Anda di halaman 1dari 3

PUSKESMAS PUGER No.

Dokumen PROTAP-UPU-02
No. Revisi. 00
PROTAP
Tanggal 01 September 2007
ANGINA PECTORIS
Halaman 1 / 3
UNIT KERJA : Unit Pelayanan Umum
PETUGAS : DOKTER/PERAWAT

1. Tujuan
Sebagai acuan dalam penatalaksanaan Angina Pectoris

2. Ruang Lingkup
Semua Pasien yang datang di unit pelayanan Umum dan unit pelayanan umum di
Puskesmas Kecamatan Puskesmas

3. Ketrampilan Petugas
Dokter Umum
Perawat Terampil

4. Bahan dan Alat


4.1 Bahan
4.2 Alat

5. Uraian Umum

5.1 Definisi
Angina Pectoris adalah suatu sindroma klinis berupa serangan sakit di dada yang khas,
yaitu seperti ditekan atau terasa berat didada yang seringkali menjalar ke lengan kiri. Hal ini
biasanya timbul saat pasien melakukan aktifitas dan segera hilang saat aktifitas dihentikan.

5.2 Manifestasi Klinis


Perasaan seperti diikat atau ditekan yang bermula dari tengah dada yang secara bertahap
menyebar ke rahang bawah, permukaan dalam tangan kiri dan permukaan ulnar jari manis
dan jari kelingking. Secara garis besar, ciri khas tanda dan gejala kejadiannya Angina
Pectoris dapat dilihat dari :
4.2.1 Letaknya
4.2.2 Kualitas sakitnya
4.2.3 Hubungan dengan aktifitas
4.2.4 Lamanya serangan
Letaknya
Daerah sternal, sub sternal atau dada sebelah kiri dan menjalar ke lengan kiri
Kualitas sakitnya
Timbul beragam, dapat seperti ditekan benda berat, dijepit atau terasa panas.
Hubungan dengan aktifitas
Timbul saat melakukan aktifitas dan hilang saat istirahat
Lama Serangan
Antara 1 5 menit
Diagnosis :
Manifestasi klinis + pada pemeriksaan EKG didapatkan depresi segmen ST lebih dari 1 mm

6. Instruksi Kerja/Penatalaksanaan :

6.1 Pada serangan akut :


Perawat/Dokter
6.1.1 Istirahatkan pasien
PUSKESMAS PUGER No.Dokumen PROTAP-UPU-02
No. Revisi. 00
PROTAP
Tanggal 01 September 2007
ANGINA PECTORIS
Halaman 2 / 3
UNIT KERJA : Unit Pelayanan Umum
PETUGAS : DOKTER/PERAWAT

6.1.2 Pasang kanul oxsigen dan berikan O2 4 - 6 liter / menit


Dokter
6.1.3 Berikan Nitrogliserin sub lingual - 1 tablet dan dapat diulang dengan interval 3
5 menit
6.1.4 Apabila dengan pemberian Nitrogliserin sub lingual respon , persiapkan untuk
dirujuk ke Rumah Sakit.
6.1.5 Buat surat rujukan ke Rumah sakit, jika respon negatif
6.1.6 Persiapkan ambulance untuk rujukan pasien

6.2 Pencegahan serangan lanjutan :


Dokter
6.2.1 Berikan Obat :
6.2.2 Long Active Nitrat, yaitu ISDN 3 x 10 40 mg oral
6.2.3 blocker : Propanolol, metaprolol
6.2.4 Kalsium antagonis : Verapamin, Nifedipin
6.2.5 Anti agregasi trombosit dapat diberikan : Aspilets
6.2.6 Pertimbangan rujukan ke internis untuk dilakukan Treadmill
6.2.7 Buat rujukan jika diperlukan

BAGAN PENATALAKSANAAN ANGINA PECTORIS

MANIFESTASI
Serangan nyeri dada keras Angina Pectoris

Istirahatkan pasien
Pasang kanul oksigen dan berikan O2 4 6 l / menit
Berikan nitrogliserin SL - 1 tab atau ISDN, tab SL
Pemberian Nitrogliserin SL / ISDN dapat diulang tiap 3 5 menit

Bila respon membaik Bila respon tidak membaik

1. Th/ Pencegahan serangan :


a. Long acting nitrat : ISDN 3 x 10 40 mg Rujuk ke RS
b. Blockeer : Propanolol
c. Kalsium Antagonis : Verapamil, Nifedipin
2. Anti agregasi trombosit : Aspilets
3. Rujuk Internist pro Treadmill test. (Buat rujukan jika diperlukan )
PUSKESMAS PUGER No.Dokumen PROTAP-UPU-02
No. Revisi. 00
PROTAP
Tanggal 01 September 2007
ANGINA PECTORIS
Halaman 3 / 3
UNIT KERJA : Unit Pelayanan Umum
PETUGAS : DOKTER/PERAWAT

7. Indikator Kinerja
Penanganan sesuai prosedur klinis dan gejala penyakit dapat diatasi/tindak lanjur/rujukan

8. Catatan Mutu
8.1 Status pasien Unit Pelayanan Umum
8.2 Buku register harian unit pelayanan umum
8.3 Lembaran resep
8.4 Form resep umum luar
8.5 Form rujukan pasien umum
8.6 Form rujukan pasien (ASKES, ASKESKIN dan Umum)
8.7 Buku Register rujukan pasien

Disahkan Oleh Dibuat Oleh

Dr. Santoso Gunawan Dr. Yukhi


Kepala Puskesmas Pengendali UPU