Anda di halaman 1dari 12

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Politeknik Negeri Malang

MODUL AJAR

PANDUAN PRAKTIKUM
SISTEM KOMUNIKASI BERGERAK

Modul ajar ini dibiayai dari dana DIPA


Nomor : 0622/023-04.2.01/15/2012 tanggal 9 Desember 2011
Politeknik Negeri Malang

Oleh :
Aisah, S.T., M.T.
NIP.197205181999032002
M. Junus, S.T., M.T.
NIP.197206191999031002

POLITEKNIK NEGERI MALANG


2012
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Politeknik Negeri Malang

HALAMAN PENGESAHAN
MODUL AJAR

1. Judul Modul Ajar : Panduan Praktikum Sistem Komunikasi Bergerak


Digunakan Pada MataKuliah : Praktikum Sistem Komunikasi Bergerak
Semester : 6 (Enam)
2. Penulis Utama :
1. Nama Lengkap : Aisah, S.T., M.T.
2. NIP : 197205181999032002
3. Pangkat/golongan : Penata Tk.I/III-d
4. Jabatan : Lektor
5. Program Studi : Jaringan Telekomunikasi Digital
6. Jurusan : Teknik Elektro.
3. Jumlah AnggotaTim Penulis : 1 orang
a. Nama Anggota 1 : M. Junus, S.T., M.T.
b. Nama Anggota 2 : .....
4. Bidang Ilmu : Jaringan Telekomunikasi Digital
5. Sumber Dana : Modul ajar ini dibiayai dengan dana DIPA Nomor :
0622/023-04.2.01/15/2012 tanggal 9 Desember 2011
Politeknik Negeri Malang

Malang, Oktober 2012


Menyetujui,
Ketua Jurusan Teknik Elektro, Penulis Utama,

Supriatna Adhisuwignjo, ST., M.T. Aisah, S.T., M.T.


NIP. 19710108199903 1 001 NIP. 19720518 199903 2 002

Mengetahui,
Direktur
Politeknik Negeri Malang

Ir. Tundung Subali Patma, MT


NIP. 19590424.1988031002

ii
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Politeknik Negeri Malang

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR hal


DAFTAR ISI iii
DAFTAR GAMBAR vi
DAFTAR TABEL vii

BAB I KONSEP KANAL SISTEM GSM/DCS


1.1 Capaian pembelajaran 1
1.2 Alat dan bahan 1
1.3 Teori dasar 2
1.3.1 Frekuensi Operasi GSM dan DCS 2
1.3.2 Kanal GSM dan DCS 2
1.4 Problem 3
1.5 Solusi 3
1.6 Hasil dan pembahasan 3
1.7 Kesimpulan 3
1.8 Referensi 3
1.9 Ringkasan 3
PERENCANAAN KAPASITAS USER MAKSIMUM SETIAP
BAB II
BTS/RBS
2.1 Capaian pembelajaran 4
2.2 Alat dan bahan 4
2.3 Teori dasar 4
2.3.1 Traffic 4
2.3.2 Kanal 5
2.3.3 GOS 5
2.3.4 BTS/RBS 5
2.3.5 Jumlah kapsitas user setiap BTS/RBS 6
2.4 Problem 6
2.5 Solusi 7
2.6 Hasil dan pembahasan 7
2.7 Kesimpulan 7
2.8 Referensi 7
2.9 Ringkasan 7
BAB III PERENCANAAN SEL
3.1 Capaian pembelajaran 8
3.2 Alat dan bahan 8
3.3 Teori dasar 8
3.4 Problem 18
3.5 Solusi 18
3.6 Hasil dan pembahasan 18
3.7 Kesimpulan 19
3.8 Referensi 19
FORMAT DATA SHORT MESSAGE SERVICE (SMS) PROSES
BAB IV
PENGIRIMAN DAN PENERIMAAN
4.1 Capaian pembelajaran 20
4.2 Alat dan bahan 20
iii
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Politeknik Negeri Malang

4.3 Teori dasar 20


4.3.1 SMSC 20
4.3.2 Pengertian SMS 20
4.3.3 Mekanisme SMS pada HP 21
4.3.4 Protokol SMS 21
4.3.5 Format PDU pengiriman SMS 21
4.4 Problem 30
4.5 Solusi 30
4.6 Hasil dan pembahasan 31
4.7 Kesimpulan 31
4.8 Referensi 31
KAJIAN PROSES AUTENTIKASI DAN KEAMANAN
BAB V
JARINGAN GSM MELALUI CLONING SIM CARD
5.1 Capaian pembelajaran 32
5.2 Blok diagram sistem 32
5.3 Cara kerja sistem 33
5.4 Proses cloning SIM card 34
5.5 Alat dan bahan 34
5.6 Prosedur cloning SIM card 35
5.6.1 Tahap instalasi MAGIC SIM 35
5.6.2 Tahap Decode Procces (Find Ki) 39
5.6.3 Tahap Write SIM Card 49
5.6.4 Tahap Notebook Edit 54
5.6.5 Tahap SMS Edit 65
5.6.6 Tahap PIN Code Management 72
5.7 Problem 76
5.8 Solusi 76
5.9 Hasil dan pembahasan 76
5.10 Kesimpulan 76
5.11 Referensi 77
5.12 Ringkasan 77
PEMAHAMAN FITURE GSM MENGGUNAKAN GSM
BAB VI
TRAINER
6.1 Capaian pembelajaran 78
6.2 Alat dan bahan 78
6.3 Teori dasar 78
6.3.1 SIM card 78
6.3.2 Struktur SIM card 80
6.3.3 AT command 82
6.3.4 AT command dan hyperterminal 83
6.4 Prosedur praktikum 86
6.5 Tabel hasil praktikum 86
6.6 Problem 86
6.7 Solusi 87
6.8 Hasil dan pembahasan 87
6.9 Kesimpulan 87
6.10 Referensi 87
6.11 Ringkasan 87
iv
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Politeknik Negeri Malang

APLIKASI MAP INFO UNTUK PLOT KOORDINAT BASE


BAB VII
TRANSCEIVER STATION (BTS)
7.1 Capaian pembelajaran 89
7.2 Alat dan bahan 89
7.3 Teori dasar 90
7.3.1 Map info 90
7.3.2 Graphical User Interface yang bersifat umum 90
7.3.3 Table structure 90
7.3.4 Grafik yang dintegrasikan dengan basis data 90
7.3.5 Basis Data atau Map Selection 91
7.3.6 Basis Data, Map atau Graph Analysis 91
7.3.7 Menampilkan Raster sebagai Background bagi Vector 91
7.3.8 Support untuk region yang luas dan object Polyline 91
7.3.9 Hot Views 91
7.3.10 SQL Selection 92
7.3.11 Geocoding 92
7.3.12 Windows Bitmap atau Metafile export 92
7.3.13 Import/Export Utilities 92
7.3.14 ODBC Table Support 92
7.3.15 Peta Digital 92
7.3.16 Skala 94
7.3.17 Sistem koordinat dan sistem proyeksi 94
7.3.18 Informasi tepi peta 94
7.3.19 Bentuk penyajian 94
7.3.20 Aturan penyimpanan 95
7.3.21 Google earth 95
7.3.22 Latitude dan longitude 96
7.3.23 Sistem informasi geografis 97
7.3.24 Antena sektoral 101
7.4 Prosedur praktikum 102
7.5 Problem 118
7.6 Solusi 118
7.7 Hasil dan pembahasan 119
7.8 Kesimpulan 119
7.9 Referensi 119
BAB VIII LINK BUDGET SISTEM CDMA
8.1 Capaian pembelajaran 120
8.2 Alat dan bahan 120
8.3 Dasar teori 120
8.3.1 Pemodelan untuk lingkungan di luar gedung 121
8.3.2 Faktor propagasi 124
8.3.3 Prosedur link budget 124
8.4 Problem 125
8.5 Solusi 125
8.6 Hasil dan pembahasan 126
8.7 Kesimpulan 126
8.8 Referensi 126
BAB IX DESAIN PENERAPAN TEKNOLOGI TERBARU PADA
v
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Politeknik Negeri Malang

SISTEM SELULER
9.1 Capaian pembelajaran 127
9.2 Alat dan bahan 127
9.3 Teori dasar 128
9.3.1 Flexi Multiradio Base Station (FMR BS) 128
9.3.2 Deskripsi Sistem FMR 128
9.3.3 Fitur utama FMR BS 129
9.3.4 Aplikasi 130
9.3.5 Arsitektur Jaringan WCDMA 131
9.3.6 Parameter kapasitas sistem HSDPA 133
9.3.7 Traffic sistem komunikasi bergerak 133
9.3.8 Coverage 136
9.3.9 Parameter kualitas layanan 140
9.4 Problem 145
9.5 Solusi 145
9.6 Hasil dan pembahasan 145
9.7 Kesimpulan 146
9.8 Referensi 146
9.9 Ringkasan 146
BAB X KAJIAN PRINSIP KERJA MOBILE PHONE JAMMER
SEBAGAI JAMMER SINYAL PONSEL
10.1 Capaian pembelajaran 148
10.2 Alat dan bahan 148
10.3 Dasar teori 149
10.3.1 Mobile phone jammer 149
10.3.2 Prosedur Operasi Mobile Phone Jammer TG-101H 150
10.3.3 Spektrum Analyzer 2.7 GHz 151
10.3.4 Drive Test 151
10.4 Problem 152
10.5 Solusi 152
10.6 Hasil dan pembahasan 153
10.7 Kesimpulan 153
10.8 Referensi 153
10.9 Ringkasan 153

vi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Politeknik Negeri Malang

DAFTAR GAMBAR

hal
Gambar 3.1 Omnidirectional sel dan sector sel 9
Gambar 3.2 Perbatasan antara sel omnidirectional 10
Gambar 3.3 Interferensi kanal sama (C/I) 13
Gambar 3.4 Interferensi kanal yang berdekatan (C/A) 14
Gambar 3.5 Pola sel 4/12 15
Gambar 3.6 Pola sel 3/9 16
Gambar 4.1 Format PDU untuk mengirim SMS ke SMSC 21
Gambar 4.2 Format SCA 22
Gambar 4.3 Format TPDU 24
Gambar 4.4 Format PDU penerimaan SMS dari SMSC 29
Gambar 4.5 Format TPDU 29
Gambar 5.1 Blok Diagram Sistem 32
Gambar 5.2 Blok diagram proses cloning SIM Card 35
Gambar 5.3 Tampilan master magicsim_v225 35
Gambar 5.4 Tampilan extracting files 36
Gambar 5.5 Tampilan perintah pemilihan bahasa 36
Gambar 5.6 Tampilan perintah instal software lanjutan ke-1 36
Gambar 5.7 Tampilan perintah instal software lanjutan ke-2 37
Gambar 5.8 Tampilan perintah instal software lanjutan ke-3 37
Gambar 5.9 Tampilan proses loading instal software 37
Gambar 5.10 Tampilan proses lanjutan instal software 38
Gambar 5.11 Tampilan perintah instal USB-Serial SIM Reader Driver 38
Gambar 5.12 Tampilan proses loading instal USB-Serial SIM Reader 38
Driver
Gambar 5.13 Tampilan perintah instal PC/SC SIM Reader Driver 38
Gambar 5.14 Tampilan perintah lanjutan instal PC/SC SIM reader 39
driver
Gambar 5.15 Tampilan akhir proses instal PC/SC SIM reader driver 39
Gambar 5.16 Tampilan software MagicSim 39
Gambar 5.17 Tampilan SIM Card yang dimasukkan ke dalam SIM 39
Reader
Gambar 5.18 Tampilan Menu Setup 40
Gambar 5.19 Tampilan awal software 40
Gambar 5.20 Tampilan terjadi error saat mengkoneksikan software 40
Gambar 5.21 Tampilan Windows Explorer pada komputer 41
Gambar 5.22 Tampilan Properties pada My Computer 41
Gambar 5.23 Tampilan Properties pada My Computer 41
Gambar 5.24 Tampilan Advanced system settings 42
Gambar 5.25 Tampilan Device Manager 42
Gambar 5.26 Tampilan Device Manager 42
Gambar 5.27 Tampilan Ports (COM dan LPT) 43
Gambar 5.28 Tampilan Prolifik USB-to-Serial Comm Port (COM43) 43
Gambar 5.29 Tampilan Kecepatan Port USB pada Komputer 44
Gambar 5.30 Tampilan Pengaturan dan Pilihan Kecepatan Port USB 44
pada (a) Software Magic SIM, (b) Komputer
vii
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Politeknik Negeri Malang

Gambar 5.31 Tampilan terjadi error saat menggunakan kecepatan 44


19200 bps
Gambar 5.32 Tampilan menu Port Settings 45
Gambar 5.33 Tampilan Advanced 45
Gambar 5.34 Tampilan pemilihan COM Port Number yang sesuai 45
Gambar 5.35 Tampilan hasil men-setting COM Port 46
Gambar 5.36 Tampilan hasil akhir men-setting Port pada computer 46
Gambar 5.37 Tampilan awal software 46
Gambar 5.38 Tampilan pada menu Setup 47
Gambar 5.39 Tampilan awal software 47
Gambar 5.40 Tampilan nilai ICCID, IMSI dan SMSP dari SIM Card 47
Gambar 5.41 Tampilan awal software untuk mengaktifkan menu Crack 48
Gambar 5.42 Tampilan menu Crack untuk memilih jenis mode dalam 48
proses Crack Ki
Gambar 5.43 Tampilan menu Crack untuk mendapatkan nilai Ki 48
Gambar 5.44 Tampilan untuk menyimpan nilai Ki pada komputer 49
Gambar 5.45 Tampilan untuk memasukkan password 49
Gambar 5.46 Tampilan akhir decode procces 49
Gambar 5.47 Super SIM 16 in 1 yang dimasukkan ke dalam SIM 50
Reader
Gambar 5.48 Tampilan awal software 50
Gambar 5.49 Tampilan nilai ICCID, IMSI dan SMSP dari Super SIM 50
16 in 1
Gambar 5.50 Tampilan awal software untuk mengaktifkan menu Magic 51
Gambar 5.51 Tampilan menu Magic 51
Gambar 5.52 Tampilan Edit this record 51
Gambar 5.53 Tampilan untuk Import nilai Ki 52
Gambar 5.54 Tampilan untuk open nilai Ki 52
Gambar 5.55 Tampilan untuk memasukkan password 52
Gambar 5.56 Tampilan memasukkan password 53
Gambar 5.57 Tampilan hasil import nilai Ki 53
Gambar 5.58 Tampilan hasil Write SIM 53
Gambar 5.59 Tampilan akhir proses Write SIM 54
Gambar 5.60 Tampilan SIM Card yang dimasukkan ke dalam SIM 54
Reader
Gambar 5.61 Tampilan awal software 54
Gambar 5.62 Tampilan nilai ICCID, IMSI dan SMSP dari SIM Card 55
Gambar 5.63 Tampilan awal software untuk mengaktifkan menu ADN 55
Gambar 5.64 Tampilan phone number yang tersimpan di dalam SIM 55
Card
Gambar 5.65 Tampilan Export Phone Book 56
Gambar 5.66 Tampilan tempat menyimpan phone number ke computer 56
Gambar 5.67 Tampilan proses menyimpan phone number ke komputer 56
Gambar 5.68 Tampilan hasil proses menyimpan phone number ke 57
komputer
Gambar 5.69 Tampilan phone number yang tersimpan di dalam SIM 57
Card
Gambar 5.70 Tampilan Export Phone Book 57
viii
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Politeknik Negeri Malang

Gambar 5.71 Tampilan proses menyimpan phone number ke computer 58


Gambar 5.72 Tampilan hasil proses menyimpan phone number ke 58
komputer
Gambar 5.73 Tampilan akhir proses import phone number 58
Gambar 5.74 Super SIM 16 in 1 yang dimasukkan ke dalam SIM 58
Reader
Gambar 5.75 Tampilan nilai ICCID, IMSI dan SMSP dari Super SIM 59
16 in 1
Gambar 5.76 Tampilan awal software untuk mengaktifkan menu ADN 59
Gambar 5.77 Tampilan Import Phone Book 59
Gambar 5.78 Tampilan penawaran untuk Import Phone Book 60
Gambar 5.79 Tampilan membuka phone number yang tersimpan di 60
dalam PC
Gambar 5.80 Tampilan hasil proses Import Phone Number ke dalam 60
Super SIM 16 in 1
Gambar 5.81 Tampilan layar phone number 61
Gambar 5.82 Tampilan Import Phone Book 61
Gambar 5.83 Tampilan penawaran untuk Import Phone Book 61
Gambar 5.84 Tampilan membuka phone number yang tersimpan di 62
dalam PC
Gambar 5.85 Tampilan hasil proses Import Phone Number ke dalam 62
Super SIM 16 in 1
Gambar 5.86 Tampilan hasil proses Import Phone Number ke dalam 62
Super SIM 16 in 1
Gambar 5.87 Tampilan Import Phone Book 63
Gambar 5.88 Tampilan penawaran untuk Import Phone Book 63
Gambar 5.89 Tampilan membuka phone number yang telah tersimpan 63
di PC
Gambar 5.90 Tampilan hasil proses Import Phone Number ke dalam 64
Super SIM 16 in 1
Gambar 5.91 Tampilan hasil export phone number 64
Gambar 5.92 Tampilan edit this record 64
Gambar 5.93 Tampilan proses Edit Name 65
Gambar 5.94 Tampilan akhir proses Notebook Edit 65
Gambar 5.95 Tampilan nilai ICCID, IMSI dan SMSP dari SIM Card 65
Gambar 5.96 Tampilan awal software untuk mengaktifkan menu SMS 66
Gambar 5.97 Tampilan SMS yang tersimpan di dalam SIM Card 66
Gambar 5.98 Tampilan Export short Message 66
Gambar 5.99 Tampilan tempat menyimpan SMS 67
Gambar 5.100 Tampilan proses menyimpan short message ke komputer 67
Gambar 5.101 Tampilan hasil proses menyimpan short message ke 67
komputer
Gambar 5.102 Tampilan akhir proses export short message 68
Gambar 5.103 Tampilan nilai ICCID, IMSI dan SMSP dari Super SIM 68
16 in 1
Gambar 5.104 Tampilan awal software untuk mengaktifkan menu SMS 68
Gambar 5.105 Tampilan layar pada menu SMS 69
Gambar 5.106 Tampilan Import Phone Book 69
ix
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Politeknik Negeri Malang

Gambar 5.107 Tampilan penawaran untuk Import Short Message 69


Gambar 5.108 Tampilan membuka short message yang telah tersimpan di 70
PC
Gambar 5.109 Tampilan hasil proses Import Short Message ke dalam 70
Super SIM 16 in 1
Gambar 5.110 Tampilan hasil Import Short Message 70
Gambar 5.111 Tampilan layar SMS 70
Gambar 5.112 Tampilan Edit this record 71
Gambar 5.113 Tampilan proses Edit SMS 71
Gambar 5.114 Tampilan hasil SMS Edit 71
Gambar 5.115 Tampilan akhir proses SMS Edit 72
Gambar 5.116 Tampilan nilai ICCID, IMSI dan SMSP dari SIM Card 72
Gambar 5.117 Tampilan awal software untuk mengaktifkan menu 72
Security
Gambar 5.118 Tampilan untuk mengaktifkan Disable PIN 73
Gambar 5.119 Tampilan proses Disable PIN berhasil 73
Gambar 5.120 Tampilan untuk mengaktifkan Enable PIN 73
Gambar 5.121 Tampilan proses memasukkan PIN 73
Gambar 5.122 Tampilan untuk memasukkan PIN 74
Gambar 5.123 Tampilan untuk memasukkan PIN ke-2 74
Gambar 5.124 Tampilan proses Enable PIN berhasil 74
Gambar 5.125 Tampilan untuk mengaktifkan Modify PIN 75
Gambar 5.126 Tampilan untuk memasukkan PIN 75
Gambar 5.127 Tampilan proses memasukkan PIN 75
Gambar 5.128 Tampilan proses Modify PIN berhasil 75
Gambar 5.129 Tampilan akhir proses PIN Code Management 76
Gambar 6.1 Format penomoran IMSI 79
Gambar 6.2 Format penomoran MSISDN 79
Gambar 6.3 SIM card 81
Gambar 6.4 Tampilan koneksi hyperterminal 84
Gambar 6.5 Tampilan konfigurasi hyperterminal 84
Gambar 6.6 Port setting 85
Gambar 6.7 Status connected 85
Gambar 7.1 Komponen dasar vektor 93
Gambar 7.2 Kumpulan thematic layer 93
Gambar 7.3 Contoh data raster 94
Gambar 7.4 Tampilan google earth 96
Gambar 7.5 Garis latitude dan longitude 97
Gambar 7.6 Pola radiasi antena sektoral 102
Gambar 7.7 Tampilan menu instalasi 102
Gambar 7.8 Tampilan instalasi 103
Gambar 7.9 Tampilan proses instalasi 103
Gambar 7.10 Tampilan proses instalasi 103
Gambar 7.11 Tampilan menu modify 104
Gambar 7.12 Tampilan menu feature 104
Gambar 7.13 Tampilan pengisian user name 104
Gambar 7.14 Tampilan generate serial number 105
Gambar 7.15 Tampilan destination folder 105
x
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Politeknik Negeri Malang

Gambar 7.16 Tampilan memulai instalasi 105


Gambar 7.17 Tampilan proses instalasi 106
Gambar 7.18 Tampilan proses instalasi selesai 106
Gambar 7.19 Tampilan awal MapInfo 106
Gambar 7.20 Tampilan peta digital 107
Gambar 7.21 Tampilan peta digital 107
Gambar 7.22 Tampilan toolbarmap 107
Gambar 7.23 Tampilan input koordinat BTS 108
Gambar 7.24 Tampilan hasil plot koordinat BTS 108
Gambar 7.25 Tampilan label nama BTS 108
Gambar 7.26 Hasil lokasi BTS kecamatan Lowokwaru 109
Gambar 7.27 Tampilan jarak antar BTS 109
Gambar 7.28 Hasil jarak antar BTS 110
Gambar 7.29 Hasil jarak antar BTS 110
Gambar 7.30 Tampilan jari-jari lingkaran 110
Gambar 7.31 Hasil antena sektoral BTS 111
Gambar 7.32 Hasil antena sektoral BTS lengkap 111
Gambar 7.33 Hasil antena sektoral BTS dan legenda 112
Gambar 7.34 Tampilan hasil google earth 112
Gambar 7.35 Tampilan hasil google earth data lengkap 113
Gambar 7.36 Hasil jarak antar BTS 113
Gambar 7.37 Hasil jarak antar BTS kec. Lowokwaru 114
Gambar 7.38 Hasil keseluruhan data koordinat lokasi BTS 114
Gambar 7.39 Tampilan google map 115
Gambar 7.40 Tampilan hasil import file google map 116
Gambar 7.41 Hasil keseluruhan plot lokasi koordinat BTS 116
Gambar 7.42 Hasil convert dari mapinfo ke google earth 117
Gambar 7.43 Hasil convert dari MapInfo ke google earth 117
Gambar 7.44 Hasil convert dari MapInfo ke google map 118
Gambar 9.1 Arsitektur FMR BS 129
Gambar 9.2 Single mode jaringan GSM/EDGE, WCDMA dan LTE 130
Gambar 9.3 Arsitektur Jaringan WCDMA-HSDPA 131
Gambar 9.4 Delay data sisi up link 142
Gambar 9.5 Delay data sisi down link 142
Gambar 10.1 Mobile phone jammer tipe TG-101H 149
Gambar 10.2 Jaringan sistem selular tanpa mobile phone jammer 150
Gambar 10.3 Perangkat mobile phone jammer diaktifkan di jaringan 150

xi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Politeknik Negeri Malang

DAFTAR TABEL

hal
Tabel 3.1 Pemetaan nomor RFC ke pola sel 3/9 15
Pengkodekan nomor SMSC ke kode PDU menggunakan
Tabel 4.1 23
cara 1
Pengkodekan nomor SMSC ke kode PDU menggunakan
Tabel 4.2 23
cara 2
Tabel 4.3 Rumus jangka waktu validitas SMS 27
Tabel 4.4 Konversi isi SMS menjadi 7 bit 27
Tabel 4.5 Keterangan format PDU 28
Tabel 4.6 Format PDU lengkap untuk penerimaan SMS 30
Tabel 5.1 Alat dan bahan praktikum 34
Tabel 6.1 Pengamatan praktikum 86
Tabel 7.1 Perbedaan data vektor dan data raster 94

xii