Keduapuluhtujuh (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Mengidentifikasi batas wilayah pertumbuhan
Menguraikan kerja sama antar wilayah untuk memajukan potensi wilayah
b. Tujuan Pembelajaran
Mengamati salah satu kekuasaan penciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa
sumber daya alam kemajuan wilayah
Mengembangkan kepedulian tentang batas wilayah pertumbuhan dan kerja sama
dalam memajukan potensi wilayah
Memahami batas wilayah pertumbuhan dan kerja sama dalam memajukan
potensi wilayah
c. Materi Pembelajaran
Batas wilayah pertumbuhan
Bentuk-bentuk kerja sama wilayah guna memajukan potensi wilayah
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru memberi salam dan mengecek kehadiran peserta didik dilanjutkan dengan
memeriksa kelengkapan fasilitas pembelajaran dan bertanya kesiapan siswa
untuk belajar
Guru melakukan apersepsi dengan bertanya pengetahuan tentang batas wilayah
pertumbuhan dan potensi wilayah dalam memajukan wilayah itu senidri
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan yang akan dicapai
Guru menjelaskan materi pembelajaran yang akan dilaksanakan
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam 8 kelompok, terdiri dari 3-4 orang.
Guru meminta peserta didik untuk mengamati data-data dan gambar-gambar
yang berkaiatan dengan batas wilayah secara kualitatif dan kuantitatif, misalnya
data curah hujan, iklim, wilayah perkebunan
Guru meminta peserta didik mencatat hal-hal yang penting dan tidak diketahui
dalam hal pengamatan gambar dan data-data tersebut
Guru membimbing, menanamkan sikap teliti dan cerdik dalam mengamati
gambar dan data-data yang terkait dengan materi
Menanya
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengajukan pertanyaan-
pertanyaan yang tidak diketahui tentang batas wilayah pertumbuhan dan kerja sama
antarwilayah untuk memajukan potensi wilayah, dengan pertanyaan sebagai berikut.
Apa yang dimaksud dengan batas wilayah pertumbuhan?
Jelaskan batas wilayah kualitatif?
Apa yang menyebabkan terjadinya kerja sama antarwilayah?
Apa saja kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan kerja sama
antarwilayah?
Guru meminta peserta didik dari setiap perwakilan kelompok untuk
menyampaikan pertanyaannya dalam bentuk lisan
Guru mengamati keterampilan peserta didik secara perorangan dan kelompok
dalam menyusun pertanyaan
Mencoba
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan
jawaban atas pertanyaan yang telah ditulis
Guru menyediakan sumber belajar yakni buku Geografi SMA/MA Kelas XII
Penerbit Erlangga dan sumber referensi lainnya (buku atau artikel dari internet)
Guru bisa menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
Mengasosiasi
Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan informasi yang telah
mereka peroleh sebelumnya sebagai berikut.
Mengapa data-data curah hujan, penduduk, iklim berpengaruh terhadap
pembentukan batas wilayah pertumbuhan?
Bagaimana upaya pemerintah dalam mengembangkan potensi wilayah
masing-masing?
Wilayah perkebunan akan memberikan kontribusi terhadap pembentukan
batas wilayah pertumbuhan, jelaskan.
Menerapkan perhitungan batas terluar pertumbuhan dengan model Reillys
Law.
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mendapatkan kesimpulan
tentang batas wilayah pertumbuhan dan kerja sama untuk memajukan potensi
wilayah
Mengomunikasikan
Guru meminta peserta didik menyiapkan hasil diskusinya
Guru meminta peserta didik menyajikan hasil diskusinya dalam bentuk tulisan
yang dilengkapi dengan gambar-gambar
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok dan tata tertib selama penyajian
Guru membimbing setiap kelompok untuk memilih moderator dari masing-
masing kelompok.
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
bila jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pembelajaran
melalui tanya jawab klasikal
Guru memberikan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan
Guru mengumumkan kelompok terbaik pada pertemuan hari ini
Guru menyampaikan rencana kegiatan pertemuan berikutnya
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang objektif karena setiap teknik memiliki kelebihan dan kekurangan.
Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian sikap dapat
menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama : .......................................................
Kelas : ......................................................
Materi Pokok : ........................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan takwa
Cerdik
Teliti
Kerja sama

Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.


Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai

2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan


Teknik penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan tes tertulis dengan bentuk
uraian yang dibuat oleh guru yang bersangkutan, yakni sebagai berikut.
Apa yang dimaksud dengan batas wilayah pertumbuhan?
Bagaimana cara penentuan batas wilayah pertumbuhan?
Apa keuntungan adnaya pembatasan terhadap wilayah pertumbuhan?
Bagaimana fungsi potensi wilayah dalam kaitannya dengan kerja sama antar kedua
wilayah?
Jelaskan tentang penetuan batas wilayah berdasarkan teori titik henti?
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik portofolio dengan
mengumpulkan dan menganalisis artikel tentang bentuk kerja sama antar wilayah untuk
memajukan potensi wilayah tersebut. Contoh intrumen penilaian projek dapat
menggunakan format penilaian Lembar Penilaian Portofolio.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama : ..........................................................
Kelas : ...................................................
Materi Pokok :.....................................................
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Kesesuaian artikel
Analisis artikel tentang kerja sama antarwilayah
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 1 4 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian dan tepat waktu dalam
pengumpulan tugas

f. Sumber Belajar/Alat / Bahan:


- Sumber:
K. Wardiyatmoko dan Anisa Nur Astuti. 2014. Geografi SMA/MA Kelas XII. Jakarta:
Erlangga
http://www.kppod.org/datapdf/laporan/laporan-penelitian-4.pdf, tentang kerja sama
antardaerah di bidang perdagangan alternatif kebijakan peningkatan perekonomian
daerah

- Alat:
jurnal ilmiah,
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
Lab computer
Peta Indonesia
Peta dunia

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
28. Pembelajaran Pertemuan Keduapuluhdelapan (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Menjelaskan pertumbuhan wilayah berkelanjutan
Menjelaskan dimensi pertumbuhan wilayah berkelanjutan
Mengidentifikasi tujuan pertumbuhan dan pembangunan wilayah
b. Tujuan Pembelajaran
Mengamati salah satu kekuasaan penciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa
sumber daya alam kemajuan wilayah
Mengembangkan kepedulian tentang pertumbuhan wilayah berkelanjutan,
dimensi pertumbuhannya, dan tujuan pertumbuhan dan pembangunan wilayah
Memahami pertumbuhan wilayah berkelanjutan, dimensi pertumbuhannya, dan
tujuan pertumbuhan dan pembangunan wilayah
c. Materi Pembelajaran
Pertumbuhan wilayah berkelanjutan
Dimensi pertumbuhan ruang wilayah
Tujuan pertumbuhan dan pembangunan wilayah
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru memberi salam dan mengecek kehadiran peserta didik dilanjutkan dengan
memeriksa kelengkapan fasilitas pembelajaran dan bertanya kesiapan siswa
untuk belajar
Guru melakukan apersepsi dengan bertanya pengetahuan tentang pembangunan
wilayah, pernahkah kalian pergi ke desa wisata?
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan yang akan dicapai
Guru menjelaskan materi pembelajaran yang akan dilaksanakan
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam 8 kelompok, masing-masing kelompok
terdiri dari 3-4 orang.
Guru meminta peserta didik untuk mengamati peta tata guna lahan dari tahun ke
tahun, untuk mengetahui pembangunan suatu wilayah dan membaca buku Geografi
SMA/MA Kelas XII Penerbit Erlangga yang berkaitan dengan materi pembelajaran
Guru membimbing, menanamkan sikap teliti dan cermat dalam mengamati peta
tata guna lahan dan membaca referensi kaitannya dengan materi

Menanya
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengajukan
pertanyaan-pertanyaan yang tidak diketahui tentang pertumbuhan wilayah
berkelanjutan, dengan pertanyaan tersebut sebagai berikut.
Apa yang dimaksud dengan pembangunan wilayah berkelanjutan?
Apa yang dimaskud dengan dimensi pertumbuhan ruang wilayah?
Tujuan pertumbuhan dan pembangunan wilayah?
Guru meminta peserta didik dari setiap perwakilan kelompok untuk
menyampaikan pertanyaannya dalam bentuk lisan
Guru mengamati keterampilan peserta didik secara perorangan dan kelompok
dalam menyusun pertanyaan
Mengumpulkan data/informasi
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan
jawaban atas pertanyaan yang telah ditulis
Guru menyediakan sumber belajar yakni buku Geografi SMA/MA untuk Kelas
XII Penerbit Erlangga dan sumber referensi lainnya (buku atau artikel dari
internet)
Guru bisa menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
Mengasosiasi
Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan informasi yang telah
mereka peroleh sebelumnya, sebagai berikut:
Jelaskan mengapa ruang wilayah berpengaruh pada pembangunan
berkelanjutan?
Carilah contoh-contoh pembangunan wilayah berkelanjutan di daerah
sekitarmu?
Bagaimana kenampakan pembangunan wilayah berkelanjutan di kota daerah
tempat tinggalmu?
Mengapa perlu adanya pembangunan wilayah berkelanjutan?
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mendapatkan
kesimpulan tentang pembangunan wilayah berkelanjutan
Mengomunikasikan
Guru meminta peserta didik menyiapkan hasil diskusinya
Guru meminta peserta didik menyajikan hasil diskusi peta tata gunan lahan dan
materi kaitannya dengan pembangunan wilayah berkelanjutan dalam bentuk
kliping
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok dan tata tertib selama penyajian
Guru membimbing setiap kelompok untuk memilih moderator dari masing-
masing kelompok.
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
bila jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pembelajaran
melalui tanya jawab klasikal
Guru memberikan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan
Guru mengumumkan kelompok terbaik pada pertemuan hari ini
Guru menyampaikan rencana kegiatan pertemuan berikutnya
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang obyektif, karena setiap teknik memiliki kelebihan dan kekurangan.
Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian sikap dapat
menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama :.......................................................
Kelas : .....................................................
Materi Pokok :.........................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan takwa
Cermat
Teliti
Kerja sama

Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.


Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai

2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan


Teknik penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan tes tertulis dengan bentuk
uraian yang dibuat oleh guru yang bersangkutan, yakni sebagai berikut.
Apa yang dimaksud dengan pertumbuhan wilayah berkelanjutan?
Mengapa perlu adanya pertumbuhan yang berkelanjutan?
Bagaimana pengertian pertumbuhan wilayah yang berdimensi ruang?
Apa perbedaan antara pembangunan berkelanjutan dengan pertumbuhan wilayah
berkelanjutan?
Carilah artikel yang berkaitan dengan pertumbuhan wilayah, apakah sudah sesuai
dengan tujuan pertumbuhan dan pembangunan wilayah secara teori, serta uraikan
saran kalian tentang artikel tersebut?
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik portofolio dengan
membuat kliping tentang pertumbuhan wilayah berkelanjutan. Contoh intrumen
penilaian portofolio dapat menggunakan format penilaian Lembar Penilaian Penyajian
dan Laporan Hasil Telaah.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama :...................................................................
Kelas : .......................................................
Materi Pokok : ........................................................

Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Kesesuaian kliping dengan tema
Analisis materi kliping
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 1 4 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian dan tepat waktu dalam
pengumpulan tugas.

f. Sumber Belajar/Alat / Bahan:


- Sumber:
K. Wardiyatmoko dan Anisa Nur Astuti. 2014. Geografi SMA/MA Kelas XII. Jakarta:
Erlangga
Baja, Sumbangan. 2012. Perencanaan Tata Guna Lahan dalam Pengembangan
Wilayah. Yogyakarta: Penerbit Andi
http://soil.blog.ugm.ac.id, tentang suatu konsep tentang wilayah dan perwilayahan
http://berita.suaramerdeka.com/sertifikasi-wilayah-perbatasan-ditargetkan-rampung-
2015/
https://www.pu.go.id, tentang bulletin tata ruang oleh badan koordinasi penataan
ruang nasional (BKPRN)

- Alat:
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
Lab computer
www.karanganyarkab.go.idwp-contentuploads201101, peta penggunaan
lahan tahun 2006
Peta dunia

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
29. Pembelajaran Pertemuan Keduapuluhsembilan (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Menguraikan kemerosostan kualitas lingkungan hidup
Menguraikan kajian lingkungan hidup strategis terhadap daya dukung pulau
Mengidentifikasi tata ruang pulau Jawa-Bali
b. Tujuan Pembelajaran
Mengamati salah satu kekuasaan penciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa
sumber daya alam kemajuan wilayah
Mengembangkan kepedulian tentang kualitas lingkungan hidup, kajian LH
terhadap daya dukung pulau, dan tata ruang Jawa-Bali
Memahami kualitas lingkungan hidup, kajian lingkungan hidup terhadap daya
dukung pulau, dan tata ruang Jawa-Bali
c. Materi Pembelajaran
Kemerosotan kualitas lingkungan hidup
Kajian lingkungan hidup terhadap daya dukung pulau
Rencana tata ruang Jawa-Bali
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru memberi salam dan mengecek kehadiran peserta didik dilanjutkan dengan
memeriksa kelengkapan fasilitas pembelajaran dan bertanya kesiapan siswa untuk belajar
Guru melakukan apersepsi dengan bertanya lingkungan hidup yang ada disekitar
tempat tinggalmu?
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan yang akan dicapai
Guru menjelaskan materi pembelajaran yang akan dilaksanakan
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam 8 kelompok, masing-masing kelompok
terdiri dari 3-4 orang.
Guru meminta peserta didik untuk mengamati data-data dan gambar-gambar
yangberkaitan dengan kualitas lingkungan hidup, data-data rencana
pembangunan, analisa rencana pembangunan jawa-bali
Guru meminta peserta didik mencatat hal-hal yang penting dan tidak diketahui
dalam hal pengamatan gambar dan data-data tersebut
Guru membimbing, menanamkan sikap teliti dan kreatif dalam mengamati
gambar dan data-data yang terkait dengan materi
Menanya
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengajukan pertanyaan -
pertanyaan yang tidak diketahui tentang batas wilayah pertumbuhan dan kerja sama
antarwilayah untuk memajukan potensi wilayah, dengan pertanyaan tersebut
seperti:
Apa indikasi terjadinya kemerosotan lingkungan hidup?
Apa kaitannya antara kualitas lingkungan dengan daya dukung terhadap
wilayah pada lingkungan tersebut?
Guru meminta peserta didik dari setiap perwakilan kelompok untuk
menyampaikan pertanyaannya dalam bentuk tulisan
Guru mengamati keterampilan peserta didik secara perorangan dan kelompok
dalam menyusun pertanyaan
Mencoba
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan
jawaban atas pertanyaan yang telah ditulis
Guru menyediakan sumber belajar yakni buku Geografi SMA/MA kelas XII
Penerbit Erlangga dan sumber referensi lainnya (buku atau artikel dari internet)
Guru bisa menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
Mengasosiasi
Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan informasi yang telah
mereka peroleh sebelumnya, seperti:
Apa hubungannya lingkungan hidup dengan pembangunan wilayah
berkelanjutan?
Bagaimana hasil perencanaan tata ruang terhadap pembangunan wilayah
yang ada di jawa-bali?
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mendapatkan
kesimpulan tentang kajian daya dukung untuk pertumbuhan wilayah
Mengomunikasikan
Guru meminta peserta didik menyajikan hasil diskusinya dalam bentuk tulisan
yang dilengkapi dengan gambar-gambar
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok dan tata tertib selama penyajian
Guru menjelaskan pedoman penilaian selama penyajian materi
Guru membimbing setiap kelompok untuk memilih moderator dari masing-
masing kelompok.
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
bila jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan

3)Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pembelajaran
melalui tanya jawab klasikal
Guru memberikan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan
Guru mengumumkan kelompok terbaik pada pertemuan hari ini
Guru menyampaikan rencana kegiatan pertemuan berikutnya
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang objektif karena setiap teknik memiliki kelebihan dan kekurangan.
Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian sikap dapat
menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama :
Kelas :
Materi Pokok :
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan takwa
Cerdik
Teliti
Kerja sama
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan tes tertulis dengan
bentuk uraian yang dibuat oleh guru yang bersangkutan sebagai bahan evalusai
pembelajaran, yakni seperti berikut.
Apa yang dimaksud dengan lingkungan hidup?
Bagaimana cara menentukan kualitas dari suatu lingkungan hidup?
Mengapa lingkungan hidup berpengaruh terhadap pembangunan suatu wilayah?
Uraikanlah perilaku manusia yang mengakibatkan kemerosotan kualitas
lingkungan hidup?
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik portofolio dengan
mengumpulkan rencana pembangunan tentang kajian lingkungan hidup kaitannya
dengan pertumbuhan wilayah di Bappeda. Contoh intrumen penilaian portofolio
dapat menggunakan format penilaian Lembar Penilaian Portofolio.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama :
Kelas :
Materi Pokok :

Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Data-data kajian rencana pembangunan
Penyajian kliping
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 1 4 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian dan tepat waktu dalam
pengumpulan tugas

f. Sumber Belajar/Alat / Bahan:


- Sumber:
K. Wardiyatmoko dan Anisa Nur Astuti. 2014. Geografi SMA/MA Kelas XII. Jakarta:
Erlangga
Baja, Sumbangan. 2012. Perencanaan Tata Guna Lahan dalam Pengembangan
Wilayah. Yogyakarta: Penerbit Andi
http://soil.blog.ugm.ac.id, tentang suatu konsep tentang wilayah dan perwilayahan
http://www.bkprn.org/peraturan/the_file/Perpres_No_%2028_Thn_2012.pdf
- Alat:
jurnal ilmiah,
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
Lab computer
Peta Indonesia,
gambar-gambar yang berkiatan dengan kemerosotan kualitas lingkungan.

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
30. Pembelajaran Pertemuan Ketigapuluh (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Menjelaskan penyusunan, fungsi, dan jangka waktu rencana tata wilayah nasional
Mengidentifikasi muatan rencana tata ruang wilayah nasional
b. Tujuan Pembelajaran
Mengamati salah satu kekuasaan penciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa
sumber daya alam kemajuan wilayah
Mengembangkan kepedulian tentang sistem perencanaan wilayah nasional
Memahami sistem perencanaan wilayah nasional
c. Materi Pembelajaran
Sistem perencanaan wilayah nasional;
- Penyusunan rencana tata wilayah nasional
- Muatan rencana tata ruang wilayah nasional
- Fungsi rencana tata ruang wilayah nasional
- Jangka waktu rencana tata ruang wilayah nasional
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru memberi salam dan mengecek kehadiran peserta didik dilanjutkan dengan
memeriksa kelengkapan fasilitas pembelajaran dan bertanya kesiapan siswa untuk belajar
Guru melakukan apersepsi dengan bertanya pengetahuan tentang sistem
perencanaan wilayah nasional
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan yang akan dicapai
Guru menjelaskan materi pembelajaran yang akan dilaksanakan
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam 8 kelompok, terdiri dari 3-4 orang
Guru mengajak peserta didik untuk keruangan lab computer untuk mencari
rencana-rencana pembangunan dan perencanaan wilayah nasional kemudian
dianalisis oleh masing-masing kelompok
Guru meminta siswa untuk membaca referensi buku Goegrafi SMA/MA untuk kelas
XIIPenerbit Erlangga atau referenfi lain (buku atau artikel dari internet)
Guru membimbing, menanamkan sikap teliti dan cerdik dalam mengamati
rencana-rencana pembangunan dan perencanaan wilayah nasional
Menanya
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengajukan
pertanyaan-pertanyaan yang tidak diketahui tentang sistem perencanaan wilayah
nasional, dengan pertanyaan tersebut sebagai berikut:
Apa yang dimaksud sistem perencanaan wilayah nasional?
Apa fungsi perencanaan tersebut?
Guru meminta peserta didik dari setiap perwakilan kelompok untuk
menyampaikan pertanyaannya dalam bentuk tulisan
Guru mengamati keterampilan peserta didik secara perorangan dan kelompok
dalam menyusun pertanyaan
Mencoba
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan mendiskusikan
jawaban atas pertanyaan yang telah ditulis
Guru menyediakan sumber belajar yakni buku Goegrafi SMA/MA untuk kelas
XII Penerbit Erlangga dan sumber referensi lainnya
Guru bisa menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan memberikan konfirmasi
atas jawaban peserta didik atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
Mengasosiasi
Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan informasi yang telah
mereka peroleh sebelumnya sebagai berikut.
Mengapa perlu adanya perencanaan wilayah secara nasional?
Berapa jangka waktu perencanaan ditinjau kembali oleh pemerintah?
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mendapatkan
kesimpulan tentang sistem perencanaan wilayah nasional
Mengomunikasikan
Guru meminta peserta didik menyajikan hasil diskusinya dalam bentuk tulisan
(kliping) yang dilengkapi dengan gambar-gambar
Guru menjelaskan tata cara penyajian kelompok dan tata tertib selama penyajian
Guru membimbing setiap kelompok untuk memilih moderator dari masing-
masing kelompok.
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi
dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan
jika jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan
3) Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pembelajaran
melalui tanya jawab klasikal
Guru memberikan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan
Guru mengumumkan kelompok terbaik pada pertemuan hari ini
Guru menyampaikan rencana kegiatan pertemuan berikutnya
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang obyektif, karena setiap teknik memiliki kelebihan dan kekurangan.
Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian sikap dapat
menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama :.......................................................
Kelas : .....................................................
Materi Pokok :.........................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan takwa
Kreatif
Teliti
Kerja sama

Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.


Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai

2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan


Teknik penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan tes tertulis dengan bentuk
uraian dalam buku Geografi kelas XII Penerbit Erlangga yang berkaitan dengan materi
wilayah dan perwilayah sub bab sistem perencanaan nasional.
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik portofolio dengan
mengumpulkan dan menganalisis penyusunan rencana tata wilayah nasional 2009 untuk
memajukan potensi wilayah tersebut. Contoh intrumen penilaian portofolio dapat format
penilaian Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama :...................................................................
Kelas : .......................................................
Materi Pokok : ........................................................

Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Data-data penyusunan rencana wilayah nasional
Analisis penyusunan rencana tersebut dan penyajian
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 1 4 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian dan tepat waktu dalam
pengumpulan tugas

f. Sumber Belajar/Alat / Bahan:


- Sumber:
K. Wardiyatmoko dan Anisa Nur Astuti. 2014. Geografi SMA/MA Kelas XII. Jakarta:
Erlangga
Baja, Sumbangan. 2012. Perencanaan Tata Guna Lahan dalam Pengembangan
Wilayah. Yogyakarta: Penerbit Andi
http://soil.blog.ugm.ac.id, tentang suatu konsep tentang wilayah dan perwilayahan
http://www.bkprn.org/peraturan/the_file/Perpres_No_%2028_Thn_2012.pdf
- Alat:
jurnal ilmiah,
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
Lab computer
Peta Indonesia,
gambar-gambar yang berkiatan dengan kemerosotan kualitas lingkungan

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
Bab Kajian Regional Negara maju dan Negara berkembang
31. Pembelajaran Pertemuan Ketigapuluhsatu (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Menjelaskan pengertian negara berkembang dan negara maju
Mengidentifikasi sebaran negara berkembang dan negara maju
Menemutunjukan wilayah negara berkembang dan negara maju
b. Tujuan Pembelajaran
Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Pengasih atas penciptaan manusia yang
berbangsa-bangsa agar dapat saling mengenal dan saling menghormati
Mengembangkan perilaku proaktif dalam mempelajari sebaran wilayah negara
berkembang dan negara maju
Memahami sebaran wilayah negara berkembang dan negara maju
Menemutunjukkan wilayah negara berkembang dan negara maju pada peta dunia
atau globe

c. Materi Pembelajaran
Sebaran Negara Berkembang dan Negara Maju yaitu sebagai berikut.
Pengertian negara berkembang dan negara maju
Kriteria negara berkembang dan negara maju
Sebaran negara berkembang dan negara maju di dunia

d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk mengikuti
pembelajaran dimulai dengan berdoa bersama, mengecek kehadiran siswa,
kebersihan dan kerapihan kelas, kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
Guru melakukan apersepsi dengan memberikan pertanyaan mengenai apa yang
dapat peseta didik jelaskan dan bandingkan ketika mendengar kata Afrika dan
Eropa.
Guru mengaitkan pertanyaan tersebut dan jawaban yang diberikan peserta didik
dengan materi pembelajaran yang akan dipelajari mengenai sebaran negara
berkembang dan negara maju.
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Guru menjelaskan materi ajar dan kegiatan yang akan dilakukan peserta didik.

2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam 8 kelompok,terdiri dari 3-4 orang.
Guru meminta peserta didik untuk mengamati peta dunia atau globe untuk
mengetahui sebaran wilayah negara berkembang dan negara maju.
Guru membimbing peserta didik dalam mengamati peta dunia atau globe.
Guru mengamati peseta didik yang proaktif dalam mengamati sebaran wilayah
negara berkembang dan negara maju.
Menanya
Guru meminta peserta didik untuk mengajukan pertanyaan mengenai sebaran
wilayah negara berkembang dan negara maju.
Pesrta didik mencatat pertanyaan-pertanyaan yang diajukan.
Guru memotivasi peserta didik untuk bersikap proaktif dan selalu mengembangkan
rasa ingin tahu.
Mengumpulkan data
Guru meminta setiap kelompok untuk mendiskusikan jawaban atas pertanyaan-
pertanyaan yang sudah dicatat dan digabungkan.
Gurumeminta peserta didik untuk membaca sumber belajar yakni buku Goegrafi
SMA/MA untuk kelas XII Penerbit Erlangga dan sumber referensi lainnya (buku
atau artikel dari internet)
Guru menugaskan setiap kelompok membuat peta sebaran wilayah negara berkembang
dan negara maju dengan memerhatikan prinsip-prinsip pembuatan peta.
Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam membuat peta sebaran
wilayah negara berkembang dan negara maju.

Mengasosiasi
Peserta didik ditugaskan mendiskusikan peran letak geografis suatu negara dapat
memengaruhi sebuah negara menjadi maju atau berkembang.
Setiap kelompok juga diminta membahas tentang letak geogaris Indonesia
sebagai salah satu negara berkembang.
Guru membimbing setiap kelompok untuk mendapatkan kesimpulan mengenai
sebaran negara berkembang dan negara maju.
Mengomunikasikan
Guru meminta peserta didik untuk mempersiapkan penyajian hasil diskusi
kelompok tentang sebaran negara berkembang dan negara maju.
Guru menjelaskan aturan selama penyajian kelompok dan menunjuk seorang
moderator dari luar kelompok penyaji.
Guru memberikan kesempatan bagi masing-masing kelompok untuk
mengajukan pertanyaan kepada peserta kelompok yang sedang
mempresentasikan hasil diskusi kelompok
Guru membimbing dan melakukan penilaian selama penyajian hasil diskusi kelompok.
Guru meminta setiap kelompok untuk mempublikasikan hasil diskusi kelompok
beserta peta sebaran negara berkembang dan negara maju melalui internet (blog
atau media sosial).
3) Kegiatan Penutup
Guru meminta peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran melalui metode
tanya jawab klasikal.
Guru melakukan refleksi dan evaluasi terhadap proses pembelajaran.
Guru mengumkan kelompok terbaik pada pertemuan hari ini.
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik, dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi
agar diperoleh hasil yang objektif karena setiap teknik memiliki kelebihan dan
kekurangan. Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian
sikap dapat menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama :
Kelas :
Materi Pokok :
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan takwa
Proaktif
Teliti
Kerja sama
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan tes tertulis dalam
bentuk penugasan. Soal penugasan adalah soal yang dibuat oleh guru yang
bersangkutan, yakni seperti berikut ini.
Apa yang dimaksud dengan negara maju atau negara berkembang?
Berdasarkan apa suatu negara dapat dikatakan negara maju atau negara
berkembang?
Bagaimana kualitas penduduk di negara maju atau negara berkembang?
Berilah contoh dan data-data factual yang menyebabkan suatu negara dikatakan
negara maju atau negara berkembang?
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Contoh instrumen penilaian dapat menggunakan format penilaian Lembar
Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama :
Kelas :
Materi Pokok :
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Pembuatan peta sesuai syarat dan kaidah
Deskripsi persebaran wilayah negara
berkembang dan negara maju
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 1 4 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaians

f. Sumber Belajar/Alat / Bahan:


- Sumber:
K. Wardiyatmoko dan Anisa Nur Astuti. 2014. Geografi SMA/MA Kelas XII. Jakarta:
Erlangga
http://www.academia.edu/7125737/DEFINISI_NEGARA_MAJU_DAN_BERK
EMBANG
- Alat:
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
Lab computer
Peta Indonesia,
Peta dunia
Kertas gambar

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
32. Pembelajaran Pertemuan Ketigapuluhdua (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Mengidentifikasi karakteristik negara berkembang
Membandingkan karakteristik beberapa negara berkembang di dunia
Menganalisis beberapa negara berkembang di dunia berdasarkan karakteristik
negara berkembang
b. Tujuan Pembelajaran
Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Pengasih atas penciptaan manusia yang
berbangsa-bangsa agar dapat saling mengenal dan saling menghormati
Mengembangkan perilaku kerja sama dalam mempelajari karakteristikwilayah
negara berkembang
Memahami karakteristik wilayah negara berkembang
Membuat laporan dalam bentuk kliping tentang analisis karakteristik negara
berkembang di dunia
c. Materi Pembelajaran
Karakteristik Negara Berkembang
Jumlah dan Pertumbuhan Penduduk
Tingkat Kesejahteraan
Tingkat Pendidikan
Tingkat Kesehatan
Struktur mata pencarian penduduk
Penduduk Perkotaan
Sarana dan Prasarana
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk mengikuti
pembelajaran dimulai dengan berdoa bersama, mengecek kehadiran siswa,
kebersihan dan kerapihan kelas, kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
Guru melakukan apersepsi dengan menampilkan gambar kondisi di negara
berkembang dan di negara maju.
Peserta didik diminta memberikan tanggapannya terkait gambar tersebut.
Guru mengaitkan tanggapan yang diberikan peserta didik dengan materi pembelajaran
yang akan dipelajari mengenai karakteristik negara berkembang dan negara maju.
Guru memberitahukan bahwa pada pertemuan hari ini akan membahas materi
tentang karakteristik negara berkembang. Sedangkan pembahasan materi tentang
karakteristik negara maju akan disampaikan pada pertemuan selanjutnya.
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Guru menjelaskan materi ajar dan kegiatan yang akan dilakukan peserta didik.
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam 8 kelompok, terdiri dari 3-4 orang.
Guru meminta peserta didik untuk membaca materi pelajaran tentang karakteristik
negara berkembang dari buku Geografi SMA/MA untuk Kelas XII Penerbit Erlangga
atau dari referensi lain (buku atau artikel di internet)
Guru mengamati dan memberikan penilaian keterampilan peserta didik dalam
memahami materi melalui kegiatan membaca.
Guru memberikan daftar negara berkembang pada setiap kelompok untuk tugas
analisis karakteristik negara berkembang.
Menanya
Guru meminta peserta didik untuk mengajukan pertanyaan mengenai
karakteristik negara berkembang.
Peserta didik mencatat pertanyaan-pertanyaan yang diajukan.
Guru memotivasi peserta didik untuk bersikap proaktif dan selalu mengembangkan
rasa ingin tahu.

Mengumpulkan data
Guru meminta setiap kelompok untuk mendiskusikan jawaban atas pertanyaan-
pertanyaan yang sudah dicatat dan digabungkan.
Guru mengingatkan peserta didik untuk menggunakan semua sumber belajar
yang ada untuk membahas pertanyaan tersebut dan mendiskusikannya.
Guru menugaskan setiap kelompok mencari data akurat terkait karakteristik
negara berkembang dari berbagai sumber belajar yang akurat.
Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam mencari dan mengumpulkan
data.
Mengasosiasi
Setiap kelompok ditugaskan mendiskusikan data terbaru dan akurat yang
diperoleh dari berbagai sumber belajar.
Setiap kelompok membandingkan dua negara berkembang dan membuat
laporan analisisnya.
Guru membimbing setiap kelompok untuk mendapatkan kesimpulan mengenai
karakteristik negara berkembang.
Mengomunikasikan
Guru meminta peserta didik untuk mempersiapkan penyajian hasil laporan
kelompok tentang karakteristik negara berkembang.
Guru menjelaskan aturan selama penyajian kelompok dan menunjuk seorang
moderator dari luar kelompok penyaji.
Setiap kelompok diberikan waktu untuk menyajikan hasil laporan beserta kesimpulan.
Peserta didik di luar kelompok penyaji diberikan kesempatan untuk memberi
tanggapan atau pertanyaan.
Guru membimbing dan melakukan penilaian selama penyajian hasil laporan
kelompok.
Guru meminta setiap kelompok melengkapi laporan analisis dengan disertai
gambar dan peta serta artikel berkaitan dengan negara yang dibahas.
Guru memberikanwaktu satu pekan untuk melengkapi laporan dan mengumpulkannya
dalam bentuk kliping.
3) Kegiatan Penutup
Guru meminta peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran melalui metode
tanya jawab klasikal.
Guru melakukan refleksi dan evaluasi terhadap proses pembelajaran.
Guru mengumkan kelompok terbaik pada pertemuan hari ini.
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang obyektif, karena setiap teknik memiliki kelebihan dan
kekurangan. Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian
sikap dapat menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.

Pedoman Pengamatan Sikap


Nama : .......................................................
Kelas : ......................................................
Materi Pokok : ........................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan takwa
Proaktif
Tanggung jawab
Kerja sama

Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.


Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan tes tertulis dalam bentuk
penugasan pada buku Geografi SMA/MA untuk Kelas XII Penerbit Erlangga.
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Contoh instrumen penilaian dapat menggunakan format penilaian Lembar Penilaian
Penyajian dan Laporan Hasil Telaah.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama :
Kelas :
Materi Pokok :
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Penggunaan data yang akurat dari berbagai sumber
belajar
Isi laporan yang sesuai dengan tujuan pembelajaran
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 1 4 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian

f. Sumber Belajar/Alat / Bahan:


- Sumber:
K. Wardiyatmoko dan Anisa Nur Astuti. 2014. Geografi SMA/MA Kelas XII. Jakarta:
Erlangga
http://www.academia.edu/7125737/DEFINISI_NEGARA_MAJU_DAN_BERK
EMBANG
- Alat:
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
Lab computer
Peta Indonesia,
Peta dunia

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
33. Pembelajaran Pertemuan Ketigapuluhtiga (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Mengidentifikasi karakteristik negara maju
Membandingkan karakteristik beberapa negara maju di dunia
Menganalisis beberapa negara maju di dunia berdasarkan karakteristik negara maju
b. Tujuan Pembelajaran
Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Pengasih atas penciptaan manusia yang
berbangsa-bangsa agar dapat saling mengenal dan saling menghormati
Mengembangkan perilaku kerja sama dalam mempelajari karakteristik wilayah negara maju
Memahami karakteristik wilayah negara maju
Membuat laporan dalam bentuk kliping tentang analisis karakteristik negara maju di dunia
c. Materi Pembelajaran
Karakteristik Negara Maju
Jumlah dan Pertumbuhan Penduduk
Tingkat Kesejahteraan
Tingkat Pendidikan
Tingkat Kesehatan
Struktur mata pencarian penduduk
Penduduk Perkotaan
Sarana dan Prasarana
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk mengikuti
pembelajaran dimulai dengan berdoa bersama, mengecek kehadiran siswa,
kebersihan dan kerapihan kelas, kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
Guru melakukan apersepsi dengan memberikan pertanyaan kepada peserta didik
tentang perbedaan negara maju dengan negara kaya.
Guru mengaitkan pertanyaan tersebut dan jawaban yang diberikan peserta didik
dengan materi pembelajaran yang akan dipelajari mengenai karakteristik negara maju.
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Guru menjelaskan materi ajar dan kegiatan yang akan dilakukan peserta didik.
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam beberapa kelompok, setiap kelompok
beranggotakan 3-4 orang.
Guru meminta peserta didik untuk membaca materi pelajaran tentang karakteristik
negara maju dari buku Geografi SMA/MA untuk Kelas XII Penerbit Erlangga.
Guru mengamati dan memberikan penilaian keterampilan peserta didik dalam
memahami materi melalui kegiatan membaca.
Guru memberikan daftar negara maju pada setiap kelompok untuk tugas analisis
karakteristik negara maju.
Menanya

Guru meminta peserta didik untuk mengajukan pertanyaan mengenai


karakteristik negara maju.
Peserta didik mencatat pertanyaan-pertanyaan yang diajukan.
Guru memotivasi peserta didik untuk bersikap proaktif dan selalu mengembangkan
rasa ingin tahu.
Mengumpulkan data
Guru meminta setiap kelompok untuk mendiskusikan jawaban atas pertanyaan-
pertanyaan yang sudah dicatat dan digabungkan.
Guru mengingatkan peserta didik untuk menggunakan semua sumber belajar
yang ada untuk membahas pertanyaan tersebut dan mendiskusikannya baik
dengan Buku Geografi kelas XII Penerbit Erlangga atau dari referensi lain
Guru menugaskan setiap kelompok mencari data akurat terkait karakteristik
negara maju dari berbagai sumber belajar yang akurat.
Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam mencari dan mengumpulkan data.
Mengasosiasi
Setiap kelompok ditugaskan mendiskusikan data terbaru dan akurat yang
diperoleh dari berbagai sumber belajar.
Setiap kelompok membandingkan dua negara maju dan membuat laporan analisisnya.
Guru membimbing setiap kelompok untuk mendapatkan kesimpulan mengenai
karakteristik negara maju.
Mengomunikasikan
Guru meminta peserta didik untuk mempersiapkan penyajian hasil laporan
kelompok tentang karakteristik negara maju.
Guru menjelaskan aturan selama penyajian kelompok dan menunjuk seorang
moderator dari luar kelompok penyaji.
Masing-masing kelompok diberikan waktu untuk mempresentasikan hasil diskusi
kelompoknya, dan peserta didik di luar kelompok penyaji diberikan kesempatan
untuk memberi tanggapan atau pertanyaan.
Guru membimbing dan melakukan penilaian selama penyajian hasil laporan kelompok.
Guru meminta setiap kelompok melengkapi laporan analisis dengan disertai
gambar dan peta serta artikel berkaitan dengan negara yang dibahas.
Guru memberikan waktu satu pekan untuk melengkapi laporan dan
mengumpulkannya dalam bentuk kliping.
3) Kegiatan Penutup
Guru meminta peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran melalui metode
tanya jawab klasikal.
Guru melakukan refleksi dan evaluasi terhadap proses pembelajaran.
Guru mengumkan kelompok terbaik pada pertemuan hari ini.
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang obyektif, karena setiap teknik memiliki kelebihan dan
kekurangan. Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian
sikap dapat menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama : .......................................................
Kelas : ......................................................
Materi Pokok : ........................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan Takwa
Proaktif
Tanggung jawab
Kerja sama

Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.


Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan tes tertulis dalam bentuk
penugasan pada Geografi SMA/MA untuk Kelas XII Penerbit Erlangga.
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Contoh instrumen penilaian dapat menggunakan format penilaian Lembar Penilaian
Penyajian dan Laporan Hasil Telaah.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama :
Kelas :
Materi Pokok :
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Penggunaan data yang akurat dari berbagai sumber
belajar
Isi laporan yang sesuai dengan tujuan pembelajaran
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 1 4 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian
f. Sumber Belajar/Alat / Bahan:
- Sumber:
K. Wardiyatmoko dan Anisa Nur Astuti. 2014. Geografi SMA/MA Kelas XII. Jakarta:
Erlangga
http://www.academia.edu/7125737/DEFINISI_NEGARA_MAJU_DAN_BERK
EMBANG
- Alat:
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
Lab computer
Peta Indonesia,
Peta dunia

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
34. Pembelajaran Pertemuan Ketigapuluhempat (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Mengidentifikasi pola pertumbuhan ekonomi di negara berkembang dan negara
maju
Membedakan pola pertumbuhan ekonomi negara berkembang dan negara maju
Menganalisis pola pertumbuhan ekonomi negara berkembang dan negara maju
b. Tujuan Pembelajaran
Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Pengasih atas penciptaan manusia yang
berbangsa-bangsa agar dapat saling mengenal dan saling menghormati
Mengembangkan perilaku responsif dalam mempelajari pola pertumbuhan
ekonomi wilayah negara berkembang dan negara maju
Memahami pola pertumbuhan ekonomi wilayah negara berkembang dan negara
maju
Membuat peta konsep tentang pola pertumbuhan ekonomi negara berkembang
dan negara maju
c. Materi Pembelajaran
Pola Pertumbuhan Ekonomi di Negara Berkembang dan Negara Maju
Tahap masyarakat tradisional (the traditional society)
Tahap Prakondisi Tinggal Landas (the preconditionsfor take off)
Tahap Tinggal Landas (the take off)
Tahap Menuju Kematangan (the drive to maturity)
Tahap Konsumsi Massa Tingkat Tinggi (high mass consumption)
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk mengikuti
pembelajaran dimulai dengan berdoa bersama, mengecek kehadiran siswa,
kebersihan dan kerapihan kelas, kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
Guru melakukan apersepsi dengan menyajikan gambar/slide kondisi Indonesia
dan beberapa negara lainnya pada masa kini (sekarang) dan masa lalu (50 tahun
yang lalu).
Guru meminta peserta didik untuk memberi tanggapan terhadap gambar/slide
tersebut.
Guru mengaitkan tanggapan yang diberikan peserta didik dengan materi
pembelajaran yang akan dipelajari mengenai pola pertumbuhan ekonomi negara
berkembang dan negara maju.
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Guru menjelaskan materi ajar dan kegiatan yang akan dilakukan peserta didik.
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam beberapa kelompok, setiap kelompok
beranggotakan 3-4 orang.
Guru meminta peserta didik untuk membaca materi pelajaran tentang pola
pertumbuhan ekonomi di negara berkembang dan negara maju dari buku Geografi
SMA/MA untuk Kelas XII Penerbit Erlangga.
Guru mengamati dan memberikan penilaian keterampilan peserta didik dalam
memahami materi melalui kegiatan membaca.
Menanya
Guru meminta peserta didik untuk mengajukan pertanyaan mengenai pola
pertumbuhan ekonomi di negara berkembang dan negara maju.
Peserta didik mencatat pertanyaan-pertanyaan yang diajukan.
Guru memotivasi peserta didik untuk bersikap responsif dan selalu
mengembangkan rasa ingin tahu.
Mengumpulkan data
Guru meminta setiap kelompok untuk mendiskusikan jawaban atas pertanyaan-
pertanyaan yang sudah dicatat dan digabungkan.
Guru mengingatkan peserta didik untuk menggunakan semua sumber belajar
yang ada untuk membahas pertanyaan tersebut dan mendiskusikannya.
Guru menugaskan setiap kelompok mencari tambahan informasi terkait pola
pertumbuhan ekonomi di negara berkembang dan negara maju dari berbagai
sumber belajar.
Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam mencari dan mengumpulkan
data.
Mengasosiasi
Setiap kelompok ditugaskan membuat peta konsep pola pertumbuhan ekonomi
di negara berkembang dan negara maju.
Setiap kelompok membuat peta konsep dengan dilengkapi dengan contoh pola
pertumbuhan ekonomi di beberapa negara berkembang dan negara maju.
Guru membimbing setiap kelompok untuk mendapatkan kesimpulan mengenai
pola pertumbuhan ekonomi di negara berkembang dan negara maju.
Mengomunikasikan
Guru meminta peserta didik untuk mempersiapkan penyajian hasil tugas kelompok
tentang pola pertumbuhan ekonomi di negara berkembang dan negara maju.
Guru menjelaskan aturan selama penyajian kelompok dan menunjuk seorang
moderator dari luar kelompok penyaji.
Setiap kelompok diberikan waktu untuk menyajikan hasil analisis beserta kesimpulan.
Peserta didik di luar kelompok penyaji diberikan kesempatan untuk memberi
tanggapan atau pertanyaan.
Guru membimbing dan melakukan penilaian selama penyajian hasil tugas kelompok.
Setiap kelompok diminta mengunggah ke internet (blog pembelajaran geografi)
hasil tugas kelompok berupa peta konsep dan analisis mengenai pola
pertumbuhan ekonomi di negara berkembang dan maju.
3) Kegiatan Penutup
Guru meminta peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran melalui metode
tanya jawab klasikal.
Guru melakukan refleksi dan evaluasi terhadap proses pembelajaran.
Guru mengumkan kelompok terbaik pada pertemuan hari ini.
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang objektif karena setiap teknik memiliki kelebihan dan kekurangan.
Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian sikap dapat
menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama : .......................................................
Kelas : ......................................................
Materi Pokok : ........................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan Takwa
Responsif
Tanggung jawab
Kerja sama

Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.


Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan tes tertulis dalam bentuk
penugasan pada buku Geografi SMA/MA untuk Kelas XII Penerbit Erlangga.
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Contoh instrumen penilaian dapat menggunakan format penilaian Lembar Penilaian
Penyajian dan Laporan Hasil Telaah.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama : ..........................................................
Kelas : ...................................................
Materi Pokok :.....................................................

Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Penggunaan data yang akurat dari berbagai
sumber belajar
Isi laporan yang sesuai dengan tujuan pembelajaran
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 1 4 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian

f. Sumber Belajar/Alat / Bahan:


- Sumber:
K. Wardiyatmoko dan Anisa Nur Astuti. 2014. Geografi SMA/MA Kelas XII. Jakarta:
Erlangga
http://www.academia.edu/7125737/DEFINISI_NEGARA_MAJU_DAN_BERK
EMBANG
http://www.febrian.web.id/2014/08/tahap-tahap-perkembangan-suatu-negara.html
- Alat:
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
Lab computer

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
35. Pembelajaran Pertemuan Ketigapuluhima (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Menjelaskan pengertian dan bentuk kerja sama ekonomi antar negara
Mengidentifikasi faktor pendorong dan tujuan kerja sama ekonomi antarnegara
Membedakan bentuk bentuk kerja sama ekonomi antarnegara
b. Tujuan Pembelajaran
Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Pengasih atas adanya interaksi, dinamika,
dan kerja sama antar negara dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia
Mengembangkan perilaku kerja sama dalam mempelajari bentuk kerja sama
ekonomi antar negara
Memahami bentuk-bentuk kerja sama ekonomi antarnegara
Membuat peta konsep mengenai bentukdan tujuan kerja sama ekonomi
c. Materi Pembelajaran
Pengertian dan Bentuk Kerja Sama Ekonomi
Faktor Pendorong dan Tujuan Kerja Sama Ekonomi
Bentuk-Bentuk Kerja Sama Ekonomi

d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk mengikuti
pembelajaran dimulai dengan berdoa bersama, mengecek kehadiran siswa,
kebersihan dan kerapihan kelas, kesiapan buku tulis, dan sumber belajar.
Guru melakukan apersepsi dengan memberikan pertanyaan kepada peserta didik
mengapa manusia perlu melakukan kerja sama.
Guru mengaitkan pertanyaan tersebut dan jawaban yang diberikan peserta didik
dengan materi pembelajaran yang akan dipelajari mengenai bentuk kerja sama
ekonomi antarnegara.
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Guru menjelaskan materi ajar dan kegiatan yang akan dilakukan peserta didik.

2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam beberapa kelompok, setiap kelompok
beranggotakan 3-4 orang.
Guru meminta peserta didik untuk membaca artikel mengenai bentuk kerja sama
ekonomi.
Guru mengamati peseta didik yang proaktif dalam membaca dan menelaah
artikel tersebut.
Menanya
Guru meminta peserta didik untuk mengajukan pertanyaan mengenai bentuk
kerja sama ekonomi antarnegara.
Pesrta didik mencatat pertanyaan-pertanyaan yang diajukan.
Guru memotivasi peserta didik untuk bersikap proaktif dan selalu mengembangkan
rasa ingin tahu.
Mengumpulkan data
Guru meminta setiap kelompok untuk mendiskusikan jawaban atas pertanyaan-
pertanyaan yang sudah dicatat dan digabungkan.
Guru mengingatkan peserta didik untuk menggunakan semua sumber belajar
yang ada untuk membahas pertanyaan tersebut dan mendiskusikannya.
Guru menugaskan setiap kelompok membuat peta konsep mengenai bentuk dan
tujuan kerja sama ekonomi antarnegara.
Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam membuat peta konsep.
Mengasosiasi
Setiap kelompok ditugaskan mendiskusikan peran Indonesia dalam berbagai
bentuk kerja sama ekonomi.
Setiap kelompok juga diminta membahas tentang pengaruh kerja sama
Indonesia dengan negara lain terhadap perkembangan ekonomi di Indonesia.
Setiap kelompok membuat resume hasil diskusi kelompok.
Guru membimbing setiap kelompok untuk mendapatkan kesimpulan mengenai
bentuk kerja sama ekonomi antarnegara.
Mengomunikasikan
Guru meminta peserta didik untuk mempersiapkan penyajian hasil diskusi
kelompok tentang bentuk kerja sama ekonomi antarnegara.
Guru menjelaskan aturan selama penyajian kelompok dan menunjuk seorang
moderator dari luar kelompok penyaji.
Setiap kelompok diberikan waktu untuk menyajikan hasil diskusi beserta kesimpulan.
Peserta didik di luar kelompok penyaji diberikan kesempatan untuk memberi
tanggapan atau pertanyaan.
Guru membimbing dan melakukan penilaian selama penyajian hasil diskusi
kelompok.
Guru meminta setiap kelompok untuk mempublikasikan hasil diskusi kelompok
beserta peta konsep tentang bentuk kerja sama ekonomi antar negara melalui internet.

3) Kegiatan Penutup
Guru meminta peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran melalui metode
tanya jawab klasikal.
Guru melakukan refleksi dan evaluasi terhadap proses pembelajaran.
Guru mengumumkan kelompok terbaik pada pertemuan hari ini.
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang obyektif, karena setiap teknik memiliki kelebihan dan
kekurangan. Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian
sikap dapat menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama :
Kelas :
Materi Pokok :
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan Takwa
Proaktif
Teliti
Kerja sama
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan tes tertulis dalam
bentuk penugasan pada buku Geografi SMA/MA untuk Kelas XII Penerbit Erlangga.
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Contoh instrumen penilaian dapat menggunakan format penilaian Lembar
Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama :
Kelas :
Materi Pokok :

Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Pembuatan peta sesuai syarat dan kaidah
Deskripsi persebaran wilayah negara
berkembang dan negara maju
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 1 4 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaians
f. Sumber Belajar/Alat / Bahan:
- Sumber:
K. Wardiyatmoko dan Anisa Nur Astuti. 2014. Geografi SMA/MA Kelas XII. Jakarta:
Erlangga
http://www.academia.edu/7125737/DEFINISI_NEGARA_MAJU_DAN_BERK
EMBANG
http://www.bimbie.com/bentuk-kerjasama-ekonomi-internasional.htm
- Alat:
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
Lab computer

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
36. Pembelajaran Pertemuan Ketigapuluhenam (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Mengidentifikasi jalinan kerja sama ekonomi bilateral
Menganalisis jalinan kerja sama ekonomi bilateral
Memberikan contoh jalinan kerja sama ekonomi bilateral
b. Tujuan Pembelajaran
Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Pengasih atas adanya interaksi, dinamika,
dan kerja sama antar negara dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia
Mengembangkan perilaku kerja sama dan pro aktif dalam mempelajari jalinan
kerja sama ekonomi bilateral
Memahami bentuk dan contoh kerja sama ekonomi bilateral
Membuat makalah bentuk kerja sama ekonomi bilateral Indonesia dengan
negara sahabat
c. Materi Pembelajaran
Contoh bentuk kerja sama ekonomi bilateral
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk mengikuti
pembelajaran dimulai dengan berdoa bersama, mengecek kehadiran siswa,
kebersihan dan kerapihan kelas, kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
Guru melakukan apersepsi dengan menyajikan tayangan video tentang berita
kerja sama ekonomi Indonesia dengan beberapa negara sahabat.
Guru meminta peserta didik memberikan tanggapan terhadap video tersebut.
Guru mengaitkan tanggapan yang diberikan peserta didik dengan materi pembelajaran
yang akan dipelajari mengenai bentuk kerja sama ekonomi bilateral Indonesia dengan
negara sahabat.
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Guru menjelaskan materi ajar dan kegiatan yang akan dilakukan peserta didik.
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam beberapa kelompok, setiap kelompok
beranggotakan 3-4 orang.
Guru meminta peserta didik untuk membaca artikel dan bahan referensi lainnya
mengenai kerja sama ekonomi bilateral Indonesia dengan negara sahabat.
Guru mengamati peseta didik yang proaktif dalam membaca dan menelaah
artikel atau bahan referensi tersebut.
Menanya
Guru meminta peserta didik untuk mengajukan hipotesis mengenai bentuk kerja
sama ekonomi bilateral Indonesia dengan negara sahabat.
Peserta didik mencatat hipotesis yang diajukan.
Guru memotivasi peserta didik untuk bersikap proaktif dan selalu mengembangkan
rasa ingin tahu.
Mengumpulkan data
Guru meminta setiap kelompok untuk mendiskusikan jawaban dari berbagai
hipotesis yang muncul mengenai bentuk kerja sama ekonomi bilateral Indonesia
dengan negara sahabat.
Guru mengingatkan peserta didik untuk menggunakan semua sumber belajar yang
ada untuk membahas jawaban atas hipotesis tersebut dan mendiskusikannya.
Guru menugaskan setiap kelompok membuat makalah bentuk kerja sama
ekonomi bilateral Indonesia dengan negara sahabat.
Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam membuat makalah bentuk
kerja sama ekonomi bilateral Indonesia dengan negara sahabat.
Mengasosiasi
Setiap kelompok ditugaskan untuk membahas pengaruh kerja sama ekonomi
Indonesia dengan negara sahabat di kawasan Asia, Afrika, Amerika, dan Australia.
Setiap kelompok membuat resume hasil diskusi kelompok.
Guru membimbing setiap kelompok untuk mendapatkan kesimpulan.
Mengomunikasikan
Guru meminta peserta didik untuk mempersiapkan penyajian hasil diskusi kelompok.
Guru mengundi dua kelompok yang akan menjadi kelompok presentasi.
Guru membagi kelompok presentasi menjadi dua yaitu kelompok penyaji
makalah dan kelompok penelaah.
Kelompok penyaji akan mempresentasikan makalah hasil diskusi kelompoknya,
sedangkan kelompok penelaah akan mengkritisi makalah kelompok penyaji.
Peserta didik di luar kelompok presentasi disebut kelompok netral yang dapat
mendukung argumen dari kelompok penyaji atau kelompok penelaah.
Guru menjelaskan aturan selama penyajian kelompok dan menunjuk seorang
moderator dari kelompok netral.
Guru membimbing dan melakukan penilaian (termasuk sikap santun saat
berdebat) selama kegiataan presentasi dan debat berlangsung.
Guru dan peserta didik mendokumentasikan kegiatan tersebut dan
mengunggahnya ke internet.
3) Kegiatan Penutup
Guru meminta peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran.
Guru melakukan refleksi dan evaluasi terhadap proses pembelajaran.
Guru mengumumkan kelompok terbaik pada pertemuan hari ini.
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang obyektif, karena setiap teknik memiliki kelebihan dan
kekurangan. Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian
sikap dapat menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut.
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama :
Kelas :
Materi Pokok :
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan Takwa
Proaktif
Santun
Kerja sama
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan tes tertulis dengan
bentuk uraian dan penugasan.
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Contoh instrumen penilaian dapat menggunakan format penilaian Lembar
Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama :
Kelas :
Materi Pokok :
Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Analisis masalah sesuai dengan tujuan dan indikator
pembelajaran
Sumber referensi akurat dan dapat
dipertanggungjawabkan
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 1 4 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian

f. Sumber Belajar/Alat / Bahan:


- Sumber:
K. Wardiyatmoko dan Anisa Nur Astuti. 2014. Geografi SMA/MA Kelas XII. Jakarta:
Erlangga
http://www.academia.edu/7125737/DEFINISI_NEGARA_MAJU_DAN_BERK
EMBANG
http://www.bimbie.com/bentuk-kerjasama-ekonomi-internasional.htm
http://dhahiell.blogspot.com/2012/02/contoh-kerjasama-bilateral.html
- Alat:
media audio visual (komputer, LCD, listrik dan sebagainya).
Lab computer

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
37. Pembelajaran Pertemuan Ketigapuluhtujuh (135 Menit)
a. Indikator Pembelajaran
Mengidentifikasi jalinan kerja sama ekonomi regional dan multilateral
Menganalisis jalinan kerja sama ekonomi regional dan multilateral
Memberikan contoh jalinan kerja sama ekonomi regional dan multilateral
b. Tujuan Pembelajaran
Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Pengasih atas adanya interaksi, dinamika,
dan kerja sama antar negara dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia
Mengembangkan perilaku kerja sama dan pro aktif dalam mempelajari jalinan
kerja sama ekonomi regional
Memahami bentuk dan contoh kerja sama ekonomi regional dan multilateral
Membuat makalah bentuk kerja sama ekonomi regional Indonesia dengan
negara sahabat dan kerja sama ekonomi multilateral Indonesai dengan beberapa
negara
c. Materi Pembelajaran
Contoh bentuk kerja sama ekonomi regional
Contoh bentuk kerja sama ekonomi multilateral
d. Skenario Pembelajaran
1) Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk mengikuti
pembelajaran dimulai dengan berdoa bersama, mengecek kehadiran siswa,
kebersihan dan kerapihan kelas, kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
Guru melakukan apersepsi dengan menyajikan tayangan video tentang berita
keterlibatan Indonesia dengan beberapa negara sahabat dalam kerja sama
ekonomi regional.
Guru meminta peserta didik memberikan tanggapan terhadap video tersebut.
Guru mengaitkan tanggapan yang diberikan peserta didik dengan materi pembelajaran
yang akan dipelajari menegenai bentuk dan contoh kerja sama ekonomi regional
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
Guru menjelaskan materi ajar dan kegiatan yang akan dilakukan peserta
didik.
2) Kegiatan Inti
Mengamati
Guru membagi peserta didik kedalam beberapa kelompok, setiap kelompok
beranggotakan 3-4 orang.
Guru meminta peserta didik untuk membaca artikel dan bahan referensi lainnya
mengenai kerja sama ekonomi regional dan multilateral Indonesia dengan negara
sahabat.
Guru mengamati peseta didik yang proaktif dalam membaca dan menelaah
artikel atau bahan referensi tersebut.
Menanya
Guru meminta peserta didik untuk mengajukan hipotesis mengenai bentuk kerja
sama ekonomi regional Indonesia dengan negara sahabat.
Peserta didik mencatat hipotesis yang diajukan.
Guru memotivasi peserta didik untuk bersikap proaktif dan selalu mengembangkan
rasa ingin tahu.
Mengumpulkan data
Guru meminta setiap kelompok untuk mendiskusikan jawaban dari berbagai
hipotesis yang muncul mengenai bentuk kerja sama ekonomi regional Indonesia
dengan negara sahabat.
Guru mengingatkan peserta didik untuk menggunakan semua sumber belajar yang
ada untuk membahas jawaban atas hipotesis tersebut dan mendiskusikannya.
Guru menugaskan setiap kelompok membuat makalah bentuk kerja sama
ekonomi regional Indonesia dengan negara sahabat.
Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam membuat makalah bentuk
kerja sama ekonomi regional Indonesia dengan negara sahabat.
Mengasosiasi
Setiap kelompok ditugaskan untuk membahas pengaruh kerja sama ekonomi
Indonesia dengan negara sahabat pada kerja sama regional.
Setiap kelompok membuat resume hasil diskusi kelompok.
Guru membimbing setiap kelompok untuk mendapatkan kesimpulan.
Mengomunikasikan
Guru meminta peserta didik untuk mempersiapkan penyajian hasil diskusi kelompok.
Guru mengundi dua kelompok yang akan menjadi kelompok presentasi.
Guru membagi kelompok presentasi menjadi dua yaitu kelompok penyaji
makalah dan kelompok penelaah.
Kelompok penyaji akan mempresentasikan makalah hasil diskusi kelompoknya,
sedangkan kelompok penelaah akan mengkritisi makalah kelompok penyaji.
Peserta didik di luar kelompok presentasi disebut kelompok netral yang dapat
mendukung argumen dari kelompok penyaji atau kelompok penelaah.
Guru menjelaskan aturan selama penyajian kelompok dan menunjuk seorang
moderator dari kelompok netral.
Guru membimbing dan melakukan penilaian (termasuk sikap santun saat
berdebat) selama kegiataan presentasi dan debat berlangsung.
Guru dan peserta didik mendokumentasikan kegiatan tersebut dan
mengunggahnya ke internet.
3) Kegiatan Penutup
Guru meminta peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran.
Guru melakukan refleksi dan evaluasi terhadap proses pembelajaran.
Guru mengumumkan kelompok terbaik pada pertemuan hari ini.
e. Penilaian
1) Penilaian Kompetensi Sikap
Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan penilaian peserta didik,
penilaian antarpeserta didik dan observasi. Teknik penilaian dilakukan bervariasi agar
diperoleh hasil yang obyektif, karena setiap teknik memiliki kelebihan dan kekurangan.
Penilaian berlangsung selama proses pembelajaran. Format penilaian sikap dapat
menggunakan format penilaian sikap sebagai berikut
Pedoman Pengamatan Sikap
Nama : ..................................................
Kelas : ............................................
Materi Pokok : ........................................................
Skor Penilaian
Aspek Sikap yang Dinilai
1 2 3 4
Iman dan Takwa
Proaktif
Santun
Kerja sama
Skor penilaian menggunakan skala 14 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai
Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai aspek sikap yang dinilai
2) Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan tes tertulis dengan
bentuk uraian dan penugasan.
3) Penilaian Kompetensi Keterampilan
Contoh instrumen penilaian dapat menggunakan format penilaian Lembar
Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah.
Lembar Penilaian Penyajian dan Laporan Hasil Telaah
Nama :.....................................................
Kelas : ..............................................
Materi Pokok : ..................................................

Skor Penilaian
Instrumen Penilaian
1 2 3 4
Analisis masalah sesuai dengan tujuan dan indikator
pembelajaran
Sumber referensi akurat dan dapat
dipertanggungjawabkan
Penggunaan bahasa
Jumlah Skor
Skor penilaian menggunakan skala 1 4 sebagai berikut.
Skor 1 apabila peserta didik hanya memenuhi satu aspek penilaian
Skor 2 apabila peserta didik memenuhi dua aspek penilaian
Skor 3 apabila peserta didik memenuhi tiga aspek penilaian,
Skor 4 apabila peserta didik memenuhi seluruh aspek penilaian

f. Sumber Belajar/Alat / Bahan:


Bank Indonesia. 2007. Kerja Sama Perdangangan Internasional: Peluang dan Tantangan Bagi Indonesia.
Jakarta: Elex Media Komputindo.
K. Wardiyatmoko dan Anisa Nur Astuti. 2014. Geografi SMA/MA Kelas XII. Jakarta:
Penerbit Erlangga.
Winatyo.R, dkk. 2008. Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 Memperkuat Sinergi ASEAN
di Tengah Kompetisi Global. Jakarta: Elex Media Komputindo.
www.apec.org
www.asean.org
www.un.org
www.g20.org

Jakarta, Agustus 2015


Mengetahui,
Kepala SMAN 98 Jakarta Guru Mata Pelajaran Geografi

Dr. Herman Syafri, M.Pd Dra. Rini Seswati


NIP. 1972081119988021002 NIP. 196410312008012003
Bab 5 Kajian Regional dan Interaksi antara Negara Berkembang dan Negara Maju 151