Anda di halaman 1dari 4

1. Jelaskan apa yg dimaksud dengan panas Bumi/Geothermal?

Jawab :: Energi panas yg berasal dari inti bumi , menurut UU No. 27/2003 Panas bumi adalah sumber
energy panas yang terkandung di dalam air panas, uap air, dan batuan bersama mineral ikutan dan gas
lainnya yang secara genetik semuanya tidak dapat dipisahkan dalam suatu sistem panas bumi dan untuk
pemanfaatannya diperlukan proses penambangan.

2. a. Fumarol : Hembusan uap air (H2O) melalui lubang atau celah, umumnya di daerah vulkanik
b. Manifestasi Panas Bumi : Gejala di permukaan yang merupakan ciri terdapatnya potensi energi
panas bumi.
c. Reservoar Panas Bumi : Wadah di bawah permukaan yang bersifat sarang dan berdaya lulus
terhadap fluida, dapat menyimpan fluida panas serta mempunyai temperatur dan tekanan dari
sistem panas bumi.
d. Potensi Energi Panas Bumi : Besarnya energi yang tersimpan pada suatu daerah/lapangan panas
bumi setelah diestimasi dengan ilmu-ilmu kebumian dan atau pengujian sumur.
3. Gradient Geothermis adalah kenaikan suhu bumi setiap jarak menuju perut bumi.
4. Fluida panas bumi dapat mengandung gas noncondensable (NCGs), yang tidak mudah disuntikkan
kembali ke dalam reservoir. Gas-gas yang menumpuk di kondensor dapat menurunkan
perpindahan panas dan meningkatkan tekanan balik (back pressure) pada turbin, yang berakibat
menurunkan kinerja turbin (Sehingga harus dihilangkan).
5. Siklus Uap Hasil Pemisahan (Separated Steam Cycle)
Apabila fluida panas bumi keluar dari kepala sumur sebagai campuranfluida dua fasa (fasa uap dan
cair) maka terlebih dahulu dilakukan proses pemisahan pada fluida, dengan melewatkan fluida
kedalam separator, sehingga fasa uap akan terpisahkan dari fasa cairnya. Fraksi uap kemudian
dialirkan ke turbin. Oleh karena uap yang digunakan adalah hasil pemisahan maka, sistem konversi
energi ini dinamakan Siklus uap hasil pemisahan. Fluida dari sumur dipisahkan menjadi fasa uapdan
air di dalam separator dimana uapnya kemudian dialirkan ke turbin dan airya diinjeksikan kembali
kebawah permukaan.
6. PROSE TERBENTUKNYA MANIFESTASI
Air atau uap panas atau fluida (yang berada di perut gunung api) ternyata tidak diam, justru karena
menerima panas dari magma maka terjadilah fenomena arus konveksi. Molekul-molekul fluida
tersebut mentransfer panas kepada sesamanya hingga mencapai kesetaraan temperatur. Seiring
dengan meningkatnya temperatur, volume bertambah dan efek tekanan fluida semakin naik.
Akhirnya fluida mendesak dan mendorong batuan sekitarnya, berusaha menerobos celah-celah
antar batuan (fracture) untuk melepaskan tekanannya. Secara umum, tekanan di sekitar permukaan
bumi lebih rendah dari pada tekanan dibawah permukaan bumi. Berdasarkan hal ini, air panas
maupun uap panas mencari jalan terobosan keluar ke permukaan bumi. Dan muncul di permukaan
dalam wujud manifestasi seperti tersebt diatas.
7. Binary cycle
Teknologi ini menggunakan suhu uap reservoir yang berkisar antara107-182C. Cara kerjanya adalah
uap panas di alirkan ke salah satu pipa di heat exchanger untuk menguapkan cairan di pipa lainnya
yang disebut pipa kerja. pipa kerja adalah pipa yang langsung terhubung ke turbin, uap ini akan
menggerakan turbin yang telah dihubungkan kegenerator. dan hasilnya adalah energi listrik. Cairan
di pipa kerja memakai cairan yang memiliki titik didih yang rendah seperti Iso-butana atau Iso-
pentana.
Keuntungan teknologi binary-cycle adalah dapat dimanfaatkan pada sumber panas bumi bersuhu
rendah. Selain itu teknologi ini tidak mengeluarkan emisi. karena alasan tersebut teknologi ini
diperkirakan akan banyak dipakai dimasa depan. Sedangkan teknologi 1 dan 2 diatas menghasilkan
emisi carbondioksida, nitritoksida dansulfur, namun 50x lebih rendah dibanding emisi yang
dihasilkan pembangkit minyak.

UAS
1. Natural draft cooling tower
Memanfaatkan gaya apung udara panas melalui cerobong yang tinggi. Udara yang hangat, dan
lembab secara alami akan keatas karena perbedaan densitas dibandingkan dengan udara kering
yang dingin di luar. Udara lembab yang hangat mempunyai densitas yang lebih rendah dibanding
udara luar yang dingin pada tekanan yang sama. Sehingga udara panas dan lembab akan
mengapung maka menghasilkan arus udara ke atas melalui menara.
Mechanical draft cooling tower
Menggunakan daya yang digerakkan motor kipas angin untuk mendorong atau mengalirkan udara
melalui menara. Menara draft mekanik memiliki fan yang besar untuk mendorong atau mengalirkan
udara melalui air yang disirkulasi. Air jatuh ke bawah di atas permukaan pengisi, yang membantu
meningkatkan waktu kontak antara air dan udara sehingga memaksimalkan perpindahan panas
antara keduanya.
2. - Range CT : adalah perbedaan antara suhu air masuk dan keluar menara pendingin. Range CT yang
tinggi berarti bahwa menara pendingin mampu menurunkan suhu air secara efektif, dan kinerjanya
bagus.
- Pendekatan (Approach). adalah perbedaan antara suhu air keluar menara pendingin dan suhu wet
bulb ambien. Approach semakin rendah semakin baik kinerja menara pendingin. 'approach'
merupakan indikator yang lebih baik untuk kinerja menara pendingin.
- Efektivitas CT. adalah rasio antara jarak dan rentang yang ideal. Semakin tinggi rasio ini, semakin
tinggi efektivitas menara pendingin.
- Kapasitas Pendinginan: adalah panas yang dibuang setiap jam operasi (kKal / jam)
- Kehilangan penguapan: adalah jumlah air yang diuapkan untuk tugas pendinginan. Secara teoritis
jumlah penguapan mencapai 1,8 m3 untuk setiap 1.000.000 kkal panas yang dibuang.
- Siklus konsentrasi (XC/XM) atau Cycles of concentration (C.O.C). adalah rasio padatan terlarut
dalam sirkulasi air dan padatan terlarut dalam air make up
- Kehilangan Blow down tergantung pada siklus konsentrasi dan kehilangan penguapan dan dihitung
dengan rumus: Blow down = Kerugian Penguapan / (C.O.C. - 1)
- Rasio Cair / Gas menara pendingin: adalah rasio antara air dan laju aliran massa udara.
3.

4. Keuntungan :
- Bahan Pelat lebih murah dimabding Shell and Tube HE.
- Perawatan Pelat penukar panas (PHE) lebih mudah (mudah dibongkar pasang).
- Perbedaan temperatur rendah dapat digunakan, yaitu serendah 1 C, dibandingkan dengan 5
sampai 10C untuk shell and tube exchanger.
- PHE lebih fleksibel, mudah untuk menambahkan luas permukaan (tambahan pelat).
- PHE dapat digunakan untuk bahan yang sangat kental.
- Faktor koreksi suhu (Ft), biasanya lebih tinggi karena aliran lebih dekat ke true counter flow.
- Fouling cenderung kurang signifikan pada PHE.

Kekurangan :

- Lempengan kondisi yang baik tidak tahan untuk menahan tekanan lebih besar dari 30 bar.
- Pemilihan gasket sangat penting, harus sesuai fluida proses.
- Suhu operasi maksimum dibatasi sesuai dengan ketahanan bahan paking, biasanya sekitar
250C.
5. - Back pressure turbine atau turbin tanpa kondensor (atmospheric exhaust).Turbin ini tidak
dilengkapi dengan kondensor. Uap dari sumur atau uap dari separator dialirkan langsung ke turbin
dan setelah digunakan untuk membangkitkan listrik langsung dilepas ke atmosfir.Unit pembangkit
jenis ini sering disebuT "monoblock".
- Turbin yang dilengkapi dengan kondensor (condensing unit). Turbin ini dilengkapi dengan
kondensor. Uap keluaran dari turbin diubah menjadi kondensat di dalam kondensor.